Gegara Pembebasan Lahan, Proyek TPS3R Di Bandar Klippa Ta 2025 Tak Selesai Tepat Waktu
Kategori: Berita
-

Gegara Pembebasan Lahan, Proyek TPS3R Di Bandar Klippa Ta 2025 Tak Selesai Tepat Waktu
Deli Serdang, mediatribunsumut.comGegara pembebasan lahan disinyalir tidak tuntas, akibatnya proyek TPS3R di Bandar Klippa Kec Percut Sei Tuan Ta 2025 tidak selesai tepat waktu.Sampai saat ini ( 08/01 ) proyek pembanguna TPS3R belum selesai, pembangunan masih terus dilaksanakan kendati Ta 2025 telah selesai.Terkait hal tersebut, mediatribunsumut.com telah konfirmasi pada pejabat pembuat komitmen ( PPK ) melalui WhatsApp, beliau membenarkan proyek itu belum selesai sampai saat ini.Menurut PPK, penyebabnya terjadi gangguan yang terus menghalangi pembangunan gedung dari orang yang mengaku memiliki tegakkan di lahan tersebut.Beberapa kali pelaksanaan pekerjaan di stop, dan pekerjaan itu telah di addendum, dengan pertimbangan penyedia masih bersedia melanjutkan pekerjaan dan dikenakan sanksi denda atas keterlambatan, tegasnya.Sampai 31 Desember 2025, sudah berada pada kondisi 75%, sedangkan sisanya 25% lagi dilanjutkan di tahun 2026 dan akibat addendum itu, penyedia dikenakan sanksi denda sebesar 25% dikali 1/1000 setiap hari, tegasnya.Sebelumnya mediatribunsumut.com pada ( 07/01 ) konfirmasi PPTK Herman Nst di ruang kerjanya, mengatakan hal senada, proyek belum selesai karena bolak balik di stop warga yang mengaku menggarap lahan.Kalau menyangkut lahan itu, gawenya Dinas Perkimtan, Dinas Cipta Karya hanya membangun, ungkapnya.Tahun ini Cipta Karya sedianya membangun lima ( 5 ) TPS3R masing-masing Tanjung Rejo, Sentis, Sambirejo Timur, Sampali dan Bandar Klippa.Namun TPS3R di desa Tanjung Rejo gagal, karena mendapat penolakan dari masyarakat, akhirnya yang terealisasi di empat desa, semuanya belum ada yang serahterima, bebernya.( Tim ). -

Hari Jadi 79 Kab Deli Serdang “Bertabur” Penghargaan
Deli Serdang,mediatribunsumut.com
Di hari jadi ke 79 Kab Deli Serdang “bertabur ” penghargaan tentu bukanlah satu kebetulan melainkan hasil kinerja seluruh organisasi perangkat daerah ( OPD ).
Perjalanan panjang yang telah dilalui, banyak pencapaian yang telah diraih, dan tentunya masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama di masa datang.
Peringatan HUT ke-79 Kabupaten Deli Serdang harus dimaknai sebagai momentum untuk menguatkan komitmen dalam membangun Kab Deli Serdang lebih maju, lebih berdaya saing, dan menuju masyarakat yang lebih sejahtera.
Tentu sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang untuk mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius dan berkelanjutan, dan visi tersebut direalisasikan melalui empat misi pokok, yaitu sehat pelayanan publik, sehat masyarakatnya, sehat ekonominya, dan sehat lingkungannya.
“Sebagai implementasi dari visi dan misi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang telah melakukan berbagai upaya dan inovasi. dan tentunya tetap mengutamakan kebijakan-kebijakan anggaran yang berorientasi pro rakyat, serta mengedepankan sinergi antara anggaran pembangunan nasional, provinsi, kabupaten, maupun desa,” kata Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dalam pidatonya, pada Upacara Hari Jadi ke-79 Kabupaten Deli Serdang di Alun-Alun Pemkab Deli Serdang, Selasa (01/07/2025).
Kolaborasi dan sinergitas pembangunan tersebut menjadi kunci, agar setiap anggaran yang dikeluarkan negara bisa lebih efektif, produktif, dan memberikan dampak yang lebih luas manfaatnya serta berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Deli Serdang.
Berbagai prestasi telah diraih bersama selama ini, di antaranya Deli Serdang meraih penghargaan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam bidang seni dan budaya berkat Parade Pekan Budaya Nusantara yang melibatkan banyak peserta.
Pemkab Deli Serdang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2024.
“Ini merupakan pencapaian kali ke tujuh secara berturut-turut bagi Pemkab Deli Serdang,” sebut Bupati.
Selanjutnya, prestasi di bidang kesehatan, dalam kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari), Kabupaten Deli Serdang meraih juara 1 nasional dan pada kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Deli Serdang meraih juara tingkat nasional.
Prestasi di bidang pendidikan, Kabupaten Deli Serdang meraih lima penghargaan Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan tiga penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Kesemua ini tentunya tidak lepas dari kerja sama semua elemen masyarakat, aparatur pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan pemuda, tokoh agama, serta seluruh masyarakat deli serdang yang terus memberikan semangat, dukungan dan partisipasinya,” tutur Bupati.
Di kesempatan itu, Bupati mengajak untuk terus berkolaborasi, bersinergi, dan bahu-membahu membangun Deli Serdang agar semakin maju dan sejahtera.
“Mari perbanyak kegiatan yang membangun kesadaran, kesehatan, kecerdasan, dan kearifan lokal. Karena hanya dengan persatuan dan kerja nyata, kita bisa mengantarkan Deli Serdang ini menjadi kabupaten yang terdepan di Sumatera Utara,” ajak Bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Deli Serdang, H Mukti Ali Harahap SAg MSi membacakan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Deli Serdang, sedangkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan), Drs Khairul Azman MAP membacakan penghargaan yang diraih Kabupaten Deli Serdang dari 1 Juli 2024 sampai 1 Juli 2025.
Hadir di upacara tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS; Sekertaris Daerah, H Timur Tumanggor SSos, MAP; Kapolresta Deli Serdang, Kombesp Pol Hendria Lesmana SIK MSi; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan; Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny Asniar Lom Lom Suwondo, para staf ahli, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya.
(Red )
-

