Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
Education

Dosen Polmed Tingkatkan Literasi Digital Siswa SMK melalui Pelatihan Dasar AutoCAD

Avatar photo
14
×

Dosen Polmed Tingkatkan Literasi Digital Siswa SMK melalui Pelatihan Dasar AutoCAD

Sebarkan artikel ini

Medan – Tim dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pengenalan dasar AutoCAD kepada siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Yayasan Mulia Pratama Medan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa sekaligus memperluas wawasan mengenai pemanfaatan perangkat lunak desain digital dalam bidang teknik sipil dan konstruksi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026 tersebut diikuti oleh 32 siswa dan dikemas melalui penyampaian materi, demonstrasi penggunaan fitur dasar AutoCAD, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Program ini dipimpin oleh tim dosen Polmed yang terdiri atas Meinarty Sinurat, Juni Indriani, Jon Desron Damanik, Asri Afriliany Surbakti, Marsedes Purba, Gallio Budianto, Frans Tomy Syahputra Butarbutar, Ricky Bakara, dan Indra Jhon Fischer.

Menurut tim pelaksana, perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri 4.0 menuntut lulusan SMK memiliki kemampuan digital yang lebih luas. Meskipun AutoCAD bukan kompetensi inti pada jurusan RPL, pengenalan perangkat lunak tersebut dinilai penting agar siswa memahami bahwa teknologi komputer tidak hanya dimanfaatkan dalam pemrograman, tetapi juga mendukung pekerjaan desain, visualisasi, dan dokumentasi teknik di berbagai sektor industri.

Selama pelatihan, peserta diperkenalkan dengan antarmuka AutoCAD, penggunaan berbagai perintah dasar, pengelolaan layer, pembuatan objek sederhana, pengaturan dimensi, hingga proses penyimpanan dan pencetakan gambar. Penyampaian materi dilakukan secara bertahap sehingga mudah dipahami oleh siswa yang belum pernah menggunakan perangkat lunak tersebut.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Berdasarkan hasil observasi, perhatian siswa terhadap materi mencapai 90 persen, keaktifan dalam diskusi sebesar 85 persen, ketertarikan terhadap AutoCAD mencapai 88 persen, serta pemahaman terhadap fungsi dasar AutoCAD sebesar 80 persen. Sementara itu, pemahaman mengenai keterkaitan AutoCAD dengan bidang teknik sipil mencapai 78 persen.

Keberhasilan kegiatan juga terlihat dari hasil evaluasi pembelajaran. Nilai rata-rata peserta meningkat signifikan dari 52 pada saat pre-test menjadi 85 pada post-test. Peningkatan sebesar 33 poin tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai fungsi dan manfaat AutoCAD sebagai perangkat lunak desain digital.

Tim pengabdian berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan dalam bentuk pelatihan yang lebih mendalam sehingga siswa tidak hanya mengenal konsep dasar AutoCAD, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja. Selain itu, sekolah diharapkan dapat menyediakan fasilitas pendukung agar siswa memiliki kesempatan berlatih secara mandiri dan mengembangkan kompetensi digital sesuai kebutuhan industri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi Politeknik Negeri Medan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan kompetensi generasi muda di era transformasi digital.

TribunSumut : Meinarty Sinurat, Juni Indriani, Jhon Derson Damanik, Asri Afriliany Surbakti, Marsedes Purba, Gallio Budianto, Frans Tomy Syahputra Butarbutar, Ricky Bakara, Indra Jhon Fischer.