Blog

  • Pemdes Desa Sekip , Contoh Nyata Peduli Kepada Warga Dengan Data langsung Kerumah Warga Untuk KIS

    Pemdes Desa Sekip , Contoh Nyata Peduli Kepada Warga Dengan Data langsung Kerumah Warga Untuk KIS

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

    KIS ( kartu indonesia sehat) dikenal sebagai kartu yang memberikan jaminan kesehatan untuk warga miskin dan kurang mampu yang awalnya dirujukan penyandang masalah kesejateraan sosial( PMKS) yang belum terdaftar sebagi peserta bpjs, manfaatnya kartu kis ini adalah agar warga miskin mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.

    Kasi Pemerintahan Desa Sekip Muhammad Ali pada warga mengatakan,

    “KIS ini sebenarnya tidak harus melakukan pendaftaran karna kartu ini akan ditribusikan oleh BPJS Kesehatan ke Puskesmas Puskesmas di seluruh Desa desa dan Kelurahan dan penerima KIS ini adalah fakir miskin dan warga kurang mampu berdasarkan pendataan program perlindungan sosial( PPLS) tahun 2011 yang sudah divalidasi dan berdasarkan basis data terpadu yang dibangun dari sensus penduduk,” terang Ali.

    Muhammad Ali juga mengatakan kepada awak media bahwa ini sudah merupakan tugas kami sebagai pelayan masyarakat.

    Sementara itu seorang bernama Aidil senang melihat Pemdes Desa Sekip yang mau langsung mendata kerumah dan membantu warganya.

    “Terima kasih buat Pemdes Sekip yang turun langsung kerumah warga untuk pendataan,” ungkap Aidil.

    (Red)

  • Dugaan Korupsi BOS Afirmasi 2019 Dan Reguler Di SMPN 3 Pantai Labu Terkuak, Disdik DS Jangan Bungkam

    Dugaan Korupsi BOS Afirmasi 2019 Dan Reguler Di SMPN 3 Pantai Labu Terkuak, Disdik DS Jangan Bungkam

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Terkiat dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah ( BOS  ) Afirmasi Ta 2019 dan BOS reguler yang dikucurkan ke SMPN 3 Pantai Labu kab Deli Serdang terkuak, Dinas Pendidikan Kab Deli Serdang ( Disdik DS ) diminta tidak bungkam.

    Terbongkarnya dugaan permainan Dana BOS Afirmasi Ta 2019 di SMPN 3 Pantai Labu,  setelah kepala sekolah Zelfriyan dikonfirmasi awak media ini beberapa hari lalu tepatnya pada (  10/12 ).

    Kepada awak media ini, Kasek dengan tegas mengatakan bahwa tablet yang dibelanjakan bersumber dari BOS Afirmasi Ta 2019 sebanyak 100 unit.

    Dengan demikian kepala sekolah terindikasi menyelewengkan Dana BOS Rp 54 juta, ini tidak bisa dibiarkan.

    Akibatnya 27 jumlah siswa sasaran tidak dapat menikmati pasilitas pemerintah yang diperintukkan kepada peserta didik yang berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar ( 3 T ) hanya karena ulah serakah kepala sekolah yang notabene guru yang sedianya menjadi pendidik yang berbudi pekerti.

    Kepala sekolah pindah menjadi alasan klasik, karena bisa jadi setelah lolos mengkorup uang negara lantas diambil solusi pindah tugas untuk mencari aman, maka bila hal itu yang terjadi diyakini keputusan yang diambil salah besar.

    Sebagai catatan Dana BOS Afirmasi Ta 2019 dialokasikan Rp 10 M lebih yang dipentukkan kepada 127 sekolah tingkat dasar dan menengah dengan besaran berpariasi.

    Selain BOS reguler yang dialokasikan ke SMPN 3 Pantai Labu  yang diperuntukkan untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh Peserta Didik pada satuan pendidikan menengah di Ta 2022 pagu lebih kurang Rp  300 juta.

    Sebagaimana juknis BOS Reguler Ta 2022 pasal 26 ayat 1 komponen penggunaan Dana BOS Reguler huruf h pemeliharaan sarpras.

    Pengakuan kepala SMPN 3 Zelfriyan tidak mengetahui berapa dialokasikan untuk pemeliharaan sarpras sulit diterima akal sehat.

    Terkait dengan hal tersebut awak media ini telah konfirmasi via whatsApp Kasi SMP Dinas Pendidikan Deli Serdang pada ( 12/12 ) namun sampai berita ini dikirim yang bersangkutan belum memberikan penjelasan. ( Tim /Red )

  • Dugaan Fee Proyek 20 s/ d 21% Di Lingkungan Pemkab Tapsel Menyeruak

    Dugaan Fee Proyek 20 s/ d 21% Di Lingkungan Pemkab Tapsel Menyeruak

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Dugaan fee proyek Ta 2022 santer dibicarakan, informasinya 20 s/d 21% di lingkungan pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (  pemkab Tapsel  ) menyeruak.

    Santer dihembuskan, bahkan pihak penyedia barang dan jasa nimbrung dalam informasi itu, bahkan tidak menepisnya hanya saja kabar fee proyek Ta 2022 berparisasi dikisaran 20-21%.

    Demikian ditegaskan aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH  ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini ( 13/12 ) di P. Sidempuan.

    Informasi tersebut diyakini kebenarannya, apa lagi yang berkomentar pihak penyedia, artinya pelaku dan atau korban dalam pengadaaan barang dan jasa,  ujar Hadi.

    Kalau tidak dialaminya, tidaklah segamblang itu yang bersangkutan berkoar koar di tempat ramai,  sebut Hadi.

    Taruhannya adalah kualitas proyek, lihat dan buktikan saja setelah beberapa bulan selesai kegiatan, lagian fee proyek itu bukan tahun ini saja, ini sudah menjadi rahasia umum dikalangan pengelolaa kegiatan, ungkap Hadi menirukan bahasa seorang penyedia.

    Kalau beberapa tahun belakangan memang belum menyentuh angka puluhan masih hitungan belasan, tetapi tahun ini luar biasa, mencapai 20 % s/d 21%, makanya gaung fee ini begitu santer, beber Hadi. ( Red  ).

  • Kapolres Tapsel Didesak Tangkap Dan Penjarakan Pembalak Hutan Register Di Tamtom Angkola.

