Blog

  • Terkait Dugaan Korupsi DD, APH Didesak Periksa Kades Selamat

    Terkait Dugaan Korupsi DD, APH Didesak Periksa Kades Selamat

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Terkait dugaan korupsi sejumlah kegiatan yang bersumber dari dana desa ( DD ) dari Ta 2021 hingga Ta 2023, untuk itu aparat penegak hukum ( APH ) didesak periksa Kades Selamat Kec Biru Biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Tidak tanggung tanggung, indikasi korupsi DD di desa Selamat, hal ini terungkap berdasarkan penelusuran Tim mediatribunsumut.com.

    Berikut sejumlah kegiatan dan pengadaan yang disinyalir dikorupsi pengelola dana desa.

    Bahwa di Ta 2021 Rp 158 juta lebih dialokasikan DD untuk proyek bukaan jalan baru di dusun I Wargo, namun jalan tersebut tidak dapat difungsikan atau digunakan lantaran proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai aturan atau tidak sesuai kontrak kerja.

    Lalu di Ta 2022 Rp 100 juta ditampung dana untuk pengadaan handtractor.

    Handtractor yang dibelanjakan tersebut diduga hanya menghabiskan dana Rp 18 juta.

    Proyek Bukaan Jalan Baru Dsn I Wargo Tak Dapat Difungsikan

    Tidak hanya indikasi penggelembungan harga, handtractor tersebut hingga ( 25/11 ) malah digudangkan kelompok tani karena tidak dapat digunakan dengan maksimal atau tidak sesuai spesifikasi untuk petani sawah.

    Hal yang sama terjadi pada mesin pencacah pakan ternak, kelompok peternak protes karena tidak sesuai spesifikasi yang dibutuhkan, lagi lagi untuk negara tersebut terbuang sia sia.

    Indikasi korupsi DD di desa Selamat makin menjadi, pada Ta 2023 Rp 175.946.200 dialokasikan dana untuk proyek irigasi pertanian dusun I Wargo.

    Proyek tersebut menuai protes karena Kades desa Selamat membangun irigasi dimaksud di lahan pertanian atau kebun warga tanpa permisi alias tanpa ganti rugi.

    Tanpa basa basi tanaman keras seperti Duku dan AL Fukat ditebang.

    Parahnya lagi pembangunan irigasi itu, membawa petaka pada pemilik lahan, setiap hujan, aliran air irigasi masuk ke kolam ditambah sampah yang terbawa arus air masuk ke kolam ikan pemilik lahan.

    Dengan demikian pembangunan irigasi tersebut dapat dikatakan proyek gagal lantaran disinyalir proyek itu dibangun tanpa proses perencanaan, melainkan ” sesuka hati ” Kades desa Selamat.

    Sekali lagi melalui media ini diharapkan APH segera memanggil dan memeriksa Kades Selamat, karena Kades Selamat terindikasi korupsi DD sejak tahun 2021 hingga 2023.

    ( Tim ).

  • Dugaan Korupsi Pengadaan Handtractor Ta 2022, Seret Kades Selamat Ke Meja Hukum

    Dugaan Korupsi Pengadaan Handtractor Ta 2022, Seret Kades Selamat Ke Meja Hukum

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Dugaan korupsi pengadaan handtractor yang bersumber dari dana desa ( DD ) Ta 2022 Rp 100 juta, seret Kades Selamat Kec Biru Biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera ( Sumut ) ke meja hukum.

    Indikasi korupsi pada pengadaan handtractor terungkap saat Tim mediatribunsumut.com menyambangi kelompok tani penerima bantuan pada ( 25/11 ).

    Kades harus bertanggung jawab soal pengadaan handtractor tersebut, sebab handtractor yang disalurkan ke dua kelompok tani masing masing hanya satu unit.

    Anggaran Rp 100 juta dibelanjakan untuk dua unit handtractor.

    Penjelasan dari sejumlah sumber, harga dua unit handtractor dimaksud ditaksir Rp 18 juta.

    Penuturan anggota kelompok tani, pada saat diuji coba, handtractor tersebut tak berdaya atau tak bertenaga lantaran spesifikasi jenis mesinnya tidak sesuai.

    Alhasil kelompok tani penerima bantuan sama sekali tidak dapat mempergunakannya.

    Sampai ( 25/11 ) salah satu kelompok tani handtractor belum pernah digunakan alias digudangkan.

