Kategori: Hot News

  • Mahasiswa Demo Kejatisu-Polda Sumut, Desak Kasus Korupsi Rp 1,9 M di Labusel Tuntas

    Mahasiswa Demo Kejatisu-Polda Sumut, Desak Kasus Korupsi Rp 1,9 M di Labusel Tuntas

    Medan – Massa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan (Perma Labusel) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (23/2/2026). Massa mendesak Kejatisu mengambil alih penanganan kasus korupsi senilai Rp 1,9 miliar di Dinas Sosial Labusel.

    Pantauan di lokasi, massa membawa spanduk besar berisi tuntutan serta kendaraan tempur dalam aksinya. Ketua Umum Perma Labusel, Amiruddin Siregar SH, menyayangkan lambatnya penanganan kasus yang ditangani Kejari Labusel tersebut.

    “Kami sampaikan kekecewaan terhadap Kejari Labusel yang sudah lama menangani kasus ini. Padahal sudah ada 7 oknum yang ditetapkan sebagai tersangka, namun sampai saat ini tidak ada perkembangan,” kata Amiruddin kepada wartawan.

    Amiruddin mencurigai adanya “permainan kotor” di balik mandeknya kasus tersebut. Ia menyebut setiap kali media mengonfirmasi, pihak Kejari melalui Kasi Intel selalu memberikan jawaban normatif.

    “Selalu dialihkan dengan jawaban ‘masih pemeriksaan pak’. Kami minta Kejatisu turun tangan serius menangani tindakan korupsi di Dinsos Labusel ini,” tegasnya.

    Usai dari Kejatisu, massa melanjutkan aksi ke Mapolda Sumut. Korlap Aksi, Bahrian Syah Putra Lubis SH, menyebut pihaknya juga mengadukan dugaan keterlibatan oknum Polri dalam kasus ini.

    “Pak Kapolda juga harus tahu bahwa anggotanya pun ada yang bermasalah. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas dan transparan. Jika tidak ada kejelasan, kami akan terus mendesak Kejatisu lewat aksi berjilid-jilid,” ujar Bahrian.

    Massa kemudian ditemui oleh perwakilan Unit Tipikor Ditreskrimum Polda Sumut (Panit 2 bagian permasalahan daerah Labusel). Pihak Polda Sumut menyatakan tidak bisa melakukan intervensi karena kasus masih dalam tahap penyelidikan di kejaksaan.

    “Kasus ini sedang ditangani oleh Kejari Labusel. Kami tidak bisa ikut campur sebelum selesai penyelidikan di kejaksaan. Karena tidak mungkin ada dua APH (Aparat Penegak Hukum) menangani satu kasus yang sama, nanti dapat merugikan anggaran negara,” jelas Panit 2 Tipikor tersebut.

    Di akhir aksinya, Perma Labusel meminta Kejatisu mengevaluasi kinerja Kejari Labusel. Jika dianggap tidak mampu, mereka meminta kasus tersebut segera dilimpahkan ke Tim Khusus (Kasipidsus) Kejatisu.

    “Harapan kami Kejatisu mengingatkan Kejari Labusel. Kalau memang tidak sanggup, lebih baik mundur dan serahkan ke Kejatisu agar 7 oknum tersebut bisa segera ditangkap dan ada rasa jera bagi pelaku korupsi,” pungkas Amiruddin.

  • Gebrak Panggung Dunia! Syafi’i Efendi Bawa Semangat Diplomasi Pemuda Lewat Indonesian BRICS Youth Forum 2025

    Gebrak Panggung Dunia! Syafi’i Efendi Bawa Semangat Diplomasi Pemuda Lewat Indonesian BRICS Youth Forum 2025

    Jakarta, Media Tribun Sumut – WIRAUSAHA Muda Nusantara (Wimnus) baru saja menggebrak dengan opening ceremony dan kick-off Indonesian BRICS Youth Forum 2025! Ini adalah langkah keren dan konkret untuk memperkuat peran generasi muda Indonesia agar makin bersinar di kancah internasional.

    Forum yang dihelat di Jakarta pada Selasa (28/10) ini mengusung tema “Empowering Young Leaders for Global Collaboration”. Acaranya dirancang sebagai platform dialog super strategis bagi pemuda-pemuda dunia. Tujuannya jelas: memperkuat jaringan global, memperluas wawasan lintas budaya, dan membangun sinergi kuat untuk menaklukkan tantangan abad ke-21.

    Bayangkan keseruannya! Acara ini dihadiri oleh para duta besar, perwakilan lembaga kepemudaan nasional, akademisi hits, serta delegasi muda bersemangat dari negara-negara BRICS dan BRICS+. Sebagai informasi, BRICS adalah singkatan dari lima negara berkembang super penting: Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Kelompok ini adalah kekuatan ekonomi global alternatif yang mendorong kolaborasi kece antarnegara berkembang di bidang ekonomi, keuangan, teknologi, dan diplomasi.

    Eits, tak hanya itu! BRICS kini makin luas dengan format BRICS+, yaitu payung kolaborasi yang membuka pintu bagi banyak negara mitra, termasuk Indonesia, untuk bersama-sama memperkuat solidaritas, pertumbuhan inklusif, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Global South.