    Kapolres Tapsel Didesak Tangkap Dan Penjarakan Pembalak Hutan Register Di Tamtom Angkola.

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Kapolres Tapanuli Selatan ( Tapsel  ) didesak Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH  ), tangkap dan penjarakan pembalak liar hutan Register di Kelurahan Panabari Hutatonga Kec Tano Tombangan Angkola ( Tantom Angkola  ).

    Aktivitas penebangan liar di dearah tersebut berlangsung, namun sampai saat ini ( 13/12 ) Kapolres Tapsel belum terlihat melakukan tindakan.

    Demikian ditegaskan aktivis AMPUH Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini pada ( 13/12 ) di P. Sidempuan menyoal keseriusan Kapolres Tapsel menyeret para pelaku ke meja hukum.

    Cukong kayu masih nyaman dan aman melancarkan penebangan liar di hutan Register, lantas kemana power Polres Tapsel untuk melindungi hutan Register di wilayah hukumnya, ujar Hadi.

    Kalau bicara tidak mengetahui, itu benar benar naib, bukankah ada orang orangnya di lapangan, jadi sulit diyakini kebenarannya,ungkap Hadi.

    Terkecuali pura pura tidak tau, itu lain hal, namun yang pasti ini tantangan kepada Kapolres Tapsel sejauhmana komitmen melawan para pengusaha yang merampok dan menghabisi hutan Register, tandas Hadi.

    Secara hukum hutan Register harus dilindungi bukan ditebang liar, sekali lagi AMPUH mendesak tangkap dan penjarakan pelaku pembalak liar yang semakin merajalela di kecamatan tersebut, sebut Hadi.  ( SL  ).

  • Pancasila Perekat Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

    Pancasila Perekat Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

    Medan, mediatribunsumut.com

    Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( Ketum PWRI  ) Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn menegaskan Pancasila perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Pada masa sebelum dikumandangkan nya kemerdekaan Indonesia, lewat satu kelompok yang bernama Panitia Persiapan Kemerdekaa Indonesia ( PPKI ) ada tiga anak bangsa yang cerdas dan menjadi tokoh bangsa Indonesia hingga kini yaitu ; Ir. Soekarno, M Yamin dan Soepomo.

    Terbentuklah Lima Sila sebagai dasar acuan berbangsa dan bernegara yang hingga detik ini, yaitu PANCASILA.

    Pancasila menjadi satu prasasti dan tolok ukur peradaban Bangsa Indonesia yang selalu harus ditanamkan di semua lapisan rakyat Indonesia dimasa kini, masa yang akan datang dan hingga dunia ini berakhir, ungkapnya.

    Nusantara memiliki kekayaan budaya yang berbudi pekerti luhur serta memiliki nilai – nilai kehidupan yang tinggi dan menjadi dasar berdirinya bangsa Indonesia serta sebagai dasar kemajuan Bangsa ini dimasa – masa yang akan datang.

    Ketum PWRI Dr SurIyanto

    Merekonstruksi sebuah konstruksi pemikiran dari perjalanan sejarah sebuah bangsa, adalah sesuatu yang sangat menarik dan menantang, ujarnya.

    Kita akan terprovokasi dengan gagasan-gagasan baru, bagaimana membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

    Kekuatan gagasan, yang kerapkali sebenarnya sederhana saja sepanjang mengikuti garis logika – membuka pikiran, membuka pintu bagi trouble shooting. Pemecahan masalah, seringkali terjadi dengan cara dan pikiran sederhana, terang Ketum PWRI.

    Ada kalanya sebuah pemikiran tidak terformulasi secara sekaligus dalam satu masa, melainkan terkadang terserak-serak dalam moment-moment yang tidak beraturan dan sering kali, bahkan muncul secara sporadic, tidak terencana.

    Kembali pada tujuan kita dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, disadari atau tidak, kita telah abai terhadap perjuangan para leluhur pendahulu kita, pendiri republik ini. Ruh dalam hidup berbangsa dan bernegara nyaris hilang, hanya tinggal sisa-sisa bayangan tanpa makna.

    Manakala kita abai dan melupakan sejarah, maka kita akan kehilangan kompas hendak kemana kita menuju. Ini berlaku tidak hanya pada diri kita selaku individu, namun apalagi sebagai bangsa, aspek sejarah dan kesejarahan menjadi sangat penting dan mutlak dibutuhkan dalam mencari sandaran dan pegangan di kala kita merasa telah kehilangan pegangan atau kehilangan orientasi ketika kita menghadapi berbagai masalah yang menyentuh dan mengoyak kesadaran kita sebagai bangsa.

    Indonesia, adalah sebuah bangsa dan Negara yang besar yang telah melalui perjalanan sejarah yang sangat panjang, bahkan ribuan tahun yang lalu, eksistensi manusia yang menempati gugusan pulau di antara ( Nusa – antara, Nusantara ) dan benua ( Asia dan Australia ) dan dua Samudera ( Hindia dan Pasifik ), sudah eksis dan telah melahirkan peradaban yang sangat besar.

    Kebesaran kita, sebagai sebuah bangsa, kini mulai dipertanyakan kembali. Hal ini terlihat, dengan mulai lunturnya nasionalisme kita, memudarnya komitmen kebangsaan kita. Dan rasa senasib, sepenanggungan kita dalam rumah besar Indonesia, mulai terkoyak. Sebagai anak bangsa, kita nyaris tidak percaya kepada kekuatan diri sebagai suatua bangsa, kita seakan tidak dapat berdiri sebagai bangsa yang merdeka.

    Kita seperti berada dalam sebuah ruang yang gelap gulita. Berada dalam sebuah ruang gelap, cenderung menghadirkan rasa bingung, bahkan kepanikan. Tanpa pengenalan ruang, orang sulit, bahkan mungkin tak kan tahu apa yang harus dilakukan di dalam kegelapan itu.

    Namun, begitu ada  yang menemukan tombol penerangan, menyalakan lampu, efek cahaya akan memicu pemikiran, inspirasi dan kreatifitas mengenai apa yang harus dilakukan.

    Analoginya, bila di atengah kekalutan situasi dalam kehidupan, tiba-tiba ada yang berfikir jernih dan menyampaikan gagasan-gagasan, pintu solusi akan terbuka.

    Inilah the power of idea.Gagasan adalah cahaya yang akan menembus kegelapan.

