Tapsel,
mediatribunsumut.com
Sinyal pungutan liar ( pungli ) dana sertifikasi guru di Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) makin kuat, Kadis dan Kabid memblokir nomor WhatsApp Ketua LMS PAKAR DPC Tapsel.
Setelah konfirmasi disampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel, malah Kadis dan Kabid SMP memblokir nomor WhatsApp saya.
Demikian dikatakan Ketua LSM PAKAR DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 08/04 ).
Beginilah sikap orang nomor satu di lingkungan Dinas Pendidikan Tapsel, bukankah ini keterlaluan, sebab informasi yang dimohonkan bukanlah informasi yang dikecualikan, sesuai dengan UU No 14 tahun 2008, ujar Tohong.
Sikap Alergi atau arogan Kadis dan Kabid menunjukkan sosok pejabat yang tidak amanah, lalu bagaimana dunia Pendidikan di Tapsel, sebutnya.
Jika pemimpinnya saja sudah begitu, lalu bagaimana dengan para bawahannya, dikhawatirkan lebih parah lagi, artinya bila para tenaga pendidik dan guru tidak nyaman melaksanakan tugas, yang tertanam hanya kekecewaan, ini tidak bisa dibiarkan, tegasnya.
Maksudnya sampai kapan para guru menjadi ” sapi perahan” oleh pimpinannya yang serakah rupiah, persoalan ini seperti api dalam sekam, ungkapnya.
Sekali lagi diminta kepada Kadis Pendidikan, tidak menutup ” telinganya” jangan mewariskan ketidak nyamanan pada para guru, sebab akan selalu terpatri di hati mereka, tandasnya.
( Tim ).













