Tapsel,
mediatribunsumut.com
Ketua kelompok kerja kepala sekolah ( K3S ) Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) “. bungkam” soal pengutipan dana bantuan operasional sekolah ( BOS ) Ta 2025.
Tim telah berupaya konfirmasi Ketua K3S SDH Umaruddin Pohan, S. Pd melalui WhatsApp, namun yang bersangkutan mengabaikannya.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapanuli Selatan ( Tapsel ) kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 08/01 ).
Menurutnya, bila Ketua K3S bertahan tidak memberikan penjelasan, maka diyakini yang bersangkutan sedang menutupi dugaan pungutan liar ( pungli ) agar tidak diketahui publik dan penegakan hukum, ujar Tohong.
Pengakuan sejumlah kepala sekolah patut diapresiasi,sebab bila benar kutipan dana BOS tersebut untuk pengamanan ke Polda Sumut, itu artinya penggunaan dana BOS sudah melenceng dari juknis, tegasnya.
Tidak itu saja, jika kepala sekolah yang nakal dalam mengelola dana BOS maka akan merasa aman dari penegak hukum, dikhawatirkan dana BOS dipergunakan tidak sesuai aturan, sebutnya.
Ini sangat berbahaya dan tidak dapat dibiarkan, diminta kepada dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum, memanggil dan memeriksa Ketua K3S , dugaan ” permainan” dana BOS di Kec SDH harus diungkap, pintanya.
( Tim ) .














