Blog

  • M Hadi Susandra Lubis Ambil Formulir Bacalon Wali Kota 2024 – 2029 Ke Golkar P. Sidimpuan

    M Hadi Susandra Lubis Ambil Formulir Bacalon Wali Kota 2024 – 2029 Ke Golkar P. Sidimpuan

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    Muhammad Hadi Susandra Lubis mengambil formulir bakal calon ( Bacalon ) Wali Kota 2024 – 2029 ke kantor Golkar P. Sidimpuan pada ( 21/04 ).

    Muhammad Hadi Susandra Lubis datang ke kantor Golkar P. Sidimpuan sekira pukul 14.43 Wib disambut Dewan Pakar DPD Golkar P. Sidimpuan Islahuddin Nasution, Wakil Ketua Penjaringan Unaini Akbar, Sekretaris Penjaringan Sammi Damara dan bersama Timnya.

    Kedatangan Muhammad Hadi Susandra Lubis disambut baik Tim penjaringan,
    Sekretaris Penjaringan mengapresiasi, ikut pada kontes pemilihan kepala daerah pada tahun ini.

    Dan akan membangun langkah langkah selanjutnya dan terkait pengembalian formulir berakhir pada ( 23/04 ) pukul 23.00 Wib, ujarnya.

    Tim Penjaringan akan menyampaikan berkas ke DPP, lalu melakukan pendalaman dan survey terhadap figur bacalon dan sampai saat ini sudah Enam ( 6 ) orang bacalon yang telah mengambil formulir, tutupnya.

    Di tempat terpisah, Muhammad Hadi Susandra Lubis usai mengambil formulir bacalon Wali Kota P. Sidimpuan kepada sejumlah media mengatakan akan membawa perubahan baru buat masyarakat kota P. Sidimpuan yakni mari bangun tanah berpijak ( Marbaritabe ).

    Dengan penduduk P. Sidimpuan yang heterogen maka Marbaritabe berarti seluruh penduduk harus saling bahu membahu membangun kehidupan masyarakat kota ini, ungkapnya.

    Dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung, artinya mengajak segenap lapisan masyarakat untuk saling mendukung dengan filosofi salaklak sasikkoru sasanggar siriaria sa anak sa boru suang namar sada ina, tutur Hadi sapaan akrabnya.

    Dibalut dengan visi P. Sidimpuan aman, sejahtera, religius, intelektual ( Asri ) dijadikan perekat seluruh program prioritas pembangunan yang bermartabat, sebutnya.

    Tentu aman berinvestasi, aman beribadah menuju masyarakat yang religius yang beriman bertaqwa ( berimtaq ), tutupnya.

    ( SL )

  • Kehadiran PT TPL Berdampak Buruk, Masyarakat Adat Di 6 Kab Di Sumut Minta Ditutup 

    Kehadiran PT TPL Berdampak Buruk, Masyarakat Adat Di 6 Kab Di Sumut Minta Ditutup 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Kehadiran PT Toba Pulp Lestari (TPL) berdampak buruk, sehingga masyarakat adat di 6 Kab di Sumatera Utara ( Sumut ) minta ditutup.

    Hal ini disampaikan masyarakat 6 kab yakni Tapanuli Utara, ( Taput  ) Humbang Hasundutan ( Humbahas ) , Samosir, Toba, Tapanuli Selatan ( Tapsel ) dan Simalungun saat unjuk rasa di kantor DPRD Sumut pada (  18/04 ).

    Aksi unjuk rasa ini dipicu  setelah salah satu tokoh masyarakat Keturunan OP. UMBAK SIALLAGAN yang diketuai oleh SORBA TUA SIALLAGAN ditangkap dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan Tindak Pidana pengerusakan kawasan hutan sesuai Laporan Polisi No. : LP/B/717/VI/2023/ SPKT/Polda Sumut, tanggal 16 Juni 2023 oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.

    Sejak ditetapkan Sorbatua Siallagan sebagai tersangka, aksi unjuk rasa spontanitas dilakukan  kelompok Masyarakat dalam Aliansi Gerak Tutup TPL, kendati  sejak tanggal 17 April 2024 Sorbatua Siallagan telah ditangguhkan penahanannya oleh pihak Kepolisian Daerah Sumatra Utara.

    Namun Kelompok Masyarakat tersebut pada hari Kamis ( 18 /04 )  tetap melakukan aksi unjuk rasanya ke DPRD Sumut.

    Anggiat Sinaga Ketua Aliansi Gerakan Tutup PT. Toba Pulp Lestari (TPL) dalam orasinya menyampaikan bahwa kehadiran Perusahaan PT. Toba Pulp Lestari (TPL) telah membawa dampak buruk kepada Masyarakat Adat, Petani dan Masyarakat di sekitar Danau Toba.

    Karena PT TPL telah melakukan Perambahan Hutan, perampasan tanah-tanah Adat,  akibatnya bencana alam yang menghantui Masyarakat Adat.

    Saat Perjuangan Masyarakat Adat menuntut dan mempertahankan Tanah Adatnya malah dikriminalisasi oleh Aparat keamanan atas suruhan Perusahaan.

    Ketiadaan Peraturan dan Undang-Undang Perlindungan dan Pengakuan terhadap Masyarakat Adat, mengakibatkan praktik pelanggaran terhadap Masyarakat Adat terus berlangsung sampai hari ini.

    Anggiat Sinaga menegaskan bahwa Pemerintah harus segara, mencabut izin PT. Toba Pulp Lestari (TPL) dari Tanah Batak, membebaskan Sorbatua Siallagan tanpa syarat, menghentikan segala bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap Masyarakat Adat yang berjuang atas hak-haknya, segera Sahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat, menghentikan penebangan hutan di kawasan Danau Toba.

