Blog

  • Torehkan Keberhasilan, warga Sigiringgiring Minta Imam Syahputra Siregar Defenitif Kepsek SDN 101021

    Torehkan Keberhasilan, warga Sigiringgiring Minta Imam Syahputra Siregar Defenitif Kepsek SDN 101021

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Setelah menorehkan keberhasilan dalam mengelola manajemen, warga desa Sunge Sigiringgiring Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) meminta kepada Kadis Pendidikan agar Imam Syahputra Siregar, S. Pd defensif menjadi kepala sekolah ( Kepsek ) SDN 101021.

    Harapan dan permohonan tersebut datang dari masyarakat lantaran Plt Imam Syahputra Siregar berhasil memberdayagunakan seluruh potensi dan saran dan prasarana di sekolah tersebut.

    Hal itu dituturkan sejumlah orangtua peserta didik ( PD ) kepada Tim Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar yang saat itu berada di desa tersebut.

    Tim akhirnya bertemu Plt Kepsek Imam Syahputra Siregar, begini penuturan beliau, jadi saya membangun komunikasi dengan seluruh guru di sekolah ini.

    Lalu kendala yang selalu menyita perhatian seluruh guru dan orangtua peserta didik adalah pelaksanaan asesmen nasional berbasis komputer ( ANBK ), yang harus ke ibu kota kecamatan dengan jarak tempuh 40 Km dan kondisi jalan yang sangat jelek, ungkap Imam.

    Untuk mengikuti ANBK, peserta didik terpaksa menginap tiga ( 3 ) malam, ditambah lagi biaya yang harus dikeluarkan orangtua PD, terangnya.

    Tiga ( 3 ) SDN lainnya masing-masing SDN 101028 Turunan, SDN 101015 Sunge Pining dan SDN 101029 Huta Tonga terpaksa mengikuti ANBK ke ibu kota kecamatan, katanya

    Untuk membedah kesulitan tersebut, saya membangun komunikasi dengan tiga SDN lainnya, Alhamdulillah pada bulan September 2025, PD kelas lima berhasil melaksanakan ANBK di sekolah ini, pungkasnya.

    Peserta didik dan para orangtua menyambut baik, anak-anak tidak lagi memikirkan perjalanan yang harus dilalui, kini PD bisa fokus belajar, meraih cita-citanya, kita boleh tinggal di desa tetapi kita harus mampu memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah, tandas Plt Imam yang baru menjabat lebih kurang tiga bulan.

    Ke depan saya berharap komunikasi juga silaturahmi tetap terjaga dengan semua pihak untuk memajukan pendidikan, kalau bukan kita siapa lagi, mari sama bekerja dan bekerja sama untuk pendidikan yang lebih baik, harapnya

    ( Tim ).

  • Di Desa Saut Banua Simanosor Kec SDH Ditemukan Satu KK Hidup Di Rumah Memprihatinkan 

    Di Desa Saut Banua Simanosor Kec SDH Ditemukan Satu KK Hidup Di Rumah Memprihatinkan 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Di desa Saut Banua Simanosor Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) ditemukan satu ( 1 ) kepala keluarga ( KK ) hidup di rumah yang sangat memprihatikan.

    Anto Siregar ( 37 ) istri dan ke empat anaknya hidup di rumah yang tidak layak huni, tinggal di rumah panggung dengan dinding tepas dengan kondisi berlubang lubang.

    Demikian dituturkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) didampingi ayah empat anak yang berprofesi sebagai petani kepada mediatribunsumut.com pada ( 07/10 ).

    Dinding rumahnya rapuh ” dimakan” usia,, dia tinggal di rumah itu lebih kurang 10 tahun, namun kondisi ekonominya makin hari makin sulit, apa lagi beberapa tahun terakhir ini harga kebutuhan hidup mahal, keluhnya kepada Ketua LSM PAKAR Tohong.

    Dia mengeluh kurangnya perhatian pemerintah Tapsel, pernah mendapat bantuan langsung tunai ( BLT ) di tahun 2019 sampai 2022, setelah itu hingga kini tidak dapat bantuan apa pun, sebutnya.