    Pentingnya kita merekonstruksi kembali komitmen kebangsaan kita, jangan larut menjadi generasi yang durhaka. Negeri ini, diamanahkan oleh Tuhan, melalui leluhur kita pendiri bangsa ini, untuk kita, untuk anak cucu kita, dan generasi-generasi setelahnya.

    Oleh karena itu kita perlu merawat kebangsaan ini. Kita adalah negara yang sangat unik, terdiri dari keberagaman dan keberagaman itu merupakan satu kekayaan bagi kita.

    Indonesia memiliki banyak keragaman, di antaranya ratusan suku, agama, dan bahasa lokal. Keragaman itu bisa tetap membuat Indonesia bersatu sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kendati demikian, bangsa Indonesia tetap perlu waspada karena perbedaan itu juga mengandung potensi konflik, yang dapat berujung pada perpecahan.

    Oleh karena itu,  pentingnya masyarakat mengedepankan nilai-nilai dan kepentingan bersama menjalani hidup dalam satu bangsa.

    Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, budaya, dan bahasa sudah sejak dulu memiliki sikap saling menghormati. Hal itu telah terbukti dengan kelahiran Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

    Namun saat ini bangsa Indonesia sedang diuji kedewasaan dan keragamannya dengan maraknya kasus intoleransi dan berbagai kasus SARA.

    Salah satu perekat nasionalisme adalah kebhinekaan. Sayang semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang diagungkan dan digaungkan sejak dahulu oleh para pendiri bangsa, tampaknya mulai tidak dipahami dan hanya sebatas ucapan.

    Dalam konteks Indonesia, sebagai salah satu representasi keberagaman mayarakat dapat dilihat pada proses dan dampak dari berbagai gejolak sosiokultural dan politik yang terjadi.
    Adanya konflik sektoral dan horizontal mengancam cita-cita kebhinekaan, dan keberagaman bangsa Indonesia.

    Bangsa Indonesia harus memahami keberagaman yang ada dan harus merawatnya, yaitu dengan mempunyai sikap egaliter dan toleran. Karena negara Indonesia adalah negara yang plural, sudah sepantasnya masyarakat Indonesia menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ).

    Adapun upaya menyelesaikan permasalahan keberagaman dapat dilakukan dengan menjunjung tinggi Pancasila dan merealisasikan nilai-nilainya. Dengan demikian, sikap saling menghargai, egaliter, dan toleran harus dimiliki seluruh warga Indonesia.

    Pancasila sebagai dasar negara memiliki kedudukan tertinggi. Pancasila dibuat oleh pendiri bangsa Indonesia dengan penuh kehati-hatian memperhatikan baik buruknya. Para pendiri bangsa Indonesia tentunya tidak sembarang dalam membuat dasar negara.

    Negara ini, Republik Indonesia, bukan milik kelompok mana pun, tidak juga milik agama apa pun, ataupun kelompok etnis, bukan milik kelompokmu dengan budaya atau tradisi, tetapi milik kita dari Sabang sampai Merauke.

    Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan.

    Kalau bangsa kita, Indonesia walaupun bambu runcing, saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia masak untuk merdeka, tutup Ketum PWRI. ( Red  ).

  • Pasca Hujan 4 Hari Tak Henti, Camat Batang Kuis Tinjau Lokasi Terdampak Banjir

    Pasca Hujan 4 Hari Tak Henti, Camat Batang Kuis Tinjau Lokasi Terdampak Banjir

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Pasca hujan empat hari empat malam tak berhenti,  Camat Batang Kuis Rio Laka Dewa S.STP. MAP meninjau lokasi terdampak banjir pada Senin ( 12/12 ).

    Camat Batang Kuis memonitoring sejumlah titik banjir diantara SD 104231 dsn 1 SD 107416 Dsn V Desa Sugiharjo.

    Camat Batang Kuis di sela sela kunjungannya melihat situasi banjir, beliau menyampaikan harapan, ika terjadi sesuatu di desa baik itu bencana ataupun kejadian atau peristiwa apapun jangan Camat yang mengetahui terlebih dahulu ketimbang Kepala Desa atau kepala dusun.

    Dan segera melaporkan apa yang terjadi dan cari tau sebab, akibat dan solusi yang bisa dilakukan, ujar Camat

    Muspuda meninjau lokasi banjir

    Camat Batang Kuis bersama Kasi Trantib “H Gaza, Kupt Wil 3 dinas PU “Pendi Siregar”, Kepala Desa Sugiharjo.
    Hariadi Putra, Babinsa “S.Sembiring”
    , Babinkamtibmas “Aiptu Bayu”
    , Ka.SD 104231 “Rahmah”
    ,  Kadus 1 sampai 5 Sugiharjo
    ,Guru guru SD,  BPD/LPM, FKDM Batang Kuis menyampaikan bahwa Hari ini pak Wakil Bupati Deli Serdang ” Ali Yusuf Siregar” akan menyempatkan meninjau langsung banjir di desa sugiharjo.

    Sementara rumah warga yang terendam banjir ketinggiannya mencapai 20 hingga 50 cm.

    Akibat sekolah tersebut tergenang banjir, kepala sekolah Rahmah menyampaikan kepada Camat Batang Kuis mengambil kebijakan untuk meliburkan anak didiknya.

    Sementara Kepala Desa Sugiharjo “Hariadi Putra” banjir yang kerap kali terjadi di desa sugiharjo adalah di sebabkan karna parit 12 (dua belas) satu satunya sebagai aliran air dari desa desa yang di hulu terlalu kecil, sehingga tidak sanggup menampung debit air yang datang dari desa di atasnya, sehingga meluap ke perkampungan khususnya desa sugiharjo. ( Red  )

  • AMPUH Akan Laporkan Kabag Umum, Kabag Persidangan, Kabag Keuangan DPRD Tapsel

    AMPUH Akan Laporkan Kabag Umum, Kabag Persidangan, Kabag Keuangan DPRD Tapsel

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Aliansi Masyarakat Peeduli Hukum ( AMPUH  ) akan laporkan Kabag Umum, Kabag Persidangan dan Kabag Keuangan sekretariat DPRD Tapanuli Selatan ( Tapsel  ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut  ).

    Terkait dengan anggaran yang ada di tiga Bagian sekretariat DPRD Tapsel yang setiap tahun dinilai cukup pantastis sedang itu diduga belum tersentuh hukum.

