Blog

  • Proyek Pembangungan Bendung Serdang Di Kab Deli Serdang Simpan Misteri

    Proyek Pembangungan Bendung Serdang Di Kab Deli Serdang Simpan Misteri

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Proyek pembangunan Bendung Serdang di Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) menyimpan misteri, pasalnya pihak pengelola ” seolah cuci tangan ” sementara para petani resah air tak mengalir ke sawah.

    Kepada mediatribunsumut.com kepala Unit Operasional Pemeliharaan Bendung Serdang Balai Wilayah Sungai ( BWS ) Asmid di ruang kerjanya pada ( 25/10 ) mengatakan hanya bertanggung jawab mengoperasionalkan Bendung Serdang serta pemeliharaan asset di area Bendung Serdang.

    Bukan kami tidak mau mengoperasionalkan Bendung Serdang, karena pembangunannya belum selesai, ujarnya.

    Sudah banyak pihak yang datang mendesak agar ini difungsikan, namun belum bisa, sudah diuji coba, ternyata salah satu desa jadi ke-banjiran, inilah kendalanya, tegas Asmid.

    Kabarnya pihak Irigasi dan Rawa I Lubuk Pakam sedang mengupayakan pembebasan lahan sepanjang dua ( 2 ) km, lebih jelasnya silahkan tanya kepada pihak Rawa I, ujarnya.

    Ini adalah Bendung Serdang di Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara

    Di hari yang sama mediatribunsumut.com mendatangi kantor Irigasi dan Rawa I di Lubuk Pakam, Tina salah seorang staf di kantor tersebut mengarahkan konfirmasi kepada Plt Sandri yang berwenang memberikan penjelasan.

    Sayangnya, Sandri saat dikonfirmasi via whatsApp pada ( 26/10 ) malah mengatakan belum paham soal proyek pembangunan Bendung Serdang lantaran baru dua ( 2 ) berdinas.

    Jadi, mohon dimaklumi karena belum tau kegiatan disini seperti apa, sebutnya.

    Sementara PPK pembebasan lahan atau tanah Iran Suryanto telah dikonfirmasi via whatsApp pada ( 26/10 ) belum ada tanggapan.

    Sementara para petani makin resah karena pompanisasi sudah tidak dapat digunakan.

    Kami para petani di Segitiga terpaksa menggunakan air bos untuk mengairi sawah, hasilnya tidak maksinal, kata Saragih.

    Belakangan ini air makin sulit, bahkan hampir gagal panen, bayangkan satu rante hanya hasilnya dua goni Padi, keluh Saragih.

    Belum lagi masalah pupuk, untuk mendapatkan pupuk beraubsidi PPL membuat aturan baru, yang menyulitkan para petani, karena para petani di desa ini menyewa lahan persawahan, bukan pemilik lahan, keluhnya. (  SL / IWO  )

  • Disoroti Tutup, Warga Minta Tidak Buka Tutup Perjudian

    Disoroti Tutup, Warga Minta Tidak Buka Tutup Perjudian

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Disoroti tutup, warga minta tidak terjadi buka tutup perjudian, tapi benar benar tutup.

    Setelah mendapat perhatian dari sejumlah media online, salah satunya mediatribunsumut.com yang getol menyoroti, akhirnya perjudian berkedok mesin ketangkasan meja ikan ikan di jalan Utama I desa Kolam tutup, sesuai pantauan mediatribunsumut.com pada ( 25/10 ) sekira 19.30 Wib.

    Secara khusus warga setempat menyampaikan terima kasih kepada mediatribunsumut.com yang menanggapi keluh kesah warga dalam pemberitaan sehingga pihak terkait dapat mengambil tindakan, ujarnya yang berkenan disebut namanya pada pemberitaan ini.

    Yang pasti warga bersyukur perjudian ini tutup, karena selama ini sudah meresahkan, katanya.

    Dan kekhawatiran warga di desa ini tidak terulang seperti beberapa waktu lalu, perjudian tutup, sayangnya hanya beberapa saat saja, lalu buka kembali, sebutnya.

    Warga berharap pihak Kepolisian bertindak tegas, maksudnya pemilik perjudian yang diduga berinisial DS sudah dijerat hukum dan diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

    Diharapkan pemilik perjudian dengan aparat nakal tidak ada main mata, sehingga perjudian ini tutup permanen, pintanya.  (  Tim )

  • Bupati Deli Serdang Gelar Kegiatan Di Hari Terakhir Masa Jabatannya

    Bupati Deli Serdang Gelar Kegiatan Di Hari Terakhir Masa Jabatannya

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Sejumlah kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang di hari terakhir masa jabatan di pusatkan di lokasi pembangunan kantor Camat Percut Sei Tuan desa Saentis pada ( 25/10 ).

    Berikut rangkaian kegiatan Bupati dan Wakil Bupati, menyerahkan bantuan kepada anak anak yang berkebutuhan dan pemberian stunting, kepada yang punya balita dan ibu hamil, pemberian penghargaan kepada kepala Desa yang berhasil melakukan program mengatasi stunting di Desa masing masing,

    Pada kesempatan itu Bupati meminta maaf atas kesalahan, karena kami adalah manusia bisa yang tak luput dari kesalahan.

