Tapsel,
mediatribunsumut.com
Diduga Nindya FYP KSO pelaksana proyek pembangunan sekolah rakyat ( SR ) mengabaikan kepentingan umum.
Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan SR di desa Tolang Kec Sipirok Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) menuai ketidak nyamanan buat pengguna jalan, sebab material tanah berserakan dibadan jalan, akibatnya memicu debu tebal dan di musim penghujan berlumpur, licin.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 03/05 ).
Tanah yang menempel pada ban truk pembawa material berjatuhan di badan jalan, aktivitas truk sangat padat dengan jumlah armada diperkirakan mencapai puluhan unit, sehingga tumpukan tanah berserakan di badan ujarnya.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara yang melintasi di area tersebut, ungkapnya.
Apa lagi jarak pandang terganggu lantaran debu yang mengepul saat dilewati kendaraan, tegasnya.
Terkait hal tersebut, Tim LSM PAKAR telah mendatangi pihak penyedia, namun sampai saat ini belum ada tanggapan, katanya.
Diminta kepada pihak perusahaan atau Humas Nindya FYP KSO tidak keberatan memberikan penjelasan, pintanya.
( Tim ).













