Kategori: Medan

  • DPC LSM PAKAR Medan : Surat Kepemilikan Yuu At Contempo Sah, Didukung Pembangunannya

    DPC LSM PAKAR Medan : Surat Kepemilikan Yuu At Contempo Sah, Didukung Pembangunannya

    Medan, mediatribunsumut.com

    Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat ( DPC LSM ) PAKAR Kota Medan akui surat kepemilikan Perumahan Yuu At Contempo sah, makanya didukung Pembangunannya.

    Bahwa surat kepemilikan tanah Yuu At Contempo sesuai luas dan fasilitas umum ( Fasum ) yang dulunya diklaim milik warga, namun kenyataannya milik Yuu At Contempo.

    Demikian dikatakan Ketua DPC LSM PAKAR Kota Medan Parningotan Pakpahan alias Cecep kepada awak media ini pada ( 10/10 ) .

    Pembangunan perumahan tersebut patut kita dukung, akan tetapi tidak mencampuri pembangunan yang sedang berlangsung, ujarnya.

    Perumahan Yuu At Contempo yang terletak di Jalan Brigjen Zein Hamid, Lingkungan VII, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, sebutnya.

    Sekali lagi kami tidak mencampurinya dan pembangunan yang tengah berjalan saat ini sangat didukung, karena surat kepemilikan tanah itu sah dan mereka membangun sesai luas tanah mereka, tegas Cecep.

    Pantau kami di lapangan pembangunan masih belum dilakukan,kami mencoba bertemu pemilik/pengusaha komplek perumahan Yuu At Contempo namun tidak berhasil.

    Selain itu, kami meninjau langsung pembangun Fasilitas Umum (Fasum) yang di permasalahkan dulu, tutupnya.

    Bila dirunut kebelakang, pelaksanaan pembagunan Yuu At Contempo sempat terhenti, gegara salah seorang warga mengklaim tanah tersebut milik umum dan sempat menimbulkan kegaduhan, pada akhirnya semua klaim atas tanah tersebut tidak dapat dibuktikan yang diduga masyarakat setempat.

    Sebelumnya, perwakilan perusahaan yang ini menjabat Ketua Srikandi Pemuda Pancasila ( PP ) Sumut Rosda, SE berpendapat urusan fasum tidak ada kaitannya dengan perusahaan Yuu At Contempo.

    Yuu at Contempo dipastikan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku terkait proses pembangunan perumahan berkonsep arsitektur Jepang itu, tegas Rosda.

    Bahkan, saat didatangi Satpol PP dan menerima surat pemberitahuan bahwa harus dibuat lorong api untuk evakuasi kebakaran, kami pihak perusahaan langsung menindaklanjutinya sesuai rekomendasi yang diterima, terangnya.

    Soal legal Yuu at Contempo, beberapa hari terakhir ini, perusahaan mengalami gangguan dari pihak-pihak luar yang berupaya mencoba menghentikan proses pembangunan, imbuhnya.

    Gangguan ini mencakup perdebatan seputar Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan akses jalan masyarakat (fasum) yang dianggap mengganggu kenyamanan warga.

    Sayangnya tuduhan-tuduhan tersebut tidak berdasar, akibatnya perusahaan merasa dirugikan baik secara materiil maupun imateriil.

    Yang pasti Yuu at Contempo telah mematuhi semua perundang-undangan dan peraturan daerah Kota Medan dalam menjalankan aktivitasnya,tandasnya.

    Menyangkut klaim fasum hanya berasal dari pihak tertentu, sedangkan berdasarkan informasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Medan, tidak ada jalan umum atau fasum di lokasi pembangunan perumahan tersebut, katanya. ( Marpaung )

  • Pesantren Sumber Inspirasi Di  Kehudupan Sosial

    Pesantren Sumber Inspirasi Di  Kehudupan Sosial

    Medan, mediatribunsumut.comin

    Pesantren menjadi sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan sosial.

    Menyongsong hari santri ( 22/10 ) mendatang Prof Dr Hj Nurhayati, M. Ag, kepada mediatribunsumut.com pada ( 08/10 ) secara khusus menyampaikan, bahwa agama menjadi entitas yang sangat mengakar pada masyarakat Indonesian.

    Itu kenyataan yang tidak dipungkuri, agama tidak hanya melekat pada ruang privat, tetapi mengambil peran dalam berbagai praktik sendi kehidupan sosial komunal sehari hari, ujar Prof Nurhayati.

    Dari lapisan masyarakat pelosok desa, masyarakat perkotaan, maju hingga modern pun seperti disebutkan Menteri Agama Gus Men, agama adalah sumber inspirasi yang merupakan hak milik setiap penganut dalam memahami agamanya.

    Atas dassr itu, hubungan setiap agaman dengan masyarakat akan selalu menjadi topik utama, bahkan agama selalu disertakan dalam kehidupan yang lebih formal dikehidupan bernegara.

    Ini telah jelas, diserap dalam perumusan undang undang, nilai nilainya dicantumkan dalam peraturan lalu dipelajari pada lembaga pendidika bahkan menjadi identitas bagi institusinya.

    Hari santri tahun 2023 ini, saya mengajak pembaca berdiskusi mengenai ” sejauh mana pesantren sebagai lembaga pendidikan menjadikan Islam sebagai sumber inspirasi ” yang tepat dalam kancah kehidupan global dan maju saat ini, ajak Prof Nurhayati.

    Sebab pesantren merupakan satu diantara lembaga lain yang fokus dalam kajian kajian ke – islaman.

