Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
Breaking NewsKeluhan WargaPadang SidempuanSorotanSumut

Tak Punya Data, Tak Kenal Warganya, Kepling 6 Kel Batunadua Jae Katakan Tak Dapat Bantuan 

18
×

Tak Punya Data, Tak Kenal Warganya, Kepling 6 Kel Batunadua Jae Katakan Tak Dapat Bantuan 

Sebarkan artikel ini

Padangsidimpuan, mediatribunsumut.com

Tak punya data, tak mengenal warganya, malah Kepala Lingkungan ( Kepling ) 6 Kelurahan Batunadua Jae Kec Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) seenaknya mengatakan tak bantuan kepada keluarga penerima bantuan.

Pengakuan yang sangat mencengangkan dan sulit diterima akal sehat, seorang aparat pemerintah yang berada di tingkat bawah yakni Kepling 6 mengaku tidak memiliki data penerima bantuan, namun sanggup mengatakan kepada seorang ibu yang menunjukkan KTP dan KK nya tidak mendapat bantuan beras tanpa terlebih dahulu melakukan pengecekkan.

Benar saya belum memiliki data penerima bantuan beras, hanya saja bantuan itu disalurkan pada ( 16/09 ) lalu, saya juga sudah mencari pemilik bantuan bernama EH namun tidak ditemukan dan warga lingkungan 6 tidak ada yang kenal, hingga akhirnya ibu EH datang ke kantor Lurah, namun kami menganggap KK pengganti akhirnya sistem menolak karena KK tersebut sudah dipakai.

Demikian dikatakan Kepling 6 kepada mediatribunsumut.com melalui telepon WhatsApp Lurah Batunadua Jae pada ( 28/09 ).

Kami kembali melakukan pengecekkan, memasukkan nomor KK yang bersangkutan ternyata ibu EH adalah penerima bantuan aktif dan bantuan tersebut sudah diserahkan kepadanya, ungkapnya tanpa bersalah.

Disinggung soal surat undangan kepada penerima bantuan, Kepling mengatakan tidak ada surat undangan,  hanya pengumuman di WA grup, ungkapnya.

Penjelasan Kepling tersebut dinilai berbelit belit, tidak memiliki data, tidak kenal warganya sendiri, tetapi lantang berkata, sepertinya Kepling memiliki niat jahat sebagaimana issu yang beredar.

Informasi yang beredar, ibu EH awalnya datang ke kantor lurah dengan tujuan untuk mengambil beras, namun Kepling bersama petugas dari Dinas Sosial mengatakan ibu sudah mengambil beras ibu.

Lantas ibu EH berkata saya belum mengambil beras pak, tetapi Kepling bersikeras ibu sudah mengambil beras, karena kenyataannya ibu EH belum mengambil beras, tak terima perlakuan Kepling 6.

Hingga akhirnya ibu EH membawa saudaranya yang memahami aturan, dimomen itulah Kepling mengungkap kebenaran, bahwa ibu EH sebenarnya belum mengambil beras.

Dari rangkaian tersebut, seolah Kepling memiliki niat tak baik, apa lagi penjelasan Kepling setelah lima hari beras tidak diambil dari tanggal pengumuman, maka pihak kelurahan akan menyalurkan beras kepada KK berdasarkan desil, celakanya penetapan desil pun kerab bermasalah, bila dilihat secara riil di lapangan, inilah penjelasan akhir Kepling 6.

mediatribunsumut.com sudah konfirmasi Kadis Sosial via WhatsApp, namun masih centang satu, diharapkan Kadis berkenan memberikan penjelasan, termasuk issu beras bantuan diperjualbelikan di seputaran pasar Sangkumpal Bonang.

( SL ).

Tinggalkan Balasan