Tag: Sumut

  • Perma Labusel Desak Kajatisu Evaluasi Kajari Labusel, Soroti Mandeknya Penanganan Korupsi

    Perma Labusel Desak Kajatisu Evaluasi Kajari Labusel, Soroti Mandeknya Penanganan Korupsi

    Labuhanbatu Selatan, Tribun Sumut — Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan menjadi sorotan serius dari kalangan mahasiswa. Persatuan Mahasiswa Labuhan Batu Selatan (PERMA LABUSEL) menilai, hingga Desember 2025, Kejari Labusel dianggap minim dalam penanganan kasus dugaan korupsi di wilayah Labuhanbatu Selatan.

    Saat ini, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan dijabat oleh Victoris Parlaungan Purba S.H.M.H, yang menggantikan Bayu Setyo Pramono. Bayu Setyo Pramono sendiri diketahui telah dimutasi dan kini menjabat sebagai Aspidum di Kejati NTT.

    Kritik tajam ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Labusel, Amiruddin Siregar, S.H.

    “Kami menilai kepemimpinan Kajari baru sangat lemah. Karena kami melihat lemahnya kinerja dan penindakan hukum terhadap perkara dugaan korupsi, khususnya di lingkungan pemerintah desa, yang saat ini banyak dipimpin oleh Pejabat Sementara (Pj) kepala desa,” ujar Amir.

    “Kami melihat di lapangan, ada dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa, adanya bangunan yang tidak selesai dan mangkrak, bahkan [penggunaan anggaran yang] tidak masuk akal. Contohnya, baru-baru ini terjadi di Desa Bangai, di mana dugaan korupsinya mencapai ratusan miliar. Kami yakin bukan hanya desa tersebut saja, namun masih banyak lagi desa-desa yang belum terungkap,” imbuhnya.

    “Oleh karena itu, kami menegaskan pentingnya peran Kejaksaan dalam menjaga supremasi hukum, mendampingi tata kelola anggaran, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) untuk mengevaluasi Kepala Kejaksaan Negeri Labusel, karena kami melihat lengahnya kinerja Kajari Kabupaten Labusel,” tegas Amiruddin.

    PERMA LABUSEL berpendapat bahwa di bawah kepemimpinan Victoris Parlaungan Purba, belum ada progres signifikan yang ditunjukkan dalam penanganan tindak pidana korupsi di Labuhanbatu Selatan. Mereka mengamati masih banyaknya Pj kepala desa yang berani melakukan tindakan korupsi anggaran dana desa, BUMDes, dan anggaran yang menurut PERMA LABUSEL tidak masuk akal (banyak anggaran tak terduga).

    Secara khusus, PERMA LABUSEL menyoroti dan mendesak Kejaksaan Negeri Labusel untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa di beberapa lokasi, antara lain:

    1. Desa Torgamba

    2. Desa Bunut

    3. Desa Aek Batu

    4. Desa Ujung Gading

    5. Desa Simatahari

    6. Desa Binanga Dua

    Masyarakat Labusel, lanjut PERMA, membutuhkan kepastian bahwa institusi penegak hukum bekerja secara optimal, terutama setelah adanya instruksi tegas dari Jaksa Agung mengenai evaluasi terhadap Kajari dan Kejati yang minim menangani perkara.

    “Jaksa Agung sudah menegaskan bahwa pejabat yang minim prestasi akan dicopot. Jika Kejari Labuhanbatu Selatan tidak menunjukkan hasil, maka wajar jika publik meminta evaluasi. Jangan sampai marwah Adhyaksa tercoreng karena lemahnya kinerja,” ujar Amiruddin Siregar S.H, Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Labusel.

    “Oleh karena itu, kami meminta Kejari Labuhanbatu segera melakukan langkah konkret dalam pengusutan kasus-kasus korupsi yang sudah lama menjadi sorotan masyarakat, serta tidak bekerja setengah hati dalam melaksanakan kewenangan penegakan hukum khususnya di Labuhan Batu Selatan,” pungkas Amir. (Red/mts)

  • Titik Terang Gerakan Rakyat Sumut: Kantor DPW Resmi Beroperasi di Medan

    Titik Terang Gerakan Rakyat Sumut: Kantor DPW Resmi Beroperasi di Medan

    Medan, Sumatera Utara – Setelah sempat menjadi teka-teki, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sumatera Utara (Sumut) akhirnya punya rumah baru! Pada Jumat, 29 Agustus 2025, DPW Gerakan Rakyat Sumut resmi menempati kantor di Jalan Durung No. 85, Medan Tembung, menjawab semua pertanyaan yang selama ini beredar di kalangan pengurus, kader, dan simpatisan.

    Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa organisasi tetap solid dan siap bergerak maju, meskipun sempat diterpa isu ketidakjelasan kantor.

    Solidaritas Jadi Kunci Kebangkitan

    Penetapan kantor baru ini bukan terjadi begitu saja. Ini adalah hasil dari semangat gotong royong para pengurus DPW, DPD, serta simpatisan setia yang tak ingin Gerakan Rakyat kehilangan arah hanya karena masalah administratif.

    “Kami sadar betul, organisasi ini butuh wadah resmi agar bisa berjalan dengan baik. Karena itu, dengan dukungan penuh dari rekan-rekan pengurus DPD dan simpatisan yang loyal, kami berinisiatif untuk mewujudkan kantor DPW Sumut ini,” ujar salah seorang pengurus yang hadir dalam peresmian kantor.

    Agenda Padat Menanti: Musyawarah dan Konsolidasi

    DPW Gerakan Rakyat Sumut tak hanya berpuas diri dengan penetapan kantor baru. Agenda penting sudah menanti di depan mata. Pada Minggu, 31 Agustus 2026, akan digelar Musyawarah DPW yang dilanjutkan dengan pertemuan bersama DPW dan DPD. Forum ini akan menjadi ajang konsolidasi dan evaluasi kinerja organisasi selama ini.

    Beberapa poin penting yang akan dibahas dalam musyawarah tersebut antara lain:

    • Evaluasi Total: Meninjau kembali pencapaian dan kendala yang dihadapi DPW dan DPD dalam periode sebelumnya.
    • Ekspansi Kilat: Mempercepat pembentukan DPD di kabupaten/kota serta DPC di tingkat kecamatan untuk memperluas jaringan organisasi.
    • Target Jelas: Merumuskan target kerja konkret yang bisa dijalankan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dengan fokus pada program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
    • Solidaritas Abadi: Mempererat hubungan antara pengurus, kader, dan simpatisan agar Gerakan Rakyat di Sumut semakin kompak dan kuat menghadapi tantangan.

