Kategori: Kesehatan

  • Diduga NS Meninggal Dunia Lantaran Tak Dapat Pertolongan Pertama Bides 

    Diduga NS Meninggal Dunia Lantaran Tak Dapat Pertolongan Pertama Bides 

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Diduga NS meninggal dunia lantaran tidak mendapat pertolongan pertama bidan desa ( Bides ) sesaat melahirkan pada ( 17/12/2024 ) sekira pukul 10.00 Wib.

    NS ( 40 ) tahun warga desa Dolok Sordang Kec Sipirok Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Provsu ) menghembuskan napas terakhir sekira pukul 12.00 Wib di bidan Pesta setelah berjuang melewati tiga desa karena bidan desa tidak berdinas di jam dinas.

    Sangat memilukan buat keluarga yang ditinggalkan, pasalnya di jam kerja empat bidan desa tidak ada yang berdinas di desa masing masing hingga keluarga membawa NS sampai pada bidan Pesta di Maragordong.

    Sempat diberikan pertolongan, namun karena pendarahan sejak pagi akhirnya NS tidak tertolong lagi.

    Hal tersebut, LSM Pakar DPC Tapsel beberapa waktu lalu telah menyampaikan pada Kepala Puskesmas Danau Marsabut dan Camat Sipirok.

    Namun Kapus dengan enteng mengatakan sudah ada peraturan baru, tidak wajib bidan desa tinggal di desa tersebut.

    Terkait hal tersebut mediatribunsumut.com telah konfirmasi Kadis Kesehatan dan Kapus Danau Marsabut melalui WhatsApp pada ( 03/02 ) namun hingga berita ini dikirim ke redaksi belum memberikan penjelasan.

    Untuk itu diminta kepada Bupati Tapsel tidak tinggal diam, segera panggil dan periksa bidan desa Dolok Sordang dan Kapus Danau Marsabut.

    ( Tim ).

  • Catat! 10 Penyakit Ini Dicoret dari Daftar BPJS Kesehatan: Amankan Asuransimu!

    Catat! 10 Penyakit Ini Dicoret dari Daftar BPJS Kesehatan: Amankan Asuransimu!

    MEDIA TRIBUN SUMUT, MEDAN – Sebagai salah satu sistem jaminan sosial terbesar di Indonesia, BPJS Kesehatan telah menjadi penopang utama bagi banyak masyarakat dalam menghadapi tantangan kesehatan. Namun, di tahun 2024, BPJS Kesehatan mengeluarkan peraturan baru yang mengatur penyakit-penyakit baru yang tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

    Perubahan kebijakan ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit-penyakit tersebut. Pasalnya, biaya pengobatan penyakit-penyakit tersebut bisa sangat mahal, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

    Berikut adalah 10 penyakit yang tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan di tahun 2024:

    1. Wabah atau Kejadian Luar Biasa

    Penyakit yang berkaitan dengan wabah atau kejadian luar biasa tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal ini mencakup situasi darurat kesehatan masyarakat yang memerlukan respons khusus di luar cakupan asuransi.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat fokus pada penanganan penyakit-penyakit yang lebih umum dan tidak mengancam jiwa. Hal ini juga untuk mencegah penyalahgunaan layanan BPJS Kesehatan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    1. Perawatan Kecantikan dan Estetika

    Prosedur-prosedur medis yang bersifat kosmetik atau estetika, seperti operasi plastik, tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Ini menekankan fokus BPJS Kesehatan pada perawatan kesehatan yang bersifat medis dan bukan estetika.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat mengalokasikan sumber dayanya secara efektif untuk menangani penyakit-penyakit yang lebih penting. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya inefisiensi dalam penggunaan dana BPJS Kesehatan.

    1. Perataan Gigi Estetis

    Perawatan gigi yang bersifat estetis, seperti pemasangan behel untuk tujuan keindahan, tidak akan dicakup oleh BPJS Kesehatan. Ini menekankan pentingnya prioritas perawatan gigi yang lebih berhubungan dengan kesehatan fungsional.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat fokus pada perawatan gigi yang dapat mencegah timbulnya penyakit atau gangguan kesehatan lainnya. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya inefisiensi dalam penggunaan dana BPJS Kesehatan.

    1. Penyakit Akibat Tindak Pidana

    Penyakit atau cedera yang disebabkan oleh tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual, tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan tidak digunakan untuk membiayai perawatan kesehatan bagi pelaku tindak pidana. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan layanan BPJS Kesehatan.

    1. Cedera Akibat Tindakan Bunuh Diri

    Penyakit atau cedera yang timbul akibat tindakan bunuh diri atau melukai diri sendiri dengan sengaja tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

    Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan layanan BPJS Kesehatan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini juga untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat fokus pada penanganan penyakit-penyakit yang lebih penting.

    1. Penyakit Akibat Konsumsi Alkohol atau Narkoba

    Penyakit yang timbul akibat konsumsi alkohol atau kecanduan narkoba tidak akan dicakup oleh BPJS Kesehatan.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan tidak digunakan untuk membiayai perawatan kesehatan bagi para pecandu narkoba atau alkohol. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan layanan BPJS Kesehatan.