    Yang bersangkutan bermohon kepada Bupati Tapsel berkenan memberikan perhatian, berharap rumahnya dapat direhabilitasi atau diperbaiki untuk kenyamanan keluarganya, khususnya buat anak sulungnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar ( SD ), pintanya.

    Sementara Kades Saut Banua Simanosor membenarkan, bahwa KK Anto Siregar yang paling memprihatinkan di desa itu, katanya kepada Ketua LSM PAKAR.

    Disinggung mengapa BLT tidak direalisasikan kepadanya, malah Kades mengaku mengalihkan bantuan ke lanjut usia ( lansia ), tegas Tohong menirukan bahasa Kades.

    Saat dipertegas, dari dana desa ada program atau bantuan ke KK kurang mampu dan ada ke lansia, lantas mengapa tidak diberikan BLT lagi, dengan enteng Kades mengatakan dia adalah lawan politikku.

    Melalui media ini diminta kepada Camat dan Bupati Tapsel dapat memberikan perhatian serius kepada warganya yang benar-benar membutuhkan bantuan, harap Tohong.

    ( Tim ).

  • KPU Dan Bawaslu Deli Serdang Realisasikan Dana Hibah Ta 2023, Ta 2024 Rp 102 M

    KPU Dan Bawaslu Deli Serdang Realisasikan Dana Hibah Ta 2023, Ta 2024 Rp 102 M

    Deli Serdang,

    mediatribunsumut.com

    Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) dan Badan Pengawasan Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Deli Serdang realisasikan dan hibah Ta 2023 dan Ta 2024 Rp 102 M.

    Dari total pagu Rp 126,9 M dengan rincian KPU pagu Rp 98,4 M terealisasi Rp 75 M atau sisa Rp 23,4 M sedangkan Bawaslu pagu Rp 28,5 M, terealisasi Rp 27 M atau sisa Rp 1,5 M.

    Demikian dikatakan Kabid Politik Dalam Negeri ( Poldagri ) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Deli Serdang Sugiatno kepada mediatribunsumut.com pada ( 07/10 ) di ruang kerjanya.

    Masing masing lembaga penyelenggara pemilu itu yakni KPU dan Bawaslu telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah ( NPHD ) sebelum merealisasikan dana tersebut, ujarnya.

    Jadi total dana yang terealisasi mulai tahun 2023 sampai dengan tahun 2024 Rp 75 M untuk KPU dan Rp 27 M untuk Bawaslu paparnya.

    Menyangkut penggunaan dana, yang berkapasitas untuk menjelaskannya adalah masing masing lembaga penyelenggara pemilu, sebutnya.

    Kesbangpol hanya menganggarkan, selanjutnya apakah dana direalisasikan secara bertahap atau sekaligus pihak KPU dan Bawaslu yang mengetahui secara rinci, tegasnya.

    Intinya Kesbangpol tidak memiliki kapasitas menjelaskan penggunaan dana tersebut, tutupnya.

    Terkait hal tersebut diminta kepada KPU dan Bawaslu Deli Serdang tidak keberatan memberikan penjelasan yang berhubungan dengan penggunaan dana hibah dimaksud.

    ( Tim ).

  • Polsek Prapat Janji Amankan Pelaku Pencurian Usai Viral Di Medsos 

    Polsek Prapat Janji Amankan Pelaku Pencurian Usai Viral Di Medsos 

    Asahan,

     mediatribunsumut.com

    Polsek Prapat Janji Polres Asahan, berhasil mengamankan pelaku pencurian, usai viral di media sosial ( medsos ).

    Personel Polsek Prapat Janji berhasil mengamankan seorang pria yang diduga pelaku pencurian uang di rumah Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. 

    Demikian dijelaskan Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, SH, S.I.K, MH melalui Humas Polres Asahan IPDA Ropii, SH, MH kepada mediatribunsumut.com pada ( 06/10 ).

    Aksi pencurian tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV memperlihatkan sosok pelaku saat beraksi, ujarnya.

