Kategori: Medan

  • Tudingan Penipuan Pada Pemilik Panti Jompo BK Tak Berdasar

    Tudingan Penipuan Pada Pemilik Panti Jompo BK Tak Berdasar

    Medan, mediatribunsumut.com-

    Lugas Trasparan Terpercaya

    Tudingan penipuan kepada pemilik panti jompo BK, tidak berdasar sebagaimana diberitakan di sejumlah media online.

    Kami menilai ini adalah fitnah, bahkan pembunuhan karakter terhadap klien kami selaku pemilik panti jompo BK, karena klien kami memiliki niat baik dan nait baik terhadap dapat dibuktikan.

    Demikian dikatakan Marwan, SH selaku kuasa hukum terlapor kepada mediatribunsumut.com terkait kasus hukum yang kini sedang berproses di kepolisian (Polrestabes Medan)

    Bahwa klien kami sudah mencicil pinjaman tersebut, sampai tahun 2024 telah dibayar Rp 150 juta lebih ditambah dua ( 2 ) cincin telah dikembalikan, jadi apa dasarnya media seolah menjastis klien kami penipuan dan persoalan ini berproses, ujarnya.

    Artinya klien kami sudah mengembalikan sebagian uang yang dipakainya, termasuk mengembalikan sebagian cincin itu, sebut Marwan.

    Dalam pemberitaan tersebut tidak dimuat terlapor atau klien kami sudah membayar sebahagian, sehingga total hutang tetap angkanya atau tidak berkurang.

    Jadi apa maksudnya, sangat tidak baik jika dipaksakan, yang pasti klien kami sudah membayarnya sebagai itulah beriktikad baik klien kami.

    Sekali lagi kita menganut hukum prduga tak bersalah, jadi jangan mendahului proses hukum yang berjalan,apa lagi memvonis ditengah proses hukum yang sedang berjalan, mari kita hormati proses hukum, tutup Marwan.

    ( Red ).

  • Merawat Jagad Dan Bangun Peradaban, Wali Kota Medan Kunjungi PWNU 

    Merawat Jagad Dan Bangun Peradaban, Wali Kota Medan Kunjungi PWNU 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Untuk merawat jagad dan membangun peradaban khususnya di kota Medan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution berkunjung ke kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ( PWNU ).

    Kehadiran Wali Kota Medan ke kantor PWNU untuk mempererat persaudaraan sesama warga NU, tentu bersinergi, merawat jagad dan membangun peradaban.

    Demikian diutarakan Ketua PWNU Sumatera Utara H. Marahalim Harahap dalam pertemuannya dengan Wali Kota Medan pada ( 27/07 ) di kantor PWNU di jalan Sei Batang Hari Medan.

    Saya bersama seluruh jajaran, ada Wakil Rois KH. Abd. Hamid Ritonga, unsur syuriah lainnya, H. Marahalim Harahap,  unsur Tanfidziah dan para ketua lembaga serta banom di bawah PWNU Sumut bersama pengurusnya merasa bahagia dan terhormat atas  kedatangan Wali Kota Medan ditengah kesibukan yang padat, ungkapnya.

    Di momen bahagia tersebut, PWNU memberikan kehormatan khusus dengan menyematkan peci dan sorban hijau berlogo NU, sehingga pertemuan itu menjadi momen spesial bagi PWNU Sumatera Utara, sebut KH. Abd. Hamid Ritonga.

    Sementara Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas sambutan hangat PWNU Sumatera Utara, lembaga dan banom-banomnya.

    Menurut Bobby, Nahdlatul Ulama ini merupakan organisasi keagamaan yang sangat diperhitungkan dalam kancah nasional.

    “Saya telah melihat bagaimana NU ini,  selalu bersinergi dan berkolaborasi untuk membantu program-program pemerintah, ujarnya.

    Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan, di sesi tanya jawab semakin perkuat silaturahmi, sebab terjalin komunikasi dan diskusi diantara sesama pengurus dengan Wali Kota Medan.

    Pertemuan ditutup dengan foto bersama antara jajaran PWNU, lembaga dan banom banomnya dengan Wali Kota Medan.

    ( AM  ).

