Tag: Kades

  • Gawat, Warga Aras Kabu Menjadi Korban Pungli Oleh Salah Satu Oknum Di Dinas Sosial Dan Perangkat Desa

    Gawat, Warga Aras Kabu Menjadi Korban Pungli Oleh Salah Satu Oknum Di Dinas Sosial Dan Perangkat Desa

     

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

    Pungutan liar atau pungli masih banyak terjadi, Banyak kegiatan sehari-hari yang tak terlepas dari pungli. Pungli adalah tindakan meminta pembayaran sejumlah uang yang tidak sesuai atau tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan pembayaran tersebut.

    Pungli termasuk kategori kejahatan jabatan. Dalam jurnal tersebut dijabarkan pungli adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dengan menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, termasuk kejahatan jabatan.

    Seperti warga Aras kabu, Kecamatan beringin, Kabupaten Deli Serdang mengaku menjadi korban Pungutan yang tak resmi atau Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum Perangkat desa aras kabu bernama agus selaku kasi pembangunan desa ARAS KABU dan Rahmat dalam pengurusan BPJS PBI.

    Pantauan beberapa awak media ke salah satu Warga desa aras kabu, yang enggan identitasnya dipublikasikan itu menuturkan kepada awak media,
    bahwa aksi Pungli itu kerap terjadi di Desa Aras kabu kecamatan beringin kabupaten Deli Serdang.

    Adapun pungutan liar tersebut ditetapkan dengan angka yg fantastis yaitu Rp 200.000/orang, Untuk satu pengurusan BPJS PBI ada 4 orang Rp 800.000/KK hingga 1.500.000/KK (Jika dlm 1 KK terdiri dari 8 anggota keluarga).

    Warga dimintai uang dengan nominal yang besar hingga mereka harus berhutang kesana kemari demi untuk mendapatkan BPJS PBI tersebut.

    Namun yg sangat di sayangkan, saat awak media datang mengkonfirmasi kepada Kepala Desa (KADES) Aras kabu Abdurrahman Efendi, seolah olah membenarkan perbuatan perangkat desa. Senin (15/06/23) sekira pukul 10.00 Wib.

    KADES juga mengatakan, “mereka perangkat desa dan petugas dari dinsos datang kan menggunakan sepeda motor, artinya mereka perlu BBM untuk sepeda motor nya, dan itu kan menjadi tambahan penghasilan mereka, karena kalau hanya berharap honor dari desa pastilah tidak cukup untuk kebutuhan sehari hari.” tegas Kades Aras kabu.

    Dan yang lebih ironisnya lagi KADES Abdurrahman Efendi seolah olah menyalahkan warga nya karena telah mengadukan perihal ini kepada awak media, Seharusnya warga cukup mengadukan kepada saya saja selaku KADES, Pungkas Abdurahman Efendi selaku Kades.

    Bahkan KADES Abdurrahman Efendi mencontohkan pengurusan BPJS PBI seperti kepengurusan dokumen kependudukan layaknya KTP yg jika ingin cepat selesai maka akan di bebankan biaya dengan nominal tertentu, kata Kades Aras Kabu Tersebut.

    Begitu tegas dan enteng nya KADES Abdurrahman Efendi menyampaikan pernyataan nya kepada awak media saat di konfirmasi di kantor kepala desa Aras kabu kecamatan beringin kabupaten Deli Serdang, seolah olah ini persoalan sepele.

    (Team)

  • Akhir Ramadhan, Kades Tumpatan Nibung Berbagi Sembako Kepada Warga dan Kaum Dhuafa

    Akhir Ramadhan, Kades Tumpatan Nibung Berbagi Sembako Kepada Warga dan Kaum Dhuafa

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

    Kepala Desa Tumpatan Nibung Sarianto didampingi Istri tercita memberikan bantuan ratusan bungkus paket Sembako kepada warga nya yang kurang mampu diakhir Ramadhan.