    Penangkapan dipimpin langsung  Kanit Reskrim Polsek Prapat Janji IPDA Edi Tuah Damanik, S.H. bersama personel AIPTU E.P. Sibarani, Bripka P. Silitonga, Brigadir Richat Sirait, dan Brigadir Agustiar Sitorus, pada Senin (6/10/2025) sekira pukul 16.00 WIB di Jalan Dr. Sutomo, Lingkungan IV, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, beber beliau.

    Kapolsek Prapat Janji AKP Defta Sitepu, S.H. sebelumnya menerima informasi dari media online dan media sosial mengenai adanya aksi pencurian uang di rumah Kepala Desa Mekar Sari, Juli Amri Manurung, yang terekam CCTV dan viral di dunia maya. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim bersama tim langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan, sebutnya.

    Dari hasil penyelidikan, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial TWS (42), warga Jalan Dr. Sutomo, Kisaran Barat, yang diduga kuat sebagai pelaku. Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian uang sebesar Rp400.000 di rumah Kepala Desa Mekar Sari, tegasnya.

    “Pelaku yang terlihat dalam rekaman CCTV mengakui telah masuk ke rumah korban dan mengambil uang tersebut,” jelas IPDA Edi Tuah Damanik.

    Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Prapat Janji untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, baik pelaku maupun korban sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Kepala Desa Mekar Sari, Juli Amri Manurung, telah memaafkan pelaku dengan catatan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, ungkapnya.

    Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi respon cepat personel Polsek Prapat Janji dalam menindaklanjuti kasus yang sempat viral di media sosial tersebut. “Langkah cepat dan profesional yang dilakukan anggota menunjukkan komitmen Polres Asahan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta menindaklanjuti laporan masyarakat dengan transparan,” ujar Kapolres.

    Dengan penyelesaian secara kekeluargaan tersebut, pihak Polsek Prapat Janji berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan serta berhati-hati dalam menggunakan media sosial, tutupnya.

    ( Tim ).

  • Kades Padang Mandailing Garugur ” Membisu” Soal Bangun DD Ta 2025

    Kades Padang Mandailing Garugur ” Membisu” Soal Bangun DD Ta 2025

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Kades Padang Mandailing Garugur Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) ” membisu” soal bangun dana desa ( DDTa 2025 yang diduga asal dikerjakan.

    Kendati telah disoroti proyek DD yang terindikasi dikerjakan tidak sesuai ketentuan, sang Kades malah bertahan pekerjaan itu dikerjakan sesuai rencana anggaran biaya ( RAB ).

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 07/10 ).

    Material pasir yang digunakan para pekerja disinyalir bukan pasir sungai, tetapi pasir gunung, sehingga pasir tersebut bercampur tanah, terangnya.

    Ironinya, sang Kades mengaku pasir itu, pasir sungai, yang dihanyutkan dari hulu, bukankah ini sangat janggal, sebut Tohong.

    Bagaimana caranya, apakah pasir dapat mengambang atau mengapung di sungai, sangat tidak masuk akal, tegasnya.

    Kades kelabakan, bingung harus mengatakan apa saat dikonfirmasi, makanya jawabannya asal saja, barangkali niatnya menutupi dugaan ” permainan” dalam pengelolaan dana proyek, malah semakin menguatkan dugaan korupsi, tandasnya.

    Menyangkut hal itu, diminta kepada Dinas terkait dan aparat penegak hukum ( APH ) segera bertindak, pinta Tohong.

    ( Tim ).

  • Kadisdik Tapsel Diminta Copot LS Kepsek SDN 101228 Pargarutan

    Kadisdik Tapsel Diminta Copot LS Kepsek SDN 101228 Pargarutan

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Kadis Pendidikan ( Kadisdik ) Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) diminta copot LS sebagai kepala sekolah ( kepsek ) SDN 101228 Pargarutan.

    Lantaran LS disinyalir terlibat ” permainan” korupsi dana APBN sejak tahun 2022 hingga awal September 2025.

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 05/10 ).