Merawat Jagad Dan Bangun Peradaban, Wali Kota Medan Kunjungi PWNU
Medan, mediatribunsumut.com
Untuk merawat jagad dan membangun peradaban khususnya di kota Medan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution berkunjung ke kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ( PWNU ).
Kehadiran Wali Kota Medan ke kantor PWNU untuk mempererat persaudaraan sesama warga NU, tentu bersinergi, merawat jagad dan membangun peradaban.
Demikian diutarakan Ketua PWNU Sumatera Utara H. Marahalim Harahap dalam pertemuannya dengan Wali Kota Medan pada ( 27/07 ) di kantor PWNU di jalan Sei Batang Hari Medan.
Saya bersama seluruh jajaran, ada Wakil Rois KH. Abd. Hamid Ritonga, unsur syuriah lainnya, H. Marahalim Harahap, unsur Tanfidziah dan para ketua lembaga serta banom di bawah PWNU Sumut bersama pengurusnya merasa bahagia dan terhormat atas kedatangan Wali Kota Medan ditengah kesibukan yang padat, ungkapnya.
Di momen bahagia tersebut, PWNU memberikan kehormatan khusus dengan menyematkan peci dan sorban hijau berlogo NU, sehingga pertemuan itu menjadi momen spesial bagi PWNU Sumatera Utara, sebut KH. Abd. Hamid Ritonga.
Sementara Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas sambutan hangat PWNU Sumatera Utara, lembaga dan banom-banomnya.
Menurut Bobby, Nahdlatul Ulama ini merupakan organisasi keagamaan yang sangat diperhitungkan dalam kancah nasional.
“Saya telah melihat bagaimana NU ini, selalu bersinergi dan berkolaborasi untuk membantu program-program pemerintah, ujarnya.
Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan, di sesi tanya jawab semakin perkuat silaturahmi, sebab terjalin komunikasi dan diskusi diantara sesama pengurus dengan Wali Kota Medan.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama antara jajaran PWNU, lembaga dan banom banomnya dengan Wali Kota Medan.
( AM ).
-

PTPN 2 Ganti Nama Jadi PTPN 1 Regional 1, Kini Fokus Kuasai Asset Potensial
Deli Serdang, mediatribunsumut.com
PTPN 2 berganti nama menjadi PTPN 1 Regional 1, kini fokus menguasai asset potensial yang dimilikinya.
Bila selama ini PTPN 2 sektor produksi unggulannya kelapa sawit, sudah dikerjasamakan pengelolaannya ke Palm Co, sementara untuk gula pasir diserahkan pengelolaannya kepada PT SGN (Sinergi Gula Nusantara).
Kedepan untuk optimalisasi asset yang dilakukan dengan kerjasama kepada pihak ketiga, saat ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi PTPN 1 Regional 1.
Karena dengan memanfaatkan lahan-lahan HGU (Hak Guna Usaha) untuk pemanfaatan lain di luar perkebunan, seperti kawasan permukiman Kota Mandiri Bekala, yang bekerjasama dengan Perum Perumnas, serta Kota Deli Megapolitan yang menggandeng pengembang Nasional, mampu mengangkat nilai pendapatan perusahaan serta citra perusahaan di mata publik.
Apalagi lahan-lahan HGU yang dimiliki itu sudah tidak sesuai lagi untuk dikembangkan sebagai areal perkebunan, ujar Kasubbag Humas PTPN 1 Regional 1, Rahmat Kurniawan di kantornya, Selasa (02/04).
Sehingga perubahan peruntukannya langsung disetujui Menteri BUMN karena membawa dampak positif bagi PTPN 1 Regional 1,” jelasnya.
Di sisi lain dengan adanya langkah-langkah optimalisasi asset yang dilakukan, PTPN 1 (saat masih disebut PTPN 2) mampu melunasi berbagai kewajibannya kepada karyawan pensiunan, yang sudah tertahan bertahun-tahun.
Seperti pelunasan pembayaran Santunan Hari Tua (SHT) yang mencapai angka Rp. 500 Milyar. Jika tidak ada terobosan yang dilakukan dengan langkah-langkah optimalisasi asset ini, kata Rahmat, tidak mungkin perusahaan bisa melunasi kewajibannya dalam jumlah yang sangat besar.
Karena itulah, ke depan, PTPN 1 Regional 1 akan terus fokus terhadap langkah optimalisasi asset, baik terhadap Hak Guna Usaha (HGU) aktif, yang masih dikuasai pihak lain secara sepihak, maupun lahan-lahan eks HGU yang kini juga masih dikuasai pihak lain. Pihak PTPN 1 Regional 1, akan terus berusaha untuk bisa mendapatkan kembali lahan-lahan HGU, Khususnya yang masih dikuasai pihak lain yang sama sekali tidak berhak atas lahan HGU tersebut.Kita akan terus berusaha dengan langkah-langkah persuasif, agar warga masyarakat faham bahwa asset Negara yang dikelola PTPN 1 Regional 1 harus dipertanggungjawabkan, jadi tidak mungkin dilepas begitu saja,” terang Rahmat Kurniawan.Sedangkan untuk lahan-lahan eks HGU, khususnya yang telah dinyatakan keluar dari HGU, seluas 5873,06 PTPN 1 Regional 1 telah melakukan sosialisasi melalui Pemkab Deli Serdang dan Kepala-kepala Desa.
Yang intinya memberikan kesempatan bagi warga untuk memiliki lahan-lahan eks HGU tersebut, dengan cara mengajukan permohonan kepada Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan nominatifnya dan setelah dilakukan verifikasi maka ditetapkan nilai SPS yang harus disetor kepada Negara, ungkapnya.
Semua ini berkat kerja keras dan kerja cerdas Board of Regional Management PTPN I Regional 1 yang dikomandoi Bapak Didik Prasetyo, dan atas dukungan Pemprov Sumut, Kajati Sumut, Ulama, BPN, Kodam I/BB, Polda Sumut, Satpol PP, Serikat Pekerja Perkebunan daan instansi instansi terkait, tutup Rahmat.
( A Marpaung ).
-