    ( Tim )

  • Bupati Sergai Harapkan Oil Palm Maraton Jadi Agenda Rutin

    Bupati Sergai Harapkan Oil Palm Maraton Jadi Agenda Rutin

    Dolok Masihul, mediatribunsumut.com

    Bupati Serdang Vedagai ( Sergai) H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan mengikuti Oil Palm, di area perkebunan kelapa sawit PT SOCFINDO Indonesia, Kebun Bangun Bandar Dolok Masihul, ( 25/11/ ).

    Oil palm maraton dilaksanakan dalam 4 kategori yaitu full maraton. 42 kilometer, Half maraton 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer

    Demikian sambutan Bupati Sergai sembari memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara ini.

    Oil palm maraton ke- 3 sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2019 dan 2022, kegiatan Oil palm merupakan lomba Maraton di sekitar kawasan kebun Bangun Bandar, PT SOCFINDO Indonesia, Jabupaten Sergai Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ), jelasnya.

    Perkebunan sawit ini, merupakan salah satu area yang menarik untuk di kembangkan menjadi tujuan favorit wisata lari buat masyarakat Indonesia bahkan manca negara, fasilitas jalan yang cukup memadai serta jalan yang berbukit dan berkelok-kelok sebagai lintasan lomba di tambah suasana sejuk dan asri di bawah rimbunan pohon sawit”, ujar Bupati.

    Lari maraton berskala internasional bisa di katakan sebagai sport tourism dimana peserta yang sebagian besar merupakan masyarakat umum dapat menikmati bentang alam sembari berolahraga.

    Semoga para peserta melihat dan merasakan sensasi berlari di perkebunan sawit yang di penuhi pohon sawit yang berusia mencapai 25 tahun”, jelasnya

    Event ini di harapkan bisa menjadi ajang promosi produk UMKM dan wisata kabupaten Sergai, beliau juga mengharapkan Badan pengelola Dana perkebunan Kelapa Sawit siap untuk mendukung Oil palm maraton ini, pintanya.

    Agar bisa diadakan secara berkelanjutan di tahun 2024 di kabupaten sergai.

    Semoga dengan adanya Oil palm maraton ini bisa semakin mengenalkan UMKM turunan Sawit, membantu masyarakat sekitar .

    Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya Gabungan pengusaha Kelapa Sawit(Gapki) dan Direktur Badan pengelola Dana perkebunan Kelapa Sawit selaku tuan rumah yang telah membuat kegiatan “, tandasnya.

    Oil palm maraton ini diikuti para pelari lokal Sergai dan pelari nasional dari sejumlah daerah seperti Medan, Jakarta, Riau, Labuhan Batu, Asahan selain itu ikut juga para belasan pelajar dari manca negara yaitu Kenya dan Malaysia.

    Hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK, Dandim 0204/DS , Letkol Yoga Febrianto, SH, Msi Perwakilan GAPKI sejumlah daerah, ketuaTP-PKK Sergai Ny. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, ketua GOPKI Ny, Aini Zetara Adlin Tambunan para staf Ahli, asisten, para kepala OPD, Camat masayarakat.

    (Lamsa Butar butar).

  • Alamsyah S.H.,M.H Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC Peradi Deli Serdang Dan 2 Kab Lainnya

    Alamsyah S.H.,M.H Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC Peradi Deli Serdang Dan 2 Kab Lainnya

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Alamsyah S.H.,M.H resmi dilantik Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Pusat Prof Dr.Otto Hasibuan
    menjadi Ketua DPC Peradi Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi priode 2023 – 2028 di Aula Hotel D’prima Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, (25/11 ).

    Pelantikan itu ditandai dengan penyerahan SK kepenguruasan dan Bendera Pataka Peradi yang berikan oleh Ketum DPN Peradi Pusat Prof Dr.Otto Hasibuan S.H.,M.M kepada Ketua DPC Peradi Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi terpilih Alamsyah S.H.,M.H periode 2023-2028.

    Dalam arahannya, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Pusat Prof Dr.Otto Hasibuan S.H.,M.M menyampaikan selamat dan sukses kepada saudara Alamsyah dan para pengurus yang dilantik hari ini. Semoga DPC Peradi Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi semakin jaya dan berkembang di bawah kepemimpinan saudara Alamsyah.

