Blog

  • Diduga Normalisasi Drainase Ta 2024  Milik TPOP Sumut ” Makan ” Korban 

    Diduga Normalisasi Drainase Ta 2024  Milik TPOP Sumut ” Makan ” Korban 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Diduga kegiatan normalisasi drainase di jalan Pasaribu desa Percut Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Ta 2024 milik Tugas Pembantuan Operasi Pemeliharaan ( TPOP )  Sumut kolaborasi dengan BWS Sumatera II Medan ” makan ” korban jiwa.
    Disinyalir dipicu sampah dan lumpur yang dikeruk ditempatkan di bahu bahkan sampai ke badan jalan mengakibatkan badan jalan berlumpur, korban ” M ” bersama dua temannya tak mampu mengendalikan sepeda motornya hingga terjatuh.
    Peristiwa itu terjadi pada ( 23/05 ) lalu sekita pukul 15.00 Wib, akibatnya ”  M ”  mengalami luka di kepala dengan enam jahitan, sedang  ” NH ” luka di lutut dan tangannya terkilir dan ” R ” luka luka.
    Demikian penjelasan korban didampingi orangtuanya di kediamannya di desa Percut pada ( 25/05 ).
    Kami berbonceng, tiba tiba di dekat sekolah SMP Arrahman ada kendaraan roda mendahuli disaat itu kami agak ke pinggir, karena licin langsung jatuh, kata NH menceritakan kejadiannya.
    HP ku berlumpur, kami pun berlumpur, terus di tolong orang yang ada di sekitar itu, ” M ”  dilarikan ke klinik Ainun Mareza dan di kepalanya ada enam jahitan, tuturnya.
    Sedangkan aku, kata NH diantara ke rumah dan mama membawa ku berobat ke bidan, sedangkan sepeda motor remuk, terangnya.
    Hingga kini ke tiga korban masih dalam perawatan dan orangtua korban berharap ada perhatian dari pemerintah, harapnya.
    Sementara pengamat Bendung dan Jaringan Bandar Sidoras dari BWS Sumatera II Medan saat dikonfirmasi di lokasi pengerukan ( 25/05  )mengatakan kegiatan normalisasi ini pihak BWS Sumatera II memberikan bantuan alat berat excavator, Trado dan empat dump truk untuk mengeruk dan mengangkut sampah, tanah dan lumpur.
    Jadi ini bukan proyek tapi tanggap darurat yang sumber dananya dari TPOP provinsi, pejabat pembuat komitmen ( PPK ) Wendi Prayudi, ST.
    Kegiatan normalisasi ini 2.000 M, lokasinya di desa Percut dan desa Cinta Rakyat, melibatkan 25 orang pekerja,  hari ini hari ke sepuluh juga sebagai hari terakhir kerja.
    Saat ditanya apakah ada informasi ada informasi kecelakaan diduga akibat jalan licin dan berlumpur di lokasi pekerjaan, beliau mendengar selentingan itu, kabarnya karena mabuk, bawa sangkar burung, tapi tidak tau pasti, tutupnya.
    Pantauan Tim mediatribumsumut.com pada ( 25/05 ) di lokasi, material tanah masih tertumpuk di bahu jalan.
    Di titik lain tanah hasil kerusakan dibuat di bibir drainase, dikhawatirkan saat hujan turun material pengerukan akan jatuh atau hanya kembali ke dalam drainase.
    Bahkan tumpukan tanah yang  mulai mengering di bibir drainase sepertinya mulai berjatuhan ke dalam drainase yang baru di keruk.
    ( AM/ Tim ).
  • Belanja Makan, Minum Tamu Ta 2023 Di SDABMBK Deli Serdang Sisakan Misteri 

    Belanja Makan, Minum Tamu Ta 2023 Di SDABMBK Deli Serdang Sisakan Misteri 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Belanja makan dan minum jamuan tamu Ta 2023 Rp 94 juta lebih di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi ( SDABMBK ) Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) menyisakan misteri.

    Pasalnya, mediatribunsumut.com telah konfirmasi Sekretaris Dinas SDABMBK melalui WhatsApp pada (  21/05  ), masih ” bungkam “.

    Jadi sampai berita ini diterbitkan belum diketahui secara pasti makan dan minum tamu yang mana yang ditanggung APBD.