    Mengakui dan menghormati hak-hak Masyarakat Adat, menyelamatkan Bumi dari krisis Iklim, mensahkan Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat di Provinsi Sumatera Utara, mendesak DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Percepatan Penyelesaian Masalah Masyarakat Adat dengan Perusahan PT. Toba Pulp Lestari (TPL).

    dan hentikan proses pengukuhan kawasan Hutan Negara tanpa melibatkan Masyarakat Adat di Provinsi Sumatera utara.

    Kabid Humas Polda Sumut

    Sementara Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wayudi menjelaskan “Sorbatua Siallagan tidak memiliki dasar atau hak apapun dalam hal mengerjakan, atau menduduki Kawasan Hutan yang merupakan areal (konsesi) milik PT TPL Tbk tersebut” ujarnya.

    Penyidik Polda Sumut telah melakukan pemanggilan terhadap Sorbatua Siallagan sebanyak dua kali,  pemanggilan pertama dilakukan pada 6 Oktober 2023 dan kedua pada 16 Oktober 2023,

    namun yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan tanpa alasan yang jelas” kata Kombes Hadi.

    “Saat penyidik akan menjelaskan surat perintah penangkapan tersebut, istrinya menghalangi, melakukan perlawanan. Namun, Sorbatua Siallagan,

    pada prinsipnya kooperatif saat penyidik menunjukan surat-surat penyelidikan pemanggilan dan lain-lain” ujar Hadi.

    Sorbatua Siallagan telah dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di RTP Dittahti Polda Sumut dan pada tanggal 17 April 2024 penahanannya telah kami tangguhkan” pungkasnya.

    (. Red )

  • Rp 12,9 M Pagu Sejumlah Kegiatan Di Sekretariat DPRD P. Sidimpuan Sita Perhatian AMPUH Sumut

    Rp 12,9 M Pagu Sejumlah Kegiatan Di Sekretariat DPRD P. Sidimpuan Sita Perhatian AMPUH Sumut

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    Rp 12, 9 M lebih pagu anggaran sejumlah kegiatan di sekretariat DPRD P. Sidimpuan menyita perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumatera Utara ( AMPUH Sumut ).

    Pasalnya ke Lima poin kegiatan tersebut berkaitan satu sama lain, bahkan bila dilihat dari Permendagri tahun 2018 Empati poin kegiatan diantaranya bagian dari pendalaman tugas DPRD yang dengan pagu anggaran di Ta 2023 Rp 900 juta lebih.

    Demikian dikatakan Sekretaris AMPUH Sumut Suprianto kepada mediatribunsumut.com pada ( 19/04 ).

    Tentu patut dipertanyakan kepada Plt Sekwan DPRD P. Sidimpuan selaku kuasa pengguna anggaran, sebutnya.

    Karena ada indikasi menghambur hamburkan anggaran, bayangkan belasan miliar harus dikeluarkan dengan poin kegiatan yang sedianya disinyalir dapat diefisienkan, ungkapnya.

    Pemko P. Sidimpuan harus menyiapkan anggaran koordinasi dan konsultasi pelaksanaan tugas DPRD kota P. Sidimpuan Rp 10 M lebih, bukankah ini biaya dinilai berlebihan, terangnya.

    Ada bimtek implementasi peraturan perundang undangan, rapat koordinasi dan konsultasi SKPD ditambah belanja makan minum sekretariat dan tamu Sekwan.

    Sekali lagi diminta kepada Plt Sekwan DPRD P. Sidimpuan dapat memberikan penjelasan terkait penggunaan dana dimaksud, tutupnya.

    ( SL. ).

  • Bibit Siklon Tropis Seroja Kembali Menghantui Indonesia?

    Bibit Siklon Tropis Seroja Kembali Menghantui Indonesia?

    Indonesia tengah dilanda fenomena baru yang kian meresahkan: semakin seringnya muncul bibit siklon tropis di wilayahnya. Hal ini diungkapkan oleh Erma Yulihastin, Peneliti Ahli Utama Klimatologi dan Perubahan Iklim di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN.

    Peningkatan frekuensi bibit siklon ini menjadi bukti nyata perubahan iklim yang kian nyata. Dulu, siklon tropis di Indonesia hanya terjadi 10-20 tahun sekali. Kini, bibit siklon tropis muncul hampir setiap tahun, terutama di Laut Banda.

    Fenomena ini patut diwaspadai karena berpotensi memicu cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Peningkatan frekuensi bibit siklon tropis ini merupakan alarm bagi kita semua untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keselamatan bangsa.

    Erma menyorot pembentukan bibit siklon dari laut Banda yang kini terjadi setiap tahun. Sebelumnya, frekuensi kejadiannya hanya 10-20 tahun sekali. “Inilah bukti perubahan iklim,” tegasnya.

    Meskipun siklon tropis bisa terjadi kapan saja dan acak, Erma melihat potensi berulangnya kasus serupa yang semakin sering terjadi. “Semua cuaca itu acak, tapi ada peningkatan frekuensi yang terbukti selama 5 tahun terakhir,” terangnya.

    Kemunculan Bibit Siklon Mirip Seroja

    Erma mencontohkan kasus Siklon Seroja yang terjadi pada tahun 2021. Bibit siklon dengan proses kemunculan mirip Seroja ini, meskipun tidak selalu sama persis, terpantau muncul setiap tahun di Laut Banda.

    “Tahun 2022 dan 2023 juga berulang. Jadi, setiap tahun ada potensi, yang langkah pembentukannya mirip dengan Seroja. Walau kemudian luruh. Sekarang juga begitu. Sejak tanggal 2 April kemarin sudah muncul bibit siklon, lalu kemarin ditetapkan Bibit Siklon Tropis 96S. Dan hari ini, 4 April, muncul vorteks ganda. Yang di utara meluruh, tapi yang di selatan ekuator berpotensi membesar,” papar Erma.