    Catatan lintasan sejarah pesantren dapat dimaklumi, mengambil peran cukup signifikan dalam Pengembangan studi keislaman di nusantara.

    Pesantren telah tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesian merdeka, persantren bersentuhan dengan banyan kondisi dan generasi.

    Pesantren menjadi lembaga otoritatif yang hampir jarang dikooptasi oleh negara, notabene mempunyai usia lebih muda dari pesantren, katanya.

    Pola atau model pesantren masa awal hingga berkembang membersamai perkembangan dan kontinuitas pesantren, hari ini sejatinya tidak mempunyai perbedaan yang signifikan meskipun sirkulasi pergumulan sistem tetap terasa, menjadi bagian dinamika pertumbuhan dan perkembangan pesantren saat ini.

    Memang pesantren memiliki ciri khas yang berbeda-beda, mulai dari pola pembelajaran, kurikulum, maupun dalam bangunan tradisi didalamnya.

    Namun secara umum pesantren secara bersama-sama mengembangkan studi keislaman di Nusantara, kendati pada perjalanannya tidak semua mampu survive sebagaimana didefinisikan sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam saat ini, dengan ciri khas pendidikan klasik, tampaknya hanya pesantren yang mampu eksis hingga hari ini.

    Banyak pengamat dan ahli yang telah menganalisis bagaimana ketahanan pesantren, mulai dari aspek otoritas kiyai, kurikulum, budaya pesantren, santri, hingga analisis sistem.

    Konsep ketahanan pesantren diakumulasikan menjadi kajian-kajian yang secara substansial selalu menarik untuk didalami, misalnya tentang keberadaan santri di lingkungan pesantren.

    Keberadaan santri di pesantren dalam banyak hal mempunyai perbedaan dengan keberadaan siswa di sebuah sekolah. Santri selain menjadi peserta didik dalam ruang formil juga menjalin hubungan yang diagonal, baik antara santri dengan santri lainnya, maupun hubungan kepada guru/kiyai.

    Santri yang tinggal di lingkungan pesantren akan menjelma sebagai “warga baru” yang kemudian dengan sendirinya berevolusi membentuk budaya yang berbeda ketika kembali ke masyarakat.

    Kehidupan santri di pesantren ini tidak hanya menjadikan agama sebagai santapan ilmu, pemahaman, aturan dan kolektifitas ibadah semata, agama tanpa disadari telah menjadi rule of model terhadap pikiran, ucapan, perilaku, tampilan dan performanya. Kehidupan santri di pondok, di mana para kyai selaku figure central, masjid sebagai pusat dari segala aktivitas yang menjiwainya, serta kegiatan belajar-mengajar agama Islam di bawah pengajaran dan bimbingan para kyai yang diikuti para santri sebagai aktivitas utamanya membentuk agama sebagai inspirasi dalam lokus pesantren yang diikuti santri.

    Terdapat berbagai macam kegiatan di dalam kehidupan pesantren, tak luput pula kegiatan ekonomi pesantren. Pada dasarnya, kegiatan ekonomi yang dilakukan di lingkungan pondok pesantren tentulah berdasarkan asas-asas agama Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadis. Seperti yang kita ketahui, di dalam analisis ekonomi Islam, unit operasional terkecil bukanlah “manusia ekonomi” (homo economicus) tetapi manusia sebagai “khalifah” (homo Islamicus) dalam mengelola amanah yang baik.

    Melalui pondok pesantren, segala macam aspek kehidupan penduduk sekitar, seperti ekonomi, politik, dan sosial kemasyarakatan menjadi lebih hidup dan berwarna penuh inspirasi. Dengan kata lain, semakin majemuk tingkat taraf ekonomi, kualitas pendidikan, serta semakin besar pengaruh kekuasaan, sehingga santri akan ikut meningkat pula budaya serta tradisinya.

    Dari pesantren inilah “agama sebagai sumber inspirasi” dapat terus tumbuh dan berkembang mengikuti arus zaman ini.

    Terakhir, patut disampaikan di sini, bahwa pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan yang tidak dapat terpisahkan lagi di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagaimana yang tercantum di dalam Pasal 4 UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, pondok pesantren memiliki 3 (tiga) macam fungsi, yaitu: fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

    Maka sejatinya “agama sebagai inspirasi” dalam perayaan atau peringatan Hari Santri ini memahamkan kita bahwa pesantren telah berupaya terus-menerus menghasilkan banyak inspirasi dalam bidang pendidikan, dakwah Islam dan pemberdayaan masyarakat.

    Lalu bagaimana saat ini raihannya dalam ketiga fungsi pesantren ini? Insya Allah di lain waktu kembali diulas lebih mendalam, Salam Hari Santri, tutup Prof Dr Nurhayati, M. Ag.  ( Red  )

  • UIN SU Medan Siapkan Komdis Cegah Kekerasan Di Kampus

    UIN SU Medan Siapkan Komdis Cegah Kekerasan Di Kampus

    Medan, | mediatribunsumut.com

    Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan siapkan Komisi Disiplin ( Komdis ) untuk mencegah kekerasan di kampus.

    Berawal terjadinya bentrok antara mahasiswa sampai menelan korban beberapa waktu lalu, pihak kampus sangat menyayangkan karena kejadian tersebut harus terjadi di lingkup kampus sendiri.

    Demikian dikatakan
    Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Katimin, M.Ag.,yang akan segera membentuk Komisi Disiplin (Komdis) pada ( 03/10 ).

    Menindaklanjuti hal tersebut, pihak kampus segera membentuk Komisi Disiplin sebagai bentuk mitigasi dan penyelesaian kasus akan hal serupa.

