Kategori: Berita

  • Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Galang dan Polresta Deli Serdang Ciduk Pelaku Penikaman

    Tidak Butuh Waktu Lama, Polsek Galang dan Polresta Deli Serdang Ciduk Pelaku Penikaman

    DELI SERDANG | mediatribunsumut.com

     

     

    Hanya butuh delapan jam, personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Galang dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang, mengamankan MR (23), warga Dusun III, Desa Nagarejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.

    MR merupakan pelaku penikaman terhadap Sugimin (53), yang juga warga Dusun III, Desa Nagorejo, Kecamatan Galang.

    MR menikam korban, pada Sabtu petang, 4 Maret 2023 sekira pukul 18.30 WIB. Mirisnya, penganiayaan (penikaman) itu dilakukan pelaku di halaman rumah korban.

     

    Tak terima atas apa yang dilakukan pelaku, korban dan keluarganya memilih untuk menempuh jalur hukum dengan membuat laporan di Polsek Galang.

    Berbekal laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, Minggu dini hari (5/3/2023), sekira pukul 02.30 WIB, pelaku diciduk polisi ketika sedang di rumah abangnya di Gang Malinda, Kelurahan Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam.

    “Benar, pelaku telah diamankan atas kasus penganiayaan terhadap korban, Sugimin. Penyebab penganiayaan tersebut, pelaku mengatakan karena merasa sakit hati atas perkataan korban. Namun, kami masih melakukan proses penyelidikannya. Selanjutnya, kami akan melengkapi berkas-berkasnya guna proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Galang, AKP PS Simbolon ketika dikonfirmasi.

    Penganiayaan itu sendiri berawal saat korban baru pulang dari warung membeli rokok. Tiba-tiba saja pelaku datang dan langsung menganiaya korban. Pelaku menikam korban dengan pisau yang sudah dibawanya. Akibatnya, korban mengalami luka dan mengeluarkan darah cukup banyak di pipi kanan, perut dan punggung belakang dekat ketiak kanan.

    Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang sudah berlumuran darah dan tidak berdaya.

    Korban kemudian dibawa keluarganya ke Rumah Sakit (RS) Mitra Sehat Tanjung Morawa dan kemudian dirujuk ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapat pertolongan dan perawatan medis.

    (Nal)

  • Komit Terus Laksanakan Konsolidasi PPP Deli Serdang Wajib Menang Di Pemilu 2024

    Komit Terus Laksanakan Konsolidasi PPP Deli Serdang Wajib Menang Di Pemilu 2024

    DELI SERDANG | mediatribunsumut.com

     

     

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Deli Serdang memastikan tidak akan pernah berhenti melakukan konsolidasi, baik internal maupun eksternal demi menyongsong kemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

    Foto, seluruh pengurus DPC PPP kabupaten Deli Serdang dan seluruh caleg kabupaten Deli Serdang dari partai PPP

    Penegasan ini kembali ditegaskan Ketua DPC PPP Kabupaten Deli Serdang, Dr Misnan Aljawi SH MH pada Rapat Koordinasi DPC PPP Deli Serdang dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) PPP se-Kabupaten Deli Serdang di Kantor DPC PPP Deli Serdang, Jalan Karya Jasa, Desa Tanjung Garbus, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/2/2023).

    “Konsolidasi ini akan terus dilakukan agar masyarakat bisa kembali ke PPP. Ini bisa diraih kalau kita terus semangat dan istiqamah,” tegas Misnan Aljawi di acara yang dihadiri seluruh pengurus DPC PPP Deli Serdang, pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Utara, caleg PPP untuk DPRD Deli Serdang, dan lainnya.

    Selain itu, Misnan yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Deli Serdang juga menekankan kepada seluruh caleg PPP untuk segera mencari saksi, karena partai sudah menyiapkan enam ribu formulir.

    Misnan juga menegaskan seluruh caleg dan kader PPP se-Kabupaten Deli Serdang untuk tidak mengkhawatirkan isu penundaan Pemilu 2024 yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan.

    “Mulai hari ini sudah harus mencari saksi. Jangan berangan-angan Pemilu ditunda, itu tak perlu diurusi. Persiapkan caleg harus disegerakan, karena pada bulan Mei 2023 nanti akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kita akan verifikasi caleg-caleg yang benar-benar bisa mendongkrak partai. Full berjuang,” pungkas Misnan.

    Ditegaskan juga DPC PPP akan menjamin sepenuhnya, siapapun nantinya caleg yang mampu meraih suara terbanyak, maka dia akan ditetapkan dan dilantik menjadi anggota legislatif. Bukan persoalan pengurus partai atau tidak. Dan itulah ciri khas dan bentuk keadilan yang dijalankan PPP. Maka dari itu, setiap caleg PPP harus punya visi dan misi untuk meraih kemenangan.

    “Targetnya wajib menang. Dengan catatan, semua caleg harus kompak. Jangan main sendiri, karena itu mustahil,” pesan Misnan yang merupakan anggota DPRD Deli Serdang dua periode ini.

    Di tempat yang sama, Ketua DPW PPP Sumatera Utara (Sumut), Jafaruddin SPd MSi memberi arahan perihal langkah dan strategi serta sasaran untuk mencapai kemenangan di Pemilu 2024 mendatang.

    “Tahun 2024 sudah tidak lama lagi. Tidak sampai satu tahun lagi. Dalam menghadapi Pemilu ini, ada strategi yang harus dilakukan. Strategi adalah upaya untuk mencapai tujuan. Dan tujuannya adalah meraih kemenangan,” ucap Jafaruddin Harahap.

    Untuk meraih kemenangan itu, ada empat langkah politik yang harus dilakukan. Pertama, lakukan sosialisasi semaksimal mungkin dan secara berkesinambungan atau terus menerus. Kedua, kompromi untuk meyakinkan masyarakat, membentuk tim, relawan, dan sebagainya. Ketiga, negosiasi dan terakhir, konfrontasi.

    “Jangan ketukar-tukar. Lakukan sesuai urutan. Dan ini yang harus digarisbawahi, jika di suatu daerah yang dalam sejarahnya tidak pernah menyumbang suara, tidak pernah memilih PPP, maka rekrut lah generasi milenial. Jadi, jangan putus asa,” pesan Jafaruddin Harahap.

    Sedangkan untuk sasaran Pemilu 2024, ada lima hal. Kelima hal itu, antara lain umat, kaum dhuafa, perempuan, generasi muda (kaum milenial), dan netizen alias warganet.

    Masih dalam paparannya, Jafaruddin Harahap juga semangat kepada seluruh caleg PPP dengan memberi analogi tentang permainan catur dan sepakbola.