    Modus untuk mengeruk uang negara tersebut, sang kepala sekolah membela dua guru P3K yakni SS dan AS dengan memberikan keterangan kepada Dinas bahwa ke duanya melaksanakan tugas atau mengajar pada hal sebenarnya ke duanya yang tidak pernah mengajar atau berdinas, ujar Tohong.

    Berarti ada kepentingan sang Kepsek, mengapa mati matian membela ke dua guru P3K itu, pada hal Kepsek tersebut diyakini mengetahui aturan PP 49 tahun 2018 tentang manajemen P3K, sebutnya.

    Jadi sangat tidak patut seorang kepala sekolah yang notebene seorang tenaga pendidik terus menerus atau mewariskan perbuatan yang diduga melawan hukum, tegasnya.

    Sekali lagi diminta kepada Kadis Pendidikan Tapsel tidak membiarkan pejabat korup bertengger di kursi kekuasaan, apa lagi seorang tenaga pendidik yang diharapkan memiliki integritas, tutupnya.

    ( Tim ).

  • Bukan Kaleng-Kaleng! PERSIS Sumut Gelar Seminar Nasional, Angkat Gen Z Jadi ‘Game Changer’ Era Digital

    Bukan Kaleng-Kaleng! PERSIS Sumut Gelar Seminar Nasional, Angkat Gen Z Jadi ‘Game Changer’ Era Digital

    Medan, Media Tribun Sumut – Gen Z kini naik panggung! Dalam effort keren untuk benar-benar mengangkat peran anak muda, Pimpinan Wilayah Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Sumatera Utara sukses menggelar Seminar Nasional yang temanya relate banget: “Peran Gen-Z dalam Perubahan Sosial dan Pola Kepemimpinan Di Era Digital.”

    Acara yang pecah ini dihadiri oleh 250 peserta dari kalangan yang super beragam: mahasiswa, pelajar, akademisi, dan pemuda ikut meramaikan Aula Utama Kantor Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumatera Utara pada 4 Oktober 2025.

    Joko Imawan, Ketua PW Pemuda PERSIS Sumut, langsung to the point dalam sambutannya. Ia menyoroti betapa seringnya potensi Gen Z dimentahkan atau dipandang sebelah mata.

    “Gen-Z sering kali mendapatkan stigma negatif di masyarakat. Padahal, mereka justru memiliki peran besar untuk menata ulang kehidupan modern,” tegas Joko, memecah stereotype lama.

    Seminar ini makin solid dengan kehadiran Keynote Speaker sekelas KH. Muhammad Nuh, MSP, Anggota DPD RI / MPR RI. Beliau mengupas habis bahwa Gen Z (lahir 1997-2012) adalah generasi yang sangat akrab dengan teknologi. Information Technology (IT) kini menjadi senjata utama mereka untuk menjadi agen perubahan yang powerfull.

    Goal dari seminar ini adalah membuka mata kita semua. Sesuatu yang kita lihat simpel, seperti peran Gen Z, sebenarnya punya impact yang luar biasa, apalagi jika dikaitkan dengan teknologi informasi,” jelas beliau.

    Senator yang dikenal rajin blusukan di Sumatera Utara ini menutup dengan quotes yang membakar semangat: “Menyambut Indonesia Emas 2045 dan anugerah Bonus Demografi, mari kita proof kalau Gen Z adalah kunci kebaikan dan perbaikan masa depan bangsa!”

    Sesi diskusi tidak kalah seru! Menghadirkan Dr. Iwan Nasution, MHI (Akademisi Muda UIN SU), Syahrizal, S.Psi., M.Psi (Psikolog & Founder Pro Inteligensia), Ahmad Rifaldi Siregar (Ketua PW HIMA PERSIS Sumut), dan bahkan Syafi’i Efendi.,MM (Presiden Pemuda OKI) yang join secara online dari Islamabad, Pakistan.

    Fokus utama mereka? Membekali Gen Z agar siap tempur menghadapi tantangan digital, memaksimalkan potensi mereka sebagai driver perubahan, plus insight penting tentang menjaga mental health dan menghindari gangguan jiwa.