    1. Infertilitas

    Pengobatan mandul atau infertilitas tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat fokus pada penanganan penyakit-penyakit yang lebih mengancam nyawa atau kesehatan secara signifikan. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya inefisiensi dalam penggunaan dana BPJS Kesehatan.

    1. Perawatan di Luar Negeri

    Layanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri tidak akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat yang membutuhkan perawatan segera.

    Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan layanan BPJS Kesehatan. Hal ini juga untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan dapat fokus pada penanganan penyakit-penyakit yang dapat dilakukan di dalam negeri.

    1. Pengobatan Eksperimental

    Pengobatan dan tindakan medis yang dianggap sebagai percobaan atau eksperimen tidak akan dicakup oleh BPJS Kesehatan.

    Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa BPJS Kesehatan hanya membiayai perawatan kesehatan yang telah terbukti efektif dan aman. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya inefisiensi dalam penggunaan dana BPJS Kesehatan.

    1. Pelayanan Kesehatan Tertentu

    Pelayanan kesehatan tertentu yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau tidak dianggap sebagai manfaat jaminan kesehatan yang diberikan tidak akan dicakup oleh BPJS.

    Perubahan kebijakan BPJS Kesehatan ini tentu saja berdampak bagi masyarakat, baik yang memiliki penyakit-penyakit yang tidak ditanggung maupun tidak. Masyarakat perlu memahami kebijakan ini dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya.***

  • Diduga Pengusaha Buang Limbah Di Bahu Jalan Di Kec Percut Sei Tuan

    Diduga Pengusaha Buang Limbah Di Bahu Jalan Di Kec Percut Sei Tuan

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga pengusaha buang limbah di bahu jalan ditambah tumpukan sampah di jalan  Lubuk Raya Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Limbah ayam mengeluarkan aroma busuk dicampur bauk busuk dari sampah, dikhawatirkan akan mempercepat berkembangnya bakteri.

    Demikian pantauan mediatribunsumut.com pada ( 14/11 ) sekira pukul 14.52 Wib.

    Apa lagi saat ini musim penghujan dari onggokan limbah tersebut dapat memicu penyakit dan dapat menyerang warga sekitar.

    Terkait hal tersebut diminta kepada kepala desa Bandar Khalipa dan Camat Percut Sei Tuan tidak tinggal diam.

    Perda Kab Deli Serdang No 4 tahun 2021 tentang pengelolaan sampah, pasal 17 ayat 1 huruf a kecamatan dan /atau pengelola sampah dibentuk dan dikoordinir oleh Camat yang melibatkan setiap kepala desa / lurah untuk mengangkut sampah dari setiap rumah tangga ke TPS / TPS 3R.

    Yang menjadi misteri saat ini, apakah hal produk hukum daerah tersebut sudah berjalan.

    Bila belum diminta kepada Camat tidak menjadi penonton, sebab sampah tidak dapat dibiarkan dibuang disembarang tempat, apa lagi dibuang di falisitas umum.

    ( Tim )

  • Wakapolri Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan Polri Di Deli Serdang 

    Wakapolri Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan Polri Di Deli Serdang 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Wakapolri meninjau pelaksanaan bhakti kesehatan Polri di Convention Hall Kab. Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut  ) pada

    Wakapolri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. tinjau langsung pelaksanaan bhakti Kesehatan Polri di Convention Hall Kab. Deli Serdang ( 22/09 ).

    Bhakti Kesehatan Polri tahun 2023 bertajuk Polri Presisi untuk negeri, kegiatannya meliputi donor darah, pengobatan umum dan gigi, pengobatan spesialis, Rikkes (Pemeriksaan Kesehatan), siswa Sunat massal dan pelayanan kesehatan lainnya.

    kegiatan sosial seperti ini sebenarnya dilaksanakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tidak mampu.

    Kegiatan sosial seperti ini sebenarnya dilaksanakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tidak mampu, tegas Wakapolri.

    Terima kasih pada Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran, Kita juga harus menjadi bagian di tengah-tengah masyarakat khususnya terkait penanganan permasalahan termasuk kesehatan” ungkapnya.

    Kegiatan lainnya, sekira pukul 07.00 Wib pemberian bantuan paket sembako kepada Ojek Online di wilayah Kab. Deli Serdang, berjalan lancar dan tampak masyarakat antusias meramaikan lokasi Bhakti Kesehatan untuk mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan gratis

    Kegiatan tersebut hadir  Pj. Gubernur Sumatera Utara Mayjen TNI (Purn), Hassanudin, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya, SH, SIK, MSi, Irdam 1/BB Brigjen TNI Gamal Haryo Putro, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Drs. Jawari, SH, MH, Ketua Umum DPP Pujakesuma Eko Sopianto, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH, Dandim 0204 DS Letkol CZI Yoga Febrianto, Danlantamal 1/Belawan Laksma. TNI. Johanes Djarnarko Wibowo, Kejari Negeri Deliserdang Jabal Nur dan Unsur Forkopimda Sumatera Utara.

    Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya, SH, SIK, MSi, mengatakan “melalui kegiatan ini,  mengajak masyarakat bisa produktif, bisa menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.” harapnya.

