Kategori: HeadLine

  • Wabup Labuhanbatu H Jamri ST Terima Audiensi PD Pemuda Persis Labuhanbatu Raya, Bahas Sinergi Membangun Desa Menata Kota

    Wabup Labuhanbatu H Jamri ST Terima Audiensi PD Pemuda Persis Labuhanbatu Raya, Bahas Sinergi Membangun Desa Menata Kota

    TRIBUNSUMUT.com, LABUHANBATU — Wakil Bupati Labuhanbatu H Jamri ST menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam (PD Pemuda Persis) Labuhanbatu Raya di ruang kerja Wakil Bupati, Senin (26/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wabup didampingi oleh Staf Ahli Bupati Labuhanbatu, Turing Ritonga.

    Pertemuan ini dilakukan guna mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang ada di Bumi Ika Bina En Pabolo.

    Ketua PD Pemuda Persis Labuhanbatu Raya, Amirrudin Siregar SH, dalam kesempatan itu memaparkan sejumlah poin strategis terkait program kerja organisasi ke depan. Adapun program yang menjadi fokus utama adalah pengembangan dakwah, sektor pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

    “PD Pemuda Persis menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program pembangunan daerah. Terutama dalam mewujudkan masyarakat Labuhanbatu yang lebih religius dan berkarakter,” ungkap Amirrudin Siregar di hadapan Wakil Bupati.

    Tak hanya itu, Amirrudin juga memberikan informasi bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pelantikan pengurus PD Persis Labuhanbatu Raya. Rencananya, prosesi pelantikan tersebut akan dilaksanakan di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Labuhanbatu H Jamri ST menyambut hangat kehadiran para pemuda Persis. Ia menegaskan bahwa Pemkab Labuhanbatu selalu terbuka dan siap memberikan dukungan, baik secara teknis maupun moral, demi menyukseskan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

    “Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari PD Pemuda Persis. Pemkab Labuhanbatu tentu siap mendukung dan menyukseskan setiap kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ujar H Jamri ST.

    Lebih lanjut, H Jamri menekankan betapa pentingnya kolaborasi yang konkret antara ormas dan pemerintah daerah. Ia berharap PD Pemuda Persis Labuhanbatu Raya dapat menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan, khususnya dalam ranah pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM).

    Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi besar daerah, yaitu Labuhanbatu Cerdas Bersinar. Visi ini mencakup upaya peningkatan kualitas pendidikan dan integritas warga yang dibalut dalam semangat “Membangun Desa, Menata Kota”.

    “Kami berharap PD Persis dan Pemkab Labuhanbatu terus bersinergi dan bekerja sama. Kehadiran ormas seperti Persis sangat dibutuhkan untuk menyentuh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa, sekaligus mempercantik tatanan sosial di wilayah perkotaan,” pungkasnya.

  • Solusi Ramah Lingkungan, Tim Sipil POLMED Sulap Limbah AC-WC Jadi Tambal Jalan

    Solusi Ramah Lingkungan, Tim Sipil POLMED Sulap Limbah AC-WC Jadi Tambal Jalan

    MEDAN – Inovasi berkelanjutan kembali lahir dari tangan akademisi. Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan (POLMED) sukses melaksanakan aksi pengabdian masyarakat dengan memperbaiki ruas jalan berlubang menggunakan material aspal daur ulang ramah lingkungan.

    Aksi nyata ini difokuskan pada ruas Jalan Irigasi, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Langkah ini diambil sebagai respons atas kerusakan jalan yang kerap mengganggu kenyamanan serta mengancam keselamatan para pengguna jalan di wilayah tersebut.

    Metode Daur Ulang yang Ekonomis Tim pengabdian yang digawangi oleh Indi Rezki Uli Simanjuntak, Asri Afriliany Surbakti, dan Indra Jhon Fischer mengusung penggunaan material Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) hasil daur ulang. Limbah konstruksi ini diproses kembali melalui metode pemanasan dan penggemburan di laboratorium sebelum akhirnya siap diaplikasikan ke lapangan.

    “Metode ini tidak hanya mengurangi limbah konstruksi, tetapi juga memberikan alternatif pemeliharaan jalan skala kecil yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ungkap tim dalam keterangannya.

    Prosedur Teknis di Lapangan Meski menggunakan peralatan yang terbatas, proses perbaikan tetap mengedepankan standar teknis yang ketat, meliputi:

    • Pembersihan lubang dari kotoran dan air.

    • Aplikasi tack coat sebagai bahan perekat antar lapisan.

    • Penghamparan material aspal daur ulang secara presisi.

    • Pemadatan menggunakan alat mekanis sederhana.

    Solusi Ramah Lingkungan, Tim Sipil POLMED Sulap Limbah AC-WC Jadi Tambal Jalan

    Berdasarkan data teknis, sebanyak 0,162 m³ lubang jalan berhasil tertutup sempurna dengan menghabiskan sekitar 418,77 kg campuran aspal daur ulang. Hasilnya menunjukkan kinerja fungsional yang stabil dan mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas setempat.