    Anggarannya cukup pantastis, hampir seratus juta, namun entah mengapa orang nomor dua di dinas SDABMBK enggan menjelaskannya.

    Pada hal ini menyangkut uang pemerintah yang sedianya penggunaannya tidak tertutup karena informasi tersebut bukanlah informasi yang dikecualikan sesuai dengan UU No 14 tahun 2008.

    Diminta kepada Kadis SDABMBK Deli Serdang berkenan memberikan penjelasan.

    KBR DS  )

  • Diduga Sejumlah Kegiatan DD Ta 2023 Desa Tanjung Mulia Sarat ” Permainan”

    Diduga Sejumlah Kegiatan DD Ta 2023 Desa Tanjung Mulia Sarat ” Permainan”

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga sejumlah kegiatan dana desa ( DD ) Ta 2023 desa Tanjung Mulia Kec Tanjung Morawa Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) sarat” permainan “.

    Indikasi tersebut terkuak berdasarkan penelusuran Tim mediatribunsumut.com ke beberapa titik proyek.

    Dua titik proyek drainase di dusun III kondisinya sudah mulai rusak, pada hal proyek Ta 2023 tersebut selesai dikerjakan sekira dua bulan lalu artinya pekerjaan dimaksud dikerjakan di tahun 2024.

    Bibit Jambu Madu diduga dibandrol lebih kurang Rp 30.000/batang

    Mengapa demikian, sampai saat ini belum diketahui alasan keterlambatan, Kades dan Sekdes atau pengelola kegiatan belum angkat bicara tanpa alasan pasti.

    Tidak hanya itu, proyek pintu yang menghabiskan dana belasan juta disinyalir digelembungkan.

    Lalu pengadaan bibit Mangga dan Jambu Madu terindikasi digelembungkan, hal ini terungkap berdasarkan penjelasan Sekdes.

    Dana belasan juta rupiah untuk belanja 202 batang Mangga dan 202 batang Jambu Madu.

    Bila dibagikan jumlah batang dengan besaran dana, diperkirakan harganya lebih kurang Rp 30.000 / batang sementara kondisi bibit Jambu dimaksud diperkirakan paling mahal Rp 25.000/batang.

    Jadi wajar Kades Tanjung Mulia lebih memilih ” bungkam”  kemungkinan bila dijelaskannya maka indikasi ” boroknya ” terungkap.

    Untuk itu diminta kepada Kadis PMD dan Inspektorat tidak tinggal diam, diharapkan dapat menindaklanjutinya.

    ( Red )

  • Diduga Petugas Mess Pemko P. Sidimpuan Di Medan Lakukan Pungli Pada Tamu 

    Diduga Petugas Mess Pemko P. Sidimpuan Di Medan Lakukan Pungli Pada Tamu 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Diduga petugas mess pemko P. Sidimpuan di Medan melakukan pungutan liar ( pungli ) kepada tamu.

    Hal ini terungkap setelah sejumlah pengunjung tamu yang hendak check out membayar tagihan namun tidak disertai dengan bill.

    Demikian disebutkan tamu mess pemko P. Sidimpuan pada mediatribunsumut.com  ( 07/05 ) di Medan.

    Jadi petugas yang digaji pemko P. Sidimpuan sedianya tidak pantas melakukan pungli, ini tidak bisa dibiarkan.

    Dikhawatirkan bila didiamkan akan terus terjadi pungli, pada akhirnya akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah ( PAD ), tuturnya.

    Selama menginap di mess, ruangan yang ada di mess terisi semua, dengan demikian tamu mess tidak sedikit, jadi kalau semua tagihan tidak ada bill, berarti pungli terjadi terus menerus, ungkapnya.

    Tidak hanya itu, sentuhan pemeliharaan gedung dinilai terabaikan, jangan jangan anggaran untuk pemeliharaan pun dimainkan.

    Terkait hal tersebut telah dikonfirmasi  petugas Mora, namun sampai berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum ada tanggapan.

    ( SL ).

  • Diduga Gegara Camat Tak Becus, Pasar Pantai Labu Tak Maksimal Berfungsi.

    Diduga Gegara Camat Tak Becus, Pasar Pantai Labu Tak Maksimal Berfungsi.