    Pada permainan catur, pion itu tidak pernah berhenti melangkah, tidak takut mati. Nah, atas konsistensi dan keteguhan hati itu, sebuah pion bisa berubah menjadi bidak lainnya. Bisa menjadi perwira, bahkan seorang ratu.

    Sama halnya dengan filosofi permainan sepakbola. Dalam permainan sepakbola, seorang kiper tugasnya tidak melulu menjaga gawang. Tapi bisa menjadi orang pertama yang membangun serangan, malah bukan mustahil bisa mencetak gol di gawang lawan.

    “Saya mengibaratkan ini adalah jihad. Ini bukan persoalan kaya. Lantas, kalau kaya bisa sombong, yakin akan menang. Belum tentu! Semua itu atas ridha Allah SWT. Semua tergantung usaha kita. Karena hasil itu tidak akan mengkhianati proses,” beber Jafaruddin Harahap. (Red)

  • PPK Perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana Perbaiki Jalan Amblas Jembatan Paluh Merbau

    PPK Perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana Perbaiki Jalan Amblas Jembatan Paluh Merbau

    DELI SERDANG | mediatribunsumut.com

     

     

    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Paluh Merbau, Jhon Erikson Purba memerintahkan Penyedia Jasa Pelaksana untuk memperbaiki kedua sisi menuju jembatan Paluh Merbau, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

    Amblasnya kedua sisi jembatan yang sebenarnya sudah selesai dikerjakan itu, disebabkan tingginya curah hujan.

    “Sudah kita perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana untuk segera memperbaiki jalan yang amblas. Perlu diketahui bukan jembatan yang rusak. Saat ini proses perbaikan sedang berlangsung. Terimakasih kepada masyarakat dan media yang sudah ikut mengkawal proses pembangunan jembatan tersebut,” kata Jhon Erikson Purba saat dihubungi, Sabtu (4/3/2023) di Lubuk Pakam.

    Dijelaskannya, pekerjaan jembatan tidak ada yang rusak. Cuma tanah timbun yang sudah diaspal menuju jembatan yang amblas.

    Foto: Penyedia Jasa Pelaksana setelah diperintahkan pihak PPK memperbaiki jalan yang amblas menuju jembatan Paluh Merbau di Percut Sei tuan, Sabtu (4/3/2023).
    Foto: Penyedia Jasa Pelaksana setelah diperintahkan pihak PPK memperbaiki jalan yang amblas menuju jembatan Paluh Merbau di Percut Sei tuan, Sabtu (4/3/2023).

    “Bisa saja karena tanah ditimbun, akibat hujan deras maka tanah makin meresap ke bawah dan amblas. Sedang kita perbaiki saat ini dengan menggunakan material ke yang amblas kemudian akan diaspal. Amblas jalan tidak total, hanya berdiameter kurang 1 meter dengan kedalaman kurang lebih 50 sentimeter dan sedang diperbaiki,” katanya.

    Terkait anggaran untuk perbaikan, kata dia, dibebankan pada Penyedia Jasa Pelaksananya. Sebab pekerjaan itu masih tahap proses pemeliharaan dan belum dilakukan pembayaran.

    “Rekanan sudah di lokasi memperbaiki tanah yang amblas. Belum dilakukan pembayaran kepada kontraktor dari Dinas SDABMBK Deli Serdang,” terang Purba.

    Dia juga mengapresiasi perhatian media dan masyarakat untuk progres pengerjaan jembatan itu. Mulai dari awal sampai selesai.

    “Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian pekerjaan jembatan tersebut yang akan diyakini sangat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Tanpa pengawalan masyarakat mungkin pekerjaan jembatan tersebut tidak dapat berjalan baik,” kata Jhon Erikson Purba menutup.

    (Red)

  • Bahaya BISPHENOL A Terhadap Kesehatan Anak, Balita Dan Janin Ibu Hamil

    Bahaya BISPHENOL A Terhadap Kesehatan Anak, Balita Dan Janin Ibu Hamil

    Jakarta | mediatribunsumut.com

     

     

    Untuk Regulasi perlindungan kesehatan Masyarakat, Wamtimpres akan membantu percepatan pengesahan PERKA BPOM No. 31 Tahun 2018 tentang Pelabelan Pangan Olahan.

    Hasil penelitian baik di dalam negeri maupun di luar negeri, Bisphenol A terbukti sangat berbahaya bagi kesehatan. Bisphenol A dapat memicu kanker, prostat, jantung, kelahiran prematur, obesitas dan gangguan perilaku. Itu semua sangat berbahaya bagi usia dewasa.

    Bisa dibayangkan kalau itu terjadi pada bayi, balita dan janin yang belum memiliki sistem imun.

    Tentu kita tidak ingin berjudi dengan kondisi ini, Jika pelabelan pada galon guna ulang tidak segera dilakuan. Maka masyarakat terus mengkonsumsi makanan atau minuman yang berpotensi terpapar dan terkontaminasi Bisphenol A atau BPA, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam Audensi dengan Dewan Pertimbangan Presiden di kantor Wantimpres, yang difasilitasi PIC Selasa 28/03/23.

    Lebih lanjut Arist Merdeka menyampaikan dalam audensi dengan Wantimpres yang diterima Bapak Sidarta Danusubrata, bapak Agung Laksono dan ibu Putri bahwa di negara negara maju, regulasi BPA sudah sangat ketat dan tegas. Sudah tidak diijinkan lagi kemasan yang berbahan polikarbonat dengan kode daur ulang 7.

    Pelarangan penggunaan BPA tercatat di negara-negara maju seperti, Perancis, Brazil, negara bagian Vermont dan Colombia.

    Semua akan menuju ke sana, Negara – negara tersebut memiliki penduduk lebih sedikit dibanding Indonesia yang kini sekitar 278 juta jiwa. Kalau terjadi apa apa akibat paparan BPA dampaknya bisa lebih berbahaya bila dibanding negara yang berpenduduk sedikit. Butuh recovery yang cukup lama.Itu sebabnya perlu tindakan tegas dalam hal ini, tegas Arist.

    Oleh karena itu, untuk saat ini yang sangat mendesak adalah, Presiden Menyetujui Revisi Perka BPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan.

    Untuk saat ini demi menyelamatkan anak-anak, bayi, balita dan janin ibu hamil sah kan dulu Perka BPOM No. 31 Tahun 2018, sehingga BPOM punya regulasi untuk mengatur pelabelan pangan olahan termasuk pelabelan terhadap galon isi ula g dan produk AMDK sebelum RUU Pengawasan Obat dan Makanan disyahkan menjadi Undang-undang.

    Peraturan kepala BPOM ka tersebut akan melindungi kesehataan usia rentan yaitu bayi, balita dan janin pada ibu hamil. yang dimana anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa mempunyai hak untuk dilindungi kesehatannya oleh Pemerintah.