    Demikian ditegaskan aktivis AMPUH Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini pada ( 12/12 ) di P. Sidempuan.

    Tidak hanya anggarannya yang ” waah ” tetapi pengelolaannya pun disinyalir sarat dengan permainan, namun sampai saat ini belum pernah laporan tersebut ke aparat penegak hukum ( APH  ), ungkap Hadi.

    Persoalan ini tidak boleh dianggap remeh atau enteng, masalahnya kegiatan ini rutin setiap tahun dan terindikasi menjadi lahan empuk untuk meraup keuntungan, sebut Hadi.

    Karena itu, AMPUH dalam waktu dekat akan menyerahkan ke APH bila berkasnya rampung disusun,  tutupnya. ( SL  ).

  • Kapolres Tapsel Diminta Agar Tertibkan Illegal Logging di Tapsel

    Kapolres Tapsel Diminta Agar Tertibkan Illegal Logging di Tapsel

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Kapolres Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel  ) diminta agar menertibkan ilegal logging di wilayah hukum Polres Tapsel.

    Pasalnya dari hasil pantauan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH  ) persoalan ilegal loging kurang mendapat perhatian dari Polres Tapsel.

    Demikian ditegaskan aktivis AMPUH Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini ( 12/12 ) di P. Sidempuan terkait masih maraknya penebangan kayu tanpa izin.

    AMPUH menyikapi ini adalah persoalan penegakan hukum di wilayah hukum Polres Tapsel, ungkap Hadi.

    Kalau pihak Polres Tapsel mau serius kami dari AMPUH siap turun bersama kelapangan, maksudnya AMPUH akan menunjukkan lokasinya, tegas Hadi.

    Ini persoalan serius, penegakan hukum, para cukong kayu tidak boleh berleha leha dan menertawakan hukum tumpul kepada yang berduit, tandasnya. ( SL  )

  • 1.244 Mahasiswa Berhasil Menuntaskan Pendidikan Di UDA Dan APP Darma Agung

    1.244 Mahasiswa Berhasil Menuntaskan Pendidikan Di UDA Dan APP Darma Agung

    Medan, mediatribunsumut.com

    1.244 mahasiswa berhasil menuntaskan pendidikan di Universitas Darma Agung ( UDA  ) dan  Akademi Pariwisata dan Perhotelan (APP) Darma Agung, yang diwisuda pada (10/12 ) di Aula Pardede Hall, Jl. TD Pardede, Medan.

    Berikut rincian calon wisudawan dan wisudawati, 1.185 untuk mahasiswa UDA dan 59 mahasiswa APP Darma Agung.

    Kegiatan yang dibuka langsung Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) Partahi Siregar, SH tersebut, Perwakilan Gubernur, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Zumri Sulthony S.Sos, M.Si, CHE, perwakilan Kapoldasu, perwakilan Pangdam I/BB, Rektor UDA Dr Irene Silviani, MSP, Direktris APP Darma Agung Nirwaty Tarigan, SE, MM, orangtua wisudawan, para tamu undangan serta Kepala Lembaga Layanan DIKTI Wilayah I Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si hadir secara dalam jaringan ( daring ).

    Ketua Umum YPDA Partahi Siregar, SH mengawali sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh orang tua dari wisudawan karena telah berhasil menuntaskan satu fase yang membanggakan.

    Hari ini  menjadi satu hari yang menjadi catatan dalam sejarah kehidupan wisudawan/ti yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada program Diploma, Sarjana dan Magister di Universitas Darma Agung dan APP Darma Agung ini. Saya hendak mengingatkan bahwasanya keberhasilan ini merupakan langkah awal bagi para wisudawan/ti untuk terus dapat mengembangkan diri sekalipun tidak lagi berada di dalam lingkungan kampus,” ungkapnya.

    Selain menyadari banyaknya kekurangan pihak kampus, Partahi mengaku akan menjadikan setiap pendapat menjadi masukan demi perbaikan di masa yang akan datang.

    Tak lupa pula ia berterima kasih Kepada LL-DIKTI wilayah I yang tak henti-hentinya memberikan pembinaan dan pengawasan bagi institusi YPDA selama ini.

    Dengan harapan di masa yang akan datang pembinaan ini terus dapat diberikan guna menjadikan institusi kami menjadi lebih kredibel dan berdaya saing. Melalui kesempatan ini juga kami pengurus Yayasan Perguruan Darma Agung berterimakasih kepada seluruh komponen steakholder yang telah terlibat baik pemerintah ataupun swasta dalam upaya pembangunan dan kemajuan bagi kedua institusi yang menyelenggarakan wisuda pada hari ini,” ucapnya

    Kepala Lembaga Layanan DIKTI Wilayah I, Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dalam kata sambutannya yang disampaikan secara daring juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan/ti yang telah berhasil menuntaskan pendidikannya di tiap strata dan akhirnya bisa mengikuti acara wisuda sebagai hari yang istimewa.

    Hal senada, ” Ibnu Hajar ” menyapaiakn selamat kepada UDA dan APP Darma Agung. Semoga institusi ini terus maju berkembang.

    Rektor UDA Dr Irene Silviani, MSP mengaku bangga karena momen sakral ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh jenjang pendidikan.

    Wsuda kali ini Universitas Darma Agung menghasilkan lulusan sebanyak 1.185 orang (Program Pasca Sarjana, Sarjana, dan Ahli Madya) setelah berhasil menyelesaikan studinya dan telah memenuhi semua persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Kepada para Wisudawan/ti, rektor atas nama Civitas Akademika UDA, turut mengucapkan selamat atas berhasilnya menyelesaikan pendidikan di kampus Universitas Darma Agung.

    Diuraikannya, dalam wisuda kali ini ada 8 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana menghasilkan lulusan sebanyak 1.064 orang Strata 1 dan 3 orang Diploma III serta, program Pascasarjana.

    Total wisudawan Pasca Sarjana sebanyak 118 orang, rinciannya ; Magister Ilmu Hukum 55 orang, Magister Ilmu Pemerintahan 20 orang, Magister Manajemen 41 orang dan Magister Agribisnis 2 orang.