    “Kita sudah melakukan rapat terkait dan sedang menyiapkan rekomendasi, kita akan membentuk Komisi Disiplin (Komdis ) mahasiswa.

    Komisi ini akan menindaklanjuti hasil rekomendasi dari Tim Investigasi yang sudah kita bentuk, ini sedang berproses,” ujar Prof. Katimin.

    Sebelumnya, pihak kampus, diwakili Rektor UIN SU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Katimin, M.Ag., dan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Zulham, S.H.I., M.Hum., telah membesuk salah satu korban dengan luka yang cukup parah, dibagian kepala dan tulang kaki, tegasnya.

    Menyangkut bentrok tersebut, pihak UIN SU Medan akan menempuh jalan hukum bila diperlukan nantinya.

    Pada kejadian tersebut menelan empat korban, tentunya, langkah-langkah hukum tidak segan kita ambil apabila kasus ini dianggap terbukti melanggar hukum,” tandasnya.

    Sanksi akan disusun mulai dari sanksi ringan, sedang sampai bera, pihak yang bersalah dalam kasus ini akan ditindak secara tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku.

    Ini dilakukan sebagai upaya mencegah hal serupa tidak terulang di kampus UIN SU Medan.

    Komdis ini perpanjangan tangan Rektor UIN SU Medan dalam menangani persoalan semacam ini.

    Saat ini pihak kampus sedang menyusun ketentuan atau aturan bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang akan di terapkan di kampus UIN SU Medan pada ( 05/10 ) atau dua hari ke depan, ungkapnya.

    Disamping itu, juga meliputi aturan akademik bagi mahasiswa,” tutupnya.

    ( Marpaung ).

  • Pj Gubsu Minta Pj Wali Kota P. Sidimpuan Kerja Lebih Cepat

    Pj Gubsu Minta Pj Wali Kota P. Sidimpuan Kerja Lebih Cepat

    Medan, mediatribunsumut.com

    Pj Gubernur Sumatera Utara ( Gubsu ) Hasanuddin saat melantik Pj Wali Kota P. Sidimpuan Letnan Dalimunthe meminta bekerja lebih cepat pada ( 29/09 ).

    Pj. Wali Kota P. Sidimpuan bekerja lebih cepat meneruskan program dan kebijakan sebelumnya, ujar Hasanuddin.

    Letnan Dalimunthe selaku Sekda Pemerintah Kota P. Sidimpuan bisa bekerja langsung tanpa penyesuaian, ungkapnya.

    Sehingga program-program yang telah ada sebelumnya bisa dipercepat pelaksanaannya, sebutnya.

    “Saya tekankan, Pj Wali Kota mempercepat semua program, menjalankannya untuk kesejahteraan masyarakat seperti stunting, kemiskinan dan narkoba, besar harapan saya, beliau tidak perlu penyesuaian, langsung kerja,” ungkap Hassanudin.

    Tentu untuk memperhatikan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, walau begitu roda pemerintahan harus berjalan dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan secara profesional.

    “Dari latar belakang anda, saya yakin sudah banyak yang anda pahami, ini amanah yang bisa dipertanggung jawabkan secara profesional,” tegasnya.

    Meneruskan program-program yang sudah berjalan saat ini.

    Lalu mendorong potensi-potensi daerah P. Sidimpuan agar kota ini lebih baik lagi ke depannya.

    Sementara Pj Wali Kota mengatakan penekanan tersebut akan kita teruskan, program yang sudah berjalan dengan baik, mana yang kurang baik kita perbaiki, kita juga akan mendorong potensi daerah untuk P. Sidimpuan yang lebih baik,” kata Letnan Dalimunthe.

    Di hari yang sama Pj. Ketua PKK Sumut Dwianne Dessy. Hassanudin melantik Pj. Ketua TP PKK P. Sidimpuan.

    Beliau berpesan agar PKK lebih banyak turun ke lapangan untuk membantu masyarakat.

    “Lebih seringlah turun ke lapangan, berinteraksi langsung dengan masyarakat, kita membantu mereka mensejahterakan keluarganya.

    Peran PKK sangat penting dalam menyentuh langsung masyarakat kita,” ujarnya.

    Pelantikan Donald’s dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Refrizal, Irwasda Polda Sumut Armia Fami serta unsur Forkopimda lainnya. Hadir juga Anggota DPRD Sumut, OPD Pemprov Sumut dan juga OPD Pemko P. Sidimpuan. ( Red )

  • Dr H Nusantara Tarigan Silangit, SE, SH, MM, MH Secara Aklamasi Terpilih Ketua IKA FEB UISU

    Dr H Nusantara Tarigan Silangit, SE, SH, MM, MH Secara Aklamasi Terpilih Ketua IKA FEB UISU

    Medan, mediatribunsumut.com

    Dr H Nusantara Tarigan Silangit, SE, SH, MM, MH secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( IKA FEB ) Universitas Islam Sumatera Utara ( UISU ) pada musyawarah luar biasa ( Muslub ) pada ( 22 / 09 ) di Auditorium UISU.

    Dr. H. Nusantara Tarigan Silangit stambuk 2002 dipercaya menakhodai IKA FEB setelah dua orang calon yakni Dr. Zulkaranen, SE., MSi stambuk 1993 dan Ali Hasan Hasibuan, SE., MM tak ikut bertarung dengan alasan satu orang tidak hadir sedangkan yang satu lagi tak memenuhi persyaratan administrasi.