  • Seolah Maling Dibiarkan, Warga Sei Agul Resah, Lurah Tak Perduli 

    Seolah Maling Dibiarkan, Warga Sei Agul Resah, Lurah Tak Perduli 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Seolah olah maling atau pencuri dibiarkan dan dibebaskan beraksi mangsa, warga kelurahan Sei Agul Kec Medan Barat Kota Medan provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) resah, celakanya Lurah tak perduli.

    Warga setempat tak habis pikir, mengapa Lurah ” diam” saja sementara makin mengganas.

    Demikian diungkapkan sejumlah warga kelurahan Sei Agul yang tidak mau disebut jati dirinya dalam pemberitaan ini.

    Berulang kali telah dilaporkan ke Kepala Lingkungan ( Kepling ) namun tidak ada respon dari Kepling mau pun pihak kelurahan, katanya.

    Identitas maling sudah diketahui, karena terpantau CCTV, direkaman itu jelas malingnya, artinya bukan orang jauh.

    Makanya kami selaku warga sangat kecewa tidak ada tindakan dari pihak kelurahan, malah kalau untuk dibuat ronda, warga disuruh kumpulkan uang atau buat iuran untuk membayar jasa ronda, tandasnya.

    Bila ada rumah warga yang kosong menjadi sasaran maling, meteran air, pagar rumah digasaknya.

    Sekali lagi mengapa pihak kelurahan Sei Agul seolah menonton kesusahan warganya sendiri,ada apa ini, tuturnya kecewa.

    ( DSMS ).

  • Kasatpol PP Padangsidimpuan” Bungkam” Terkait Indikasi Korupsi Di Ta 2023

    Kasatpol PP Padangsidimpuan” Bungkam” Terkait Indikasi Korupsi Di Ta 2023

    Medan , mediatribunsumut.com

    Kasatpol PP Padangsidimpuan ” bungkam” terkait indikasi korupsi sejumlah kegiatan di Ta 2023.

    Sedikitnya lima kegiatan yang disinyalir sarat dengan dugaan korupsi kolusi nepotisme ( KKN ) dengan pagu Rp 4,5 M lebih.

    Mediatribunsumut.com telah konfirmasi melalui WhatsApp dan melalui telp WhatsApp pada ( 05/07. ) namun sampai berita ini diterbitkan orang nomor satu di Satpol PP Padangsidimpuan belum ada tanggapan.

    Pada hal informasi yang diminta bukanlah informasi yang dikecualikan, tetapi terkait dugaan pemotongan hak pegawai yang melaksanakan kegiatan.

    Di tempat terpisah Aliansi Barisan Mahasiswa Sumatera Utara ( ABM Sumut ) Alfian Sufialdi Marpaung kepada mediatribunsumut.com ( 09/07 ) akan terus menyoroti kinerja Kasatpol PP Padangsidimpuan.

    Sebagaimana data dan informasi yang dihimpun Tim dari berbagai sumber, lima kegiatan tersebut rawan dikorupsi, tegasnya.

    Untuk itu diminta kepada pihak KejatiSu tidak tinggal diam, panggilan dan periksa Kasatpol PP untuk membongkar dugaan ” Permainan” kKN Ta 2023, pinta Aldi.

    ( Salmi )

  • ABM Sumut Minta Kejatisu Periksa Kasatpol PP Padangsidimpuan

    ABM Sumut Minta Kejatisu Periksa Kasatpol PP Padangsidimpuan

    Medan, mediatribunsumut.com

    Aliansi Barisan Mahasiswa Sumatera Utara ( ABM Sumut ) meminta Kejatisu memanggil dan memeriksa Kasatpol PP Padangsidimpuan.

    Desakan tersebut menyusul hasil penelusuran Tim investigasi ABM terkait dugaan pemotongan dana GU dan dugaan pemotongan gaji serta uang.

    Selain itu anggaran penertiban dan penanganan saat unjuk rasa ( unras ) tidak ada, pada sesungguhnya dana itu ada pagunya di Ta 2023 puluhan juta rupiah, jelas Aldi.

    Ada kegiatan pengawasan dan kepatuhan terhadap pelaksanaan perda dan peraturan Bupati/ Wali Kota pagunya Rp 3 M lebih dan banyak kegiatan lagi yang terindikasi sarat ” permainan”, beber Aldi.

    Demikian ditegaskan koordinator aksi ABM Sumut A Sufialdi Marpaung kepada mediatribunsumut.com pada ( 07/07 ) menyikapi dugaan korupsi kolusi nepotisme ( KKN ).

