Tapsel, mediatribunsumut.com
Terkait dugaan pungutan liar ( pungli ), Kadis Pendidikan Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ), diminta copot Ketua K3S Saipar Dolok Hole ( SDH ) dari jabatannya.
Dua jabatan diamanahkan kepada Umaruddin yakni Kepala SD Negeri 101005 Gelanggang dan Ketua K3S SDH membuatnya lupa diri atau seolah berada ” diatas angin”.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com pada ( 03/02 ) melalui WhatsApp.
Yang bersangkutan tidak mencerminkan seorang pemimpin atau pejabat publik, jabatan yang diamanahkan kepadanya membuatnya seperti pepatah hanya melihat keatas dan tak mau melihat kebawah lagi, sehingga konfirmasi kami tidak perlu ditanggapi atau dijelaskannya, sebut Tohong.
Poin penting dalam hal ini, tidak hanya soal dugaan pungli, tetapi attitude sang Ketua K3S, yang bersangkutan adalah kepala sekolah yang sedianya memberikan tauladan, tandasnya.
Sekali lagi diminta kepada Kadis Pendidikan Tapsel bertindak tegas, karena dikhawatirkan pembiaran dapat memicu melakukan hal sama, tutupnya.
Pada ( 19/01 )lalu mediatribunsumut.com telah konfirmasi pada Ketua K3S SDH Umaruddin melalui WhatsApp namun tidak ada penjelasan sampai berita ini di kirim ke redaksi ( 05/02 ) dan telah ditelpon melalui WhatsApp, berdering namun tidak diangkatnya.
( Tim ).