    Intinya, para pembicara sepakat bahwa Gen Z, sebagai generasi yang lahir di digital era, punya pintu gerbang yang lebar untuk menyuntikkan nilai-nilai Perubahan Sosial dan politik melalui inovasi teknologi mereka. We’re living in their world now! (Red)

  • Ketua LSM PAKAR DPC Tapsel Minta APH Panggil Dan Periksa Kades Marsada 

    Ketua LSM PAKAR DPC Tapsel Minta APH Panggil Dan Periksa Kades Marsada 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (LSM PAKAR ) DPC Tapanuli Selatan ( Tapsel ) meminta aparat penegak hukum ( APH ) memanggil dan memeriksa Kades Marsada Kec Sipirok.

    Terkait dugaan pemotongan dana bantuan langsung tunai ( BLT ) dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2025 di dusun Anturmangan diminta menjadi perhatian serius pihak APH.

    Demikian disampaikan Ketua LSM PAKAR Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 04/10 ).

    Dana serahkan Kadus Anturmangan kepada penerima BLT pada bulan Juni lalu hanya Rp 240 ribu, pada hal sedianya dana BLT yang harus diserahkan Rp 1,8 juta, terangnya.

    Berarti Rp 1,560.000 per orang hingga kini belum diketahui dialirkan kemana dan sampai saat ini Kadus Anturmangan dan Kades Marsada ” bungkam”, tegasnya.

    Kades dan Kadus dinilai keterlaluan, dana BLT dengan sasaran penerima berasal dari keluarga yang kurang mampu, malah bantuan tersebut dipotong lagi, tandasnya.

    Hak keluarga kurang mampu, tega Kadus dan Kades mengambilnya, bukankah kelewat batas, jatah keluarga tak mampu ” disikat” , bagaimana dengan kegiatan dana desa lainnya, ungkapnya.

    Jangan jangan dana kegiatan lainnya ” dipermainkan” sebab sang Kades sepertinya” gelap hati ” sehingga menghalalkan segala cara untuk menambah pundi pundi keuangannya, katanya.

    Ini tidak dapat dibiarkan, APH diharapkan segera bergerak, melakukan penelusuran untuk ” menyeret “siapa saja yang terlibat tanpa tebang pilih, tutupnya.

    ( Tim )

  • Irigasi Di Desa Marsada Tapsel Milik BWSS II Medan Dibangun Tanpa Pondasi 

    Irigasi Di Desa Marsada Tapsel Milik BWSS II Medan Dibangun Tanpa Pondasi 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Proyek irigasi Ta 2025 di Desa Marsada Tapanuli Selatan ( Tapsel ) milik Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan ( BWSS ) dibangun tanpa pondasi.

    Bangun milik BWSS II Medan ini sangat riskan dan menyedihkan, bangunan irigasi dibangun diatas bebatuan atau diatas bibir sungai.

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com pada ( 04/10 ).

    Kita belum mengetahui secara pasti, perencanaan dan rencana anggaran biaya ( RAB ) model apa yang digunakan pejabat pembuat komitmen ( PPK ) sehingga, bangunan sisi kiri dan kanan dipasang diatas batu batu besar, tegasnya.

    Hanya saja, pengalaman selama ini, belum ada diketahui aturan, pembangunan irigasi dibangun tanpa pondasi, ujarnya.

    Terkait hal tersebut diminta kepada PPK, berkenan memberikan penjelasan, apakah program percepatan peningkatan tata guna air irigasi kecil/ desa berupa peningkatan jaringan daerah irigasi Marsada desa Marsda Kec Sipirok Kab Tapsel, tutupnya.

    ( Tim ).

  • Proyek Siluman Ta 2025 Di Desa Padang Mandailing Garugur Dikerjakan Asal Asalan 

    Proyek Siluman Ta 2025 Di Desa Padang Mandailing Garugur Dikerjakan Asal Asalan 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Proyek siluman Ta 2025 di desa Padang Mandailing Garugur Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) dikerjakan asal asalan.