Tantangan Dan Upaya Terkait Vaksinasi Covid-19 di Masa Endemi DI Kab Deli Serdang – Sumut
Deli Serdang, mediatribunsumut.com
Sosialisasi dan vaksinasi Covid-19 masih perlu dilakukan di masa endemi. Vaksinasi membantu tubuh membentuk antibodi untuk melawan virus Covid-19, sehingga mengurangi risiko sakit parah dan kematian. Meskipun kasus Covid-19 menurun, virus ini masih berpotensi kembali merebak.
Vaksinasi membantu melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit komorbid.
Demikian paparan Kadis Kesehatan Kab Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan MKed(PD), Sp.PD, K-GEH, FINASIM pada (19/03) yang diundang oleh Yayasan Inanta, bekerja sama dengan Perhimpunan Filantropi Indonesia, Ford Foundation, dan Kementerian Dalam Negeri sebagai Narasumber pada program Dialog Interaktif di RRI Pro 1 Medan yang mengangkat topik ”Masih perlukah Vaksinasi Covid-19 di Masa Endemi?”
Pemerintah Indonesia telah mencabut status pandemi Covid-19 pada 21 Juni 2023. Keputusan ini didasari oleh jumlah konfirmasi harian Covid-19 secara nasional yang mendekati nihil.
Namun pada akhir November 2023, terjadi peningkatan kasus mingguan Covid-19.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Deli Serdang, saat terjadi puncak Covid-19 di tahun 2021 tercatat 13.100 kasus, tahun 2022 sebanyak 8.524 kasus, di tahun 2023 sebanyak 146 kasus dan tahun 2024 sampai bulan Maret yang lalu hanya ada 16 kasus.
Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah vaksinasi Covid-19 masih diperlukan di masa endemi?
”Kita ketahui bersama Deli Serdang merupakan pintu masuk utama ke wilayah Sumatera Utara melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu yang terletak dalam wilayah Kabupaten Deli Serdang. Arus turis yang datang dengan moda transportasi udara untuk berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Sumatera Utara terdiri dari turis domestik maupun turis mancanegara.
Ini menyebabkan banyaknya lalu lintas orang yang datang dan pergi melalui bandara ini” lanjut dr. Asri Ludin Tambunan.
Terkait vaksinasi Covid19, saat ini menjadi pilihan yang cukup sulit buat Pemkab Deli Serdang. “tantangan terberat kita yakni pola pikir masyarakat yang merasa Covid-19 sudah tidak berbahaya dan enggan untuk divaksinasi.
Lalu ketersediaan stok vaksin yang terbatas sehingga vaksinasi hanya difokuskan untuk kelompok tertentu seperti calon jemaah haji dan umrah.
Selain itu akses dan edukasi bagi masyarakat di daerah terpencil yang sulit mendapatkan informasi dan layanan vaksinasi, dan terakhir adalah ketidakpercayaan terhadap informasi terkait vaksin Covid-19 yang beredar di masyarakat”, sebutnya lagi.
Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Deli Serdang melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dengan beberapa program.
Salah satu program yang baru diluncurkan adalah Program Berobat Jalan Gratis di seluruh Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Saat ini ada 34 Puskesmas Induk dan 106 Puskesmas Pembantu di wilayah Deli Serdang, dan untuk mendapatkan layanan Kesehatan tersebut masyarakat cukup membawa KTP dan KK Deli Serdang.
Kemudian upaya Jemput Bola, dimana petugas kesehatan akan mendatangi daerah terpencil untuk memberikan layanan vaksinasi dan edukasi kesehatan.
Program Pos Pelayanan Terpadu, dimana program ini mengintegrasikan layanan kesehatan primer untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan terdekat.
Kerjasama dengan berbagai pihak seperti organisasi masyarakat sipil, tokoh agama, dan influencer untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi perlu dilanjutkan bahkan ditingkatkan.