    Edukasi dan Keberlanjutan Selain aspek infrastruktur, kegiatan ini menjadi ruang laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk menerapkan teknologi konstruksi hijau secara langsung. Sinergi antara akademisi dan warga lokal menjadi kunci suksesnya implementasi teknologi ini.

    Melalui inovasi pemanfaatan material bekas ini, model pemeliharaan jalan tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan solusi yang murah dan efisien bagi pemerintah daerah maupun masyarakat di wilayah lain untuk mengatasi permasalahan jalan rusak secara mandiri dan ramah lingkungan.


    Penulis:
    1. Indi Rezki Uli Simanjuntak, S.T., M.T.
    2. Indra Jhon Fischer, S.T., M.T.
    3. Asri Afriliany Surbakti, S.T., M.T.

  • Limbah Aspal Disulap Jadi ‘Penyembuh’ Jalan Berlubang oleh Dosen Polmed

    Limbah Aspal Disulap Jadi ‘Penyembuh’ Jalan Berlubang oleh Dosen Polmed

    MEDAN – Siapa sangka limbah sisa proyek konstruksi bisa jadi pahlawan bagi warga Jalan Irigasi, Medan Tuntungan? Alih-alih berakhir jadi tumpukan sampah, limbah aspal ini justru dimanfaatkan tim dosen Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan (Polmed) untuk “menambal” keresahan warga: jalan berlubang.

    Masalahnya klasik tapi bikin pusing. Lubang-lubang sedalam 15 cm sudah lama menghantui pengendara di Kelurahan Mangga. Alih-alih menunggu proyek besar, tim Polmed turun tangan membawa teknologi Cold Mix Asphalt (CMA) atau aspal dingin.

    Apa kerennya metode ini?

    * Ramah Lingkungan: Memakai formula “60-40” (60% limbah aspal dan 40% aspal baru).

    * Praktis: Tidak butuh pemanasan suhu tinggi atau alat berat raksasa.

    * Tangguh: Meski dari limbah, kekuatannya (stabilitas Marshall) mencapai 8,5 kN—melebihi standar jalan lingkungan!

    Bukan cuma soal teknis, inovasi ini juga sangat “ramah kantong”. Penggunaan limbah ini terbukti mampu memangkas biaya material hingga 30%.

    Menariknya, aksi ini jadi ajang gotong royong warga. Dari membersihkan lubang sampai memadatkan aspal, warga terlibat langsung. Hasilnya? Jalanan lebih rata, pinggang pengendara tak lagi sakit, dan warga kini punya skill baru untuk merawat jalan mereka sendiri.

    > “Kami berharap metode ini bisa ditiru wilayah lain. Ini solusi murah, cepat, dan ramah bumi untuk urusan jalan rusak skala kecil,” ungkap tim pelaksana.

    >

    Sekitar 1 m³ limbah aspal kini telah menutup titik-titik kerusakan paling parah di sana. Sekarang, lewat Jalan Irigasi tak lagi terasa seperti sedang ikut reli!

     


    Penulis: Meiga Nugrahani, Dinnie Ananda Rizky, Frans Tomy S Butarbutar, Ricky Bakara

     

  • Gerakan Daur Ulang di Kampus Mulai Digalakkan, Sampah Kertas di UINSU Disulap Jadi Rupiah!

    Gerakan Daur Ulang di Kampus Mulai Digalakkan, Sampah Kertas di UINSU Disulap Jadi Rupiah!

    MEDAN – Kesadaran akan kebersihan lingkungan kini tengah menjadi tren positif di dunia pendidikan. Salah satunya seperti yang terlihat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

    Saat ini, Gerakan Daur Ulang di Kampus Mulai Digalakkan, khususnya di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UINSU. Tumpukan kertas bekas yang biasanya hanya dianggap sampah, kini diubah menjadi sumber pendapatan alias “cuan” bagi civitas akademika.

    Kegiatan inspiratif ini diinisiasi oleh tim dosen dari beberapa perguruan tinggi melalui program pengabdian masyarakat. Mereka turun langsung menyosialisasikan bahwa kertas bekas tugas kuliah, dokumen administrasi, hingga arsip lama memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

    Program ini memberikan edukasi lengkap kepada dosen, pegawai, hingga mahasiswa. Mereka diajarkan cara:

    • Memilah jenis kertas yang layak jual.

    • Mengumpulkan sampah kertas secara terorganisir.

    • Menyalurkan hasil pilahan ke pengepul daur ulang.

    Hasilnya? Ruangan kerja dan kelas menjadi jauh lebih rapi dan bersih. Tak hanya itu, dompet pun ikut terisi dari hasil penjualan kertas tersebut.

    Asri Afriliany Surbakti, salah satu anggota tim pengabdian, menyebut bahwa kampus adalah “tambang” kertas bekas yang luar biasa.

    “Kampus menghasilkan banyak kertas dari aktivitas akademik setiap harinya. Jika dikelola dengan baik, ini bukan hanya soal mengurangi sampah, tapi juga menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang produktif,” ungkap Asri.

    Pantauan di lokasi, para mahasiswa terlibat aktif menyisir berbagai ruangan untuk mengumpulkan kertas. Tak tanggung-tanggung, dari satu ruangan saja bisa terkumpul ratusan kilogram kertas.

    Kertas-kertas ini kemudian ditimbang dan langsung dijual ke pengepul. Hasilnya mencapai ratusan ribu rupiah. Meski nilainya mungkin terlihat sederhana, namun potensi berkelanjutannya sangat menjanjikan jika rutin dilakukan.

    Selain manfaat ekonomi, gerakan ini juga sukses mengubah pola pikir civitas akademika. Banyak yang mulai sadar bahwa membakar sampah kertas adalah tindakan keliru karena memicu polusi udara dan mengganggu kesehatan.

    Ke depan, tim pengabdian berharap gerakan ini menjadi cikal bakal sistem “Tabungan Sampah” yang lebih terstruktur bagi mahasiswa dan staf di UINSU.

    “Kami ingin mendorong perubahan kebiasaan kecil. Jika setiap ruangan mulai memilah, kampus bisa menjadi contoh nyata pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” tutupnya.


    Penulis: [Rizky Franchitika, S.T., M. Eng. dan Asri Afriliany Surbakti, S.T., M.T]
    Editor: [Alamsyah Hsb]

  • Pemeliharaan Draenase di Desa Simatahari Diduga Dilaksanakan oleh Pihak Tidak Dikenal

    Pemeliharaan Draenase di Desa Simatahari Diduga Dilaksanakan oleh Pihak Tidak Dikenal

    Labuhanbatu Selatan – Masyarakat Desa Simatahari, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, digegerkan dengan pertanyaan yang belum mendapatkan jawaban mengenai pemegang proyek pemeliharaan draenase yang diduga berasal dari bangsa Jin.

    Pada tanggal 26 Juli 2023, saat wartawan Tribun Sumut mencoba mengonfirmasi mandor proyek melalui WhatsApp, pihak tersebut terkesan menghindari pertanyaan dan enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

    Bang Kaya, mandor proyek, dalam komentarnya, menyatakan bahwa ia belum sempat ke lokasi proyek karena masih ada tugas mengawasi di tempat lain. Namun, ia berjanji akan ke lokasi proyek besok untuk memasang plang.

    Masyarakat setempat yang diwawancarai juga menyampaikan kekecewaannya terhadap proses perbaikan dan pembangunan draenase. Mereka menilai bahwa pembangunan yang telah berulang kali dilakukan tidak memberikan hasil yang baik. Meskipun sudah banyak dana yang dianggarkan untuk proyek ini, tetapi fungsi air untuk masyarakat desa belum pulih dengan baik.

    Dalam wawancara berikutnya pada tanggal 27 Juli 2023 pukul 20.19 WIB, mandor proyek (Kaya Sagala) kembali memberikan jawaban yang sama tanpa kejelasan dan mengatakan bahwa ia belum bisa ke lokasi, tetapi berjanji akan datang keesokan harinya.

    Beberapa warga dan tokoh masyarakat juga angkat bicara terkait proyek ini. Habib Ritonga dari Desa Simatahari menyatakan bahwa bangunan ini tampak kurang baik dan tidak teruji ketahanannya. Ia juga menyoroti ketidakhadiran mandor proyek dalam pengawasan pekerjaan, yang menyebabkan kurangnya kedisiplinan para pekerja.

    Ketua Remaja Mesjid Dusun Sentosa, Dinggol, juga mengecam pelaksanaan proyek yang dianggap hanya sebatas dokumentasi dan laporan pertanggungjawaban, tanpa memperhatikan hasil dan kualitas yang baik.

    Dari semua keterangan yang diberikan oleh narasumber, masyarakat Desa Simatahari sangat kecewa dengan pelaksanaan proyek pembangunan draenase yang tidak pernah berhasil dan hanya menghabiskan anggaran. Harapan mereka kini tertuju kepada Dinas PU Labuhanbatu Selatan untuk lebih memperhatikan dan menyelidiki CV/PT yang tak diketahui asalnya, serta memastikan seleksi CV/PT dilakukan sesuai dengan kualifikasinya. Semoga pembangunan di desa ini dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat. ***

  • Proyek Hantu: Pengaspalan Jalan Di Desa Padangrie Simatahari Mudah Terkikis, Tipis.. Dikorek Sedikit Langsung Hancur

    Proyek Hantu: Pengaspalan Jalan Di Desa Padangrie Simatahari Mudah Terkikis, Tipis.. Dikorek Sedikit Langsung Hancur

    Labusel Pengaspalan jalan di Desa Padangrie Simatahari, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara dinilai warga tidak berkualitas bahkan sangat jauh dari standard.

    Pasalnya, salah seorang warga SP Siregar kepada wartawan Mediatribunsumut, (18/7/2023), mengatakan bahwa aspalnya mudah terkikis.

    “Kulihat begitu singkat pengaspalan jalan ini hanya butuh 2 jam saja dah selesai dan hanya 4 Damtruk saja pengangkut aspalnya.”

    Dalam pantauan awak media di areal proyek tersebut tidak terlihat papan nama, maupun pengawasan Dinas terkait dan mandor proyek untuk bisa dikonfirmasi. Sehingga saat ini belum diketahui nama pemegang proyek dan pagu anggarannya.

    Mediatribunsumut.com kemudian mendatangi lokasi dan mencoba melihat hasil proyek pengaspalan tersebut, Senin (18/7/2023).

    Pantauan Mediatribunsumut.com, panjang jalan yang diaspal sekitar kurang lebih 200 meter. Pengaspalan terlihat tidak merata, ada jalan yang tebal aspalnya sekitar 4 cm ada juga yang sekitar 2 cm. Seperti yang terlihat jalan awal masuk ke Jalan Desa Padangrie. Tampak aspal begitu tipis.

    Mediatribunsumut.com lalu menguji kualitas aspal dengan mencongkelnya sedikit menggunakan kayu. Hasilnya, aspal dengan mudah mengelupas, sama seperti yang disampaikan oleh warga stempat.

    Warga yang tinggal di sekitar lokasi, Pardamean (32), merasa kecewa dengan pengaspalan yang dilakukan di jalan tersebut. “Harusnya jangan tipis kali lah Aspalnya, Maaf cakap bukan memastikan, paling dua bulan aja sudah hancur ini.” katanya.

    Dia berharap pengaspalan dilakukan ulang agar masyarakat dapat dengan nyaman menikmati fasilitas publik. (P. Sinaga)

  • Pelaku Penganiayaan Bebas Berkeliaran Walau Sudah Dilapor Ke Polres

    Pelaku Penganiayaan Bebas Berkeliaran Walau Sudah Dilapor Ke Polres

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

    Pelaku penganiayaan masih bebas berkeliaran walau kasus telah lama dilaporkan ke Polres Deli Serdang.

    Kasus penganiayaan yang terjadi kepada salah satu warga Desa Binjai Bakung kecamatan Pantai Labu sudah dilaporkan berbulan bulan kepihak hukum Polresta Deli Serdang namun hingga kini para pelaku masih bebas menghirub udara segar tanpa ada proses hukum. Jum,at ( 31 / 03 )

    Korban penganiayaan Iskandar mengatakan kepada media ini, saya sangat kecewa pada aparat penegak hukum hukum di wilayah Polresta Deli Serdang.

    Karena laporan sudah hampir 4 bulan hingga kini belum ada kejelasan dari Polres Deli Serdang, tuturnya sedih.

    “Bagaimana nasib saya ini, meminta perlindungan hukum kemana lagi saya bang kalau tidak kepolisi, sampai sekarang saya selalu was was kepada pihak pelaku dan merasa takut akan memukuli saya lagi kalau tidak segera ditangkap, “ujar Iskandar saat berada di kantor Desa Binjai Bakung kepada sejumlah media

    Masih kata Iskandar (korban,) jupernye pun sekarang sudah tidak bisa saya telpn karena no hp saya sudah di blokir.

    “Beberapa Minggu lalu saya sudah diundang oleh pihak juper dan saya gak tau nama juper lengkap nya saya hanya tau Pak Laban, saya bersama istri datang dan menemui juper dengan alasan mau dilakukan mediasi, namun sampai detik ini tidak ada kabar, ” terang nya penuh kecewa.

    Ditempat terpisah, Ketua Organisasi Kaderisasi Kepemudaan Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia Sumatera Utara (OKK DPD PWRI Sumut) S. Marpaung S.H saat di konfirmasi mengatakan, seharusnya pihak kepolisian lebih humanis lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memang membutuhkan perlindungan hukum.

    “Kalaulah memang benar laporan penganiayaan itu tidak bisa di lanjutkan secara hukum atau masih dalam proses penyelidikan setidaknya berikanlah penjelasan kepada pelapor, agar tidak terjadi miss komunikasi dengan masyarakat awam.” ungkapnya.

    Ditambahkan Sugianto lagi, sesuai crita korban (ISkandar) bahwa no hp j sudah diblokir juper sehingga korban tidak bisa komunikasi dan menanyakan Perkembangan,itu sudah tidak bener lagi lah.

    “Harapan saya kepada pihak sat Reskrim Polresta Deli Serdang untuk segera menindak lanjuti laporan dugaan penganiayaan, apa bila terbukti maka para diduga pelaku untuk segera dilakukan penangkapan dan diprises sesuai hukum yang berlaku di Negara RI ini, tidak terkecuali.”tutup Ketua OKK PWRI, kepada media ini.

    Sampai berita ini di terbitkan, juper (Silaban) Polresta Deli Serdang yang sudah di hubungi via whatsap redaksi imedia ini belum mengangkat maupun membalas.

    ( Red )

  • Polres Semarang,  Komnas PA Minta Usut Tuntas Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ungaran

    Polres Semarang,  Komnas PA Minta Usut Tuntas Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ungaran

    JAKARTA | mediatribunsumut com

    Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) meminta dengan tegas Polres Semarang untuk mengusut secara tuntas dengan adanya dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren (Ponpes) di Ungaran.

    Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan salah seorang pengurus Pondok Pesantren terhadap seorang santri usia (16 ) di Ungaran, Jawa Tengah yang terjadi Senin 13 – 03 – 2023 lalu mendapat atensi dari Ketua Umum Komnas Perlindungan, Arist Merdeka Sirait. Kamis 22 – 03 – 2023.

    Dalam keterangan persnya, Arist Merdeka mengatakan, jika penyidik Polres Semarang, Jawa Tengah sudah mendapat 2 alat bukti yang syah, tidak ada alasan dan jangan ragu segera menangkap dan menahan terduga pelaku untuk dimintai pertanggungjawaban hukum dan meminta keluarga melalui kuasa hukum korban untuk menolak segalah bentuk penyelesaian dengan cara damai.

    Perlu diingat bahwa segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana kekerasan serius dan luar biasa.

    Apa lagi lokusnya di duga dilakukan disalah satu lembaga berlatar keagamaan dan terduga pelakunya oleh pengurus Ponpes pula yang seyogianya memberikan perlindungan terhadap anak bukan justru merusak masa depan anak.

    Oleh karena itu Komnas Perlindungan Anak sebagai institusi independen dibidang perlindungan anak di Indonesia menolak cara-cara penyelesaiannya dengan pendekatan damai.

    Arist Merdeka menambahkan, Komisi Nasional Perlindungan anak mendesak Kantor Wilayah Agama Provinsi Jawa Tengah untuk segera mengevaluasi keberadaan Ponpes tersebut dan memberikan sanksi bila ditemukan bukti terhadap kasus dugaan kekerasan seksual tersebut.

    Mengingat kekerasan seksual merupakan tindak pidana khusus, dengan demikian Komnas Perlindungan Anak, mendukung Polres Semarang untuk menjerat terduga pelaku dengan menggunakan pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016, tentang penerapan PERPU No. 01 Tah7n 2016 mengenai perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002

    tentang perlindungan Anak junto UU RI no. 35 Tahun 201r tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun, demikian ditegaskan Arist Merdeka Sirait.

     

  • Dengan Tim Pembangunan ZI Menuju WBK Telah Terbentuk Di Rutan Kelas 1 Medan

    Dengan Tim Pembangunan ZI Menuju WBK Telah Terbentuk Di Rutan Kelas 1 Medan

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

     

    Bersama tim pembangunan zona integritas menuju WBK yang telah di bentuk pada Rutan Kelas 1 Medan. Hari ini, senin 20 februari 2023 kepala Rutan dan tim merapatkan barisan di aula Muladi Rutan Kelas 1 Medan,Senin (20/02/2023).

    Pada kesempatan tersebut kepala Rutan selaku penanggung jawab pembangunan ZI di Rutan 1 Medan meninjau progres kerja yang telah dilaksanakan menjelang laporan Triwulan I maret mendatang. Beliau berharap seluruh jajaran dapat bekerjasama saling membantu dalam setiap pekerjaan yang menunjang pembangunan zona integritas.

    Memiliki banyak pengalaman saat membawa rutan labuhan deli menuju tim penilai nasional di tahun 2022, Jajaran petugas Rutan kelas 1 Medan optimis dapat meraih predikat WBK bersama kepala Rutan di tahun 2023.

    Harapannya kegiatan pembangunan zona integritas ini dapat menumbuhkan budaya pelayanan prima, bebas dari KKN dan berbasis hak asasi manusia.
    (Rdn)

  • Azlansyah Hasibuan Ajak Masyarakat Sumut untuk Memeriahkan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 H2O 2023 di Balige

    Azlansyah Hasibuan Ajak Masyarakat Sumut untuk Memeriahkan Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 H2O 2023 di Balige

    Sumatera Utara – Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 H2O (F1H2O) yang akan di selenggarakan pada tanggal 24 sampai 26 Februari 2023 di Danau Toba Kecamatan Balige Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan akan di ikuti Oleh Atlit dari 39 Negara seluruh Dunia

    F1H2O adalah sebuah kompetisi balap perahu motor internasional untuk motor perahu yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique dan dipromosikan oleh H2O Racing, Kejuaraan tersebut merupakan balap motor perahu pesisir kelas tertinggi di dunia, dengan berbagi gelar F1, setara dengan balap mobil Formula One dan Musim Pertama pelaksanaannya pada Tahun 1981

    Anak Muda Nahdhatul Ulama (AMNU) Provinsi Sumatera Utara Azlansyah Hasibuan SH SPdI menyampaikan Kita memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggara kegiatan F1H2O di Sumatera Utara, usaha mikro kecil dan menengah akan tumbuh, home stay akan bertumbuh dengan pesat yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat Provinsi Sumut terkhusus masyarakat kabupaten Toba.