    2500  pelayanan kesehatan kita berikan kepada masyarakat yang berlokasi di sekitar Medan, Deli Serdang, Binjai dan Belawan, sebutnya.

    Selain itu, kita memberikan bantuan kepada 350 adik-adik kita yang hari ini masuk dalam daftar stunting dengan harap pemberian bantuan agar  program stunting ini bisa berjalan,” pungkas Kapolda Sumut   (. Rdn )

  • PT AR Gelar 7 Putaran Operasi Katarak Gratis Di 4 Lokasi Di Sumut

    PT AR Gelar 7 Putaran Operasi Katarak Gratis Di 4 Lokasi Di Sumut

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    PT AR gelar 7 putaran operasi Katarak gratis pada 4 lokasi di Sumatera Utara ( Sumut ).

    Dengan semangat menuntaskan buta katarak di Indonesia, PT
    Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, secara resmi membuka rangkaian
    pemeriksaan dan operasi Katarak gratis “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” di Rumah Sakit
    Bhayangkara, Batangtoru, Tapanuli Selatan, pada ( 14 /09 ) .

    Pada tahun ke Sembilan gelaran operasi katarak gratis ini, PT Agincourt Resources (PT AR) menetapkan kuota 1.000 mata.

    Dengan menggandeng para dokter spesialis mata dari Rumah Sakit (RS) Mata Mencirim 77 Medan, operasi katarak akan digelar secara intensif sebanyak tujuh putaran, yang tersebar di Batangtoru,
    Sipirok, Siantar, dan Medan.

    Direktur & CFO PT Agincourt Resources, Noviandri Hakim, mengatakan operasi katarak gratis yang
    secara konsisten diadakan setiap tahunnya ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam menekan
    prevalensi buta katarak di Indonesia yang cukup serius.

    “Melalui rangkaian operasi katarak ini, kami ingin berkontribusi dalam mempercepat penanggulangan
    katarak dengan mendorong sebanyak mungkin orang menjalani operasi katarak, karena satu-satunya
    cara memulihkan katarak hanyalah dengan operasi.

    Harapan kami, setiap orang dapat memiliki
    penglihatan optimal serta bisa mengembangkan potensi dirinya. Ketika itu terjadi, kualitas hidup mantan
    penderita katarak, keluarganya, rekan-rekan di sekelilingnya dapat meningkat dan lebih sejahtera,” kata
    Noviandri.

    Berdasarkan hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) di 15 provinsi pada periode 2014-2016, angka kebutaan di Indonesia mencapai 3%. Dari angka itu, sekitar 81% disebabkan
    oleh katarak.

    Harapan serupa juga disampaikan Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni, yang turut hadir
    dalam pembukaan Rangkaian Operasi Katarak Gratis 2023 Tambang Emas Martabe. Menurutnya,
    peningkatan kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh keberhasilan pembangunan kesehatan
    melalui berbagai upaya preventif dan kuratif.
    “Supaya pembangunan kesehatan berhasil, upaya-upaya kesehatan harus dilakukan bersama, antara
    pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Penyelenggaraan operasi katarak ini adalah bukti dari
    komitmen pelaku usaha yaitu PT Agincourt Resources dalam mewujudkan pembangunan kesehatan
    yang merupakan bagian dari pembangunan nasional,” ujar Imam.

    Menurutnya, kerja sama antara Polri melalui RS Bhayangkara dan PTAR merupakan bukti sinergi yang baik antara badan negara dengan pelaku usaha dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
    Masyarakat di Tapanuli Selatan – lokasi operasional Tambang Emas Martabe – sangat terbantu atas
    penyelenggaraan operasi katarak gratis yang diadakan PT AR.

    Melalui monitoring awal, terjaring ratusan
    penderita katarak di Tapanuli Selatan yang berdiam di area terpencil.

    Salah satunya Halomoan Simanjuntak, warga Desa Sihuik-huik, Angkola Selatan, yang mengikuti
    operasi katarak Tambang Emas Martabe pada 2022. Pria berusia 43 tahun ini didera katarak kedua.  ( SL  )

  • Bakti Sosial Peringatan 1 Muharram 1445 H, Tahun 2023

    Bakti Sosial Peringatan 1 Muharram 1445 H, Tahun 2023

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Ratusan warga di Desa Purwodadi Kec. Pagar Merbau melaksanakan kegiatan Perwiridan Akbar sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H, pada Hari Rabu ( 19/07  ).

    Perwiridan Akbar di hadiri Kepala Desa Purwodadi Bapak Pariyanto beserta Ibu Ketua TP PKK Desa Purwodadi Ny. Ayu Selly Pariyanto dan ratusan warga turut hadir.

    Juga dihadiri dr.Dewi Fitriana M.Kes salah seorang penggiat sosial kesehatan di Kab.Deli Serdang bersama TIM DEWI PEDULI nya.

    Menjawab pertanyaan awak Media dokter Dewi mengatakan beliau bersama 7 orang Tim Medisnya setelah selesai Perwiridan Akbar akan melaksanakan Bakti Sosial berupa Pelayanan Cek Kesehatan dan Pemberian Obat2an secara gratis kepada warga.