Kampanye edukasi melalui berbagai media untuk meluruskan informasi yang salah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.
Intinya masyarakat Deli Serdang dapat mengakses informasi dan layanan vaksinasi di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, Rumah Sakit, situs web resmi Kementerian Kesehatan dan Layanan informasi Covid-19.
Upaya bersama dari pemerintah kabupaten, dinas Kesehatan kabupaten, instansi terkait, pihak-pihak yang berkepentingan, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mencapai kekebalan komunitas.
Sebagai penutup, dr. Asri Ludin Tambunan kembali mengingatkan agar jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan, tetap memakai masker terutama bila ada gejala flu dan batuk, menjaga jarak, dan segera mendapatkan vaksinasi Covid-19, baik dosis lengkap maupun booster.
Vaksinasi adalah kunci utama untuk melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari bahaya Covid-19. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dan segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.
( A / Tim ).
-

Nizam Ungkap Norma Deli Siregar SEKDA Pantas Menduduki Jabatan PJ Bupati Batu Bara: Sudah PAS dalam Peraturan Perundang Undangan
Mediatribunsumut – Muhammad Khairun Nizam Aktivis Batu Bara juga Demisioner presiden mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara periode 2021/2022 angkat bicara perkembangan geopolitik Kabupaten Batu Bara saat ini, Pantas sudah Norma Deli Siregar menjadi PJ Bupati Batu Bara tahun 2024,rabu 8 nov 2023
Dalam penetapan Norma Deli sebagai pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Batu Bara Nomor 413/BKPSDM/2023.
Bupati Baru Bara Ir. H. Zahir resmi melantik Norma Deli Siregar menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batu Bara di aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Inalum, Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka pada, Senin (10/4/2023) lalu.
Sebelum dilantik sebagai Sekda Batu Bara, Norma Deli Siregar juga menduduki jabatan yang strategis di Pemerintahan Kabupaten Batu Bara, mulai dari Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman hingga Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Batu Bara.
Tidak terlepas dari karirnya, Pejabat Eselon II itu termasuk taat dalam melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan situs resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rabu (12/4/2023). Norma Deli Siregar melaporkan harta kekayaannya terakhir pada 21 januari 2022 untuk priodik 2021 yang saat itu dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Total harta kekayaan yang dilaporkannya saat itu sebesar Rp. 127. 679. 726 (Rp. 127 juta) yang terdiri dari, Tanah dan Bangunan seluas 168 m2/168 m2 di Batu
Bara dengan total Rp. 200.000.000.
Tidak hanya itu, Norma juga memiliki Kas dan Setara Kas dengan nilai Rp. 20.000.000 serta memiliki Hutang sebesar Rp. 92.320.274. Dari rincian tersebut Sekda Batu Bara itu tidak memiliki alat transportasi.
Pada pelaporan tahun sebelumnya (priodik 2020) harta kekayaan Norma mencapai Rp. 424 juta, jika diibandingkan harta kekeayaan mengalami penurunan.
Nizam mengungkapkan, kita perlu menetapkan pemimpin jujur seperti Sekda Batu Bara Yakni Norma Deli Siregar.
Dalam jabatan Norma Deli Siregar banyak membawa perubahan Batu bara saat ini dikala menjadi Sekretaris Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Ir. Zahir, MA.P tentu masyarakat juga berantisias dalam penyambutan Pj. Bupati 2024 nanti.
Pilkada akan dimulai, PJ Bupati sudah nampak kandidat kuat yakni Norma Siregar yang siap memimpin Batu bara jauh lebih baik kedepan. Sebut Nizam
“Apalagi saat ini dikala Daftar Calon Tetap (DCT) telah di umum kan oleh KPU Batu Bara Wakil Bupati Batu bara H. Oky Ikbal Prima sudah sah mengundurkan diri karna bertarung caleq DPRD Batu Bara Davil 3 kini tinggal lah sendiri Bupati Ir. Zahir, M. AP berjuang tegak bendiri memikirkan keadaan Batu Bara saat ini bersama Sekda Batu Bara Norma Deli Siregar”.
Nizam mengungkapkan merujuk pada pasal 13 ayat (4) Permendagri Nomor 4 Tahun 2023 Tentang PENJABAT gubernur,pejabat, bupati, dan pejabat walikota pantas sudah Sekda Batu Bara Norma Deli Siregar menjadi PJ. Batu Bara.
Semoga harapan masyarakat Batu bara ini bisa terkabul, pemimpin yang sidik, amanah, fatonah, tabligh perlu kita dukung saat ini. Tutup nizam
Setelah di konfirmasi Norma Deli Siregar melalui via whatshap mengungkap, harapan masyarakat jauh di luar perkiraan saya, karna jabatan yang selama ini saya duduki itu semua hanya titipan dari allah SWT, dan orang orang percaya kepada saya dan saya pun menjalankan amanah yang telah diberikan kepada saya.
-