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga gegara Camat tak becus, akhirnya pasar Pantai Labu tidak maksimal berfungsi.

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Deli Serdang sebatas memfasilitasi, kalau untuk pengelasan menjadi urusan Camat.

    Demikian dikatakan Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi Sahattua Silitonga kepada mediatribunsumut.com pada ( 20/05 ) ruang kerjanya.

    Jadi kami Disperindag dibatasi dengan Peraturan Bupati Deli Serdang No 3 tahun 2023 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat di lingkungan pemerintah Kab Deli Serdang, sebutnya.

    Kalau gedung pasar itu terkesan menjadi sarang hantu karena tidak difungsikan ya benar, tegasnya.

    Di tahun 2023 beberapa kali rapat dilaksanakan agar gedung pasar yang ada di Deli Serdang dapat difungsikan maksimal, toh kenyataannya menyedihkan, tegasnya.

    Kala itu Sekda yang memimpin rapat, diberikan kewenangan kepada Camat agar fasilitas pemerintah Deli Serdang digunakan sesuai peruntukannya, tutupnya.

      ( SL ).

  • MENCURI DINAMO MILIK SUYONO SECARA BERULANG KALI PELAKU DIAMANKAN UNIT RESKRIM POLSEK TELUK MENGKUDU BERSEMBUNYI DILAHAN TANAMAN CABAI WARGA

    MENCURI DINAMO MILIK SUYONO SECARA BERULANG KALI PELAKU DIAMANKAN UNIT RESKRIM POLSEK TELUK MENGKUDU BERSEMBUNYI DILAHAN TANAMAN CABAI WARGA

    SERDANG BEDAGAI,”Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengamankan satu pelaku kejahatan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berinisial (W) alias Andra Putra (21) warga Bukit Dua, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir,”Senin (20/05/2024).

    Dalam melancarkan aksinya pelaku dibantu rekannya yang berbeda-beda berinisial (IN), (KK), (DI) dan sudah berulang kali para pelaku melakukan pencurian Dinamo Kincir dilokasi yang sama tepatnya Dusun I, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

    Sebelumnya pelaku telah berhasil melancarkan aksi pencurian itu pada hari minggu (05/05/2024) pelaku berhasil mengambil 6 Unit Dinamo Kincir dan 20 barang As Kincir dibantu rekannya berinisial (KK)

    Selanjutnya pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama pada hari senin (13/05/2024) dan berhasil mengasak 2 Unit Dinamo Kincir dan 10 As Kincir dibantu rekannya (DL)

    Karna dirasa masih aman saat menjalankan aksinya pencuriannya pelaku (W) dibantu rekannya (IN) kembali mendatangi lokasi yang sama dan membuahkan hasil baik karna berhasil kembali membawa 1 Unit Dinamo Kincir.

    Namun pada saat menjalan aksi terakhirnya pelaku (W) dan (IN) kedapatan warga sedang mengangkat 1 Unit Dinamo Kincir dari bawah kelapa sawit milik masyarakat yang berjarak lebih kurang 15 Meter dari tambak milik Suyono warga Dusun III, Desa Pematang Guntung, Kecamatang Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Pada saat melihat warga pelaku panik dan langsung melarikan diri untuk bersembunyi.

    Merasa keberatan dan mengalami kerugian materil sebesar Rp.63.000.000 Juta korban pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Teluk Mengkudu.

    Dalam pemaparannya Kanit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu dibawah komando IPDA L Torosky RBP Manik, SH berserta anggota Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu menyampaikan kepada awak media menerima laporan masyarakat di Polsek Teluk Mengkudu akan adanya aksi pencurian Dinamo Kincir Tim pun langsung  mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Dari keterangan korban di lokasi kejadian jika pelaku yang mencuri Dinamo Kincir miliknya merupakan buruh yang berkerja ditambaknya sendiri.

    Setelah itu Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu melakukan pencarian pelaku dibantu oleh masyarakat sekitar tanpa waktu yang lama Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu bersama Masyarakat berhasil menangkap satu pelaku yang bersembunyi diladang tanaman cabai milik warga dan pada saat diamankan pelaku langsung di introgasi dan pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku pencurian itu ia lakukan bersama rekannya (IN) yang pada saat itu rekannya (IN) terlebih dahulu telah meninggalkan lokasi kejadian dengan membawa 1 Unit Dinamo Kincir.

