Blog

  • Tolak Penggusuran, Warga Desa Sena Adakan Dzikir Akbar

    Tolak Penggusuran, Warga Desa Sena Adakan Dzikir Akbar

    Batang Kuis | Mediatribunsumut.com

     

    Tolak Penggusuran untuk pembangunan islamic center ratusan warga Desa Sena adakan Zdikir Akbar.

    Dzikir Akbar yang diadakan di Halaman Kantor Desa Sena Jl Sultan Serdang Kecamatan Batang Kuis adalah bentuk respon penolakan warga Desa Sena atas upaya perencanaan pembangunan Islamic Center. Minggu (06/11).

    Setelah sebelumnya aksi penolakan dengan turun ke jalan dan membentangkan spanduk dibahu jalan, aksi penolakan lebih santun kali ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

    Hal ini terlihat, Kala kegiatan Dzikir Akbar dihadiri Camat Batang Kuis Rio Laka Dewa S.STP beserta Sekcam Junaidi S.E, M.Si selanjutnya Kapolsek Batang Kuis di wakili Wakapolsek Iptu Dodi Martha, Kepala Desa Yuli, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.

    Acara diadakan berlatar belakang keadaan dan kondisi masyarakat kita terkait adanya penolakan pembangunan islmaic center. Sebagaimana kita ketahui gelombang aksi penolakan pembangunan islamic center terus bergulir, dan salahsatunya adalah dengan mengadakan aksi Dzikir Akbar ini, demikian disampaikan Yuli Kades Desa Sena dalam sambutannya.

    Mari kita bersatu, jangan ada perbedaan diantara kita, saat ini saya adalah kepala Desa, kepala.Desa bersama milik warga Desa Sena, saya akan terus bersama masyarakat.

    Yuli Menambahkan, “Kedepannya saya harapkan minimal 2 bulan sekali kegiatan seperti ini kita adakan, bukan saja karena ada kondisi seperti ini baru kegiatan keagamaan ini kita lakukan, saya harap desa kita menjadi desa religius desa agamis, inilah sisi positif yang saya ambil hikmahnya dari keadaan saat ini”.

    Ditempat yang sama, Rio Laka Dewa S.STP dalam sambutan singkatnya mengharapkan agar keadaan saat ini bukan saat ada momen tertentu baru bersatu.

    “Perbedaan dalam pandangan itu biasa, namun jangan pada momen tertentu kita baru bersatu, saya harapkan kegiatan seperti ini bukan saja karena ada maksud tertentu baru kita lakukan, ucap Rio dalam sambutannya.

    Melaluhi doa” doa yang kita munajatkan hari ini, semoga segala urusan kita dipermudah dan di jabah Allah SWT, aamiin. Tutup Rio yang saat acara tidak dapat mengikuti acara sampai akhir dengan alasan adanya kegiatan diluar tersebut.

     

    Sementara melaluhi tausiyah dan doa’a Al-Ustads Supriyatin S.Ag meminta kepada pemerintah untuk memberikan perhatian kepada masyarakat, jadikan pembangunan ini adalah pembangunan yang mensejahterakan bukan pembangunan yang menyengsarakan.

    “Kami dukung Pembangunan Islamic Center tapi tanpa mencederai dan mengorbankan masyarakat, tegasnya”.

     

    Kenapa Ada Penolakan Pembangunan Islamic Center

    Menjadi pertanyaan, mengapa warga Desa Sena yang mayoritas Muslim menolak pembangunan Islamic Center?

    Bukan tanpa sebab, masyarakat tak akan melakukan penolakan jika pembangunan mengedepankan keadilan. Pembangunan berkeadilan adalah harapan besar bagi masyarakat, Pembangunan demi kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat tanpa mengorbankan masyarakat itu sendiri.

    Islamic Center yang akan dibangun dilahan seluas 50 Ha, lahan yang berasal dari eks HGU PTPN II dan telah dihuni ratusan bahkan ribuan warga sejak puluhan tahun. Warga menghuni lahan tersebut memiliki riwayat turun menurun sebagai buruh kebun.

    Begitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengumumkan mengambil alih kepemilikan lahan eks HGU dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, seluas 50 Hektare (Ha) dengan membayar uang ganti kerugian sebesar Rp31.223.278.441 pada Senin (30/12/2019) beberapa waktu lalu, saat itulah 331 KK atau 1200 warga yang berada di 5 dusun Desa Sena terancam kehilangan hunian tempat tinggal.

    Menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk Pemerintah bgaimana mendapatkan solusi terbaik dari aksi penolakan pembangunan ini.

    Masyarakat Desa Sena terkhusus yang berdomisili di Dusun 5,6,7,8 dan 9 adalah mayoritas Muslim dan telah menegaskan tidak menolak pembangunan Islamic Center, masyarakat Desa Sena mendukung Pembangunan Islamic Center untuk kemajuan Islam namun dalam pembangunannya haruslah berkeadilan tidak ada masyarakat yang dikorbankan.

