Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
AkademikHeadLine

Senator Muhammad Nuh Bakal Bangun Kampus PERSIS Unggul di Pantai Labu

Avatar photo
4
×

Senator Muhammad Nuh Bakal Bangun Kampus PERSIS Unggul di Pantai Labu

Sebarkan artikel ini
Senator Muhammad Nuh Bakal Bangun Kampus PERSIS Unggul di Pantai Labu
Anggota DPD RI, KH Muhammad Nuh saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahim dengan masyarakat di Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang yang berlangsung di Masjid Jamik Desa Durian, Rabu (20/5/2026) kemarin.

TRIBUNSUMUT, DELISERDANG — Anggota DPD RI asal Pemilihan Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh membawa kabar baik bagi dunia pendidikan saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahim dengan masyarakat di Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut digelar di Masjid Jamik Desa Durian, Rabu (20/5/2026) kemarin.

Pantauan di lokasi, kegiatan yang dipandu oleh Hasbullah Ja’far ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Durian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan ibu-ibu pengajian Desa Durian yang tampak antusias mendengarkan pemaparan sang Senator.

Dalam sambutannya di hadapan warga, KH Muhammad Nuh menyampaikan harapan besarnya sekaligus memohon doa restu terkait rencana pembangunan Lembaga Pendidikan PERSIS Unggul.

Rencananya, kampus atau sekolah model unggulan tersebut akan didirikan di atas tanah wakaf yang berada di Dusun II, Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu.

Pada kesempatan itu, Senator Muhammad Nuh juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ustadz Hasbullah Ja’far beserta keluarga besar yang telah berlapang dada mewakafkan sebidang tanah milik mereka demi mendukung berdirinya lembaga pendidikan tersebut.

“Semoga lembaga pendidikan ini nantinya dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar KH Muhammad Nuh.

Suasana keakraban begitu terasa hingga akhir acara yang ditutup dengan sesi foto bersama antara sang Senator dengan warga dan perangkat desa.

Usai beramah tamah, Muhammad Nuh bersama perwakilan tokoh masyarakat langsung turun ke lapangan untuk meninjau langsung lokasi tanah wakaf yang akan menjadi tempat pembangunan Lembaga Pendidikan PERSIS Unggul tersebut.

Rencana pendirian Lembaga Pendidikan PERSIS Unggul di kawasan perdesaan Pantai Labu menjadi secercah harapan baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Deliserdang.

Pola kolaborasi yang memanfaatkan instrumen sosial keagamaan seperti tanah wakaf ini membuktikan betapa besarnya kepedulian masyarakat dan tokoh agama setempat untuk bahu-membahu melahirkan fasilitas sekolah yang bermutu tinggi tanpa harus selalu bergantung pada anggaran operasional dari pemerintah pusat.

Dampak nyata dari hadirnya sekolah unggulan di tingkat desa ini adalah anak-anak di sekitar pesisir Pantai Labu kini bisa mendapatkan akses pendidikan Islam yang berkualitas secara lebih dekat dan hemat biaya, tanpa perlu jauh-jauh ke pusat kota Medan.

Secara jangka panjang, roda ekonomi warga di sekitar Dusun II Desa Durian juga diprediksi akan ikut terdongkrak berkat berdirinya klaster pendidikan baru ini, mulai dari menjamurnya warung makan hingga penyediaan fasilitas kos-kosan bagi para pelajar.

Agar niat mulia pembangunan gedung sekolah ini dapat segera terealisasi tanpa hambatan di kemudian hari, penguatan aspek legalitas dokumen pertanahan dan administrasi sertifikasi wakaf di tingkat desa hingga KUA harus tuntas dan berada dalam kondisi clear and clean sejak awal demi mengantisipasi potensi sengketa hukum.

Di samping itu, komite pembangunan dan pemerintah desa perlu memperluas jaringan kemitraan dengan menggandeng pihak swasta melalui pemanfaatan program tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan maupun lembaga filantropi nasional guna mempercepat pendanaan fisik bangunan.

Tidak kalah penting, manajemen sekolah PERSIS Unggul sejak awal harus sudah menyusun kurikulum modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan kewirausahaan, sehingga para lulusannya kelak tidak hanya kuat dalam ilmu agama tetapi juga siap bersaing di dunia profesional global. (MTS/Alm)

Tinggalkan Balasan