    Harapan Baru di Rumah Baru

    Keberadaan kantor di Jalan Durung No. 85 diharapkan menjadi pusat aktivitas yang mampu menghidupkan kembali roda organisasi. Kantor ini akan menjadi tempat koordinasi, pusat informasi, dan ruang diskusi bagi seluruh jajaran pengurus.

    Para simpatisan menyambut gembira langkah ini. Mereka yakin, kejelasan kantor akan mengembalikan kepercayaan publik bahwa Gerakan Rakyat tetap hadir di tengah masyarakat. Bagi para pengurus, kantor ini adalah simbol komitmen untuk menjaga marwah organisasi.

    “Organisasi ini lahir dari semangat rakyat, dan sudah sepantasnya kita mengelolanya dengan serius. Kantor ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol tekad kita untuk terus berdiri dan bergerak,” tegas salah satu koordinator wilayah yang mendukung penuh penetapan kantor tersebut.

    Menepis Keraguan, Membangun Kepercayaan

    Absennya kantor DPW selama ini memang sempat memicu keraguan dan kritik dari berbagai pihak. Sebagian pihak bahkan mempertanyakan eksistensi Gerakan Rakyat di Sumatera Utara.

    Namun, dengan ditetapkannya kantor baru ini, DPW Sumut ingin membuktikan bahwa organisasi tetap hidup dan siap berbenah diri. Penetapan kantor ini juga menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola organisasi agar lebih transparan, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

    Menuju Gerakan yang Lebih Kuat dan Berarti

    Musyawarah yang akan digelar pada 31 Agustus 2026 diharapkan menjadi titik balik penting bagi konsolidasi organisasi. Momentum ini akan dimanfaatkan untuk menyatukan visi, menyusun strategi baru, dan mempercepat langkah memperkuat struktur hingga ke akar rumput.

    Gerakan Rakyat Sumut menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi kepentingan masyarakat. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi rakyat di berbagai bidang, mulai dari sosial, politik, ekonomi, hingga budaya.

    Penetapan kantor DPW Gerakan Rakyat Sumatera Utara di Jalan Durung No. 85, Medan Tembung, adalah tonggak penting dalam perjalanan organisasi ini. Dengan dukungan pengurus, kader, dan simpatisan yang loyal, Gerakan Rakyat Sumut kini kembali menegaskan eksistensinya.

    Musyawarah DPW dan pertemuan bersama DPW–DPD pada 31 Agustus 2026 akan menjadi forum evaluasi dan awal dari percepatan kerja organisasi ke depan. Harapannya, Gerakan Rakyat di Sumut tidak hanya sekadar bertahan, tetapi benar-benar hadir sebagai kekuatan rakyat yang solid, terorganisir, dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Dengan semangat kebersamaan, DPW Gerakan Rakyat Sumut optimis mampu menjawab semua tantangan dan bergerak menuju masa depan yang lebih baik.

  • Pesan Ketua DPD PWRI Sumut,  Siapapun Terpilih Jadi Ketua DPC Harus Legowo

    Pesan Ketua DPD PWRI Sumut, Siapapun Terpilih Jadi Ketua DPC Harus Legowo

    Medan // MediaTiibunSumut.com

    Pesan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia Sumatera Utara (DPD PWRI Sumut) Dr Masdar Limbong, M. Pd Siapapun yang terpilih menjadi Ketua DPC harus legowo.

    Tentu yang terpilih telah dinilai layak untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) PWRI Deli Serdang kita harus terima dan wajib mendungnya.

    Demikian dikatakan Ketua DPD PWRI Sumut Dr Masdar Limbong, M. Pd pada rapat pembahasan calon Ketua DPC yang diselenggarakan di cafe Doktor Kupi di MMTC jalan Wiliam Iskandar kecamatan Medan Tembung Propinsi Sumatera Utara ( Sumut ) Rabu (02/10) Malam.

    Fhoto saat rapat musyawarah di doktor kupinmmtc

    Calon Ketua DPC ada dua ( 2 ) orang, jadi kita berharap untuk sabar menanti keputusan DPD, karena saya bersama pengurus PWRI Sumut akan melakukan penilaian dan pembahasan dengan beberapa persyaratan yang harus di ajukan kepada ke dua kandidat, ujarnya.

    Ke dua calon ini sama sama berprofesi wartawan , malang melintang di dunia jurnalis, memiliki fower juga mempunyai jabatan di pengurus DPD Sumut, ungkapnya.

    Mereka adalah Joni Suheryanto dan Jais Sembiring, saya berharap apa bila nantinya menjadi Ketua DPC bekerjalah dan bertugaslah sesuai tupoksi keorganisasian yang kita cintai, bukan malah sebaliknya, tegas beliau.

    Pantauan MediaTrunSumut.com rapat musyawarah dihadiri Wakil Ketua, Seketaris Daerah, Bendahara, Ketua OKK dan rekan PWRI Sumut lainnya.

    Rapat musyawarah ditutup dengan keputusan dan penyampaian yang akan ditentukan secepatnya dan diakhiri dengan foto bersama.

  • Kamada LMPP Sumut Kunjungi Sejumlah Panti Asuhan Di Medan 

    Kamada LMPP Sumut Kunjungi Sejumlah Panti Asuhan Di Medan 

    Medan || MediaTribunSumut com-

    Langkah yang Tepat dan Muliya. Beberapa Panti Asuhan di Medan di Kunjungi Rombongan Ketua Markas Daerah (Kamada) Laskar Merah Putih Perjuangan Sumatera Utara, (LMPP-Sumut).

    Di Jumat yang penuh barokah Rombongan Kamada LMPP-Sumut mendatangi beberapa yayasan Panti Asuhan yang ada di kota Medan.

    Niat Ikhlas Ketua LMPP Sumut dan para rombongan Srikandi LMPP- Sumut membagikan bingkisan dan nasi kotak di setiap Jumat nya, dengan mengelar Bakti Sosial , sebagai wujud kepedulian sesama kepada yang membutuhkan.

    “Ada dua (II) yayasan yang kami kunjungi, Panti Asuhan Al Jami’iyatul Washliyah yang berada di Jalan Ismailiyah No 82 Medan, dan Panti Asuhan Kristen Dermaga Kasih Anak Indonesia di Jalan Sempurna No 122 Kelurahan Sidorejo I Medan, “terang Ketua Mada LMPP Sumut.

