Kategori: Breaking News

  • Diduga Dikorupsi DD Ta 2019 Dan Ta 2021, Kades Telaga Tujuh Diadukan Ke PoldaSu

    Diduga Dikorupsi DD Ta 2019 Dan Ta 2021, Kades Telaga Tujuh Diadukan Ke PoldaSu

    Labuhan Deli, mediatribunsumut.com

    Diduga dikorupsi dana desa ( DD  ) Ta 2019 dan DD Ta 2021, kepala desa ( Kades  ) Telaga Tujuh Kec Labuhan Deli resmi diadukan ke Direskrimsus Polda Sumatera Utara.

    Indikasi korupsi yang diadukan yakni penggunaan DD Ta 2019 dan pengelolaan DD Ta 2021 yang dikucurkan ke BUMDes Tujera.

    Dugaan korupsi makin terkuak lantaran Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengelolaan DD Ta 2021 yang diperuntukkan ke BUMDes belum jelas dibuat Ketua BUMDes Tujera Misno.

    Bahkan sebelumnya dikabarkan atas nama masyarakat Telaga Tujuh dpernah menyirati BPD persoalan pengelolaan dana BUMDes dari tahun 2016 hingga tahun 2021, namun yang bersangkutan tak menggubrisnya.

    Diketahui pembuataan Pos Siskamling melalui ADD tahun 2019 tidak ada RPJMDes dan biaya pembangunan terlalu besar sehingga Kades Telaga Tujuh Sunarto diduga dengan sengaja mengambil keuntungan diri sendiri sehingga merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Pembelian Tenis Meja buat Desa Telaga Tujuh diduga digelembungka sehingga merugikan negara.

    Dugaan permainan DD dikuatkan penganggakatan Sugianto menjadi Ketua BUMDes, yang bersangkutan diangkat oleh Kepala desa tanpa melalui musyawarah sekaligus mengabaikan peran BPD, bukankah ini mencurigakan.

    Jadi pengaduan masyarakat (Dumas) ke PoldaSu terkait dugaan korupsi Alokasi Dana Desa tahun 2019 dan persoalan permainan dana BUMDes tahun 2021 merupakan tindakan yang tepat.

    Sebagaimana surat PoldaSu tanggal 11 Oktober 2022 yang ditujukan kepada AH di desa Telaga Tujuh tentang surat pemberitahuan perkembangan Dumas ( SP2D  ).

    Hanya saja, belakangan tindaklanjut Dumas tersebut diarahkan PoldaSu ke Polres Deli Serdang, sementara diketahui pengaduan warga tersebut di wilayah hukumnya di Polres Pelabuhan Belawan.

    Ini memicu tanda tanya, pengaduan masyarakat Desa Telaga Tujuh berkaitan dugaan korupsi Dana Desa dan BUMDes kok ke Polres Deli Serdang?. Sementara kami ketahui wilayah hukum Desa Telaga Tujuh adalah Polres Pelabuhan Belawan,” beber Ahmad kepada wartawan, Kamis (22/12).

    Penelusuran awak media, banyak persoalan pembangunan pada penggunaan DD 2019 dinilai tak transparan. Warga menduga kalau Kades Sunarto terindikasi menyelewengkan Dana Desa dari berbagai pembangunan di desa seperti Pos Siskamling.

    Diketahui pembuataan Pos Siskamling melalui ADD tahun 2019 tidak ada RPJMDes dan biaya pembangunan terlalu besar sehingga Kades Telaga Tujuh Sunarto diduga dengan sengaja mengambil keuntungan diri sendiri sehingga merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Pembelian terhadap tenis meja buat Desa Telaga Tujuh diduga ada penggelembungan harga sehingga merugikan negara.

    Awak media ini pun konfirmasi  kepada Kades Telaga Tujuh Sunarto via whatsApp terkait pengaduan warganya ke Polda Sumatera Utara atas dugaan korupsi ADD dan BUMDes, namun hingga berita ini ditayangkan kades malah bungkam. ( Faisal  ).

  • Pengemudi Di Tes Urin Polres Dan BNN Madina,  Upaya Cegah Laka Lantas

    Pengemudi Di Tes Urin Polres Dan BNN Madina,  Upaya Cegah Laka Lantas

    Madina, mediatribunsumut.com

    Pengemudi di tes Urin oleh Polres dan Badan Narkotika Nasional  ( BNN ) Mandailing Natal ( Madina  ) sebagai salah satu upaya terjadi kecelakaan lalulintas ( Laka Lantas  ).

    Polres Madina, BNNK Madina dan Organda Madina menggelar tes Urin kepada supir bus AKAP  demi mencegah terjadinya kecelakaan Lalu Lintas akibat penyalah  gunaan  Narkoba oleh pengemudi bus, pada ( 23/12 ).

    Kegiatan tes urin ini dilaksanakan di depan  halaman eks Ladang Sari, Desa Gunung Tua Panggorengan, Kecamatan Panyabungan yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Irwan, S.H., M.H sekaligus mewakili Kapolres Madina, AKBP.H.M.Reza CAS dan  Kepala BNNK Madina AKBP H. Eddy Mashuri Nasution S.H., M.H diwakili Kasi P4GN BNNK Madina, Suherman S.Sos, Ketua Organda Madina Palit Nasution, dengan petugas yang hadir dalam razia tersebut  diperkirakan berjumlah 30 orang.

    Petugas yang melakukan razia terdiri dari Personil Sat Lantas Polres Madina, Sat Narkoba Madina, Sat Intel Polres Madina, Biddokes Polres Madina, BNNK Madina.

    Kegiatan tes urin untuk pengemudi bus AKAP dimulai sekitar pukul 09.00 Wib, Bus yang melintas di Jalan Lintas Timur Panyabungan langsung distop petugas dan supir bus langsung didata sekaligus dilakukan tes kepada pengemudi atau Supir.