    Kami menerima laporan masyarakat akan adanya pencurian Dinamo Kincir setelah dilakukan pencarian dibantu masyarkat kami berhasil mengamankan satu pelaku bersembunyi diladang tanaman cabai warga,”Ungkap Torosky Kanit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu.

    Dari tangan pelaku Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu berhasil mengamankan barang bukti 7 Unit Dinamo Kincir Merk Nannong dari lokasi selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Teluk Mengkudu guna proses penyelidikan selanjutnya.

    Pelaku berikut barang bukti kami amankan ke Polsek Teluk Mengkudu guna proses penyelidikan selanjutnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3-4 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan,”Tegas Torosky

    (Red/Dandi)

  • M Hadi Susandra Lubis Pertanyakan Kasus Yang Ada Di KejatiSU

    M Hadi Susandra Lubis Pertanyakan Kasus Yang Ada Di KejatiSU

    Medan, mediatribunsumut.com

    M Hadi Susandra Lubis mempertanyakan sejumlah kasus yang ada di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (  Kejatisu  ).

    Kita mengetahui banyak kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejatisu yang berasal dari daerah kabupaten dan Kota di provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Demikian dikatakan Ketua Umum Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( Ketum AMPUH ) M Hadi Susandra Lubis kepada mediatribunsumut.com pada (  21/05 ) saat diskusi dengan sejumlah rekannya di Medan.

    Yang perlu digaris bawahi adalah ketika kasus korupsi ditangani tanpa tebang pilih dan transparan diyakini berdampak besar terhadap para pejabat yang berniat mengkorup uang negara, sebut Hadi sapaan akrabnya.

    Tentu masyarakat Sumut khususnya dan publik umumnya menanti keterbukaan atau ekspos Kejatisu seputar kasus yang sedang berproses, sebutnya.

    Apa lagi melibatkan pejabat teras atau pejabat pengambilan kebijakan, maka akan melahirkan efek jera selaku kita orang timur yang masih kuat adatnya, sanksi moral dengan sendirinya menghampiri keluarga dan kerabatnya, tandasnya.

    Memang taruhannya integritas, yang jelas AMPUH akan tetap mendukung upaya penegakan hukum terhadap para koruptor di Sumut.

    Kepada DPW AMPUH Sumut dan seluruh DPC se Sumut diperintahkan agar serius menyikapi terkait kasus korupsi di daerah masing masing, tutupnya. ( Tim )

  • Disinyalir Proyek Drainase DD Ta 2023 Desa Tanjung Mulia Asal Dikerjakan 

    Disinyalir Proyek Drainase DD Ta 2023 Desa Tanjung Mulia Asal Dikerjakan 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Disinyalir proyek dana desa ( DD ) Ta 2023 desa Tanjung Mulia Kec Tanjung Morawa Kab Deli Serdang asal dikerjakan.

    Hal ini terungkap hasil penelusuran mediatribunsumut.com pada ( 20/05 ) ke sejumlah lokasi proyek drainase di dusun III.

    Informasi yang dihimpun dari masyarakat, proyek tersebut selesai sekira dua ( 2 ) bulan lalu.

    Kini kondisi proyek sudah mulai rusak ditandai dengan lantai drainase terkopek kopek bahkan pasangan batu bata pun sudah ada terlepas dari tempatnya.

    Kondisi lapangan dengan penjelasan Sekdes bertolak belakang, kata Sekdes sudah dikerjakan sesuai aturan.

    Untuk itu diminta kepada Inspektorat Deli Serdang melakukan pemeriksaan, apa lagi sampai saat ini penggunaan DD Ta 2023 belum selesai dipertanggung jawabkan, lantas bagaimana dengan RAPBDes Ta 2024.

    ( Tim ).

  • Ranting PP Desa Sidodadi Ramunia Diupayakan Lebih Baik Ke Depan 

    Ranting PP Desa Sidodadi Ramunia Diupayakan Lebih Baik Ke Depan 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

     

    Ranting Pemuda Pancasila ( PP ) desa Sidodadi Ramunia Kec Beringin Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) diupayakan lebih baik ke depan.