    Terakhir warga menberikan hasil pertanian Percut Sei Tuan kepada Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan.

    Kegiatan tersebut dihadiri Tumanggor
    Anggota DPRD Deli Serdang dari Dapil Percut Sei Tuan, seluruh UPT Percut Sei Tuan, Danramil Percut Sei Tuan, Kapolsek Percut Sei Tuan, Mantan Sekda Deli Serdang Darwin Zain, seluruh kepala desa se Percut Sei Tuan, seluruh mantan kepala desa Percut Sei Tuan, FKPA Percut Sei Tuan, Camat Batang Kuis.

    Tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh adat, tokoh pemuda, berbaur bersama dengan Bupati gembira.

    Fhoto bersama, saat kepala desa Medan estate, Asdat Lubis sampaikan ucapan terimakasih kepada bupati Deli serdang

    Sementara Camat Percut Sei Tuan Syukri sapaan akrabnya berterima kasih kepada Bupati, telah memilih tempat Kec Percut Sei Tuan sebagai kunjungan terakhirnya di masa jabatannya.

    Terima kasih, diakhir masa tugas membangun kantor Camat Percut Sei Tuan, sembari disambut gemuruh tepuk tangan.   ( R. Silalahi )

  • Kapolsek Batang Kuis Gelar Dialog Interaktif Halo Polisi

    Kapolsek Batang Kuis Gelar Dialog Interaktif Halo Polisi

    Medan, mediatribunsumut.com

    Kapolsek Batang Kuis AKP Syahrizal gelar dialog interaktif halo Polisi di RRI Medan pada ( 25/10 ).

    Pada dialog tersebut Kapolsek didampingi Baur Subbid Penmas Aiptu Widodo dan acara dipandu Host Salsabilla di frekwensi 94, 3 FM.

    Dialog mengangkat topik respon laporan atau keluhan dari masyarakat dalam hal keamanan dan kenyamanan di area publik di wilayah hukum Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang.

    Polsek Batang Kuis telah mengaktifkan call center 110, masyarakat bisa langsung menghubungi Polsek Batang Kuis, ada Kanit Reskrim dan para Bhabinkamtibmas, ujar Kapolsek.

    Lalu dilaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Batang Kuis, senantiasa berjalan aktif serta dilakukan sambang desa oleh bhabinkamtibmas untuk mengetahui lebih dekat situasi kamtibmas di wilayah desa binaannya masing – masing.

    Bersinergi dengan TNI dan aparatur sipil di desa ( 3 pilar ), jelas Syahrizal.

    Melakukan pencegahan dan pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba dan kejahatan lainnya.

    Kapolsek Batang Kuis di RRI Medan Saat Gelar Dialog Halo Polisi

    Polsek Batang Kuis rutin melakukan penyuluhan ke desa desa binaan dan ke sekolah – sekolah untuk memberikan edukasi serta pencegahan,ungkapnya.

    Saya terjun langsung di dampingi Kanit Binmas serta para Bhabinkamtibmas, jika masyarakat baik pengguna ataupun pengedar barang haram seperti Sabu, ganja dan lain sebagainya maka pihak kami tidak ada tebang pilih langsung memberikan tindakan kepada para pelaku sesuai dengan SOP dan di proses dengan hukum yang berlaku, tegasnya.

    Hal ini sesuai dengan Pasal 55 Perpol No. 2 tahun 2021 bahwa Kepolisian Sektor bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan keamanan dan Ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pemberian perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta tugas tugas Polri lain di daerah hukumnya sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan, terang Syahrizal.

    Diharapkan peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Batang Kuis, jangan sungkan, Polsek Batang Kuis siap siap menerima pengaduan dari masyarakat, katanya. ( Kiki )

  • Kadis PM Dan PTSP P. Sidimpuan Diminta Transparan Pengelolaan Anggaran

    Kadis PM Dan PTSP P. Sidimpuan Diminta Transparan Pengelolaan Anggaran

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PM dan PTSP ) P. Sidimpuan diminta transparan dalam pengelolaan anggaran.

    Terkait pengelolaan dana yang dikucurkan ke Dinas yang dipimpinnya sedianya tidak tertutup, rakyat berhak mengetahui.

    Demikian ditegaskan aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada mediatribunsumut.com pada ( 25/10 ).

    Sangat miris sekelas eselon II masih tabu saat dikonfirmasi soal penggunaan anggarannya, ujar Hadi.

    Sesuai UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) Kadis wajib memberikan penjelasan ini menyangkut kinerjanya, ungkapnya.

    Sederhana saja, bila tidak ada yang ditutup tutupi, diyakini sang Kadis tidak menghindar, sebutnya.

    Untuk diminta kepada Pj Wali Kota P. Sidimpuan untuk mengevaluasi kinerja Kadis PM dan PTSP, pinta Hadi.  ( SL  ).