    Apabila ada tanda-tanda yang mencurigakan, petugas gabungan langsung menyisir mobil tersebut, demi mencegah terjadinya peredaran gelap Narkoba melintas di Wilayah Hukum Polres Madina.

    Kapolres Madina AKBP H.M Reza, S.IK., S.H., M.H melalui Kasat Narkoba Polres Madina, AKP Irwan S.H., M.M mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut  Hari Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023.

    Polres Madina bersama BNNK Madina dan Organda Madina melaksanakan tes urin kepada supir bus Antar Kabupaten Antar Provinsi( Bus AKAP) yang melintas di wilayah Hukum Polres Madina, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan Lalu lintas akibat supir bus yang memakai Narkoba.

    Lebih lanjut Kasat Narkoba mengatakan bila ada pengemudi bus yang positif Narkoba, maka supir bus tidak bisa melanjutkan perjalanan kearah tujuannya.

    Salah satu penumpang Bus AKAP  M. khsan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polres Madina dan instansi lainnya yang telah mengadakan tes urin kepada sopir bus demi mencegah terjadinya penyalah gunaan Narkoba oleh pengemudi.

    Ikhsan menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini, kita merasa nyaman menumpang bus angkutan umum.

    Kegiatan razia tes urin kepada pengemudi bus angkutan umum berlangsung dengan lancar, tidak ada  ditemukan tanda-tanda adanya peredaran Narkoba yang melintas di Jalan Lintas Sumatera, karena setiap mobil yang distop petugas, sopir busnya didata tetapi ada juga petugas yang disiapkan untuk melihat Bus dan petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan sopir untuk memastikan tidak ada membawa barang haram tersebut.

    Dari hasil tes Urin kepada para Supir bus AKAP yang melintas, hasilnya semuanya negatif Narkoba dan petugas tidak ada menemukan Narkoba yang dibawa oleh sopir bus. ( SL  ).

  • Kades Klambir Kec Hamparan Perak Arogan, Meja Jebol Ditendangnya

    Kades Klambir Kec Hamparan Perak Arogan, Meja Jebol Ditendangnya

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Kepala Desa ( Kades  ) Klambir Kecamatan Hamparan Perak Kab Deli Serdang Ibrahim arogan, emosi tak jelas bahkan meja jebol ditentangnya.

    Kesombongan Kades tersebut dipertontonkannya tidak hanya dihadapan dua stafnya tetapi dihadapan awak media ini yang saat itu sedang berada di kantor desa Klambir hendak konfirmasi terkait kegiatan yang bersumber dari dana desa.

    Minggu lalu tepatnya ( 19/12 ) awak media ini, saat kejadian melihat dan menyaksikan Kades Ibrahim mengangkat dan mengayunkan kaki sekuatnya menendang meja hingga jebol yang berada dihadapan awak media ini.

    Stafnya tidak bisa berkutik, hanya diam seribu bahasa dimana saat kejadian hampir waktu istirahan, terpantau kedua stafnya pun keluar dari ruangan tersebut setelah sang Kades keluar terlebih dahulu.

    Tidak diketahui apa motifnya, yang pasti tindakan dan perlakuan Kades Ibrahim dinilai keterlaluan, bahkan tidak pantas dilakukannya selaku pemimpin di desa Klambir.

    Apa lagi tindakannya tersebut merusak asset desa atau asset negara, perlakuan sesukahati terhadap staf bukanlah contoh pemimpin yang hebat, kalau pun ada masalah sedianya dapat dibicarakan.

    Mendang meja kerja hingga jebol layaknya seperti gaya preman, bukan sosok pemimpin ber-integritas.

    Awak media ini mendatangai lagi kantor desa pada ( 23 /12 ) untuk konfirmasi namun belum berhasil karena Kades bersama stafnya sedang rapat.

    Terkait insiden penendangan meja hingga jebol diminta kepada Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD  ) Deli Serdang tidak tinggal diam, namun diharapkan memanggil yang bersangkutan. ( Ibnu )

  • Pesan Ibu Negara Di Peringatan Hari Ibu Ke 94, Agar Kaum Ibu Terus Menjaga Semangatnya

    Pesan Ibu Negara Di Peringatan Hari Ibu Ke 94, Agar Kaum Ibu Terus Menjaga Semangatnya

    Jakarta, mediatribunsumut.com

    Pesan Ibu Negara pada peringatan Hari Ibu ke 94 tahun 2022, agar kaum ibu terus bisa menjaga semangatnya sehingga akan membuat mereka makin berdaya bagi keluarga dan masyarakat.

    Ibu Iriana Joko Widodo menyampaikan pesan penuh semangat bagi para ibu dalam momen peringatan Hari Ibu ke-94 tahun 2022 yang jatuh pada Kamis, 22 Desember 2022.

    Dalam video yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Ibu Iriana tampak menyapa para ibu yang sedang beraktivitas di pasar.

    “Saya senang melihat semangat ibu-ibu di Pasar Sukolilo Madiun dan Pasar Rejoso Nganjuk. Sudah dari pagi, mungkin subuh, para perempuan tangguh ini sudah bekerja dan melakukan aktivitas,” ujar Ibu Iriana.

    Ibu Iriana berujar bahwa setiap ia mendampingi Presiden Joko Widodo berkunjung ke daerah, semangat perempuan tangguh selalu ia temui. Menurutnya, kini makin banyak perempuan yang terlibat dalam sejumlah kegiatan di berbagai bidang.

    “Makin banyak perempuan, ibu-ibu yang terlibat dalam sejumlah kegiatan di berbagai bidang: ekonomi, pendidikan, kesehatan, bahkan tidak sedikit yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, bendungan, dan bandara,” ungkapnya.

    Ibu Iriana pun berpesan agar kaum ibu tersebut bisa terus menjaga semangatnya sehingga akan membuat mereka makin berdaya bagi keluarga dan masyarakat.

    “Terus dijaga semangatnya ya, Ibu-Ibu. Semangat itu yang akan membuat Ibu-Ibu makin berdaya untuk keluarga dan masyarakat,” tandasnya yang dikutip dari
    Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. ( Red  ).

