Scroll untuk baca artikel
banner 728x90
Breaking NewsKeluhan WargaSorotanSumutTapanuli Selatan

Diduga Ketua BUMDes Angkola Timur Menghindar, Kemungkinan Istri Atau Selingkuhan ” Naik Pitam”

6
×

Diduga Ketua BUMDes Angkola Timur Menghindar, Kemungkinan Istri Atau Selingkuhan ” Naik Pitam”

Sebarkan artikel ini

Tapsel,

mediatribunsumut.com

Diduga Ketua BUMDes Angkola Timur Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) Roy Syukur Simamora menghindar dikonfirmasi, jadi kemungkinan istri atau selingkuhannya ” naik pitam”.

Jadi begini kronologinya sekira pukul 13.44  Wib  mediatribunsumut.com  konfirmasi  melalui WhatsApp, mohon waktu untuk konfirmasi

Sekira pukul 14.36, ada telpon panggilan masuk dengan nama Syukur Simamora, lalu awak mediatribunsumut.com mengangkat panggilan itu, dengan suara perempuan.

Begitu saya sapa, si ibu itu langsung emosi dengan bahasa arogan dan bernada tinggi siapa kau, mengapa kau hubungi aku.

Lalu awak media bertanya, maaf dengan ibu siapa, karena sesuai informasi dari narasumber, pemilik nomor tersebut adalah Ketua BUMDes Angkola Timur Roy Syukur Simamora yakni laki-laki, malah kok perempuan yang sombong yang menelpon.

Kembali awak bertanya, maaf, apa benar ibu Ketua BUMDes Angkola Timur, dengan bahasa kasar berkas kau siapa, lalu awak media mengulangi lagi memperkenalkan diri.

Dengan ketus berkata dari siapa kau dapat nomor ini, lalu awak media katakan dari narasumber.

Amarahnya makin ” membubung” sembari menghardik mengapa kau mau disuruh suruh LSM.

Karena emosi si ibu makin menjadi-jadi, lantas awak media memutuskan sambungan teleponnya

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, belum diketahui ibu tersebut siapa sebenarnya, apakah istri Ketua BUMDes Angkola Timur atau mungkin perempuan simpannya alias selingkuhannya.

Terakhir hal tersebut, Ketua LSM PAKAR DPC Tapsel Ali Tohong Siregar merasa heran nomor WhatsApp Ketua BUMDes Angkola Timur kok malah seorang perempuan yang menguasainya.

Kuat dugaan Ketua BUMDes Angkola Timur sengaja menyewa perempuan sebagai upaya menutupi indikasi korupsi BUMDes Rp 1,5 M, tegas Tohong.

Diminta kepada Ketua BUMDes Angkola Timur tidak keberatan memberikan konfirmasi, pintanya

( Tim )

Tinggalkan Balasan