  • RES Penulis Togel Ditangkap Polsek Batang Kuis

    RES Penulis Togel Ditangkap Polsek Batang Kuis

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    RES penulis togel / Hongkong ditangkap Polsek Batang Kuis pada ( 23/10 ) sekira pukul 21.30 Wib.

    Pelaku ditangkap di jalan Pembangunan Desa Batang Kuis Pekan Kec Batang Kuis Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Demikian dikatakan Kapolsek Batang Kuis AKP Syahrizal kepada mediatribunsumut.com pada ( 24/10 ).

    Dari tangan perempuan penulis togel tersebut disita Rp 416 ribu, ujar Syahrizal.

    Hal ini telah dilaporkan ke Kapolresta Deli Serdang sesuai surat : LP/A/ /X/2023/SPKT/SEK BT QUIZ/ RESTA DS dated 23 October 2023, “ungkapnya.

    Fhoto pelaku saat diserahkan kepolresta lubuk PAKAm dikawal anggota reskrim Polsek Batang kuis

    Pelaku dijerat pasal 303 KUHPidana yakni perkara tindak pidana perjudian jenis togel / hongkong, terangnya.

    Berikut kronologi penangkapan, pada ( 23/ 10 ) sekira pukul 20.00 Wib, Unit reskrim Polsek Batang Kuis mendapat informasi warga melakukan kegiatan perjudian jenis togel / Hongkong di jalan Pembangunan Desa Batang Kuis Pekan Kec Batang Kuis Kab.Deliserdang. Provinsi Sumatera Utara.

    Informasi tersebut ditindaklajuti unit Reskrim yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Batang Kuis Ipda R N Bacin, SH MH menuju ke lokasi.

    Ternyata informasi tersebut benar, di tempat tersebut Kanit Reskrim Ipda Ricardo Novri Bancin SH.MH bersama Tim masing masing Aipda Syahdan, Aipda Fauzi Efendi, Brigpol T Rifai Sirigar
    mengamankan 1 (satu) orang penulis togel / hongkong berikut barang bukti berupa 1 (satu) buah hp merk Samsung yang berisikan angka angka togel / hongkong, uang sebesar Rp 416.000 dan kertas yang bertuliskan angka2 togel / hongkong, bebernya.

    Lalu petugas membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Batang Kuis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    ( Kiki Wahyuni ).

  • Kakek Tewas, Diduga Akibat Kelalaian PT. Antara Kesuma

    Kakek Tewas, Diduga Akibat Kelalaian PT. Antara Kesuma

    Deli Serdang | mediatribunsumut. com

    Parno Kakek berusia ( 62 ) tahun tewas, diduga akibat kelalaian perusahaan PT. Antara Kesuma.

    Parno warga dusun III, Gg Murni desa Telaga Sari kecamatan Tanjung Morawa Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) pada ( 23/10 ) sekira pukul 11.30 Wib sebagai pekerja tukang di perusahaan tersebut meregang nyawa.

    Kematian Parno hingga kini masih misteri, belum diketahui pasti penyebabnya.

    Informasi yang dihimpun mediatribunsumut.com di rumah duka, korban atau almarhum adalah pekerja/ tukang bangunan di perusahaan tersebut bila diperlukan pihak perusahaan.

    Indra Sembada Kepala desa Telaga Sari saat ber- ziarah di rumah duka mengatakan, korban warga saya yang sudah cukup lama bekerja di perusahaan itu.

    “Benar bang, yang meninggal itu warga saya yakni Parno (62), semasa hidup almarhum sebagai tukang bangunan, yang biasa mengerjakan bangunan di perusahaan itu, dan pihak perusahaan memang sudah kenal lama dengan korban,”ujar Kades.

    Perwakilan perusahaan staf personalia Junaidi datang ke rumah duka bersama rombongan.

    Junaidi saat dikonfirmasi mengatakan kami lagi fokus mengurus korban dan semuanya akan diselesaikan oleh pihak perusahaan dari A sampai Z, katanya singkat.

    Perusahaan belum siap wawancara bang, kami dari perwakilan perusahaan turut berduka cita yang sedalam dalamnya, atas meninggalnya bapak Parno, ” ujarnya.

    Ditempat terpisah Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit, SH saat dikonfirmasi terkait kejadian yang menipa Parno, beliau membenarkan kejadian tersebut.

    “Benar bang telah terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban meninggal, saat bekerja di PT. Antara Kesuma, yang beralamat di jalan Medan-Tg. Morawa Km.16,5 Dusun IV Desa Tanjung Morawa B Kec. Tanjung Morawa pada Senin, ( 23 / 10/ 2023 ) sekira pukul 11.30 Wib, terang Kapolsek saat dihubungi via whatsApp.

    Sambung Kapolsek lagi, diduga penyebab meninggalnya korban terjatuh dari ketinggian 6 meter, ketika sedang memperbaiki atap seng perusahaan.

    Sedangkan menurut keterangan para saksi berawal dari, korban masuk dan diminta untuk memperbaiki/ mengganti beberapa atap seng yang bocor.