    Persiapan demi persiapan sudah di laksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) seperti pembangunan Venue pertandingan di Kecamatan Balige. Venue ini nantinya akan menjadi tempat penyelenggaraan perlombaan. Pada sisi pengamanan personil dari kepolisian daerah (Polda) sumut terlihat sudah memasang tenda di komplek perkantoran bupati Toba, hal ini sebagai bukti keseriusan polda sumut dalam kegiatan bertarif internasional ini. Kepolisian juga terpantau pada hari senin melaksanakan gotong royong bersih bersih arena sekitaran tempat penyelenggaraan F1H2O yaitu di kecamatan Balige tutur Azlan Hasibuan

    Pelaksanaan F1H2O ini adalah satu-satunya perlombaan yang dilaksanakan di Danau Vulkanik terbesar di Dunia, selain besar dan cocok menjadi tempat penyelenggaraan F1H2O Danau Toba juga mempunyai pemandangan yang Indah dan akan memanjakan para turis dan atlit yang akan masuk ke Danau Toba, apalagi para atlit akan sampai di Danau Toba pada Tanggal 22 Januari 2023 Terang Azlan yang juga pernah menjadi Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara (PKC PMII SUMUT) periode 2018 Sampai 2020

    Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara untuk mensukseskan event internasional ini karena akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian masyarakat sekitaran Danau Toba dan Juga Indonesia tutup Azlan.

  • Melawan Pantai Mesir.. Konfrontasi Rusia-Inggris Hampir Berakhir dengan “Bencana”

    Melawan Pantai Mesir.. Konfrontasi Rusia-Inggris Hampir Berakhir dengan “Bencana”

    Konfrontasi militer Rusia-Inggris telah berulang dalam beberapa bulan terakhir, setelah pecahnya perang di Ukraina, tetapi sebagian besar berlokasi di belahan bumi utara. Adapun konfrontasi baru yang diresmikan pada hari Jumat, terjadi di hati Timur Tengah, khususnya di perairan internasional lepas pantai Mesir. .

    Egypt – Kamera mendokumentasikan momen dramatis di mana satu skuadron pesawat tempur Rusia terbang di dekat kapal induk Inggris “Ratu Elizabeth”, yang berada di perairan internasional di lepas pantai Mesir dalam perjalanan ke Terusan Suez.

    Dan surat kabar Inggris “Daily Mail” mengungkapkan, pada hari Jumat, bahwa insiden tersebut terjadi pada Juni 2021, saat syuting film dokumenter di atas kapal induk Inggris.

    Film dokumenter BBC berjudul “Mission Journey” bercerita tentang kapal induk “Ratu Elizabeth” yang berlayar selama tujuh bulan menuju Timur Jauh.

    Surat kabar itu mengatakan bahwa satu skuadron pesawat tempur Rusia yang terdiri dari 3 pesawat tempur, setidaknya dua di antaranya adalah model “Sukhoi-24”, terpantau dalam rekaman video, saat sedang menuju bagian laut, yang biaya produksinya sekitar $4. miliar.

    Surat kabar tersebut menyatakan bahwa cara pesawat tempur Rusia yang lepas landas dari pangkalan di Suriah menunjukkan bahwa pesawat itu hampir menyebabkan “bencana diplomatik”.

    Dalam atmosfer ini, di mana pesawat tempur Rusia mendekati jarak dekat (beberapa kilometer), tampaknya awak kapal perang Inggris yang berjumlah 1.500 pelaut sedang bersiap untuk konfrontasi yang akan segera terjadi.

    Pesawat tempur F-35 ditempatkan di kapal, siap lepas landas.

  • PP Pemuda Persis didamping PW Sumut, Sambangi PPI 343, dan Motivasi Para Santri

    PP Pemuda Persis didamping PW Sumut, Sambangi PPI 343, dan Motivasi Para Santri

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

    Dalam kunjungan ke Sumatera Utara Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam, selain menghadiri Musykerwil Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Sumut, juga menyempatkan menyambangi Pesantren Persatuan Islam (PPI) 343 di Hamparan Perak.

    Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam yang diwakili oleh Sekretaris Umum Ridwan Rustandi, M.Sos, Kabid. Pendidikan Cepi Hamdan, dan Sek. Bidang Jamiyah Taufik Nurdin, didampingi Joko Imawan, S.Pd.I.,MM selaku Pimpinan Wilayah disambut langsung oleh Ustadz Surya Darma yang saat ini menjadi Pimpinan pengasuh pesantren tersebut.

    Ustadz Surya Darma menyampaikan kepada Ridwan Rustandi dan rombongan tentang perjuangan dalam merintis PPI 343 ini.

    “Insya Allah kita optimis mengembangkan Lembaga pendidikan kita ini, walaupun diawal ada masukan, karena masih merintis agar tidak mencantumkan Nama Persis, namun kita tetap kukuh untuk langsung mencantumkan, karena ini syiar kita” ujar Surya yang juga Wakil Ketua di PW Persis Sumut ini.

