Tapsel, mediatribunsumut.com
Diduga anggaran honor untuk guru honorer di SDN 101228 Pargarutan Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) di mark up.
Indikasi ini terungkap berdasarkan penjelasan Kepala SDN 101228 Pargarutan kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 15/10 ).
Katanya, jumlah guru honorer di tahun 2023 ada 3 orang dan 1 orang operator sehingga jumlahnya 4 orang dengan honor Rp 700 ribu per bulan.
Dengan demikian jumlah anggaran yang dibutuhkan pada tahun 2023 yakni Rp 33.600.000 sementara dana yang ditampung pada tahun 2023 yang bersumber dari bantuan operasional sekolah ( BOS ) Rp 45 juta sehingga terjadi selisih atau disinyalir mark up Rp 11.400.000.
Di tahun 2024 sesuai penjelasan Kepala sekolah masih ada guru honorer namun tidak sampai satu tahun, kemungkinan sejak bulan September guru honorer tidak ada lagi, sedangkan dana untuk guru honorer ditampung Rp 36.600.000
Bila diperkirakan hingga bulan Agustus maka biaya untuk membayar guru honorer Rp 22.400.000, kembali selisih di tahun 2024 lebih banyak Rp 14.200.000.
Sedangkan di tahun 2025 sama sekali tidak ada guru honorer lagi, namun disinyalir kepala sekolah masih menampung anggaran guru honorer yakni Rp Rp 18.600.000.
Sementara salah seorang guru honorer yang diberhentikan kepala sekolah beberapa bulan lalu, ANS mengatakan honor yang diterimanya hanya Rp 500 ribu per bulan bukan Rp 700 ribu.
Dengan demikian terjadi selisih, diminta kepada Kepala SDN 101228 berkenan memberikan penjelasan yang sebenarnya dan diminta kepada Kadis Pendidikan Tapsel tidak tinggal diam, informasi yang dihimpun Kepala sekolah tersebut sudah hampir 16 tahun menjabat sebagai Kepala sekolah di sekolah tersebut.
( SL ).