    Peningkatan Probabilitas Kejadian

    Erma menekankan bahwa peningkatan frekuensi bibit siklon ini merupakan tanda bahaya. “Probabilitas kejadiannya (bibit siklon mirip Seroja) 10-20 tahun sekali. Sekarang kondisinya hampir setiap tahun. Artinya meningkat 10 kali,” ungkapnya.

    Bibit Siklon Tropis Baru 96S

    Sementara itu, BMKG mengumumkan telah mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru 96S di sekitar Laut Sawu. Bibit ini menunjukkan kecenderungan menguat dan berpotensi menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam ke depan.

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan efek langsung dan tidak langsung Bibit Siklon 96S terhadap cuaca di Indonesia. “Bibit siklon ini mengakibatkan kecepatan angin maksimum 28 – 37 km/jam dan tekanan di pusatnya sekitar 1007 mb,” terangnya.

    Imbauan untuk Masyarakat dan Pemudik

    Dwikorita mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi akibat bibit siklon ini. “Cuaca ekstrem dapat menimbulkan banyak kerugian, baik secara materiil dan imateriel. Selain itu, cuaca ekstrem dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

    Bagi pemudik, Dwikorita menghimbau untuk selalu melihat informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. “Apabila kondisi cuaca sedang buruk, jangan memaksakan diri dan sebaiknya ditunda. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” pungkasnya.

    Fenomena semakin seringnya muncul bibit siklon tropis di Indonesia merupakan pertanda serius perubahan iklim. Hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

    Langkah Antisipasi

    Pemerintah perlu memperkuat sistem mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Masyarakat juga perlu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang risiko bencana alam dan cara menghadapinya.

    Fenomena baru bibit siklon tropis di Indonesia merupakan alarm bagi kita semua. Kita harus bersatu dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keselamatan bangsa.

  • Bobby Nasution Sosok Milenial Patut Pimpin Sumut

    Bobby Nasution Sosok Milenial Patut Pimpin Sumut

    Medan, mediatribunsumut.com

    Bobby Nasution adalah sosok milenial yang patut menjadi pemimpin Sumatera Utara ( Sumut ).

    Tidak ada perlu diragukan, putra Tabagsel Bobby Nasution yang kini Wali Kota Medan sudah selayaknya kita dukung menjadi orang nomor satu di pemerintahan provinsi Sumatera Utara.

    Demikian dikatakan politisi Partai Bulan Bintang ( PBB ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada mediatribunsumut.com pada ( 16/04 ).

    Sederhana saja, memiliki pengalaman, memahami kondisi dan budaya di Sumut serta energik menjadi sumber untuk membangun Sumatera Utara yang lebih baik ke depan, ujar Hadi.

    Selaku putra Tabagsel sudah seyogyanya seluruh masyarakat Tabagsel khususnya mengantarkan beliau ke pucuk pimpinan Sumut, harap Hadi.

    Sumut membutuhkan pemimpin yang bijak, sehingga aspirasi masyarakat Sumut dapat terakomodir sesuai dengan prioritas pembangunan yang merata, ungkap Hadi.

    Bobby dinilai mampu mengembangkan kearifan lokal sesuai potensi yang dimiliki, para kawula muda menyalurkan kemampuannya untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, sebut Hadi.

    Intinya era digital saat ini, dengan segudang pengalamannya, mampu memacu generasi milenial untuk mengembankan sumber daya manusia sehingga potensi yang dapat dikelola dengan baik, terobosan yang dapat merubah masa depan generasi muda yang lebih baik kedepannya, tutup Hadi.

    ( SL )

  • Belasan Km Macet Total Dari – Menuju Lokasi Wisata Aek Sijorni Tapsel 

    Belasan Km Macet Total Dari – Menuju Lokasi Wisata Aek Sijorni Tapsel 

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Belasan kilometer ( Km ) macet total dari dan menuju lokasi wisata Aek Sijorni desa Aek Libung kec Sayur Matinggi Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Empat hari lebaran Idul Fitri 1445 H ( 13/04 ) pengunjung objek wisata Aek Sijorni menyemut.

    Akibatnya jalinsum macet, deretan kendaraan mengular sebelum SMPN 1 Sayur Matinggi dari arah Panyabungan Kab Mandailing Natal ( Madina ) menuju Kota Padangsidimpuan.

    Sementara dari arah Kota Padangsidimpuan menuju lokasi wisata mengalami hal sama,dari Desa Silaiya deretan panjang kendaraan.

    Kendaraan didominasi kendaraan pribadi, selepas objek wisata terpadu kendaraan padat berjalan lancar walau kecepatan rendah.

    Ditempat terpisah, sejumlah supir yang berhasil dikonfirmasi terkait kemacetan, berharap kepada pemkab Tapsel dan pengelola objek wisata membuat kebijakan atau ada solusi, karena merugikan pengendara.

    Saya sekira jam 17.00 wib hingga sekarang pukul 19.23 Wib belum lewat objek wisata, ujarnya.

    Ini bukan permasalahan baru sejak dari dulu namun sangat disesalkan, karena tidak ada tindakan nyata mengatasi kemacetan.

    Kepadatan kendaraan terlihat jelas di persimpangan jalan Perintis Kemerdekaan Padang Matinggi, Tugu Siborang dan Simpang Tiga Sitamiang.

    Hingga pukul 19.43 Wib, petugas Kepolisian kota Padangsidimpuan berjuang mengatur lalu lintas.  ( SL ).

