Blog

  • Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

     

    Disdik Kabupaten Deli Serdang mengadakan program penguatan kompetensi guru guru ASN P3K, bertempat di Berastagi Hotel, Selasa (14/2/2023) lalu.

    Kegiatan berlangsung selama 2 hari dan dihadiri langsung Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan SE, MM, Kabid GTK dr Jumakir MPd, dan Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Korwilcam Tanjung Morawa, Yusdahniar MPd, menyampaikan bahwa program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru, agar guru ASN P3K memahami tupoksi dan posisi kerja di sekolah masing masing.“Para guru P3K perlu dibekali keilmuan agar mapan melaksanakan tugas sebagai pendidik yang handal dan profesional” ujar Yusdahniar, kepada Tribun Sumut Jumat (17/2/2023).

    Sebagi pembicara di acara pertemuan penguatan guru guru ASN P3K itu ,dr Jumakir MPd .pada sesi pertama, dan di sesi kedua, Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Acara penguatan tersebut di bagi menjadi 2 gelombang, pada gelombang yang pertama di ikuti oleh kec Tanjung Morawa dan Labuhan Deli dan di ikuti sebanyak 205 peserta ASN P3K.

    Peserta guru guru ASN P3K ini sangat merespon dengan baik dan senang terkait program ini, “Kami sangat senang dengan adanya program ini bang,dan kami semua guru guru bisa lebih kompak semua dengan adanya kebersamaan seperti ini,” ujar Tiurma Hutagaol SPd seorang guru di SDN 105335 Kebun Sayur Tanjung Morawa.

    Hal senada juga di sampaikan oleh dr Jumakir MPd, yang juga sebagai pembicara di acara tersebut, program itu dinilai sangat positif mengingat di Tanjung Morawa dan Labuhan Deli merupakan wilayah yang majemuk yang perlu kita lakukan penguatan dan peningkatan kompetensi para guru guru ASN P3K.

    Menyikapi hal ini kepala Korwilcam Labuhan Deli ,Salima Pama MPd, merasa waktunya terlalu singkat “kalo bisa di perpanjang lagi satu hari lagi mengingat keakraban dan kebersamaan kita disini sangat erat” ujar Salima Pama.

    Dan di akhir acara penutupan diadakan autbon oleh Muklis, ketua diklat Pramuka Kabupaten Deli Serdang.

    (Rdn)

  • Sinopsis, MC dan Jam Tayang Donghua Terbaru Februari 2023: 100.000 Years of Refining Qi

    Sinopsis, MC dan Jam Tayang Donghua Terbaru Februari 2023: 100.000 Years of Refining Qi

    Medan – Donghua 100.000 Years of Refining Qi adalah serial yang baru tayang tepatnya resmi dirilis pada 18 februari 2023 kemarin (Winter 2023). Donghua ini digarap oleh Studi Soyep, katanya donghua ini diprediksi akan end di episode yang ke 60.

    Ada beberapa diskusi tentang donghua ini lho, Hal ini disebabkan karena judulnya agak sedikit mirip dengan donghua 2D; I Have Refined Qi For 3000 Years! Garapan dari studio Shanghai Foch Film Culture Investment.

    Sekilas tentang kemiripannya, ada sedikit cerita diawal yang agak mirip sih akan tetapi pada intinya sangat berbeda lho. Biar gak keliru dengan judul, lebih baik ditonton dulu donghua terbarunya baru komentar ya.

    Siapa MC donghua 100.000 Years of Refining Qi?

    MC dari donghua ini bernama Xu Yang, bukan Kuyang.. beberapa netizen indo memang agak nyeleneh menyebutkannya dengan Kuyang.

    Xu Yang awalnya adalah murid Sekte Tianlan pada 100 rb tahun yang lalu. Kultivasinya stuck di Tahap Pemurnian Qi (Tahap Kedua dalam kultivasi dalam cerita donghua ini), dengan artian kultivasi dari MC nya sangat rendah guys.

    Kalau kamu cari donghua dengan cerita MC dengan kultivasi rendah tapi overpower, yah ini adalah donghua rekomendasi banget.

    Jadwal Tayang donghua 100.000 Years of Refining Qi?

    Donghua 100.000 Years of Refining Qi tayang setiap hari sabtu di Anichin.vip dengan durasi 10 Menit Per-Episode. Dan saat ini sudah sampai pada episode yang ke 3.

    Sinopsis 100.000 Years of Refining Qi:

    100.000 tahun yang lalu, Sekte Tianlan menguasai dunia kultivasi, dan semua murid dari klan itu bangga dan tak terkalahkan. Hanya Xu Yang, murid pendiri sekte, yang berada pada tahap pemurnian Qi, untuk menerobos dan naik secepat mungkin, Xu Yang pergi ke pengasingan selama sepuluh ribu tahun.

    Ketika dia keluar dari pengasingan, dunia kultivasi telah menurun, dan hanya tiga atau lima murid Sekte Tianlan yang tersisa. Melihat sekte itu akan dimusnahkan, Xu Yang memukul mundur musuh yang kuat dan bersumpah untuk memimpin Sekte Tianlan kembali ke puncaknya!