    Adapun tujuan dari Kades Sarianto beserta istri (Ibu Amel) yang juga selaku Ketua PKK Desa Tumpatan Nibung membantu warga yang kurang mampu dan juga kaum Dhuafa, sekaligus menyampaikan Minal Aidin Wal Faizin di akhir Ramadhan 1444 H.

    Sekitar 400 bungkus paket sembako yang di bagikan Kades berserta ibu Kades kepada warga Dusun 3 Dusun 4 Dan Dusun 5 Desa tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumut.

    Dari pantauan awak media  kades Sarianto beserta istrinya, dan juga di bantu oleh ibu PKK Desa Tumpatan Nibung dengan semangat dan penuh ketulusan berkeliling  di 3 Dusun tersebut. Kamis (19/04/2023)  sekira pukul 11: 00 Wib.

    Diiringi rintikan hujan Gerimis, Kades bersama istri beserta Ibu ibu PKK tidak menurunkan dan mengendorkan semangat nya, terus membagikan sembako nya demi membantu dan meringankan beban masyarakat dan warga Desa Tumpatan.

    Melalui Acara berbagi ini Semoga setiap warga Desa Tumpatan nibung dapat menyambut hari raya Aidil Fitri dengan penuh Keberkahan.

    Saat di tanya awak media salah satu warga yang juga kaum Dhuafa Nenek Turini yang juga mendapatkan paket sembako mengatakan, sangat senang dan bahagia sekali.

    “saya merasa senang sekali mendapatkan bantuan sembako ini, semoga Bak Kades dan ibu Kades diberikan umur yang panjang, kesehatan dan kesuksesan selalu” ungkapnya kepada mediatribunsumut.com

    Kades Sarianto Mengatakan, Pembagian paket sembako kepada warga dan Kaum Dhuafa Desa Tumpatan Nibung semata mata membantu warga yang kurang mampu dan warga yang Lansia yang sudah tidak bekerja.

    “Semoga apa yang kami berikan bisa sedikit meringankan beban ekonomi yang ingin menyambut Hri Raya Aidil Fitri 1444 H. Saya juga berharap agar warga saya sehat dan sejahtera selalu, “ungkap pak Kades.

    Kades juga mengucapkan kepada umat Muslim seluruh indonesia khusus nya Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang,
    MINAL AIDIN WAL FAIZIN
    MOHON MAAF LAHIR DAN BHATIN.

    Sampai Berita ini di turunkan, acara pembagian Sembako Oleh Bapak Kades Tumpatan Beserta Istri Berjalan dengan lancar dan tempat pukul 15.15 Wib acara telah selesai.

    (Eka Kusbandi)

  • Abdullah Kades Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau : ” PPAI Polresta Deli Serdang Yang Memproses Bukan Kepala Desa “

    Abdullah Kades Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau : ” PPAI Polresta Deli Serdang Yang Memproses Bukan Kepala Desa “

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

     

    Terkaid proses dugaan pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri, korban sebut saja bernama “KENANGA” (14) status pelajar di SLTA sederajat yang ada di salahsatu kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara diduga mengalami pelecehan seksual sejak masa duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga saat memasuki di SLTA masih mengalami pelecehan yang di lakukan oleh si bapak tiri tersebut.

     

    Beberapa tahun yang lalu ibu kandung Kenanga mengalami kecekcokan rumah tangganya hingga perceraianpun terjadi , singkat cerita mantan suami (bapak kandung Kenanga) telah menikah lagi dengan wanita lain namun tidak panjang masa pernikahannya selang beberapa tahun kemudian sang istri meninggal dunia , begitu juga dengan sang istri (ibu kandung Kenanga) juga mendapatkan jodoh dengan pria lain bernama HT yang hingga saat ini Nopember 2022 masih menjadi berstatus sebagai suami sang ibu kandung Kenanga.

