Cianjur, mediatribunsumut.com
Gempa mengguncang Cianjur, Indonesia berduka dipenghujung bulan November 2022, sedikitnya 20 nyawa melayang dan harta benda luluhlantak.
Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, korban meninggal dunia sudah mencapai 20 orang.
Data terkini, laporan dari rumah sakit sudah 20 orang yang meninggal dan masih ada korban tertimbun belum yang hingga Tim tengah melakukan dievakuasi, ujar Herman saat ditemui di RSUD Sayang, Senin (21/11/ ).
Dirut RSUD Sayang Darmawan mengatakan korban gempa tersebut di rawat di halaman rumah sakit, pasalnya pihak RS masih khawatir terjadi gempa susulan.
Sedangkan korban luka dirawat di luar gedung rumah sakit, selain karena penuh, dikhawatir ada gempa susulan, tapi kami tangani semaksimal mungkin, alat kami keluarkan untuk tangani pasien, kata dia.
Korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan gedung dan kerusakan bangunan dan infrastruktur masih dalam pendataan.
Sebagai catatan, gempa 5,6 Magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, guncangan gempa darat tersebut terasa hingga di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.
Ditempat terpisah Ketua Umum DPP PWRI Dr. Suriyanto PD, SH, MH, MKn pada ( 21/11 ) di Medan menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang telah merenggut puluhan nyawa manusia dan harta benda, semoga Saudara saudara kita di Cianjur diberikan kekuatan dan ketabahan atas musibah tersebut. ( Red )