     

    (Eka)

  • Sabtu Mengadu, Kapolres Madina Pimpin Patroli Di Sejumlah Desa

    Sabtu Mengadu, Kapolres Madina Pimpin Patroli Di Sejumlah Desa

    Madina, mediatribunsumut.com

    Sabtu mengadu, salah satu program Polres Madina dalam menciptakan Sitkamtibmas yang aman dan kondusif, Kapolres Madina pimpin patroli kegiatan ke sejumlah desa pada ( 05/11 )

    Kegiatan patroli kali ini ke desa Gunung Tua dan Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan Madina di ikuti Kepala Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Lurah Kota Siantar, Relawan Anti Narkoba, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama , dan Tokoh Pemuda Desa Gunung Tua Lumban Pasir dan  Kelurahan Kota Siantar.

    Sabtu Mengadu yang dicanangkan Kapolres Mandailing Natal mendapat tanggapan positif dari warga kedua Desa  tersebut, dimana warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir dan Kelurahan Kota Siantar sangat mengharapkan jajaran Polres Madina mengikuti langkah Kapolres Madina, AKBP H.M.Reza Choirul AS.,SIK.,SH.,MH, yang membuat warga sangat tenteram sekali berkat adanya Program Sabtu Mengadu sekaligus dalam kegiatan tersebut, Kapolres Madina juga  mensosialisasikan kepada warga tentang program, ” Mangalapor Pak Kapolres,”

    Tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk  memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum masyarakat  serta memberikan perlindungan pelayanan ,keselamatan  dan pertolongan masyarakat  yang membutuhkan.

    Lalu sebagai usaha mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas yang disebabkan potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata dengan cara mendatangi,menjelajahi,Mengamati dan mengawasi ,memperhatikan situasi  dan atau kondisi yang diperhatikan.

    Kepada wartawan, Kapolres Madina  AKBP.H.M.Reza CAS ,SIK.,SH.,MH menjelaskan agar  melaporkan apabila ada unek unek dan keluhan masyarakat tentang permasalahan yang terjadi  didesa maupun ditempat tinggalnya masing masing termasuk kalau ada oknum Polisi yang nakal, agar segera melaporkan langsung kepada No Hp saya pribadi, atau call center Polres Madina dengan menghubungi 110.

    Perwira Dua Melati dipundaknya itu berujar apabila masyarakat menemukan personil Polres Madina yang bermasalah seperti bermain judi, narkoba dlll, segera melaporkan ke Aplikasi / No WA,” Mangalapor Pak Kapolres,”

    Apabila tidak ada tanggapan, bisa juga menghubungi Call Centre 110, Begitu juga dengan perpanjangan SIM dan pengurusan SKCK , apabila ada yang ingin mengurus untuk keperluan sesuatu, tegas beliau.

    Kapolres mengungkapkan, akan memberikan penghargaan/ reward kepada masyarakat yang dapat membantu  serta memberikan informasi kepada Kepolisian  dalam memerangi tindak kejahatan kriminal maupun peredaran gelap Narkoba.

    Kapolres Madina berharap dengan adanya kegiatan ini,masyarakat dapat berpartisipasi aktif ikut menjaga sitkamtibmas yang aman dan kondusif di desa dan di lingkungan tempat tinggalnya. ( SL  ).

  • Kapolres Madina Sidak Pastikan SOP Berjalan Di Samsat

    Kapolres Madina Sidak Pastikan SOP Berjalan Di Samsat

    Madina, mediatribunsumut.com

    Kapolres Mandailing Natal (  Natal  ) melakukan inspeksi mendadak ( sidak  ) untuk memastikan standar operasional pelayanan ( SOP  ) berjalan di Samsat Panyabungan pada ( 05/11 ).

    Guna memastikan pelayanan terhadap masyarakat di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat  ),  Kapolres Madina AKBP H.M Reza. C. A. S. S.IK.., S.H., M.H melakukan sidak pelayanan publik pada Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD)- Samsat Panyabungan.

    Sewaktu sidak Kapolres menyampaikan, bahwa pengecekan pelayanan publik dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anggota Polri yang bertugas memberikan pelayanan terhadap masyarakat dikantor Samsat, apakah sudah benar – benar  mematuhi standar operasional pelayanan public atau belum, baik dalam hal tampilan fisik, kepatuhan pembayaran sesuai PNBP, dan empati petugas dalam memberikan pelayanan.

    Kegiatan ini juga untuk mendapatkan feedback dari masyarakat apakah pelayanan yang diberikan oleh petugas Polri sudah sesuai dengan keinginan dan harapan dari masyarakat atau belum, tuturnya.

    Menurutnya pengecekan pelayanan publik di Polres Madina akan dilakukan secara berkala dan mendadak, hal ini untuk menghindari adanya pelanggaran anggota maupun untuk mengetahui kekurangan pada saat melayani masyarakat.

    Kita akan terus meningkatkan pelayanan publik yang ada di Polres Madina ini, baik sarana dan prasarananya maupun kemampuan personel yang mengawaki sehingga kita dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal,vtegas Kapolres.

    Hasil sidak yang dilaksanakan pagi ini semua sarana dan prasarana sudah lengkap sehingga terlaksana pelayanan yang Prima terhadap masyarakat Panyabungan khususnya dan pada umumnya masyarakat Madina, ujar Kapolres.

    Di Waktu  bersamaan, Nilwan Sani Matondang warga Kelurahan Dalan Lidang, yang hendak membayar pajak kendaraanya, mengucapkan terimakasih atas pelayanan yang diberikan kepadanya.