    “Tentunya memimpin sebuah organisasi itu tidak mudah, apalagi organisasi Advokad dimana didalamnya orang orang yang intelektual, namun saya yakin dan percaya saudara Alamsyah mampu menjalankan roda roda organisasi advokad ini dengan baik,” tuturnya.

    Apalagi sambungnya Prof Otto mengatakan program kerja yang disampaikan suadara Alamsyah tadi sangat baik yakni dengan membangun kantor DPC Peradi Deli Serdang.

    “Saya sangat mendukung dengan program saudara Alamsyah dengan satu periode masa jabatannya ini akan berupaya membangun gedung kantor DPC Peradi Deli Serdang, kendati menurutnya tak mudah tapi saya yakin dengan kemampuan saudara Alamsyah dan seluruh pengurus DPC Peradi Deli Serdang mimpi itu akan terwujud,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Alamsyah S.H.,M.H Ketua DPC Peradi Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi terpilih periode 2023-2028 mengucapkan terimakasih atas waktu yang diberikan ketua umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Pusat Prof Dr.Otto Hasibuan S.H.,M.M yang menyempatkan hadir didalam pelantikannya hari ini.

    “Hari ini saya sangat senang sekali, hari ini merupakan hari bersejarah dimana pertama kalinya pelantikan Ketua DPC Peradi Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi langsung dilantik oleh ketua umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Pusat Prof Dr.Otto Hasibuan S.H.,M.M.,” ucapnya.

    Dikatakan Alam, sesuai dengan program kerja yang disampaikannya waktu lalu, ia optimis akan membangun gedung kantor DPC Peradi Deli Serdang.

    “Insya allah dengan masa jabatan yang saya pimpin saya akan membangun kantor DPC Peradi Deli Serdang sekecil kecilnya pondasi bangunannya sudah ada, kalau hal itu tidak terjadi saya tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketua,” terangnya.

    Berikut susunan Pengurus DPC Peradi Deli Serdang, Sergai, dan Tebing Tinggi.
    Ketua : Alamsyah S.H.,M.H
    Sekretaris : Azmi Zulfachri S.H.,M.H
    Bendahara : Faisal Was S.H

    Sementara Susunan Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC Peradi Deli Serdang, Sergai, dan Tebing Tinggi di jabat.
    Ketua : Dedy Suheri S.H
    Sekretaris : Ihkwan Khairul Fahmi S.H
    Bendahara : Muhammad Fadly S.H

    Sedangkan, Young Lawyer Committe (YLC) DPC Peradi Deli Serdang, Sergai, dan Tebing Tinggi di jabat
    ketua : Rafi Ramadhana S.H
    Sekretatis : Erwin Murdani Purba S.H
    Bendahara : Dwifara Syahri Zulmi S.H.
    (D.Marbun)

  • Pelanggan PDAM Tirta Deli Resah, Air Tak Ngalir

    Pelanggan PDAM Tirta Deli Resah, Air Tak Ngalir

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Pelanggan PDAM Tirta Deli di Pekan Jumat Deli Serdang resah dan kecewa lantaran air tak mengalir.

    Menurut keterangan pelanggan PDAM Tirta Deli kondisi air yang tidak ada sudah dilaporkan ke petugas PDAM Tirta Deli.

    Namun sampai hari ini ( 24/11 ) pihak Tirta Deli tak kunjung datang memperbaikinya, pada hal sudah hampir 2 bulan tak datang.

    Tidak diketahui apa alasan mengapa belum juga diperbaiki, pada hal Tirta Deli mengatahui air adalah kebutuhan yang sangat vital.

    Bicara soal bayaran atau tagihan rekening air tidak pernah terlambat.

    Terkait hal ini telah dikonfirmasi kepada pihak PDAM Tirta Deli dan mengatakan diperbaiki besok atau lusa, katanya.

    Kenyataannya sampai berita ini diterbitkan ( 24/11 ) ternyata tak juga diperbaiki.

    Pada hal pemkab Deli Serdang telah mengucurkan dana milyaran rupiah untuk membantu PDAM Tirta Deli memberikan pelayanan kepada masyarakat ( Red ).

  • APH Usut Dugaan Penggelembungan Pengadaan Handtractor Ta 2022 Desa Selamat

    APH Usut Dugaan Penggelembungan Pengadaan Handtractor Ta 2022 Desa Selamat

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Aparat penegak hukum ( APH ) diminta usut dugaan penggelembungan pengadaan handtractor Ta 2022 yang bersumber dari dana desa ( DD ) desa Selamat Kec Biru Biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Indikasi penggelembungan harga untuk pengadaan alat pertanian tersebut terkuat setelah Tim mediatribunsumut.com konfirmasi ke sejumlah pihak di desa Selamat.

