Tag: DPRD

  • Menjemput Aspirasi, Anggota DPRD Provinsi Ir. Hj. Anita lubis Gelar Reses II Di Medan Estate

    Menjemput Aspirasi, Anggota DPRD Provinsi Ir. Hj. Anita lubis Gelar Reses II Di Medan Estate

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

     

    Dalam kegiatan reses II anggota dewan perwakilan rakyat Provinsi Sumatra Utara kali ini dimana ibu Ir. Hj. Anita Lubis menerima langsung aspirasi masyarakat.

    Dimana masyarakat Medan estate sangat antusias menyampaikan keluhan atau permasalahan yang ada di desa, Dany salah seorang peserta reses menyampaikan di mana masalah Drainase yang ada di jalan Letda Sujono, begitu juga Pak Silalahi yang menyampaikan hal yang sama terkait buruk nya drainase yang ada di lokasi PGI Sumut yang setiap ada hujan bisa di pastikan akan banjir.

    “Baik pak, untuk masalah Drainase yang ada di jalan Letda Sujono itu Jalan Negara, oleh karena itu ranah nya pusat, maka kami hanya menyampaikan ke pusat, dan untuk daerah PGI Sumut, kita sampaikan ke daerah Deli Serdang karena itu tanggung jawab kabupaten, bukan Provinsi dan itupun akan kita sampaikan kepada dinas terkait agar segera di kerjakan dan menjadi atensi” Jelas Anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara itu.

    Hadir dalam acara reses II anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara Ir. Hj. Anita Lubis, Camat Percut Sei Tuan yang di wakili Sekcam Nasib Solihin, Kepala Desa Medan Estate Asdat Lubis, dan seluruh perangkat desa Medan estate.

    Camat yg di wakili Sekcam mengatakan,“Sangat berterima kasih atas kedatangan wakil rakyat yg dimana ibu ini dulunya daerah pemilihan deli Serdang jadi pak sekcam menyampaikan kepada masyarakat mari kita sama sama mendukung pembangunan kabupaten Deli Serdang ini terkhusus kecamatan percut sei tuan.” Sebut pak sekcam

    Kepala desa medan estate asdat lubis menyampaikan. “selamat datang kepada ibu Anita lubis, inilah desa kami bu dan masyarakat kami, terimakasih atas kunjungan ibu ke desa kami kiranya ke depan nya reses seperti ini bisa di laksanakan lagi.” sambut pak kades Asdat Lubis.

    Masih kata kades, kepada semua masyarakat yg hadir tolong sampaikan apa saja yg ada persoalan di desa kita, Selagi ada wakil kita dari propinsi, Tutup kades.

    (Red)

  • Aliansi Pembela Rumah Tahfidz Siti Hajar Minta Keadilan, DPRD Deli Serdang Gelar RDP

    Lubuk Pakam | TribunSumut

    BREAKING NEWS

    Guna Menindak lanjuti pasca Peristiwa adanya kasus Persekusi dan Intimidasi terhadap Rumah Tahfidz Siti Hajar di Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit yang terjadi pada hari  kamis (15/09/2022) lalu.

    Peristiwa tersebut diduga dilakukan segerombolan Oknum suruhan The Hill, atas Laporan dari Aliansi Pembela Rumah Tahfidz Siti Hajar dan Tim Kuasa Hukum.

    Melalui Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), merespon cepat Aspirasi berkembang yang masuk dan disampaikan dengan Menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi I DPRD. Selasa (04/10/22) sekira pukul 10:30, Wib hingga selesai.

    Fhoto saat rapat RDP Berlangsung

    Kasus yang kini Viral dan telah menjadi Issu Nasioanal serta banyak menuai Protes keras dari Element Ummat Islam, para Tokoh serta para Aktifis Islam khususnya yang ada di Sumatera Utara.

    RDP di prakarsai oleh Komisi I DPRD Deli Serdang dan di Pimpin langsung Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, didamping Sekretaris Komisi I, Rakhmadsyah, PKB dan dihadiri Anggota Komisi I, H.Syaiful Tanjung, S.Sos PKS, Drs.H.Abdul Rahman, MPd, Mhd Adami Sulaeman, SH, MAg. PPP, Timur Sitepu, PDI P, dan Joni Hendri, SP, PDI P.

    Hadir dalam RDP tersebut, Ka.kemenag Deli Serdang, Drs.Abdl Aris, Ketua MUI DS, Amir Patagama, SPdi, dan FKUB DS, Ustadz Waluyo, pihak Muspika Kecamatan Sibolangit, serta dari Lembaga Perlindungan Anak Deli Serdang.

    Di awal dibukanya RDP, Ketua DPRD DS, langsung memaparkan Peristiwa yang di alami Rumah Tahfidz Siti Hajar, rasa kecewa tampak muncul setelah diketahui yang Hadir dari Pemkab Deli Serdang hanya menghunjuk perwakilannya saja.

    “Pemkab Deli Serdang, hanya diwakili oleh Kabag Tapem, yang kita harapkan datang Sekda atau Asisten I Pembangunan dan Pemerintahan, kemudian Kapolsek Pancur Batu, namun yang hadir diwakili Panit, dan dari Aparat Desa serta masyarakat seharusnya juga dapat hadir dan di Undang,ucap Zakky.