    Kemudian saksi Filayanti tiba tiba melihat 1 lembar seng atap perusahaan jatuh dari atas yang disusul jatuhnya korban, dimana kepala korban duluan membentur lantai, setelah korban jatuh saksi memanggil beberapa rekan kerjanya dan melihat korban sudah tidak sadarkan diri tergeletak di lantai dengan kepala dalam keadaan mengeluarkan darah.

    Melihat korban tidak sadarkan diri, korban dibawa ke RSU Medistra dengan mengendarai 1 unit mobil perusahaan.

    Setibanya di RSU Medistra korban dinyatakan oleh dokter telah meninggal dunia.

    Pihak perusahaan bersama beberapa orang karyawan membawa jenazah korban ke rumah duka untuk di semayamkan.

    Almarhum saat diberangkat dari rumah duka ke peristirahatan terakhir

    Sampai berita ini diterbitkan pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan ( dikonfirmasi ) karena masih berduka.

    Lalu salah satu karyawan pekerja tetap di perusahaan mengatakan terkait kecelakaan yang terjadi, bang memang
    perusahaan tempat kami bekerja (PT.Antara Kesuma).

    Tidak ada dilengkapi alat keselamatan kerja, seperti helem proyek, Septi dan lainya.

    Pokoknya perusahaan spele bang dengan keselamatan karyawan,”tutur beliau yang tak berkenan disebutkan namanya dalam pemberitaan ini.

    Jadi almarhum itu sebenarnya sudah tak wajar untuk disuruh naik keatas untuk memperbaiki seng yang rusak.

    “Almarhum seharusnya sudah pensiun, mengingat umur almarum sudah lansia, masak disuruh kerja yang itu tidak wajar kan.

    Masih banyak lagi tukang yang lain berarti itu, namun pihak perusahaan sepele,” imbuhnya kesal dihadapan.

    ( Alfiansufialdi/ IWO  )

  • Debu Tebal Di Jln Arteri Kualanamu Dituding Dari Proyek Sport Center

    Debu Tebal Di Jln Arteri Kualanamu Dituding Dari Proyek Sport Center

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Debu tebal yang menyelimuti jalan Arteri Kualanamu dituding dari pengerjaan proyek Sport Center.

    Debu pekat yang menutupi jalan arteri Bandara Kualanamu – Batangkuis sudah pada tingkat mengkhawatirkan atau mencemaskan.

    Demikian dikatakan Sekjen DPN Formapera, Bambang Syahputra kepada mediatribunsumut.com pada ( 23/10 ).

    Kondisi tersebut sangat disayangkan karena pihak pengelola proyek Sport Center membiarkannya, ujar Bambang.

    Jarak pandang sangat dekat bahkan aspal yang semula hitam kini berubah menjadi kecoklatan, sehingga meresahkan pengguna jalan, ungkapnya.

    Kinerja penyedia barang /jasa diduga hanya mementingkan keuntungan saja, nyatanya dibiarkan, sebut Bambang.

    Ditambah lagi aktivitas truk proyek yang cukup padat, kendaraan keluar masuk, debu tebal tak terelakkan, terang Bambang.

    Jadi disinyalir terjadi kelalaian pihak pelaksana proyek Sport Center, diduga melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 274 Ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap pelanggaran yang merusak dan mengganggu fungsi jalan dapat dikenai hukuman penjara hingga 1 tahun atau denda maksimal Rp 24 juta, tandasnya.

    Selain itu, debu ini dikhawatirkan dapat berbahaya dan mengancam keselamatan pengendara atau menimbulkan kecelakaan, ungkapnya.

    Debu dengan partikel kecil dapat membawa virus dan bakteri yang berisiko menyebabkan infeksi saluran napas atau insfa, jika berlangsung waktu lama tidak tertutup infeksi ini dapat mengarah pada penyakit paru-paru serius, seperti bronkitis, emfisema, pneumonia, dan penyakit pernapasan obstruktif kronis (PPOK), katanya.

    Diminta kepada instansi terkait tidak tinggal diam, pengawas proyek yang sempat mandul diharapkan bekerja sesuai aturan yang berlaku, sehingga debu dapat diatasi segera, tutup Bambang. ( BS ).

  • Kapolresta Deli Serdang Sambangi Penyelenggara Pemilu

    Kapolresta Deli Serdang Sambangi Penyelenggara Pemilu

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Kapolresta Deli Serdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo,S.I.K menyambangi penyelenggara pemilu pada ( 23/10 ).

    Kunjungan tersebut diawali ke kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) dan Ketua KPU Syahrial Efendi bersama anggota KPU Deli Serdang menyambut hangat.

    Silaturahmi serta berkoordinasi terkait kesiapan pada penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, ungkap Kapolresta

    Agenda berjalan sesuai rencana, semoga semoga pemilu 2024 berjalan aman, lancar dan kita saling berkoordinasi, bertukar informasi terkait dengan tahapan tahapan pemilu 2024″, ungkapnya.