    Menurut sumber Tim mediatribunsumut.com bahwa untuk pembelian alat pertanian tersebut paling banyak menghabiskan dana Rp 50 juta.

    Sementara berdasarkan data yang dimiliki Tim mediatribunsumut.com buntuk pengadaan handtractor Ta 2022 menelan dana Rp 100 juta.

    Permainan DD lainnya di Ta yang sama disinyalir terjadi pada penanganan covid -19 yang menghabiskan dana Rp 43 juta lebih.

    Hal tersebut telah dikonfirmasi Kades Sibiru Biru, namun hingga berita ini diterbitkan Kades masih bungkam.

    Sekali lagi melalui media ini diminta kepada Inspektorat dan aparat penegak hukum mengusutnya guna penyelamatan uang negara.

    ( Red ).

  • Kali Ini, Kejuaraan Trup Gembira Dambaan ke-8 Di gelar di kecamatan Tebing tinggi

    Kali Ini, Kejuaraan Trup Gembira Dambaan ke-8 Di gelar di kecamatan Tebing tinggi

    Tebing Tinggi,
    Mediatribunsumut,com

    Bupati Serdang Bedagai ( Sergai). H. Darma Wijaya bersama dengan Wakil Bupati (wabup) sergai H Adlin Tambunan terlihat bergabung dangan menghadiri acara Kejuaraan Trup Gembira Dambaan, yang dilaksanakan di desa Paya Lombang kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (22/11/2023 ).

    Suasana akrab terlihat pada kegiatan malam itu, dimana Bupati Darma Wijaya dan Wabup, Adlin Tambunan saat itu duduk serta berbaur bersama masyarakat dengan bermain Trup gembira dengan warga di daerah itu.

    Bupati Darma Wijaya sangat mendukung kembalinya dilaksanakan kegiatan dengan unsur kearifan lokal seperti Trup gembira ini di tengah tengah masyarakat.

    Trup gembira ini merupakan olahraga yang hampir punah, jadi untuk itu perlu kita galakkan kembali, di samping itu juga acara ini bisa juga membangun silahturahmi dengan masayarakat”, ucapnya

    Dalam kesempatan itu, Bupati Darma Wijaya,  berpesan kepada masyarakat dalam menghadapi pemilu yang akan datang agar semua pihak bersama menjaga bersama keamanan dan ketertiban masyarakat ( kamtibmas) hingga terlaksana pemilu aman, damai dan kondusif.

    “Kita menghimbau kepada masyarakat agar di masa pemilu nanti kita bisa menjaga kamtibmas sehingga bisa tercipta pemilu damai, aman, lancar, dan kondusif, ” tanpa ada kekacauan dalam bentuk apapun, ucap Bupati.

    Dan yang mengikuti kejuaraan Trup gembira yang di laksanakan di kecamatan Tebing Tinggi dan diikuti sebanyak 26 tim dan 14 Desa

    Yang mendapatkan juara 1 Desa Naga Kesiangan, yang mendapatkan juara 2 Desa Kedai Damar, juara 3 Desa Kota Baru, juara 4 Desa Jambu.

    Juara 1 Desa Naga Kesiangan akan mengikuti kejuaraan Trup gembira tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan bulan Januari tahun 2024

    Di sela sela acara dilaksanakan pemberian santunan terhadap 30 orang anak yatim, serta pemberian minyak goreng sebanyak 150 bungkus.

    Pada kesempatan yang sama, kepala Desa Paya Lombang Misdianto meresa sangat berterimakasih atas di laksanakan acara kejuaraan Trup gembira di Desanya.

    Hadir dalam acara Kadus PMD Sergai, Fajar Simbolon, Kadis Perizinan Reza Firmansyah, Kadis lingkungan Hidup, Hedi Novria, Camat Tebing Tinggi Edi Syahputra beserta para Kepala Desa sekecamatan Tebing Tinggi .

    ( Lamsa Butar Butar).

  • BBM Nelayan Langka, Diduga Ada Main Dinas Perikanan Deli Serdang Dengan Penyalur

    BBM Nelayan Langka, Diduga Ada Main Dinas Perikanan Deli Serdang Dengan Penyalur

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Terkait langkanya bahan bakar minyak ( BBM ) jenis solar untuk nelayan di Percut, diduga ada main Dinas Perikanan Deli Serdang dengan penyalur.