    Zakky, langsung menyoroti peran Pemkab, dimana Pemkab Deli Serdang, seharusnya dapat Care dan bersikap Tegas atas Peristiwa yang dialami Rumah Tahfidz Siti Hajar,

    Situasi RDP tanya jawab seru

    sebab menurutnya, mengapa izin yang telah dimohonkan itu di tolak tahun 2020 dan tidak bisa di keluarkan dengan berbagai macam alasan, sehingga hal itulah kini yang menjadi awal dari Peristiwa Persekusi dan Perbuatan Intimidasi terhadap pengelola dan para Santri Rumah Tahfidz Siti Hajar ini, ” ujarnya tegas.

    Disebutkan shahri, pada tahun 2020, saya pernah mengawal permohonan izin yang dimaksud, namun terganjal oleh aturan yang menyatakan bahwa harus ada surat Rekomensadi dari Camat Kecamatan Sibolangit, tapi Camat yang di jabat Amos saat itu tidak mau mengeluarkan surat Rekomendasi tersebut, dengan alasan harus ada persetujuan dan tanda tangan dari pihak sekitar lokasi, yang di maksud salah satu pihak The Hill.

    ” Nah itu yang jadi sumber masalah dan masalahnya itu terkesan dibuat buat, sehingga melalui dugaan kaki tangan dan suruhan pihak The Hill, terjadilah Aksi oleh segerombolan oknum yang menolak Keberadaan Rumah Tahfid Siti Hajar, yang menurut mereka tidak memiliki izin namun apa hak mereka, “pungkas shahri.

    Sementara Rakhmadsyah, mengatakan dengan tegas, kita tidak sependapat bahwa persoalan yang dialami oleh Rumah Tahfidz Siti Hajar ini adalah biasa biasa saja dan persoalan dianggap masalah api yang kecil.

    “kita tidak mau peristiwa 15 september 2022 kelabu itu, seperti peristiwa 30 September 65 yang akan menjadi tontonan, jika kita tidak memadamkan api ini, ‘ tegasnya.

    Hal Senada, ditegaskkan H.Adami Sulaiman, dengan mengatakan bahwa kita akan kawal Kasus ini hingga selesai dan Tuntas.

    ” kita minta.kepada Polrestabes Medan agar para Tersangka yang telah ditangkap, jangan dikeluarkan sebelum kasus ini Tuntas,” tegasnya.

    Sementara, Timur sitepu, Anggota Komisi I dengan semangat mengatakan bahwa, Yayasan Siti Hajar itu sudah ada dari sejak dulu tahun 1978, jadi semasa saya masih anak anak, bermain dan mandi mandi saya disana.

    “jadi sebelum The Hill ada, dari dulu keberadaann Yayasan Siti Hajar tidak ada dipermasalahkan, jadi kita bela dan berdiri didepan sebab masalah ini bukan Masalah SARA, tapi unsur kepentingan Bisnis, ” ujar sitepu putra asli kelahiram Bandar baru.

    Kordinator, Aliansi Peduli Rumah Tahfid Siti Hajar, Ustdz.H.Azanul Sauty, pada RDP menegaskan bahwa apa korelasinya Pemkab Deli Serdang memasang Badan untuk memperbaiki Fasilitas Rumah Tahfidz yang telah di rusak oleh segerombolan Oknum suruhan The Hill, ada kasus Pidana disana, yang menjadi pertanyaan kita adalah, dari mana Dana tersebut,

    “apa perbaikan itu memakai uang Rakyat,” tanyanya heran,
    Untuk itu akan kita kawal dan perjuangkan Kasus ini hingga tuntas, ” Tegas shauty.

    Senada hal tersebut, Ketua Tim Hukum Pembela Rumah Tahfidz Siti Hajar, Raja Makayasa Harahap, SH, yang didamping Ade Lesmana, dan kawan kawan, pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa.

    Tim ini berasal dari Gabungan Tim Pembela, ICMI Muda, LADUI, TPUA dan PAHAM, yang telah diamanahkan oleh Yayasan Rizal Azalibaki Indonesia, sebagai Tim Kuasa Hukum dan telah memiliki Legal Standing yang Sah,‘ kata Raja.

    Selanjutnya, dikatakan Raja, bahwa kami selaku Tim Kuasa Hukum sepenuhnya akan mengawal Kasus ini hingga Tuntas sampai ke Akar akar nya, bukan hanya terhadap 2 orang Tersangka yang telah ditangkap namun mendesak pihak Aparat Kepolisian Polrestabes Medan sesuai janji Kasat Reskrim, Kompol T.Fathir Mustafa, jum’at lalu.

    “untuk segera menangkap semua Oknum oknum segerombolan yang terlibat dalam Aksi Persekusi dan Intimidasi terhadap Pengelola dan para Santri Tahfidz Siti Hajar, ‘
    “Tegasnya Raja meminta.

    Sebelum RDP ditutup, Ketua DPRD, Zakky membacakan Point Hasil Rekomendasi DPRD Deli Serdang adalah akan Mengawal Kasus Rumah Tahfidz Siti Hajar hingga Tuntas serta meminta Tutup The Hill jika Terbukti Aksi Demo oleh Segerombolan di Rumah Tahfidz Siti Hajar, yang menjadi Otak  adalah The Hill.

    Cuplikan Video RDP Sorotan TribunSumut.net

     

     

    PEWARTA. (red)