Kader PMII Muhammad Khairun Nizam Angkat Persoalan Ilmu Hidup: Menghargai “Yang Relatif”, Menyelami “Yang
Muhammad Khairun Nizam, S. Pd salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Batu Bara angkat persoalan Ilmu Hidup:Menghargai “Yang Relatif”, Menyelami” yang Mutlak, sabtu, 21 Oktober 2023
Seorang sahabat kader PMII bertanya pada saya, “Apakah ada kebenaran mutlak di hidup ini?”. Jawab saya spontan, “Selama sesuatu masih bisa dibahasakan, ia bersifat relatif.” Pertanyaan dan jawaban ini membuka salah satu persoalan penting tidak hanya di dalam filsafat, tetapi juga di dalam kehidupan. Hidup yang berarti adalah hidup yang didasari pada kebenaran. Tidak lebih dan tidak kurang.
Jawaban saya sederhana. Saya cukup yakin dengan jawaban itu. Selama sesuatu itu masih hidup dalam bahasa, maka ia tidak mutlak. Kata dan bahasa, menurut Gadamer, pemikir Jerman, hidup dalam horison hidup manusia yang bersifat relatif, beragam dan terus berubah.
Bahasa lahir dari budaya. Karena budaya beragam, maka bahasa pun juga beragam. Budaya mewakili cara pandang dunia (Weltanschauung) tertentu. Bahasa, budaya dan cara pandang dunia tersebut bersifat relatif, sehingga mereka bisa berubah, seturut dengan perubahan kebutuhan manusia. Ungkap Nizam
Kini kita membahas “Yang Relatif” dan “Yang Mutlak”
Nizam menyampaikan kita awali “Yang relatif” ini adalah segala yang lahir dari manusia. Di dalamnya termasuk agama, moralitas, filsafat, ilmu pengetahuan, seni, sastra, budaya dan sebagainya. Sebagai manusia, kita memerlukan semua itu untuk mengatur dan memperkaya hidup kita. Kita bisa mengubah semua “yang relatif”, seturut dengan perkembangan keadaan yang ada.
Nizam jelaskan sedangkan “Yang mutlak” adalah yang melampaui kata dan konsep. Ia adalah keadaan disini dan saat ini sepenuhnya.
Di dalam filsafat Asia, ia disebut sebagai “kesekarangan yang abadi” (eternal now). Di dalam agama, “yang mutlak” adalah Tuhan.Di dalam hidup, kita harus menghargai “yang relatif”. Agama, moral, filsafat, sains dan sebagainya diperlukan untuk hidup manusia. Kita harus menghargainya, dan siap mengubahnya, ketika dibutuhkan. Sambil menghargai “yang relatif”, kita harus menyelami “yang mutlak”.
Bagaimana manusia bisa menyelami “yang mutlak”? Ada banyak cara. Cara paling sederhana adalah dengan hidup sepenuhnya berakar disini dan saat ini, dimana waktu dan ruang lenyap di dalam kesekarangan. Di saat itu, ketika kita sungguh terserap di dalam kesekarangan yang abadi, kita menyelami “yang mutlak”.
Nizam mengungkapkan ketika menyentuh “yang mutlak”, hidup kita berubah. Ada ketenangan dan kedamaian yang mendalam. Ada kejernihan yang muncul, yakni kemampuan melihat keadaan sebagaimana adanya. Pendek kata, kita menjadi lebih bijaksana di dalam menjalani kehidupan.
“Yang relatif” dan “yang mutlak” adalah dua sayap kehidupan. Bagaikan burung yang perlu dua sayap, supaya ia bisa terbang. Manusia pun memerlukan sayap “yang relatif” dan sayap “yang mutlak”, supaya ia bisa menjalani hidupnya secara utuh. Jika salah satu sayap ini rusak, maka hidupnya pun akan cacat.cetus Nizam
Campur Aduk
Nizam menjelaskan Sayangnya, di dalam hidup, banyak orang berat sebelah. Mereka kerap menjadikan “yang relatif” sebagai mutlak. Agama dijadikan Tuhan. Ilmu pengetahuan dan teknologi dianggap sebagai hal yang tak dapat salah.
Yang terjadi kemudian adalah kebodohan. Hidup dipenuhi dengan aturan-aturan yang menindas, terutama terhadap kelompok minoritas dan kaum perempuan. Diskriminasi, kejahatan terorisme dan konflik menjadi bagian dari hidup bersama. Indonesia sudah kenyang dengan pengalaman ini.
Disisi bahaya lainnya terjadi, ketika orang tidak menyelami “yang mutlak”. Ia hanya sibuk pada hal-hal “yang relatif”, bahkan menjadikannya hal mutlak. Hidupnya akan mengalami kekosongan. Ketika tantangan besar tiba, stress dan depresi pun tak dapat dihindari.
Ini tentu harus dihindari. Semua harus dikembalikan ke tempatnya. Agama, sains, teknologi, budaya dan semua ciptaan manusia adalah sesuatu yang relatif. Ia beragam dan bisa diubah, sesuai dengan perkembangan kebutuhan hidup manusia. “Yang mutlak” adalah sesuatu yang di luar bahasa dan konsep, namun dapat dialami seutuhnya dengan metode yang tepat.
Inilah ilmu kehidupan. Sebagai manusia, kita menghargai segala hal yang relatif, yakni budaya, moral, agama, filsafat dan semua keberagamannya. Kita menjadi kaya dengan pengetahuan. Namun, kita juga menyelam ke dalam “yang mutlak”, dan mendapatkan pencerahan yang mendalam darinya. Jangan ditunda lagi. Tutup nizam
-

Berita Orang Hilang: Oktaviona Putri (19 Tahun)
Mediatribunsumut.com, Tanjung Morawa – Oktaviona Putri, seorang remaja berusia 19 tahun, dilaporkan hilang sejak tanggal 2 Oktober 2023. Oktaviona merupakan warga Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Sumatera Utara.
Oktaviona terakhir kali terlihat pada tanggal 2 Oktober 2023, pukul 21.00 WIB. Saat itu, ia mengenakan Jaket warna hitam, pasmina warna coklat tua, celana hitam, pakai masker.
Orang tua Oktaviona, Doni dan Herna, telah melaporkan kehilangan putrinya ke pihak kepolisian. Polisi telah melakukan penyelidikan, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan Vio.
Keluarga Vio memohon bantuan kepada masyarakat untuk membantu menemukannya. Jika ada yang mengetahui keberadaan Oktaviona, dapat menghubungi nomor telepon (0853) 7111-8364 atau (0852) 7786-1274 atau (0831) 6980-3147.
Berikut ciri-ciri Oktaviona Putri:
- Usia: 19 tahun
- Jenis kelamin: Perempuan
- Tinggi badan: ± 168 cm
- Berat badan: 45 kg
- Pakaian Terkahir: Jaket warna hitam, pasmina warna coklat tua, celana hitam, pakai masker
Semoga Oktaviona segera ditemukan dalam keadaan selamat.
-