    Demikian dikatakan Ketua Panitia Pelaksana ( panpel ) Muslub Budi Hartoyo Damanik kepada wartawan.

    Dari 28 pemilik hak suara yang hadir hanya 17 dengan rincian perwakilan 15 stambuk dari angkatan 1980 ditambah perwakilan DPP IKA UISU dan Carateker, ujarnya.

    Saya berharap kepada Ketua terpilih mampu bekerja sama dan mendukung penuh civitas akademik.

    Karena manfaat IKA untuk akreditasi kampus sangat berpengaruh. Artinya simbiosis mutualisme IKA dan kampus, sebutnya.

    Terima kasih Ketua kepada semua pihak yang telah membantu baik moril dan materil, mulai dari seluruh alumni serta kampus yang memberi support juga mendukung sehingga acara ini berjalan dengan sukses, tuturnya.

    Sementara Ketua Carateker Ade Rosda mengatakan Muslub digelar karena Ketua IKA FEB sebelumnya mengundurkan diri.

    Sehingga kepengurusan dibekukan DPP IKA dan pelaksanaan Muslub ini sesuai dengan AD / ART IKA UISU, ujar Ade Rosda.

    Beliau menyampaikan terima kasih kepada Ketua panpel Ketua Panitia Budi Hartoyo Damanik, SE., MM, Sekretaris Panitia Muhammad Fachri. SE dan Bendahara Panitia Salmiah, SE,.MM Ketua Sc Budianta Tarigan, SE Sekretaris Sc Rusli Efendi Damanik, SE., MM dan seluruh panitia yang terlibat telah mengantarkan Muslub, ungkapnya.

    Hal senada disampaikan Rektor UISU Dr. Safrida,SE,.Msi semoga IKA FEB dapat membantu mengembalikan kejayaan fakultas ekonomi seperti masa kejayaannya beberapa tahun yang lalu.

    Sebelumnya Sekjend DPP IKA UISU Dr. H. Danialsyah, SH,.MH pun mengaminkan harapan Rektor saat resmi membuka Muslub IKA FEB,”

    Jaga kekompakan, jauh kan perselisihan dan Hilangkan egois,” pintanya dihadapan
    Dekan Fakultas FEB, wakil dekan tiga FEB Yusrita, SE., MM, Mantan Ketua IKA UISU Rafriandi,SE serta seluruh civitas akademik FEB UISU.

    Dekan FEB Dr. Supriadi, SE,.MM,.Msi yang baru seminggu dilantik menngapresiasi kegiatan tersebut lantaran menunjang akreditasi kampus dan siap bekerja sama dengan seluruh alumni guna membawa dampak postif bagi IKA dan kampus,“ harapannya.

    Kita bersama IKA dapat menjembatani seluruh alumni sehingga saling mengenal dan dapat memanfaatkan segala potensi yang ada sehingga berguna bagi seluruh alumni, mahasiswa dan civitas akademik, saling berganteng tangan menciptakan suasana kondusif dan nyaman terhadap kampus yang kita cintai ini,” pintanya.

    Ketua terpilih Nusantara Tarigan memohon dukungan dari semua pihak untuk bergandeng tangan dalam menjaga kekompakan dan tetap menjalin silaturrahim.

    Jangan tinggalkan saya, ingatkan jika ada yang salah. perbedaan pasti ada namun persaudaraan yang utama, hilangkan perbedaan, persatuan dan kesatuan tujuan utama adanya IKA FEB ini, tutur Nusantara Tarigan yang kini duduk di lembaga legislatif Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang.

    Tanpa kawan-kawan saya bukan siapa-siapa, kampus tercinta inilah yang membuat saya bisa jadi seperti sekarang ini, hanya kecintaan terhadap kampus dan panggilan almamaterlah yang memanggil saya mau menjadi Ketua IKA FEB, kita diberi waktu satu bulan paling lama menyusun kepengurusan. Insya Allah bulan Nopember pelantikan” tegasnya.

    Sedangkan hasil Muslub terpilih Tim formatur terdiri dari Dr. Nusaantara tarigan (Ketua terpilih) 2002, Ade Rosda. SE (DPP IKA) 1984, Rusli Efendi, SE., MM. 1977, Ali Hasan Hasibuan, SE,. MM 2000, Yusnani, SE 1988. ( Marpaung )

  • PWNU Sumut Harapkan Garuda Indonesia Buka Trayek Umrah Ke Tanah Suci

    PWNU Sumut Harapkan Garuda Indonesia Buka Trayek Umrah Ke Tanah Suci

    Medan, mediatribunsumut.com 

    Ketua PWNU Sumut H. Marahalim Harahap bersilaturahmi dengan Pimpinan Garuda Indonesia di Medan pada ( 24/09 ).

    Hadir unsur pimpinan Garuda Indonesia yaitu Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia dan Ngakan Septigraha Pimpinan Wilayah Garuda Indonesia Sumatera.

    Pihak Garuda Indonesia menyampaikan sangat senang bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Ketua PWNU Sumut Bapak H. Marahalim Harahap untuk berbincang masalah-masalah keumatan. Adapun salah satu topik yang dibahas terkait dengan penerbangan jamaah umrah ke tanah suci.

    “Kami berharap Garuda Indonesia membuka trayek jamaah umrah dari Medan Kualanamu ke Madinah, kemudian dari Jedah menuju Medan Kualanamu. Hal ini dikarenakan sejumlah masalah ditemukan berkenaan dengan keberangkatan umrah masyarakat Sumatera Utara,” terang ketua PWNU Sumut.