    Abdullah kepala desa Sukamandi Hulu kecamatan Pagar Merbau, pada bulan Oktober 2022 yang lalu mendapat informasi dari seseorang yang tidak bersedia di sebutkan namanya , mengatakan “Bahwa di dalam kepemimpinannya dan di dalam wilayah desa Sukamandi Hulu , warganya yang bernama Kenanga diduga ada mengalami pelecehan seksual pelaku yaitu bapak tiri si anak ( HT ) , dengan segera kades koordinasi dengan Babhinkamtibmas desa guna untuk mempertemukan antara kedua belah pihak untuk dilakukan konfirmasi guna untuk mengetahui apa yang terjadi , Selaku kepala desa Abdullah berusaha melakukan mediasi , meminta kepada kedua belahpihak untuk bercerita 6ang sejujurnya tentang tragedi yang dialami sang gadis kecil yang tumbuh dewasa ini ( Kenanga ) ,ataupun kronologi mengapa hal tersebut bisa terjadi dan dialaminya ” jelas Abdullah Kades Sukamandi Hulu.

    Dalam mediasi yang di lakukan kepala desa yang di dampingi Babhinkamtibmas desa serta kedua orang tua kandung kenanga , dan guru sekolah tempat Kenanga mencari ilmu pendidikan dengan tujuan mendapatkan solusi atau mendapatkan penyelesaian seperti yang di harapkan namun yang di dapatkan dalam mediasi tersebut tidak menemukan titik terang , hingga selesai mediasi di lakukan tetap tidak mendapatkan hasilnya bahkan pihak keluarga Kenanga (bapak anak kandung ) berniat melakukan pelaporan ke PPAI Polresta Deli Serdang untuk di proses sesuai hukum yang berlaku di NKRI, menginginkan agar permasalahan pelecehan ini segera di proses dan diselesaikan bila terbukti benar HT bapak tiri korban benar-benar melakukan perbuatan keji ini hendaknya pihak penegak hukum PPAI kepolisian Polresta Deli Serdang memberikan hukuman seberat-beratnya karena permasalah yang dialami anak di bawah umur ini seharusnya jangan terjadi, karena dapat negatife yang terjadi sangat mengganggu Phisikis atau kejiwaan anak akan layu sebelum berkembang alias menjadi minder dan menahan malu yang berkepanjangan di dalam lingkungan sekolah, masyarakat dan keluarga ” pungkasnya.

    Kepala desa Sukamandi Hulu ABDULLAH kepada awak media Minggu (27-11-2022) mengatakan “Saya berpesan untuk teman-teman wartawan dan kepada seluruh masyarakat khususnya warga desa Sukamandi Hulu dan pada umumnya masyarakat kecamatan Pagar Merbau Deli Serdang dapat saya jelaskan tentang prihal permasalahan yang dialami oleh si Kenanga , selaku Kepala Desa beserta Babhinkamtibmas kepolisian desa sudah melakukan yang terbaik, mengadakan pendekatan dan mempertemukan mereka (ke dua belah pihak) dan orang tua kandung korban untuk memediasikan permasalahan yang sesungguhnya,dan tidak mendapat titik terang sehingga bapak kandung korban membawa permasalahan ke jalur hukum yaitu unit PPAI Polresta Deli Serdang guna diproses lebih lanjut sesuai Undang-undang yang di Negara Kesatuan Republik Indonesia” jelasnya.

    Karena hal ini sudah di serahkan ke pihak hukum maka Kepolisian Polresta Deli Serdang unit PPAI tersebut yang berhak memproses permasalahan dugaan pelecehan seksual ini, bukan kepala desa tentang informasi dan pemberitaan yang ada di salahsatu media online atau cetak terbitan Sumatera Utara maupun beberapa media lain yang mengatakan saya berbohong ataupun saya berat sebelah dalam mediasi permasalahan dugaan pelecehan seksual , saya nyatakan itu TIDAK BENAR-HOAX tidak ada saya berpihak kepada sebelah pihak hanya saya mengatakan YANG BENAR TETAP BENAR DAN YANG SALAH BIAR KEPOLISIAN YANG MEMPROSES BUKAN KEPALA DESA” pungkasnya.