    Sebagaimana informasi dan data yang dihimpun Tim, setelah dana GU dan gaji serta uang makan dicairkan, lantas disinyalir Kasatpol PP dengan segala kuasa dan kewenangannya memotong hak hak stafnya tanpa rasa iba, sebut Aldi sapaan akrabnya.

    Angka yang dipotong kabar tidak sedikit mencapai 80% , jadi diduga benar benar keterlaluan rakusnya Kasatpol PP Padangsidimpuan, ujarnya.

    Makanya kita mendesak KejatiSu agar memanggil dan memeriksa Kasatpol PP Padangsidimpuan untuk dilakukan proses hukum yang berlaku, tutupnya.

    ( Tim/ Red ).

  • PT JCO Mangkir Panggilan Disnaker Provinsi Sumut 

    PT JCO Mangkir Panggilan Disnaker Provinsi Sumut 

     Medan, mediatribunsumut.com

    PT JCO mangkir dari panggilan Dinas Ketenagakerjaan ( Disnaker ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut  ) tanpa alasan.

    PT JCO yang bergerak di bidang usaha Bolu di Ring Road Pondok Kelapa menunjukkan iktikad tidak baik, pasalnya sesuai perjanjian dilakukan pertemuan antara pemohon Dody dengan termohon pihak PT JCO yang difasilitasi Disnaker.

    Tidak hanya itu saja, bahwa PT JCO berusaha menutupi jabatan yang diamanahkan perusahaan kepadanya seperti Krison, menurut pemohon Krison jabatannya Meneger Area.

    Yang bersangkutan mengaku tukang masak roti, sebelumnya Tia Monika melakukan hal yang sama, mengaku sebagai tukang buka tutup toko, pada hal jabatannya Meneger Treing Inces.

    Kedua pengambil kebijakan untuk wilayah Medan memberikan penjelasan kepada Disnaker, jadi apa tujuan keduanya tidak jujur.

    Apa yang mereka tutupi, permainan apa yang sedang dilakukan keduanya, kebohongan apa yang harus dikubur.

    Yang pasti, pimpinan perusahaan tidak akan memerintahkan keduanya jika tidak  memiliki jabatan mentereng untuk wilayah Medan.

    Artinya tidak sekedar karyawan, tetapi berjabatan strategis dalam mengendalikan roda usaha.

    Untuk itu pemohon Dody meminta kepada Disnaker provinsi melakukan tindakan tegas untuk mendapatkan hak pemohon.

    ( SL/ Red )

  • Pengurus Mada LMPP Sumut Takziah Atas Berpulangnya Uwak Bendahara LMPP 

    Pengurus Mada LMPP Sumut Takziah Atas Berpulangnya Uwak Bendahara LMPP 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un, pengurus Markas Daerah Laskar Merah Putih Perjuangan Sumatera Utara ( Mada LMPP Sumut ) takziah atas berpulangnya ke rahmatullah uwak dari bendahara LMPP Sumut.

    Ketua Mada LMPP Sumut Fandi Ahmad bersama rombongan tiba di rumah duka di jalan Satria Mitra  desa Bandar Klippa kecamatan Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Sumatera Utara sekira pukul 20:30 wib pada ( 22/06 ) usai melaksanakan rapat pengurus di kantor LMPP.

    Belasungkawa di hari ke tiga bergabung bersama masyarakat setempat melaksanakan pengajian, memanjatkan ayat suci Al Qur’an, surat Al Ikhlas.

    Ketua Mada LMPP Sumut menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya almarhum Hj Lam`ah Nasution binti Ulong Hasanuddin Nasution, semoga amal ibadahnya semasa hidupnya diterima Allah SWT.

    Ditempatkan sebaik baiknya di sisiNya dan diampunkan segala dosanya, kepada keluarga yang ditinggalkan tabah menerima musibah, kata Ketua yang di amiinkan seluruh rombongan, ada Sekretaris, Ketua Harian Panglima Mada serta para srikandi.

    Sufran Daulay selaku bendahara LMPP Sumut mewakili ahli bait mengucapkan terima kasih atas kedatangan pengurus LMPP Sumut, berkenan datang ke rumah duka.