  • Kejari Madina Terima Ekspos Pematangan Lahan Bandara Udara Madina Ta 2022

    Kejari Madina Terima Ekspos Pematangan Lahan Bandara Udara Madina Ta 2022

    Madina, mediatribunsumut.com

    Kejari Mandailing Natal ( Madina  ) menerima ekspos tentang laporan pematangan lahan Bandara Udara Madia Ta 2022 yang progresnya per 17 Nopember 2022 mencapai 85% pada ( 21/12 ) di aula Kejari Madina.

    Kepala UPBU Madina, Yoga Komala mengatakan kegiatan pematangan Lahan yang menjadi progres kerja dalam tahun 2022, telah mencapai 85 % pada tanggal 17 Nopember 2022 yang lalu, Seyogianya progres kerja selesai pada tanggal 09 Desember 2022 yang lalu, namun pada tanggal 17 Nopember 2022 sudah mencapai 85% dan progres itu,  telah sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditentukan.

    Kepala UPBU Madina, Yoga Komala mempersilahkan kepada PPK Bandara Udara Madina, jajaran Direksi diantaranya, Direksi Tehnik, Adrinal Siregar dan  Sahmai Hendri
    untuk memaparkan laporan kegiatan pada tahun 2022 ini.

    Kepala PPK Bandara Udara Madina, Agus Indrawan mengatakan  bahwa progres kerja dalam pematangan lahan sudah mencapai 85% pada tanggal 17 Nopember 2022 yang lalu, dimana seyogianya progres kerja tersebut akan selesai pada tanggal 09 Desember 2022.

    Agus juga mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari Peranan  dari Tim JPN Kejari Madina Bidang Perdata dan TUN Kejari Madina yang selalu memberikan masukan kepada kami sehingga progres kerja dapat selesai tepat waktu.

    ” Terima kasih kepada Kejari Madina yang telah membina  kami sehingga progres kerja dapat selesai tepa waktu,” ungkap Agus dengan semangat.

    Dalam sesi diskusi Kepala Kejari Madina , Novan Hadian SH mengingatkan kepada PPK Bandara Udara Madina untuk mewaspadai situasi cuaca Madina ,cenderung dengan hujan yang lebat oleh karena itu, Pembangunan Bandara Udara Madina agar mengantisipasi terjadinya longsor.

    Novan Hadian juga mengingatkan Pembangunan Bandara Udara Madina harus sesuai dengan Kontrak Kerja,jangan ada yang fiktif dan perhatikan kondisi alam di Bandara Udara Madina.

    Adapun laporan Kegiatan. bandara Udara Madina yang disampaikan PPK Madina, Kajari Madina dan JPN Bidang Perdata dan TUN Kejari Madina selalu memberikan masukan kepada PPK Bandara Udara Madina agar progres kerja dapat selesai tepat waktu.

    Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Novan Hadian SH.,MH mengatakan terima kasih kepada Kepala Pembangunan Bandara Udara Madina beserta jajaran yang telah hadir dalam paparan kegiatan Pembangunan Bandara Udara Madina di akhir tahun 2022, dimana seperti harapan kita semua, ” Proses   Pembangunan Bandara Udara Madina dapat sesuai dengan progres  dan bisa tepat waktu dan sasaran yang telah ditentukan, ” ungkap Kajari Madina dalam sambutannya.

    Kajari Madina juga mengharapkan pembangunan Bandara Udara Madina dapat selesai dan sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditentukan.

    Sebelumnya, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Madina, Edison Sumitro Situmorang SH.,MH., M.Kn mengatakan kepada awak media ini bahwa Ekspose /paparan laporan kegiatan pembangunan Bandara Udara Madina diakhir tahun 2022 yang dilakukan Dinas Perhubungan merupakan salah satu tugas  Perdata dan Tata Usaha Negara , pada Undang Undang Kejaksaan RI No 11 tahun 2021,Perubahan atas UU Kejaksaan  No 16 Tahun 2014.

    Edison juga mengungkapkan atas dasar tersebut, yang mana lebih spesifik  diatur sebagai penambahan tugas bidang Perdata dan TUN ini diatur pada pasal 32 ayat 2, dapat memberikan bantuan hukum, pendampingan hukum,penegakan hukum,pelayanan hukum dan tindakan hukum lainnya  bahwa  bidang Perdata memberikan semua kepada Pemerintah  Kabupaten/ Provinsi/ Pusat , BUMN,BUMD  bagi yang membutuhkan Jasa Pengacara Negara.

    Acara tersebut, Para Team JPN Kejari Madina yakni Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Novan Hadian SH.,MH, didampingi Kasi Intel Kejari Madina Fati Zaro Zai SH, MH, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari  Madina, Edison Sumitro Situmorang SH.,MH.,M.Kn, Kacab Jari Kota Nopan, Arga Hutagalung SH.,MH,  dan Kasubbag BIN Kejari Madina, Putra Masduri SH.,MH, beserta Staff Kejari Madina dan tak lupa dihadiri melalui Vitcom, Ahli PBJ Madina, Jupri Antoni ST( yang dihadiri dalam zoom Meeting) . ( SL  )

  • Gegara Tangani Sengketa Tanah,  M Aris Damanik Disekap, Dianiaya Diduga Oknum Ormas

    Gegara Tangani Sengketa Tanah,  M Aris Damanik Disekap, Dianiaya Diduga Oknum Ormas

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Gegara menangani sengketa tanah, M Aris Damanik ( 33 ) tahun,  disekap dan dianiaya diduga oknum Ormas berinisial I (36) tahun

    Kepada awak media ini pada ( 21/12 ) di Polsek Sunggal, M Aris  menceritakan kejadian tragis yang alaminya pada ( 21/12  ) sekira pukul 00.10 wib dini hari.