    Kapan lagi Indonesia bisa setara dengan bangsa lain? Kalau masalah kesehatan pangan belum diperhatikan” kata Arist.

    Agar anak-anak Indonesia mempunyai kesetaraan dengan anak-anak di negara maju, yang dimana pemerintah di negara maju telah mengatur dengan ketat dan melarang penggunaan kemasan yang mengandung BPA untuk digunakan sebagai wadah makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh usia rentan yaitu bayi, balita dan ibu hamil.

    Ditambahkan lagi, para ahli kesehatan dunia telah melakukan riset BPA yang dipublish dalam Jurnal International, yang sepakat bahwa kemasan yang mengandung BPA berbahaya.

    Hal ini seperti yang disampaikan Prof Juanedi Khatib, S.Si Dekan Faku, M.Kes, Ph.D, Apt Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Menurutnya senyawa Bisphenol A dapat bermigrasi dari kemasan ke dalam air, Ini yang akhirnya membahayakan bagi yang mengkonsumsi.

    Menurut hasil penelitian para ahli setidaknya bisa memicu kanker, autis, perubahan perilaku, prostat, ginjal dan gangguan jantung.

    Demikian juga BPOM juga telah melakukan riset terkait cemaran BPA, kajian-kajian dengan pakar yang ahli di bidangnya masing-masing, hasilnya setelah di cek market dan pabrik AMDK di beberapa kota Indonesia ada temuan Kemasan plastik BPA mempunyai cemaran di atas ambang batas.

    Para ahli pakar di bidangnya yang hadir dalam audensi dengan Wantimpres yakni DR. Mochamad Chalid S.Si,.M.Sc. Eng, Prof Junaidi Khotib, S.Si. M.Kes, Ph.d.Apt Prof. Irianto dan Dr. Ima Mayasari SH, MH dan DR. Arzetty Blibina anggota Komosi IX DPR-RI ikut menjelaskan terhadap temuan ilmia nya.

    Lebih lanjut Arist Merdeka menjelaskan mengutip berbagai penelitian bahwa di Indonesia, persyaratan batas migrasi Bisphenol A pada kemasan plastik PC ditetapkan dalam peraturan Badan POM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan sebesar 0,6 bpj (bagian per juta).

    Berdasarkan hasil hasil pengawasan kemasan galon yang dilakukan Badan POM pada tahun 2021 dan 2022, baik dari sarana produksi maupun peredaran, ditemukan 3,4 persen sampel tidak memenuhi syarat batas maksimal migrasi BPA yang diperoleh di sarana peredaran.

    Hasil uji migrasi BPA yang mengkhawatirkan (berada pada 0,05 s.d. 0,6 bpj) sebesar 46,97% di sarana peredaran dan 30,91% di sarana produksi. Hasil pengawasan kandungan BPA pada produk AMDK dengan kandungan BPA di atas 0,01 bpj (berisiko terhadap kesehatan) di sarana produksi sebesar 5% sampel galon baru dan di sarana peredaran sebesar 8,67%.

    Sejak BPOM mengeluarkan hasil pengawasan selama setahun dari 2021 sampai 2022 di website Kemenkominfo juga sudah mencabut status ‘hoax’ tentang bahaya BPA. Bahwa Bisphenol A berbahaya bagi kesehatan bukanlah hoax.

    Dari seminar dan pendapat para pakar dalam temu pakar nasional yang difasilitasi BPOM pertengahan tahun 2022 di Hotel Shangrila Jakarta, sepakat galon guna ulang harus diberi label.

    Namun sayang surat yang ditujukan kepada Presiden melalui Setneg untuk mendapat persetujuan substansial tidak pernah sampai kepada Presiden.

    Menurut informasi semua tertahan di meja Setneg termasuk draf RUU Pengawasan Obat dan Makanan , padahal regulasi Perka BPOM tentang Pelabelan Pangan Olahan maupun UU RI tentang Pengawasan Obat dan Makanan sangat dibutuhkan.
    Adakah kekuatan dan intervensi Industri dan Asosiasinya yang melambatnya , ada apa?…

    Oleh sebab itu sangat penting pertemuan dengan Dr
    Dewan Pertimbangan Presiden agar hambatan ini dapat dicari jalan keluarnya sehingga percepatan pengesahan RUU Pengawasan Obat dan Makanan secara khusus Perka BPOM No. 31 Tahun 2018.

    Dalam pertemuan yang dihadiri para pakar d ahli di bidangnya, Wantimpres meresponnya akan segera menelusuri dan segera melakukan percepatan lahir regulasi pelabelan dan perlindungan atas kesehatan masyarakat, demikian di jelaskan Arist Merdeka didepan Dewan pertimbangan Presiden dan sejumlah media yang hadir di Pertemuan itu.

    (Red)

  • Diduga Anggaran Ketahanan Pangan Senilai Rp.150.818.500 Di Sunat

    Diduga Anggaran Ketahanan Pangan Senilai Rp.150.818.500 Di Sunat

    Tanjung Morawa | mediatribunsumut.com

     

     

    Diduga kuat terjadi penyelewengan dana Ketapang (Ketahanan Pangan) senilai Rp. 150.818.500 yang direalisasikan dalam bentuk ternak Kambing DIMARK UP dengan dana ratusan juta rupiah disunat.

    Sementara kita ketahui bahwa ketahanan pangan adalah salah satu program Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang bertujuan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat agar bangkit dari keterpurukan semasa Pandemi covid 19.

    Pemdes Desa Bangunsari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang merealisasikan anggaran ketapang senilai Rp. 150.818.500 juta untuk pembelian hewan (kambing) biri biri berkisar 60 ekor untuk 6 kelompok masyarakat. Selasa (28/02/23).

    Adapun kelompok yang menerima LPM, karang taruna,peternak kambing, dusun yang menerima penyerahan kambing yang bersumber program ketapang ialah:

    1. Dusun 9 gang darmo
    2. Dusun 12 mardisan
    3. Dusun 11 mardisan
    4. Dusun 2 gang benteng
    5. Dusun 3 gang rasmi
    6. Dusun 4 gang rohis.

    Diduga pengelola kebanyakan dari Tim sukses kades (TS),dan tentang besaran jumlah kelompoknya bervariasi dan penyerahan kambing di masing masing kelompok terlaksana pada hari selasa tanggal 17 januari 2023 di setiap dusun yang sudah ditetapkan oleh pemdes bangunsari kepada kelompok penerima kambing.