    Polresta Deli Serdang akan tetap memonitor dan melaksanakan pengamanan tahapan tahapan pemilu guna mengantisipasi hal-hal yang dapat berdampak pada gangguan stabilitas kamtibmas.

    Polresta Deli Serdang berkomitmen penyelenggaraan pemilu 2024 di wilayah hukum Deli Serdang berjalan dengan aman, damai dan mari sama sama kita menjaga Kamtibmas di Deli Serdang ini” pintanya.

    Sementara Ketua KPU Deli Serdang berkomitmen akan terus meningkatkan koordinasi dengan Polri.

    Silaturrahmi Kapolresta Serdang Kapolresta ke kantor Bawaslu, beliau
    disambut hangat Ketua Bawaslu Febriyandi Ginting S. M.Pd.

    Ketua Bawaslu Kabupaten Deli Serdang Febriyandi Ginting S. M.Pd didampingi staff, menyampaikan akan bersinergi dalam menghadapi tahapan pemilu 2024. (. Rdn )

  • Perjudian Di Desa Kampung Kolam Tak Tersentuh Hukum

    Perjudian Di Desa Kampung Kolam Tak Tersentuh Hukum

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Perjudian di jalan Utama I desa Kampung Kolam Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) tak tersentuh hukum, pada hal Kapoldasu sudah instruksikan tak ada kompromi dengan narkoba dan perjudian.

    Masih segar dalam ingatan, Kapoldasu dengan tegas mengatakan tak ada tempat buat narkoba dan perjudian di Provinsi Sumatera Utara.

    Seluruh jajarannya diperintahkan untuk mengambil tindakan terhadap tindak pidana yang melibatkan masyarakat dan yang meresahkan masyarakat.

    Sebagaimana diberitakan media ini pada ( 22/10 ) bahwa warga sekitar sudah resah bahkan di lokasi perjudian tersebut suami istri terjadi keributan lantaran biaya kebutuhan keluarga habis di meja judi.

    Tidak hanya itu, menurut warga mobil patroli sering melintas dari tempat tersebut dan tidak jauh dari tempat itu, mobil milik polisi dimaksud berhenti sembari membunyikan klekson, lalu muncul pihak pengelola perjudian, yang kabarnya milik ” DS “.

    Sangat disayangkan Kapolrestabes Medan melalui Kasat Reskrim masih bertahan bungkam.

    Sedangkan Kapolsek Percut Sei Tuan melalui Kanit Reskrim mengatakan nanti di cek, kamarin sudah dicek negatif ada.

    Pada hal tempat perjudian tersebut di pinggir jalan, andaikan dicek dapat dipastikan ditemukan.

    Hal ini telah dikonfirmasi kepada Kapolda Sumut melalui Humas Polda Sumut Kombes Pol Hady Wahyudi via whatsApp pada ( 23/10 ), namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan, pada hal pesan tersebut ceklis dua. (   Tim   )

  • Dua Meja Mesin Judi Ikan Ikan Raup Ratusan Juta Sehari Semalam

    Dua Meja Mesin Judi Ikan Ikan Raup Ratusan Juta Sehari Semalam

    Percut Sei Tuan | mediatribunsumut.com

    Dua meja mesin tembak Ikan- ikan meraup ratusan juta dalam sehari semalam ironinya tak tersentuh hukum.

    Berkedok mesin ketangkasan, meja judi ikan – ikan beroperasi mulus secara terbuka, tepatnya di jalan Lintas Utama 1, Desa Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Dari pantauan mediatribunsumut.com sejak Jumat ( 20 /10 ) sekira pukul 22.34 Wib dan Sabtu ( 21/10 ) sekira pukul 16.45 Wib ramai dikunjungi para pengemar, wajar berpendapatan ratusan juta satu hari satu malam.

    Aktivitas perjudian berkedok ketangkasan tembak ikan yang di jalan Lintas Utama, Desa Kampung Kolam, persisnya di depan Mie Aceh Raja, Samping Toko GABRIEL PONSEL, tidak tersentuh hukum, bahkan terkesan menantang para penegak hukum.

    Berdasarkan penjelasan yang dihimpun Mediatribunsumut. Com dari warga sekitarnya, aktivitas bermodus mesin ketangkasan telah lama bahkan hampir tahunan.

    Bahkan meresahkan masyarakat, seperti dituturkan sejumlah ibu rumah tangga, berulangkali suami istri ribut di tempat perjudian tersebut karena gaji dibuat judi bukan membelanjai anak istrinya, tuturnya.

    Yang paling mengecewakan warga di sini, sering terlihat mobil patroli melintasi tempat itu, nanti berhenti agak di ujung sembari membunyikan klekson mobil seolah kode, lalu pihak pengelola judi keluar mendatangi mobil patroli, setelahnya pergi, ungkapnya.

    Sebagaimana pernjelasan warga tersebut, pantas tempat judi itu tak pernah tersentuh hukum, diduga pemilik judi memberikan upeti atau memberikan setoran pengamanan, jadi seperti pepatah Anjing menggonggong kapilah berlalu, sebutnya.