    Kami jugak berbagi kepada para Abang Becak dan Anak gelandangan (Anak asongan) dan warga yang sedang melintas di Pajak Simpang Limun Jln. SM. Raja Medan ujar Ketua Srikandi LMPP Sumut. pada Jum’at (30/08/2024).

    Dari pantauan MediaTribunSumut.com. Kegiatan sosial tersebut langsung dipimpin Ketua Srikandi Laskar Merah Putih Perjuangan Sumatera Utara (LMPP-Sumut) Mariati Pandiangan didampingi Sekretaris, Lidia Siagian, anggota Sri Murni Lubis dan Siska.

    Terlihat juga hadir di acara tersebut, Ketua MADA LMPP Sumut, Fandi Ahmad, Sekretaris Rizal Nasution, Bendahara, Sufran Daulay, Ketua Harian Jalaluddin Lase, Wakastaf, Meliana Sari Simbolon.

    Diakhir kegiatan berbagi, lantunan suara Doa dan wajah penuh kebahagian dari Ketua Mada dan Ketua Srikandi  mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh pengurus LMPP  Sumut yang sudah turut membantu dengan ikhlas, Semoga Kegiatan ini terus berjalan di setiap Jumat nya.

    (Alfian Sufialdi)

  • Perkara Sudah SP3 Berlanjut Kembali, Korban Laporkan Oknum Harda Sat Reskrim Polrestabes Medan

    Perkara Sudah SP3 Berlanjut Kembali, Korban Laporkan Oknum Harda Sat Reskrim Polrestabes Medan

    MEDAN | MediaTribunSumut.Com

    Perkara sudah Surat Printah Penghentian Penyidikan dan Praperadilan (SP3) kini berlanjut kembali, korban laporkan oknum Sat Reskrim Polrestabes Medan Kepropam Polda Sumut.

    Brigadir ‘DS’ dilaporkan oleh pemilik lahan (tanah) di jalan Sei Belutu nomor 62, Tanjung Rejo Medan Sunggal, Kota Medan bernama Mimi Herlina Nasution, pada Jum’at (30/08) siang.

    “Pengaduan korban tertuang SPSP 2/ 115/ VIII/2024/Subbagyanduan”.

    Dijelaskannya, “Nama Polisinya Darma. Mengapa laporan Dumas saya tidak ada kepastian hukumnya, sementara Laporan Tjong Budi Priyanto langsung ditindaklanjuti, dengan objek lahan yang sama”, ungkap Mimi kesal.

    ” Begini Kronologisnya”

    Dia datang mau mengukur lahan, ada juga ikut Badan Pertanahan Negara (BPN), jadi aku pun bingung kenapa tiba -tiba ada pengukuran lahan”, ujar Mimi (pelapor) lagi.

    Polisinya datang tanpa surat perintah, berkas lahan juga tak bisa ditunjukkan, langsung main ukur“, bebernya di halaman Propam Polda Sumut.

    Hans Silalahi didampingi Ramses Butarbutar selaku Kuasa hukum pemilik lahan menyayangkan kinerja oknum tersebut tidak profesional. Mengapa main ukur saja. “Ada apa ini, dan kok bisa”, ucapnya.

    “Sebagai warga negara yang baik, kami berhak melaporkan bila ada anggota Polri yang bekerja tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kami juga akan meneruskan laporan ini kepada Kapolri, Wakapolri dan Kapolda Sumut.

    “Aneh kasus ini kan” Sudah SP3 malah diterima oleh Polrestabes Medan“, pungkasnya lagi.

    Lanjutnya, “Selama ini Klien kami sudah merawat lahan ini dengan baik, untuk menyambung hidup keluarganya, dia berjualan kopi di lahan tersebut.

    Mengapa tiba-tiba datang orang (Tjong Budi Priyanto) yang kapasitasnya belum tau membuat laporan dan langsung laporannya ditindaklanjuti oleh Polrestabes Medan, sementara Laporan Masyarakat (Dumas)  klien kami belum ada kepastian hukumnya”, tegasnya.

    “Dumas Mimi Herlina Nasution yang lama belum ada kepastian hukumnya, mengapa ini laporan baru masuk langsung ditindaklanjuti, apa kapasitas Tjong Budi Priyanto itu. “Ada apa” tandas Hans kembali

    Seperti diketahui, SP3 yang dikeluarkan oleh Polda Sumut kembali ditangani oleh Sat Reskrim Polrestabes Medan.

    Buktinya, SP3 tertanggal 9 November 2022 dengan nomor 1889 b/ XI/2022 kembali ditangani oleh Polrestabes Medan dengan nomor LP /B /2196/VIII/2024/SPKT Polrestabes tertanggal 5 Agustus 2024 an. Pelapor Tjiong Budi Priyanto.

    “Laporan di Polda Sumut, an. Alimin sudah SP3, sekarang yang melapor di Polrestabes Medan an. Tjiong Budi Priyanto dengan objek lahan yang sama. Anehkan”, ucap Kuasa. Hukum Hans Silalahi dan Ramses Butarbutar, kepada MediaTribunSumut.com.

    Dikatakannya, pelapor dalam hal ini hanya ganti Kulit ‘ sebab yang pertama melapor adalah Alimin sekarang Tjiong Budi Priyanto. “Apakah mereka kira kita ini gak mengerti hukum, Objek dan lokasi lahan yang sama dilapor kembali.

    Anehnya lagi, mengapa Polrestabes Medan  menerima laporannya sementara sudah SP3, “ungkapnya.

    Sebelumnya, Mimi Herlina Nasution (pemilik lahan) menerima Surat Panggilan (SP) dari Sat Reskrim Polrestabes Medan dengan nomor B/9701/VIII/Res 1.10/2024/Reskrim yang ditandatangani oleh AKP Madya Yustadi.

    Panggilan mengenai objek lahan di jalan Sei Belutu yang dilaporkan oleh Tjiong Budi Priyanto.

    Padahal objek lahan tersebut yang sempat berperkara di Polda Sumut sudah dihentikan oleh Ditreskrimum Polda Sumut pada 9 November 2022 sesuai surat ketetapan dengan nomor 1889 b/ XI/2022.

    (Alfian Sufialdi)

  • Aksi Damai, Ribuan Pemuda Batak Bersatu Demo Menolak Radikalisme Di Provinsi Sumatera Utara

    Aksi Damai, Ribuan Pemuda Batak Bersatu Demo Menolak Radikalisme Di Provinsi Sumatera Utara

    MEDAN | mediatribunsumut.com

    Aksi demo yang dilakukan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Se- Provinsi Sumatera Utara menolak ‘RADIKALISME‘ yang terjadi di Indonesia khususnya di Kota Medan dan di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.