    Menurut para pekerja, bangunan itu adalah proyek irigasi tahun 2025, dananya bersumber dari dana desa ( DD ) Ta 2025.

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 02/10 ) menirukan bahasa para pekerja.

    Pantauan di lapangan pada Juli lalu, proyek irigasi tersebut dikerjakan tanpa pondasi, sebut Tohong.

    Celakanya lagi material pasir yang gunakan bukan pasir sungai, sehingga pasir yang digunakan para pekerja pasir yang sangat halus menyerupai tanah, ungkapnya.

    Diduga proyek siluman itu dikerjakan tidak sesuai dengan ketentuan, jadi pantas tidak dibuat papan nama proyek, ujarnya.

    Terkait hal tersebut telah dikonfirmasi kepada Kades Padang Mandailing Garugur, yang bersangkutan mengakui proyek tersebut adalah proyek DD Ta 2025, tutur Tohong.

    Saat ditanya volume proyek irigasi itu, sang Kades tidak berkenan memberikan penjelasan, terangnya.

    Disinggung soal pasir yang digunakan, Kades mengatakan pasir itu pasir sungai, yang dihanyutkan dari hulu sungai katanya, tersebut Tohong menirukan percakapan Kades.

    Terkait hal tersebut diminta Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) tidak tinggal diam, tutupnya.

    ( Tim )

  • Rianto SH MH Nakhoda Baru JMSI Sumut 2025–2030, Terpilih Aklamasi!

    Rianto SH MH Nakhoda Baru JMSI Sumut 2025–2030, Terpilih Aklamasi!

    Medan | Semangat baru menyelimuti organisasi media siber di Sumatera Utara! Rianto SH MH secara resmi didapuk sebagai Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara untuk periode 2025–2030. Pemilihan yang berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) di Grand City Hall Medan, Kamis (2/10/2025), berjalan sukses dan penuh keakraban.

    Pria yang hangat disapa Anto Genk ini menunjukkan popularitasnya di kalangan media siber. Ia terpilih secara aklamasi setelah meraup dukungan penuh dari seluruh pemilik suara sah. Dukungan solid ini datang dari Pengcab JMSI Tabagsel, Pengcab Medan, Pengcab Deliserdang, dan pengurus JMSI Sumut. Sebuah tanda kepercayaan yang luar biasa!

    Musda JMSI Sumut kali ini tak hanya fokus pada pemilihan, tapi juga dirangkai dengan Dialog Kebangsaan yang sangat relevan, mengusung tema literasi digital. Acara ini makin bergengsi dengan kehadiran narasumber hebat dari berbagai institusi, seperti Kejaksaan Tinggi Sumut (Yos Arnold Tarigan), Dinas Kominfo Medan (Arrahman Pane), dan Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra (Aripay Tambunan). Diskusi seru ini dipandu oleh moderator handal, Lia Anggia Nasution.

    Dalam sambutannya yang penuh visi, Rianto berjanji bahwa JMSI Sumut akan terus memperkuat peran vital media siber di tengah pesatnya laju perkembangan teknologi informasi saat ini.

    “Media harus hadir sebagai penjaga literasi, penyeimbang informasi, serta mitra strategis pemerintah dan masyarakat,” tegasnya, memberi penekanan pada peran media yang bertanggung jawab dan berdampak positif.

    Acara penting ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, termasuk Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Dewan Pembina JMSI Sumut Rahudman Harahap, perwakilan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), serta antusiasme dari mahasiswa dan pengurus JMSI dari berbagai kabupaten/kota.

    Sebagai pemanasan sebelum dialog kebangsaan, momen penting lainnya juga terlaksana, yakni pelantikan Pengcab JMSI Kota Medan, dengan Heri Prasetyo resmi memimpin sebagai ketua.

    Dengan estafet kepemimpinan baru di bawah nahkoda Rianto SH MH, harapan besar tersemat. JMSI Sumut diharapkan akan semakin solid, profesional, dan menjadi garda terdepan dalam mendorong literasi digital serta menjaga kualitas informasi publik yang kredibel di tengah hiruk pikuk era digital.