    ” Warga sangat antusias ikut dalam kegiatan yang diselenggarakan tiap tahunnya dan untuk tahun ini ditambah dengan kegiatan Bakti Sosial berupa pelayanan cek kesehatan dan pengobatan gratis dari salah seorang penggiat sosial kesehatan Deli Serdang yaitu dr.Dewi Fitriana M.Kes dengan Tim Dewi Pedulinya ” , terang Pariyanto Kepala Desa Purwodadi kepada awak Media.

    Di sela-sela melayani ratusan warga dokter Dewi berterima kasih kepada Kepala Desa Purwodadi karena sudah di ikutsertakan dalam kegiatan positif seperti ini.

    Salah seorang warga yang ikut dalam pelayanan cek kesehatan dan pengobatan gratis mengucapkan banyak terima kasih kepada dr Dewi beserta Tim Dewi Peduli yang  telah memberikan pengobatan gratis dan kaca mata baca gratis untuk kami warga Desa Purwodadi.

    Kami warga Purwodadi Kec.Pagar Merbau mendoakan dokter Dewi Fitriana M,Kes nantinya ikut dalam pemilihan anggota DPRD Sumut Dapil 3 Deli Serdang semoga terpilih di pemilihan Legislatif 2024 dikarenakan kepedulian dokter Dewi kepada warga masyarakat khususnya Kab.Deliserdang.  (  Jufrial. )

  • Penyuluhan Stunting Balita Di Gelar Desa Medan Estate

    Penyuluhan Stunting Balita Di Gelar Desa Medan Estate

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Penyuluhan stunting kepada anak dibawah Lima tahun ( balita ) digelar Desa Medan Estate pada ( 11/07 ).

    Penyuluhan dirangkai dengan kegiatan perlombaan anak sehat balita.

    Kepala Desa Medan Estate Asdat Lubis mengatakan kegiatan ini program Nasional.

    Kita sebagai pemerintahan Desa Medan Estate melaksanakan penyuluhan Stunting penuh harapan kepada para ibu yang mempunyai balita supaya memperhatikan gizi anak anaknya.

    Semoga kegiatan ini bermaaf buat kita semua khususnya buat para ibu yang ada anak balitanya, harapnya.

    Apa yang bisa Desa berikan hari ini kepada balita adalah bersumber dari Dana Desa ( DD ), tentu yang diberikan pemerintah pusat untuk Desa kita, tutur Kades.

    Sementara Kepala puskesmas Tanjung Rejo Dr. Beti P. Panggabean, memberikan masukan kepada para ibu bagaimana perlunya memberikan gizi kepada anak anak kita.

    Terutama memberikan air susu ibu ( ASI ) yang cukup, termasuk jangan lupa memberikan buah buahan, sebutnya.

    Jangan pernah lupa membawa anaknya ke Pos Yandu setiap bulannya, dari Pos Yandu nanti bisa lihat bagaimana tumbu kembang balitanya, terang Beti.

    Kader kader Pos Yandu Desa Medan Estate sangat bersemangat bersama Tim dari Puskesmas Tanjung Rejo untuk melayani anak yang hadir di penyuluhan, sebutnya.

    Dari rencana 300 balita yang diharapkan hadir, kalau pun lebih dari 300 peserta kita siap untuk melayani anak anak, tegasnya.

    Konfimasi awak media ini kepada Kades Asdat Lubis, terkait alokasi anggaran Dana Desa ( DD ) untuk penanggulangan Stunting di Desa Medan Estate.

    Beliau mengatakan dialokasi 20 % dari total Dana Desa Medan Estate, itu sesuai program Nasional, ungkapnya.

    Pantauan awak media ini di lokasi, anak anak yang hadir diberikan Susu Mori Naga.

    ( Radeski Silalahi ).

  • Sekjen Formapera Tuding Wali Kota Medan Bohong Berobat Gratis

    Sekjen Formapera Tuding Wali Kota Medan Bohong Berobat Gratis

    Medan | mediatribunsumut.com-

    Sekjen Formapera tuding Wali Kota Medan bohong soal berobat gratis untuk warga ber – KTP Medan di RS pemerintah dan swasta.

    Program Wali Kota Medan berobat gratis dengan hanya menunjukkan KTP Medan yang sempat viral ternyata harapan palsu alias tidak benar.

    Hal ini terungkap saat ayah Jihan Afifah Lubis. Bayi berusia 5 bulan pasien penderita jantung bawaan ( PJB ) dilarikan ke rumah sakit ( RS ) Murni Teguh dengan kondisi emergency.

    Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) Bambang Syahputra setelah mendapat laporan dari ayah pasien penderita PJB Johan Afifah Lubis.

    Sekjen Formapera (Bambang Syaputra) saat berada di ruang kesehatan RS Murni teguh

    Progaram Universal Health Coverage (UHC) yang digagas Wali Kota Medan Bobby Nasution atau menantu Presiden RI Jokowi hanya janji tinggal janji, ujar Bembeng sapaan akrabnya.