    Semoga do’a yang telah dipanjatkan kepada almarhumah diterima Allah, khusus kepada kami ahli bait diberikan kekuatan dan keikhlasan sepeninggal almarhumah, tutupnya.

    Pantauan mediatribunsumut.com takziah ditutup dengan tradisi sukuran bermasa tokoh agama, tokoh masyarakat, warga setempat serta kerabat makan bersama.

      ( AM ).

  • UMKM Akan Antarkan Mada LMPP Sumut Ke Gerbang Kejayaan 

    UMKM Akan Antarkan Mada LMPP Sumut Ke Gerbang Kejayaan 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) akan mengantar Markas Daerah Laskar Merah Putih Perjuangan Sumatera Utara ( Mada LMPP Sumut ) 

    UMKM sebagai program baru, akan launching pada Juli mendatang, yang diharapkan mampu membawa perubahan kesejahteraan pengurus dan anggota Mada LMPP.

    Demikian dikatakan Ketua Mada LMPP Sumut Fandi Ahmad pada rapat pengurus 2023-2024 pada ( 22/06 ) di kantor Mada LMPP Jalan AH Nasution Kompleks Metroling atau di samping Asrama Haji Medan.

    Rapat seluruh pengurus dan anggota Mada LMPP Sumut sengaja kita laksanakan terkait program kerja berkesinambungan yang sudah diagendakan, ujar Ketua Mada LMPP Sumut.

    Sekali lagi program UMKM ini bertujuan serta membangkitkan ekonomi kita, insya Allah diridhoi Allah SWT dan kepada yang telah hadir diucapkan terima kasih, tutupnya dihadapkan Sekretaris  Safrizal Nasution, bendahara Sufran Daulay, SH, Panglima Rudi Gondrong, Danbrigade Taufik Hutauruk, Ketua Srikandi Mariati DanPropost, Taufik Nasution serta Humas Sugianto Marpaung, SH.

    Hal senada disampaikan Ketua Harian Jalaluddin Lase, mari kita dukung program yang telah kita sepakati bersama dan secepatnya kita wujudkan.

    Ini akan memberikan keuntungan kepada kita semua, tentu dengan sistem bagi hasil, sebagian disisipkan untuk organisasi, sehingga organisasi kita ini dapat berkembang, sebutnya.

    Sementara Humas Mada LMPP Sumut Sugianto Marpaung, SH mengatakan siap mendukung program UMKM yang telah digagas dan dicanangkan  Ketua LMPP Sumut.

    Alhamdulillah semoga agenda besar Mada LMPP Sumut tidak ada kendala sehingga bisa berjalan dengan baik, dengan harapan kedepan membawa dan mengibarkan bendera LMPP di Sumatera Utara,”tutup Marpaung sapaan akrabnya.

    Pantauan mediatribunsumut.com rangkaian demi rangkaian acara  terselenggara dengan sukses tanpa ada halangan apapun dan acara diakhiri sesi foto bersama pengurus dan anggota.

    (Kiki)
  • Copot Kadis Dan Sekretaris Disdik Deli Serdang Dari Jabatannya 

    Copot Kadis Dan Sekretaris Disdik Deli Serdang Dari Jabatannya 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Copot Kepala Dinas ( Kadis  ) dan Sekretaris Dinas Pendidikan ( Disdik ) Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) dari jabatannya.

    Desakan ini cukup berdasar, orang nomor satu dan nomor dua di lingkungan dinas Pendidikan Deli Serdang ini diduga ” menyuburkan” budaya korupsi.

    Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( DPD PWRI ) Sumut Dr Masdar Limbong M. Pd melalui Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan ( OKK ) Sugianto Marpaung, SH pada mediatribunsumut.com ( 28/05  ).

    Statemen tersebut menyikapi sejumlah indikasi korupsi di Dinas Pendidikan Deli Serdang seolah “menggurita”, ujar Marpaung sapaan akrabnya.

    Disinyalir Kadis dan Sekretaris berupaya menutup nutupi penanggung belanja perjalanan dinas dengan pagu lebih dari Rp 6 M, terangnya.

    Diduga melakukan pemecahan proyek, buntutnya fee proyek, issu ini santer dan seolah jadi rahasia umum, tegasnya.

    Deretan berikutnya pengadaan mobiler yang disalurkan ke sekolah,terindikasi tidak sesuai dengan juknis, sebut Marpaung.