  • Humas LMPP Sumut  Mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin Dan   Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1445 H 

    Humas LMPP Sumut  Mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin Dan   Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1445 H 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Hubungan Masyarakat Laskar Merah Putih Perjuangan Sumatera Utara ( Humas LMPP Sumut ) mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin dan selamat hari Raya Idhul Fitri 1445 H tahun 2024.

     Setelah berpuasa satu bulan, saatnya ummat muslim saling ber maaf maafkan, menyongsong hari nan fitrah atau kemenangan.

    Sanak saudara, famili dan kerabat berjabat tangan sebagai wujud keikhlasan untuk saling memaafkan atas segala dosa kepada sesama umat muslim.

    Demikian dihaturkan Humas LMPP Sumut Sugianto Marpaung SH kepada mediatribunsumut.com dalam momentum lebaran 2024.

    Selaku umat,  yang tak luput dari salah dan dosa di hari yang baik ini saya haturkan mohon maaf lahir dan bhatin kepada seluruh jajaran DPP dan DPC, semoga kedepan jalinan silaturahmi atar sesama pengurus dan anggota semakin kokoh sehingga keberadaan LMPP Sumut dapat dirasakan masyarakat, ujar Marpaung sapaan akrabnya.

    Menjadikan hari baik ini sebagai modal untuk menjalankan aktivitas yang lebih baik, sebagaimana program LMPP, sebut Marpaung.

    Walau tak berjabat tangan diminta tidak menyurutkan hakikat saling ber maaf maafan, pinta Marpaung.

    Sekali lagi melalui media ini, saya selaku Humas LMPP Sumut memohon maaf atas segala memohon maaf atas segala khilaf.

    Saya berharap rasa persaudaraan dapat dijadikan modal untuk bahu membahu mengembangkan LMPP Sumut dengan segala program dan kegiatan, termasuk bermitra dengan seluruh lapisan masyarakat, terang Marpaung.

    Mari kita bangun Sumut menyongsong perubahan yang lebih baik sebagaimana program, gagas dan ide, untuk masyarakat Sumut yang bermartabat, pintanya.

          ( Tim ).

  • Pemicu Maling Merajalela Di Sidomulyo, Diduga Gegara Narkoba Bebas Beredar 

    Pemicu Maling Merajalela Di Sidomulyo, Diduga Gegara Narkoba Bebas Beredar 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Pemicu maling merajalela di Sidomulyo tepatnya di perbatasan desa Tembung dan desa Sei Rotan kec Percut Sei Tuan kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ), diduga gegara narkoba bebasnya peredaran narkoba.

    Masyarakat khawatir dan resah ulah maling yang makin tak terkendali, dan muara kejahatan itu terindikasi berasal dari narkoba yang bebas beredar, seolah penegakan hukum mandul.

    Pada dua hari lebaran 1445 H  ( 11/04 ) maling memanfaatkan situasi rumah kosong di saat warga tengah bersilaturrahmi, dengan santai mengobrak abrik.

    SM ( 35 ) tahun menjadi korban, tabung gas pun digasak, benar benar keterlaluan malingnya, apa yang bisa diuangkan semua digondolnya.

    SM kepada mediatribunsumut.com menuturkan kesedihannya, bayangkan pak, tabung gas pun diambil, pada hal tabung gas itu adalah sarana utama untuk berjualan untuk menafkahi istri dan anak anakku.

    Ini kronologinya,

    Sekira tepatnya pukul 19:30 di lebaran ke dua, pemilik rumah bersama sanak keluarga pergi ke rumah saudaranya di Jalan Garuda desa Sei Rotan yang  berjarak 200 meter untuk halal bihalal.

    Begitu rumah ditinggal pergi, datang seorang lelaki diduga maling yang menggunakan masker bertanya kepada orang tua SM, yang kebetulan tinggal dibelakang rumah SM.

    Maling berlagak seperti kerabat, bertanya kepada orang tua korban, keberadaan korban.

    Lalu orang tua korban dengan polosnya mengatakan anaknya tengah berlebaran ke rumah saudaranya dan tidak ada orang di rumah.

    Tanpa mengulur waktu maling mengatur strategi dan memanfaatkan waktu, mengobrak abrik seisi rumah, termasuk tabung gas korban dimaling juga.

    Untuk memastikan informasi tersebut, mediatribunsumut.com pun mendatangi tempat kejadian perkara ( TKP ).

    Salah seorang warga yang tak mau disebutkan jati dirinya dalam pemberitaan ini, membenarkan kejadian tersebut.

    Juga mengeluhkan warga desa yang sering kemalingan belakangan ini, beliau memohon kepada pihak Kepolisian hadir untuk memberikan keamanan dan kenyamanan dari ulah para maling.

    Dan memohon memutus mata rantai peredaran narkoba di jalan Sidomulyo Gg. Walet tepatnya desa Tembung.

    Warga meminta Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes Medan mengirimkan personil intel lokasi dan  menangkap para bandar narkoba dan pelaku pencurian, tutupnya.

    Tim

  • Keluarga Besar PT Tribun Media Sumut  Turut Berbelasungkawa Atas Berpulangnya Ibunda Kapolsek Batang Kuis 

    Keluarga Besar PT Tribun Media Sumut  Turut Berbelasungkawa Atas Berpulangnya Ibunda Kapolsek Batang Kuis 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Keluarga besar PT Tribun Media Sumut  turut berbelasungkawa atas berpulangnya kerahmatullah ibunda tercinta Kapolsek Batang Kuis Kompol Syahrizal 

    Inna lillahi wainna ilaihi raji’un telah berpulang ke rahmatullah ibunda Kapolsek Batang Kuis.

    Ibunda Kapolsek Batang Kuis Hj Anisah tutup usia 79 tahun, dengan tenang beliau menghembuskan napas terakhir sekira pukul  23.25 Wib pada Senin ( 08/04 ).