    Keberangkatan umrah terkadang ada sejumlah persoalan, hal ini dikarenakan fasilitas travel yang membawa jamaah umrah dirasa efisien. Ada jasa umrah yang menawarkan perjalanan 10 hari, dan ini terkadang membutuhkan waktu pergi pulang empat (  4  ) hari dan tersisa hanya 6 hari untuk beribadah di tanah suci.

    Misalnya, ada maskapai penerbangan yang waktu transitnya sangat lama dan panjang, seharusnya keberangkatan Indonesia-Madinah hanya membutuhkan 8 jam, ternyata ini bisa membutuhkan 2 hari karena adanya transit mengisi bahan bakar  di suatu negara. Karenanya Ketua PWNU Sumut berharap Garuda Indonesia bisa membuka trayek perjalanan umroh langsung dari Medan Kualanamu ke Tanah Suci.

    “Memang biaya perjalanan dengan maskapai Garuda lebih mahal, namun fasilitasnya sudah diakui dan pihak maskapai ini juga sudah profesional, baik dalam kenyamanan maupun keamanan penerbangan. Ini tentu sangat membantu masyarakat Sumatera Utara dalam perjalanan ibadahnya yang berkualitas, baik dan nyaman,” tutur Marahalim.  ( Marpaung  )

  • Pelaksanaan Tes IQ, Diduga Korupsi Berjamaah Dana BOS SD Dan SMP Di Madina

    Pelaksanaan Tes IQ, Diduga Korupsi Berjamaah Dana BOS SD Dan SMP Di Madina

    Medan, mediatribunsumut.com

    Pelaksanaan Tes IQ, diduga korupsi berjamaah dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) Ta 2023 SD dan SMP di Kab Mandiling Natal ( Madina ).

    Ini terungkap setelah Tim Investigasi Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pemerhati dan Pengawas Korupsi ( DPP P3KI ) melaksanakan investigasi ke sejumlah sekolah.

    Demikian ditegaskan Ketua Tim Investigasi Arnes Arisoca kepada awak media ini melalui telepon whatsApp pada ( 23/09 ).

    Tes IQ disinyalir hanya modus Dinas Pendidikan Madina untuk mengeruk dana Bos dari 410 SD dan 87 SMP se – Kab Madina, ujar Arnes.

    Dana yang dikorup tidak pantastis, pasalnya setiap peserta didik mulai kelas 3 hingga kelas 6 untuk SD dan SMP dikenakan biaya @Rp 125 ribu, terang Arnes.

    Jadi dana BOS yang dikorup sedikitnya Rp 5 M dengan melibatkan pihak lain, sebutnya.

    Kepala sekolah hingga kini masih menunggu penjelasan dari Dinas Pendidikan agar bisa dipertanggung jawabkan, ujarnya

    Bahkan ada kepala sekolah membayar biaya Tes IQ tersebut menggunakan uang pribadi, karena tidak ada dasar hukumnya menggunakan dana BOS, yang pasti kegiatan Tes IQ tidak tercantum pada RKAS, tutur Arnes menirukan penjelasan kepala sekolah.

    Jadi ini dapat dikategorikan kejahatan luar biasa atau kejahatan tindak pidana korupsi yang terencana, tandas Arnes.

    Jadi patut dicurigai melibatkan orang nomor satu di Kab Madina, pasalnya Bupati Madina hingga kini mempertahankan Kadis Pendidikan, kata Arnes.

    Sederhananya begini, kalau ini hanya gawe Kadis Pendidikan mustahil Bupati membiarkannya, ungkapnya.

    Apa lagi hingga kini Kadis Pendidikan Madina bertahan bungkam walau telah disurati.

    Memang kita tau Bupati Madina adalah Ketua PKB Sumut, mungkin dianggapnya tidak akan tersentuh hukum, kendati begitu kita akan dorong APH bertindak sesuai hukum, tutup Arnes.   ( Red / Tim )

  • Polda Sumut Tangkap Pengedar Narkoba Di Deli Serdang

    Polda Sumut Tangkap Pengedar Narkoba Di Deli Serdang

    Medan,mediatribusumut.com

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara ( Sumut  ) menangkap pengedar narkoba di Desa Batu Layang Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

    2 orang pelaku diamankan masing masing  DA (43) warga Dusun I Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit dan MT (42) warga Dusun II Desa Rumah Pilpil Kecamatan Sibolangit.

    Keduanya ditangkap di persawahan di Desa Nagu Layang, Kecamatan Sibolangit dengan barang bukti 5 paket plastik bening berisi narkotika jenis sabu, timbangan elektrik dan uang tunai.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Yemi Mandagi melalui Kasubdit I, AKBP Hendri Sibarani ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu.

    “Benar, keduanya sudah diamankan bersama dengan barang buktinya. Keduanya ditangkap berdasarkan adanya informasi dari masyarakat yang resah peredaran gelap narkoba didaerah itu,” ucap Hendri Sibarani, Jumat (22/09 ) malam.

    Diakui perwira polisi ini, bahwa keduanya diamankan Senin 18 September 2023 kemarin. Polisi masih melaksanakan pengembangan atas kasus itu.

    “Pemberantasan peredaran gelap narkoba ini merupakan atensi dari Bapak Kapolda Sumatera Utara kepada Bapak Direktur Reserse Narkoba. Selanjutnya, atensi itu kami tindaklanjuti. Untuk kedua tersangka sudah ditahan, berkas berkara itu akan kami kirimkan juga ke kejaksaan dalam waktu dekat,” terangnya.

    (  Reza Fahlefy ).