    Berobat buat warga Kota Medan gratis yang dijanjikan Wali Kota Medan hanya isapan jempol belaka, terbukti pasien PJB balita ( 5 ) lima bulan dimintai biaya administrasi Rp 30 juta, tegasnya.

    Sedihnya, Jihan Afifah Lubis tiba di RS Murni Teguh kondisinya darurat harus dirawat di ruang Picu, tutur Bembeng menirukan omongan Fadli ayah Jihan Afifah Lubis.  ( 23/04 ).

    Untuk memastikan dan menagih janji Wali Kota Medan, Sekjen Formapera meng – konfirmasi Dinas Kesehatan Medan.

    Kepada Sekjen Formapera Dinas Kesehatan Medan mengatakan akan koordinasikan dengan pihak RS Murni Teguh lantaran biaya administrasi hanya ada Rp 10 juta dan telah dirawat sejak 18 April lalu, sebut Bambang.

    Karena biaya pengobatan membutuhkan biaya besar, maka Padli ayah pasien penderita PJB setelah berkomunikasi dengan HRD RS Murni Teguh mengurus BPJS Kesehatan, ungkap Sekjen Formapera.

    Yang pasti Jihan Afifah Lubis bersama orangtuanya warga Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung namun belum mendapatkan gratis sesuai program Wali Kota Medan, tuturnya.

    Belakangan setelah diurus BPJS, tiba tiba pasien yang sudah terdaftar BPJS, tidak bisa lagi mendapat program berobat gratis di rumah sakit yang ada di Kota Medan,.

    Bukankah ini makin membuat bingung masyarakat, tetapi kesannya sengaja diciptakan untuk menutupi indikasi pencitraan Wali Kota Medan Bobby Nasution selaku menantu Presiden RI, tandas Bambang.

    Program seolah olah fakta pada hal akal akalan tidak bisa dibiarkan, untuk itu dalam waktu dekan Pormafera akan konfirmasi atau menyurati Dinas Kesehatan Medan, tutup Bambang.

    (red)

  • Kapolri Hadiahkan Rumah Klinik Pada Ilmuwan Di Medan

    Kapolri Hadiahkan Rumah Klinik Pada Ilmuwan Di Medan

    Medan, mediatribunsumut.com

    Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri ) Listyo Sigit memberikan hadiah Rumah Klinik kepada Ilmuwan di Medan.

    Ilmuwan sang juara Dunia penemu Biofar SS Kelas Dunia segudang Prestasi adalah Muhammad Ja’far Hasibuan menerima hadiah dari Kapolri.

    Dengan berlinang air mata, ilmuwan muda Muhammad Ja’far Hasibuan kelahiran Padang Lawas Utara ( Paluta ) menuturkan kagetnya didatangi pihak Poldasu sembari meminta KTP, tuturnya.

    Ternyata KTP tersebut untuk hibah rumah tersebut di Kantor Notaris di Jalan Sumarsono, Medan.

    Alhamdulillah doa saya didengar Allah, melalui tangan dan perhatian bapak Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, saya dan keluarga dibantu sebuah rumah yang akan dijadikan tempat praktek pengobatan tradisional sekaligus tempat tinggal,” ungkap Ja’far.

    Muhammad Ja’far Hasibuan penemu Biofar SS pemuda inspiratif dengan segudang prestasi, juara dunia medis ilmuwan kelas dunia tokoh inspiratif pengubah dunia, yang pernah meraih medali emas dan World Invention Intellectual Property Associations Special Award dalam ajang Kompetisi Dunia China Sanghai International Exhibition of Inventions dan China (Shanghai) International Technology Fair (CSITF) di Sanghai, China, sampai ke telinga Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, inilah yang mendorong hati Kapolri memberikan rumah untuk menampung pasien di Rumah Klinik Gratis Seluruh Dunia, (24/03 ).

    Atas uluran tangan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, keinginan pria sang penemu Biofar SS Ilmuwan kelas dunia juara dunia dengan segudang prestasi ini telah terwujudkan.

    Rumah Klinik Gratis pemberian Kapolri itu terletak di Jalan Sari Gang Teratai 12 Nomor 6 Dusun 6 Desa Marendal I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) persisnya di depan Pajak Bengkok.

    Sebelumnya Klinik Biofar SS pengobatan gratisnya menyewa ruko klinik di Alamat Jl.Seksama Ujung No.86 Kel.Medan Tenggara Kecamatan, Medan Denai, Kota Medan, namun akhir bulan Maret 2023 selesai melayani pengobatan tradisional herbal segala macam penyakit kulit luar dalam melayani pasien dari se nusantara maupun dari luar negri dibantu cuma-cuma alias gratis, sekali lagi sudah bisa datang berobat gratis alias free.

    Keinginan Muhammad Ja’far Hasibuan, akhirnya terwujud, memiliki rumah penelitian dan praktek pengobatan tradisional herbal didengar oleh Allah SWT.

    Berkat uluran tangan Kapolri ini, Muhammad Ja’far Hasibuan menyebut siapapun kini “sudah bisa datang Berobat Gratis” baik dalam negri maupun dari luar negri.