    Berikut kronologinya, bermula saat dia menerima telp sembari bertanya dimana kau Ris, lalu saya jawab lagi di seputaran Diski, terus dia mengatakan  serahkan berkas berkas surat tanah itu kalau gak kau serahkan rumahmu kami bakar, bebernya menirukan omongan orang yang mentelpnya.

    Mendengar ucapan dan ancaman itu,  saya cepat cepat pulang menuju rumah di Tanah 600 Sunggal, sampainya di depan rumah saya, tanggal ( 20/12 ) sekira pukul 22.00 wib, saya melihat kawan yang saya kenal dan saya sapa.

    Selanjutnya kata Aris, saya dipaksa mereka untuk memberikan surat (berkas berkas) masalah sengketa tanah yang lagi saya tangani  itu, karena Ulan (28) beralamat Simpang Inalum, Yusuf (60) beralamat Hamparan Perak, Rohani (50) beralamat Hamparan Perak telah  dikuasakan kepada saya.

    Permintaan itu, tidak saya berikan dengan alasan bahwa berkas itu tidak dibawa dan tinggal di kantor, ujar Aris.

    Lalu kata Aris sekira pukul 00.10 dipaksa dan dibawa oknum Ormas menuju jalan Graha Metro Politan desa Helvetia Kec Sunggal DS.

    Dimana sebelumnya saya ”  distop di jalan Simpang Jipur depan Gereja, setelah itu terjadi ribut mulut dan dipukul dibagian Dada sebelah kiri lalu dibawa ke rumah Girsang dan dipukul di rumah Girsang di bibir atas sebelah kanan lalu dipaksa untuk tanda tangani surat itu, lalu saya tanda tangani, kata Aris.

    Atas kejadian tersebut saya dan keluarga merasa terancam dan merasa di kejar kejar oleh mereka sehingga keluarga menyarankan untuk membuat laporan polisi, tutur Aris.

    Kejadian ini sudah saya laporkan bang, dan tim Polsek Sunggal dengan No : STTLP / B/ 993 /XII / 2022 SPKT / Polsek Sunggal tanggal ( 21/ 12 ).

    ” Saya berharap kepada pihak Kepolisian sigap dan tanggap untuk menangani kasusnya dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku, harap Aris.  ( Red  ).

  • Diduga Sama Sama Langgar Aturan, PKL Ditertibkan, Pengusaha Dibiarkan Di P. Sidempuan

    Diduga Sama Sama Langgar Aturan, PKL Ditertibkan, Pengusaha Dibiarkan Di P. Sidempuan

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com

    Diduga sama sama melanggar aturan,  yakni  pedagang kaki lima (  PKL  ) yang menggunakan trotor  ditertibkan sedangkan pengusaha dibiarkan inilah yang terjadi di Kota P. Sidempuan.

    Beberapa pekan belakangan ini, pemko P. Sidempuan gencar menertibkan PKL yang membuka lapaknya di trotoar dan menggunakan badan jalan di jalan Thamrin dan Patrice Lumumba.

    Wali Kota P. Sidempuan mengerahkan Dinas terkait dan mengawal jalan Thamrin dan Patrice Lumumba agar bersih dari PKL.

    Satu catatan yang menarik dalam penegakan hukum yang dilaksanakan pemko P. Sidempuan yakni yang disasar adalah mereka yang tergolong wong cilik.

    Namun tidak berlaku buat pengusaha, malahan pengusaha dibiarkan melanggar aturan.

    Di sejumlah jalan ditemukan pengusaha rokok dibiarkan menempelkan iklannya di tiang lampu jalan milik pemko P. Sidempuan.

    Beberapa waktu lalu awak media ini telah konfirmasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PM dan P2TP ) P. Sidempuan terkait dengan pemanfaatan tiang lampu jalan dijadikan pengusaha rokok atau pendor tempat iklan rokok.

    Menurut penjelasan Kabid Pengawasan Dinas  PM dan P2TP  sampai saat ini tidak ada izin yang diberikan kepada pengusaha rokok tentang pemanfaatan tiang lampu jalan.

    Bahkan kata Kabid Pengawan pada Kamis ( 15/12 ) akan dilaksanakan penertiban untuk iklan rokok yang tidak memiliki izin.

    Ternyata sampai saat ini ( 21/12 ) penertiban tidak benar dilaksanakanakan, kuat dugaan Dinas PM dan P2TP P. Sidempuan hanya omongan yang besar dan tidak bernyali menurunkan iklan rokok tersebut.

    Sangat miris, mengapa pemko P. Sidempuan hanya mampu kepada wong cilik dan tidak untuk pengusaha. ( SL  ).

  • Fahrezi Bocah Penderita Kanker Disambangi YKI Cab P. Sidempuan

    Fahrezi Bocah Penderita Kanker Disambangi YKI Cab P. Sidempuan

    P. Sidempuan, mediatribunsumut.com

    Fahrezi bocah berusia ( 11 ) tahun warga Kelurahan Hanopan Sibatu Kec P. Sidempuan Selatan, disambangi Yayasan Kanker Indonesian ( YKI  ) Cab P. Sidempuan pada ( 20/12 ).

    Ketua YKI Cabang Padang Sidempuan, Ny. Derliana Irsan Efendi Nasution bersama Sekretaris, Ny. Linda Arwin Siregar didampingi jajaran Puskesmas Sidangka, Camat P. Sidempuan Selatan Ahmad Toib dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Saidah Asro Fauziah Siregar
    bertemu dengan Nurdin ayah kandung Fahrezi, menyampaikan rasa prihatinnya dan memintanya agar tetap sabar mengahadapi musibah ini.

    Pada kesempatan tersebut,  beliau mendoakan agar Fahrezi diberikan kesembuhan serta  YKI cabang P. Sidempuan akan berupaya semaksimal mungkin membantu dan memfasilitasi pengobatan Fahrezi, ujar Ketua YKI Cab P. Sidempuan.

    Memberikan dorongan semangat agar tegar mengurus buah hatinya, Ketua dan Sekretaris YKI Cab P. Sidempuan meminta kepada ayah Fahrezi  tetap sabar atas musibah yang Allah berikan.