    Demikian informasi yang diperoleh mediatribunsumut.com dari Kapolsek Batang Kuis Kompol Syahrizal pada ( 09/04 ) saat Pimpinan  Umum mediatribunsumut.com Sugianto Marpaung, SH melayat ke rumah duka di di jalan Tangguk Bongkar X No 30 Mandala atau di belakang masjid Muhammadiyah Medan.

    Almarhumah di semayamkan di rumah duka sebelum dikebumikan pada ( 09/04 ) usai shalat Zhuhur di TPU desa Sigara gara Patumbak, ujar Pimpinan Umum mediatribunsumut.com Sugianto Marpaung, SH.

    Kepergian almarhumah menyisakan luka mendalam bagi anak almarhumah, keluarga dan kerabat, semoga almarhumah ibunda Kapolsek Batang Kuis ditempatkan disebaik baik tempat disisiNya.

    Allahummaghfirlaha warhama wa ‘afiha wa’fu ‘anha, ya Allah ampunilah kasihanilah, hapuskanlah dosa dosanya, demikian doa yang dipanjatkan Pimpinan Umum mediatribunsumut.com

    Dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, harap Marpaung sapaan akrabnya.

    Selamat jalan, semoga ditempatkan disebaik baik tempat disisiNya, tutup Marpaung

    Terpantau di rumah duka hadir Bupati Deli Serdang M Yusuf Siregar, Camat Batang Kuis, Kades Sidodadi, Kades Sena, Kades Bakaran Batu serta kerabat lainnya.

    Kiki ).

  • Final OlympiAR 2024, Lima Tim Unggulan Siap Adu Gagasan Pertambangan Berkelanjutan

    Final OlympiAR 2024, Lima Tim Unggulan Siap Adu Gagasan Pertambangan Berkelanjutan

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Setelah melewati proses penjurian ketat dan berhasil menyingkirkan ratusan tim se-Indonesia, kini lima tim terbaik bersaing memperebutkan posisi juara di Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2024.
    Lima tim yang melaju ke babak final yakni 1 tim dari Universitas Jenderal Soedirman, 2 tim dari Institut Teknologi Bandung, 1 tim dari UPN “Veteran” Yogyakarta, serta 1 tim dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.
    Yogyakarta didaulat menjadi tuan rumah gelaran final OlympiAR 2024.
    Bukan tanpa sebab, selain karena dua dari lima tim finalis berasal dari perguruan tinggi di kota pelajar tersebut, sekitar 25% total pendaftar datang dari Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.
    Penjurian babak final yang melibatkan para praktisi pertambangan dan akademisi dari berbagai wilayah termasuk dari universitas di Sumatera Utara akan dilaksanakan pada 4 Mei 2024.
    Di hari yang sama akan digelar pengumuman pemenang OlympiAR 2024 di mana pejabat tinggi universitas dari para tim finalis, sivitas akademika serta jajaran pejabat pemerintahan terkait diundang untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada tim finalis yang akan bertarung hari itu.
    Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan OlympiAR merupakan wadah yang disediakan Perusahaan untuk membantu mahasiswa se-Indonesia mengejar kedalaman pengetahuan pertambangan berkelanjutan serta mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan potensi diri.
    Ini merupakan komitmen Perusahaan untuk turut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
    “Selamat kepada lima tim terbaik, para OlympiAR Warrior, yang akan mempertarungkan gagasan-gagasan kalian di babak final nanti. Juga selamat kepada 200 tim dari berbagai universitas di Indonesia, dari Sumatera hingga Papua, yang telah berani mendaftarkan diri ke OlympiAR di akhir tahun lalu,” kata Ruli.
    Memasuki babak final, para peserta diberikan waktu 20 hari untuk mempersiapkan materi presentasi mengenai Further Exploration Design, Metalurgical & Processing Conceptual, dan Environmental Conceptual & Impact dari data Geokimia di prospek Barani.
    OlympiAR – kompetisi bergengsi yang menyasar mahasiswa jurusan Tambang, Geologi, Teknik dan Ilmu Lingkungan se-Indonesia – telah dua kali diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI). Seperti tahun sebelumnya, pada OlympiAR 2024 para tim pemenang bakal membawa pulang hadiah ratusan juta rupiah.
    Tidak hanya itu, pemenang pertama juga memperoleh kesempatan magang 3 bulan penuh dan dibiayai oleh Tambang Emas Martabe yang berlokasi di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

    Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan OlympiAR kali ini sangat menarik karena selain dari Yogyakarta dan sekitarnya, banyak tim dari tanah Sumatera berani mendaftarkan diri untuk bersaing dan unjuk kemampuan.

    Sebut saja dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Bangka Belitung, Universitas Jambi, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Lampung.

    “Tahun ini terjadi peningkatan signifikan jumlah peserta yang mendaftar di OlympiAR sebesar 200% dibandingkan dengan OlympiAR 2022.

    Setelah lolos proses validasi yang ketat, 161 tim dari 28 universitas berhasil mengikuti babak pertama OlympiAR 2024. Hingga babak kedua, tim dari Universitas Syiah Kuala sebagai perwakilan peserta dari Sumatra berhasil lolos dalam 20 besar,” terangnya.

    OlympiAR 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga melatih ketajaman mahasiswa dalam menganalisis potensi sumber daya mineral yang akan dihasilkan melalui studi kasus di area tambang, sehingga memperdalam pengetahuan mereka di bidang pertambangan berkelanjutan.

    Sebelumnya, OlympiAR perdana yang berlangsung pada 2022 diikuti 72 tim dari 26 universitas di Indonesia. Tim Magsite dari Universitas Diponegoro berhasil meraih juara pertama.