    Dinas Perikanan berupaya cuci tangan terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi Solar nelayanan sekira bulan Agustus lalu.

    Indikasi tersebut terkuak berdasarkan penjelasan Kabid Perikanan Dinas Perikanann Deli Serdang Zulkifli Lubis kepada mediatribunsumut.com pada ( 21/11 ) melalui whatsApp.

    Penjelasan Kabid Perikanan sulit diterima akal sehat, pasalnya jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) setiap nelayan hanya 2 kilo liter ( Kl ) per hari.

    Sehingga nelayan mengambil jatahnya hingga Desember 2023, makanya pertenagahan Agustus lalu langka dan nelayan membeli BBM ke Pantai Labu, kata Zulkifli.

    Setelah kejadian, Saat ini nelayan mendapat jatah 5 Kl per hari, ini sesuai hasil rapat bersama penyalur, sebutnya.

    Jadi dalam rapat tersebut diajukan penambahan kuota kepada Bupati, Gubsu, Pertamina, Kementerian KKP dan BPH, “ujar enteng.

    Sepertinya Kabid Perikanan sengaja melupakan pasal 16 ayat 3 yakni BUP dan Penyalur wajib memastikan penyaluran jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan tepat sasaran dan tepat waktu, volume sesuai dengan surat rekomendasi.

    Kejadian kelangkaan BBM untuk nelayan terjadi bukan kali pertama, di awal tahun 2023 gejolak kelangkaan di Kec Pantai Labu disinyalir mulus, tanpa penegakan hukum.

    ( Red ).

  • Berdua Nyolong HP, Kiung Gol, Ucok Diburu Polisi

    Berdua Nyolong HP, Kiung Gol, Ucok Diburu Polisi

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Berduan maling handphone ( HP Duiki Atmaja alias Kiung (23), warga Dusun I Biru Biru, Desa Biru Biru, Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, nginap di hotel pordeo, sedangkan Ucok masih diburu Polsek Biru Biru

    Begini kronologinya 

    Pada Minggu malam, 24 September 2023 lalu, korban, Aresto Ginting (25), yang kesehariannya bekerja sebagai mekanik di salah satu bengkel, warga Dusun III Kampung Tengah, Desa Biru Biru, Kecamatan Biru Biru, meletakkan handphone merek Oppo Tipe A53 warna hitam, tepat di sampingnya.

    Handphone tersebut sedang dicas, dan posisinya di dekat jendela ruang tamu.

    Senin pagi, 25 September 2023, sekira pukul 07.00 WIB, korban bangun dan hendak mengambil handphonenya.

    Namun, alangkah terkejutnya dia karena handphone kesayangannya itu sudah raib. Lantas, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Biru Biru.

    Berbekal laporan korban, personel Unit Reskrim Polsek Biru Biru langsung melakukan penyelidikan.

    Dari hasil penyelidikan itu, petugas menemukan handphone korban dari seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) yang telah membeli handphone tersebut dari Kiung dan Ucok.

    Petugas pun menyita handphone beserta kotaknya. Dari situ pula, petugas melakukan pencarian terhadap kedua pelaku.

    Pencarian yang dilakukan polisi akhirnya membuahkan hasil. Pada Selasa, 21 November 2023, sekira pukul 10.30 WIB, personel Unit Reskrim Polsek Biru Biru yang dipimpin Ipda Irfan Alma SH mendapat informasi jika pelaku, (Duiki Atmaja) alias Kiung sedang di rumahnya.

    Tak mau buang-buang waktu, petugas meluncur ke rumah pelaku dan menangkap Kiung tanpa perlawanan.

    Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Biru Biru untuk diproses hukum.

    “Waktu kita interogasi, pelaku Kiung ini mengaku diajak pelaku, Ucok untuk menjualkan handphone curian tersebut, setelah sebelumnya diakuinya jika handphone itu diambil dari rumah korban dengan cara menggalah dengan kayu,”

    ujar Kapolsek Biru Biru, AKP Cahyadi melalui Kanit Reskrim, Ipda Irfan Alma SH kepada wartawan, Rabu (22/11/2023).

    Untuk pelaku, sebut Irfan, akan dijeratndengan Pasal 363 ayat (1) ke-3e Subs 480 ayat (1) Jo 55 dari KUHPidana.