    Dalam kesempatan ini Ridwan Rustandi memotivasi para santri agar tetap semangat dalam berjuang menuntut ilmu.

    “Adik – Adik harus terus semangat belajar dan menghafal Al Qur’an, karena keberadaan Persatuan Islam Di Sumatera Utara adalah adik- adik, karena pendidikan/pesantren adalah salah satu pintu kaderisasi yang sangat efektif” Ujar Ridwan yang juga Dosen Komunikasi tersebut.

    Kunjungan ini juga diisi dengan ulang kaji hafalan Al qur’an yang dipimpin ustadz Cepi Hamdan Kabid. Pendidikan PP Pemuda Persis,Santri & Santriwati yang bisa menyambung ayat yang dibacakanya mendapat bonus uang saku.

    Diakhir Acara Joko Imawan, S.Pd.I.,MM Ketua PW Pemuda Persatuan Islam Sumut juga menyerahkan beberapa Karung Beras sebagai bentuk kontribusi Pemuda Persatuan Islam mendukung PPI 343 ini.

     

    (Eka)

  • PP HIMMAH Minta Ketua KPK Tangkap 109 Pimpinan Perusahaan Yang Terlibat Korupsi Bansos Covid 19

    PP HIMMAH Minta Ketua KPK Tangkap 109 Pimpinan Perusahaan Yang Terlibat Korupsi Bansos Covid 19

    Jakarta | Mediatribunsumut.com

     

    Massa Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) kembali berunjuk rasa meminta Ketua KPK mengusut korupsi Bansos Covid 19 TA 2020 di depan kantor KPK Gedung Merah Putih, Kuningan Jakarta Selatan(1/11).

    Dalam orasinya, Koordinator Aksi Sahala Pohan meminta KPK mengusut korupsi Bansos Covid Tahun 2020 yang diduga merugikan negara lebih dari 2 Trilyun.

    “Hari ini kami kembali aksi unjuk rasa meminta KPK agar mengusut tuntas kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Covid 19 Tahun 2020, periksa seluruh pimpinan-pimpinan perusahaan yang terlibat kasus ini,” tegas Sahala.

     

    Sahala Pohan yang juga Ketua PW HIMMAH DKI Jakarta itu mengatakan bahwa korupsi bansos covid 19 yang menjerat eks Menteri Sosial Juliari Batubara telah merugikan negara diduga lebih dari Rp 2 Trilyun serta melibatkan perusahaan-perusahaan dan para politisi termasuk 2 anggota DPR RI. Maka dari itu Ketua KPK jangan tutup mata terhadap kasus ini, tambahnya.

    Aksi unjuk rasa PP HIMMAH itu juga langsung dihadiri Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution, Sekretaris Jenderal, Saibal Putra serta kader dan simpatisan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah.

    Ketua Umum PP HIMMAH menyampaikan bahwa korupsi Bansos Jabodetabek 2020 ini tidak main-main, nilainya fantastis, kerugian negara diduga mencapai Rp 2 Trilyun. Kenapa bisa mencapai Rp 2 T lebih, karena ada beberapa kasus yang melibatakan perusahaan, diantaranya, suap ke Juliari, dugaan persekongkolan jahat, dugaan nepotisme proyek, perusahaan tidak memiliki kualifikasi/keahlian dan pengalaman dalam pengadaan Bantuan Sosial (Bansos).

    “Secara khusus Kita meminta kasus ini agar menjadi atensi Ketua KPK Bapak Firli Bahuri. Oleh karenanya, wajib hukumnya KPK mengusut tuntas dan menangkap pimpinan perusahaan-perusahaan yang terlibat. Selain itu ada 2 anggota DPR RI yang terlibat yakni Herman Hery dan Ihsan Yunus yang berafiliasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut yang masih bebas berkeliaran tidak tersentuh hukum.” ungkap Razak.

     

    Razak mengatakan beberapa waktu lalu ia telah komunikasi langsung dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri untul memastikan temuan baru dugaan korupsi ini sampai ke pucuk pimpinan lembaga anti rausah tersebut.

    Lanjut Razak, bahwa PP HIMMAH secara resmi telah melaporkan pada 17 Oktober 2022 lalu. Hari ini Kita berunjuk rasa lagi dalam rangka memastikan kasus ini berjalan jangan di peti eskan.

    “Pekan lalu secara resmi Kita telah mendatangi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia di Jakarta Timur (24/10) dalam rangka meminta BPKP menghitung ulang kerugian negara akibat bansos covid Jabodetabek 2020 lalu, hari ini Kita unjuk rasa kembali di KPK.” tambah Razak.

    Razak menambahkan sebagai wujud konsistensi PP HIMMAH dalam rangka membantu KPK mengusut korupsi Bansos, Setelah demonstarsi PP HIMMAH akan membawa informasi tambahan 1 bundel berkas untuk KPK agar tidak ada alasan lagi KPK tidak mengusut kasus ini, ungkapnya.