    Sementara, juara kedua diduduki tim Sylvite dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara tiga ditempati tim Enargite dari UPN Veteran Yogyakarta.

    OlympiAR adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender.

    Sokong ISMC XIV, selain menyelenggarakan OlympiAR 2024, pada tahun ini Agincourt Resources mendukung pelaksanaan the 14th Indonesia Student Mining Competition (ISMC XIV) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Tambang ITB.

     ISMC ialah kompetisi mahasiswa pertambangan berskala internasional yang mempertemukan 15 tim berbakat dari berbagai universitas di dalam negeri, juga dari Australia dan Malaysia.

    Dalam rangkaian kegiatan ISMC XIV, General Manager Operations Agincourt Resources Rahmat Lubis menyampaikan paparan aktivitas operasional Tambang Emas Martabe di depan para mahasiswa.

    Menurutnya, Agincourt Resources berkomitmen untuk terus menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan melalui prioritas pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi.

    Selain itu, lanjut Rahmat, penguatan dan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam dunia tambang turut menjadi komitmen yang dipegang Agincourt Resources. Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan OlympiAR dan dukungan terhadap kegiatan seperti ISMC yang merupakan medium bagi para mahasiswa untuk mempertajam keilmuan yang didapat dari kampus.

    “Kami mendukung kompetisi ilmiah bagi mahasiswa sebagai bagian dari komitmen kami untuk mendorong pengembangan keilmuan bidang pertambangan yang berkelanjutan,” pungkasnya.   ( SL. ).

  • M. Aris Damanik, Penegakan Hukum Di Polres Pelabuhan Belawan Terkesan Tebang Pilih

    M. Aris Damanik, Penegakan Hukum Di Polres Pelabuhan Belawan Terkesan Tebang Pilih

    Medan, mediatribunsunut.com

    Pengacara M Aris Damanik,SH menilai penegakan hukum di Polres Pelabuhan Belawan terkesan tebang pilih.

    Pasalnya laporan kasus pengrusakan yang dilaporkan Rouly Siringo ringo pada September 2023 selaku klainnya belum ada kemajuan perkembangan, tegas Aris Damanik kepada mediatribunsumut.com pada ( 05/04 ).

    Lebih kurang Tujuh bulan kasus ini telah dilaporkan, sampai detik ini Polres Pelabuhan Belawan melalui juper tidak mampu menghadirkan terlapor, sebut Aris.

    Ini terungkap berdasarkan penjelasan juru periksa ( juper ) Sony saat didatangi di ruang kerjanya pada ( 04/04 ) kemarin, ujarnya.

    Begini kata juper, telah disurati tiga kali namun terduga pelaku tak pernah datang dan usai lebaran Idul Fitri 1445 H atau lebaran tahun 2024 akan dipanggil, ungkap Aris menceritakan.

    Dengan demikian kata Aris, hukum dipermainkan, karena kepada terduga pelaku telah ditetapkan pasal 406, lantas apa dasarnya hukumnya juper menyurati terlapor, tegasnya.

    Jika pihak Polres Pelabuhan Belawan menempatkan hukum dalam memproses kasus hukum, maka Polres Pelabuhan Belawan melayangkan surat panggilan bukan menyurati, memalukan sebut Aris.

    Jadi dalam penegakan hukum Polres Pelabuhan Belawan sudah sepatutnya menegakkan hukum tanpa pandang bulu, jika praktik ini yang terjadi di Polres Pelabuhan Belawan alamatnya menuai krisis kepercayaan dari masyarakat, tuturnya.

    Tudingan demi tudingan akan mengalir sejalan dengan kekecewaan masyarakat pencari keadilan.

    Saya selaku pengacara pelapor, sebagaimana janji juper akan dipanggil setelah lebaran tidak sekedar janji, bila tidak maka kasus ini akan ditindaklanjuti ke Polda Sumut, tutup Aris.              ( A Marpaung )

  • Laporan Kasus Pengrusakan Di Polres Pelabuhan Belawan Mengendap

    Laporan Kasus Pengrusakan Di Polres Pelabuhan Belawan Mengendap

    Medan, mediatribunsumut.com

    Laporan No : STTLP/575/IX/2023/SPKT Pol BLWN/POLDA Sumut, kasus pengrusakan di Polres Pelabuhan Belawan mengendap, korban kecewa kinerja juper.

    Pada saat membuat laporan pada ( 11/09/2023 ) lalu sudah tertulis pasal pidana pengrusakan.

    Belakangan penyidik saat ditanya kemajuan proses hukum malah plin plan, tentu patut dicurigai ada sesuatu hal yang terjadi diluar ketentuan yang berlaku.

    Demikian dikatakan M Aris Damanik SH pengacara korban Rouly Br Siringo Ringo kepada awak Mediatribunsumut.com pada ( 04/04 ).

    Telah dilaporkan lebih kurang Tujuh bulan, namun laporan perkembangan kemajuan kepada korban hingga kini nihil, terangnya.

    Kecurigaan adanya permainan terendus berdasarkan penjelasan juru periksa ( juper ) pada ( 03/04 ) , katanya kepada yang dilaporkan telah diundang sebanyak untuk datang melalui surat, namun tidak datang, beber pengacara Aris, menirukan ucapan penyidik.

    Pertanyaannya bagaimana mungkin kasus pidana, Polres Pelabuhan Belawan untuk menghadirkan yang dilaporkan menyampaikan surat undangan, apa apaan itu, ungkap Aris.

    Kalau sipatnya menyurati boleh datang dan boleh tidak, namanya saja undangan, tegas Aris.

    Sedianya juper atau penyidik untuk menghadirkan terlapor membuat surat panggilan, bukan menyurati jadi patut diduga terjadi permainan, katanya.