  • Proyek” Siluman “Ta 2025 Di Desa Padang Mandailing Garugur Dikerjakan Asal Asalan 

    Proyek” Siluman “Ta 2025 Di Desa Padang Mandailing Garugur Dikerjakan Asal Asalan 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Proyek siluman Ta 2025 di desa Padang Mandailing Garugur Kec Saipar Dolok Hole ( SDH ) Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) dikerjakan asal asalan.

    Menurut para pekerja, bangunan itu adalah proyek irigasi tahun 2025, dananya bersumber dari dana desa ( DD ) Ta 2025.

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 02/10 ) menirukan bahasa para pekerja.

    Pantauan di lapangan pada Juli lalu, proyek irigasi tersebut dikerjakan tanpa pondasi, sebut Tohong.

    Ini material pasir proyek irigasi DD Ta 2025

    Celakanya lagi material pasir yang gunakan bukan pasir sungai, sehingga pasir yang digunakan para pekerja pasir yang sangat halus menyerupai tanah, ungkapnya.

    Diduga proyek siluman itu dikerjakan tidak sesuai dengan ketentuan, jadi pantas tidak dibuat papan nama proyek, ujarnya.

    Terkait hal tersebut telah dikonfirmasi kepada Kades Padang Mandailing Garugur, yang bersangkutan mengakui proyek tersebut adalah proyek DD Ta 2025, tutur Tohong.

    Saat ditanya volume proyek irigasi itu, sang Kades tidak berkenan memberikan penjelasan, terangnya.

    Disinggung soal pasir yang digunakan, Kades mengatakan pasir itu pasir sungai, yang dihanyutkan dari hulu sungai katanya, tersebut Tohong menirukan percakapan Kades.

    Terkait hal tersebut diminta Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) tidak tinggal diam, tutupnya.

    ( Tim )

  • Disinyalir Kades Marsada Tapsel” Dipusaran” Pemotongan Dana BLT Ta 2025

    Disinyalir Kades Marsada Tapsel” Dipusaran” Pemotongan Dana BLT Ta 2025

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Disinyalir Kades Marsada Kec Sipirok Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) ” dipusaran” pemotongan dana bantuan langsung tunai ( BLT ) yang bersumber dari dana desa Ta 2025.

    Indikasi keterlibatan yang bersangkutan terungkap, setelah Kadus Anturmangan membagi langsung dari rumah ke rumah atau  door to door pada bulan Juni lalu.

    Demikian dituturkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 01/10 ).

    Dalam organisasi pemerintahan di republik ini, kebiasaannya bawahan atau staf tidak akan berani bertindak tanpa direstui pimpinan, ujarnya.

    Keberanian Kadus Anturmangan menyerahkan dana BLT dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2025 hanya Rp 240 ribu diyakini kesepakatan Kades dengan Kadus Anturmangan, tegasnya.

    Ini termasuk dugaan korupsi ” berjamaah” , jadi wajar Kades Marsada memilih ” membisu” sebagai jurus aman, sayangnya hal tersebut telah terendus, ungkapnya.

    Terkait hal tersebut, diminta kepada aparat penegak hukum ( APH ) memanggil dan memeriksa Kades dan Kadus, serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, sebab perbuatan melawan hukum tersebut adalah unsur sengaja, jadi tidak dapat ditolerir, tutup Tohong.

    ( Tim ).

  • Proyek Perkim Tapsel Ta 2024 Hancur, Diduga Hati PPK ”  Tertutup”  Demi Jabatan 

    Proyek Perkim Tapsel Ta 2024 Hancur, Diduga Hati PPK ”  Tertutup”  Demi Jabatan 

    Tapsel,

    mediatribunsumut.com

    Proyek Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ( Perkim ) Tapanuli Selatan ( Tapsel ) Ta 2024 di desa Lantosan Rogas hancur, diduga hati pejabat pembuat komitmen ( PPK ) ” tertutup ” demi jabatan.

    Akibatnya, PPK mengambil jurusan ” tutup mata, tutup telinga” dan ” tebakan muka” demi jabatan dan rupiah.