    Saya mengucapkan terimakasih kepada petugas Samsat yang sudah memberikan pelayanan cepat dan tepat serta tidak ada kutipan diluar bayaran pajak, terang Nilwan Sani Matondang.

    Ditempat terpisah Kasi Penetapan dan Pendataan di Kantor Samsat Panyabungan Bapak Mahmul Matua Nasution, ST menjelaskan bahwa pada saat pelayanan diterapkan secara humanis guna kenyamanan bagi masyarakat.

    Demi kenyamanan dan keamanan, kita layani masyarakat secara humanis dengan 3S yaitu senyum, salam dan sapa tujuannya agar masyarakat merasa nyaman, tutup Mahmul Matua Nasution, ST. ( SL  )

  • SDN 033 Huta Baringin Gelar Sholat Berjamaah di Halaman Sekolah.

    SDN 033 Huta Baringin Gelar Sholat Berjamaah di Halaman Sekolah.

    Madina, informasiRakyat.com

    Sekolah Dasar Negeri 033 Huta Baringin, Kecamatan Siabu Kab Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara ( Sumut ) menggelar Sholat berjamah di halaman sekolah pada ( 04/11 ).

    Shalat Dhuha berjamaah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus melaksanakan Perbup Madina tentang Sholat Berjama’ah.

    Kepada awak media ini, kepala sekolah ( Kasek ) Ardi Siregar S.Pd mengatakan Alhamdulillah setelah keluarnya Perbup Madina tentang sholat berjamaah, siswa/i SDN 033 Huta Baringin makin bersemangat untuk belajar di sekolah.

    Dengan adanya Perbup ini dan secara berkesinambungan diimplementasikan maka diyakini akan melahirkan karakter dan mental siswa untuk belajar makin tinggi, sehingga   pelajaran yang berikan diberikan disekolah,makin cepat menyerap di benak siswa/i, sebut Kasek.

    Disamping itu kata Ardi, Siswa/i SDN 033 Huta Baringin,setiap hari Minggu, kita melaksanakan sholat shubuh berjama’ah, ujarnya.

    Setelah dilaksanakan sholat shubuh, siswa /i juga melaksanakan kegiatan membaca Al-  Qur’an yang dibimbing oleh guru pembimbing yang telah kita tugaskan untuk melaksanakan kegiatan itu, tutur Kasek.

    Terima kasih dukungan dari semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga berjalan dengan baik, juga kepada  Korwil Pendidikan Siabu, secara pribadi dan atas nama, SDN 033 Huta Baringin Siabu mengucapkan terima kasih atas bimbingannya sehingga kami dapat melaksanakan Perbup Madina tentang sholat berjamaah dapat secara rutin kami laksanakan semenjak keluarnya Perbup ini.

    Sebagai bentuk dukungan dan semangat melaksanakan kegiatan itu,  kita telah menyiapkan snack untuk siswa/i kita, tutup Ardi. ( SL  ).

  • Perdana se- Sumut, PT AR  Prakarsai Sertifikasi 30 Penyuluh Pertanian Di Tapsel

    Perdana se- Sumut, PT AR  Prakarsai Sertifikasi 30 Penyuluh Pertanian Di Tapsel

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe,
    menginisiasi program sertifikasi peningkatan kompetensi bagi 30 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di
    Tapanuli Selatan.

    Program pendampingan intensif dengan menggandeng Balai Pelatihan Pertanian Jambi di Kementerian Pertanian ini kali pertama digelar di Sumatra Utara.

    Senior Manager Community, Christine Pepah, mengatakan peningkatan kapasitas puluhan PPL yang
    berasal dari 15 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) ini diperlukan untuk mencetak pelaku pertanian yang berdaya saing tinggi dan berperan dalam memperkuat sektor pertanian di Tapanuli Selatan.

    BPP merupakan ujung tombak dalam melakukan pendampingan teknis dan non-teknis kepada petani/kelompok tani untuk menciptakan pertanian yang sukses dan berkelanjutan. Adapun, PPL
    memainkan peran penting untuk terjun secara langsung di lapangan bersama dengan petani/kelompok tani.

    Program Sertifikasi ini merupakan kontribusi kami dalam menyiapkan petani terutama petani muda di
    Tapanuli Selatan, khususnya di dua kecamatan di area operasi tambang, untuk siap dan tangguh merespons berbagai problem pertanian seperti harga pangan dan harga sarana produksi pertanian (saprotan) yang cenderung naik, tutur Christine.

    Gelaran peningkatan kemampuan BPP dan peningkatan kapasitas PPL ini berkontribusi pada peningkatan
    kelas dan jumlah BPP yang tersertifikasi ke kelas madya. Kegiatan pelatihan ini juga akan melahirkan 30 penyuluh yang memiliki kualitas dan kompetensi dalam mengembangkan petani dan pertanian di Tapanuli Selatan ( Tapsel  ).

    Dari sisi sumber daya manusia petani, saat ini mayoritas kelompok tani dampingan PT AR yang berada di
    Batangtoru dan Muara Batangtoru masih berada di kualifikasi Pemula dan Lanjut.

    Kami berharap program ini berdampak luas. Tidak hanya pengelolaan BPP menjadi mandiri sesuai standar pemerintah dan kapasitas PPL meningkat, melainkan juga bisa meningkatkan kelas kelompok tani
    dan pada akhirnya rumah tangga tani semakin maju dan berkelanjutan dalam mengelola usaha taninya,ujar Christine.