Nizam Aktivis Batu Bara Menilai Norma Deli Siregar SEKDA Batu Bara Bekerja Baik : Jangan Benci Dimasukkan Ke Hati Hingga Menyampaikan Nihil Prestasi
Media Tribun Sumut – Norma Deli Siregar Sejak dilantik oleh Bupati Batu Bara pada bulan April 2023 lalu, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Batu Bara Nomor 413/BKPSDM/2023. Dinilai patut untuk menjadi contoh baik bagi kalangan pemuda karna Kabupaten yang sudah mekar dari tetesan air mata dan darah perjuangan ini perlu dipandang hebat dan sudah bekerja harus diberi apresiasi setinggi tingginya, ungkap Muhammad Khairun Nizam, sabtu 30 September 2023
Nizam mengungkapkan Norma Deli Siregar adalah salah satu dari sekian banyak ASN Batubara yang punya prestasi baik, Norma sebelumnya menjabat sekretaris di Dinas Tarukim Batubara semasa Bupati OK Arya Zulkarnain.
Setelah itu tidak lama menduduki jabatan sekretaris, Norma langsung diangkat menjadi kepala Dinas Tarukim Batubara setelah almarhum Arif sebagai Kadis sempat meninggal dunia, beberapa tahun lalu.
Hingga kini, karier Norma terus memuncak, hingga di level tertinggi di dunia PNS Batubara sebagai Sekda Kabupaten Batubara.
Nizam mengungkapkan pada tahun 2020 lalu, Bupati Batubara, Zahir, M.AP melantik 13 pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Rabu (22/1/2020).

dokumentasi foto bersama Salah satu Kepala Dinas yang dipercayai oleh politisi PDI Perjuangan itu adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) yang baru yaitu Norma Deli Siregar.
Bahkan bukan hanya dari bupati saja yang memberikan kepercayaan penuh itu, kalangan aktivis dan mahasiswa juga turut berbahagia atas prestasi yang diraih selama menjabat Norma deli Siregar pada saat itu dan hari ini. Ungkap nizam
Tak lama berselang setelah itu, Norma Deli Siregar kembali dipercayai untuk menduduki posisi Kepala Inspektorat Kabupaten Batubara beberapa waktu lalu, 2022. Kala itu, posisi yang diraihnya menggantikan Attaruddin saat itu.
Hingga kini norma deli Siregar menjadi Sekretaris Daerah yang penuh berlimpah prestasi yang diraih.
Saya bangga dengan sosok perempuan tangguh ini, mengingat aset dan harga kekayaan Sekda Norma, berdasarkan situs resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Norma Deli Siregar melaporkan harta kekayaannya terakhir pada 21 januari 2022 untuk priodik 2021 yang saat itu dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.ungkap nizam
Total harta kekayaan yang dilaporkannya saat itu sebesar Rp127.679.726 (Rp127 juta) yang terdiri dari, Tanah dan Bangunan seluas 168 m2/168 m2 di Batu Bara dengan total Rp200.000.000.
Selain itu, Norma juga memiliki Kas dan Setara Kas dengan nilai Rp20.000.000 serta memiliki Hutang sebesar Rp92.320.274. Dari rincian tersebut bahkan Sekda Batu Bara itu tidak memiliki alat transportasi.
Pada pelaporan tahun sebelumnya (priodik 2020) harta kekayaan Norma mencapai Rp424 juta, jika dibandingkan harta kekayaan mengalami penurunan. Jelas Nizam
-

Acara KAUKUS MUDA KRISTEN, 4 Orang Tokoh Hadir Sebagai Narasumber
MEDAN |mediatribunsumut.com-
Empat Tokoh Sebagai Narasumber Menghadiri acara yang diadakan oleh Kaukus Muda Kristen, FOCUS GROUP DISCUSSION Dengan Tema ” BERPOLITIK TANPA MENCEDERAI IMAN” dilaksanakan di THIRTY NINE POINT COFFEE jalan Tuamang, No.39 Medan Sabtu 09/09/2023.
Diskusi Politik ini digagasi dan diprakarsai oleh Fajar Aritonang dan Lusius Sinurat Dengan Mengangkat tema. Eksistensi dan Orientasi politisi Kristen dalam Arena Politik Kekuasaan.
Tokoh Yang Hadir sebagai Narasumber, Fran Timbul Sugiarto Manullang Bacaleg DPRD kota Medan Dapil 3 Dari Partai Hanura. Dr Badikenita Br Sitepu SE.,SH.,Msi Anggota DPD-RI, Dr Maruli Siahaan SH.,MH Bacaleg DPR-RI Dapil Sumut 1 Dari partai Golkar, R Mawarni P. Tampubolon Bacaleg DPRD-SU Dapil Sumut 1 Dari Partai PDI.P.
Dihadapan 100 undangan yang hadir dimana mereka merupakan Muda/i KRISTEN, dan empat Politisi ini Memperkenalkan diri serta menyampaikan programnya.
Kepada para Muda/i Kristen agar menggunakan HAK suaranya pada pemilu 2024 Mendatang, beliau juga memotivasi agar muda/i kristen sebagai generasi penerus harus ambil bagian dalam Politik di NKRI namun Tanpa Mencederai Iman,” Cetusnya.
(Marpaung)
-