    Dari besaran anggaran RP 150.818.500 dipotong pajak 12% dan sisa anggaran berkisar RP 132 juta yang harus direalisasikan,dari anggaran tersebut harga per ekor kambing sudah ditetapkan dengan harga Rp. 1.500.000 per ekornya, dan masing masing kelompok menerima 10 ekor kambing.

    Sangat disayangkan fakta mengejutkan dengan penelusuran awak media di lapangan bertolak belakang.

    Dimana ditemukan dan dilihat bahwa kambing tersebut per ekornya diduga harganya dibawah Rp 1 jutaan dan kambingnya ada yang kurapan, tua dan sudah tidak layak untuk berkembang biak bahkan masih dere.

    Salah satu peternak kambing yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa ini kambing kok jelek jelek dan minim untuk berkembang ini, kalau kita pelihara bisa tapi akan lama berkembangnya kan kita capek pelihara tapi lama mendapatkan hasilnya,

    “dan ini kambing harganya pun berkisar 1 jutaan dan saya kalau dikasi uangnya dengan nilai kambing perekor 1,5 juta pasti nya akan saya beli kambing yang bagus dan berkelas, sebari menunjukan kambing yang ada dikandang nya,seperti ini kambing senilai 1,5 juta yang saya beli”ujarnya sambil tersenyum.

    Miris nya penyaluran anggaran ketapang ini kesannya sembunyi-sembunyi, sedangkan kadus yang tidak tau masuknya kambing tersebut ke dusun-dusun yang mana sudah ditetapkan tempat peternaknya, sama halnya seperti kadus 9 dan kadus 3,bahkan kadus 9 sempat bingung serta tidak tau dimana letak kandang kambingnya, bahkan realisasi ketapang yang besar anggarannya 150.818.500 terkesan tertutup.

    Dari anggaran yang terealisasi dari salah satu sumber anggota BPD, mengatakan bahwa ada juga anggaran di sisikan buat vitamin kambing, dan kepala desa juga akan membuat pelatihan bagi peternak kambing, tapi sampai sekarang realisasi pelatihan itu belum juga terlaksana oleh pemdes, bahkan musrembang desa udah selesai kapan lagi mau buat pelatihan, “ujar nya, saat di konfirmasi kepala desa tentang pelatihan,kades mengakui tidak adanya pelatihan.

    Lanjut kadus 4, saya juga awalnya tidak mengerti tentang kambing yang masuk ke dusun 4 karna saya mendapat informasi dari orang lain dan bukan dari kelompok peternak atau pun dari pemilik kandang.

    setahu saya ketua lpm jumiran memang ada jumpai peternak kambing disitu dan saya juga disitu (warung) tapi gak ada bicara apa pun dan saya tau kalau jumiran itu masuk kelompok kambing, anggota bpd yang menyampaikannya tentang siapa saja kelompok yang dimasukan ke dusun 4 saya hanya mengetahui tiga nama warga itupun sebelum serah terima kambing kepada peternak dengan pihak pemdes, suliono, suhartono, zulpan dan ketiga nya itu adalah warga dusun 4 desa bangunsari selebih nya saya tidak tau,memang kades pada tanggal 17/1/2023 memang ada mau serah terima kambing ke peternak yang di dusun 4 secara simbolis padahal kambing itu sudah masuk beberapa hari yang lalu sebelum serah terima kepada peternak, tapi saya tidak menghadiri nya dan saya izin dengan pak kades karena saya lagi ada aktifitas.

    Lanjutnya bahkan saya mendapatkan tudingan dari masyarakat bahwa saya tidak bermasyarakat karna dalam mendapatkan kambing bantuan dari desa seperti diam diam dan tidak dimusyawarahkan dan mengundang beberapa tokoh masyarakat, kadus 4 yang tidak mau menyebutkan siapa yang mengatakan hal seperti itu,pada hal saya sendiri kepala dusunnya tidak tau juga kapan realisasinya dan pihak pemdes juga tidak melibatkan kepala dusun dari beberapa dusun yang mendapatkan bantuan kambing tersebut” ucap kadus 4.

    Edi pramana ( kaur pemerintahan) saya memang yang bertanggung jawab di bidang ketapang itu, tapi saya tidak tau menahu tentang jumlah uangnya, realisasinya apa dusun mana aja yang mendapatkannya siapa nama kelompoknya jenis kambingnya apa berapa harga per ekornya belinya dimana, bahkan saya tidak diberitahu dan tidak diikutsertakan dalam hal ketapang itu oleh pak kades,saya kecewa tapi ya sudahlah nanti diwaktu penandatanganan LPJ saya akan pertanyakan semua dan yang saya tau bahwa yang belanja kambing itu muliadi kaur kesra” tegas nya.

    Diwaktu dan tempat yang berbeda jhon faber lumban gaol (kadus 1), saya kecewa dengan program ketapang yang anggaran nya cukup besar dan saya kadus yang non muslim tidak ada diikut sertakan, secara pribadi saya iri kenapa tidak dirapatkan realisasinya secara bersama sama dan kami juga kan bisa memberikan pendapat atau setidaknya kami yang non muslim bisa mengusulkan ternak juga,desa bangunsari adalah desa besar serta bukan hanya diperuntukkan buat kelompok yang dipilih pak kades saja.” ujar kadus 1 saat dikonfirmasi handphone.

    Ketua BPD desa bangunsari diah novita sari. Sp.d mengatakan,saya memang ada menerima nama nama kelompok peternak kambing itu tapi yang diberikan hanya nama nama ketuanya saja.

    1. Jumiran ketua LPM kelompok dusun 4
    2. Alvian dusun 2
    3. Harry utama dusun 3
    4. Koko ketua karang taruna
    5. Susanto dusun 11
    6. Mujiono dusun 9.

    Saya belum mau teken karna muliadi kaur kesra tidak lengkap memberikan data itu seharusnya nama-nama anggota kelompok juga turut dilampirkan menjadi satu berkas, kemudian awak media menanyakan kembali apakah ibu tau kalau kambing itu dianggarkan Per Ekornya 1.500.000 ? Ya saya tau dari pak kades yang mengatakan itu”tutup ketua BPD.

    (Red/Team)

  • Modus Berpakaian Rapi Bak Milioner, Seorang Pria Bawa Kabur Sepeda Motor

    Modus Berpakaian Rapi Bak Milioner, Seorang Pria Bawa Kabur Sepeda Motor

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

    Di jaman serba canggih berbagai modus untuk merugikan orang lain, seperti yang di cerita korban seorang wanita sebut saja Ulan ( 32) yang tinggal di desa Dalu X A. Kecamatan Tanjung Morawa kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.

    Menurut keterangan korban( Ulan) kepada media ini berawal dari perkenalan di warung penjual air kelapa muda.