    Dalam menggelar kegiatan ini, PTAR melibatkan Balai Pelatihan Pertanian Jambi yang merupakan Unit
    Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pertanian. Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Zahron Helmy, mengapresiasi langkah PT AR menghelat acara peningkatan kapasitas BPP dan PPL yang dampaknya panjang bagi sektor pertanian di Tapsel, utamanya dalam memunculkan petani￾petani yang mumpuni dari sisi produksi dan kualitas hasil.

    PT AR bahkan menyokong pelatihan dan
    pendampingan PPL hingga ke lapangan secara intensif, yang merupakan kali pertama di Sumatra Utara.

    PT AR sudah berpikir ke depan bahwa pertanian di Tapanuli Selatan bisa menjadi salah satu sektor
    unggulan dalam mempertahankan kedaulatan rakyat.

    Kami diajak untuk berperan serta memberikan pelatihan, harapannya, dari tanah Tapsel lahir petani milenial, petani dengan produksi yang bisa dijual ke pulau atau provinsi lain, atau petani yang bisa mengekspor hasil pertaniannya,” kata Zahron.

    Apresiasi positif terhadap kegiatan peningkatan kapasitas SDM Pertanian disampaikan salah satu peserta
    pelatihan yang merupakan Koordinator BPP Batangtoru, Lenny Marlina Nasution.

    Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan kemampuan para penyuluh pertanian dan
    merupakan peluang besar yang sangat sulit didapat karena terbatasnya kuota peserta.

    Pelatihan ini luar biasa dan mencerahkan, sangat bermanfaat untuk menunjang tugas pokok kami,  materi
    yang disampaikan selama pelatihan ini adalah buku suci bagi penyuluh pertanian, materinya rinci dan kami leluasa untuk sharing dengan ahli pertanian, kata Lenny.

    Banyak pelajaran yang didapatnya dari program peningkatan kemampuan BPP dan penyuluh pertanian ini, misalnya saja cara mengidentifikasi masalah di lapangan dan pengambilan bukti fisik, penyelesaian masalah, penarikan simpulan, hingga menyusun dan melakukan evaluasi program, materi-materi tersebut.

    menurut Lenny, akan melengkapi kemampuan sumber daya manusia pertanian di Tapsel yang selama ini kurang memadai.

    Rangkaian kegiatan peningkatan kelas kemampuan BPP dan peningkatan kapasitas PPL dimulai dengan
    baseline survei Identifikasi Kebutuhan Latihan (IKL) pada September silam, kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Pengelolaan Kelembagaan untuk meningkatkan kelas kemampuan BPP dan pendampingan.

    Kegiatan berikutnya yaitu Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Lapangan dan akan
    diakhiri dengan benchmark (studi banding) ke lokasi BPP yang menjadi percontohan di tingkat nasional
    atas rekomendasi dari Balai Pelatihan Pertanian yang akan dilaksanakan pada akhir November 2022. ( SL  )

  • Jum’at Barokah, Wakasat Samapta Polrestabes Medan Pimpin Bakti Bersihkan Masjid Ashfiyah Medan

    Jum’at Barokah, Wakasat Samapta Polrestabes Medan Pimpin Bakti Bersihkan Masjid Ashfiyah Medan

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Sat Samapta Polrestabes Medan melaksanakan Jum’at Barokah dengan cara Bakti Bersihkan Masjid Ashfiyah Jalan Putri Hijau Medan.Jum’at (04/11) pagi.

    Kegiatan ini langsung dipimpin Wakasat Samapta Akp.Ferimon.SH.MH dan didampingi beberapa personil Sat Samapta Polrestabes Medan.

    “Kebersihan merupakan sebahagian dari Iman, mungkin itu kata – kata yang sering kita dengar dan berkaitan erat dengan kebersihan, kegiatan yang kami lakukan ini membantu dan membersihkan Masjid, bentuk kepedulian kami sebagai anggota Kepolisian serta mendekatkan diri kepada masyarakat.

    tampak personil sat samapta Polrestabes medan sedang membersihkan dalam masjid

    Selain itu, kegiatan ini Insya Allah akan menjadi Virus kebaikan dan kebajikan kepada Anggota Kepolisian lainnya, untuk berbuat yang sama, baik Masjid, Gereja atau Tempat Ibadah lainnya, guna bersihkan saluran/tempat sampah, apalagi saat ini masa penghujan agar nantinya tidak terjadi genangan air”.pungkas Akp.Ferimon.SH.MH.

    “Terimakasih kami sampaikan kepada Sat Samapta Polrestabes Medan, yang telah membersihkan Masjid ini, semoga menjadi amal dan ibadah kita semua”.ujar Irvan Marbot Masjid Ashfiyah Medan

    Usai dari Bakti Bersihkan Masjid Ashfiyah, tampak Wakasat Samapta Akp.Ferimon.SH.MH dan anggotanya sarapan pagi bersama dengan Marbot Masjid Ashfiyah Medan.