Tanah Milik Terpidana Korupsi Benny Tjokrosaputro Dititipkan Ke Kejari Deli Serdang
Deli Serdang |mediatribunsumut.com-
Sebidang tanah milik terpidana korupsi Benny Tjokrosaputro dititipkan ke Kejari Deli Serdang pada ( 08/09 )
Status tanah tersebut Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Benny Tjokrosaputro seluas 5.621 M2, yang beralamat di Desa Bangunsari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).
Tanah dimaksud disita terkait perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya (persero) periode 2008-2018.
Penyitaan disaksikan aparat pemerintah setempat diantaranya Camat Tanjung Morawa dan Kepala Desa Bangunsari.
Ini hasil penelusuran yang dilakukan oleh Tim Pengendali Eksekusi pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi sejak (UHLBEE) tanggal 7 Juni 2023 s/d 9 Juni 2023.
Setelah berhasil ditemukan, Jaksa eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat
menitipkan asset investasi sebidang tanah milik terpidana korupsi Benny Tjokrosaputro.
Eksekusi penyitaan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa 20 Juni 2023 di Kejaksaan Agung.
Fhoto para pejabat tinggi Selanjutnya, aset tanah yang telah disita eksekusi tersebut akan diproses lebih lanjut dengan cara dilakukan pelelangan guna pemenuhan pembayaran uang pengganti Terpidana Benny Tjokrosaputro sebesar Rp. 6.078.500.000.000.
Sita Eksekusi dilakukan dalam rangka pelaksanaan eksekusi putusan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2937 K/PID.SUS/2021 Tanggal 24 Agustus 2021 atas nama Terpidana Benny Tjokrosaputro dan Surat Perintah Pencarian Harta Benda Milik Terpidana (P-48A) Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Print-734/M.1.10/Fu.1/09/2021 tanggal 29 September 2021 jo.
Print-145/.1.10/Fu.1/05/2022 tanggal 11 Mei 2022 jo. Surat Perintah Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: PRIN-87/A/ JA/09/2022 tanggal 22 September 2022 jo. Surat Perintah Jaksa Agung Republik Indonesia.
Nomor: PRIN-16/A/JA/02/2023 tanggal 23 Februari 2023 tentang Tim Inventarisasi dan Optimalisasi Barang Rampasan Serta Barang Sita Eksekusi Terkait Perkara PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Dan PT Asabri (Persero).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat UHLBEE Dr. Safrianto Zuriat Putra, S.H., M.H didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang Dr. Jabal Nur, S.H., M.H.,
Perwakilan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Deli serdang beserta Anggota Satgassus P3TPK pada Direktorat UHLBEE Roby Arfan, S.H., M.M, Aparat Pemerintah setempat Camat Tanjung Morawa Rio Lakadewa, Kepala Desa Bangunsari Muhammad Rifai, dan Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Rachdityo Pandu Wardhana., SH. (K.3.3.1)
(. Rdn )
-

Tahun 2023 !! Milad 1 DPW LSM GEBRAKK Sriwijaya Sumut
Deli Serdang | mediatribunsumut.com
Tahun 2023 milad 1 ( pertama )
Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat GEBRAKK SRIWIJAYA Propinsi Sumatera Utara (DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut) di gelar.Tepat hari ini, Sabtu ( 09/09 ) dilaksanakan peringatan hari jadi pertama di kantor Sekretariat DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA di jalan Sukamulia. Desa Seanties Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dan seluruh pengurus dan anggota LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumatera Utara.

Fhoto Edi Yansyah SE, saat potong nasi tumpang didampingi sekjen dan penasehat DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut Rangkaiannya diawali sambutan Sekretaris (Sekjen) DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut. Sudarto SE.
Sementara Ketua DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut Edi Yansyah, SE menghaturkan ribuan terima kasih kepada seluruh pengurus DPW, DPD, DPC dan seluruh undangan.
Ucapan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada undangan dan seluruh yang hadir.
“Semoga kegiatan ini terus berjalan disetiap tahun nya dan lebih meriah lagi, semoga LSM GEBRAKK SRIWIJAYA lebih hadir di tengah tengah masyarakat dan lebih menjurus tupoksi ya, “harap ketua DPD Sumut.

Fhoto ketua LSM Gebrakk Sriwijaya Sumut Santuni Anak yatim Piatu Hal senada disampaikan Sekretaris DPW Sumut. Sudarto SE, atas terselenggaranya ulang tahun GEBRAKK SRIWIJAYA pertama dapat mendorong, menjadi motivasi seluruh pengurus dan anggota yang tergabung.
“Mari kita bersatu padu untuk kedepan yang lebih baik,mari kita terus mengembangkan tugas tugas yang lebih baik demi masyarakat dan berbagsa bernegara, ” tutupnya.
Salah satu tokoh masyarakat Alimsyahbana saat di konfirmasi media Tribun Sumut sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan seluruh pengurus DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumatera Utara
“Harapan kami sebagai masyarakat semoga LSM atas kepemimpinan Ediyansyah di Sumatera Utara yang ada untuk lebih meningkatkan tugas tugas pokoknya.
“terutama untuk membela masyarakat yang butuh pendampingan untuk melawan para mafia hukum, mafia tanah dan sebagainya yang merugikan masyarakat yg meresahkan masyarakat maka LSM ini harus ada diantara masyarakat yang teraniaya maupun terjolimi, ” ujar tokoh masyarakat.
Untuk mengambil bsrkahnya acara ditutup Doa dipimpin M Riduan seorang tokoh masyarakat.
Pantauan mediatribunsumut.com LSM GEBRAKK SRIWIJAYA juga menyantuni Anak Yatim Piatu.
Acara ditutup dengan Poto bersama dan melantunkan lagu lagu merdu sebagai tanda kebahagian bersama.
(Marpaung)
-

Jumat Curhat, Kapolresta Deli Serdang Sambut Warga di Posko Kampung Bersinar
Deli Serdang | mediatribunsumut.com –
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji yang di wakili Kabag Sdm. AKP , Slamet Riyadi, SH, duduk bersama warga dan menerima keluhan serta masukan dari warga dalam kegiatan Jumat Curhat.
Kegiatan Jumat Curhat kali ini dilaksanakan di Posko Kampung Bersih Narkoba (Bersinar) yang berada di Desa Sekip Gang Ampera Kec. Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang. (08/09/2023).