    Di mana Pemuda Batak Bersatu sempat menyampaikan pesan secara terbuka di depan publik saat di lakukannya aksi demonstrasi yang di hadiri oleh ribuan massa dari kader dan simpatisan Pemuda Batak Bersatu se-Provinsi Sumatera Utara. Kamis  (08/06/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

    Aksi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara lanjut di Kantor Wali Kota Medan.

    ” Kita Pemuda Batak Bersatu (PBB) menolak Radikalisme yang terjadi di Kota Medan saat ini,dan kami sebagai perwakilan dari masyarakat Umat Kristiani yang sangat cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menolak kaum intoleran dalam beribadah khususnya di sini,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Batak Bersatu  Provinsi Sumatera Utara,DR.Gomar Purba.

    Fhoto saat Massa Pemuda Batak Bersatu lakukan Aksi damai

     

     

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Utara, DR.Gomar Purba juga mengatakan.

    ” Bahwa Pemuda Batak Bersatu (PBB) itu telah membangun di tengah-tengah masyarakat yang majemuk, api sayangnya,menurutnya lagi, masyarakat saat ini seolah-olah sudah terpengaruh oleh pandangan yang negatif,sehingga saat itu PBB melakukan unjuk rasa atas hal tersebut dan meminta kepada Gubernur Sumatera Utara,H.Edy Rahmayadi untuk dapat bertemu langsung bersama kami karena sudah 5 bulan lamanya tidak ada penyelesaian tersebut, “tandas Ketua DPD.

    Pemuda Batak Bersatu (PBB) menuntut dalam hal ini di antaranya di katakan tegas bahwa,Negara menjamin kebebasan Umat beragama dalam beribadah dan membina dalam kehidupan yang bermakna bagi masyarakat yang majemuk,dan dalam hal ini pula Pemerintah harus menjadi fasilitator terkait permasalahan yang terjadi saat ini terkait kebebasan dalam beribadah.

    ” Kami merupakan Organisasi kumpulan yang akan tetap berdiri di depan dalam konteks bela kepentingan masyarakat lokal Kota Medan yang terzolimi,dan wilayah Provinsi Sumatera Utara dan kami telah bersinergi dengan beberapa stakeholder dalam upaya-upaya yang di maksud.Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Pusat mau pun Daerah lainnya”, tutupnya.

    Salah seorang Anggota Pemuda Batak Bersatu (PBB) saat dikonfirmasi awak media ini, berpesan kepada Gubernur Sumatera Utara,H.Edy Rahmayadi bahwa.

    Suasana saat aksi demo

    ” Tak main si Edy ini memang,massa tak berani menghadapi kami dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) untuk menyuarakan kepentingan Rakyat,” ungkapnya tegas.

    Saat setelah Gubernur Sumatera Utara. H.Edy Rahmayadi enggan untuk bertemu para pendemo di Kantornya, aksi pun berlanjut ke depan Kantor Wali Kota Medan, tampak iring-iringan rombongan para pendemo berkisar ribuan massa yang membuat kemacetan sangat padat di sekitar lokasi.

    Setiba di Depan Kantor Wali Kota Medan,bersama Ribuan massa kader dan simpatisan Pemuda Batak Bersatu se-Provinsi Sumatera Utara

     Wali Kota Medan

    Muhammad Bobby Afif Nasution langsung menjumpai para pengunjuk rasa sebagai bentuk apresiasinya terhadap perhatian Pemuda Batak Bersatu (PBB) terkait permasalahan yang ada.

    Wali Kota Medan Muhamnad Bobby Afif Nasution juga mengucapkan terima kasih atas informasinya dari teman-teman Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan mari kita duduk bersama-sama berdiskusi dengan Ketua dan jajarannya di Kantor Wali Kota Medan sebagaimana juga Kantor ini milik warga Kota Medan di katakannya lagi.

    (red)

  • Gawat, Warga Aras Kabu Menjadi Korban Pungli Oleh Salah Satu Oknum Di Dinas Sosial Dan Perangkat Desa

    Gawat, Warga Aras Kabu Menjadi Korban Pungli Oleh Salah Satu Oknum Di Dinas Sosial Dan Perangkat Desa

     

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

    Pungutan liar atau pungli masih banyak terjadi, Banyak kegiatan sehari-hari yang tak terlepas dari pungli. Pungli adalah tindakan meminta pembayaran sejumlah uang yang tidak sesuai atau tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan pembayaran tersebut.

    Pungli termasuk kategori kejahatan jabatan. Dalam jurnal tersebut dijabarkan pungli adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dengan menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, termasuk kejahatan jabatan.

    Seperti warga Aras kabu, Kecamatan beringin, Kabupaten Deli Serdang mengaku menjadi korban Pungutan yang tak resmi atau Pungutan Liar (Pungli) oleh oknum Perangkat desa aras kabu bernama agus selaku kasi pembangunan desa ARAS KABU dan Rahmat dalam pengurusan BPJS PBI.

    Pantauan beberapa awak media ke salah satu Warga desa aras kabu, yang enggan identitasnya dipublikasikan itu menuturkan kepada awak media,
    bahwa aksi Pungli itu kerap terjadi di Desa Aras kabu kecamatan beringin kabupaten Deli Serdang.

    Adapun pungutan liar tersebut ditetapkan dengan angka yg fantastis yaitu Rp 200.000/orang, Untuk satu pengurusan BPJS PBI ada 4 orang Rp 800.000/KK hingga 1.500.000/KK (Jika dlm 1 KK terdiri dari 8 anggota keluarga).

    Warga dimintai uang dengan nominal yang besar hingga mereka harus berhutang kesana kemari demi untuk mendapatkan BPJS PBI tersebut.

    Namun yg sangat di sayangkan, saat awak media datang mengkonfirmasi kepada Kepala Desa (KADES) Aras kabu Abdurrahman Efendi, seolah olah membenarkan perbuatan perangkat desa. Senin (15/06/23) sekira pukul 10.00 Wib.

    KADES juga mengatakan, “mereka perangkat desa dan petugas dari dinsos datang kan menggunakan sepeda motor, artinya mereka perlu BBM untuk sepeda motor nya, dan itu kan menjadi tambahan penghasilan mereka, karena kalau hanya berharap honor dari desa pastilah tidak cukup untuk kebutuhan sehari hari.” tegas Kades Aras kabu.

    Dan yang lebih ironisnya lagi KADES Abdurrahman Efendi seolah olah menyalahkan warga nya karena telah mengadukan perihal ini kepada awak media, Seharusnya warga cukup mengadukan kepada saya saja selaku KADES, Pungkas Abdurahman Efendi selaku Kades.