  • DPP LSM Formapera Akan Laporkan Kegiatan Bimtek Kades Se kab. Palas Ke KPK

    DPP LSM Formapera Akan Laporkan Kegiatan Bimtek Kades Se kab. Palas Ke KPK

    Medan, mediatribunsumut.com 

    Diduga sumber ajang bancaan mencari ke untungan , Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat ( DPP LSM )  Formapera Sumut akan laporkan kegiatan bimbingan teknik ( Bimtek ) desa se kab. Padang lawas (  Palas  )  ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) hal ini di ungkapkan sekjen DPD LSM Formapera Sumut Bambang Syahputra di salah satu cafe di kota Medan Jumat ( 22/09 /2023  ).

    Menurut Sekjen formapera Bambang .Syahputra saat melakukan konferensi pers dengan awak media , bimbingan teknik ( bimtek ) kepala desa yang berjumlah 303 desa se kab. Padang lawas di lakukan pada tahun 2023 menurut informasi yang di laksanakan sekitar puluhan kali pada thn 2023 ini , hal ini jelas ada kecurigaan adanya indikasi pencarian keuntungan di balik kegiatan bimtek di di motori pengurus APDES kab.Padang Lawas yang di ketuain Hamdani Daulay .

    ” Hasil pantauan kami kegiatan bimtek sepertinya tidak bermanfaat dan diduga ada indikasi penghambur hamburan uang dana desa yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat desa .hal ini jelas saat Pelaksanaan bimtek desa se kab. Padang Lawas terakhir yang di laksanakan 14 s/d 17 September 2023 berlokasi di 3 hotel di kota Medan hotel Danau Toba , Hotel Cental dan Hotel Swiss Belinn sempat menuai protes masyarakat dan mahasiswa kab.Padang Lawas ” ujar Bambang

    ” Selain itu menurut data pada kegiatan bimtek desa di bulan September ini di lakukan sudah dua kali berturut turut seminggu sekali , Minggu kedua dan Minggu ke tiga bulan September , jelas ini ada dugaan pencarian keuntungan yang di lakukan oknum oknum tertentu yang sengaja memanfaatkan dana desa ( DD  ) yang bersumber dari uang negara dengan modus kegiatan bimtek ” pungkasnya

    Terkait dugaan korupsi dengan modus kegiatan bimtek desa se kab. Padang Lawas DPP LSM Formapera akan melayangkan surat laporan resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dalam beberapa hari in.

    Dalam hal ini DPP LSM Formapera melaporkan pihak dinas PMD kab Padang Lawas dan pengurus APDES kab. Padang Lawas yang diduga terlibat dalam kegiatan bimtek . ( Marpaung  )

  • Kapoldasu Dan Jajaran 101 Jaringan Narkoba Ditangkap, Rp 21 Juta Uang Tunai

    Kapoldasu Dan Jajaran 101 Jaringan Narkoba Ditangkap, Rp 21 Juta Uang Tunai

    Medan,mediatribunsumut.com

    Kapolda Sumatera Utara ( Kapoldasu ) dan jajarannya tak main main, 101 jaringan narkoba ditangkap serta Rp 21 juta uang tunai disita. 

    Kapoldasu melalui Tim Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bersama Jajaran terus bergerak mengungkap jaringan pelaku Narkotika di Sumatera Utara.

    Demikian dikatakan Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi, Sabtu (16/09 )

    “101 orang kita amankan pada ( 15/09 ) lalu, dari tangan para pelaku dan bandar Narkotika disita barang bukti berupa Sabu 587,7 gram dan Ganja 6,5 kg serta pohon ganja Sembilan ( 9 ) batang, “ujar Hadi.

    Jadi jaringan terbaru 101 orang berhasil ditangkap terdiri dari 11 orang pemakai Narkoba dan 90 orang jaringan/sindikat Narkoba, ungkapnya.

    Rp.20.119.000, disita uang tunai, 21 unit sepeda motor, 38 unit handphone,” terangnya. .

    Hadi menegaskan, penindakan terhadap jaringan peredaran Narkotika di Sumatera Utara itu sebagai wujud komitmen Polda Sumatera Utara dan Jajaran dalam menciptakan Sumatera Utara bersih dan bebas Narkoba.

    Sebab, peredaran Narkoba ini menjadi faktor utama terjadinya tindak kriminalitas, 60% pelaku kriminalitas adalah pengguna Narkoba.

    “Perintah Kapolda, bandar jaringan kita miskinkan, yang membackingi kita setrika,” tegas Hadi.

    ( Marpaung )

  • Ketua PW IWO Sumut Tertantang Soal Masukan Keras Kapoldasu

    Ketua PW IWO Sumut Tertantang Soal Masukan Keras Kapoldasu

    Medan, mediatribunsumut.com

    Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumut merasa tertantang soal masukan keras Kapoldasu atas kinerja wartawan.

    Tidak tanggung tanggung kritikan yang disampaikan Kapoldasu terkait karya tulis jurnalistik yang belakangan ini mengarah kepada apatis dan sains.

    Demikian dibeberkan Ketua PW IWO Sumut Sumut Teuki Yudhistira Adi Nugraha usai bertemu Kapoldasu Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi didampingi Sekretaris Amri Abdi, LBH Arfan SH, Ketua Bidang Hukum Zahendra dan Rizky Audina (Bidang Organisasi dan Pengembangan) di ruang tamu lantai dua Mapolda Sumut, Jalan SM Raja KM 10,5 Medan, pada (14/ 09 ).