     

    (Taslim)

  • Jelang HUT Korbrimob Polri Ke-77, Sat Brimob Polda Sumut Gelar Bakti Sosial Donor Darah

    Jelang HUT Korbrimob Polri Ke-77, Sat Brimob Polda Sumut Gelar Bakti Sosial Donor Darah

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Dalam rangka menyambut HUT Korbrimob Polri Ke-77, Personel Sat Brimob Polda Sumatera Utara menggelar bakti kesehatan donor darah bertempat di Makosat Brimob Polda Sumut K.E.Lumi. Jumat(4/11/22).

    “Kegiatan donor darah ini sebagai wujud kepedulian Polri khususnya Sat Brimob Polda Sumut kepada bangsa dan negara serta dalam menyambut HUT Korbrimob Polri,” kata Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Christiyanto Goetomo, S.I.K., S.H., M.H.

    Christiyanto menyebutkan, kegiatan positif ini dilaksanakan selain sebagai silaturahmi kepada instansi lain juga guna membantu pihak PMI dalam memenuhi kebutuhan akan pasokan darah.

    “Nantinya hasil dari donor darah ini akan di sumbangkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) guna memenuhi stok darah,” ucapnya.

    Masih dikatakan Dansat Brimob, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain mendonorkan darahnya juga dapat memberikan efek kesehatan bagi pendonor itu sendiri.

    Sirkulasi darah dalam tubuh dapat berjalan lancar dan bisa berganti dengan darah yang baru.

    “Mudahan-mudahan donor darah ini dapat memenuhi stok darah di PMI dan menolong masyarakat yang membutuhkan darah,” kata Christiyanto.

    Selain personil TNI Polri, Kegiatan donor darah ini juga dilaksanakan Bhayangkari Brimob Sumut sebagai wujud dalam mendukung tugas dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

     

    (Taslim)

  • Satlantas Polres Madina Berbagi Asih Pada Supir Becak

    Satlantas Polres Madina Berbagi Asih Pada Supir Becak

    Madina, mediatribunsumut.com

    Satuan Lalu Lintas ( Satlantas ) Polres Mandailing Natal ( Madina  ) berbagi asih dalam bentuk pembagian nasi bungkus kepada para supir atau tukang becak juga supir truk dalam kegiatan Polisi sedekah Jumat barokah ( Pos Jubah  ).

    Binluh Kamseltibcar Lantas pun terpanggil pada aksi sosial ini yang digelar di depan Warung Nasi Lintas Timur Desa Panggorengan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina),Jum’at ( 04/11 ).

    Pos Jubah  merupakan salah satu program Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP H.M Reza Chairul A. S. S.IK.,S.H., M.H yang bertujuan untuk berbagi rezeki kepada masyarakat pada hari Jumat seperti membuka warung makan gratis.

    Kegiatan ini melibatkan personel Satuan Lalu Lintas Polres Mandailing Natal (Madina), diantaranya Kanit Kamsel, Kanit Turjawali dan Personel Satlantas lainnya.

    Tidak hanya itu saja, beberapa kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Mandailing Natal yang sudah berjalan seperti berbagi sembako kepada masyarakat dan sosialiasi tertib berlalu lintas di badan jalan maupun secara convoi.

    Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul A. S. S.IK.,S.H., M.H melalui Kasat Lantas, AKP Syamsul Arifin Batubara. S.E., M.Si menyebut, dari kegiatan Pos Jubah ini menandakan Polisi hadir ditengah-tengah masyarakat dan menjalin Silaturrahmi dengan pengendara khususnya supir baik truk dan tukang becak.

    Tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tegas Syamsul.

    Alhamdulillah, kegiatan Pos Jubah ini menjadi salah satu program Polres Madina guna menciptakan keharmonisan antara masyarakat dan kepolisian. Semoga Khamtibmas di Madina semakin aman ke depannya, ujar AKP Syamsul.

    Syamsul juga tidak lupa mengimbau masyarakat khususnya pengendara untuk menjaga keselamatan serta patuh pada peraturan berlalu lintas.

    mengindahkan aturan itu sangatlah baik. Selain menjaga diri dari kecelakaan, juga menyelamatkan orang lain dari bahaya,” sambung AKP Syamsul. ( SL  ).

  • Kapolres Madina Sebut Utamakan 3 S Berikan Pelayanan Ke Masyarakat

    Madina, mediatribunsumut.com

    Kapolres Mandailing Natal ( Madina  ) menyebutkan utamakan senyum, salam dan sapa ( 3 S ) sewaktu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak mengurus Surat Izin Mengemudi ( SIM  ).

    Hal tersebut diungkapkan  Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H.M Reza Chairul A.S. S.IK., S.H., M.H saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Satuan Lalu Lintas. Kamis, (03/11 ).

    Dalam sidak tersebut AKBP H.M Reza Chairul A.S. S.IK., S.H., M.H mengatakan pengecekan dilakukan pada siang hari, disaat masyarakat ingin mengajukan permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

    Beliau juga berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menanyakan bagaimana pelayanan personil Satlantas yang bertugas di Satpas Polres Mandailing Natal (Madina).

    Ditakbambahkan Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul A.S. S.IK., S.H., M.H menyampaikan bagaimana kesiapsiagaan petugas dalam melayani masyarakat. Kami tekankan ke anggota supaya selalu ramah, sopan didalam melayani masyarakat.

    Kapolres berharap dan berpesan, petugas harus mengedepankan senyum, sapa dan salam saat melayani masyarakat. Ia juga meminta agar personilnya melayani masyarakat secara prosedural.