    Ketika Sekte berkembang, kebenaran tentang kultivasi Xu Yang terungkap selangkah demi selangkah, dan misteri yang melintasi tiga alam manusia, iblis, dan abadi terungkap ke publik. Akankah dia menjadi dewa dengan satu pikiran, atau iblis dengan satu pikiran? Hidup dan mati dunia terletak di telapak tangan Xu Yang!

  • Gencarkan Patroli Presisi.. Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Puluhan Remaja Pesta Miras

    Gencarkan Patroli Presisi.. Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Puluhan Remaja Pesta Miras

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

    Polresta Deli Serdang berhasil amankan 57 (lima puluh tujuh) remaja yang berkumpul dan minum minuman keras saat melakukan Patroli Presisi pada Sabtu malam tanggal 18 Februari 2023 hingga subuh Minggu 19 Februari 2023.

    Adapun para remaja yang diamankan sebagian besar berstatus pelajar. Dan mereka berhasil diamankan saat Personil Polresta Deli serdang melaksanakan Patroli Presisi Rutin yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH.

    Dalam pelaksanan patroli pada malam hari itu. Kapolresta Deli Serdang didampingi Para PJU, dan Anggota melaksanakan patroli mobile di seputaran wilkum Polresta Deli Serdang.

    Dan setibanya di Gang Sejarah Lingkungan II Kecamatan Tanjung Morawa, sekitar pukul 00.00 wib, Personil yang melaksanakan Patroli menemukan sekelompok remaja yang tengah Asyik berkumpul sambil minum minuman keras (Miras).

    57 remaja beserta barang bukti berupa Miras 12 botol jenis minuman anggur merah , 4 botol diantaranya telah diminum dan 17 sepeda motor diamankan ke Mapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang.

    Kepada para Remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan teguran guna memberikan efek jera atas perbuatan nya yang mengganggu kamtibmas yang tidak sepatutnya dilakukan.

    Selanjutnya, Petugas mengembalikan para remaja kepada orang tua masing-masing beserta sepeda motor dengan syarat dapat menunjukkan kelengkapan surat surat kendaraan nya

    Para Remaja tersebut juga telah membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan termasuk terlibat dalam kegiatan yang mengganggu kamtibmas seperti Tauran dan Geng Motor.

    Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH mengatakan, “Patroli Presisi ini akan selalu kita gencarkan khususnya dalam memberantas segala ulah kenakalan remaja dan Genk motor yang sudah cukup meresahkan masyarakat.” tegas Kapolresta Deli Serdang.

    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kasat Reskrim, Kompol I Kadek Cahyadi SiK SH MH, Kasat Samapta Kompol Bulat Panjaitan, SH,MH, Kabag Ren, Kompol Mahyu Daniel Noor, S.Si, serta Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit SH.

    (Rdn)

  • RSU Melati Perbaungan Diteror OTK.. Terlihat Ada Beberapa Lubang Bekas Tembakan

    RSU Melati Perbaungan Diteror OTK.. Terlihat Ada Beberapa Lubang Bekas Tembakan

    Sergai | Mediatribunsumut.com

    RSU Melati Perbaungan yang berada di Jl.Deli Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai diteror oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

    Pantauan Awak media di lokasi Sabtu malam (18/2/2023). Ada 4 lubang bekas tembakan dilantai 2 jendela kaca ruang inap pasien.

    Aksi teror ini pun dilaporkan pihak Rsu Melati Perbaungan kepada pihak Kepolisian.

    Personel gabungan dari Satreskrim Polres Sergai bersama Polsek Perbaungan pun turun ke lokasi guna melakukan olah TKP dengan mendatangkan tim Inafis Polres Sergai.

    Kasatreskrim Polres Sergai AKP Made Yoga Mahendra, SIK mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi dengan mengumpulkan semua keterangan para saksi.

    Dan sampai saat ini belum tahu apa motif dari teror ini, tadinya saya pikir berantem atau pun ada suara tembakan, “ucapnya.

    “Dia pun menjelaskan dari keterangan para saksi di lokasi tidak ada yang mengetahui peristiwa kejadian dugaan penembakan ini.

    Seperti pedagang yang berada didepan RSU Melati ini sama sekali tidak mengetahui peristiwa dugaan penembakan tersebut.

    “Ibu pedagang ini dari pukul 4 sore berjualan gak mungkin gak tahu dengan adanya peristiwa kejadian disini. “Paparnya.

    Lanjutnya, dari keterangan saksi yang diperoleh seperti ibu pedagang ini tidak mengetahui, Sedangkan pandangan ibu ini ke depan sudah cocok, kecuali pandangannya kebelakang.

    “Kasatreskrim AKP. Made Yoga menyebutkan kalau memang ada dugaan penembakan ini seharusnya ibu ini lebih mengetahui, karena jaraknya hanya berapa meter saja dari lokasi, “imbuhnya.

    Saat disinggung ada 4 lubang bekas tembakan. AKP Made Yoga mengungkapkan dari hasil identifikasi ada 3 lubang bekas dugaan seperti penembakan.

    Ini bekas seperti dugaan penembakan, tapi kalau yang lain gak tahu iya.” ungkapnya.

    Selain ada 3 lubang bekas seperti tembakan kaca jendela juga ikut pecah ini bisa juga memungkin.