    Beberapa waktu lokasi itu sering digerebek, namun beberapa hari kemudian beroperasi kembali,”tutup warga kesal.

    Faidil warga jalan utama 1, Desa Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan keberatan dengan adanya judi ketangkasan meja ikan yang berada di kampung yang kami cintai

    “Kami berharap kepada Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan, Kapolsek Percut Sei Tuan agar menindak tegas judi ketangkasan meja ikan yang pemiliknya disinyalir berinisial DS, tangkap dan penjarakan pemiliknya agar tidak ada judi di kampung kami,” pinta Faidil.

    Terkait hal tersebut, pada ( 21/10 )
    mediatribunsumut.com telah mengkonfirmasi via whatsApp Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, S. H, S. I. K melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir, namun belum ada tanggapan sampai berita ini diterbitkan, bahkan terkesan bungkam karena konfirmasi telah ceklis dua.

    Lalu mediatribunsumut.com konfirmasi via whataApp Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M. Agustiawan, S. H, S. I. K, S. H melalui Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Japril Simamora mengatakan nanti kita cek ya bang, kemarin sudah kita cek negatif ada, balasnya singkat.

    ( Red / IWO DS  )

  • Kader PMII Muhammad Khairun Nizam Angkat Persoalan Ilmu Hidup: Menghargai “Yang Relatif”, Menyelami “Yang

    Kader PMII Muhammad Khairun Nizam Angkat Persoalan Ilmu Hidup: Menghargai “Yang Relatif”, Menyelami “Yang

    Muhammad Khairun Nizam, S. Pd salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Batu Bara angkat persoalan Ilmu Hidup:Menghargai “Yang Relatif”, Menyelami” yang Mutlak, sabtu, 21 Oktober 2023

    Seorang sahabat kader PMII bertanya pada saya, “Apakah ada kebenaran mutlak di hidup ini?”. Jawab saya spontan, “Selama sesuatu masih bisa dibahasakan, ia bersifat relatif.” Pertanyaan dan jawaban ini membuka salah satu persoalan penting tidak hanya di dalam filsafat, tetapi juga di dalam kehidupan. Hidup yang berarti adalah hidup yang didasari pada kebenaran. Tidak lebih dan tidak kurang.

    Jawaban saya sederhana. Saya cukup yakin dengan jawaban itu. Selama sesuatu itu masih hidup dalam bahasa, maka ia tidak mutlak. Kata dan bahasa, menurut Gadamer, pemikir Jerman, hidup dalam horison hidup manusia yang bersifat relatif, beragam dan terus berubah.

    Bahasa lahir dari budaya. Karena budaya beragam, maka bahasa pun juga beragam. Budaya mewakili cara pandang dunia (Weltanschauung) tertentu. Bahasa, budaya dan cara pandang dunia tersebut bersifat relatif, sehingga mereka bisa berubah, seturut dengan perubahan kebutuhan manusia. Ungkap Nizam

    Kini kita membahas “Yang Relatif” dan “Yang Mutlak”

    Nizam menyampaikan kita awali “Yang relatif” ini adalah segala yang lahir dari manusia. Di dalamnya termasuk agama, moralitas, filsafat, ilmu pengetahuan, seni, sastra, budaya dan sebagainya. Sebagai manusia, kita memerlukan semua itu untuk mengatur dan memperkaya hidup kita. Kita bisa mengubah semua “yang relatif”, seturut dengan perkembangan keadaan yang ada.

    Nizam jelaskan sedangkan “Yang mutlak” adalah yang melampaui kata dan konsep. Ia adalah keadaan disini dan saat ini sepenuhnya.

    Di dalam filsafat Asia, ia disebut sebagai “kesekarangan yang abadi” (eternal now). Di dalam agama, “yang mutlak” adalah Tuhan.Di dalam hidup, kita harus menghargai “yang relatif”. Agama, moral, filsafat, sains dan sebagainya diperlukan untuk hidup manusia. Kita harus menghargainya, dan siap mengubahnya, ketika dibutuhkan. Sambil menghargai “yang relatif”, kita harus menyelami “yang mutlak”.

    Bagaimana manusia bisa menyelami “yang mutlak”? Ada banyak cara. Cara paling sederhana adalah dengan hidup sepenuhnya berakar disini dan saat ini, dimana waktu dan ruang lenyap di dalam kesekarangan. Di saat itu, ketika kita sungguh terserap di dalam kesekarangan yang abadi, kita menyelami “yang mutlak”.

    Nizam mengungkapkan ketika menyentuh “yang mutlak”, hidup kita berubah. Ada ketenangan dan kedamaian yang mendalam. Ada kejernihan yang muncul, yakni kemampuan melihat keadaan sebagaimana adanya. Pendek kata, kita menjadi lebih bijaksana di dalam menjalani kehidupan.