    Memang kalau integritas atau moral juper sudah diperdaya, seperti inilah hasilnya, hukum dapat dijadikan sarana kepentingan pribadi, tandasnya.

    Bila benar terjadi, bukankah itu sangat memalukan, penegak hukum mempertontonkan haus rupiah, sementara yang bersangkutan digaji negara yang didalamnya ada tetes keringat masyarakat

    Terkait hal itu, diminta kepada Kapolda Sumut mengevaluasi kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan, tutupnya

    Terkait hal tersebut Mediatribunsumut.com telah konfirmasi juper Sony melalui WhatsApp pada ( 04/04 ) dan telah ditelp melalui WhatsApp namun tidak ada respon hingga berita ini diterbitkan.

    ( A Marpaung ).

  • Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan Larang Pengacara Bawa HP Saat Jumpai Penyidik

    Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan Larang Pengacara Bawa HP Saat Jumpai Penyidik

    Medan, mediatribunsumut.com

    Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan melarang pengacara membawa HP saat menjumpai penyidik.

    Pengacara pelapor tiba – tiba dilarang membawa HP dan teman ketika menjumpai penyidik.

    Demikian dikatakan Kuasa hukum pelapor Rouly Br Siringo Ringo kepada Mediatribunsumut.com pada ( 03/04 ).

    Kasus ini dilaporkan pada ( 11/9/2023 ) atau lebih kurang tujuh bulan namun hingga kini belum ada tindakan dari pihak saat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, ujarnya.

    Jadi apakah ada kaitannya dengan saya dilarang piket membawa HP saat menjumpai penyidik, inikan aneh, sebutnya.

    Selama ini tidak pernah dilarang membawa HP, kenapa tiba-tiba tidak diperbolehkan, tuturnya.

    Pada hal sebelumnya sudah ada komunikasi dengan penyidik, bang Sony atau penyidik tipiter, tetapi sampai di rungan piket ada peraturan yang tidak memperbolehkan bawa HP, sebutnya.

    Bahkan petugas piket melarang membawa kawan sementara kedatangan saya hanya untuk konfirmasi pada penyidik terkait laporan klen saya
    Rouly Br Siringo Ringo, terangnya.

    Tindakan petugas piket ini diluar ketentuan, untuk itu diminta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan menegur, sehingga tidak bertindak sesuka hati, tutupnya.

    ( A Marpaung )

  • PTPN 2 Ganti Nama Jadi PTPN 1 Regional 1, Kini Fokus Kuasai Asset Potensial 

    PTPN 2 Ganti Nama Jadi PTPN 1 Regional 1, Kini Fokus Kuasai Asset Potensial 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    PTPN 2 berganti nama menjadi PTPN 1 Regional 1, kini fokus menguasai asset potensial yang dimilikinya.

    Bila selama ini PTPN 2 sektor produksi unggulannya  kelapa sawit, sudah dikerjasamakan pengelolaannya ke Palm Co, sementara untuk gula pasir diserahkan pengelolaannya kepada PT SGN (Sinergi Gula Nusantara).

    Kedepan untuk optimalisasi asset yang dilakukan dengan kerjasama kepada pihak ketiga, saat ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi PTPN 1 Regional 1.

    Karena dengan memanfaatkan lahan-lahan HGU (Hak Guna Usaha) untuk pemanfaatan lain di luar perkebunan, seperti kawasan permukiman Kota Mandiri Bekala, yang bekerjasama dengan Perum Perumnas,  serta Kota Deli Megapolitan yang menggandeng pengembang Nasional, mampu mengangkat nilai pendapatan perusahaan serta citra perusahaan di mata publik.

    Apalagi lahan-lahan HGU yang dimiliki itu sudah tidak sesuai lagi untuk dikembangkan sebagai areal perkebunan, ujar Kasubbag Humas PTPN 1 Regional 1, Rahmat Kurniawan di kantornya, Selasa (02/04).

    Sehingga perubahan peruntukannya langsung disetujui Menteri BUMN karena membawa dampak positif bagi PTPN 1 Regional 1,” jelasnya.

    Di sisi lain dengan adanya langkah-langkah optimalisasi asset yang dilakukan, PTPN 1 (saat masih disebut PTPN 2) mampu melunasi berbagai kewajibannya kepada karyawan pensiunan, yang sudah tertahan bertahun-tahun.

    Seperti pelunasan pembayaran Santunan Hari Tua (SHT) yang mencapai angka Rp. 500 Milyar. Jika tidak ada terobosan yang dilakukan dengan langkah-langkah optimalisasi asset ini, kata Rahmat, tidak mungkin perusahaan bisa melunasi kewajibannya dalam jumlah yang sangat besar.

    Karena itulah, ke depan, PTPN 1 Regional 1 akan terus fokus terhadap langkah optimalisasi asset, baik terhadap Hak Guna Usaha (HGU) aktif, yang masih dikuasai pihak lain secara sepihak, maupun lahan-lahan eks HGU yang kini juga masih dikuasai pihak lain. Pihak PTPN 1 Regional 1, akan terus berusaha untuk bisa mendapatkan kembali lahan-lahan HGU, Khususnya yang masih dikuasai pihak lain yang sama sekali tidak berhak atas lahan HGU tersebut.
    Kita akan terus berusaha dengan langkah-langkah persuasif, agar warga masyarakat faham bahwa asset Negara yang dikelola PTPN 1 Regional 1 harus dipertanggungjawabkan, jadi tidak mungkin dilepas begitu saja,” terang Rahmat Kurniawan.

    Sedangkan untuk lahan-lahan eks HGU, khususnya yang telah dinyatakan keluar dari HGU, seluas 5873,06 PTPN 1 Regional 1 telah melakukan sosialisasi melalui Pemkab Deli Serdang dan Kepala-kepala Desa.