    Allah tidak memberikan cobaan  diluar batas kemampuan hambanya, semoga ananda Fahrezi diberi kesembuhan agar bisa ceria lagi, sekolah kembali dan kita dari YKI siap membantu memfasilitasi apa saja yang bisa membantu pengobatan ananda Fahrezi” ucap Ny. Derliana.

    YKI Cabang P. Sidempuan  menyerahkan bantuan berupa tali asih yang langsung diserahkan oleh ketua YKI Cabang P. Sidempuan.

    Bahwa Fahrezi mengalami kanker sejak 8 bulan yang lalu dan sudah di tangani di RSUD Kota P. Sidempuan lalu dirujuk ke RSUP Adam Malik di Medan.

    “Fahrezi ” sudah dirujuk ke RSUP Adam Malik pada bulan Agustus lalu, kurang lebih 2 bulan menjalani pengobatan di sana.

    Akan tetapi karena keterbatasan biaya, kami akhirnya pulang, meski pengobatan dijamin oleh BPJS tapi kebutuhan hidup disana mulai dari makan hingga tempat tinggal, kami tidak mampu lagi” ucap Nuddin,ayah kandung Fahrezi.

    Sementara  dr. May Iyasha Sarumpaet, dokter Intership pada Puskesmas Sidangkal yang turut hadir pada kunjungan itu menyampaikan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan biopsi PA hasilnya berupa rhabdomyosarcoma, dimana itu merupakan salah satu keganasan pada otot rangka yang bisa menyerang jaringan otot maupun tulang.

    “Penyebab pastinya sampai sekarang masih belum diketahui, tapi diyakini karena adanya kelainan genetik” ucap dr. May

    Keganasan jenis ini biasanya terjadi pada anak-anak terutama laki-laki berusia dibawah 10 tahun. “jadi memang butuh perhatian khusus dan lebih, untuk terapinya juga nanti akan menyesuaikan dengan kondisi medisnya berdasarkan tingkat keparahannya” jelasnya. (  SL  ).

  • Jembatan Di Kec Galang Rusak Diterjang Arus Sungai, Ka UPTD Will III Dinas SDABMBK DS Tinjau 

    Jembatan Di Kec Galang Rusak Diterjang Arus Sungai, Ka UPTD Will III Dinas SDABMBK DS Tinjau 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Salah satu jembatan di kecamatan Galang rusak setelah diterjang arus sungai,   Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas ( Ka UPTD  ) wil III Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Deli Serdang ( SDABMBK  DS ) langsung meninjau jembatan setelah mendapat informasi dari masyarakat.

    Usai mendapat informasi dari masyarakat bahwa pasca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur beberapa desa dan beberapa kecamatan sehingga debit air melebihi volume atau kapasitas, mengakibatkan jembatan di Dusun VII Desa Nogorejo Kec Galang rusak parah, Ka UPTD Wil III langsung turun melihat kondisi infrastruktur jembatan.

    Jadi setelah menerima informasi dari masyarakat, ada jembatan rusak parah diterjang arus sungai, langsung melakukan pengecekan ke lokasi ini.

    Demikian dikatakan Ka UPTD Wil III Dinas SDABK Deli Serdang Dicky Ahpanda Batubara, ST usai meninjau kerusakan jembatan.

    Ka UPTD Wil III Dinas SDABMBK Dicky Aphanda Batubara, ST datang didampingi dua stafnya yakni M Saleh dan Agus pada ( 19/12 ).

    Setelah melihat kondisi jembatan tersebut, Ka UPTD bersama stafnya langsung memasang police line.

    Dinas SDABMBK Deli Serdang melalui UPTD wil III selanjutnya mengambil langkah langkah diantaranya melakukan upaya darurat.

    Tahap berikutnya melaksanakan penanganan yang bersifat urgen karena jembatan ini adalah akses dari dan menuju sejumlah desa. ( Red  ).

  • Usung Pertambangan Berkelanjutan, PT AR Gelar Olimpiade Mahasiswa Pertambangan “OlympiAR 2022”

    Usung Pertambangan Berkelanjutan, PT AR Gelar Olimpiade Mahasiswa Pertambangan “OlympiAR 2022”

    Bandung, mediatribunsumut.com

    PT Agincourt Resources (PT AR ), Pengelola Tambang Emas Martabe, menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2022 yang menyasar mahasiswa jurusan tambang, geologi, dan teknik dari 12 universitas di Indonesia. Olimpiade yang materinya fokus pada rencana tambang, proses tambang, dan pasca-tambang ini
    mengangkat tema “Mineral Discovery, Unearthing Sustainable Future.”

    Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan OlympiAR bertujuan mencetak generasi muda berprestasi yang berkontribusi dalam penerapan konsep
    pertambangan berkelanjutan untuk membangun negeri.

    “Kami terus mengimplementasikan praktik pertambangan berkelanjutan yang tidak sekadar memberikan manfaat bagi stakeholder dan shareholder kami, melainkan juga praktik pertambangan yang berwawasan lingkungan dan bertanggungjawab secara sosial, yang dapat
    memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Lewat OlympiAR, kami ingin menyebarkan semangat dan prinsip berkelanjutan ini ke generasi mendatang,” kata Ruli.

    Menggandeng Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), OlympiAR resmi dibuka di Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kota Bandung, Jawa Barat, pada  ( 17/ 12 ).

    Pembukaan sekaligus roadshow kedua ini dihadiri Wakil Presiden Direktur PTAR Ruli Tanio; Kaprodi Teknik Pertambangan ITB Dr. Eng. Fadhila Achmadi Rasyid mewakili Rektor ITB; Ir.
    Nurcahyo Indro Basuki, M.T, Ph.D mewakili Kaprodi Teknik Geologi ITB, dan Sekjen MGEI Pusat Iryanto Ahmad Rompo.