    “Namun, sejauh ini Kasatreskrim belum bisa menyimpulkan apa penyebab peristiwa kejadian ini.

    Ini masih asumsi saja, belum ada kejelasan karena ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian, Tandasnya. (DM)

  • Bakti Sosial “Kurir Sedekah” Karang Taruna Desa Bakaran Batu Terus Berjalan Di Setiap Minggunya

    Bakti Sosial “Kurir Sedekah” Karang Taruna Desa Bakaran Batu Terus Berjalan Di Setiap Minggunya

    Batang Kuis | Mediatribunsumut.com

    Kegiatan bakti sosial ini ditujukan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pemberian bantuan sembako, khususnya kepada masyarakat kurang mampu, orang-orang tua, serta janda yang benar-benar layak untuk dibantu.

    Pemberian bantuan dilakukan dengan mendatangi secara langsung daftar masyarakat yang telah ditentukan sebelumnya, hal ini dilakukan untuk melihat kondisi penerima bantuan secara langsung sekaligus memotivasi mereka agar tetap semangat dalam menjalani hidup sehingga pemberian bantuan dapat tepat sasaran.

    Pada kesempatan kali ini ketua Karang Taruna Desa Bakaran Batu Asnawi Sitompul, berserta perangkat pengurus yaitu Aris Fatra dan Sigit Indra Pratama berkesempatan untuk memberikan bantuan kepada beberapa warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Warga yang berkesempatan menerima bantuan pada bakti sosial kali ini merasa senang dan diperhatikan dengan adanya kegiatan bakti sosial ini.

    “Program ini harus lebih digalakkan untuk membantu masyarakat Desa yang kurang mampu khususnya masyarakat Desa Bakaran Batu, saya selaku Ketua Karang Taruna di Desa Bakaran Batu mengajak kepada Bapak dan Ibu mari… yang ingin ikut berpartisipasi membantu masyarakat di Desa kita, yang mana dari bantuan yang sudah Bapak dan Ibu berikan akan kami kumpulkan dan hasil keseluruhannya akan kami bagikan di setiap hari minggunya, ini juga kami data bekerjasama dengan setiap Kepala Dusun untuk memilah mana yang bener-bener layak untuk menerimanya, ”setidaknya kita berupaya meringankan beban masyarakat.” Ujar Asnawi Sitompul Ketua Karang Taruna Desa Bakaran batu kepada awak media.

    Dikediamannya, Muslim Susanto selaku Kepala Desa Bakaran Batu saat dikunjungi awak media berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan demi membantu beban ekonomi masyarakat,saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih untuk seluruh elemen yang ada di Karang Taruna Desa Bakaran batu, semoga kegiatan baik ini dapat menginspirasi dan dijadikan contoh bagi organisasi yang ada di Desa Bakaran Batu untuk melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Masih kata Muslim “Jadilah generasi muda sebagai pelopor kegiatan yang bermanfaat buat masyarakat,bukan sebagai provokator yang memecah belah masyarakat, terkhusus untuk kalangan pemuda. Tetap semangat dan jangan kenal lelah,” tutup Muslim.

    (Red)

  • Warga Masyarakat Apresiasi pada Tim Gabungan Polda Sumut bersama Satreskrim polres Langkat Telah mengamankan penembak mantan Anggota DPRD Langkat

    Warga Masyarakat Apresiasi pada Tim Gabungan Polda Sumut bersama Satreskrim polres Langkat Telah mengamankan penembak mantan Anggota DPRD Langkat

    Medan | Mediatribunsumut.com

    Tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Langkat, berhasil mengungkap kasus mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat, Paino (47). Motif para pelaku membunuh politikus Partai Golkar itu karena masalah bisnis kelapa sawit.

    Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, SIK, M. Si didampingi Direktur Reskrimum Polda Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, SIK dan Kapolres Langkat AKBP Faisal Simatupang, SIK mengatakan, otak pelaku pembunuhan LS Ginting alias Tosa selama ini memiliki usaha kelapa sawit di Kabupaten Langkat. “Ini berkaitan dengan usaha, Tosa memiliki usaha mengumpulkan sawit,” sebut Kapolda Sumut, Senin (13/2/2023) siang.

    Tapi sambung Panca, semakin hari usahanya milik Tosa anjlok. Sedangkan usaha korban yang juga mengumpulkan kelapa sawit semakin berkembang.

    “Usaha tersangka semakin hari semakin merosot. Dan korban itu sebagai saingan usahanya,” ucap dia.

    Dari persoalan inilah, sambung dia, Tosa merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. “Ini direncanakan Tosa dan beberapa orang termasuk eksekutor maupun orang yang membantu,” cetus dia.

    Kelima pelaku yang diamankan itu yakni LS Ginting alias Tosa (26) warga Bukit Dinding Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, D Bangun (38) warga Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat, P Sembiring (43) warga Desa Gunung Tinggi Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat, MH alias Tio (27) warga Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan SY alias Tato (27) warga Kelurahan Bingai Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat.

    Kelima tersangka ini diamankan dari lokasi yang berbeda-beda. Otak pelaku ditangkap di Kawasan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang dan eksekutor ditangkap di Kawasan Aceh, sedangkan tiga lainnya diamankan di kediaman masing-masing.