    “Awalnya saya minum air kelapa muda bersama teman saya Rini dengan mengendarai sepeda motor Vario warna hitam.”terang ulan.

    Lanjut korban lagi, tiba tiba datang pelaku membeli air kelapa muda, dan punya kami di bayar nya lalu pelaku minta no WA dengan alasan mau cari orang kerja di perusahaannya.

    “Setelah dapat no WA pelaku pergi dengan baik, setelah beberapa jam kemudian sampai tiga hari berlanjut tetap WA dengan rayuan berbagi macam,” papar nya .

    Tepat nya di hari Kamis pagi pelaku cat whatsApp bahwa minta temani untuk beli baju (ngajak jalan jalan) dan pada saat itu dia mengatakan tidak membawa mobil karena mobil dibawa orang tua nya belanja (pergi).

    “Pelaku minta saya bawa kerta saya, untuk pergi ngawani dia beli sesuatu, tanpa menaruh curiga saya menuruti, lalu kami ketemu di simpang kayu besar Tanjung Morawa, lalu kami berboncengan dan pelaku yang membawa kereta nya,” terang Ulan.

    Dalam perjalanan pelaku cerita dan mengaku ingin menjalin hubungan asmara sehingga membuat saya terbuai.

    Disaat melintas di jalan lintas SM Raja tepat nya dibajak 5 kami singgah di sebuah Indomaret dengan alasan membeli minum, pelaku memberi uang saya 100 ribu untuk masuk kedalam membeli minum.

    Begitu saya keluar dari Indomaret pelaku dan sepeda motor saya sudah gak ada lagi disitulah saya sadar kalau pelaku penipu dan seorang pencuri.

    Harapan saya ke depan bagi kawan kawan terutama para wanita agar jangan percaya kepada laki laki (orang) yg kita tidak tau asal usulnya.

    Semoga kejadian ini cukup saya yang merasakan, kalua bisa kawan kawan yg lain jangan lah, karena sedih rasanya.

    (Eka)

  • Oknum Wartawan Berinisial CS Cabut LP Di Polresta DS Diduga Terima Upeti Dari Valentine Karaoke

    Oknum Wartawan Berinisial CS Cabut LP Di Polresta DS Diduga Terima Upeti Dari Valentine Karaoke

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

    Sepertinya masalah tentang tempat hiburan Valentine Karaoke yang berada di kecamatan beringin Deli Serdang seakan tiada habisnya, beberapa waktu lalu sempat melaporkan sejumlah awak media ke Dewan Pers dan aparat kepolisian Polresta Deli Serdang. Kini sejumlah awak jurnalis juga terlihat melaporkan tempat hiburan tersebut ke aparat kepolisian khususnya Polresta Deli Serdang.

    Adalah wartawan berinisial CS yang melaporkan LT selaku penanggung jawab tempat tersebut, laporan yang dilakukan di SPKT Polresta Deli Serdang tersebut diterima langsung oleh Kanit II SPKT Ipda Ferry LM. Namun anehnya setelah membuat laporan tersebut, wartawan yang berinisial CS tersebut terlihat kembali mencabut laporannya. Disinilah diduga aroma pengkondisian wartawan tersebut terlihat, sebab wartawan yang berinisial CS tersebut pada saat dilaporkan oleh pihak Valentine Karaoke meminta bantuan kepada rekan – rekan media untuk bisa memfollow up serta menemaninya dalam masalah antara dirinya dengan pihak Valentine Karaoke yang terletak tak jauh dari Polsek Beringin tersebut.

    Tempat hiburan yang beberapa waktu lalu sempat viral dengan adanya menyediakan wanita penghibur (LC) serta minuman keras juga Indikasi diduga tamu tamu pengunjung Terlihat lensa kaca beberapa Tim awak media datang melakukan sketsa Investigasi didalam Valentine _ karaoke awak menduga pembiaran para tamu berkuasa membawa obat _ obatan dan sangat jauh dari yang namanya Karaoke Keluarga. Bahkan awak media ini memiliki bukti yang akurat dengan tidak bayar pajaknya tempat hiburan tersebut.

    Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Kadek Heri Cahyadi saat dikonfirmasi mengenai adanya pencabutan LP yang dilakukan oleh wartawan berinisial CS tersebut pada Senin (27/02/2023) membenarkan hal tersebut. Tetapi ketika ditanyakan kembali, Kasat Reskrim yang terkenal ramah terhadap awak media ini kembali mengatakan bahwa pasal 310 merupakan delik aduan.

    Ketika ditanya kembali oleh awak media ini tentang hal tersebut bahwa, wartawan berinisial CS tersebut mencabut LP nya kan tidak serta merta pasti ada permohonan dan ditanyakan permohonannya. Kompol Kadek enggan memberikan jawaban pasti serta meminta agar awak media ini menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

    Dilain tempat Wakil Sekretaris 1 DPD Brigade Anak Serdadu (BAS) Provinsi Sumatera Utara Roy Nasution mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum wartawan berinisial CS tersebut tak patut, sebab sebelumnya dirinya terus mengikuti berita tentang Valentine Karaoke dan ketika oknum wartawan tersebut dilaporkan ke Polresta Deli Serdang juga dirinya diberitahu oleh rekan – rekan media. Namun kini dirinya malah mencabut LP tersebut dan patut diduga adanya upeti yang diberikan oleh LT selaku penanggung jawab dari tempat hiburan tersebut. Untuk itu dirinya meminta agar Kepolisian khususnya Polresta Deli Serdang dapat kembali memanggil wartawan berinisial CS tersebut dan menanyakan mengapa mencabut LP nya dan dirinya juga meminta agar nantinya apabila wartawan berinisial CS tersebut meminta bantuan harap jangan lagi dibantu. Demikian kata Wakil Sekretaris 1 DPD BAS Provinsi Sumatera Utara tersebut kepada awak media di Cafe Uncle Same, Pada mediatribunsumut.com

    selanjutnya beberapa hari yang lalu Tim gabungan, Dari satres Narkoba Polresta Deli Serdang yang dipimpin langsung oleh kasat Kompol zulkarnain SH tersebut melaksanakan Razia di cafe and bar valentine karaoke keluarga di lokasi kecamatan beringin dan melakukan pemeriksaan barang _ barang milik pengunjung hiburan malam khususnya obat _ obatan terlarang jenis Narkoba Di lokasi cafe and bar valentine keluarga terhadap puluhan orang pengunjung yang dicurigai kemudian dilakukan pengecekan urine dari pengecekan tersebut di dapat 3 orang pengunjung positif Amphetamine ( pil Extacy ) yaitu 2 pria dengan Inisial DP ( 39 ) dan. H. ( 40 ). Serta seorang perempuan dengan inisial AP ( 20 ) selanjutnya pengunjung positif yang di dapati lalu di Amankan dan di bawa ke kantor satres Narkoba untuk dimintai dan pemeriksaan lebih lanjut Kapolres Deli Serdang Kombes pol Irsan Sinuhaji , SIK , MH melalui kasat Res Narkoba Kompol Zulkarnain SH menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah Razia pada tempat Tempat hiburan malam bertujuan utuk mencegah peredaran dan menindak penyalahgunaan obat terlarang jenis Narkoba dan Lain _ lain nya aga bisa mengulangi penyakit warga masyarakat khususnya di Deli Serdang.
    (Rdn)