Fhoto saat warga curhat di posko Bersinar di Desa Sekip bersama Polresta Deliserdang “Ini merupakan kegiatan rutinitas kita (Polri) untuk menjemput permasalahan yang ada di tengah masyarakat sekaligus mendengarkan keluh kesah masyarakat Khususnya terkait Narkoba, “kata Kabag Sdm kepada seluruh warga yang hadir pada kegiatan Jumat Curhat.
Beliau mengatakan setiap curhatan, keluhan dan masukan dari masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan Jumat Curhat ini akan ditindaklanjuti dan khusus buat warga sekitar Desa Sekip bisa melaporkan kejadian terutama masalah Narkoba ke Posko Kampung Bersih Narkoba (Bersnar) dan bisa juga melalui Layanan Online Call Center 110 Polresta Deli Serdang.
“Kegiatan Jumat Curhat ini bertujuan agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri khususnya kehadiran Polresta Deli Serdang ditengah tengah warganya secara langsung. Ini membuktikan bahwa kita, ada di tengah rutinitas warga masyarakat sehari-harinya, “pungkasnya
(. Rdn )
-

Mubeslub Palembang Cacat Hukum, PW PD IWO Se Indonesia Tidak Mengakui
Jakarta | mediatribunsumut.com –
Musyawarah Besar Luar Biasa Kedua (Mubes II) Ikatan Wartawan Online (IWO) yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan pada 3-4 September 2023 lalu, merupakan kegiatan yang tak berlandaskan hukum.
Penegasan itu disampaikan Plt Ketua Umum PP IWO Ade Mulyana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
“Perhelatan itu jelas abal-abal, tidak kuorum dan ilegal karena tidak memiliki dasar hukum jelas, karena semua dimotori oleh pimpinan IWO demisioner yang menetapkan dirinya sendiri definitif,” kecamnya, Rabu (05/09/2023).
Menurut Ade, apa yang mereka lakukan (Jodi Cs) jelas bentuk perlawanan hukum terhadap proses peradilan.
“Seharusnya, di saat proses hukum tengah bergulir sesuai dengan gugatan perbuatan melawan hukum di PN Jakarta Timur No 405/Pdt.G/2023/PN JKT.TIM,” tegasnya.
Dan Dwi Christianto yang dinyatakan terpilih sebagai Ketua Umum, lanjut Ade, merupakan tergugat 3.
“Mereka mengaku sebagai wartawan, tapi mereka justru menunjukkan sikap yang seolah tidak taat hukum. Bukannya menghadiri sidang yang sudah dimulai pada 29 Agutus lalu, mereka malah menggelar Mubes,” ucapnya miris.
Hal lain yang menjadi sorotan Ade adalah soal klaim yang dinyatakan penyelenggara Mubeslum bahwa seluruh peserta adalah dari PW dan PD se Indonesia.
“Ini jelas pembongan publik. Karena faktanya yang hadir hanya puluhan orang dari 3 PW di Pulau Sumatera dan beberapa PD saja. Mubes itu layaknya rapat desa dan jelas tidak kuorum,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, kata Ade, ia meminta aparat kepolisian untuk mengecek penyelenggaraan kegiatan tersebut dan Kemenkumham untuk tidak memperoses segala administrasi.
“Kami melalui penasihat hukum juga sudah mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim PN Jaktim yang memimpin sidang gugatan untuk menghentikan seluruh kegiatan IWO mengingat organisasi ini masih dalam sengketa,” pungkasnya.
Terpisah Ketua PW IWO Sulsel, Zulkifli Thahir menilai apa yang dilakukan oleh segelintir orang yang sudah demisioner membuat malu dan mencoreng nama IWO sendiri seolah olah tidak pernah berorganisasi.
“Mereka ini pengurus pusat yang telah demisioner yang masih ingin bernafsu memiliki IWO dengan melakukan cara cara yang inkonstitusional,
justru tindakan mereka sebagai mantan pengurus pusat mencoreng muka sendiri padahal mereka bersama sama kita menggelar Mubes II IWO Tangerang desember tahun lalu dan mereka tahu kondisi sidang sidang pleno yang hingga saat ini kita masih dalam keadaan skorsing atau deadlock dan sebenarnya tinggal dilanjutkan”, ungkap Zulkifli Thahir.
Ketua PW IWO Sulsel juga menjelaskan kalau tindakan Jodhi cs ini telah digugat di PN Jakarta Timur.
“Kita lihat dan tunggu saja hasil persidangan di pengadilan negeri Jakarta Timur dan semoga apa yang kami perjuangankan untuk mengembalikan IWO kembali pada jalur yang benar mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa”, pungkas Abang Chuleq sapaan akrab Ketua PW IWO Sulsel ini.
(Red)