    Kabar menarik, persoalan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan yang sudah bergulir ke penegak hukum, namun kabar pihak penegak hukum sudah menghentikannya karena tidak cukup bukti, ini sangat menarik, tegas Marpaung.

    Pagu dana yang dilaporkan ke penegak hukum Rp 11 M lebih, terkait hal tersebut diminta ketegasan penegak hukum, benarkah tidak cukup bukti alias SP3 atau terjadi sesuatu hal diluar aturan.

    Terkait hal tersebut diminta kepada Pj Bupati Deli Serdang tidak ragu mencopot keduanya dari jabatannya, tutupnya.

    ( NM/Tim  ).

  • Diduga Normalisasi Drainase Ta 2024  Milik TPOP Sumut ” Makan ” Korban 

    Diduga Normalisasi Drainase Ta 2024  Milik TPOP Sumut ” Makan ” Korban 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Diduga kegiatan normalisasi drainase di jalan Pasaribu desa Percut Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Ta 2024 milik Tugas Pembantuan Operasi Pemeliharaan ( TPOP )  Sumut kolaborasi dengan BWS Sumatera II Medan ” makan ” korban jiwa.
    Disinyalir dipicu sampah dan lumpur yang dikeruk ditempatkan di bahu bahkan sampai ke badan jalan mengakibatkan badan jalan berlumpur, korban ” M ” bersama dua temannya tak mampu mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh.
    Peristiwa itu terjadi pada ( 23/05 ) lalu sekita pukul 15.00 Wib, akibatnya ”  M ”  mengalami luka di kepala dengan enam jahitan, sedang  ” NH ” luka di lutut dan tangannya terkilir dan ” R ” luka luka.
    Demikian penjelasan korban didampingi orangtuanya di kediamannya di desa Percut pada ( 25/05 ).
    Kami berbonceng, tiba tiba di dekat sekolah SMP Arrahman ada kendaraan roda mendahuli disaat itu kami agak ke pinggir, karena licin langsung jatuh, kata NH menceritakan kejadiannya.
    HP ku berlumpur, kami pun berlumpur, terus di tolong orang yang ada di sekitar itu, ” M ”  dilarikan ke klinik Ainun Mareza dan di kepalanya ada enam jahitan, tuturnya.
    Sedangkan aku, kata NH diantara ke rumah dan mama membawa ku berobat ke bidan, sedangkan sepeda motor remuk, terangnya.
    Hingga kini ke tiga korban masih dalam perawatan dan orangtua korban berharap ada perhatian dari pemerintah, harapnya.
    Sementara pengamat Bendung dan Jaringan Bandar Sidoras dari BWS Sumatera II Medan saat dikonfirmasi di lokasi pengerukan ( 25/05  )mengatakan kegiatan normalisasi ini pihak BWS Sumatera II memberikan bantuan alat berat excavator, Trado dan empat dump truk untuk mengeruk dan mengangkut sampah, tanah dan lumpur.
    Jadi ini bukan proyek tapi tanggap darurat yang sumber dananya dari TPOP provinsi, pejabat pembuat komitmen ( PPK ) Wendi Prayudi, ST.
    Kegiatan normalisasi ini 2.000 M, lokasinya di desa Percut dan desa Cinta Rakyat, melibatkan 25 orang pekerja,  hari ini hari ke sepuluh juga sebagai hari terakhir kerja.
    Saat ditanya apakah ada informasi ada informasi kecelakaan diduga akibat jalan licin dan berlumpur di lokasi pekerjaan, beliau mendengar selentingan itu, kabarnya karena mabuk, bawa sangkar burung, tapi tidak tau pasti, tutupnya.
    Pantauan Tim mediatribumsumut.com pada ( 25/05 ) di lokasi, material tanah masih tertumpuk di bahu jalan.
    Di titik lain tanah hasil kerusakan dibuat di bibir drainase, dikhawatirkan saat hujan turun material pengerukan akan jatuh atau hanya kembali ke dalam drainase.
    Bahkan tumpukan tanah yang  mulai mengering di bibir drainase sepertinya mulai berjatuhan ke dalam drainase yang baru di keruk.
    ( AM/ Tim ).
  • Diduga Petugas Mess Pemko P. Sidimpuan Di Medan Lakukan Pungli Pada Tamu 

    Diduga Petugas Mess Pemko P. Sidimpuan Di Medan Lakukan Pungli Pada Tamu 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Diduga petugas mess pemko P. Sidimpuan di Medan melakukan pungutan liar ( pungli ) kepada tamu.