    Terwujudnya keinginannya, Muhammad Ja’far Hasibuan pun langsung bersujud syukur mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT yang telah mengabulkan doanya dan mengalir pahalanya selamanya bagi bapak Kapolri Listyo Sigit.

    Air mata menetes membasahi pipi pria berusia ( 30 ) tahun itu tangis bahagia tak terbendungnya setelah mendapat bantuan rumah yang akan dijadikan tempat penelitian praktek pengobatan tradisional herbal di Klinik Biofar SS.

    “Rumah tersebut juga dimanfaatkan untuk tinggal bersama istri dan anaknya”, ungkapnya kepada awak media.

    Alhamdulillah rumah sekaligus tempat penelitian untuk berkarya dan berprestasi berukuran 90 meter persegi, ujarnya bahagia.

    Rumah itu sudah dibalik nama di Kantor Notaris PPAT Robin Hudson Sitanggang., S.H., SpN,” sebut Ja’far.

    Rumah klinik gratis dan tempat penelitian telah ada, ini tidak terlepas dari ayah angkat saya yakni Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tiada hentinya memberikan perhatian khusus, sejak saya mengalami musibah kemalingan di praktek pengobatanya sebelumnya. ( Red )

  • Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

    Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

    Tomat ceri pertama kali dibudidayakan di Amerika Selatan. Jenis tomat ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan tomat biasa.

    Sehingga bentuknya menyerupai buah ceri. Meski begitu, nutrisi pada tomat ceri tidak jauh berbeda dengan tomat pada umumnya.

    Beberapa zat yang terkandung di dalam tomat ceri meliputi vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, serta beragam jenis antioksidan seperti lutein, likopen, beta karoten, dan flavonoid.

    Berkat kandungannya tersebut, tidak heran ada banyak manfaat tomat ceri yang bisa diperoleh untuk kesehatan.

    Tomat ceri bermanfaat untuk menjaga tulang tetap kuat. Ini berkat adanya kandungan likopen yang bisa menurunkan risiko terjadinya pengeroposan tulang.

  • Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

    Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

    Apel merah umumnya lebih sering dikonsumsi daripada apel hijau. Padahal, manfaat apel hijau juga beragam dan sayang untuk dilewatkan.

    Meski memiliki rasa yang sedikit asam, apel hijau diketahui baik untuk melancarkan pencernaan hingga mengurangi risiko terkena kanker.

    Apel hijau juga dikenal dengan sebutan ‘ apel malang ’ oleh masyarakat Indonesia.

    Dibandingkan dengan apel merah, apel hijau memiliki rasa yang lebih asam. Meski begitu, ada banyak manfaat apel hijau bagi kesehatan yang dapat diperoleh.

    Manfaat apel hijau untuk melancarkan pencernaan berasal dari kandungan serat yang tinggi di dalamnya. Apel hijau mengandung serat pektin yang berfungsi untuk meningkatkan bakteri baik dalam usus. Bakteri ini berperan dalam proses pemecahan makanan dalam usus.

  • Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

    Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

    Infus water lemon adalah minuman yang terbuat dari air putih dicampur dengan irisan buah lemon. Sama seperti invested water lainnya, minuman ini juga bisa memberikan manfaat kesehatan, mulai dari menghidrasi tubuh, membuat tubuh jadi nggak gampang sakit, sampai mencegah kulit kering.

    Minum Infus water lemon bisa membantu menghidrasi tubuh. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, paduan air putih dengan kandungan air pada buah lemon yang cukup tinggi tersebut bisa mencegah terjadinya dehidrasi.

    Mencukupi kebutuhan cairan harian bukan cuma bisa mencegah dehidrasi, tetapi juga bisa mencegah kulit kering karena air juga membantu kulit terhidrasi. Biasanya, kulit kering ditandai dengan ciri- ciri, yaitu kasar ketika disentuh, gatal, bersisik, bahkan tidak jarang jadi rentan mengelupas dan menimbulkan luka.

  • 4 Trik Sederhana Ini Bisa Menghilangkan Sakit Kepala

    4 Trik Sederhana Ini Bisa Menghilangkan Sakit Kepala

    Medan – Sekitar satu dari 6 orang di seluruh dunia menderita sakit kepala setiap hari, dan sementara rasa sakit itu diobati dengan analgesik umum, seperti parasetamol, metode lain dapat dilakukan selain dari tindakan farmakologis apa pun.

    Berikut adalah tips yang dapat membebaskan Anda dari salah satu rasa sakit sehari-hari yang paling menyebalkan:

    1. Pijat leher

    • Memijat otot leher membantu meredakan kejang yang berkontribusi besar pada sakit kepala.
    • Kram ini diakibatkan oleh posisi duduk yang tidak nyaman, dan sebagian besar dari mereka yang menderita karena pekerjaan kantor setiap hari.
    • Untuk menghilangkan masalah ini, beberapa saat sehari dapat digunakan untuk memijat pangkal leher, yang membantu memperkuat otot.

    2. Minum lebih banyak air

    • Kita harus minum minimal 1,5 liter per hari, yang setara dengan 8 gelas.
    • Ini membantu menjaga tengkorak tetap rileks, tidak menyusut atau spasmodik, karena hal ini menyebabkan tekanan pada saraf dan dengan demikian menimbulkan rasa sakit.