    Seremoni pembukaan dilanjutkan dengan paparan materi pembekalan mengenai rencana tambang, proses tambang, dan pasca-tambang oleh pembicara ahli dari PTAR, yakni Principal
    Geologist–Mine Geology Janjan Hertrijana, Manager Environmental Mahmud Subagya, dan
    Superintendent Strategic Mine Planning Bonni Simanjuntak.

    Sekitar 250 mahasiswa dari berbagai universitas, yakni ITB, Universitas Padjadjaran, Universitas
    Papua, Universitas Indonesia, Universitas Pertamina, Universitas Pakuan, Universitas Trisakti,
    Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, dan Universitas Islam Bandung hadir di pembukaan dan roadshow OlympiAR di ITB ini. Sebelumnya, roadshow pertama digelar di
    Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, 3 Desember 2022, yang diikuti sekitar 200 mahasiswa dari 7 universitas di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Ruli menjelaskan sejak kegiatan operasi tambang dimulai hingga kini, tujuan utama pengelolaan lingkungan di Tambang Emas Martabe tetap tidak berubah.

    Tujuan ini mencakup kegiatan
    rehabilitasi, pengelolaan tailings dan batuan sisa secara aman, pengelolaan air sisa proses secara aman, pengelolaan dan pengurangan emisi gas rumah kaca, perlindungan keanekaragaman hayati, dan penutupan pasca-tambang secara aman dan stabil.

    Sejumlah aksi nyata dilakukan, salah satunya menanam lebih dari 41.000 bibit pohon di dalam dan luar area tambang sepanjang 2012 hingga 2021, yang berpotensi memproduksi 18 juta
    kilogram oksigen per tahun dan mampu menyerap sekitar 1 juta ton gas karbon per tahun.

    Selain itu, pada 2021 PTAR melakukan reklamasi lahan hingga 36,22 hektar, mencakup area operasional
    dan area eksplorasi. Ditambah lebih dari 3.000 bibit ditanam di area rehabilitasi.

    Capaian rehabilitasi ini melampaui Rencana Reklamasi PTAR 2017-2021 yang disetujui Kementerian
    Energi dan Sumber Daya Mineral.
    Mewakili Rektor ITB, Kaprodi Teknik Pertambangan ITB Dr. Eng. Fadhila Achmadi Rasyid mengapresiasi gelaran OlympiAR karena telah mengangkat topik keberlanjutan yang memang
    menjadi isu signifikan di bidang pertambangan.

    Sebab, topik keberlanjutan tidak hanya
    memastikan pengelolaan deposit pertambangan yang berharga dan bermanfaat untuk kelangsungan kehidupan, tetapi juga memberikan kontribusi kepada negara dan pembangunan, dengan tetap mengedepankan aspek pengelolaan lingkungan dan sosial.

    “Kami sangat berterimakasih kepada PTAR dan dukungan MGEI atas digelarnya OlympiAR di kampus ITB. Semoga kegiatan ini menghasilkan output yang baik dan bisa menjadi bekal bagi civitas akademika,” tutur Fadhila.

    Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono,
    mengatakan OlympiAR menjadi ajang unjuk kemampuan antarmahasiswa, setelah pembekalan akademis dan rentetan diskusi praktis melalui ajang E-Coaching Jam (ECJ) sejak 2014.

    “Selain menyebarkan semangat pertambangan berkelanjutan Tambang Emas Martabe, OlympiAR bertujuan membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi, kesiapan dan kepercayaan diri untuk masuk ke angkatan kerja dan meniti karir di industri pertambangan,” ujar
    Katarina.

    Katarina menambahkan, sebagai bentuk apresiasi atas minat, partisipasi aktif dan kreativitas mahasiswa, sederet hadiah menarik sudah menanti. Tim pemenang I berpotensi meraih uang
    Rp 50 juta, tim pemenang II menyabet Rp 30 juta, dan tim pemenang III bakal memperoleh Rp 20 juta.

    Tim pemenang I OlympiAR juga berkesempatan mengikuti program internship di Tambang Emas Martabe.
    OlympiAR akan digelar selama 3 bulan ke depan dengan jadwal pendaftaran pada Desember 2022, dilanjutkan dengan Workshop dan Babak pertama penyisihan pada Januari 2023,

    Babak II.penyisihan pada Februari 2023, diakhiri dengan tahap akhir dan pengumunan pemenang pada
    Maret 2023. OlympiAR merupakan bagian dari E-Coaching Jam (ECJ), yaitu diskusi online antara mahasiswa
    dengan coach, dilengkapi webinar dan temu muka offline, sebagai wadah berbagi pengetahuan praktis kepada mahasiswa. Sejak gelaran perdana di 2014 hingga saat ini, ECJ telah
    menjembatani diskusi lebih dari 45 ahli pertambangan serta lebih dari 3.500 mahasiswa di Indonesia.

    Diantaranya ITB Bandung, ITM Medan, UGM, UNDIP, UPN Yogyakarta, UNSYIAH
    ACEH, UNISBA Bandung, UNSRI Palembang, dan Universitas Muhammadyah Tapanuli Selatan.
    ECJ menyabet berbagai penghargaan, tahun ini di ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2022. ( SL  ).

  • Peraonil Sat Pol Air Himbau,  Nelayan Waspada Cuaca Ekstrim Saat Melaut

    Peraonil Sat Pol Air Himbau,  Nelayan Waspada Cuaca Ekstrim Saat Melaut

    Madina, mediatribunsumut.com

    Personil Sat Pol Air Polres Mandailing Natal ( Madina  ) menghimbau nelayan agar waspada cuaca ekstrim saat melaut termasuk kepada masyarakat Desa pasar 5 Natal pada ( 16/12 ).

    Personil Sat Pol Air Brigadir Niko Silalahi  sekaligus Bhabinkamtibmas  mengatakan untuk lebih mengutamakan keselamatan saat berlayar dengan memperhatikan kelengkapan alat navigasi maupun kelengkapan keselamatan.

    “Cuaca sekarang tidak menentu, terkadang panas tiba-tiba angin kencang lalu turun hujan dengan intensitas sedang sampai lebat dan berlangsung beberapa jam.