    Yang intinya memberikan kesempatan bagi warga untuk memiliki lahan-lahan eks HGU tersebut, dengan cara mengajukan permohonan kepada Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan nominatifnya dan setelah dilakukan verifikasi maka ditetapkan nilai SPS yang harus disetor kepada Negara, ungkapnya.

    Semua ini berkat kerja keras dan kerja cerdas Board of Regional Management PTPN I Regional 1 yang dikomandoi Bapak Didik Prasetyo, dan atas dukungan Pemprov Sumut, Kajati Sumut, Ulama, BPN, Kodam I/BB, Polda Sumut, Satpol PP, Serikat Pekerja Perkebunan daan instansi instansi terkait, tutup Rahmat.

    ( A Marpaung ).

  • Tantangan Dan Upaya Terkait Vaksinasi Covid-19 di Masa Endemi DI Kab Deli Serdang – Sumut 

    Tantangan Dan Upaya Terkait Vaksinasi Covid-19 di Masa Endemi DI Kab Deli Serdang – Sumut 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Sosialisasi dan vaksinasi Covid-19 masih perlu dilakukan di masa endemi. Vaksinasi membantu tubuh membentuk antibodi untuk melawan virus Covid-19, sehingga mengurangi risiko sakit parah dan kematian. Meskipun kasus Covid-19 menurun, virus ini masih berpotensi kembali merebak.

    Vaksinasi membantu melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

    Demikian paparan Kadis Kesehatan Kab Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan MKed(PD), Sp.PD, K-GEH, FINASIM pada (19/03) yang diundang oleh Yayasan Inanta, bekerja sama dengan Perhimpunan Filantropi Indonesia, Ford Foundation, dan Kementerian Dalam Negeri sebagai Narasumber pada program Dialog Interaktif di RRI Pro 1 Medan yang mengangkat topik ”Masih perlukah Vaksinasi Covid-19 di Masa Endemi?”

    Pemerintah Indonesia telah mencabut status pandemi Covid-19 pada 21 Juni 2023. Keputusan ini didasari oleh jumlah konfirmasi harian Covid-19 secara nasional yang mendekati nihil.

    Namun pada akhir November 2023, terjadi peningkatan kasus mingguan Covid-19.

    Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Deli Serdang, saat terjadi puncak Covid-19 di tahun 2021 tercatat 13.100 kasus, tahun 2022 sebanyak 8.524 kasus, di tahun 2023 sebanyak 146 kasus dan tahun 2024 sampai bulan Maret yang lalu hanya ada 16 kasus.

    Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah vaksinasi Covid-19 masih diperlukan di masa endemi?

    ”Kita ketahui bersama Deli Serdang merupakan pintu masuk utama ke wilayah Sumatera Utara melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu yang terletak dalam wilayah Kabupaten Deli Serdang. Arus turis yang datang dengan moda transportasi udara untuk berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Sumatera Utara terdiri dari turis domestik maupun turis mancanegara.

    Ini menyebabkan banyaknya lalu lintas orang yang datang dan pergi melalui bandara ini” lanjut dr. Asri Ludin Tambunan.

    Terkait vaksinasi Covid19, saat ini menjadi pilihan yang cukup sulit buat Pemkab Deli Serdang. “tantangan terberat kita yakni pola pikir masyarakat yang merasa Covid-19 sudah tidak berbahaya dan enggan untuk divaksinasi.

    Lalu ketersediaan stok vaksin yang terbatas sehingga vaksinasi hanya difokuskan untuk kelompok tertentu seperti calon jemaah haji dan umrah.

    Selain itu akses dan edukasi bagi masyarakat di daerah terpencil yang sulit mendapatkan informasi dan layanan vaksinasi, dan terakhir adalah ketidakpercayaan terhadap informasi terkait vaksin Covid-19 yang beredar di masyarakat”, sebutnya lagi.

    Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Deli Serdang melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dengan beberapa program.

    Salah satu program yang baru diluncurkan adalah Program Berobat Jalan Gratis di seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

    Saat ini ada 34 Puskesmas Induk dan 106 Puskesmas Pembantu di wilayah Deli Serdang, dan untuk mendapatkan layanan Kesehatan tersebut masyarakat cukup membawa KTP dan KK Deli Serdang.

    Kemudian upaya Jemput Bola, dimana petugas kesehatan akan mendatangi daerah terpencil untuk memberikan layanan vaksinasi dan edukasi kesehatan.

    Program Pos Pelayanan Terpadu, dimana program ini mengintegrasikan layanan kesehatan primer untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan terdekat.

    Kerjasama dengan berbagai pihak seperti organisasi masyarakat sipil, tokoh agama, dan influencer untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi perlu dilanjutkan bahkan ditingkatkan.

    Kampanye edukasi melalui berbagai media untuk meluruskan informasi yang salah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.

    Intinya masyarakat Deli Serdang dapat mengakses informasi dan layanan vaksinasi di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, Rumah Sakit, situs web resmi Kementerian Kesehatan dan Layanan informasi Covid-19.

    Upaya bersama dari pemerintah kabupaten, dinas Kesehatan kabupaten, instansi terkait, pihak-pihak yang berkepentingan, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mencapai kekebalan komunitas.

    Sebagai penutup, dr. Asri Ludin Tambunan kembali mengingatkan agar jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan, tetap memakai masker terutama bila ada gejala flu dan batuk, menjaga jarak, dan segera mendapatkan vaksinasi Covid-19, baik dosis lengkap maupun booster.

    Vaksinasi adalah kunci utama untuk melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari bahaya Covid-19. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dan segera mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

    ( A / Tim ).