    Hal ini terungkap setelah sejumlah pengunjung tamu yang hendak check out membayar tagihan namun tidak disertai dengan bill.

    Demikian disebutkan tamu mess pemko P. Sidimpuan pada mediatribunsumut.com  ( 07/05 ) di Medan.

    Jadi petugas yang digaji pemko P. Sidimpuan sedianya tidak pantas melakukan pungli, ini tidak bisa dibiarkan.

    Dikhawatirkan bila didiamkan akan terus terjadi pungli, pada akhirnya akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah ( PAD ), tuturnya.

    Selama menginap di mess, ruangan yang ada di mess terisi semua, dengan demikian tamu mess tidak sedikit, jadi kalau semua tagihan tidak ada bill, berarti pungli terjadi terus menerus, ungkapnya.

    Tidak hanya itu, sentuhan pemeliharaan gedung dinilai terabaikan, jangan jangan anggaran untuk pemeliharaan pun dimainkan.

    Terkait hal tersebut telah dikonfirmasi  petugas Mora, namun sampai berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum ada tanggapan.

    ( SL ).

  • M Hadi Susandra Lubis Pertanyakan Kasus Yang Ada Di KejatiSU

    M Hadi Susandra Lubis Pertanyakan Kasus Yang Ada Di KejatiSU

    Medan, mediatribunsumut.com

    M Hadi Susandra Lubis mempertanyakan sejumlah kasus yang ada di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (  Kejatisu  ).

    Kita mengetahui banyak kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejatisu yang berasal dari daerah kabupaten dan Kota di provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Demikian dikatakan Ketua Umum Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( Ketum AMPUH ) M Hadi Susandra Lubis kepada mediatribunsumut.com pada (  21/05 ) saat diskusi dengan sejumlah rekannya di Medan.

    Yang perlu digaris bawahi adalah ketika kasus korupsi ditangani tanpa tebang pilih dan transparan diyakini berdampak besar terhadap para pejabat yang berniat mengkorup uang negara, sebut Hadi sapaan akrabnya.

    Tentu masyarakat Sumut khususnya dan publik umumnya menanti keterbukaan atau ekspos Kejatisu seputar kasus yang sedang berproses, sebutnya.

    Apa lagi melibatkan pejabat teras atau pejabat pengambilan kebijakan, maka akan melahirkan efek jera selaku kita orang timur yang masih kuat adatnya, sanksi moral dengan sendirinya menghampiri keluarga dan kerabatnya, tandasnya.

    Memang taruhannya integritas, yang jelas AMPUH akan tetap mendukung upaya penegakan hukum terhadap para koruptor di Sumut.

    Kepada DPW AMPUH Sumut dan seluruh DPC se Sumut diperintahkan agar serius menyikapi terkait kasus korupsi di daerah masing masing, tutupnya. ( Tim )

  • AMPUH Sumut Desak KejatiSu Periksa Kapus Singkuang

    AMPUH Sumut Desak KejatiSu Periksa Kapus Singkuang

    Medan, mediatribunsumut.com

    Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) Sumut desak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( KejatiSu ) periksa Kepala Puskesmas ( Kapus ) Singkuang Kec Muara Batang Gadis ( MBG ) Kab Mandailing Natal ( Sumut ).

    Dugaan korupsi dana bantuan operasional kesehatan ( BOK ) Puskesmas Singkuang dari Ta 2021 S/d 2023 telah masuk ke ranah hukum.

    Demikian dikatakan aktivis AMPUH Sumut Suprianto kepada Mediatribunsumut.com pada ( 12/05 ) di Medan.

    Indikasi korupsi pengelolaan dana BOK Puskesmas Singkuang telah diserahkan ke ranah hukum, kita akan mendorong dan mendukung KejatiSu dalam mengungkap pengelola yang terlibat, ujar Suprianto.

    Bentuk support yang akan dilakukan AMPUH kepada KejatiSu disampaikan melalui aksi unjuk rasa, rencananya dilaksanakan Minggu depan, tegasnya.