    Kalau cuaca buruk sebaiknya para nelayan jangan melaut, istirahat saja di rumah, waspada dan deteksi dini sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Gelombang tinggi bisa memicu kecelakaan laut, angin kencang bisa membahayakan”. Himbau Brigdir Niko.

    Brigadir Niko menambahkan “dalam mengarungi lautan saat ini ada beberapa hal yang perlu diwaspadai yakni gelombang laut yang tinggi, arus laut yang kuat serta perubahan cuaca dan ancaman cuaca buruk di lautan. Kelengkapan menghadapi kemungkinan terburuk harus disiapkan minimal life jacket atau pelampung”. Sebutnya.

    Kami dari Sat Pol Air Polres Mandailing Natal siap membantu dan berperan aktif dalam tiap dinamika kelautan yang ada, demi keselamatan para Nelayan”.tutupnya. (  SL  ).

  • Kadus Dan Kader PKK Se Desa Medan Estate Ikuti Pelatihan Desa Layak Anak

    Kadus Dan Kader PKK Se Desa Medan Estate Ikuti Pelatihan Desa Layak Anak

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Kepala Dusun dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( PKK  ) se desa Medan Estate kecamatan Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang mengikuti pelatihan Desa Layak Anak  ( DLA  ).

    Pelatihan DLA adalah salah program prioritas PKK desa Medan Estate karena kegiatan ini sangat bermanfaat kepada para orang tua khususnya.

    Demikian disampaikan Kepala desa Medan Estate Asdat Lubis dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan DLA di aula kantor desa Medan Estate  pada ( 15/12 ).

    Belakangan ini cukup banyak kasus kasus pelecehan terhadap anak dibawah  umur sehingga pelatihan ini sangat berguna buat masyarakat, ujar Asdat Lubis.

    Desa Medan Estate pernah mendapat penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak yakni bapak Arist Merdeka Sirait, tentu dengan dilaksanakannya pelatihan ini kedepan desa kita bisa menjadi desa layak anak, yang memberikan kenyamanan kepada setiap anak, pinta Kades Medan Estate.

    Sementara Ketua pergerakan PKK desa Medan Estate Nurli Nasution meyampaikan  acara hari ini adalah salah satu agenda penting program PKK.

    Untuk pelatihan ini, PKK selaku penyelenggara kegiatan sengaja mengundang narasumber dengan kader yang ada di desa ini dapat bermanfaat dan berdayaguna, harapnya.

    Narasumber Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA  ) Kab Deli Serdang ” Sudrano  ” menegaskan yang dikatakan anak adalah dari usia nol sampai 18 tahun ini sesuai dengan UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

    Dalam aturan telah diatur hak anak, tetapi yang penting yang dibahas saat ini adalah hak hidup anak, hak sipil anak, hak kesehatannya,hak mendapat pendidikan dan lainnya, ujar Sudrano.

    Dalam perjalanan kedepan,  bila ada persoalan atau masalah anak jangan takut datang melapor ke Dinas Perlindungan Anak,  karena dalam Dinas Perlindungan Anak ada lembaga Bantuan hukum, lembaga psikologi, dalam memberikan pelayanan tidak dipungut biaya alias semua gratis, ungkapnya.

    Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah kurangnya keperdulian  masyarakat terhadap masalah itu, untuk itu, saya mengajak bapak bapak dan ibu PKK untuk membuat lembaga Perlindungan Anak di desa ini, pintanya.

    Tujuannya apa, supaya setiap anak di desa ini terlindungi, tugas utama bapak dan ibu mendampingi anak anak yang ada masalah, katanya.

    Salah satu perwakilan dari kecamatan Percut Sei Tuan ibu Sri menyampaikan memang program PKK di kecamatan sangat banyak tapi saya berterima kasih kepada desa Medan Estate bisa melaksanakan kegiatan ini. ( R Silalahi  ).

  • Dugaan Korupsi Dana BOS afirmasi Dan BOS Regular SMPN 3 Pantai Labu Akan Ke Ranah Hukum

    Dugaan Korupsi Dana BOS afirmasi Dan BOS Regular SMPN 3 Pantai Labu Akan Ke Ranah Hukum

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Dugaan korupsi Dana BOS afirmasi Ta 2019 dan BOS Reguler di SMPN 3 Pantai Labu akan masuk ke ranah hukum,  babak baru soal misteri pengelolaan Dana BOS.

    Aparat penegak hukum ( APH  ) akan membongkar permainan kotor dalam pengelolaan Dana BOS Afirmasi 2019
    dengan alokasi Rp 278.000.000 dan Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) Reguler Ta 2021 dan 2022 terkait pemeliharaan sarana prasarana ( Sarpras  ).

    Sebagaimana data yang dimiliki pada Ta 2019 SMPN 3 Pantai Labu mendapat alokasi BOS Afirmasi Rp 278 juta dengan jumlah siswa sasaran  127.

    Dugaan korupsi ini terkuak setelah adanya penjelasan dan pengakuan kepala sekolah (  Kasek  ) Zelfriyan bahwa tablet yang ada di sekolahnya hanya 100 unit.

    Demikian dikatakan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakt Gebrak Sriwijaya Sumut ” S Marpaung, ” terkait temuan Timnya menyangkut pengelolaan Dana BOS Afirmasi 2019.

    Indikasi Dana BOS Afirmasi yang diselewengkan Rp 54 juta dan penggunaan alokasi dana langganan daya dan jasa Rp 24 juta, tegas Marpaung sapaan akrabnya.

    Jadi dugaan kerugian negara bisa bertambah karena APH akan membongkar secara rinci jenis dan merk tablet yang dibelanjakan, apakah spesifikasi sesuai juknis, apakah pengadaannya sesuai ketentuan,  ujarnya.

    Karena kita tau bahwa program BOS Afirmasi adalah perdana dengan sistem pengadaan barang dan jasa SIPLAH dimana satuan pendidikan dikala itu tidak paham tentu Dinas Pendidikan selaku satker teknis melakukan pembinaan secara teknis, sebut S Marpaung.