    Diketahui, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Paino (47) tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Devisi 1 Desa Basilam BL, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Kamis (26/1/23) dini hari.

    Korban warga Dusun VII, Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, tewas diduga karena mengalami luka tembak di bagian dada.

    (Rdn)

  • Kepala Desa Damaikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Terulang Lagi 

    Kepala Desa Damaikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Terulang Lagi 

    Jakarta | Mediatribunsumut.com

    Kasus kejahatan seksual terhadap anak yang yang diselesaikan Kepala Desa dibeberapa tempat terus berulang.

    Masih belum lupa dari ingatan kita, kasus kekerasan seksual yang dilakukan 6 orang pelaku terhadap seorang putri berusia 14 tahun di Brebes, Jawa Tengah yang terjadi pada bulan Desember 2022, berakhir damai setelah difasilitasi Kepala Desa dan sejumlah aktivis Lembaga Swadaya masyarakat di Brebes, Jawa Tengah.

    Penyelesaian damai itu diikuti dengan transaksi sejumlah uang ganti rugi bagi korban, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam keterangan persnya yang dibagikan kepada sejumlah media di Jakarta Sabtu 18/02 .

    Lebih lanjut Arist Merdeka mengatakan kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai dimana ada seorang anak korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangganya hingga korban hamil diselesaikan oleh Kepala Desa dengan cara mendamaikan perkaranya. dengan menawarkan pendekatan transaksi sejumlah uang antara keluarga pelaku.

    Ada banyak kasus sedemikian terjadi ditengah-tengah masyarakat. Kades yang seyogianya memberikan perlindungan terhadap warganya, justru Kepala Desa mengambil jalan pintas dengan cara damai dan ikut serta membiarkan praktek kekerasan seksual.

    Tengok saja kasus kejahatan seksual yang terjadi di awal Pebruari 2023 yang diduga dilakukan seorang Kades di Balige, Kabupaten Toba terhadap seorang putri remaja usia 13 tahun warga desa Lumban Lobu, Kabupaten Toba.

    Menurut keterangan korban kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Kades tersebut melakukan bujuk rayu, tipu muslihat dan janji-janji dengan cara menawarkan sejumlah uang untuk melakukan hubungan seksual.

    Dengan banyak kasus kekerasan seksual terhadap anak yang diselesaikan melibatkan Kepada Desa dan aparatur pemerintahan desa dengan cara-cara damai dan menawarkan transaksi sejumlah uang berdampak terhadap masa depan anak dan melecehkan harkat dan marbat anak.

    Dengan marak pendekatan penyelesaian kasus kekerasan terhadap anak dengan cara damai, demi kepentingan perlindungan anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak mendesak semua pihak termasuk aparatus desa dan Kepala Desa untuk tidak ikut serta memfasilitasi perdamaian terhadap segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak.

    Mengingat kekerasan seksual terhadap merupakan tindak pidana khusus, “Komnas Perlindungan Anak meminta dan mendesak orang tua dan masyarakat untuk menolak pendekatan damai dan meminta Kepala Desa dan pemegang otoritas desa untuk menawarkan damai terhadap segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak,” tegas Arist.

    (Red)

  • Tingkatkan Kewaspadaan… Rutan Kelas 1 Labuhan Deli Lakukan Razia Kamar Hunian

    Tingkatkan Kewaspadaan… Rutan Kelas 1 Labuhan Deli Lakukan Razia Kamar Hunian

    Labuhan Deli | Mediatribunsumut.com

    Guna deteksi dini dan antisipasi gangguan kamtibmas, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli lakukan razia dan penggeledahan barang-barang terlarang ke kamar hunian warga binaan pemasyarakatan. Kamis (16/2/2023).

    Tim penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Erwin F. Simangunsong selaku Kepala Rutan Labuhan Deli beranggotakan pejabat struktural, petugas pengamanan, staf, dan CPNS.

    Giat penggeledahan ini dilakukan mulai pukul 20.00 WIB yang diawali dengan apel persiapan pelaksanaan penggeledahan.

    Karutan Labuhan Deli Erwin F. Simangunsong memberikan pengarahan terkait penggeledahan yang akan dilakukan mengatakan razia yang dilakukan merupakan bentuk implementasi deteksi dini dari gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi di Rutan Labuhan Deli.

    “Dalam melakukan razia blok hunian warga binaan, harap tetap mengutamakan asas kemanusiaan, lakukan dengan sopan dan jangan sampai ada kekerasan sedikitpun”, ujar Erwin.

    Erwin menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Tim petugas Penggeledahan yang telah berbagai upaya melakukan upaya deteksi dini.

    “Terus lakukan berbagai cara dalam rangka deteksi dini keamanan, cegah berbagai upaya masuknya barang-barang terlarang masuk dan dimiliki oleh para WBP demi mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Rutan Labuhan Deli”, tegas Ka.Rutan.

    Sementara itu Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Asrul A. Harahap menjelaskan pelaksanaan teknis mengenai penggeledahan yang dilakukan mengatakan dalam penggeledahan ini terbagi menjadi 3 Tim yang masing-masing tim telah dibagi oleh beberapa petugas untuk melaksanakan penggeledahan. Kegiatan apel ini pun diakhiri dengan doa bersama.