    Pengungkapan dugaan dana BOK dinilai krusial sebab penggunaan dana BOK untuk membiayai pelayanan kesehatan yang selama ini dirasa kurang memadai, sebutnya.

    Bila semakin besar ” kebocoran ” pengelolaan dana BOK, maka pelayanan kesehatan kepada masyarakat makin terjadi kesenjangan, ungkapnya.

    Sekali lagi AMPUH Sumut meminta kepada KejatiSu panggil Kapus Singkuang berikut bendahara BOK, tutupnya.

    ( Tim ).

  • Mantan Aktivis Dan Mantan Jurnalis Bersuara Pada Arena Bacalon Wali Kota P. Sidimpuan Di DPD Golkar Sumut

    Mantan Aktivis Dan Mantan Jurnalis Bersuara Pada Arena Bacalon Wali Kota P. Sidimpuan Di DPD Golkar Sumut

    Medan, mediatribunsumut.com

    Mantan aktivis dan mantan jurnalis bersuara pada arena bakal calon ( Bacalon ) Wali Kota P. Sidimpuan di DPD Golkar Sumut di Medan.

    Beliau adalah Muhammad Hadi Susandra Lubis dan Irsan Efendi Nasution bertemu pada rapat koordinasi tahapan persiapan pilkada tahun 2024 di kantor DPD Partai Golkar Sumut di jalan Jenderal Sudirman Medan ( 07/05 ).

    Sebagaimana undangan DPD Partai Golkar Kota P. Sidimpuan No: B-91/GK -PSP/V/2024 yang ditanda tangani Tim pendaftaran dan penjaringan bacalon Wali Kota/Wakil Walikota P. Sidimpuan Ketua H Muliady Sofyan Lubis, sekretaris Sammy Damara dan diketahui Ketua DPD Partai Golkar P. Sidimpuan Irsan Efendi Nasution.

    Demikian dikatakan Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada mediatribunsumut.com pada ( 07/05 ) sore usai mengikuti rapat koordinasi dimaksud.

    Di acara itu bertemu dengan para calon pemimpin yang hendak memajukan kota P. Sidimpuan, tentu dengan segala gagasan dan terobosan agar pembangunan di Kota P. Sidimpuan lebih maju.

    Saya salah satu Bacalon Wali Kota dan para Bacalon Wakil Walikota P. Sidimpuan  dipertemukan dalam suasana keakraban, sebut Hadi.

    Seluruh bacalon yang berasal dari P. Sidimpuan bergabung,  penuh keakrabanb menanti proses yang ditetapkan partai Golkar, terang Hadi.

    Masih berproses, jadi kita masih menanti, apa pun keputusan partai Golkar semoga yang terbaik untuk masyarakat kota P. Sidimpuan yang heterogen, tutupnya.

    ( S. Marpaung).

  • Dugaan Korupsi DD, Mantan Kades Tabuyung” ZN ‘ Dan Sekdes Resmi Di Laporkan Ke KejatiSu 

    Dugaan Korupsi DD, Mantan Kades Tabuyung” ZN ‘ Dan Sekdes Resmi Di Laporkan Ke KejatiSu 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Dugaan korupsi Dana Desa ( DD  ) Ta 2023, mantan Kepala Desa ( KadesTabuyungZN ” dan Sekdes Tabuyung Kec Muara Batang Gadis ( MBG ) Kab Mandailing Natal provinsi Sumatera Utara ( Kab Madina prov Sumut ) resmi di laporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera UtaraKejatiSu ) pada ( 06/05 ).

    Terkait indikasi penggelembungan anggaran pembangunan Balai Desa Tabuyung yang menghabiskan biaya Rp 480.978.000, telah masuk ranah hukum.

    Selain itu, dugaan menghilangkan asset pemerintahan desa juga dilaporkan dan poin lainnya menyangkut penggunaan DD.

    Di tempat terpisah, aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH  ) Suprianto kepada mediatribunsumut.com pada ( 06/05 ) sore membenarkan telah resmi dilaporkan ke KejatiSu.

    Tentu harapan kami pihak KejatiSu membongkar dugaan korupsi dana desa Tabuyung dengan beberapa bukti yang telah disampaikan, sebutnya.

    Dan siapapun yang terlibat dalam indikasi korupsi, diminta ” seret ” ke meja hukum tanpa tebang pilih, tutupnya.

      ( Tim  ).