    Kepada kami, Jendral Bintang Dua itu berujar, media online di era digitalisasi sekarang ini sangat jauh dari nilai literasi yang positif, ungkap Yudistisra.

    Bahkan menurut Kapoldasu, judul media yang ditampilkan sangat bombastis, namun isi beritanya kosong.

    Judul berita yang terlalu mubajir (panjang) namun tidak memberikan makna yang positif, sebut Ketua PW IWO Sumut menirukan bahasa Kapoldasu.

    Ini menjadi cambuk kepada kita untuk berbenah bekerja lebih profesional sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, jadi karya tulis jurnalistik khususnya wartawan media Online benar benar diawasi publik, ini PR buat kita insan pers, tegasnya.

    Sudah sepatutnya kita terlebih dahulu khawatir, sebab Kapoldasu khawatir kekuatan media itu nanti menjadi tumpul, akan membuat kita menjadi robot dan akan merugikan bagi media itu sendiri,” kata Yudistira.

    Kepada kami, Kapoldasu berharap, media dapat menempatkan profesinya pada banyak hal yang dapat dimanfaatkan, seperti kerjasama stake holder.

    Banyak ajang positif yang bisa di manfaatkan media untuk kerja sama dalam pengembangan media itu sendiri.

    Tentunya media sudah seharusnya menjadi literasi yang positif bagi masyarakat dalam negeri maupun luar negeri,” begitu harapan Kapoldasu, sebut Yudistira.

    Kapaoldasu mencontohkan negara tetangga, di Singapura, media bisa  berperan mempengaruhi pendapatan negara dengan memanfaatkan peran media.

    Jadi peran kita sebagai media tentu membangun komunikasi dengan stake holder untuk membangun Sumut yang lebih baik kedepan, ungkap Yudistira.

    Sekali lagi harapan Kapoldasu menjadi harapan insan wartawan juga bisa  berinovasi penyajian pemberitaan yang  literasi yang positif bagi masyarakat, agar peran media cyber ini kedepannya tidak menjadi robot dan peran profesi media itu sendiri tidak akan tersingkirkan, tutup Yudistira.

  • Kondisi Sosial, Keagamaan Topik Pertemuan Pj Gubsu Dan Ketua PWNU Sumut

    Kondisi Sosial, Keagamaan Topik Pertemuan Pj Gubsu Dan Ketua PWNU Sumut

    Medan, mediatribunsumut.com

    Kondisi sosial dan keagamaan menjadi topik pada pertemuan Pj Gubernur Sumatera Utara ( Gubsu ) dengan Ketua PWNU Sumut pada ( 13/09 ) di kantor Gubsu Medan.

    Perkembangan, kondisi sosial dan keagamaan salah satu prioritas dalam membangun Sumut yang lebih baik ke depan.

    Demikian dikatakan Ketua PWNU Sumut H. Marahalim Harahap kepada wartawan usai pertemuan.

    Kami menyambut baik PJ Gubernur Sumut Hassanuddin yang sudah bekerja beberapa hari di Sumatera Utara ,ujarnya.

    Kondisi sosial sampai dengan keagamaan di Sumatera Utara, masih tetap dalam perbincangan ” ungkap Ketua PWNU Sumut.

    Diharapkan ke depan PJ Gubernur Sumut Hasanuddin mampu menjalankan amanah sebagai PJ ini dengan sebaik-baiknya, mari kita doakan bersama-sama,” tuturnya

    Sementara PJ Gubernur Sumut Hasanuddin menyampaikan permohonan doa dan bantuan stake holder dimasa kepemimpinannya di Sumut.

    Beliau berharap amanah kepemimpinan dengan berbagai urusan yang ada, terutama di bidang sosial keagamaan, PWNU Sumut diharapkan bisa ikut berkolaborasi aktif dalam membangun Sumatera Utara ke depannya, pintanya.
    ( Marpaung ).

  • SK Narapidana Kendalikan Peredaran Narkotika Di Sumut

    SK Narapidana Kendalikan Peredaran Narkotika Di Sumut

    Medan, mediatribunsumut.com

    SK narapidana dengan vonis seumur hidup mengendalikan peredaran narkotika di Sumatera Utara ( Sumut ).

    Polda Sumut dan jajarannya berhasil mengungkap setelah RJ ditangkap pada Jumat 08 September 2023 di Desa Ujung Serdang, Kec. Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, dengan menyita barang bukti 2 butir pil ekstasi.

    Dari hasil pemeriksaan RJ masih menyimpan narkotika di rumah kos-kosan, jalan Ekawarni, Medan Johor.

    Selanjutnya dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu 2 kg, 4.250 butir pil happy five, 4 bungkus sabu 50,10 gram, 220 butir pil ekstasi, 4 hp, dan timbangan elektrik.

    SK mengendalikan peredaran sabu-sabu diperoleh di Tanjungbalai, diedarkan melalui sindikat antara lain saudara RJ, I, A, V.

    Peran RJ mengusai dua gudang di daerah Medan Johor dan Simpang Limun Medan, yang dijadikan tempat penyimpanan narkoba yang diedarkan oleh A dan RJ. Sedang keuangan dikendalikan V dan I.

    RJ mengedarkan narkoba ke Kota Medan, Binjai, Belawan, Labuhanbatu, dan Jakarta.

    Hasil peredaran narkoba jaringan SK aset yang telah disita yakni uang Rp.1.015.000.000, mobil CRV tahun 2019, Mobil Mitshubishi Lancar dan rumah.

    Polres Asahan pun bergerak, menangkap penumpang kapal kayu yang datang dari Malaysia an MU yang membawa 2 kg sabu untuk dibawa ke Madura.