    “Yang relatif” dan “yang mutlak” adalah dua sayap kehidupan. Bagaikan burung yang perlu dua sayap, supaya ia bisa terbang. Manusia pun memerlukan sayap “yang relatif” dan sayap “yang mutlak”, supaya ia bisa menjalani hidupnya secara utuh. Jika salah satu sayap ini rusak, maka hidupnya pun akan cacat.cetus Nizam

    Campur Aduk

    Nizam menjelaskan Sayangnya, di dalam hidup, banyak orang berat sebelah. Mereka kerap menjadikan “yang relatif” sebagai mutlak. Agama dijadikan Tuhan. Ilmu pengetahuan dan teknologi dianggap sebagai hal yang tak dapat salah.

    Yang terjadi kemudian adalah kebodohan. Hidup dipenuhi dengan aturan-aturan yang menindas, terutama terhadap kelompok minoritas dan kaum perempuan. Diskriminasi, kejahatan terorisme dan konflik menjadi bagian dari hidup bersama. Indonesia sudah kenyang dengan pengalaman ini.

    Disisi bahaya lainnya terjadi, ketika orang tidak menyelami “yang mutlak”. Ia hanya sibuk pada hal-hal “yang relatif”, bahkan menjadikannya hal mutlak. Hidupnya akan mengalami kekosongan. Ketika tantangan besar tiba, stress dan depresi pun tak dapat dihindari.

    Ini tentu harus dihindari. Semua harus dikembalikan ke tempatnya. Agama, sains, teknologi, budaya dan semua ciptaan manusia adalah sesuatu yang relatif. Ia beragam dan bisa diubah, sesuai dengan perkembangan kebutuhan hidup manusia. “Yang mutlak” adalah sesuatu yang di luar bahasa dan konsep, namun dapat dialami seutuhnya dengan metode yang tepat.

    Inilah ilmu kehidupan. Sebagai manusia, kita menghargai segala hal yang relatif, yakni budaya, moral, agama, filsafat dan semua keberagamannya. Kita menjadi kaya dengan pengetahuan. Namun, kita juga menyelam ke dalam “yang mutlak”, dan mendapatkan pencerahan yang mendalam darinya. Jangan ditunda lagi. Tutup nizam

  • Diduga Proyek Kementerian ESDM Di P. Sidimpuan Ta 2018 Rp 1,7 M Lebih Dikorupsi

    Diduga Proyek Kementerian ESDM Di P. Sidimpuan Ta 2018 Rp 1,7 M Lebih Dikorupsi

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    Diduga proyek Kementerian ESDM di P. Sidimpuan pada Ta 2018 dengan pagu Rp 1,7 M lebih dikorupsi.

    Proyek tersebut yakni pembangunan penerangan jalan umum tenaga surya ( PJU TS ) sedianya dibangun di Enam kecamatan di P. Sidimpuan.

    Demikian dikatakan aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini ( 20/10 ).

    Sesuai data yang dimilikinya PJU TS tersebut di pasang hampir Dua Ratus titik yang tersebar di Enam kecamatan, ujarnya.

    Setelah dilaksanakan penelusuran ke sejumlah titik pada ( 19/10 ) tidak ditemukan PJU TS, ungkapnya.

    Andaikan PJU TS dipasang di lokasi tersebut, setidaknya bangkai PJU TS pasti ditemukan.

    Ini sama sekali tidak di temukan di lokasi yang telah ditetapkan pemko P. Sidimpuan, terang Hadi.

    Bahkan salah seorang warga sekitar yang tak bersedia menyebutkan jatinya kepada Tim AMPUH, berkata puluhan tahun tinggal di seputar tempat itu, belum pernah di pasang PJU TS, ungkap Hadi menirukan bahasa warga dimaksud.

    Tentu patut dicurigai pengelola kegiatan Dinas Perkim P. Sidimpuan Rahmat Harahap, ST dan Mhd Dashiki Nst ST mengkorup dana proyek tersebut, tegasnya.

    Terkait hal tersebut AMPUH tidak tinggal diam, tutupnya.  ( Tim  ).

  • SWI Didaftarkan Ke Dewan Pers

    SWI Didaftarkan Ke Dewan Pers

    Jakarta, mediatribunsumut.com

    Sekber Wartawan Indonesia ( SWI ) didaftarkan Pengurus Pimpinan Pusat ( DPP ) SWI ke Dewan Pers ( DP ).

    Pengurus Pusat Svekber Wartawan Indonesia (SWI) mendatangi kantor Dewan Pers untuk mendaftarkan SWI menjadi organisasi wartawan konstituen Dewan Pers pada Selasa ( 17 /.10 ) di Lt. VII Gedung Dewan Pers, jalan Kebun Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat.

    Jajaran Pengurus Pusat SWI diterima langsung Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Atmaji Sapto Anggoro, dan tenaga ahli Winarto beserta Sekretariat Dewan Pers Rita.

    “Alhamdulillah SWI hari ini telah mendaftarkan diri untuk menjadi konstituen Dewan Pers.”

    Demikian dikatakan Sekjen SWI Herry Budiman didampingi Wakil Ketua Umum Ali Nasrullah, Bendahara Umum Anwar Nurdin, Kabid Humas Hendra Gunawan dan Kabid Hubal Arief Ramdhani.

