Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
Breaking NewsKeluhan WargaSorotanSumutTapanuli Selatan

Rp 1,5 M Dana BUMDes Bersama Angkola Timur Tapsel Sisakan Misteri 

7
×

Rp 1,5 M Dana BUMDes Bersama Angkola Timur Tapsel Sisakan Misteri 

Sebarkan artikel ini

Tapsel,

mediatribunsumut.com

Rp 1,5 M dana Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes. ) Bersama Kec Angkola Timur Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) menyisakan misteri.

Pasalnya kondisi kantor BUMDes Bersama sudah diselimuti rumput liar, hal ini menjadi salah satu bukti BUMDes tidak beroperasi lagi, sementara dana Rp 1,5 M yang bersumber dari PNPM kala itu dikhawatirkan raib.

Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com pada ( 02/05 ) melalui WhatsApp.

Uang negara yang bersumber dari dana PNPM yang kabar peruntukannya untuk simpan pinjam, kini menyisakan deretan pertanyaan, ungkapnya.

Terkait hal tersebut beberapa waktu lalu telah dikonfirmasi Ketua BUMDes Roy Syukur, namun yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan secara gamblang, tegas Tohong.

Penjelasan Ketua BUMDes, justru memantik dugaan ” permainan” dalam pengelolaan dana dimaksud, sebab yang bersangkutan mengatakan jika ingin mengetahui soal dana itu, dapat dikonfirmasi ke Dinas PMD Tapsel, beber Tohong menirukan bahasa Ketua BUMDes.

Lantas, mengapa sang Ketua BUMDes berani mengatakan ke Dinas, bukankah seyogianya dana itu dikelola BUMDes, sebut Tohong.

Tentu semakin menyita perhatian, serta menambah deretan panjang pertanyaan, jangan jangan dana Rp 1,5 M itu sama sekali tidak pernah dikelola BUMDes, ini benar benar celaka, tandasnya.

Sederhananya, jika dana itu dikelola BUMDes, tidak akan mungkin Ketua BUMDes berani berkata, yang lebih mengetahui Dinas PMD, tentu ini menjadi sinyal kuat, kemungkinan dana itu tidak pernah mampir ke rekening BUMDes, sehingga BUMDes Bersama hanya dijadikan ” kambing hitam” ujarnya.

( Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *