Tag: DPD RI

  • Senator Nuh ‘Bedah’ Peran DPD RI: Pengawasan Anggaran dan Aspirasi Desa Wajib Tepat Sasaran

    Senator Nuh ‘Bedah’ Peran DPD RI: Pengawasan Anggaran dan Aspirasi Desa Wajib Tepat Sasaran

    Langkat, Media Tribun Sumut – Langkat diselimuti aroma audit. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pengawasan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara menggandeng Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar lokakarya evaluasi di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (18/11/2025).

    Pertemuan ratusan Kepala Desa dan Camat itu mengangkat tema berat: Pengawasan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif. Wakil Bupati Langkat turut membuka hajatan yang berfokus pada ketepatan sasaran dana desa.

    Jantung diskusi terletak pada peran lembaga perwakilan. Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, KH. Muhammad Nuh, MSP, hadir sebagai narasumber utama untuk “membelah” (membedah) mandat pengawasan DPD. Senator asal daerah itu membentangkan matriks pengawasan DPD terhadap pelaksanaan undang-undang, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta kebijakan sentral yang bersentuhan langsung dengan Desa.

    Muhammad Nuh menegaskan mandatnya di hadapan para pemangku kebijakan desa. “Pengawasan kita meliputi pengawasan penyaluran, penggunaan, dan pengelolaan Anggaran agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa fungsi DPD tidak hanya berhenti pada angka, melainkan juga “menampung dan menindaklanjuti permasalahan serta aspirasi masyarakat desa di tingkat nasional.”

    Lebih jauh, Pengasuh salah satu pesantren di Langkat itu menjanjikan tindakan tegas atas temuan. “Dan jika dalam tugas pengawasan ini, kita mendapat temuan atau rekomendasi, kita akan sampaikan ke Pemerintah untuk perbaikan regulasi dan kebijakan,” imbuhnya. Menurut Nuh, DPD adalah representasi murni dari daerah, yang ditugaskan untuk memperkuat peran daerah dalam mozaik pembangunan nasional.

    Untuk menajamkan aspek teknis, lokakarya tersebut juga menghadirkan tiga narasumber lain yang tak kalah strategis. Mereka adalah Edi Purwanto dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Farid Firman yang menjabat Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Kabupaten Langkat.

    Farid Firman, juru bicara BPKP Sumatera Utara, lantas memaparkan tugas pokok lembaganya. Ia menyebut BPKP berperan ganda: sebagai pengawas Dana Desa (DD) sekaligus konsultan (consulting) dan penjaminan (assurance) bagi pemerintahan desa.

    Demi melancarkan arus penyaluran dan mengefisienkan pengawasan DD, BPKP telah meluncurkan sistem digital. Aplikasi Siskeudes dikembangkan untuk pengelolaan keuangan, sementara Siswaskeudes dirancang khusus membantu Inspektorat melakukan audit. BPKP Sumut juga menyatakan kesiapan mereka memberikan pelayanan kepada para Camat dan kepala desa yang ingin berkonsultasi langsung di kantor BPKP Sumut.

  • Dialog Publik PW Hima PERSIS SU Hadirkan Senator DPD RI, Ditreskrimsus Polda Sumut, dan OJK Bahas Ancaman Judol dan Pinjol

    Dialog Publik PW Hima PERSIS SU Hadirkan Senator DPD RI, Ditreskrimsus Polda Sumut, dan OJK Bahas Ancaman Judol dan Pinjol

    Medan – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PW Hima Persis) Sumatera Utara telah sukses menyelenggarakan Dialog Publik pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Bertempat di aula AP Jakarta, Jalan Doktor Mansyur Medan, kegiatan ini mengangkat tema krusial: “Menolak Hancur, Memilih Tumbuh: Peran mahasiswa dalam menghadapi pola kehidupan agar tidak terjerat dengan judol, pinjol dan pegadaian ilegal serta Membangun Generasi Bijak Finansial dan Digdaya.”

    Ketua PW Hima Persis Sumut, Ahmad Rifaldi Siregar, dalam sambutannya menekankan peran strategis pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menyoroti pentingnya menjaga integritas diri agar terhindar dari lilitan judi online (judol), pinjaman online (pinjol), dan pegadaian ilegal.

    “Judol, Pinjol, dan Pegadaian Ilegal berpotensi besar menyebabkan ketidakstabilan hidup, gangguan kesehatan mental, dan menghambat perkembangan potensi bagi mahasiswa dan pemuda di Sumatera Utara,” jelas Rifaldi. “Oleh karena itu, dialog ini kami selenggarakan sebagai langkah preventif untuk memberikan pemahaman mendalam dan cara menghindari jeratan praktik-praktik ilegal tersebut.”

    Sesi inti menghadirkan KH. Muhammad Nuh, MSP, Anggota DPD RI / MPR RI sebagai Keynote Speaker. Dalam pemaparannya, Senator asal Sumatera Utara ini mengulas kecenderungan psikologis manusia yang mencari jalan pintas. “Manusia memiliki kecenderungan untuk mencari jalan pintas, atau Budaya Trabas, sebuah hal yang kerap kita temukan dalam diskusi menurut Profesor Djayadiningrat. Kecenderungan inilah yang membuat Judol, Pinjaman Online, dan Pegadaian Ilegal dapat tumbuh subur dan menjebak kita,” paparnya.

    KH. M. Nuh berharap forum ini dapat berfungsi sebagai sarana sosialisasi efektif. “Kebijakan negara kita sudah baik dengan melarang praktik ini, namun masih banyak individu yang terjebak. Forum ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif,” imbuhnya.

    Diskusi panel diisi oleh narasumber yang kompeten di bidangnya: AKBP POLTAK Y.P. SIMBOLON, S.I.K., M.H (Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumut), M. Fajrin Saragih (Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan/OJK Sumut), dan Zamhuri Harahap (Founder Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia/APSI).

    Dialog publik ini menarik perhatian peserta, yang mayoritas adalah mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU). Sesi tanya jawab menjadi fokus utama dengan munculnya berbagai pertanyaan kritis dari peserta terkait aspek regulasi, penindakan hukum, dan sanksi terhadap praktik Judol, Pinjol, dan Pegadaian Ilegal. (Red)

  • Muskerwil I PW Pemuda Persis Sumut & Tabligh Akbar, Sekjen Pemuda Persis: Muhammad Nuh ini Role Model bagi Generasi Muda Persatuan Islam

    Muskerwil I PW Pemuda Persis Sumut & Tabligh Akbar, Sekjen Pemuda Persis: Muhammad Nuh ini Role Model bagi Generasi Muda Persatuan Islam

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

    Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PW Pemuda Persis Provinsi Sumatera Utara & Tabligh Akbar Di laksanakan Dihalaman Sekolah SDN Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. (30/10)

    Acara pembuka dimulai dengan pembacaan kitab suci Al-Quran oleh Dedy Prima M.Pd, bertujuan kegiatan ini mendapatkan keberkahan dari Allah swt, dan kegiatan ini bertemakan “Mewujudkan Pemuda Yang Tangguh Dalam Bingkai Persatuan Islam”

    Antusias warga menyambut baik dengan adanya acara kegiatan yang diadakan Pemuda Persis, sebab kegiatan ini jarang diadakan di desa tersebut. Selain itu PW Pemuda Persis Sumut memberikan 2(dua) plakat kenangan – kenangan kepada Ridwan Rustandi.M.Sos Sekretaris Umum PP Pemuda Persis dan piagam penghargaan diberikan kepada Muhammad Nuh, yang diberikan langsung oleh Ketua PW Pemuda Persis sumut Joko Imawan S.Pdi, MM dan plakat kenang -kenangan yang terakhir diberikan kepada Muhammad Nuh, yang diserahkan oleh Ketua Panitia Prastio Cahyadi S.Pdi.

    Kegiatan ini turut di hadiri dalam acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil ) I PW Pemuda Persis Provinsi Sumatera Utara & Tabligh Akbar tersebut, yaitu anggota DPD RI/MPR RI Muhammad Nuh M.SP, Ketua PW Pemuda Persis sumut Joko Imawan S.Pdi.M.M, Ketua PW pemuda Persis Pusat, yang diwakili Ustadz Abdul Aziz, sekretaris Umum Ridwan Rustandi M.Sos, pemerintahan Desa Sugiharjo diwakili Sekdes Irawan dan S. Sihombing Serka Babinsa Koramil 05 batang kuis kodim 0204/Ds.

    Ketua Panitia Prastyo Cahyadi S.Pdi menyampaikan terimakasihnya kepada tamu undangan dan narasumber yang telah hadir dalam rangka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil ) I PW Pemuda Persis Tabligh Akbar.

    Muhammad Nuh, M.SP, disela – sela selesai kegiatan tersebut, sedikit berpesan “bahwa Kita sungguh – sungguh membuktikan kepada publik bahwa pemuda persis itu ada, exis!, di tengah – tengah masyarakat dan dirasakan manfaatnya, mudah – mudahan demikian kalaupun nanti bisa berperan di lembaga formal seperti legeslatif bisa lebih berkembang lagi kebaikannya, Insya Allah!”. Ucapnya

     

    Kehadiran Muhammad Nuh anggota DPD RI / MPR RI dimata Pemuda Persis, Ridwan Rustandi.M.Sos Sekretaris Umum PP Pemuda Persis memberikan pandangannya “Ustadz Muhammad Nuh ini Rol Model bagi generasi muda persatuan islam karena salah satu pilar gerakan berdakwah berdampak pemuda persis itu berbicara mengenai bagaimana spek politik atau negara menjadi ruang strategis untuk dakwah islam dan tentu bagi kita ustad Muhammad Nuh ini menjadi role model yang bisa mengkonsolidasikan islam dan indonesia bisa memastikan ruang ruang strategis kenegaraan itu di isi oleh kader kader islam yang memang siap memperjuangkan islam dan ummat islam”. Ucapnya.

    Berakhirnya kegiatan Pembukaan Muskerwil I PW Pemuda Persis Sumatera Utara, sekira pukul 12.00 wib selanjutnya para tamu undangan disuguhkan hidangan makan siang bersama masyarakat, elemen keagamaan dan pemuda persis, usai makan bersama, PW Pemuda Persis Melanjutkan Musyawarah Kerja bersama kepengurusan untuk merumuskan program- Program Jihad dalam 4 Tahun mendatang.

    (Red)