    Kita tidak berbicara muluk muluk, kita awali dari hal yang sederhana, yang bermanfaat untuk masyarakat desa Sidodadi.

    Demikian dikatakan Ketua Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila ( PP ) desa Sidodadi Ramunia Jumanto kepada Mediatribunsumut.com pada ( 20/05 ) di sekretariat Dusun Jogja desa Sidodadi Ramunia.

    Beberapa kegiatan untuk membesarkan organisasi ini telah kita mulai bersama teman teman juang usai amanah diterima pada ( 05/05 ) dalam rapat pemilihan pengurus ( RPP ) di aula Balai Desa Sidodadi, secara aklamasi dipercayakan kepada saya, dan acara tersebut dihadiri Bhabimkantibmas, Babinsa, Ketua BPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat juga ada Waka I dan sekretaris dari Majelis Pimpinan Cabang ( MPC ) selaku Tim peninjau, tuturnya.

    Keseriusan untuk membesarkan organisasi ini, dari tujuh belas ( 17 / dusun yang ada di desa ini, Alhamdulillah, empat belas ( 14 ) telah terbentuk anak ranting, ujarnya.

    Lalu kegiatan perdana yang kita lakukan yakni pengamanan masjid se Sidodadi Ramunia saat pelaksanaan ibadah shalat Jum’at, katanya.

    Rencana kedepan akan melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah, kegiatan keagamaan dan berupaya bersinergi dengan pemerintahan desa.

    Terutama kita akan turut andil dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas ), ungkapnya.

    Kita juga akan memperhatikan anak anak yang putus sekolah, bagaimana anak anak di desa ini sampai pada pendidikan tingkat SMA ini salah satu program kita kedepan, terangnya.

    Bersama teman teman juang organisasi ini akan kita besarkan hingga ke tingkat basis, bergerak sesuai dengan AD/ART, tutupnya.

    ( Kiki  ).

  • AMPUH Madina Minta BPN Ukur Ulang Lahan PT S3

    AMPUH Madina Minta BPN Ukur Ulang Lahan PT S3

    Madina, mediatribunsumut.com

    Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) Mandailing Natal ( Madina ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) minta Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) diukur ulang lahan PT Sawit Sukses Sejati ( S3 ).

    Kita mensinyalir luas lahan PT S3 melebihi luas yang telah ditetapkan, untuk kita desak BPN Madina segera ukur ulang.

    Demikian dikatakan aktivis AMPUH Madina Idris Batubara kepada Mediatribunsumut.com pada ( 19/05 ) terkait indikasi permainan di PT S3.

    Sesuai informasi dan keterangan dari sejumlah pihak, persoalan PT S3 tidak hanya luas lahan, tetapi ada dugaan permainan lainnya, ujar Idris.

    Sepertinya sudah terlalu enak PT S3 memperluas lahannya tanpa ijin atau rekomendasi dari OPD terkait, ungkapnya.

    Kita tau bahwa PT S3 ada MOU dengan pihak lain terkait pengelolaan lahan dimaksud,hanya saja mengapa malah ” membisu”

    Sekali lagi diminta kepada BPN melaksanakan ukur ulang, jangan dibiarkan karena dikhawatirkan akan menelan kerugian lebih banyak kepada anggotanya, tutupnya.

    AM ).

  • Santer OPD Deli Serdang Risau Bayar Hutang APBD Ta 2023, AMPUH Sumut Akan Telusuri

    Santer OPD Deli Serdang Risau Bayar Hutang APBD Ta 2023, AMPUH Sumut Akan Telusuri

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Santer organisasi perangkat daerah ( APBD ) Deli Serdang risau bayar hutang APBD Ta 2023, Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) Sumatera Utara ( Sumut ) akan telusuri.

    Gonjang ganjing keluhan OPD membayar hutang terkait penggunaan dan realisasi APBD Ta 2023 makin mencuat.

    Demikian dikatakan aktivis AMPUH Sumut Suprianto kepada Mediatribunsumut.com pada ( 19/05 ) terkait kabar raibnya ratusan miliar dana APBD Ta 2023.