    3. Tidur yang cukup

    Banyak penelitian telah menjelaskan banyak manfaat kesehatan dari tidur yang cukup, termasuk mengurangi sakit kepala.
    Untuk orang dewasa berusia antara 18 dan 80 tahun, tidur harus antara 7 dan 9 jam.

    4. Periksa gigi

    Sering kali, sakit kepala di pagi hari merupakan akibat langsung dari nyeri rahang, yang bisa timbul karena menggemeretakkan mulut di malam hari.

    Dokter dapat membantu Anda memilih perlindungan yang sesuai yang dapat ditempatkan di antara rahang saat tidur, yang akan membantu meredakan sakit kepala secara luas.

  • Bahaya BISPHENOL A Terhadap Kesehatan Anak, Balita Dan Janin Ibu Hamil

    Bahaya BISPHENOL A Terhadap Kesehatan Anak, Balita Dan Janin Ibu Hamil

    Jakarta | mediatribunsumut.com

     

     

    Untuk Regulasi perlindungan kesehatan Masyarakat, Wamtimpres akan membantu percepatan pengesahan PERKA BPOM No. 31 Tahun 2018 tentang Pelabelan Pangan Olahan.

    Hasil penelitian baik di dalam negeri maupun di luar negeri, Bisphenol A terbukti sangat berbahaya bagi kesehatan. Bisphenol A dapat memicu kanker, prostat, jantung, kelahiran prematur, obesitas dan gangguan perilaku. Itu semua sangat berbahaya bagi usia dewasa.

    Bisa dibayangkan kalau itu terjadi pada bayi, balita dan janin yang belum memiliki sistem imun.

    Tentu kita tidak ingin berjudi dengan kondisi ini, Jika pelabelan pada galon guna ulang tidak segera dilakuan. Maka masyarakat terus mengkonsumsi makanan atau minuman yang berpotensi terpapar dan terkontaminasi Bisphenol A atau BPA, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam Audensi dengan Dewan Pertimbangan Presiden di kantor Wantimpres, yang difasilitasi PIC Selasa 28/03/23.

    Lebih lanjut Arist Merdeka menyampaikan dalam audensi dengan Wantimpres yang diterima Bapak Sidarta Danusubrata, bapak Agung Laksono dan ibu Putri bahwa di negara negara maju, regulasi BPA sudah sangat ketat dan tegas. Sudah tidak diijinkan lagi kemasan yang berbahan polikarbonat dengan kode daur ulang 7.

    Pelarangan penggunaan BPA tercatat di negara-negara maju seperti, Perancis, Brazil, negara bagian Vermont dan Colombia.

    Semua akan menuju ke sana, Negara – negara tersebut memiliki penduduk lebih sedikit dibanding Indonesia yang kini sekitar 278 juta jiwa. Kalau terjadi apa apa akibat paparan BPA dampaknya bisa lebih berbahaya bila dibanding negara yang berpenduduk sedikit. Butuh recovery yang cukup lama.Itu sebabnya perlu tindakan tegas dalam hal ini, tegas Arist.

    Oleh karena itu, untuk saat ini yang sangat mendesak adalah, Presiden Menyetujui Revisi Perka BPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan.

    Untuk saat ini demi menyelamatkan anak-anak, bayi, balita dan janin ibu hamil sah kan dulu Perka BPOM No. 31 Tahun 2018, sehingga BPOM punya regulasi untuk mengatur pelabelan pangan olahan termasuk pelabelan terhadap galon isi ula g dan produk AMDK sebelum RUU Pengawasan Obat dan Makanan disyahkan menjadi Undang-undang.

    Peraturan kepala BPOM ka tersebut akan melindungi kesehataan usia rentan yaitu bayi, balita dan janin pada ibu hamil. yang dimana anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa mempunyai hak untuk dilindungi kesehatannya oleh Pemerintah.

    Kapan lagi Indonesia bisa setara dengan bangsa lain? Kalau masalah kesehatan pangan belum diperhatikan” kata Arist.

    Agar anak-anak Indonesia mempunyai kesetaraan dengan anak-anak di negara maju, yang dimana pemerintah di negara maju telah mengatur dengan ketat dan melarang penggunaan kemasan yang mengandung BPA untuk digunakan sebagai wadah makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh usia rentan yaitu bayi, balita dan ibu hamil.

    Ditambahkan lagi, para ahli kesehatan dunia telah melakukan riset BPA yang dipublish dalam Jurnal International, yang sepakat bahwa kemasan yang mengandung BPA berbahaya.

    Hal ini seperti yang disampaikan Prof Juanedi Khatib, S.Si Dekan Faku, M.Kes, Ph.D, Apt Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Menurutnya senyawa Bisphenol A dapat bermigrasi dari kemasan ke dalam air, Ini yang akhirnya membahayakan bagi yang mengkonsumsi.

    Menurut hasil penelitian para ahli setidaknya bisa memicu kanker, autis, perubahan perilaku, prostat, ginjal dan gangguan jantung.