    Artinya apa, pengelolaan BOS Afirmasi SD dan SMP Ta 2019 Rp10.800.000.0000 dipastikan diketahui Dinas Pendidikan Deli Serdang termasuk darimana seluruh barang dipesan, ungkap beliau.

    Sedangkan untuk pengelolaan BOS Regular untuk anggaran pemeliharaan Sarpras selama dua tahun terakhir ini dapat dibuktikan dengan kondisi gedung sekolah.

    Seperti ini kondisi toilet perempuan

    Toilet misalnya pintunya toilet sudah tidak layak dipergunakan, apa lagi toilet tersebut toilet perempuan.

    Lalu plapon sekolah pun sudah mulai rusak, terlihat jelas belum ada sentuhan pemeliharaan, lantas anggaran pemeliharaannya dikemanakan, apa lagi penjelasan Kasek Zelfeiyan tidak mengetahui berapa beaaran pemeliharaan dari BOS Reguler, kan tidak masuk akal, katanya.

    Maksudnya pengelolaan kedua jenis BOS tersebut penuh misteri, makanya untuk mengungkapnya secara terang benderang siapa saja yang terlibat, maka waktu dekat akan dilaporkan ke APH, tutupnya.  ( Red  )

  • Dugaan Korupsi BOS Afirmasi 2019 Dan Reguler Di SMPN 3 Pantai Labu Terkuak, Disdik DS Jangan Bungkam

    Dugaan Korupsi BOS Afirmasi 2019 Dan Reguler Di SMPN 3 Pantai Labu Terkuak, Disdik DS Jangan Bungkam

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Terkiat dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah ( BOS  ) Afirmasi Ta 2019 dan BOS reguler yang dikucurkan ke SMPN 3 Pantai Labu kab Deli Serdang terkuak, Dinas Pendidikan Kab Deli Serdang ( Disdik DS ) diminta tidak bungkam.

    Terbongkarnya dugaan permainan Dana BOS Afirmasi Ta 2019 di SMPN 3 Pantai Labu,  setelah kepala sekolah Zelfriyan dikonfirmasi awak media ini beberapa hari lalu tepatnya pada (  10/12 ).

    Kepada awak media ini, Kasek dengan tegas mengatakan bahwa tablet yang dibelanjakan bersumber dari BOS Afirmasi Ta 2019 sebanyak 100 unit.

    Dengan demikian kepala sekolah terindikasi menyelewengkan Dana BOS Rp 54 juta, ini tidak bisa dibiarkan.

    Akibatnya 27 jumlah siswa sasaran tidak dapat menikmati pasilitas pemerintah yang diperintukkan kepada peserta didik yang berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar ( 3 T ) hanya karena ulah serakah kepala sekolah yang notabene guru yang sedianya menjadi pendidik yang berbudi pekerti.

    Kepala sekolah pindah menjadi alasan klasik, karena bisa jadi setelah lolos mengkorup uang negara lantas diambil solusi pindah tugas untuk mencari aman, maka bila hal itu yang terjadi diyakini keputusan yang diambil salah besar.

    Sebagai catatan Dana BOS Afirmasi Ta 2019 dialokasikan Rp 10 M lebih yang dipentukkan kepada 127 sekolah tingkat dasar dan menengah dengan besaran berpariasi.

    Selain BOS reguler yang dialokasikan ke SMPN 3 Pantai Labu  yang diperuntukkan untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh Peserta Didik pada satuan pendidikan menengah di Ta 2022 pagu lebih kurang Rp  300 juta.

    Sebagaimana juknis BOS Reguler Ta 2022 pasal 26 ayat 1 komponen penggunaan Dana BOS Reguler huruf h pemeliharaan sarpras.

    Pengakuan kepala SMPN 3 Zelfriyan tidak mengetahui berapa dialokasikan untuk pemeliharaan sarpras sulit diterima akal sehat.

    Terkait dengan hal tersebut awak media ini telah konfirmasi via whatsApp Kasi SMP Dinas Pendidikan Deli Serdang pada ( 12/12 ) namun sampai berita ini dikirim yang bersangkutan belum memberikan penjelasan. ( Tim /Red )

  • Dugaan Fee Proyek 20 s/ d 21% Di Lingkungan Pemkab Tapsel Menyeruak

    Dugaan Fee Proyek 20 s/ d 21% Di Lingkungan Pemkab Tapsel Menyeruak

    Tapsel, mediatribunsumut.com

    Dugaan fee proyek Ta 2022 santer dibicarakan, informasinya 20 s/d 21% di lingkungan pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (  pemkab Tapsel  ) menyeruak.

    Santer dihembuskan, bahkan pihak penyedia barang dan jasa nimbrung dalam informasi itu, bahkan tidak menepisnya hanya saja kabar fee proyek Ta 2022 berparisasi dikisaran 20-21%.

    Demikian ditegaskan aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH  ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini ( 13/12 ) di P. Sidempuan.

    Informasi tersebut diyakini kebenarannya, apa lagi yang berkomentar pihak penyedia, artinya pelaku dan atau korban dalam pengadaaan barang dan jasa,  ujar Hadi.

    Kalau tidak dialaminya, tidaklah segamblang itu yang bersangkutan berkoar koar di tempat ramai,  sebut Hadi.

    Taruhannya adalah kualitas proyek, lihat dan buktikan saja setelah beberapa bulan selesai kegiatan, lagian fee proyek itu bukan tahun ini saja, ini sudah menjadi rahasia umum dikalangan pengelolaa kegiatan, ungkap Hadi menirukan bahasa seorang penyedia.

    Kalau beberapa tahun belakangan memang belum menyentuh angka puluhan masih hitungan belasan, tetapi tahun ini luar biasa, mencapai 20 % s/d 21%, makanya gaung fee ini begitu santer, beber Hadi. ( Red  ).