    Kala itu, sekira bulan Maret akhir, seorang penyedia barang/ jasa mendatangi rumah jabatan Bupati Deli Serdang, meminta dibayarkan uang proyek yang sudah selesai dikerjakan, ujarnya.

    Issu itu terus bergulir, kabarnya situasi eksekutif dan legislatif belakang makin memanas, sebutnya.

    APBD sudah sah dan bergulir hingga tutup buku Ta 2023, celakanya ” kran” nyendat bahkan kabarnya kosong, inilah yang membuat puyeng, itu informasi yang beredar, ungkap Suprianto.

    Sekali lagi Tim AMPUH Sumut akan menelusurinya untuk mencari tau kebenarannya, mustahil ada asap tidak ada api, tutupnya.

    ( Red  ).

  • Kalau Kasus TKP Di Hotel Deli Indah Di Peti – Eskan, Polisi ” Lah Yang Aneh “

    Kalau Kasus TKP Di Hotel Deli Indah Di Peti – Eskan, Polisi ” Lah Yang Aneh “

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Kalau kasus kasus yang tempat kejadian perkaranya ( TKP ) nya di hotel Deli Indah di peti – eskan, Polisi ” lah yang aneh”.

    Kejadian demi kejadian menjadi sinyal ada yang tidak beres dalam pengelolaan hotel Deli Indah, korban berjatuhan.

    Ruangan atau kamar menjadi saksi bisu terjadinya suatu peristiwa, masih segar dalam ingatan seorang anak dibawah umur digilir di salah satu kamar di hotel Deli Indah.

    Sampai sekarang penanganan kasusnya jalan ditempat, menurut penjelasan orangtua korban pihak Polresta Deli Serdang terkendala menghadirkan ayah kandung korban.

    Ibu korban yang tidak paham aturan meringis dan mengeluh mengapa  Polresta Deli Serdang yang memiliki kuasa untuk menjemput paksa para saksi tidak dilakukan, mengapa tidak dilakukan, ada apa.

    Bahkan salah satu pelaku kini telah menikah karena disinyalir ketahuan meng – hamili teman perempuannya.

    Belum selesai ditangani Polresta Deli Serdang kasus itu, datang lagi kasus baru.

    Dikutip dari salah satu media online, pekerja Bar hotel Deli IndahRG ” meregang nyawa pada ( 17/05 )  dengan kondisi mulut berbusa.

    Dijelaskan Kapolsek Pagar Merbau dugaan sementara ” RG” tewas karena pengaruh narkoba atau minuman keras ( miras ), Tim Inafis Polresta Deli Serdang telah menanganinya.

    Kejadian itu sempat menggegerkan penghuni hotel Deli Indah di jalinsum kec Pagar Merbau Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Dumanter Tampubolon anggota DPRD Deli Serdang selaku pemilik hotel membenarkan ” RG ” pekerja BAR.

    Terkait kasus yang TKP nya di hotel Deli Indah diminta kepada Polresta Deli Serdang memproses sesuai hukum, keluarga korban menanti kinerja Polresta Deli Serdang yang berpihak kepada hukum dan kebenaran.

    ( Tim ).

  • ULAR BESI KEMBALI MEMAKAN KORBAN JIWA SATU BOCAH SD WARGA FIRDAUS MENINGGAL DITEMPAT

    ULAR BESI KEMBALI MEMAKAN KORBAN JIWA SATU BOCAH SD WARGA FIRDAUS MENINGGAL DITEMPAT

    SERDANG BEDAGAI,”Seorang anak dari pasangan suami istri (Pasutri) Sofian Hadi (45) dan Erika Epi Eri (28) warga Dusun IV Gardu Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tak kuasa menahan isak tangis usai mendengar kabar duka anak laki-lakinya meninggal dunia tertabrak kereta api,”Jumat (17/5/2024) Sore.

     

    Korban diketahui berinisial (R/11) Dan juga adalah seorang pelajar yang masih aktif duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas IV.

     

    Menurut warga sekitar, Kejadian bermula diduga saat korban mengendarai Sepedanya di jalur Perlintasan Tanpa Plang Pintu belum sempat menghindar Kereta Api (KA) Penumpang yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi langsung menyambar korban bersama sepeda yang ditumpangi.