    Bahkan KADES Abdurrahman Efendi mencontohkan pengurusan BPJS PBI seperti kepengurusan dokumen kependudukan layaknya KTP yg jika ingin cepat selesai maka akan di bebankan biaya dengan nominal tertentu, kata Kades Aras Kabu Tersebut.

    Begitu tegas dan enteng nya KADES Abdurrahman Efendi menyampaikan pernyataan nya kepada awak media saat di konfirmasi di kantor kepala desa Aras kabu kecamatan beringin kabupaten Deli Serdang, seolah olah ini persoalan sepele.

    (Team)

  • Polres Pematang Siantar Tangani 196 Kasus Selama Operasi Pekat Toba 2023

    Polres Pematang Siantar Tangani 196 Kasus Selama Operasi Pekat Toba 2023

    Pematang Siantar | mediatribunsumut.com

     

    Kapolres Pematang Siantar Akbp Fernando. SH, S.I.K, saat press release Rabu (05/04/2023) siang didepan Gedung Utama Mako Polres Pematang Siantar mengatakan, sejak Pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tiba 2023 Polres Pematang Siantar tangani 196 kasus Tindak Pidana dan Pelanggaran Lalulintas.

    Dijelaskan Akbp Fernando, Operasi Pekat bertujuan mencegah dan menanggulangi kejahatan Penyakit Masyarakat seperti Premanisme, Perjudian, Pornografi, Miras, Prostitusi, Kejahatan Jalanan, Tawuran, Balap Liar dan Knalpot Blong yang meresahkan Masyarakat pada Bulan Suci Ramadhan 1444 H di Wilayah Hukum Polres Pematang Siantar

    Kapolres Pematang Siantar Akbp Fernando. SH, S. I. K, didampingi Kasat Reskrim Akp. Banuara Manurung. SH, dan Kasubag Humas Akp. Rusdi Ahya juga menjelaskan, dari 196 Kasus Tindak Pidana yang ditangani, terdiri dari 47 Kasus Premanisme dengan jumlah Pelaku sebanyak 47 orang, modusnya Parkir Liar, Perbaikan Jalan di seputaran Kota Pematang Siantar, namun para Pelaku hanya diberi Pembinaan

    Kemudian ada 3 Kasus Perjudian Jenis Togel Sidney dan Chip Higgs Dominos dengan jumlah Pelaku sebanyak 3 orang, untuk kasus Perjudian ini para Pelaku dilakukan Penahanan dan Prosesnya telah tahap Penyidikan

    Selanjut, untuk kasus Prostitusi sebanyak 2 kasus dengan jumlah Pelaku sebanyak 4 orang yang diamankan dari Hotel Sriwijaya Kelurahan Tanjung Pinggir kecamatan Siantar Martoba, hanya saja para Pelaku dilakukan Pembinaan, sementara dari kasus Prostitusi turut diamankan barang bukti berupa alat Kontrasepsi (Kondom)

    “Kalau kasus Prostitusi dan Miras Nihil, Kami juga ada mengungkap 6 Target Operasi (TO) diantaranya 4 Target Operasi (TO) orang dan 2 Target Operasi (TO) Tempat”.pungkas Akbp Fernando mantan Kapolres Tanjung Pinang.

    Selama Operasi Pekat itu, ada 164 sepeda motor berbagai merek diamankan karena menggunakan Knalpot Blong atau bukan Standard SNI, sepeda motor tetap dapat diambil asal Pemiliknya membawa surat kelengkapan sepeda motor seperti STNK dan BPKB, kemudian mengganti Knalpot Blong dengan aslinya, sedangkan Knalpot Blong akan kami sita untuk kami musnahkan.

    “Semua ini bertujuan supaya menciptakan masyarakat lebih kondusif pada bulan puasa dan sampai menjelanv Hari Raya Idul Fitri, Mari Kita bersama masyarakat menciptakan suasana aman dan nyaman di Kota Pematang Siantar”.Pungkas Kapolres Pematang Siantar mengakhiri. (Taslim)

  • Dialog Interaktif Poldasu : Samapta, Polri Siap Siaga Dalam Situasi Apapun

    Dialog Interaktif Poldasu : Samapta, Polri Siap Siaga Dalam Situasi Apapun

    Medan | mediatribunsumut.com

     

     

    Dialog Interaktif Halo Polisi Poldasu yang bekerja sama dengan RRI di channel 94,3 FM pro 1Medan, masih bersama Polrestabes Medan, Rabu (29/03/2023) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.

    Kali ini dialog dari Sat Samapta Polrestabes Medan dengan narasumbernya, Waka Sat Samapta Kompol Ferimon, SH. MH, dengan topik “Fungsi dan tugas Samapta di wilayah hukum Polrestabes Medan.”
    Narasumber didampingi dari Humas Polda Sumatera Utara Jamaluddin S Sos Paur Subbid Penmas dan Aiptu Widodo Baur Subbid Penmas, serta dipandu oleh Vira Aulia Rusli selaku host dari RRI, Jalan Gatot Subroto No. 214, Medan.

    Dialog Interaktif Halo Polisi Poldasu diawali dengan apa itu Samapta, Samapta merupakan anggota Polri yang selalu siap siaga dalam situasi apapun dalam menjalankan tugas, ucap narasumber menjawab pertanyaan dari host dan nantinya sekalian dirangkum pertanyaan dari pemirsa.

    Sat Samapta Polrestabes Medan dipimpin oleh Kasat yang bertanggung jawab ke Kapolrestabes, pelaksanaan sehari-hari dibawah kendali Waka Polrestabes Medan.

    “Dalam kegiatan dan pelaksanaan tugas sehari-hari Sat Samapta dibantu oleh urusan pembinaan operasional, urusan Administrasi dan ketatausahaan, unit pengaturan penjagaan, pengawalan, dan patroli, unit pengaman obyek vital, unit pengendalian massa,” jelas narasumber.

    Tugas pokoknya melaksanakan tugas dengan cara preventif terhadap pelanggaran hukum maupun Kamtibmas, meniadakan unsur kesempatan atau peluang bagi masyarakat yang mau melakukan pelanggar hukum, tindakan awal melakukan tindakan represif bagi pelanggar Kamtibmas, melaksanakan penegakan hukum terbatas (seperti Tipiring, penegakan Perda), melakukan SAR.