    Herry menjelaskan bahwa menjadi konstituen Dewan Pers merupakan salah satu misi SWI dan menjadi program prioritas hasil Rakernas Juli 2022 di Bogor yang diikuti 180 Pengurus SWI se Indonesia.

    Tentu konsekwensinya SWI harus melengkapi persyaratan sesuai Peraturan DP Nomor 07/Peraturan-DP/V/2008 tentang pengesahan SK DP Nomor 04/SK-DP/III/2006 tentang Standar Organisasi Wartawan. ” ujar founder SWI ini.

    Untuk melengkapi persyaratan menjadi organisasi wartawan konstituen Dewan Pers memang tidak mudah. Namun, berkat kesolidan dan kesepahaman pengurus SWI di seluruh Indonesia, akhirnya persyaratan itu dapat dipenuhi. Herry juga menegaskan bahwa SWI tidak teralifiasi dengan Dewan Pers Indonesia (DPI), ungkapnya.

    “DPP melakukan vermin terhadap pengurus dan anggota. Bahkan DPP sempat mencabut SK 8 DPW SWI Provinsi dan 2 DPD Kabupaten/Kota dengan anggota sekira 200an orang, karena tidak tertib administrasi dan beberapa kedapatan sudah tidak bekerja pada media pers.” terangnya.

    Untuk eksistensi SWI, menurut Herry, selain program internal, pengurus di seluruh daerah diwajibkan melaksanakan program Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) Bareng jajaran forkompimda, tokoh masyarakat dan sebagainya. Ngobar kan forum diskusi untuk menjawab isu-isu terkini di daerahnya masing-masing.

    “Ngopi Bareng itu sumbangsih SWI memberi solusi terhadap isu atau persoalan yang timbul di daerah masing-masing. Apalagi jika bisa dilaksanakan setiap minggu. Keren kan pengurus SWI di daerah” ungkapnya

    Sementara, program internal adalah pengingkatan kompetensi anggota melalui diklat dan workshop tematik, dan mengikuti UKW. Untuk
    peningkatan kesejahteraan, SWI juga sudah punya Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS) tinggal diberdayakan saja.

    “Selain menjadi anggota Koperasi SWS anggota juga diharuskan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.” ungkapnya

    “Saya ucapkan terima kasih atas support teman-teman pengurus dan anggota SWI di seluruh Indonesia. Kita akan selalu bersama, kompak dan salingdukung!” pungkas Herry. ( Tim )

  • 13 Parpol Peserta Pemilu 2024, Penyelengga Gelar Deklarasi Pemilu Damai

    13 Parpol Peserta Pemilu 2024, Penyelengga Gelar Deklarasi Pemilu Damai

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    13 partai politik ( Parpol ) peserta Pemilu 2024, tokoh masyarakat, penyelenggara pemilu menggelar deklarasi pemilu damai.

    Ketua parpol atau perwakilannya, tokoh masyarakat, KPU dan Bawaslu melaksanakan deklarasi pemilu damai sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan pemilu yang aman, jujur dan adil di  Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) di aula Hotel Sitamiang (18/10).

    Deklarasi damai ditandai dengan pembacaan komitmen dipandu Pj. Wali Kota Padangsidimpuan diikuti Ketua partai politik peserta Pemilu di Kota Padangsidimpuan.

    Lima poin deklarasi dibacakan, diurutan pertama siap mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil

    Kedua siap mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dengan menjunjung tinggi etika martabat bangsa dan negara serta menaati peraturan yang berlaku.

    Ketiga menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi dan provokasi yang berimplikasi terjadinya polarisasi dalam masyarakat.

    Empat, menolak hoax, ujaran kebencian, politisasi SARA, politik uang, terakhir menghormati dan menerima hasil pemilihan umum 2024.

    Komitmen pimpinan partai politik diwujudkan dengan menandatangani papan deklarasi beserta penjabat Pj.Walikota, ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0212/TS, Mewakili Danyon 123/RW, Mewakili Kajari, Ketua KPU Padangsidimpuan.

    Pj. Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe , S.K.M, M.Kes menngatakan pemilu 2024 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena pemilihan legislatif ( Pileg ) dan pemilihan Presiden ( Pilpres ) dilaksanakan secara bersamaan.

    “Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk, mari bersama – sama bersinergi, mendukung terwujudnya pemilu yang berkualitas”, ujar, Pj. Wali Kota.

    Pertikaian dan kekerasan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa harus dihindari, pinta Letnan.

    massa pendukung dan semua pihak diharapkan mampu bersikap bijak dan Arif untuk menghindari gesekan – gesekan yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik di tengah – tengah masyarakat, harap Pj Wali Kota dihadapan pimpinan OPD Padangsidimpuan.

    Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dudung Setyawan, SH, S.Ik, MH berharap pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar nantinya.

    Beliau mengingatkan di era digitalisasi sekarang ini agar menjaga diri karena jejak digital tidak akan hilang atau dapat dihapus, ungkapnya. ( SL  )