    Sedangkan untuk S1 dan D-3 meliputi :
    Ilmu Sosial & Ilmu Politik  sebanyak 83 orang. Rinciannya Ilmu Pemerintahan 61 orang dan Ilmu Komunikasi 22 orang
    Ilmu Hukum 313 orang.Ilmu Ekonomi Akuntansi dan Manajemen S1 sebanyak 143 orang dan D-3 Akuntansi sebanyak 3 orang. Teknik sebanyak 317 wisudawan meliputi Teknik Sipil sebanyak 145 orang, Teknik Elektro 33 orang dan Teknik Mesin 139 orang.

    Untuk FKIP PPKN dan Pendidikan Fisika sebanyak 49 orang. Pertanian untuk jurusan Agroteknologi 41 orang dan Agribisnis 28 orang. Sastra Inggris 34 orang. Ilmu Keperawatan total 56 wisudawan, rinciannya Ilmu Keperawatan  29 orang dan Profesi Ners 27 orang.

    “Pada kesempatan ini, di antara lulusan yang diwisuda pada hari ini, akan saya perkenalkan 14 orang lulusan terbaik atau berprestasi, yaitu 1 wisudawan tingkat Universitas dan 9 wisudawan tingkat Fakultas serta 4 orang wisudawan tingkat Magister sehingga ditetapkan sebagai wisudawan terbaik pada wisuda Tahun 2022,” ujar Irene.

    14 wisudawan/wisudawati terbaik tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Budi Dharma Magister Ilmu Pemerintahan NPM 20013121002 dengan IPK 3,91
    2. Arjun Nainggolan Magister Hukum NPM 20021121033 dengan IPK 4,00
    3. Venny Fraya Hartin Nasution Magister Manajemen NPM 20033120013 dengan IPK 4,00
    4. Leonardus H. Manao Magister Agribisnis NPM 19061121003 dengan IPK 4,00

    Wisudawan Terbaik Tingkat Fakultas
    1. Sylvia Haryanti Fisip Ilmu Komunikasi NPM 18012111014 dengan IPK 3,79
    2. Nita Safira Panjaitan Hukum Ilmu Hukum NPM 18021111149 dengan IPK 3,77
    3. Kristina Panjaitan Ekonomi Akuntansi (S1) NPM 18031111013 dengan IPK 3,86
    4. Buriani Paulina Sinambela Ekonomi Akuntansi (D3) NPM 19031161005 dengan IPK 3,48
    5. Ojak L. Sihotang Teknik Teknik Sipil NLM 18041111009 dengan IPK 3,44
    6. Tuwinda Service Laia FKIP Pendidikan Fisika NPM 18053111013 dengan IPK 3,77
    7. Sozanolo Laia Pertanian Agroteknologi NPM 18061111010 dengan IPK 3,63
    8. Hanna Putri Halawa Sastra Inggris NPM 18071111005 dengan IPK 3,60
    9. Angelin Gulo FIK Ilmu Keperawatan NPM 18081111002 dengan IPK 3,86

    Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas
    1. Kristina Panjaitan Ekonomi Akuntansi NPM 1803111013 dengan IPK 3,86

    Irene Silviani juga menjelaskan bahwa lulusan UDA telah banyak yang berhasil, baik di bidang pemerintahan, politik maupun wirausahawan. Hubungan Universitas Darma Agung dengan Alumni selalu harmonis dan bahkan setiap Fakultas telah membentuk Ikatan Alumni masing-masing dan setiap tahun aktif mengadakan berbagai kegiatan yang dapat mengeratkan hubungan antara alumni dan Fakultas.

    “Oleh karena itu kami berharap lulusan yang diwisuda hari ini tidak akan melupakan almamaternya, tetapi harus bisa menjadi mitra kami untuk memajukan Universitas Darma Agung yang kita cintai ini. Pada tahun 2022 ini, jumlah mahasiswa Universitas Darma Agung semakin bertambah, oleh karena itu, kita telah menambah tenaga administrasi, dan dosen agar dapat memenuhi tuntutan pelayanan yang maksimal. Selain penambahan dosen dan pegawai, Universitas Darma Agung kini sedang menugas belajarkan 18 orang dosen untuk mengikuti pendidikan di program S3 dan direncakan akan terus ditingkatkan di tahun yang akan datang,” urainya.

    Dalam menghadapi era industri 4.0, lanjut Irene, Universitas Darma Agung menunjukkan eksistensinya dengan melakukan perubahan yang signifikan secara keberlanjutan dan berkesinambungan.

    “Sebagai wujud nyata untuk merealisasikan visinya, Universitas Darma Agung juga akan memulai sistem pembelajaran yang lebih maksimal lagi melalui ketersediaan Learning Management System (LMS) yang pada tahun ajaran ini akan diberlakukan. Ini menunjukkan kesungguhan Universitas Darma Agung dalam meningkatkan mutu melalui layanan Pendidikan terbaik bagi seluruh sivitas akademika-nya,” pungkas Irene seraya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum YPDA dan orangtua wisudawan.

    Senada juga diungkapkan Direktris APP Darma Agung Nirwaty Tarigan, SE, MM yang mengaku bangga hari ini anak didiknya sebanyak 59 orang tercatat sebagai wisudawan. Mereka terdiri dari 50 orang wisudawan Program Studi Perhotelan dan 9 orang wisudawan Program Studi Usaha Perjalanan Wisata.

    “Wisuda merupakan dua peristiwa penting dalam kehidupan para wisudawan. Peristiwa penting pertama adalah bahwa wisuda merupakan akhir dari perjuangan saudara di kampus, dan kedua adalah merupakan awal memasuki perjuangan baru di tengah-tengah masyarakat atau menciptakan lapangan kerja di masyarakat. Saudara harus bekerja keras karena cepatnya pertumbuhan lulusan pendidikan tinggi, tidak selalu diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja,” tandasnya.