    Secara umum tugas sat samapta berupa: pengaturan kegiatan masyarakat dan pemerintahan, penjagaan markas, VIP dan tahanan, pengawalan tahanan, patroli, Tindakan Pertama TKP, bantuan SAR terbatas, Dalmas, Negosiasi, Tipiring, ucap Kompol Ferimon.

    Kemudian narasumber melanjutkan, fungsi dan peran Sat Samapta: sebagai pembina dan pengemban fungsi Samapta yang meliputi perumusan dan pengembangan sistem dan metode, supervisi, Binteknis, perencanaan kebutuhan personil dan peralatan serta melaksanakan Anev. terhadap seluruh unit Samapta di Polsek jajaran Polrestabes Medan.

    Menyelenggarakan pembinaan teknis, Kamtibmas, sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat serta penegakan Atro sesuai fungsinya dalam rangka memelihara Kamtibmas.

    Tugas pokok, melakukan patroli selama 24 jam (bergantian) dengan dilengkapi GPS guna mengantisipasi perbuatan tindak pidana, tawuran dan gangguan Kamtibmas lainnya, mensosialisasikan Call Center 110, media sosial Sat Samapta seperti Instagram, FB, TikTok dan sebagainya dengan tujuan memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan setiap ada tindakan pelanggaran hukum maupun Kamtibmas.

    “Fasilitas yang diberikan kepada kami untuk menunjang tugas Sat Samapta berupa mobil patroli, kenderaan roda 2, Ransus Water Canon guna mengatasi / mengantisipasi tindakan anarkis, Ransus Raisa digunakan untuk Publik Address. peralatan khusus SAR, terbatas, truk pengangkut personil serta peralatan pengendalian massa.
    Kendala kami dalam melaksanakan tugas sampai saat ini secara umum belum ada kendala yang berarti,” kata Kompol Ferimon SH, M. H. (Taslim)

  • Pelantikan DPD PKB Pujakesuma Kab. Tapsel Periode 2021-2025

    Pelantikan DPD PKB Pujakesuma Kab. Tapsel Periode 2021-2025

    Tapsel | mediatribunsumut.com

     

    Dewan Pengurus Daerah Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera ( DPD PKB Pujakesuma),
    Kabupaten Tapanuli selatan sumatera Utara. Periode 2021-2025, Resmi dilantik.

    Pelantikan ditandai dengan Gemuruh Nyanyian lagu Indonesia Raya, Mars Pujakesuma dan Hymne Pujakesuma
    Serta Prosesi serah terima Bendera petaka Oleh Ketua DPP PKB Pujakesuma, Eko Supianto, SE. Kepada Ketua DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Tapanuli Selatan Terpilih Ismadi Yg didampingi oleh sekretaris Drs.Supranto Bendahara Syafrizal Beserta seluruh jajaran pengurus yg hadir.

    Acara digelar Minggu,12 Maret 2023, pukul 13.30. Di gedung Balai Karyawan PTPN lll, Perkebunan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

    Hadir juga Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu beserta rombongan Dan Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni SIK. MH.

    Dalam sambutannya, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu Mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya acara Pelantikan DPD PKB Pujakesuma Tapsel.
    Serta Mengapresiasi Kekompakan Pujakesuma yg ada di Kabupaten Tapanuli Selatan.

    Diakhir acara, Panitia mengundi kupon yg telah dibagikan kepada Pengunjung atau undangan.
    Wow ternyata ternyata tersedia berbagai Macam Hadiah seperti alat alat elektronik, Kulkas, Tv, Mesin cuci dll.

    Jam 17.00 wib.acara pelantikan selesai, Rombongan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni SIK. MH.
    Beserta rombongan meninggalkan tempat acara pelantikan.

    Semoga Pelantikan DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Tapanuli Selatan, Bisa Memberikan Kontribusi yang nyata Khususnya kepada Masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan.
    (Nelwan)

  • Sorak Sorak Prabowo Presiden Pesta Musra XVIII Sumut

    Sorak Sorak Prabowo Presiden Pesta Musra XVIII Sumut

    Medan | mediatribunsumut.com

     

     

    Musra XVIII Sumatera Utara yang di laksanakan di Gedung Selecta tanggal 11 Maret 2023,hadir pada Acara Musra XVIII Sumatera Utara, Bapak Budi Ari Ketua Umum Relawan Projo yang juga Wamen Kemendes.

    Melihat sorak sorak dan gema menyuarakan Prabowo Subianto seperti nya gambaran masyarakat Sumatera Utara tertuju kepada nama Prabowo Subianto sebagai the next President.

    Saat sambutan Bapak Budi Ari Musra ini banyak di hadiri perempuan ini artinya perempuan yang ikut memikirkan politik sudah mulai meningkat.

    Ada 6000 Desa yang juga Kepala Desanya adalah perempuan saya mengatakan kepada mereka perempuan harus terus maju.Musra sudah terlaksana di beberapa Provinsi ini saatnya kita melaksanakan di Sumatera Utara.

    Saya melihat antusias masyarakat Sumatera Utara luar biasa hebat,mari kita membicarakan kepimpinan Indonesia ke depan agar kita bisa memilih Calon pemimpin kita ke depan yang bisa mensejahterakan bangsa. Hari ini kita bersyukur Bapak Presiden kita Bapak Joko Widodo yang telah bekerja untuk membangun Indonesia lebih baik dan kita berdoa semoga Presiden kita tetap di berikan kesehatan dalam memimpin bangsa ini,Sabtu (11/03/2023).

    Panitia Pelaksanaan Musra XVIII tergabung di dalamnya 17 Relawan Jokowi mengajak kita semua bersatu untuk menentukan nasib bangsa ini ke depan.

    Massa yang hadir di perkirakan 1500 orang dan awak media melakukan pendekatan kepada massa yang hadir dan menanyakan tentang siapa pilihannya maka terjawab Prabowo dan Ganjar yang banyak di sebut masyarakat artinya Prabowo dan Ganjar sangat sengit dalam memperoleh dukungan di Musra XVIII Sumatera Utara.

    Ada beberapa nama lain yang muncul seperti Anies, Moeldoko dan juga Muhaimin Iskandar serta Airlangga. Sengitnya persaingan antara Prabowo dan Ganjar merupakan semangat masyarakat Sumatera Utara dalam menentukan pilihan di saat Pemilu nanti.Sampai dengan Musra XVIII ditutup dan vote di tutup suasana Musra ke XVIII Sumatera Utara aman dan terkendali.