     

     

    (Taslim)

  • Kepala Desa Sugiharjo Libatkan Warganya Untuk Normalisasi Paret,  Banjir Hampir 37 Tahun Kini Teratasi

    Kepala Desa Sugiharjo Libatkan Warganya Untuk Normalisasi Paret, Banjir Hampir 37 Tahun Kini Teratasi

    Batang Kuis | Media TribunSumut. Com –

    Kepala Desa Sugiharjo libatkan warganya untuk Normalisasi Paret, Atasi Banjir, sudah 37 Tahun masyarakat Desa Sugiarjo selalu ditakuti banjir pada saat musim penghujan tiba, banjir diduga dikarenakan parit yang tidak mengalir dengan optimal.

    ditambah lagi parit adalah tumpuan satu-satunya aliran air dari beberapa Desa, seperti aliran dari Desa Bintang Meriah,Desa Mesjid, Desa Batang kuis Pekan, Desa Paya Gambar, Desa Sidodadi kemudian semua bertumpu di Desa Sugiarjo.

    Hal ini lah yang membuat kepala Desa Sugiarjo  Hariadi yang belum lama menjabat menciptakan ide untuk menggali atau membuat aliran parit baru dengan menggajak beberapa Tokoh, para Kepala Desa yang ada di Kecamatan Batang Kuis dan pihak – pihak perkebunan untuk membantu masyarakat agar tidak lagi dihantui banjir saat musim hujan datang.

    Fhoto saat alat berat bekerja dalamkan dan lebarkan parit aliran yang sudah puluhan tahun tidak mengalir sehingga mengakibatkan banjir

    Sebelumnya pada tanggal 24 Oktober sudah dilakukan rapat Musyawarah bersama Muspika Kec.Batang Kuis beserta beberapa Kepala Desa dalam hal membahas pembuatan parit baru untuk mengalirkan air ditempat tumpuan aliran dari beberapa Desa yang ada di Kec.Batang Kuis tersebut guna tidak banjir disaat-saat musim hujan datang.

    Dalam Rapat Musyawarah tersebut dihadiri Kepala Desa Sei tuan Kecamatan pantai Labu, yang merupakan akses utama pengorekan parit baru tersebut, kemudian dihadiri Kepala Desa Sugiarjo, Desa Bintang Meriah, Desa Bakaran Batu, Desa Mesjid, Desa Batang kuis Pekan, Desa Paya Gambar dan Desa Sidodadi.

    Diketahui lahan parit yang akan di gali tersebut berada di lahan PUS KOPAD tepatnya di Dusun I Desa Seituan Kecamatan Pantai Labu maka pemerintahan yang tergabung dari beberapa Desa di Kecamatan Batang Kuis dan Kecamatan Pantai Labu.

    Mengundang Kepala Kodam I/BB CQ, Puskopkar A BB agar mau membantu memberikan ijin membuat parit baru tersebut.

    Setelah mendapatkan izin dari PUS KOPAD berhubung juga musim penghujan maka dengan atas Ijin Ketua Kodam 1/ BB kemudian di galilah lahan tersebut untuk pembuatan parit, adapun ukuran parit sekitar panjang 500 meter dan memiliki lebar berkisar 3 meter dan dengan kedalaman sekitar 3 meter.

    Salah satu mantan Kades termasuk Tokoh Masyarakat di Desa Sugiarjo yaitu Sunyoto(76) mengatakan, sangat senang dan bangga atas kinerja pemerintah Desa. Minggu (12/10/22)

    Foto kades Sugiharjo bersama tokoh masyarakat bersama pengawas Pus Copad BB

    ” Sudah sekitar 37 tahun perencanaan pembuatan parit ini di inginkan Masyarakat disini,tentunya sudah pergantian beberapa Kepala Desa, akhirnya setelah dijabat Kepala Desa Hariadi Putra ini,barulah tercapai dan terlaksana,tentunya saya selaku mantan Kades yang pernah menjabat selama 25 Tahun di Desa Sugiarjo ini sangat berterima kasih sekali kepada beliau, “ucap mantan Kepala Desa ini dengan wajah senang

    Disamping itu Kepala Desa Sugiarjo yaitu Hariadi Putra mengucapkan banyak berterima kasih atas kerja sama yang terjalin antara pemerintah desa dan masyarakat.