  • Warga Masyarakat Dusun III Desa Bagan Serdang Minta Dinas Perikanan Data Ulang Pembagian Minyak

    Warga Masyarakat Dusun III Desa Bagan Serdang Minta Dinas Perikanan Data Ulang Pembagian Minyak

    Pantai Labu | Mediatribunsumut.com

     

    Warga masyarakat Desa Bagan Serdang khususnya Dusun III Kecamatan Pantai Labu meminta Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang untuk segera menanggapi keluhan masyarakat kelompok nelayan.

    Pasalnya warga nelayan merasa diberatkan dengan kutipan juga pembagian minyak yang tidak sesuai jatah.

    Menurut keterangan ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Cahya Pesisir No SK. 120/BS/2018 mengatakan, saya merasa pembagian minyak untuk kelompok nelayan kami sudah tidak sesuai dan sangat di persulit.

    Foto, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kurnia (Baju Kaos Coklat) Saat di konfirmasi Wartawan Mediatribunsumut.com

    “Saya sebagai ketua kelompok nelayan meminta kepada dinas perikan khususnya terkait, untuk mengevaluasi dan menertibkan jatah minyak untuk nelayan jangan ada permainan dibalik mafia yang menguntungkan diri sendiri, “ujar Kurnia sebagi ketua kelompok nelayan kepada media ini.

    Dari beberapa warga nelayan juga mengatakan bahwa pembagian minyak sudah ada kecurangan, kami sebagai warga nelayan sangat kecewa.

    “Kami para nelayan sudah melaporkan keluhan kami ini kepada dinas terkait khususnya dinas perikanan Deli Serdang namun sampai ini kami belum mendapatkan kejelasan maupun pembelaan, karena kami menganggap pembagian jatah minyak di perlakukan ada anak tiri dan anak kandung, “terang perwakilan warga nelayan.

    Kami meminta agar pihak dinas perikanan untuk segera menindak para pelaku yang memang itu ada melakukan kecurangan di SPBUN khusus buat nelayan apa bila tidak bisa menertibkan sesuai prosedur segera tutup SPBUN PT, ANGGITTA Minggu (26-02-2023) pukul 13.00 wib.

    Terkait temuan dari para warga kepala dinas perikanan Deli Serdang melalui Kabag Zulkifli Lubis saat dikonfirmasi media ini mengatakan, baik pak terimakasih atas informasinya.

    “Segera akan kami verifikasi lapangan dan data, dan kami tidak pernah mempersulit untuk warga nelayan mendapatkan BBM solar, semua pengambilan BBM solar untuk nelayan wajib menunjukan rekomendasi sesuai peraturan BPH Migas.” Jawabnya via WhatsApp.

    (Team)

  • Penertiban Bangunan Liar Dilakukan Tim Gabungan di Kecamatan Batang Kuis, Namun Terkesan Pilih Kasih

    Penertiban Bangunan Liar Dilakukan Tim Gabungan di Kecamatan Batang Kuis, Namun Terkesan Pilih Kasih

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

     

     

    Penertiban yang dilakukan tim Deli Serdang bersama Pemprov Sumut terkesan pilih kasih, pasal nya masih banyak bangunan mewah hingga mencakar langit tidak di tertibkan (robohkan).

    Beberapa bangunan tanpa ijin itu juga di sebut bangunan liar, seperti yang di beritakan media ini beberapa Minggu lalu bahwa bangunan tanpa ijin menjamur di kecamatan batang kuis.

    Trantib Kecamatan Terkesan Tutup Mata, Bangunan Tanpa Ijin Menjamur Di Kecamatan Batang Kuis

    Hingga kini bangunan mencakar langit dibeberapa titik di desa baru desa Tanjung sari desa Batang kuis pekan masih terus berjalan pembangunan nya tanpa ada tindakan dari pihak kecamatan.

    Dari pantauan media ini, Jum,at (24 – 02 – 2023) sekira pukul 14 : 00 Wib ditemukan banyak bangunan rumah warga yang berada di desa Sena tepat nya di tanah lahan Spot senter rata dengan tanah diduga liar dan tanpa memiliki ijin.

    Dari pantauan Investigasi Tim Persatuan Wartawan Republik Indonesia Sumatera Utara. (PWRI Sumut) banyak ditemui beberapa bangun Ruko dan rumah yang sedang dibangun tanpa ada plang Ijin mendirikan Bangunan (IMB).

    Sementara kita ketahui sekarang sudah dipermudah dalam pengurusan oleh pemerintah bisa dengan melalui pendaftaran Online sebelum mendirikan bangunan.

     

    Hal ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat diduga kuat ada permainan dari pihak pemilik bangunan antara pemerintahan khusunya kecamatan batang Kuis.

    Seperti pembanguan di Jln Rumbia Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis, rumah bertingkat mencakar langit berdiri dengan megah dan ada di beberapa titik di kecamatan Batang kuis tanpa di lengkapi plang IMB.

    Saat dikonfirmasi awak media ini kepada orang pekerja yang ada di lokasi terkesan bungkam seolah – olah menutup- nutupi.

    “Maaf bg kami hanya pekerja, mandor kami gak datang yang punya rumah (Bangunan) kami pun gak tau,” ujar salah satu pekerja bangunan yang tidak mau disebut namanya.

    Sementara Trantib Kecamatan Batang kuis yang sering dipanggil Gajah,saat dikonfirmasi tim media terkait banyaknya bangunan rumah dan ruko tanpa ijin melalui via telpon pribadinya tidak mengangkat (menjawab).

    Kasatpol PP Kabupaten Deli Serdang Marzuki saat dihubungi via whatsApp tidak menjawab dan ditelpon tidak diangkat.

    Camat batang kuis Rio Lakadewa saat dikonfirmasi media ini melalui via WhatsApp akan di perintahkan Anggota mengecek lokasi.

    “Terimakasih pak atas informasinya kita akan segera cek dan kita lakukan tindakan, “jawab Rio (camat) singkat.

    Sampai berita ini di terbitkan belum ada tindakan maupun upaya penyetopan dari kecamatan maupun tim Deli Serdang.