    “Penggeledahan kali ini difokuskan pada 2 kegiatan yaitu Penggeledahan kamar hunian warga binaan dan pemeriksaan urine. Dalam pelaksanaannya, WBP yang ada di dalam kamar hunian dikeluarkan secara tertib sesuai SOP dan digeledah badan oleh petugas,” kata KPR.

    Seluruh petugas memeriksa barang dengan hati-hati dan teliti mengecek setiap sudut ruangan kamar hunian warga binaan.

    (Paisal)

  • Camat Labuhan Deli Terancam Dipidanakan, Diduga Gelapkan Dana Bantuan

    Camat Labuhan Deli Terancam Dipidanakan, Diduga Gelapkan Dana Bantuan

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

    Camat Labuhan Deli, Eddy Saputra Siregar, SSTP., MAP di sebut terancam di laporkan akibat yang di duga menggelapkan Dana Bantuan korban kebakaran dari (BPBD) Kabupaten Deli Serdang bekisar Rp.31,5 Juta,Kamis (16/02/2023).

    Korban kebakaran di 2 (dua) Desa di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara yakni Desa Helvetia dan Desa Manunggal, mengaku tidak menerima Dana Bantuan tersebut yang di duga sudah di serahkan pihak (BPBD) Kabupaten Deli Serdang kepada Camat Labuhan Deli.

    Hal itu di sampaikan oleh para korban kebakaran melalui Kuasa Hukumnya dari Kantor Hukum Ust Martono, SPdi., SH dan rekan.

    Ustadz Martono menjelaskan,bahwa para warga korban kebakaran tersebut mengeluh dan menyampaikan aspirasi mereka serta meminta Bantuan Hukum kepada Kantor Hukum Ust Martono, SPdi., SH dan rekan.

    “Kantor Hukum Ust Martono, SPdi., SH dan rekan, merasa empati dan prihatin terhadap ibu-ibu korban kebakaran yang datang dan meminta Bantuan Hukum kepada kami.Tentunya kami tergugah dan berupaya membantu mereka guna mendapatkan hak-haknya,” jelasnya kepada wartawan.

    Di katakan nya, oknum-oknum Pemerintahan Kecamatan Labuhan Deli yang di duga menyamarkan bantuan korban kebakaran yang di salurkan ke masyarakat.Namun, oknum-oknum tersebut yang di duga mengklaim bahwa bantuan itu berasal dari Camat Labuhan Deli.Padahal, merupakan bantuan dari tokoh masyarakat.

    “Warga korban kebakaran mengaku belum pernah menerima Dana Bantuan dari (BPBD) Kabupaten Deli Serdang yang sudah di serahkan ke Camat Labuhan Deli.Akan tetapi, oknum-oknum Pemerintahan Desa yang malah mengklaim bantuan itu dari Camat Labuhan Deli,” ungkap Ustadz Martono.

    Tak hanya itu,masih kata Ustadz Martono,oknum-oknum Pemerintahan Kecamatan Labuhan Deli juga yang di duga adanya pemalsuan tanda tangan korban kebakaran agar Dana Bantuan tersebut di keluarkan.

    “Berdasarkan hasil konfirmasi klien kami kepada Kepala (BPBD) Kabupaten Deli Serdang bahwa Camat Labuhan Deli telah memberikan laporan kepada (BPBD) Kabupaten Deli Serdang Dana Bantuan tersebut sudah di salurkan kepada korban kebakaran berikut tanda tangannya.Ini kan aneh,warga korban kebakaran mengaku tidak ada menandatangani apa lagi menerima Dana Bantuan tersebut,” ungkapnya lagi seraya mengatakan pihaknya menduga Dana Bantuan korban kebakaran itu di gelapkan.

    Dia juga berharap hal ini menjadi perhatian khusus Bupati Deli Serdang dalam mengayomi masyarakat dan menjalankan Pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang.

    “Kita berharap Bupati Deli Serdang segeralah bertindak tegas,jelas masyarakat mengharapkan sikap tegas Bupati Deli Serdang dalam menindak lanjuti hal-hal seperti ini,” harap Ustadz Martono.

    “Kalau Camat Labuhan Deli tidak juga mengindahkan terkait Dana Bantuan korban kebakaran tersebut,tentunya kami akan melaporkan dan mengambil langkah hukum,agar para korban kebakaran mendapatkan keadilan,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, Amos F Karo-Karo, SSos., MAP ketika saat di konfirmasi oleh para warga korban kebakaran,dia menyampaikan bahwa Dana Bantuan untuk korban kebakaran sudah di serahkan kepada Camat Labuhan Deli.

    “Kami juga sebelumnya turut prihatin atas kejadian kebakaran yang menimpa ibu-ibu sekalian.Bantuan (dari Pemerintah) itu sebenarnya di bulan November 2022 sudah kami kasihkan ke Camat,foto Camatnya pun ada,” jelas Amos kepada korban kebakaran pada hari Rabu (15/02/2023) kemarin.

    Mantan Camat Sibolangit ini mengatakan,pihaknya menyalurkan bantuan tersebut dalam bentuk uang bukan barang.

    “Kami salurkan bantuan korban kebakaran dalam bentuk uang bukan barang.Uang yang di serahkan sebesar Rp.31,5 Juta untuk korban kebakaran di Desa Manunggal dan Desa Helvetia,” ungkap Amos.