    Demikian tudingan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar menyikapi kearoganan sang PPK kepada mediatribunsumut.com melalui telepon WhatsApp ( 30/09 ).

    Jika oreantasinya uang, uang dan uang ditambah jabatan, jangan heran, tumbalnya adalah proyek tidak beres, salah satunya di proyek rabat beton di desa Lantosan Rogas Kec Angkola Timur, pondasinya gantung, beton pengikat atau penutup badan jalan hancur, tegasnya.

    Kondisi proyek salah satu bukti yang tak terbantahkan indikasi ” permainan”, celakanya hati PPK bergeming, seolah hidup selamanya dan tidak dipertanggung jawabkan sampai akhirat, tandasnya.

    Integritas PPK proyek tersebut disinyalir ” lenyap” barang kali yang tersisa, menciptakan strategi baru agar mulus” merampok ” uang negara, sebutnya.

    Proyek hancur sebelum waktunya, bagi PPK tidak menjadi masalah, apa lagi pengawasan ” mandul” atau ” dilumpuhkan rupiah”, benar-benar celaka, tegasnya.

    Diminta kepada aparat penegak hukum ( APH ) tidak tinggal diam, setidaknya issu pemanggilan PPK yang beredar beberapa waktu lalu adalah bukti keseriusan APH dalam menegakkan hukum tindak pidana korupsi, tutupnya.

    ( Tim ).

  • Pujian Membara dari Bobby Nasution! Kejurda Bola Tangan Perdana ABTI Sumut Sukses Besar

    Pujian Membara dari Bobby Nasution! Kejurda Bola Tangan Perdana ABTI Sumut Sukses Besar

    Deli Serdang, Media TribunSumut – Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Utara (Sumut) menggebrak! Mereka berhasil menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) perdana yang memperebutkan Piala Gubernur. Keberhasilan gemilang ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution.

    ABTI Sumut tergolong ‘anak baru’ di gelanggang olahraga, sebab mereka baru terbentuk sekitar enam bulan. Meski begitu, semangat mereka luar biasa! ABTI Sumut sudah berhasil membentuk 22 kepengurusan tingkat kabupaten/kota dan langsung tancap gas menggelar Kejurda.

    “Baru sekitar enam bulan terbentuk, tetapi kepengurusannya sudah mantap dan bisa menggelar Kejurda, ini luar biasa dan patut kita apresiasi,” kata Bobby Nasution dengan bangga usai membuka Kerjurda Bola Tangan Provinsi Sumut 2025 di GOR Futsal Dispora Sumut, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Selasa (23/9/2025).

    Kejurda Bola Tangan yang pertama ini diikuti oleh 19 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sumut. Bobby Nasution berharap, ajang ini menjadi lumbung emas untuk menjaring atlet-atlet muda Sumut yang bertalenta dan berkualitas.

    “Tujuan utamanya itu, kita dapat atlet-atlet muda bertalenta dan berkualitas dari event ini, kemudian olahraga ini juga semakin populer di masyarakat dan semakin banyak peminat,” tegas Bobby Nasution, penuh harapan.

    Di tempat yang sama, Ketua ABTI Sumut, Hendra Cipta, mengungkapkan target mendesak mereka adalah meraih hasil maksimal di Kejurnas Bola Tangan di Pontianak. Setelah itu, ABTI Sumut akan fokus penuh mempersiapkan tim terbaik untuk PON 2028 di NTB-NTT.

    “Oktober kita akan kirim tim ke Pontianak untuk Kejurnas, mudah-mudahan di sana kita mendapat hasil terbaik dan selanjutnya tim untuk PON 2028, kita doakan bersama semua berjalan dengan baik,” ujar Hendra, memohon doa restu.

    Acara pembukaan Kejurda Bola Tangan Pemprov Sumut 2025 ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Kadispora Sumut Mahfullah Pratama Daulay, Kadis Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, dan OPD terkait lainnya. Tak ketinggalan, hadir juga Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, pengurus ABTI kabupaten/kota, serta para atlet peserta Kejurda yang siap mengukir prestasi. (Red)