Tapsel, mediatribunsumut.com
Lurah Pasar Pargarutan Kec Angkola Timur Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) arogan saat dikonfirmasi soal dugaan dana proyek digelembungkan.
Beberapa hari lalu Lurah Pasar Pargarutan Zuraida Hanum Siregar, S.H.dikonfirmasi melalui WhatsApp, namun Lurah bukannya memberikan penjelasan malah memblokir nomor WhatsApp saya.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPW Tabagsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp ( 15/10 ).
Memprihatinkan, seorang pejabat publik yang diberikan kepercayaan untuk mengelola uang negara justru membuat dirinya sombong, pada hal informasi yang dikonfirmasi adalah informasi publik, ujar Tohong.
Bukankah tindakan Lurah Pasar Pargarutan memalukan, seperti pepatah kacang lupa kulitnya, jabatan yang diamankan membawanya kepada kesombongan, ungkapnya.
Selain itu, dengan ” membisunya” Lurah Pasar Pargarutan makin menguatkan indikasi penggelembungan harga pada proyek rapat beton Ta 2026, apalagi kondisi proyek sudah mulai terkelupas, tegasnya.
Terkait hal tersebut, diminta kepada Camat Angkola Timur tidak keberatan memberikan penjelasan, sebab informasi yang dihimpun penentuan besaran dana diisukan dari pihak kecamatan, pinta Tohong.
( SL ).