    (Rdn)

  • Tim Inovasi Disdukcapil Deli Serdang Lakukan Perekaman KTP Elektronik Dan Verifikasi NIK Dokumen Kependudukan

    Tim Inovasi Disdukcapil Deli Serdang Lakukan Perekaman KTP Elektronik Dan Verifikasi NIK Dokumen Kependudukan

    Pancur Batu | Mediatribunsumut.com

     

     

    Satuan Rombongan Tim Inovasi Sadoku dari dinas dukcapil Deli Serdang yang dipimpin oleh Erwin Sibayak mendatangi lembaga permasyarakatan kelas II, A, pancur batu Deli Serdang Tujuan dalam program perekaman KTP Elektronik pada warga binaan, lapas yang belum mempunyai Dokumen data. Kependudukan maka dinas dukcapil datang.

    Untuk memenuhi hak warga Masyarakat khususnya berdomisili di kabupaten Deli Serdang melalui program programnya selalu siap jeput bola dalam hal Dokumen Kependudukan.

    Melalui Tim Inovasi SADOKU (Siap Antar Dokumen Kependudukan), maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang Akan selalu siap melakukan Perekaman KTP-el bagi masyarakat yang belum pernah melakukan perekaman KTP Elektronik.

    Hari ini Tim Inovasi SADOKU lakukan pelaksanaan Perekaman KTP Elektronik dan Verifikasi NIK untuk Warga Binaan di Lapas Kelas II A Pancur Batu, Selasa (21/02/2023).

    Melalui Program ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang yang saat ini yang di pimpin oleh kepala dinas Drs, H Misran Sihaloho M, SI, akan selalu siap Telus datang melakukan program Dokumen ke pendudukan sala satunya seperti perekaman KTP-el,selanjutnya setelah selesai diproses, tim Inovasi SADOKU siap mengantar dokumen ke Lapas Kelas IIA Pancur Batu.
    (Rdn)

  • Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang Sambut Baik Kehadiran Rekan awak Mediatribunsumut.com

    Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang Sambut Baik Kehadiran Rekan awak Mediatribunsumut.com

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Komentar Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang Sambut Baik Kehadiran Rekan. Rekan Media sala satunya , Rahmadani dari mediatribunsumut.com Kehadiran beberapa awak Media ke Rutan Klas I Medan disambut dengan baik oleh Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang A.md, I.P, S.H. M.H, dan Ramah Tamah di Joglo dalam Rutan Tanjung Gusta Medan, di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Deli Serdang, Sumatera Utara Selasa (21/2/23).

    Nimrot Sihotang menyambut kedatangan awak media di Kantor Karutan Klas I Medan memulai pembicaraan sedikit serius, tetapi santai, banyak disampaikan Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang. Sementara, banyaknya perubahan – perubahan yang sudah dilakukan oleh Sub seksi pembinaan dan keterampilan yang sudah dibuat oleh warga binaan. Kemudian, agar kedepannya warga binaan (Tamping) dapat berpenghasilan dan dapat berubah, agar tidak mengulangi lagi kesalahan yang sudah pernah dibuat warga binaan tersebut,” Ujarnya Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang kepada awak media.

    Foto : Warga Binaan (Tamping) Rutan Klas I Medan Sedang Asyik Mengerjakan Pembuatan Tempat Doorsmer Mobil dan Sepeda Motor, dll, di Lokasi Parkiran Rutan Klas I Medan, Tanjung Gusta.

    Sementara itu, Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang menjelaskan, kedepannya akan di mulainya Program keterampilan yang sudah dibuat warga binaan dari pembuatan lokasi untuk Doorsmer, Kantin, Jahit-menjahit, Perbengkelan, Las, Montir, Kerajinan Tangan, dan Souvenir. Tampak terlihat, Warga binaan (Tamping) yang sudah dipercaya di Rutan Klas I Medan saat ini sedang bekerja membangun Doorsmeer di areal Lokasi perparkiran Rutan Klas I Medan.

    Nimrot Sihotang mengatakan, di Areal lokasi ini sedang di bangun Doorsmeer, Kantin, semua tak terlepas dari pembinaan Sub seksi dan Koperasi,” Ujar Nimrot.

    Selanjutnya, Karutan Klas I Medan menyampaikan, ”Kita akan laksanakan program manusia mandiri agar kelak warga binaan yang sudah selesai menjalani masa hukuman di Rutan Klas I Medan dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapat dari dalam Rutan Klas I Medan untuk mencari nafkah yang halal dan tidak mengulangi kembali perbuatan melanggar hukum,” tandas Nimrot Sihotang.

    Kemudian, Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang menyampaikan, saya berpesan kepada awak media untuk bekerjasama membantu mensosialisasikan kepada pemerintah dan juga kepada masyarakat, terkait hasil karya dari warga binaan Lapas Klas I Medan agar bisa di pasarkan, melalui event-event atau pameran yang diadakan oleh pemerintahan dan juga di perusahaan swasta.

    Sementara, Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang mengatakan, “mari kita saling mendukung untuk kebaikan bersama, “Ojo Kendor,” Ujarnya Nimrot.

    Selanjutnya, Karutan Klas I Medan Nimrot Sihotang menambahkan, “untuk kedepannya akan di buat program Doorsmer, Kantin, dan Penanaman Jagung di areal lahan tersebut untuk berkontribusi ketahanan pangan, berkolaborasi bersama Koperasi,” Tutup Karutan Klas I Medan.

    (Rdn)

  • Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Berhasil Amankan Terpidana Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar

    Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Berhasil Amankan Terpidana Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

     

    Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera utara berhasil amankan terpidana SYAMSURI Terkait Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar, Selasa 21 Februari 2023 pukul 11:23 WIB bertempat di sebuah bengkel ban Jalan Thamrin Medan, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Terpidana SYAMSURI (68 tahun).

    SYAMSURI merupakan TERPIDANA dalam tindak pidana penggelapan uang senilai Rp3 Miliar dan melanggar Pasal 372 KUHP. Akibat perbuatannya, Terpidana dituntut pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Medan, Terpidana SYAMSURI divonis bebas, dan atas putusan tersebut JPU mengajukan kasasi. Selanjutnya, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1255 K/Pid/2021 tanggal 23 Desember 2021, Terpidana SYAMSURI terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dan oleh karenanya dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun.
    Dalam proses pengamanan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar. Setelah berhasil diamankan, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Medan untuk proses administrasi dan menjalani hukuman sesuai Putusan Mahkamah Agung RI.

    Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

    (Rdn)

  • Dengan Tim Pembangunan ZI Menuju WBK Telah Terbentuk Di Rutan Kelas 1 Medan

    Dengan Tim Pembangunan ZI Menuju WBK Telah Terbentuk Di Rutan Kelas 1 Medan

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

     

    Bersama tim pembangunan zona integritas menuju WBK yang telah di bentuk pada Rutan Kelas 1 Medan. Hari ini, senin 20 februari 2023 kepala Rutan dan tim merapatkan barisan di aula Muladi Rutan Kelas 1 Medan,Senin (20/02/2023).

    Pada kesempatan tersebut kepala Rutan selaku penanggung jawab pembangunan ZI di Rutan 1 Medan meninjau progres kerja yang telah dilaksanakan menjelang laporan Triwulan I maret mendatang. Beliau berharap seluruh jajaran dapat bekerjasama saling membantu dalam setiap pekerjaan yang menunjang pembangunan zona integritas.

    Memiliki banyak pengalaman saat membawa rutan labuhan deli menuju tim penilai nasional di tahun 2022, Jajaran petugas Rutan kelas 1 Medan optimis dapat meraih predikat WBK bersama kepala Rutan di tahun 2023.

    Harapannya kegiatan pembangunan zona integritas ini dapat menumbuhkan budaya pelayanan prima, bebas dari KKN dan berbasis hak asasi manusia.
    (Rdn)

  • Sejuta Pluit Untuk Mencegah Penculikan Anak

    Sejuta Pluit Untuk Mencegah Penculikan Anak

    Jakarta | Mediatribunsumut.com

     

    Penculikan anak untuk eksploitasi ekonomi, dipekerjakan sebagai pemulung, anak jalanan, peminta-minta dan menjadi pengamen terus meningkat.

    Perdagangan anak dalam bentuk penculikan untuk tujuan eksploitasi seksual dan perbudakan seks di berbagai apartemen dan rumah-rumah bordir di Indonesia jumlahnya juga terus bertambah.

    Anak diculik untuk tujuan adopsi ilegal dan minta tebusan angkanya juga terus bertambah dan sulit dideteksi.

    Penculikan anak selain untuk tujuan perbudakan seksual komersial yang telah menakutkan masyarakat.

    Percobaan penculikan dan perdagangan anak untuk tujuan penjualan tubuh juga telah membuat masyarakat marah dan takut, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam diskusi terbatas menyikapi maraknya penculikan anak di Indonesia, di Jakarta. Senin 20/02/2023.

    “Tengok saja Kasus mutilasi dan rencana penjualan organ tubuh seorang anak laki-laki usia 12 Tahun melalui internet yang dilakukan dua anak remaja di Makasar,” tambah Arist.

    Lebih jauh Arist menerangkan, dari berbagai kasus penculikan anak di Indonesia, Komisi Nasional Perlindungan Anak menghimbau agar masyarakat waspada dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.

    Ajarkan kepada anak untuk berani mengatakan tidak terhadap ajakan orang tak dikenal, berani teriak bila terjadi keadaan bahaya.

    Ajarkan juga kepada anak berani menolak bujuk rayu dan menolak pemberian orang lain.

    “Ajarkan kepada anak untuk berteriak sekencang-kencang dengan cara meronta dan menggigit pelaku,” Pinta Arist.

    Selain itu, kata Arist Merdeka, ajarkan setiap hari kepada anak untuk waspada sekitarnya dan minta anak berangkat dan pulang sekolah bersama teman dan tanamkan kepada anak untuk bermain sendiri, baik dilingkungan rumah dan sekolah.

    “Bagi para orang tua, jangan menitipkan anak kepada tetangga yang tidak dikenal baik dan jangan pula percaya kepada saudara secara penuh.” Himbau Arist.

    Bekali pula anak dengan pluit dan ajar anak meniup pluit jika dalam keadaan bahaya, demikian juga lengkapi anak dengan parfum serta ajar anak menggunakannya menyemprot parfum ke mata pelaku jika terjadi bahaya.

    Lingkungan sekolah sudah waktunya menyiapkan zona aman bagi penjemput dan menyiapkan sejuta pluit bagi semua peserta didik dan aktif untuk melakukan simulasi bahaya dan memberi tanda tanda bahaya di tas atau ditempat yang muda dilihat masyarakat.

    “Bagi anggota masyarakat jangan main hakim sendiri jika mencurigai adanya dugaan pelaku penculikan di lingkungannya. Jika ditemukan rasa curiga serahkan kepada kepala desa dan aparatur penegak hukum, Babinkamtibnas.” pinta Arist.

    (Red)

  • Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

     

    Disdik Kabupaten Deli Serdang mengadakan program penguatan kompetensi guru guru ASN P3K, bertempat di Berastagi Hotel, Selasa (14/2/2023) lalu.

    Kegiatan berlangsung selama 2 hari dan dihadiri langsung Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan SE, MM, Kabid GTK dr Jumakir MPd, dan Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Korwilcam Tanjung Morawa, Yusdahniar MPd, menyampaikan bahwa program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru, agar guru ASN P3K memahami tupoksi dan posisi kerja di sekolah masing masing.“Para guru P3K perlu dibekali keilmuan agar mapan melaksanakan tugas sebagai pendidik yang handal dan profesional” ujar Yusdahniar, kepada Tribun Sumut Jumat (17/2/2023).

    Sebagi pembicara di acara pertemuan penguatan guru guru ASN P3K itu ,dr Jumakir MPd .pada sesi pertama, dan di sesi kedua, Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Acara penguatan tersebut di bagi menjadi 2 gelombang, pada gelombang yang pertama di ikuti oleh kec Tanjung Morawa dan Labuhan Deli dan di ikuti sebanyak 205 peserta ASN P3K.

    Peserta guru guru ASN P3K ini sangat merespon dengan baik dan senang terkait program ini, “Kami sangat senang dengan adanya program ini bang,dan kami semua guru guru bisa lebih kompak semua dengan adanya kebersamaan seperti ini,” ujar Tiurma Hutagaol SPd seorang guru di SDN 105335 Kebun Sayur Tanjung Morawa.

    Hal senada juga di sampaikan oleh dr Jumakir MPd, yang juga sebagai pembicara di acara tersebut, program itu dinilai sangat positif mengingat di Tanjung Morawa dan Labuhan Deli merupakan wilayah yang majemuk yang perlu kita lakukan penguatan dan peningkatan kompetensi para guru guru ASN P3K.

    Menyikapi hal ini kepala Korwilcam Labuhan Deli ,Salima Pama MPd, merasa waktunya terlalu singkat “kalo bisa di perpanjang lagi satu hari lagi mengingat keakraban dan kebersamaan kita disini sangat erat” ujar Salima Pama.

    Dan di akhir acara penutupan diadakan autbon oleh Muklis, ketua diklat Pramuka Kabupaten Deli Serdang.

    (Rdn)