    Dijelaskan Nirwaty, dari 59 orang wisudawan ada 2 orang wisudawan terbaik.
    1. Nama : Melani br Silalahi
    Program Studi : Perhotelan
    NPM : 19014080540006
    IPK : 3,75

    2. Nama : Setia Wati
    Program Studi : Usaha Perjalanan Wisata
    NPM : 19014080530002
    IPK : 3,77

    Usai kata sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan dan penyerahan piagam penghargaan kepada wisudawan/i terbaik fakultas UDA yang dilakukan Wakil Rektor UDA Dr Mhd. Ansori Lubis, SH, M.Hum, pemberian piagam penghargaan kepada wisudawan terbaik oleh Rektor UDA Dr Irene Silviani, MSP dan pemberian piagam penghargaan kepada wisudawan/i terbaik yang diserahkan Direktur APP Darma Agung Nirwaty Tarigan, SE, MM. ( Red  )

  • Walau Hujan,  Tak Surutkan Perayaan Natal, Kades Medan Estate Jalin Kerukunan Ummat Beragama

    Walau Hujan,  Tak Surutkan Perayaan Natal, Kades Medan Estate Jalin Kerukunan Ummat Beragama

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Walau hujan tidak berhenti tiga hari terakhir ini, namun tak menyurutkan perayaan Natal tahun 2022, Kepala Desa Medan Estate mengajak tetap menjalin kerukunan ummat beragama.

    Kendati hujan mengguyur, tidaklah menjadi penghalang buat kepala desa Medan Estate untuk menghadiri undangan perayaan Natal di desa Medan Estate tahun ini,  tepatnya pada ( 10/12 ) yang dilaksanakan STM Toba Nauli, STM Saroha, STM Sejahtera dan STM Aspol.

    Kades Medan Estate Asdat Lubis dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada warganya yang merayakan Natal tahun ini setelah dua tahun ini tertunda karena pandemi covid19 melanda Indonesia.

    Kali ini, saat perayaan Natal pun kita kedatangan berkat yakni hujan selama tiga hari, tetapi saya melihat semangat untuk merayakan Natal tidak kendor, ujar Asdat Lubis.

    Itulah yang saya lihat, semangat Natal kali ini yang dilaksanakan STM Toba Nauli, STM Saroha, STM Sejahtera dan STM Aspol, tuturnya.

    Semoga dalam semangat Natal kali ini membawa kedamaian yang lebih baik dan kedepannya, mari kita bangun desa yang kita cintai ini, ajak Kades Medan Estate.

    Sekali lagi mari kita sama sama menjaga silaturahmi antar umat beragama di desa kita ini, imbuh Kades Asdat Lubis yang disambut warga dengan tepuk tangan.

    Kades Medan Estate pun berpesan kepada kaum muda generasi penerus bangs untuk tetap semangat dan rajin belajar.

    Kiranya kedepan dapat menduduki jabatan yang ada di negara kita ini, ungkapnya dihadapan, Ibu Nurli Nst. Ketua PKK desa Medan estate, Kadus Satu Dany armaya,  Kadus Dua ibu sundari. Kadus Enam Sigit. Kadus tujuh  Oton, Kadus Sebelas Tomydab Kadus Dua Belas Fahri. ( R. Silalahi ).

  • Dana Pemeliharaan Sarpras Di SMPN 3 Pantai Labu Dipertanyakan, BOS Afirmasi 2019 Diduga Disunat

    Dana Pemeliharaan Sarpras Di SMPN 3 Pantai Labu Dipertanyakan, BOS Afirmasi 2019 Diduga Disunat

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Dana pemeliharaan sarana dan prasarana ( sarpras  ) di SMPN 3 Pantai Labu Kab Deli Serdang prov Sumatera Utara ( Sumut  ) dipertanyakan pasalnya ruang toilet siswa perempuan memperihatinkan.

    Tidak hanya itu, anggaran bantuan opersaional sekolah ( BOS ) Afirmasi Ta 2019 diduga disunat sebab jumlah barang yang dibelanjakan tidak sesuai dengan jumlah siswa sasaran.

    Saat awak media ini konfirmasi kepala SMPN 3 Zelfriyan melalui whatsApp pada ( 10/12 ) begini penjelasannya.

    Soal anggaran pemeliharaan Sarpras, kepala SMPN 3 Pantai Labu tidak memberikan tanggapan.

    Kasek mengakui kamar mandi memang rusak dan tidak kita gunakan, tahap ini akan kita perbaiki, akan kita gunakan di semester depan.

    Kamar mandi yang rusak itu dipergunakan penjaga sekolah sedang kamar mandi siswa ada di sebelah Mushalla di belakang Lab Komputer, jelasnya.

    Penjelasan Kasek tersebut bertentangan dengan kenyataan di lapangan, pantauan Tim awak media ini, kamar mandi wanita yang pintunya rusak tetap dipergunakan artinya tidak benar ditutup.

    * DUGAAN PENYUNATAN DANA BOS AFIRMASI 2019 *

    Sebagaimana penjelasan Kepala SMPN 3 zelfriyan bahwa jumlah tablet yang ada hanya 100 unit,  itu artinya sebanyak 27 unit lagi tidak direalisasikan hingga berita ini ditayangkan ( 10/12 ).

    Sebab sesuai surat Keputusan Kemendikbud tahun 2019 tentang satuan pendidikan penerima bantauan operasional sekolah Afirmasi dan bantuan operasional sekolah Kinerja tahun 2019 SMPN 3 Pantai Labu dialokasikan dana Rp 278 juta dengan  127  siswa sasaran.

    Perkirakan anggaran yang belum jelas penggunaanya Rp 54 juta. Untuk itu diminta kepada Dinas Pendidikan Kab Deli Serdang dapat memberikan penjelasan terkait kedua item dimaksud.
    (   Tim/ Red  )

  • Benahi Dan Lengkapi Komponen Mendukung Peningkatan Kualitas RB Dan Sakip

    Benahi Dan Lengkapi Komponen Mendukung Peningkatan Kualitas RB Dan Sakip

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com

    Benahi segera dan lengkapi komponen yang mendukung peningkatan reformasi birokrasi ( RB  ) dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah ( Sakip ) .

    Saya, meminta kepada seluruh perangkat daerah senantiasa siap  dan  proaktif untuk segera   benahi   dan   lengkapi   komponen-komponen   yang mendukung   peningkatan   kualitas   rb dan sakip baik dalam kebijakan maupun hal teknis, karena pelaksanaan reformasi   birokrasi yang baik juga menjadi   indikator   dan   bahan   pertimbangan   pemerintah pusat dalam  mengalokasikan  dana  insentif  daerah  (DID  ) yang  akan  mempengaruhi  kelancaran  pembangunan  daerah.

    Demikian disampaikan Wali Kota  P. Sidempuan saat memberikan arahan pada kegiatan Bimtek Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Kota P. Sidempuan di di Hotel Mega Permata,  ( 09/12 ).