     

    Sedangkan Sepeda yang di gunakan korban terseret kurang lebih hingga sejauh 500 meter dari tempat kejadian sedangkan korban terlempar ke daerah kebun ubi milik warga sekitar dengan kondisi luka parah dibagian Kepala dan Kaki Kiri.

     

    Korban belum sempat menghindar Kereta Api (KA) Penumpang yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi langsung menyambar korban sedangkan sepeda terseret kurang lebih sejauh 500 meter dan (R) terlempar ke dekat kebun ubi warga,”Ucap salah satu warga

     

    Atas insiden itu sontak membuat warga sekitar menjadi heboh dan berdatangan ke lokasi kejadian namun pada saat beberapa warga sekitar yang hendak menolong korban mendapati korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

     

    Orang tua korban dibantu warga sekitar sempat membawa jasad korban ke rumah duka namun karna untuk proses penyelidikan polisi lebih lanjut polisi mendatangi kediaman korban, Selanjutnya korban (R) kemudian dibawa kembali Rumah Sakit (RS) Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk dilakukan divisum dengan didampingi Kepolisian Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai.

     

    Insiden kecelakaan kereta api tersebut telah ditangani Polsek Firdaus dan Unit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai guna proses hukum.

     

    (Red/Ms)

    DISAMBAR KERETA API TUJUAN MEDAN TEBING TINGGI BOCAH SD WARGA FIRDAUS MENINGGAL DI TEMPAT

    SERDANG BEDAGAI,”Seorang anak dari pasangan suami istri (Pasutri) Sofian Hadi (45) dan Erika Epi Eri (28) warga Dusun IV Gardu Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tak kuasa menahan isak tangis usai mendengar kabar duka anak laki-lakinya meninggal dunia tertabrak kereta api,”Jumat (17/5/2024) Sore.

    Korban diketahui berinisial (R/11) Dan juga adalah seorang pelajar yang masih aktif duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas IV.

    Menurut warga sekitar, Kejadian bermula diduga saat korban mengendarai Sepedanya di jalur Perlintasan Tanpa Plang Pintu belum sempat menghindar Kereta Api (KA) Penumpang yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi langsung menyambar korban bersama sepeda yang ditumpangi.

    Sedangkan Sepeda yang di gunakan korban terseret kurang lebih hingga sejauh 500 meter dari tempat kejadian sedangkan korban terlempar ke daerah kebun ubi milik warga sekitar dengan kondisi luka parah dibagian Kepala dan Kaki Kiri.

    Korban belum sempat menghindar Kereta Api (KA) Penumpang yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi langsung menyambar korban sedangkan sepeda terseret kurang lebih sejauh 500 meter dan (R) terlempar ke dekat kebun ubi warga,”Ucap salah satu warga

    Atas insiden itu sontak membuat warga sekitar menjadi heboh dan berdatangan ke lokasi kejadian namun pada saat beberapa warga sekitar yang hendak menolong korban mendapati korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

    Orang tua korban dibantu warga sekitar sempat membawa jasad korban ke rumah duka namun karna untuk proses penyelidikan polisi lebih lanjut polisi mendatangi kediaman korban, Selanjutnya korban (R) kemudian dibawa kembali Rumah Sakit (RS) Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk dilakukan divisum dengan didampingi Kepolisian Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai.

    Insiden kecelakaan kereta api tersebut telah ditangani Polsek Firdaus dan Unit Gakkum Satlantas Polres Serdang Bedagai guna proses hukum.

    (Red/Ms)

  • Lengah Pengawasan, Diduga Kades Tanjung Mulia Akan Korupsi DD Ta 2023

    Lengah Pengawasan, Diduga Kades Tanjung Mulia Akan Korupsi DD Ta 2023

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Lengah pengawasan, diduga Kades Tanjung Mulia Kec Tanjung Morawa Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) akan korupsi dana desa ( DD ) Ta 2023.

    Hal ini terungkap saat Tim mediatribunsumut.com menyambangi kantor desa Tanjung Mulia pada ( 17/05 ).

    Awalnya sekretaris desa Tanjung Mulia mengatakan seluruh  dana desa yang dianggarkan di APBDes telah selesai dikerjakan tepat waktu.