    Maksudnya, pelayanan harus dilakukan secara prima pada seluruh kepada masyarakat tanpa memandang asal usul dan jabatan, tuturnya

    Disamping itu Kapolres juga menegaskan agar seluruh personel tidak melakukan pungli (pungutan liar) dan tidak ada transaksional yang diluar ketentuan saat memberikan pelayanan ke masyarakat.

    Inspeksi mendadak ini kami lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta harapannya dapat mewujudkan pelayanan Polri yang PRESISI dilingkungan Polres Madina agar,  Polri khususnya di wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina) lebih dicintai masyarakat, pungkasnya. ( SL  ).

  • Gubsu Serahkan Piagam  Penghargaan WTP Ke Wali Kota P. Sidempuan

    Gubsu Serahkan Piagam  Penghargaan WTP Ke Wali Kota P. Sidempuan

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com

    Gubernur Sumatera Utara ( Gubsu  ) menyerahkan piagam penghargaan atas raihan opini wajar tanpa pengecualian ( WTP  ) dari Kemenkeu kepada Wali Kota P. Sidempuan pada ( 03/11 ) di aula Tengku Rizal Nurdin jalan Sudirman No 41 Medan.

    Penghargaan berbentuk piagam yang ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang secara langsung diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan diterima Walikota  Irsan Efendi, di aula Tengku Rizal Nurdin, Jln Sudirman No 41 Medan.

    Sementara Wali Kota P. Sidempuan mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena Kota P. Sidempuan telah meraih opini WTP.

    Pemerintah Kota P. Sidempuan meriah opini WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI tahun 2021 pada Mei 2022, raihan tersebut menjadi kali ke dua  secara berturut-turut, ujar Irsan.

    Atas raihan tersebut, Kementrian Keuangan RI memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan atas baiknya laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 tersebut, ini merupakan prestasi kita semua, sebutnya.

    Pemko harus tetap didalam jalur ini, dengan penguatan kualitas, akuntabilitas keuangan, kinerja pemerintah serta menjaga komitmen dan kesamaan langkah dalam percepatan pemulihan kebangkitan ekonomi nasional.

    Raihan opini WTP ini harus terus dipertahankan dan menjadi budaya, jangan pernah memberikan kesempatan untuk turun kelas, sehingga perlu upaya nyata yang tidak biasa-biasa saja untuk mewujudkannya, tegas Irsan. ( SL  ).

  • Prov Sumut Masuk Ke 10 Besar Prov Status Inflasi Terkendali

    Prov Sumut Masuk Ke 10 Besar Prov Status Inflasi Terkendali

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com.

    Provinsi Sumatera Utara ( prov Sumut  ) masuk ke dalam 10 besar sebagai provinsi ( prov  ) dengan status inflasi terkendali.

    Sekali-sekali perlu sombong juga saya, memang tinggal sombong ini yang saya punya,  saat ini Sumut masuk sepuluh provinsi yang paling bisa mengendalikan inflasi.

    Demikian dikatakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan setda kota P. Sidempuan pada rapat koordinasi ( rakor  ) evaluasi serapan anggaran provinsi Sumatera Utara ( prov Sumut  ) Ta 2022 di Grand City Hall Medan pada ( 02/11 ).

    Sebagai bentuk apresiasi, Kementrian Keuangan memberikan bonus kepada 10 provinsi yang mampu mengendalikan inflasi tersebut,ujar Gubsu.

    Bonus dimaksud Sumatera Utara ( Sumut ) mendapat Rp 10,3 milyar dari Menteri Keuangan, tegas Gubsu.

    Saat ini kita mendapat bonus dari Menteri Keuangan 10,3 miliar, Negara itu sampai memberikan bonus, memberikan apresiasi dan apresiasi itu  adalah ada yang harus kita lakukan dalam rangka menanggulangi hal-hal yang sulit ini, katanya.

    Di antaranya Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp 10,83 miliar, Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp 10,81 miliar, Provinsi Papua Barat Rp 10,75 miliar, Sulawesi Tenggara Rp 10,44 miliar.

    Kalimantan Timur Rp 10,41 miliar, Yogyakarta Rp 10,41 miliar, Banten Rp 10,37 miliar, Jawa Timur Rp 10,33 miliar, Bengkulu Rp 10,33 miliar, dan Provinsi Sumatera Utara Rp 10,32 miliar.

    Edy menyebut ke depan seluruh unsur Forkopimda akan menguraikan penanganan inflasi dengan menyusun deskripsi pekerjaan (job description).

    Apakah harus kita urai masalah ini, kalau tidak bisa kita arahkan kita buat job description, kami sudah lakukan di daerah, setiap 3 bulan kami rapat membahas isu-isu yang perlu kami antisipasi, isu up to date kita khususnya adalah inflasi, kata Edy.

    Edy berharap kondisi ekonomi di Sumatera Utara bisa dipertahankan dalam posisi seimbang.

    Harus Kita pertahankan agar tidak lebih banyak barang dari uang, tapi tak boleh juga uangnya lebih banyak barang tak ada, Inflasi membuat kita repot lagi, tetapi keseimbangan itu harus kita jaga, pungkasnya.