    (Red)

  • Enam Tersangka Penganiayaan Sadis Diringkus Polres Sergai

    Enam Tersangka Penganiayaan Sadis Diringkus Polres Sergai

    Sergai | mediatribunsumut.com

     

    Enam tersangka penganiayaan terhadap juliadi Alias Ego (32) warga Dusun I Desa Gempolan kampung banjar Kecamatan Sei Bamban diringkus sat reskrim polres sergai, Sabtu (4/3/2023).

    Penangkapan ke Enam tersangka penganiayaan berdasarkan laporan juliadi terhadap dirinya pada hari jumat 24 februari 2023 sekira pukul 18.00 wib di gardu Desa Pon kecamatan Sei Bamban kab sergai.

    Kapolres Sergai  AKBP Ali Machfud pada wartawan mengatakan,hari Jum’at tanggal 24 Februari 2023 sekira pukul 16.00 Wib tepatnya di Dusun I Desa Gempolan Kp Banjar Kec Sei Bamban Kab Sergai. Korban dijemput oleh teman Pelapor, Dedek lalu mereka pergi ke Gardu Ds Kampung Pon.

    Setelah sampai korban sudah di tunggu oleh pelaku  dan teman temannya lalu langsung memukul korban pada bagian kepala sehingga korban terjatuh dan memijak mijak tubuhnya.

    Lalu tangan korban di ikat oleh tali timba lalu korban dinaikkan kedalam mobil Toyota Avanza warna silver dan di bawa ke daerah sialang buah. Sesampainya di sialang buah, pelaku dan kawan-kawan kembali memukuli korban. lalu pelapor kembali dinaikan kedalam mobil dan di bawa ke daerah besitang.

    Sesampainya di besitang palaku menutup wajah korban dengan menggunakan handuk dan tangan di borgol. Selanjutnya langsung di buang ke dalam sungai dan pelaku bersama kawan kawan pergi meninggalkan korban.

    Setelah korban mendengar bahwa pelaku dan kawan kawannya sudah pergi, ia naik kembali ke darat dan berusaha membuka borgol dan mencari pertolongan.

    Atas kejadian tersebut Juliadi merasa keberatan kemudian membuat pengaduan / Laporan ke Polres Serdang Bedagai Guna di proses Sesuai Hukum Yang Berlaku di Negara Republik Indonesia.

    Adapun ke Enam Pelaku penganiayaan yang di ringkus sat reskrim polres sergai DlE (28) warga Desa Sukadamai,IP((32) warga Desa Kampung Pon,HG (43) warga Simpang Bedagai,RW (33) warga Desa Kampung Pon,AD (32), warga Desa Kampung Pon dan ZM(47) warga Desa Kampung Pon dan ke enam pelaku kini di amankan di polres sergai, tandas Kapolres. (red)

  • Menjemput Aspirasi, Anggota DPRD Provinsi Ir. Hj. Anita lubis Gelar Reses II Di Medan Estate

    Menjemput Aspirasi, Anggota DPRD Provinsi Ir. Hj. Anita lubis Gelar Reses II Di Medan Estate

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

     

    Dalam kegiatan reses II anggota dewan perwakilan rakyat Provinsi Sumatra Utara kali ini dimana ibu Ir. Hj. Anita Lubis menerima langsung aspirasi masyarakat.

    Dimana masyarakat Medan estate sangat antusias menyampaikan keluhan atau permasalahan yang ada di desa, Dany salah seorang peserta reses menyampaikan di mana masalah Drainase yang ada di jalan Letda Sujono, begitu juga Pak Silalahi yang menyampaikan hal yang sama terkait buruk nya drainase yang ada di lokasi PGI Sumut yang setiap ada hujan bisa di pastikan akan banjir.

    “Baik pak, untuk masalah Drainase yang ada di jalan Letda Sujono itu Jalan Negara, oleh karena itu ranah nya pusat, maka kami hanya menyampaikan ke pusat, dan untuk daerah PGI Sumut, kita sampaikan ke daerah Deli Serdang karena itu tanggung jawab kabupaten, bukan Provinsi dan itupun akan kita sampaikan kepada dinas terkait agar segera di kerjakan dan menjadi atensi” Jelas Anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara itu.

    Hadir dalam acara reses II anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara Ir. Hj. Anita Lubis, Camat Percut Sei Tuan yang di wakili Sekcam Nasib Solihin, Kepala Desa Medan Estate Asdat Lubis, dan seluruh perangkat desa Medan estate.

    Camat yg di wakili Sekcam mengatakan,“Sangat berterima kasih atas kedatangan wakil rakyat yg dimana ibu ini dulunya daerah pemilihan deli Serdang jadi pak sekcam menyampaikan kepada masyarakat mari kita sama sama mendukung pembangunan kabupaten Deli Serdang ini terkhusus kecamatan percut sei tuan.” Sebut pak sekcam

    Kepala desa medan estate asdat lubis menyampaikan. “selamat datang kepada ibu Anita lubis, inilah desa kami bu dan masyarakat kami, terimakasih atas kunjungan ibu ke desa kami kiranya ke depan nya reses seperti ini bisa di laksanakan lagi.” sambut pak kades Asdat Lubis.

    Masih kata kades, kepada semua masyarakat yg hadir tolong sampaikan apa saja yg ada persoalan di desa kita, Selagi ada wakil kita dari propinsi, Tutup kades.

    (Red)

  • Modus Berpakaian Rapi Bak Milioner, Seorang Pria Bawa Kabur Sepeda Motor

    Modus Berpakaian Rapi Bak Milioner, Seorang Pria Bawa Kabur Sepeda Motor

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

    Di jaman serba canggih berbagai modus untuk merugikan orang lain, seperti yang di cerita korban seorang wanita sebut saja Ulan ( 32) yang tinggal di desa Dalu X A. Kecamatan Tanjung Morawa kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.

    Menurut keterangan korban( Ulan) kepada media ini berawal dari perkenalan di warung penjual air kelapa muda.

    “Awalnya saya minum air kelapa muda bersama teman saya Rini dengan mengendarai sepeda motor Vario warna hitam.”terang ulan.

    Lanjut korban lagi, tiba tiba datang pelaku membeli air kelapa muda, dan punya kami di bayar nya lalu pelaku minta no WA dengan alasan mau cari orang kerja di perusahaannya.

    “Setelah dapat no WA pelaku pergi dengan baik, setelah beberapa jam kemudian sampai tiga hari berlanjut tetap WA dengan rayuan berbagi macam,” papar nya .

    Tepat nya di hari Kamis pagi pelaku cat whatsApp bahwa minta temani untuk beli baju (ngajak jalan jalan) dan pada saat itu dia mengatakan tidak membawa mobil karena mobil dibawa orang tua nya belanja (pergi).