    “Untuk pelaku, Ucok sedang kita buru,” sebut Irfan.

    (Hasnal)

  • Murachman Diganjar 2 Tahun Terbukti Gunakan Surat Palsu Gugat HGU PTPN 2

    Murachman Diganjar 2 Tahun Terbukti Gunakan Surat Palsu Gugat HGU PTPN 2

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Murachman ( 65 ) diganjar 2 tahun pernjara karena terbukti menggunakan surat palsu untuk mengugat HGU PTPN 2.

    Setelah memeriksa bukti-bukti yang dilampirkan dalam memori kasasi, termasuk keterangan-keterangan para saksi, majelis hakim MA memutuskan dan menetapkan Murachman bersalah melanggar pasal 263 ayat 2 KUH Pidana

    dan harus menajalani hukuman selama 2 tahun penjara dipotong selama masa tahanan sementara.

    Murachman diyakini terbukti menggunakan surat-surat palsu.

    Di usia Murachman yang sudah tua, harus mendekam dipenjara dipotong masa tahanan untuk menebus dan memperjawabkan perbuatannya.

    Walau sempat menghirup udara bebas pasca putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, pada bulan Juni 2023 lalu, akhirnya kembali harus masuk hotel prodeo di Lembaga Pemasyarakatan ( LP ) Lubuk Pakam.

    Majelis Hakim Mahkamah Agung menerima kasasi Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) dan menetapkan warga Gang Jaya, Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa itu bersalah dan terbukti menggunakan surat-surat palsu.

    Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Kajari Deli Serdang di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, pada 12 Juni 2023 lalu.

    Majelis Hakim Mahkamah Agung diketuai Soesilo SH, MH dalam putusan nomor 1133K/Pid/2023 tanggal 03 Oktober 2023 mengabulkan kasasi yang diajukan Jaksa Kejaksaan Negeri Deli Serdang dan membatalkan putusan PN Lubuk Pakam No.471/Pid.B/2023/PN Lbp tanggal 27 Juni 2023.

    HGU Penara bukan Lahan Garapan

    Terbitnya putusan Mahkamah Agung membuktikan bahwa HGU Penara adalah areal milik PTPN 2 bukan milik penggarap yang selama ini mengatasnamakan Rokani cs.

    Mahkamah Agung sangat meyakini bahwa surat-surat yang digunakan Murachman dan dijadikan dasar gugatan kelompok Rokani cs (234 orang) adalah surat palsu.

    Dalam persidangan di PN Lubuk Pakam, Murachman sendiri tidak membantah kalau identitas orangtuanya adalah Zakaria, bukan Adjeman, seperti dalam salah satu lembar surat tentang pembagian tanah sawah ladang yang ditandatangani atas nama Gubernur Sumut oleh Munar Sastrohamidjojo 23 Mei tahun 1953.

    Sementara dari 185 copi contoh surat-surat yang dijadikan dasar untuk menggugat HGU Penara seluas 464 hektar, yang diperiksa dan dibandingkan dengan copi contoh tandatangan Munar Sastrohamidjojo, ternyata tidak identik.

    Tidak hanya itu sejumlah nama yang digunakan sebagai anggota kelompok tani Rokani cs yang menggugat PTPN 2 dan Bupati Deli Serdang, dalam persidangan di PN Lubuk Pakam juga mengakui kalau identitas orangtua mereka sudah diubah dari aslinya.

    Putusan Mahkamah Agung ini sekaligus menegaskan bahwa areal lahan 464 Penara yang merupakan bagian dari afdeling III kebun Tj.Garbus-Pagar Merbau sah dan meyakinkan sebagai bagian dari HGU No.62 kebun Penara.

    Kita berharap putusan MA ini menjadi pemacu semangat karyawan PTPN 2 yang selama ini terus berusaha mempertahankan asset negara ini dari upaya-upaya penguasaan yang dilakukan oknum-oknum tertentu secara tidak sah,” ujar Kasubag Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan menanggapi putusan Mahkamah Agung tersebut.

    ( Red )

  • Surat Kami Camat, Nanti Dipecah Surat PPAT Notaris

    Surat Kami Camat, Nanti Dipecah Surat PPAT Notaris

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Surat kami Camat, nanti dipecah menjadi surat PPAT Notaris.