    Usai kegiatan tersebut Walikota P. Sidempuan Irsan Efendi Nasution mengatakan bahwa, sampai saat ini Pemko P. Sidempuan telah melaksanakan program – program dalam pengendalian inflasi daerah.

    Di P. Sidempuan kita laksanakan kegiatan September menanam, adapun jenis tanaman yang di fokuskan adalah pertanaman bawang merah dan cabai merah, ungkapnya.

    Saya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan September menanam tersebut dapat menekan laju inflasi daerah menjelang Natal dan tahun baru ini, tutupnya.

    Rapat koordinasi evaluasi serapan anggaran provinsi Sumatera Utara ( prov Sumut  ) Ta 2022 tersebut diikuti Wali Kota P. Sidempuan didampingi Ketua DPRD, Kajari dan Kapolres. ( SL  ).

  • Pembantai Anak Dan Istrinya Di Depok Terancam Hukuman Seumur Hidup

    Pembantai Anak Dan Istrinya Di Depok Terancam Hukuman Seumur Hidup

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Riski (36) pembantai anak dan istrinya secara sadis di Pondok Jatijajar, Kecamatan Tapos di Kota Depok, Selasa 01/11 merupakan tindak pidana luar biasa, sadis dan biadab. Oleh karena itu, pelaku patut mendapat hukuman pidana penjara seumur hidup.

    Pemnantaian sadis yang dilakukan Riski terhadap anak dan istrinya dipicu karena pelaku gelap mata lantaran istri pelaku pada malam pembantaian itu, istrinya akan meninggalkan rumah dengan membawa kedua anaknnya sehingga memicu pelaku membacok anaknya secara sadis dengan menggunakan golok, hingga mata korban rusak dan leher menganga. sementara istrinya terkulai dilantai berlumuran darah.

    Menurut hasil investigasi Tim Litigasi dan Advokasi Komnas Perlindungan Anak, usai pelaku membantai anak pertama, dan terkulainya istrinya. pelaku juga berencana membantai anak keduanya pada saat anaknya digendongan pelaku seraya mengayun-ayunkan golok dihadapan warga yang mencoba menolong korban dan menenangkan pelaku agar menghentikan aksinya.

    Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Metro Depok, untuk dimintai pertanggungjawaban hukuman nya sementara anak bungsu dan istri pelaku sedang mendapat perawatan medis.

    “Atas tragedi pembantaian sadis ini, Komnas Perlindungan Anak segera berkordinasi dengan pemerintah Kota Depok untuk memberikan layanan psikososial dan rehabilitasi sosial bagi anak yang selamat dan pelayanan medis bagi ibu korban yang saat ini sedang mendapat layanan medis di rumah sakit”, demikian disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait falam keterangan presnya yang dibagikan kepada sejumlah media di Medan.

     

    (Eka)

  • PP Pemuda Persis didamping PW Sumut, Sambangi PPI 343, dan Motivasi Para Santri

    PP Pemuda Persis didamping PW Sumut, Sambangi PPI 343, dan Motivasi Para Santri

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

    Dalam kunjungan ke Sumatera Utara Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam, selain menghadiri Musykerwil Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Sumut, juga menyempatkan menyambangi Pesantren Persatuan Islam (PPI) 343 di Hamparan Perak.

    Pimpinan Pusat Pemuda Persatuan Islam yang diwakili oleh Sekretaris Umum Ridwan Rustandi, M.Sos, Kabid. Pendidikan Cepi Hamdan, dan Sek. Bidang Jamiyah Taufik Nurdin, didampingi Joko Imawan, S.Pd.I.,MM selaku Pimpinan Wilayah disambut langsung oleh Ustadz Surya Darma yang saat ini menjadi Pimpinan pengasuh pesantren tersebut.

    Ustadz Surya Darma menyampaikan kepada Ridwan Rustandi dan rombongan tentang perjuangan dalam merintis PPI 343 ini.

    “Insya Allah kita optimis mengembangkan Lembaga pendidikan kita ini, walaupun diawal ada masukan, karena masih merintis agar tidak mencantumkan Nama Persis, namun kita tetap kukuh untuk langsung mencantumkan, karena ini syiar kita” ujar Surya yang juga Wakil Ketua di PW Persis Sumut ini.

    Dalam kesempatan ini Ridwan Rustandi memotivasi para santri agar tetap semangat dalam berjuang menuntut ilmu.

    “Adik – Adik harus terus semangat belajar dan menghafal Al Qur’an, karena keberadaan Persatuan Islam Di Sumatera Utara adalah adik- adik, karena pendidikan/pesantren adalah salah satu pintu kaderisasi yang sangat efektif” Ujar Ridwan yang juga Dosen Komunikasi tersebut.

    Kunjungan ini juga diisi dengan ulang kaji hafalan Al qur’an yang dipimpin ustadz Cepi Hamdan Kabid. Pendidikan PP Pemuda Persis,Santri & Santriwati yang bisa menyambung ayat yang dibacakanya mendapat bonus uang saku.

    Diakhir Acara Joko Imawan, S.Pd.I.,MM Ketua PW Pemuda Persatuan Islam Sumut juga menyerahkan beberapa Karung Beras sebagai bentuk kontribusi Pemuda Persatuan Islam mendukung PPI 343 ini.