    Lalu pada ( 13/09 ) Polda Sumut dengan Polres Langkat bergerak bersama menangkap R penumpang travel dengan barang bukti 4 kg Sabu yang akan dibawa ke Kota Medan dan ini jaringan Aceh.

    Polres jajaran Polda Sumut dalam 1×24 jam telah mengamankan 45 orang yang terdiri dari 7 orang pemakai dan 38 orang jaringan peredaran narkoba dengan barang bukti sabu 4,1 kg, ganja 56,08 kg, ekstasi 103 butir, bong 15, timbangan digital 3 unit dan uang tunai Rp7,7 juta.

    Pemberantasan peredaran narkotika menjadi salah satu prioritas dan komitmen Polda Sumut.

    Pemberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Sumatera Utara yang dituangkan dalam lima program prioritas kita salah satunya narkoba musuh bersama.

    Tindaklanjut program itu dilakukan dengan kegiatan pemberantasan narkoba yang dilakukan secara serentak dimulai dari Polresta Deliserdang berhasil mengungkap peredaran narkotika yang dikendalikan oleh narapidana. ( Rdn )

  • Acara KAUKUS MUDA KRISTEN, 4 Orang Tokoh Hadir Sebagai Narasumber

    Acara KAUKUS MUDA KRISTEN, 4 Orang Tokoh Hadir Sebagai Narasumber

    MEDAN |mediatribunsumut.com-

    Empat Tokoh Sebagai Narasumber Menghadiri acara yang diadakan oleh Kaukus Muda Kristen, FOCUS GROUP DISCUSSION Dengan Tema ” BERPOLITIK TANPA MENCEDERAI IMAN” dilaksanakan di THIRTY NINE POINT COFFEE jalan Tuamang, No.39 Medan Sabtu 09/09/2023.

    Diskusi Politik ini digagasi dan diprakarsai oleh Fajar Aritonang dan Lusius Sinurat Dengan Mengangkat tema. Eksistensi dan Orientasi politisi Kristen dalam Arena Politik Kekuasaan.

    Tokoh Yang Hadir sebagai Narasumber, Fran Timbul Sugiarto Manullang Bacaleg DPRD kota Medan Dapil 3 Dari Partai Hanura.  Dr Badikenita Br Sitepu SE.,SH.,Msi Anggota DPD-RI, Dr Maruli Siahaan SH.,MH Bacaleg DPR-RI Dapil Sumut 1 Dari partai Golkar, R Mawarni P. Tampubolon Bacaleg DPRD-SU Dapil Sumut 1 Dari Partai PDI.P.

    Dihadapan 100 undangan yang hadir dimana mereka merupakan Muda/i KRISTEN, dan empat Politisi ini Memperkenalkan diri serta menyampaikan programnya.

    Kepada para Muda/i Kristen agar menggunakan HAK suaranya pada pemilu 2024 Mendatang, beliau juga memotivasi agar muda/i kristen sebagai generasi penerus harus ambil bagian dalam Politik di NKRI namun Tanpa Mencederai Iman,” Cetusnya.

    (Marpaung)

  • Majelis Ta’lim Sekumpul Al Banjari Gelar Maulid Akbar Jalsah Istnain

    Majelis Ta’lim Sekumpul Al Banjari Gelar Maulid Akbar Jalsah Istnain

    Medan|mediatribunsumut.com

    Majelis ta’lim Sekumpul Al Banjari menggelar Maulid Akbar Jalsah Istnain di Lapangan Sebelah Gedung Marelan Hall Jalan Marelan I Pasar 4 Barat Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan pada ( 04/09 ) malam.

    Kegiatan religius tersebut bertemakan
    Marelan Bersholawat”
    diawali dengan Hadroh Sholawat Darusshofa.

    Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lalu siraman rohani dari empat ustazd kondang yakni KH. Mufty Ahmad Nasihin, Habib Haiqal Alaydrus dan KH. Jafar Shogir S.Ag,MA.

    Ustad Udek Al Banjari,MA megisahkan perjuangan Rasulullah membawa ummat dari zaman jahiliyah menuju zaman alam yang terang benderang disinari iman dan Islam.

    Betapa luar biasanya Nabi Muhammad SAW, kita mengamalkan apa yang diajarkan beliau, karena tidak diragukan kebenarannya.

    Sementara Prof Dr Ridha Dharmajaya menyambut baik terlaksananya acara Maulid Akbar Jalsah Istnain sebagai sarana menambah ilmu pengetahuan agama dan kemasyarakatan.

    Mempererat silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah diantara kita yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujar Ridha.

    Fhoto saat pelaksanaan maulid akbar

    Sebelumnya, Penasehat Majelis Ta’lim Sekumpul Al Banjari, Sufran Daulay,SH kepada wartawan menjelaskan kegiatan Maulid Akbar Jalsah Istnain dilaksanakan untuk memberikan wawasan keagamaan yang luas kepada para jamaah.

    Dengan harapan para jamaah dapat memperdalam ajaran Islam dikehidupan sehari hari, ujar tokoh muda energik selaku bendahara Markas Daerah Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Sumut juga Ketua Dewan Penasehat pusatnya Prof DR KH Ma’ruf Amin.

    Sekretaris panitia, Samsul Rizal Pasaribu,S.Ag, Inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia (GGSI) Prof Dr.Ridha Dharmajaya,Sp.BS, Dewan Penasehat Majelis Ta’lim Sekumpul Al Banjari, Supran Daulay,SH, alim ulama dan tokoh masyarakat lainnya.