    (Tim)

  • Diduga Tambang Pasir Ilegal Gunakan Alat Pompa dan Beko Bebas Beroperasi Di Serdang Bedagai

    Diduga Tambang Pasir Ilegal Gunakan Alat Pompa dan Beko Bebas Beroperasi Di Serdang Bedagai

    Serdang Bedagai | Mediatribunsumut.com

    Di duga tambang pasir ilegal bebas beroperasi di Dusun 1 Desa Pulau Tagor,Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai,Provinsi Sumatera Utara,Kamis (16/02/2023).

    Pantauan tim awak media di lokasi, Galian C jenis tambang pasir ini langsung melakukan penyedotan dari dasar sungai ular menggunakan mesin yang telah di desain khusus.

    Dari mesin terlihat di pasangkan pipa panjang untuk mengalirkan pasir ke darat persisnya di tepi sungai yang telah di buat lubang.

    Kemudian dari lubang yang telah berisikan pasir tersebut,di korek menggunakan alat berat excavator untuk di muat ke truk.

    Menurut warga di sana,tambang pasir yang di duga ilegal tersebut beroperasi sudah cukup lama.

    “Tambang pasir itu dah lama itu pak,” ucap warga setempat.

    Menelusuri lebih jauh,tim awak media mendatangi lokasi tambang pasir tersebut.

    “Ini punya pak Syahril Ginting bang, kalau saya bekerja di sini bang,” ungkap pria yang mengaku bekerja di tambang pasir milik Syahril Ginting itu.

    Sementara itu,Camat Serba Jadi Syafruddin, SE., M.AP saat di konfirmasi tim awak media melalui lewat via Whatsapp terkait legalitas tambang pasir tersebut belum membalas walau pun sudah terlihat centang 2 (dua) biru. Oknum camat. hanya melihat FC whatsapp dari awak media itu saja. Beberapa Warga masyarakat yang tak mau sebut namanya sebagai Nara sumber di dusun 1 desa Palau Tagor kecamatan serba jadi kabupaten Serdang Bedagai. Melalui media ini mintak bupati dan Kapolres Tindak Tegas pada oknum pelaku galian sungai di pulau Tagor dampaknya merusak lingkungan Terjadi banjir dan longsor nantinya

    (Tim / Rdn)

  • Jaga Soliditas Jelang Pemilu, Rahudman dan PSD Ojol Gelar Silaturahmi Akbar

    Jaga Soliditas Jelang Pemilu, Rahudman dan PSD Ojol Gelar Silaturahmi Akbar

    MEDAN | Mediatribunsumut.com

    Untuk menjaga soliditas jelang Pemilu 2024, Ketua Dewan Pakar DPW Partai NasDem Sumut, H Rahudman Harahap bersama Persatuan Solidaritas Driver (PSD) Ojek Online (Ojol) menggelar Tabliq dan Silaturahmi Akbar di Pendopo Khadijah, kediaman H Rahudman Harahap, Rabu (15/2).

    Pada acara ini, H Rahudman Harahap meminta seluruh kader NasDem untuk bersama-sama merebut kembali kepercayaan publik dengan terus berbuat kebaikan.

    Foto Rahudman Harahap bersama dengan ojek on line setelah selesai acara

    “Seluruh kader NasDem harus merebut kembali kepercayaan masyarakat (bring back trust) dengan menebar kebaikan dan berbuat yang terbaik. Maka itu saya meminta agar seluruh kader Partai NasDem untuk serius menjadikan Partai NasDem sebagai Juara Pemilu 2024 seperti yang sudah dicanangkan,” kata Rahudman Harahap.

    Acara yang dihadiri oleh sekitar seribuan pengemudi ojol dari sekitar Kota Medan itu diisi oleh dai kondang, Ustad Abdul Muhadir Ritonga. Tampak hadir juga jajaran pengurus DPP Partai NasDem yakni Wasekjen Siar Anggretta Siagian, Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Sumut, Salman Ginting, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumut Suriadi Bahar, Kader NasDem Putrama Alkhairi dan Aulia Andri.

    Hadir juga Ketua Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) Surya Wahyu Daniel beserta Bambang Santoso. Selain itu hadir Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) Sumut, Zakaria Rambe dan Sekretaris Paguyuban Sedulur Selawase, Endang Sri Astuti.

    Ketua Umum PSD, Donal Bastian Hasibuan menyebutkan PSD dibentuk sebagai lembaga solidaritas dan kemanusiaan membantu sesama pengemudi ojol di Kota Medan dan sekitarnya. Dia juga menyebutkan, PSD sudah mengangkat Rahudman Harahap sebagai Pembina PSD karena selalu memberi perhatian pada pengemudi ojol.