     

    (Eka)

  • Anak Wakil Ketua DPRD Labura Cabuli Gadis Remaja, Mahasiswa Desak Polisi jangan Lamban

    Anak Wakil Ketua DPRD Labura Cabuli Gadis Remaja, Mahasiswa Desak Polisi jangan Lamban

     

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

    Kasus Perihal Gadis remaja R(16), yang dicabuli pacaranya AS yang merupakan anak Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) Sumatera Utara mengalami trauma berat. Gadis berinisial R tersebut juga menolak untuk sekolah. Tak sampai disitu, laporannya di Polrestabes Medan menjadi sorotan publik karena dinilai lamban dan terkesan ada ditutup-tutupi.

    Prihatin dengan apa yang sudah di alami anak di bawah umur (16 tahun) berinisial R yang dicabuli pacarnya berinisial AS (20 tahun) berkedok pacaran tersebut.

    Dimas Anjasmara selaku mahasiswa UIN SU asal Labuhanbatu utara angkat bicara terkait kasus ini, beliau menyampaikan prihatin karena korban mengalami trauma berat sampai tidak mau bersekolah lagi.

    “Kami berharap pelaku yang sudah di tangkap agar di kenakan pasal yang berlaku di karenakan pelaku sudah berumur 20 tahun, minimal penjara 3 sampai 5 tahun dan maksimal 10 tahun sampai 15 tahun penjara. Merujuk pada UU perlindungan anak”.

    “Dan kami meminta kepada Kapolrestabes Medan agar penanganan kasus ini berjalan dengan transparan dan professional dan tidak ada yang di tutup tutupi karena ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap polisi terkhusus masyarakat Labura (Labuhanbatu Utara). Maka dari itu kami dari mahasiswa yang berkuliah di kota medan yang berasal dari kampung halaman Labura (Labuhanbatu Utara) sangat menyesalkan kejadian seperti ini di karena pelaku anak dari wakil ketua DPRD Labura. Yang seharusnya menjadi contoh teladan dari anak anak lain yang berasal dari Labura. ” ujar Dimas yang juga Kader HMI tersebut.

    SaDimas Anjasmara juga mendesak Polrestabes Medan agar serius menindak lanjutin kasus ini karena banyak mendapat antensi dari Mahasiswa pemuda dan terkhusus masyarakat Labura.

     

    (Eka)

  • Tiga Orang Predator Kejahatan Seksual Terhadap Anak Di Taput Dihukum 5 Tahun Penjara Dan Denda 300 Juta

    Tiga Orang Predator Kejahatan Seksual Terhadap Anak Di Taput Dihukum 5 Tahun Penjara Dan Denda 300 Juta

    Medan | Mediatribunsumut.com

    Tiga dari 10 orang diantaranya 7 pelaku kejahatan seksual yang dilakukan secara bersama (gengRAPE) terhadap seorang remaja putri 15 tahun di salah satu kota di Siborong-borong, Tapanuli Utara, oleh PN Tapananuli Utara dihukum 5 tahun pidana penjara ditambah dengan denda 100 juta rupiah.

    Sangat disayangkan Putusan ini tidak berkeadilan bagi korban karena lebih rendah dari tuntutan jaksa penutut umum yakni 15 tahun dan denda 500 milyar.

    “Atas keputusan Majelis Hakim PN Tapanuli Utara ini perlu disampaikan kepada Ketua MA dan Komisi Yudisial agar memeriksa majelis hakim yang menangangi kejahatan seksual yang sangat biadab ini. “ada apa dengan keputusan hakim yang sangat rendah ini”, demikian disampaikan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dalam keterangan presnya yang dikirimkan kepada sejumlah media di Medan Rabu (02/11).

    Putusan Majelis hakim atas perkara kejahatan seksual yang dilakukan tiga pelaku secara berulang dan atas perbuatannya pelaku didakwa dengan ketentuan pasal 76D jo pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peratutan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup merupakan tuntutan jaksa sudah sangat tepat.

    Karena tindak pidana yang dilakukan ke 3 orang predator ini terhadap remaja putri berulang ini merupakan tindak pidana luar biasa atau extra ordinary crime setara dengan tinfak pidana khusus.

    “saya tidak bisa terima atas putudan ini karena selain tidak berkeadilan api juga tidak setimpal dengan dengan perbuatan pelaku”. jelas Arist.

    Atas putusan yang tidak berkeadilam bagi korban yang saat masih mengalami trauma berat akan melaporkan kepada Majelis Hakim yng menangani perkara kejahatan seksual biadab ini kepada Ketua Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial di Jakarta, kata Arist Merdeka Sirait dalam keterangan presnya.

    Arist Merdeka Sirait mengatakan tidak ada kata kompromi dan atau damai terhadap kasus kejahatan seksual sampai kapanpun, karena kejahatan seksual merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

    “Saya masih mencari tau apa dasar dan alasan majelis hakim memutus perkara kejahatan seksual lebih rendah dari tuntutan JPU,”

    Atas keputusan majelis hakim PN Taput yang tidak berkeadilan ini, Komnas Perlindungan Anak sebagai institusi perlindungan anak independen yang diberi tugas dan fungsi memberiksn pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia bersama korban dan keluarga korban meminta JPU melakukan banding dalam kurun waktu 14 hari kerja setelah putusan dibacakan majelis hakim.

     

    (Eka)