    Cita-cita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik membutuhkan komitmen nyata dan perbaikan berkesinambungan pada berbagai aspek tata kelola pemerintahan.

    Implementasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (sakip) juga merupakan bagian dari transformasi cara dan budaya kerja melalui penerapan manajemen kinerja sektor publik dan anggaran  berbasis kinerja, ujar Wali Kota.

    Seluruh instansi pemerintah dituntut untuk dapat mempertanggungjawabkan dan meningkatkan kinerja yang tepat sasaran dan berorientasi hasil. hal ini sejalan dengan sasaran prioritas pembangunan yaitu peningkatan efektivitas dan efisiensi pemerintah dengan menjamin APBN yang fokus.

    Pada ( 06 /12  )  telah diumumkan hasil evaluasi SAKIP dan RB secara daring oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB), dan alhamdulilah Pemko P. Sidempuan mendapat predikat B untuk SAKIP dan predikat cc untuk RB”, jelas Wali Kota Irsan.

    Sementara  Kepala Bagian Organisasi Setda Kota P. Sidempuan Komarudin menjelaskan bahwa saat ini sistem birokrasi di pemerintahan sudah semakin maju. Tidak peduli usia dan jabatan, setiap ASN harus bertanggung jawab untuk mampu mengakses sistem birokrasi ini.

    Salah satu kapasitas yang harus dimiliki adalah Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Secara Online. Sistem ini untuk mengukur kinerja ASN dalam evaluasi secara berkala. Dimana sudah ditetapkan oleh KemenpanRB, sebutnya.

    Karena itu dihadirkan beberapa narasumber yang berasal dari pusat untuk memberikan pemahaman kepada peserta yang hadir,” ujar Komar.

    Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota P. Sidempuan Ir. Arwin Siregar MM, Asisten dan Pimpinan OPD Se Kota P. Sidempuan. ( SL  ).

  • Menohok Ke Sekjen MPR RI, PKJR Ungkap Proyek Fiktif Di MPR RI

    Menohok Ke Sekjen MPR RI, PKJR Ungkap Proyek Fiktif Di MPR RI

    Jakarta, mediatribunsumut.com

    Menohok atau tudingan miring kepada Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono dalam unjukrasa Poros Keadilan Jakarta Raya (PKJR )  mengungkapkan memiliki data terkait proyek fiktif di lembaga tinggi negara yakni di dilingkungan MPR RI.

    Indikasi proyek fiktif tersebut menyeret nama Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono, menurut Poros Keadilan Jakarta Raya (PKJR) puluhan kelompok pemuda PKJR mendatangi gerbang MPR RI untuk mengelar aksi unjuk rasa, pada jumat ( 09/12 ).

    Demi meminta keadilan hukum kepada pimpinan MPR RI dan Para Penegak Hukum di Indonesia.

    Dalam aksi menyuarakan bahwa  kasus dugaan pekerjaan fiktif di lembang tinggi negara MPR RI terhadap kontraktor yang di lakukan oleh petinggi di lingkungan MPR RI.

    Dugaan kami jelas ada data dan fakta yang akan kami terus suarakan untuk bisa menuntut Bapak Ma’ruf Cahyono selaku sekjen MPR RI untuk di bawa kepada hukum yang berlaku di negara, tegas koordinator aksi Aryadi dalam orasinya.

    Data dan fakta bukan hanya satu atau dua kontraktor saja yang sudah di modusin oleh Bapak Zakaria selaku tangan kanan dari Sekjen MPR RI, ada puluhan kontraktor yang sudah kena jemabakan batman, terang aryadi.

    Total kerugian yang sudah di himpun oleh Poros Keadilan Jakarta Raya ini kurang lebih Rp 50 M.

    Modus yang dilancarkan tangan kanan sekjen yaitu pendekatan kepada para kontraktor dan di janjikan akan mendapat pekerjaan di lingkungan lembaga MPR RI, dan oknum tersebut menjual Surat Perintah (SIK) yang di sertai oleh Stempel dan Logo MPR RI.

    Ironinya diduga sekjen MPR RI Bapak Ma’ruf Cahyono melegalkan jurus tangan kanannya untuk bisa melancarkan aksi proyek fiktif di lingkungan MPR RI yang kita ketahui bersama Lembaga Tinggi Negara ini  di isi oleh Pimpinan Tokoh Bangsa.

    Sepertinya bapak Bambang Soesatyo yang selalu menjaga marwah lembaga MPR RI untuk di cintai oleh rakyat, akan menelan kenyataannya berbeda, lembaga MPR RI menjadi momok menakutkan bagi pengusaha-pengusaha yang mencoba peruntukan dalam dunia usaha. ( Red  )

  • Perpres Nomor 26 Tahun 2021 tentang Desain Besar olahraga Nasional

    Perpres Nomor 26 Tahun 2021 tentang Desain Besar olahraga Nasional

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com

    Peraturan Presiden ( Perpres ) 26 tahun 2021 tentang Desai Besar Olahraga Nasional ( DBON  ) disosialisasikan.

    Wali Kota  P. Sidempuan Irsan Efendi Nasution, SH, MM  resmi membuka Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Aula Man 2 P. Sidempuan, (08/12 ).

    DBON ini dapat menangkap dua hal penting, yaitu DBON ini pada perspektif prestasi pada event-event yang sudah tersedia, menurutnya harus dimulai secara berkesinambungan, ” tidak mungkin atlet kita siap memenuhi kriteria untuk tampil di event-event tertentu tanpa ada persiapan atau kejuaraan yang kita selenggarakan” ucap Wali Kota.

    Beliau mengungkapkan  ProvSU tahun ini diselenggarakan di Sumatera Utara dan Aceh, P. Sidempuan berada di peringkat 23 dari 33 Kabupaten Kota yang mengikutinya. “Pada perspektif prestasi, kita ingin mendorong olahraga ini menjadi sebuah industri atau sebuah pilihan” pungkas Wali Kota.

    Oleh karena itu beliau berharap pada sosialisasi ini akan merekomendasikan mengenai hal apa saja yang akan menjadi komitmen bersama, mulai dari pemerintah, KONI, sampai pada seluruh cabang olahraga, dalam rangka kesiapan menuju PorprovSU mendatang.