    Penjelasan itu kontrak dengan informasi yang disampaikan masyarakat sehingga, Tim mediatribunsumut.com konfirmasi  Ketua BPD Syaifuddin Zuhri Nst.

    Di kantor desa Tanjung Mulia, Ketua BPD menjelaskan pada rapat LPJ APBDes Ta 2023 pada ( 25/03 ) lalu, bahwa pengadaan komputer katanya sudah dibelanjakan namun tidak dibisa dibuktikan dokumennya, pengadaan sarana prasarana olahraga barang dan dokumen tidak dapat ditunjukkan dan pintu air tidak ditemukan.

    Sekretaris tidak bisa berbuat banyak hanya sesekali menimpali, ke tiga sudahnya diselesaikan bulan ini pak ( Mei tahun ini ).

    Kenyataannya sampai saat ini ( 17/05 ) LPJ APBDes Ta 2023 belum ada, akibatnya APBDes Ta 2024 terganjal, ujar Ketua BPD.

    Selain itu disinyalir bendahara DD Muliana melakukan tindakan melawan hukum,  yakni memalsukan tanda tangan untuk siltap bulan Februari 2024, tutupnya.

    Terkait hal tersebut diminta kepada Inspektorat Deli Serdang memanggil dan memeriksa Kades Tanjung Mulia berikut bendahara DD.

    ( Tim ).

  • Diduga Kurnadi Serobot Lahan Pajak PPGBT, Pedagang Dan Pengelola Minta Pemkab Deli Serdang Bertindak 

    Diduga Kurnadi Serobot Lahan Pajak PPGBT, Pedagang Dan Pengelola Minta Pemkab Deli Serdang Bertindak 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga Kurnadi alias Akui serobot lahan pajak Perluasan Pasar Gambir Baru Tembung ( PPGBT ) di Tembung di Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ), pedagang dan pengelola pajak meminta kepada pemkab Deli Serdang bertindak.

    Tanpa basa-basi Akui tiba tiba menurunkan material bangunan dan pada (28/04 ) lalu dimulai pembangunan dan pada ( 29/04 ) atau berselang satu hari pasca dimulai pembangunan kami pihak pengelola dan pedagang menyurati Muspika.

    Pada ( 15/05 ) di kantor desa Bandar Klippa, Bhabinkamtibmas Polsek Medan Tembung Aiptu Z Affan, Kasi Trantib Harun Indra Mulia dan Kades Bandar Klippa Suripno, SH, MH mempertemukan Akui dengan pengelola J Simamora serta pedagang Jenda Muli, Mardianis dengan tujuan memediasi,  namun tidak ada titik temu, sehingga para pihak melanjutkan ke instansi yang lebih tinggi.

    Sementara persoalan masih berjalan, Akui membangun, sampai saat ini ( 17/05 ) sudah  10 kios di bangun di lahan parkir pajak PPGBT.

    Bahwa di saat mediasi, Akui tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan lahan tersebut, hanya cuap cuap saja, jadi Akui hanya modal ngotot dan menghalalkan segala cara demi rupiah, kata pengelola.

    Jadi diminta kepada Pemkab Deli Serdang dalam hal ini, Dinas Perindag, Satpol PP dan Pelayanan satu pintu

    dapat bertindak tegas, membangun gedung tanpa ada izin persetujuan bangunan gedung ( PBG ), tutur pengelola yang diaminkan para pedagang

    Melalui mediatribunsumut.com pengelola J Simamora dan para pedagang Mardianis,Jenda Muli, Inun, D Jara, Mardiana dan Sosafat Simamora yang kehilangan lapak parkir pasca dibangun Akui area parkir pajak PPGBT, pintanya.

    Akui, tumpuk Pasir di badan jalan

    Yang pastinya kata J Simamora, kita pengelola telah tunjukkan bukti bukti legalitas pajak PPGBT, dengan luas  3612 M persegi dan diatasnya terdapat 300 kios, tutupnya.

    Pantauan mediatribunsumut.com di lapangan di area pembangunan kios tidak terlihat ada dipasang papan Izin PBG dan material bangunan diletakkan di badan jalan.

    Diharapkan dinas Perhubungan Deli Serdang tidak tinggal diam, karena dapat menggangu aktivitas lalu lintas, maksudnya jangan sampai ada korban jiwa.

       ( Red ).