    “Ucapan terimakasih saya kepada PUS KOPAD beserta rekan-rekan Kepala Desa se Kecamatan Batang Kuis,kepada BPD dan LPM beserta jajaran dan kepada para Tokoh Masyarakat dan para Pengusaha-pengusaha yang turut berpartisipasi mendonaturi kegiatan pengorekan parit tersebut, “Ucap kades.

    Masih Kades,  semoga dengan adanya parit baru ini yang sudah terlaksanakan saat ini kita berharap tidak ada lagi rumah-rumah Warga yang kebanjiran.

    “Terutama di Desa yang kami cintai ini dan juga Desa-Desa sekitar Kecamatan Batang Kuis,Kabupaten Deli Serdang ini karena 37 tahun Warga Desa Sugiarjo tentunya sudah merasakan dampak banjir disaat musim Hujan,”Pungkasnya.

    (red)

  • Merebutkan Piala Bergulir, Muslim Susanto Buka Turnamen Sepak Bola

        Batang Kuis | TribunSumut

    Pergelaran turnamen memperebutkan piala Kepala Desa Bakaran Batu di buka oleh Muslim Susanto selaku Kepala Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Minggu (02/10/22).

    Kegiatan yang diprakarsai oleh Karang Taruna Desa Bakaran Batu dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada bulan Oktober Tahun 2022.

    Fhoto Kepala Desa Bakaran Batu saat pembukaan turnamen Sepak bola

    Kepala Desa Bakaran Batu bekerja sama dengan para pemuda Karang Taruna yang di ketuai oleh Asnawi Sitompul secara resmi membuka turnamen perebutan piala Kepala Desa.

    Ketua Karang Taruna, Asnawi Sitompul mengatakan, turnamen ini diadakan di Lapangan Sepak Bola XL Jl.Medan Batang Kuis, Dusun 1 Desa Bakaran Batu.

    ” Sementara untuk peserta turnamen khusus bagi warga Desa Bakaran Batu yang dibagi dalam 2 kelompok umur baik Remaja dan Dewasa, puncak kegiatan sendiri akan direncanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada bulan Oktober ini, “ucapnya.

    Muslim Susanto Kepala Desa Bakaran Batu mengapresiasi Karang Taruna dan Panitia atas terselenggaranya kegiatan yang positif dibidang olah raga.

    “Kegiatan ini bertujuan positif terutama bagi anak-anak remaja dan muda yang ada di Desa. Tentu selain dari itu, saya memiliki harapan dengan adanya even ini akan menciptakan bibit-bibit atlet yang berasal dari sepak bola, bisa jadi potensi itu ada di Desa Bakaran Batu,” terangnya.

    Musim Susanto saat menyampaikan arahan dan bimbingan kepada para peserta.

    Maka dari itu lanjut Muslim, saya akan berusaha kembangkan dan tingkatkan potensi yang dimiliki oleh warga kita ke tingkat lebih tinggi, bisa ke Kecamatan, Kabupaten, bahkan Propinsi itu harapan dari kegiatan ini.

    Apresiasi datang dari salahsatu tokoh masyarakat Kecamatan Batang Kuis Khairul Arzani, S.H yang hadir dalam seremonial pembukaan kegiatan.

    “Dalam kegiatan tersebut dirinya menanggapi kegiatan dengan sangat positif, yang mana melalui turnamen sepak bola tentu dapat menghindari perbuatan-perbuatan negatif bagi kawula muda Desa bahkan Kecamatan Batang Kuis, jelas Khairul Arzani yang diketahui juga sebagai Kepala Desa Pekan Batang Kuis ini.

    Amatan TribunSumut.net dilokasi, ratusan masyarakat berbondong-bondong hadir dan menyaksikan Turnamen Sepak Bola yang memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Bakaran Batu.

    Hadir dalam acara pembukaan, Muslim Susanto Kepala Desa Bakaran Batu, Khairul Arzani, S.H Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan beberapa Pengurus Organisasi Kepemudaan dan Profesi.

    PEWARTA. ( Ipul)