    Tidak bisa hanya Dispora dan KONI yang mengerjakan itu, karena secara teknis pembinaan olahraga itu ada di cabang-cabang olahraga, jadi saya berharap pada sosialisasi ini bisa merekomendasikan hal-hal yang kongkrit seperti itu” ungkap Irsan.

    mengenai disiplin dan kejujuran. Walikota Irsan menginginkan itu menjadi budaya di Kota Padang Sidempuan tanpa ada intervensi.

    Sulit meyakini sebuah kejujuran bahwa pertandingan itu akan terselenggara dengan fairplay. Sebuah paradoks olahraga kita di Indonesia termasuk kita di Sidempuan, oleh karena itu, saya berharap dan mengajak kita semua di Padang Sidempuan untuk membudayakan fairplay, jangan ada intervensi kesiapapun, karna yang dia dapatkan adalah hasil dari proses yang telah dia lalui” tegas Walikota Irsan.

    Terakhir, selain menuju prestasi, beliau menginginkan olahraga ini menjadi sebuah ajang untuk menjaga anak-anak dan generasi dari penyalahgunaan narkoba, dan dampak negatif teknologi informasi yang saat ini perkembangannya begitu dahsyat, tegas Irsan dihadapan, Ketua KONI Padang Sidempuan Syaiful Jamil, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Iswan Nagabe Lubis, Staf Ahli Paripunan Siregar, Kadis Kominfo Islahuddin Nasution dan Kakan Kesbangpol Rahmat Timbul.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Padang Sidempuan, Ali Hotma melaporkan Kegiatan yang di ikuti oleh seluruh pelatih dan pengurus cabang olahraga se- Kota Padang Sidempuan ini bertujuan meningkatkan kapasitas prestasi olahraga di Kota P. Sidempuan.

    Kemudian Ali Hotma juga menyampaikan pada 9 September 2021 pada HAORNAS ke- 38 Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres Nomor 26 Tahun 2021 tentang Desain Besar olahraga Nasional.

    DBON sendiri merupakan arah kebijakan, pembinaan dan pengembangan olahraga secara nasional yang meliputi lingkup olahraga prestasi, olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan industri olahraga.

    DBON memiliki fungsi sebagai pedoman bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi olahraga, cabang olahraga, dunia usaha, akademisi media dan masyarakat yang berpartisipasi di bidang olahraga dan penyelenggara olahraga itu sendiri.

    Ali Hotma menambahkan, Sumatera Utara masuk dalam 10 daerah sebagai pengembangan olahraga, “oleh karena itu, hal ini bagi kita (pemerintah Kota Padang Sidempuan) harus mengambil peran khususnya di bidang olahraga, dan kita juga harus fokus dan merujuk kepada pengembangan ditingkat provinsi Sumatera Utara, agar ada sinergitas antara hal apa yang akan kita kembangkan di pemerintah Kota Padang Sidempuan dengan pemprov Sumatera Utara” terangnya. ( SL  ).

  • Disinyalir Ada Permainan Pada Perekrutan PKWT Pemanen PTPN IV Kebun Bah Jambi

    Disinyalir Ada Permainan Pada Perekrutan PKWT Pemanen PTPN IV Kebun Bah Jambi

    Simalungun |mediatribunsumut.com

    Perekrutan PKWT Pemanen kebun Unit Bah Jambi Kembali bermasalah. Pasalnya disinyalir ada permainan orang dalam yang mengakibatkan beberapa kandidat merasa di rugikan. Baik perbandingan kualitas sleksi psikotes, prektek lapangan serta kemampuan panen, kapasitas panen, maupun hari kerja masing masing kandidat.

    Salah seorang kandidat yang bekerja di Afdeling VI atas nama FA (29) mengungkapkan bahwa perekrutan PKWT tahap ini sangat tidak masuk akal. ini merupakan kejadian kedua kalinya setelah  perekrutan PKWT di tahun 2020 kemarin yang terdapat manipulasi data serta pemutusan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh manajemen kebun Bah Jambi.

    Menurutnya yang lolos sleksi periode ini tidak memenuhi standart kinerja yang di harapkan, baik kemampuan panen, kapasitas dan hari kerja.

    “Saya uda dua kali ini bang di campakkan bang. Padahal mengabdi uda 4 tahunan lebih, yang lulus malah yang baru kerja hitungan bulan. Terus yang jebol gak bisa manen bang, kapasitas rendah dan hari kerja juga mampu di hitung. Mungkin karena dia anak dari salah satu Pimpinan kebun. Kalau kemampuan panen dan kapasitas bisa di adu bg.” ungkapnya.

    Terpisah, pihak wartawan media ini mencoba konfirmasi dengan pihak Asisten Afdeling dan Asisten SDM mengatakan, bahwa  keputusan dan hak itu pihak atasan.

    “Kami hanya mengirimkan data para pemanen. Untuk keputusan akhir itu dari kantor pusat bang, kami hanya mengirim data data para peserta. Bagian seleksi dan keputusan ada di pihak kantor pusat bang. Kami mengajukan sesuai dengan kebutuhan, namun hasil keputusan kami terima” tutur Asisten Afdeling VI.

    Sedangkan Asisten SDM Mawan Kurniawan menyebutkan bahwa masalah kelulusan bukan wewenang pihak manajemen kebun bah jambi, melainkan wewenang Tim penyeleksi dari kantor pusat.

    “Maaf masalah kelulusan bukan wewenang kami pak, tim penyeleksi dari kantor pusat yang menilai dari beberapa aspek yang di ujiankan baik praktek lapangan maupun tertulis” kata Mawan dalam pesan whatsapp.

    Kembali di konfirmasi FA (29) selaku BHL Afdeling VI mengatakan bahwa pihak Pusat hanya melakukan seleksi Psikotes dan seleksi lapangan di lakukan oleh pihak manajemen yang mana di lakukan oleh para Asisten Afdeling. Dirinya juga mengatakan jika seleksi psikotesnya sudah sangat yakin benar dan siap buka berkas.

    “Soal psikotes saya sudah sepenuhnya yakin bahwa nilai saya mampu di adu krna tidak sekali dua kali saya ikut psikotes serta meminta pembelajaran dari teman saya yang bekerja sebagai HRD. Seleksi psikotes memang dilakukan oleh pihak kantor pusat bang, kalau praktek lapangan semua asisten yang seleksi” tambahnya.

    (Tim)