    Demikian penuturan calon pembeli yang tak disebutkan namanya dalam pemberitaan ini setelah mendapat penjelasan dari pemasaran tanah kaplingan umum Sepakat Rahayu JS.

    Jadi saya selaku calon pembeli malah bingun, yang mana yang benar surat Camat apa surat Notaris, karena kata JS nanti suratnya surat Camat dipecah jadi surat PPAT Notaris, katanya.

    Untuk mendapat keterangan lebih jelas, saya tanya Camat Percut Sei Tuan.

    Oleh Camat mengatakan status tanah tersebut belum jelas, dikabarkan bahwa tanah kaplingan umum tersebut HGU aktif PTPN 2, bebernya.

    Dari keterngan dan informasi yang dihimpun mediatribunsumut.com diduga kuat, tanah kaplingan Sepakat Rahayu di pasar 12 desa Sei Rotan Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut  ) merupakan modus mendapat rupiah masyarakat puluhan juta bahkan bisa mencapai seratusan juta sesuai ukuran tanah.

    Untuk meyakinkan calon pembeli tanah, maka pihak pemasaran Sepakat Rahayu menunjuk seorang Notaris.

    Beberapa waktu lalu Tim mediatribunsumut.com konfirmasi kepada Notaris dimaksud.

    Kepada Tim mediatribunsumut.com Notaris mengatakan surat yang saya keluarkan untuk Kaplingan Sepakat Rahayu adalah jual beli bangunan, katanya.

    Bukan jual beli tanah, sekali lagi bukan jual beli tanah, tetapi jual beli bangunan, tegasnya.

    Terkait hal tersebut diminta kepada pihak PTPN 2 segera mengambil sikap tegas.

    Juga diminta kepada pemkab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) tidak tinggal diam.

    ( Tim )

  • Proyek Ta 2023 Milik  Dinas SDABMBK Deli Serdang Belum Selesai, Sudah Mulai Rusak

    Proyek Ta 2023 Milik Dinas SDABMBK Deli Serdang Belum Selesai, Sudah Mulai Rusak

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Proyek Ta 2023 milik Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (  SDABMBK  )Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) belum selesai, sudah mulai rusak.

    Pantauan Tim mediatribunsumut.com pada ( 09/11 ) lalu proyek siluman Ta 2023 di Kec Percut Sei Tuan  dengan volume pekerjaan pembangunan drainase sudah retak retak.

    Pada hal masih tahap pengerjaan, namun sudah mulai rusak bahkan sudah ditempel tempel.

    Benar benar menyedihkan, dana yang dikucurkan tidak sedikit, menghabiskan ratusan juta rupiah, namun hasil menyedihkan.

    Diduga proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai kontrak kerja.

    Bahkan sejumlah warga protes lantaran penutup drainase lebih rendah dari dibangun sebelumnya sehingga dikhawatirkan memicu banjir di musim penghujan.

    Untuk itu diminta kepada Kadis SDABMBK bertindak dan tidak melindungi penyedia barang jasa yang nakal.

    ( Tim  )

  • Kades Selamat Bungkam Soal Mesin Pencacah Pakan Ternak

    Kades Selamat Bungkam Soal Mesin Pencacah Pakan Ternak

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Kepala desa ( Kades ) Selamat Kec Sibiru biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) bungkam soal pengadaan mesin pencacah pakan ternak.

    Membisunya Kades semakin menguatkan dugaan kurupsi pada pengadaan mesin pencacah pakan ternak.

    Jadi wajarlah Kades membisu disinyalir untuk menutup nutupi boroknya.

    Sementara kepada kelompok tani ternak, Kades seenaknya memberikan angin sorga, katanya dengan enteng Kalau rusak akan kita ganti katanya.

    Bukankah bahasa Kades tersebut mengindikasikan bahwa pengelolaan dana desa ( DD ) Ta 2022 banyak kejanggalan.

    Sayangnya Ketua BPD pun ikut bungkam, jangan jangan Kades dan BPD korupsi berjamaah.

    Ini tidak bisa dibiarkan, diminta kepada Kadis PMD Deli Serdang tidak tinggal diam.

    ( Tim  )

  • PT SMGP Terima Penghargaan Dari BPJS Ketenagakerjaan

    PT SMGP Terima Penghargaan Dari BPJS Ketenagakerjaan

    Madina, mediatribunsumut.com

    PT SMGP menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan pada ( 16/11 ) di Basecamp PT SMGP Purba Lamo.