    “Pelaku minta saya bawa kerta saya, untuk pergi ngawani dia beli sesuatu, tanpa menaruh curiga saya menuruti, lalu kami ketemu di simpang kayu besar Tanjung Morawa, lalu kami berboncengan dan pelaku yang membawa kereta nya,” terang Ulan.

    Dalam perjalanan pelaku cerita dan mengaku ingin menjalin hubungan asmara sehingga membuat saya terbuai.

    Disaat melintas di jalan lintas SM Raja tepat nya dibajak 5 kami singgah di sebuah Indomaret dengan alasan membeli minum, pelaku memberi uang saya 100 ribu untuk masuk kedalam membeli minum.

    Begitu saya keluar dari Indomaret pelaku dan sepeda motor saya sudah gak ada lagi disitulah saya sadar kalau pelaku penipu dan seorang pencuri.

    Harapan saya ke depan bagi kawan kawan terutama para wanita agar jangan percaya kepada laki laki (orang) yg kita tidak tau asal usulnya.

    Semoga kejadian ini cukup saya yang merasakan, kalua bisa kawan kawan yg lain jangan lah, karena sedih rasanya.

    (Eka)

  • Oknum Wartawan Berinisial CS Cabut LP Di Polresta DS Diduga Terima Upeti Dari Valentine Karaoke

    Oknum Wartawan Berinisial CS Cabut LP Di Polresta DS Diduga Terima Upeti Dari Valentine Karaoke

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

    Sepertinya masalah tentang tempat hiburan Valentine Karaoke yang berada di kecamatan beringin Deli Serdang seakan tiada habisnya, beberapa waktu lalu sempat melaporkan sejumlah awak media ke Dewan Pers dan aparat kepolisian Polresta Deli Serdang. Kini sejumlah awak jurnalis juga terlihat melaporkan tempat hiburan tersebut ke aparat kepolisian khususnya Polresta Deli Serdang.

    Adalah wartawan berinisial CS yang melaporkan LT selaku penanggung jawab tempat tersebut, laporan yang dilakukan di SPKT Polresta Deli Serdang tersebut diterima langsung oleh Kanit II SPKT Ipda Ferry LM. Namun anehnya setelah membuat laporan tersebut, wartawan yang berinisial CS tersebut terlihat kembali mencabut laporannya. Disinilah diduga aroma pengkondisian wartawan tersebut terlihat, sebab wartawan yang berinisial CS tersebut pada saat dilaporkan oleh pihak Valentine Karaoke meminta bantuan kepada rekan – rekan media untuk bisa memfollow up serta menemaninya dalam masalah antara dirinya dengan pihak Valentine Karaoke yang terletak tak jauh dari Polsek Beringin tersebut.

    Tempat hiburan yang beberapa waktu lalu sempat viral dengan adanya menyediakan wanita penghibur (LC) serta minuman keras juga Indikasi diduga tamu tamu pengunjung Terlihat lensa kaca beberapa Tim awak media datang melakukan sketsa Investigasi didalam Valentine _ karaoke awak menduga pembiaran para tamu berkuasa membawa obat _ obatan dan sangat jauh dari yang namanya Karaoke Keluarga. Bahkan awak media ini memiliki bukti yang akurat dengan tidak bayar pajaknya tempat hiburan tersebut.

    Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Kadek Heri Cahyadi saat dikonfirmasi mengenai adanya pencabutan LP yang dilakukan oleh wartawan berinisial CS tersebut pada Senin (27/02/2023) membenarkan hal tersebut. Tetapi ketika ditanyakan kembali, Kasat Reskrim yang terkenal ramah terhadap awak media ini kembali mengatakan bahwa pasal 310 merupakan delik aduan.

    Ketika ditanya kembali oleh awak media ini tentang hal tersebut bahwa, wartawan berinisial CS tersebut mencabut LP nya kan tidak serta merta pasti ada permohonan dan ditanyakan permohonannya. Kompol Kadek enggan memberikan jawaban pasti serta meminta agar awak media ini menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

    Dilain tempat Wakil Sekretaris 1 DPD Brigade Anak Serdadu (BAS) Provinsi Sumatera Utara Roy Nasution mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum wartawan berinisial CS tersebut tak patut, sebab sebelumnya dirinya terus mengikuti berita tentang Valentine Karaoke dan ketika oknum wartawan tersebut dilaporkan ke Polresta Deli Serdang juga dirinya diberitahu oleh rekan – rekan media. Namun kini dirinya malah mencabut LP tersebut dan patut diduga adanya upeti yang diberikan oleh LT selaku penanggung jawab dari tempat hiburan tersebut. Untuk itu dirinya meminta agar Kepolisian khususnya Polresta Deli Serdang dapat kembali memanggil wartawan berinisial CS tersebut dan menanyakan mengapa mencabut LP nya dan dirinya juga meminta agar nantinya apabila wartawan berinisial CS tersebut meminta bantuan harap jangan lagi dibantu. Demikian kata Wakil Sekretaris 1 DPD BAS Provinsi Sumatera Utara tersebut kepada awak media di Cafe Uncle Same, Pada mediatribunsumut.com

    selanjutnya beberapa hari yang lalu Tim gabungan, Dari satres Narkoba Polresta Deli Serdang yang dipimpin langsung oleh kasat Kompol zulkarnain SH tersebut melaksanakan Razia di cafe and bar valentine karaoke keluarga di lokasi kecamatan beringin dan melakukan pemeriksaan barang _ barang milik pengunjung hiburan malam khususnya obat _ obatan terlarang jenis Narkoba Di lokasi cafe and bar valentine keluarga terhadap puluhan orang pengunjung yang dicurigai kemudian dilakukan pengecekan urine dari pengecekan tersebut di dapat 3 orang pengunjung positif Amphetamine ( pil Extacy ) yaitu 2 pria dengan Inisial DP ( 39 ) dan. H. ( 40 ). Serta seorang perempuan dengan inisial AP ( 20 ) selanjutnya pengunjung positif yang di dapati lalu di Amankan dan di bawa ke kantor satres Narkoba untuk dimintai dan pemeriksaan lebih lanjut Kapolres Deli Serdang Kombes pol Irsan Sinuhaji , SIK , MH melalui kasat Res Narkoba Kompol Zulkarnain SH menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah Razia pada tempat Tempat hiburan malam bertujuan utuk mencegah peredaran dan menindak penyalahgunaan obat terlarang jenis Narkoba dan Lain _ lain nya aga bisa mengulangi penyakit warga masyarakat khususnya di Deli Serdang.
    (Rdn)