    Demikian juga BPOM juga telah melakukan riset terkait cemaran BPA, kajian-kajian dengan pakar yang ahli di bidangnya masing-masing, hasilnya setelah di cek market dan pabrik AMDK di beberapa kota Indonesia ada temuan Kemasan plastik BPA mempunyai cemaran di atas ambang batas.

    Para ahli pakar di bidangnya yang hadir dalam audensi dengan Wantimpres yakni DR. Mochamad Chalid S.Si,.M.Sc. Eng, Prof Junaidi Khotib, S.Si. M.Kes, Ph.d.Apt Prof. Irianto dan Dr. Ima Mayasari SH, MH dan DR. Arzetty Blibina anggota Komosi IX DPR-RI ikut menjelaskan terhadap temuan ilmia nya.

    Lebih lanjut Arist Merdeka menjelaskan mengutip berbagai penelitian bahwa di Indonesia, persyaratan batas migrasi Bisphenol A pada kemasan plastik PC ditetapkan dalam peraturan Badan POM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan sebesar 0,6 bpj (bagian per juta).

    Berdasarkan hasil hasil pengawasan kemasan galon yang dilakukan Badan POM pada tahun 2021 dan 2022, baik dari sarana produksi maupun peredaran, ditemukan 3,4 persen sampel tidak memenuhi syarat batas maksimal migrasi BPA yang diperoleh di sarana peredaran.

    Hasil uji migrasi BPA yang mengkhawatirkan (berada pada 0,05 s.d. 0,6 bpj) sebesar 46,97% di sarana peredaran dan 30,91% di sarana produksi. Hasil pengawasan kandungan BPA pada produk AMDK dengan kandungan BPA di atas 0,01 bpj (berisiko terhadap kesehatan) di sarana produksi sebesar 5% sampel galon baru dan di sarana peredaran sebesar 8,67%.

    Sejak BPOM mengeluarkan hasil pengawasan selama setahun dari 2021 sampai 2022 di website Kemenkominfo juga sudah mencabut status ‘hoax’ tentang bahaya BPA. Bahwa Bisphenol A berbahaya bagi kesehatan bukanlah hoax.

    Dari seminar dan pendapat para pakar dalam temu pakar nasional yang difasilitasi BPOM pertengahan tahun 2022 di Hotel Shangrila Jakarta, sepakat galon guna ulang harus diberi label.

    Namun sayang surat yang ditujukan kepada Presiden melalui Setneg untuk mendapat persetujuan substansial tidak pernah sampai kepada Presiden.

    Menurut informasi semua tertahan di meja Setneg termasuk draf RUU Pengawasan Obat dan Makanan , padahal regulasi Perka BPOM tentang Pelabelan Pangan Olahan maupun UU RI tentang Pengawasan Obat dan Makanan sangat dibutuhkan.
    Adakah kekuatan dan intervensi Industri dan Asosiasinya yang melambatnya , ada apa?…

    Oleh sebab itu sangat penting pertemuan dengan Dr
    Dewan Pertimbangan Presiden agar hambatan ini dapat dicari jalan keluarnya sehingga percepatan pengesahan RUU Pengawasan Obat dan Makanan secara khusus Perka BPOM No. 31 Tahun 2018.

    Dalam pertemuan yang dihadiri para pakar d ahli di bidangnya, Wantimpres meresponnya akan segera menelusuri dan segera melakukan percepatan lahir regulasi pelabelan dan perlindungan atas kesehatan masyarakat, demikian di jelaskan Arist Merdeka didepan Dewan pertimbangan Presiden dan sejumlah media yang hadir di Pertemuan itu.

    (Red)

  • Gubernur Sumut Hibahkan 1 Unit Mobil Ambulance Pada Rutan Kelas 1 Medan

    Gubernur Sumut Hibahkan 1 Unit Mobil Ambulance Pada Rutan Kelas 1 Medan

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi beserta kepala dinas kesehatan provinsi Sumatera Utara, dr Alwi Mujahit hasibuan hari ini menyerahkan 1 unit ambulance hibah dari pemerintah provinsi Sumatera Utara kepada Kemenkumham Sumatera Utara yaitu Rutan Kelas 1 Medan, Senin (20/02/2023).

    Hibah ambulance ini diterima oleh kepala sub seksi keuangan dan perlengkapan Rutan kelas 1 Medan, Tomu sihotang bersama tim medis klinik Rutan yang bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin kantor Gubernur Sumatera Utara.

    Dalam penyerahan Hibah ini kepala sub seksi keuangan dan perlengkapan Rutan kelas 1 Medan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam upaya peningkatan layanan di bidang kesehatan. Ambulance ini nantinya akan dipergunakan untuk penanganan pasien rujukan atau emergency yang harus dirujuk ke rumah sakit yang bekerjasama dengan Rutan Kelas 1 Medan.

    Sementara itu Gubernur Sumatera Utara berharap Ambulance ini dapat bermanfaat khususnya bagi warga binaan, meningkatkan layanan kesehatan dan tentunya dirawat dengan sebaik-baiknya. Hibah ini juga merupakan wujud hadirnya pemerintah provinsi Sumatera Utara di tengah-tengah warga binaan. (Rdn)