    PP HIMMAH berjanji akan tetap terus mengawal kasus ini sampai pimpinan perusahaan dan anggota DPR RI yang diduga terlibat korupsi dan tidak tersentuh oleh hukum agar ditangkap dan diperiksa KPK.

    1 (Satu) Jam menyampaikan orasi PP HIMMAH diterima perwakilan KPK yakni Humas KPK sekaligus mendampingi PP HIMMAH masuk ke Dumas KPK.

    Beberapa orang perwakilan PP HIMMAH terlihat masuk ke Gedung Merah Putih ke Bagian Dumas (Pengaduan Masyarakat) dalam rangka memberikan bukti tambahan korupsi Bansos Jabodetabek 2020 dan diterima oleh Meirianti Zulfa Catur Putri Dumas KPK.

     

    (Eka Kusbandi)

  • Sat Samapta Polrestabes Medan Laksanakan Razia, 11 Orang Menyaru Tukang Parkir

    Sat Samapta Polrestabes Medan Laksanakan Razia, 11 Orang Menyaru Tukang Parkir

     

    Medan | Mediatribunsumut.com

    Dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang senantiasa kondusif di wilayah Hukum Polrestabes Medan, Samapta Polrestabes Medan melakukan razia premanisme dan pelaku pungli. Selasa (01/11).

    Kegiatan yang langsung dipimpin Wakasat Samapta Polrestabes Medan Akp. Ferimon. SH. MH bersama beberapa anggotanya melakukan penyisiran ke beberapa tempat yang biasa dijadikan tempat tongkrongan para preman.

    Seperti yang disampaikan Akp.Ferimon “razia premanisme dan kejahatan jalanan ini merupakan tindak lanjut dari Intruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam upaya menekan kejahatan di jalanan”.pungkasnya

    “Dalam kegiatan penertiban ini Sat Samapta Polrestabes Medan akan memberikan pembinaan bagi yang tertangkap oleh Wakasat dan anggota kami, dan diperiksa serta didata identitasnya”ujar Kompol Pardamean Hutahaean.

    Dikatakan juga olehnya, giat razia ini akan terus dilakukan, tidak hanya turun di jalanan, kami juga akan melakukan Patroli Dialogis di kawasan – kawasan keramaian dan rawan tindak kejahatan”.pungkasnya.

     

    (Taslim)

  • Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan Menjadi Agenda Sinode Gondang HKBP 66

    Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan Menjadi Agenda Sinode Gondang HKBP 66

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Luar Biasa..!
    Sinode Godang HKBP 2022 Menetapkan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan menjadi agenda Nasional HKBP di Indonesia.

    Sinode Godang HKBP ke 66 yang dilaksanakan dari tanggal 24-27 Oktober 2022 di Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara selain sebagai agenda utama untuk memutuskan mekanisme sentralisasi keuangan HKBP juga menetapkan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan, keprihatinan terhadap masalah lingkungan dan masalah-masalah sosial lainnya merupakan keputusan dari nama lain muktamar atau Sinode Godang HKBP sebagai agenda yang menjadi keputusan utama dan penting.

    Muktamar atau Sinode Godang HKBP tersebut dihadiri ribuan pendeta dan utusan non pendeta di seluruh Indonesia ini menetapkan bahwa masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan serta kerusakan lingkungan hidup telah menjadi agenda nasional yang dilaksanakan HKBP.

    Keputusan Nasional Sinode Godang ke 66 ini telah menjadi dasar dan keputusan tertinggi HKBP sebagai dasar semua gereja HKBP untuk melaksanakan kegiatan di masing-masing resort dengan supervisi dari 27 Distrik HKBP diseluruh Indonesia, demikian kertas keterangan press yang disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak kepada sejumlah media di Medan 31/10.

    Lebih lanjut Arist Merdeka Sirait mengabarkan, dengan keputusan Sinode Godang HKBP ke 66 di Siliangit ini diharapkan dapat menjawab masalah sosial anak di Indonesia secara khusus di Tano Batak yakni Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan
    Sebagai dasar kekuatan pelayanan.

    Juga untuk memutus TIHAS BOLON NASO TARPABUNI yang tengah terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat Batak.

    Hasil keputusan tertinggi Sinode Godang HKBP ke 66 diharapkan juga menjadi agenda utama di masing-masing pelayanan dewan diakonia disetiap tingkat pelayan resort. Maupun distrik.

    “Inilah yang disebut sebagai aksi nasional gereja untuk menyuarakan suara kenabiannya.

    Lebih lanjut Arist Merdeka mengharapkan, untuk memberikan kesempatan bagi anak Sekolah Minggu HKBP se’ Indonesia membicarakan bagaimana anak turut serta memutus mata rantai kekerasan terhadap anak, melalui Departemen Sosial HKBP menyelenggarakan Jambore atau Kongres Anak Sekolah Minggu sebagai mekanisme nasional memberikan hak partisipasi Anak untuk didengar pendapatnya.

    “Terima kasih atas keputusan Sinode Godang ke 66 ini dengan demikian menjaga dan melindungi anak merupakan bela negara” jelas Arist.

     

    (Red)