    “Perhatian Bapak Rahudman Harahap kepada pengemudi ojol menjadi semangat kita. Sebagai pembina PSD, pak Rahudman selalu mengajak pengemudi ojol selalu bersikap profesional dan berbuat yang terbaik,” kata Donal. (Red)

  • Lima Tersangka Terancam 15 tahun Penjara, Ini Kata Kapolresta Deli Serdang

    Lima Tersangka Terancam 15 tahun Penjara, Ini Kata Kapolresta Deli Serdang

    Lubuk Pakam | mediatrubunsumut.com

    Pasca tewasnya seorang pemuda Arifin (26) usai bentrokan dua kelompok pemuda, Senin 13 – 02 – 2023, yang terjadi di Gang Langgar Dusun II Desa Dalu X-A Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

    Hal tersebut di ungkapkan, Kombes Pol. Irsan Sinuhaji, SIK., MH pada konferensi pers, Rabu (15/02/2023) di Aula terbuka Mapolresta Deli Serdang.

    “Tewasnya pada tawuran Polresta Deli Serdang menetapkan 5 tersangka di mana satu pelaku utama dan 4 (empat) lagi pelaku pembantu sehingga menyebabkan korban meninggal,” ujarnya.

    Pelaku utama ADM (16) dan pelalu tambahan DAW (18), FMA (16), MM (16 ) serta OF (16).

    Selanjutnya, motif dan kronologis kejadian yang menyebabkan bentrokan sehingga menewaskan seorang pemuda.

    “Motif dari bentrokan 2 (dua) kelompok pemuda akibat dari saling ejek di media sosial WhatsApp dan Instagram. Mereka saling tantang dan buat kesepakatan bertemu di Gang Langgar Dusun II Desa Dalu X-A Tanjungmorawa,” ucapnya.

    Selanjutnya kelompok remaja pelaku melakukan penyerangan ke Jalan Sei Belumai tempat kelompok remaja korban menunggu dan terjadi saling lempar.Kemudian kelompok remaja pelaku bergerak menuju ke Gang Langgar dan di kejar oleh korban Arifin hingga di depan warung kopi Nokman.

    Kemudian di lokasi tersebut korban Arifin berhadapan dengan pelaku ADM. Korban Arifin mengacungkan balok kayu ke arah pelaku.Karena terdesak pelaku ADM melemparkan pisau ke arah korban Arifin dari jarak 2 meter yang langsung mengenai dada.

    Kombes Pol. Irsan Sinuhaji, SIK. MH menyebut, akibat luka di dada,korban Arifin meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik.

    “Korban Arifin meninggal dunia dalam perjalan ke klinik,” ujarnya.

    Akibat perbuatan para tersangka, di kenakan Pasal 338 Sub Pasal 170 jo 55, 56 Sub Pasal 351 ayat 3 Sub 385 ayat 3 KUHPidana.

    “Para tersangka di kenakan hukuman penjara paling lama 15 tahun,” ucapnya.

    Sementara itu ada 11 remaja yang di tangkap dari kelompok yang bentrok namun tidak didapati kesalahan Kesebelas remaja tersebut kemudian dikembalikan ke orang tua masing-masing untuk dibina sehingga tidak kembali melakukan hal yang sama.

    (Red)

  • Danyon 100/ Raider Binjai Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan Pusat COJ Indonesia

    Danyon 100/ Raider Binjai Terima Kunjungan Silaturahmi Pimpinan Pusat COJ Indonesia

    Binjai | Mediatribunsumut.com

    Setelah bersilaturahmi kepada Kapolres Binjai beberapa waktu lalu, maka pada Selasa (14/02/2023) sekitar pukul 10.00 Wib. Jajaran pengurus Pusat Community Of Journalist Indonesia kembali melakukan kunjungan silaturahmi kepada Komandan Batalyon 100/Raider yang bermarkas di Namu Sira – Sira Kota Binjai.

    Kunjungan yang langsung diterima oleh Komandan Batalyon 100/Raider Mayor Inf Sutaji S. Sos M. Tr. Opsla ditemani oleh Pasi Intel Lettu (Inf) Irwan tersebut terasa sangat istimewa dan berkesan karena dilaksanakan di ruang beliau. Dalam pertemuan tersebut terlihat hadir Heri Siswoyo selaku Ketua Umum Community Of Journalist Indonesia ditemani oleh Sekretaris Rahmadani, Bendahara Hanter Manalu dan juga Koordinator Roy Nasution serta pengacara terkenal Kota Binjai Sri Rahmaida SH.

    Dalam pertemuan tersebut, Danyon 100/Raider Mayor (Inf). Sutaji S. Sos M. Tr. Opsla mengatakan bahwa saat ini kondisi Batalyon yang dulunya bernama Lintas Udara 100 tersebut sudah cukup baik. Apalagi dalam waktu dekat ini, di Batalyon Infanteri 100/Raider akan dilaksanakan apel Dansat se Kodam I/BB.

    Sedangkan Ketua Umum Community Of Journalist (COJ) Indonesia Heri Siswoyo dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa, pihaknya siap membantu aparat TNI terutama Batalyon Infanteri 100/Raider untuk setiap pemberitaan tentang kegiatan yang dilaksanakan di Batalyon tersebut. Apalagi dalam waktu dekat akan diadakan Apel Dansat, maka dirinya beserta anggota siap untuk dilibatkan dalam acara tersebut. Ketua Umum Community Of Journalist Indonesia tersebut juga mengatakan Terima kasih atas penerimaan Komandan yang sangat baik kepada awak media.