    Manajemen PT SMGP melalui Tery telah menerima Piagam Pengharggan dari BPJS Ketenagakerjaan.

    Di September 2023, PT SMGP telah melakukan Penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) denga BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mandailing Natal ( Madina ) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di Kabupaten Madina.

    Perjanjian tersebut akan disepakati bahwa PT SMGP akan ikut berkontribusi pada Program Gerakan Nasional Lindungi Pekerja Rentan (GN-Lingkaran) dari BPJS Ketenagakerjaan.

    Selain itu program GN-Lingkaran ini memang merupakan salah satu opsi penyaluran dana CSR yang bisa kami lakukan, yang selama ini kebanyakan perusahaan menyalurkan CSR untuk kegiatan atau pun pembangunan fisik, nah kali ini kami langsung memberikan perlindungan kepada orangnya beserta keluarganya” ucap Tery

    Di momen ini dihadiri Doly Daulay selaku Account Representative dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Mandailing Natal, ia juga menyebutkan bahwa untuk saat ini masyarakat di Desa Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu hampir seluruh masyarakat yang berusia 15 – 65 tahun telah terdaftar sebagai peserta.

    “saat ini PT SMGP telah menyalurkan dana CSR nya untuk ikut serta dalam Program GN-Lingkaran bagi desa Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu, jadi masyarakat yang didaftarkan sebagai peserta aktif yaitu yang berusia 15 – 65 tahun pada saat didaftarkan pertama kali dan ini berarti sudah hampir seluruh masyarakat di kedua desa tersebut sudah terdaftar sebagai peserta”, ucap Doly Daulay

    “Pada program ini, masyarakat telah diikut sertakan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JKM). Bagi masyarakat yang telah berstatus sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan Jaminan pengobatan apabila terjadi kecelakaan kerja, biaya pengobatan tersebut tanpa ada batasan biaya, seluruhnya ditanggung sesuai kebutuhan medis. Dan apabila peserta tersebut meninggal dunia karena kecelakaan kerja maka Negara akan memberikan beasiswa kepada ahli warisnya yaitu 2 orang anak bersekolah mulai dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi. Dan apabila Peserta meninggal dunia diluar hubungan kerja (tidak ada kaitan dengan pekerjaan) maka ahli warisnya akan diberikan santunan sebesar 42 juta rupiah”. tambah Doly.

    Di akhir pertemuan tersebut, Doly Daulay mewakili BPJS Ketenagakerjaan Madina menyerahkan Piagam Penghargaan langsung kepada Tery sebagai perwakilan PT SMGP dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Sibanggor Tonga dan Kepala Desa Sibanggor Julu beserta beberapa Staf dari PT SMGP. ( Tim )

  • Diduga Poktan Di Desa Selamat Dipaksa Terima Mesin Pencacah Pakan Ternak

    Diduga Poktan Di Desa Selamat Dipaksa Terima Mesin Pencacah Pakan Ternak

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga sejumlah kelompok tani ( Poktan ) di Desa Selamat Kec Sibiru biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut  ) dipaksakan terima mesin pencacah pakan ternak.

    Sesuai penelusuran Tim awak media ini kepada pengurus kelompok tani terungkap bahwa mesin pencacah pakan ternak Ta 2022 bersumber dari dana desa ( DD ) tidak sesuai kebutuhan poktan.

    Menurut pengurus dan anggota poktan, mesin yang dibutuhkan yakni mesin dompeng bukan seperti mesin yang serahkan kepala desa Selamat.

    Bahkan salah satu pengurus kelompok tani mengaku menolak karena tidak dapat dimanfaatkan seluruh anggota poktan.

    Kenyataannya, usia mesin yang diserahkan Kepala Desa Selamat cuma bertahan lebihkurang dua bulan.

    Inilah kenyaannya, sudah parkir atau jadi rongsokan tak bisa dipergunakan.

    Jadi diawal rusak uang kas poktan yang gunakan untuk membiayai perbaikan.

    Namun tidak bertahan lama, rusak lagi, rusak lagi, akhirnya poktan tidak tahan membiayai perbaikan mesin tersebut.

    Selain itu diduga belanja pengadaan mesin tersebut digelembungkan.
    Sampai berita ini diterbitkan Kepala desa belum memberikan penjelasan walau telah dikonfirmasi pada ( 16/11 ) melalui whatsApp.

    ( Tim  )