    Sementara itu, Danyon 100/Raider mengucapkan Terima kasih atas kedatangan awak media. Semoga dengan adanya pertemuan ini maka hubungan antara pihak Wartawan dan TNI dapat terus berjalan dengan baik, demikian kata Komandan Batalyon Infanteri 100/Raider Mayor (Inf) Sutaji S. Sos M. Tr. Opsla yang ramah terhadap awak media ini.

    (Rdn)

  • Video Viral !! Bhabinkamtibmas Diduga Arogan, Kasus Asusila Di Damaikan Di Kantor Desa

    Video Viral !! Bhabinkamtibmas Diduga Arogan, Kasus Asusila Di Damaikan Di Kantor Desa

    Serdang Bedagai | mediatribunsumut.com

    Masih ingat tentang pemberitaan viral di berbagai media On line terkait perangkat desa mendamaikan kasus dugaan perbuatan cabul (asusila) yang di alami siswi SMP Kls II berinisial FA (13) yang dilakukan Peria Dewasa berinisial JR (27) yang telah memiliki istri dan dua anak.

    Kasus tersebut terus bergulir hingga pelaporan polisi NO : STTLP / 19 / 1 / 2023 /SPKT/Polresta Sergai / POLDA SUMUT., dan ditangani Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA).

    Pelaporan tersebut hingga kini diduga pelaku belum diamankan pihak polisi, sementara pihak pelapor dan korban juga saksi pelapor sudah dipanggil pihak PPA beberapa Minggu lalu.

    Hal ini menjadi pertanyaan dari pihak pelapor, (RINI) hingga meminta bantuan Hukum kepada Kuasa Hukum bermohon agar kasus ini secepatnya pelaku asusila dilakukan pengamanan oleh pihak POLSI

    Kuasa hukum Pelapor, M. Aris Damanik S.H bersama para awak media dari Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumatera Utara mendatangi Kantor Desa Sei Bulu Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai.

    Kedatangan Kuasa Hukum dan para awak media tersebut didasari adanya perdamaian sebelum yang di perbuat di kantor kepala desa, kedatangan tersebut disambut langsung oleh pihak kepala desa yang di wakili oleh sekretaris desa, berhubung Kepala desa sedang berada diluar kantor.

    Hal ini menjadi pertemuan pembahasan terkait perdamaian kasus asusila yang didamaikan di kantor desa beberapa Minggu lalu.

    Namun belum lama saling kordinasi dan bincang santai antar kuasa hukum, media dengan Sekretaris Desa tiba tiba Bhabinkamtibmas datang diruang pertemuan.

    Merasa tidak terima atas permasalahan yang sudah didamaikan dan sudah ditandatangani kepala desa dan Bhabin, Oknum polisi ini langsung berang dan membuat suasana saling tegang.

    “Saya sebagai Bhabinkamtibmas di desa ini sudah mengambil alih masalah ini, silakan laporkan saya kemana kalian mau laporkan saya sudah siap.” Terangnya oknum bhabinkamtibmas

    sampainya kepada kuasa hukum dan wartawan pada hari Kamis 09 / 02 / 2023 sekira pukul 11.00 Wib.

    Dengan kejadian hal tersebut kuasa hukum dari pelapor angkat bicara, kantor desa ini sudah menyalahi, penyelesaian terkait anak dibawah umur kok di damaikan di desa.

    “Sesuai Pasal 76E UU 35/2014:
    Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. “terang Aris Damanik.

    Lanjut M. Aris lagi, pelanggaran terhadap Pasal 76E UU 35/2014 diancam dengan pidana sebagaimana diatur dala Pasal 82 Perpu 1/2016, yakni.

    “Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.”ujarnya.

    Tambah nya lagi, dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud, “tutupnya Geram.

    Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dan penyelesaian secara hukum antara desa kepada pihak korban (pelapor) maupun Polisi.

    (Red)

  • Sarana Bimbingan Kegiatan Dan Latihan Kerja

    Sarana Bimbingan Kegiatan Dan Latihan Kerja

    Medan | Mediatribunsumut.com

    Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Kantor Wilayah Sumatra Utara. Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Satu Medan.

    Mengadakan acara Sarana Bimbingan Kegiatan Kerja Di Wilayah Rumah Tahanan Kelas Satu Tanjung Kusta Medan Senin 13/02/2023.

    Dan dihadiri pula Wakil Gubenur Sumatra Utara Musa Rajekshah S.SOS. Dan pejabat lainya.

    Dalam acara Sarana Bimbingan Kegiatan Dan Latihan kerja Wakil Gubernur Menyampaikan kata Untuk Keluarga Bina. Yang ada di Rumah Tahanan Kelas Satu Medan, agar Bisa Memberikan Kegiatan Pembinaan Kerja Yang Lebih baik Dan Lebih Bisa menjadi Manusia yang Mandiri.

    Kakanwil Sumatra Utara. Imam mengatakan kepada Awak Media. Saat di tanya. Dia Mengatakan Mari Kerja Sama Yang baik Dan Warga Binaan Bisa Memberi Kegiatan latihan kerja Yang Lebih Baik Untuk Kemajuan Bersama.

    Dan di Ahir Penghujung acara Semua Staf Rutan Kelas Satu Tanjung Kusta Medan Dan warga binaan Saling Kompak, Mendengarkan Musik Kibot Melayu dan tarian lagu Karo dan Tapanuli.

    (Ibnu)