    Syafii Efendi, Ketua Umum Wimnus dan inisiator acara, menegaskan forum ini adalah langkah epic Indonesia dalam memperkuat diplomasi pemuda sekaligus membuka ruang kolaborasi yang fresh untuk peningkatan kapasitas, inovasi, dan entrepreneurship lintas negara.

    “Indonesian BRICS Youth Forum 2025 ini bukan cuma acara seremonial biasa, tapi inisiatif nyata untuk mengukuhkan diplomasi kepemudaan dan kolaborasi global! Kami ingin banget mendorong pemuda Indonesia agar percaya diri dan mampu berdiri sejajar dengan generasi muda dari negara-negara BRICS, serta berkontribusi aktif dalam ekonomi kreatif, inovasi sosial, dan pembangunan berkelanjutan,” seru Syafii dengan antusias di Jakarta, Selasa (28/10).

    Wimnus, sebagai organisasi kepemudaan nasional yang fokus banget pada pembinaan mental, wawasan, dan kemandirian, telah aktif bekerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta untuk mencetak wirausahawan muda yang daya saingnya tinggi.

    Gebrak Panggung Dunia! Syafi'i Efendi Bawa Semangat Diplomasi Pemuda Lewat Indonesian BRICS Youth Forum 2025

    “Keberhasilan forum ini mencerminkan konsistensi kami dalam menghadirkan program strategis yang menjembatani pemuda Indonesia menuju ekosistem global yang lebih inklusif,” lanjut Syafii.

    Beliau juga menegaskan bahwa BRICS adalah blok ekonomi utama dunia yang mendorong kerja sama antarnegara berkembang di bidang ekonomi, keuangan, dan diplomasi.

    Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam forum kepemudaan ini adalah penegasan posisi strategis negara dalam jaringan kerja sama global yang berorientasi pada pertumbuhan inklusif dan keberlanjutan.

    “Melalui forum ini, para peserta diharapkan banget bisa menghasilkan ide-ide dan rekomendasi konkret terkait kolaborasi lintas bidang, mulai dari edukasi dan teknologi hingga pengembangan wirausaha dan kepemimpinan strategis,” ujar Syafii.

    Syafii menambahkan, forum ini juga menjadi titik awal yang menarik bagi lahirnya program lanjutan seperti pertukaran pemuda, riset kolaboratif, proyek sosial lintas negara, serta forum tahunan BRICS Youth Collaboration!

    “Dengan suksesnya Indonesian BRICS Youth Forum 2025, Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat diplomasi pemuda, mendorong inovasi lintas negara, dan berkontribusi aktif dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil, kolaboratif, dan berdaya saing global,” tutupnya penuh optimisme.

    FYI, kegiatan Indonesian BRICS Youth Forum 2025 ditutup dengan sesi networking seru dan dialog interaktif bersama korps diplomatik. Ini memberikan kesempatan emas bagi para pemuda untuk membangun jejaring profesional dan kolaboratif dalam skala internasional. (Red)

  • Acara KAUKUS MUDA KRISTEN, 4 Orang Tokoh Hadir Sebagai Narasumber

    Acara KAUKUS MUDA KRISTEN, 4 Orang Tokoh Hadir Sebagai Narasumber

    MEDAN |mediatribunsumut.com-

    Empat Tokoh Sebagai Narasumber Menghadiri acara yang diadakan oleh Kaukus Muda Kristen, FOCUS GROUP DISCUSSION Dengan Tema ” BERPOLITIK TANPA MENCEDERAI IMAN” dilaksanakan di THIRTY NINE POINT COFFEE jalan Tuamang, No.39 Medan Sabtu 09/09/2023.

    Diskusi Politik ini digagasi dan diprakarsai oleh Fajar Aritonang dan Lusius Sinurat Dengan Mengangkat tema. Eksistensi dan Orientasi politisi Kristen dalam Arena Politik Kekuasaan.

    Tokoh Yang Hadir sebagai Narasumber, Fran Timbul Sugiarto Manullang Bacaleg DPRD kota Medan Dapil 3 Dari Partai Hanura.  Dr Badikenita Br Sitepu SE.,SH.,Msi Anggota DPD-RI, Dr Maruli Siahaan SH.,MH Bacaleg DPR-RI Dapil Sumut 1 Dari partai Golkar, R Mawarni P. Tampubolon Bacaleg DPRD-SU Dapil Sumut 1 Dari Partai PDI.P.

    Dihadapan 100 undangan yang hadir dimana mereka merupakan Muda/i KRISTEN, dan empat Politisi ini Memperkenalkan diri serta menyampaikan programnya.

    Kepada para Muda/i Kristen agar menggunakan HAK suaranya pada pemilu 2024 Mendatang, beliau juga memotivasi agar muda/i kristen sebagai generasi penerus harus ambil bagian dalam Politik di NKRI namun Tanpa Mencederai Iman,” Cetusnya.

    (Marpaung)

  • Tahun 2023 !!  Milad 1 DPW LSM GEBRAKK Sriwijaya Sumut

    Tahun 2023 !!  Milad 1 DPW LSM GEBRAKK Sriwijaya Sumut

    Deli Serdang | mediatribunsumut.com

    Tahun 2023 milad 1 ( pertama )
    Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat GEBRAKK SRIWIJAYA Propinsi Sumatera Utara (DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut) di gelar.

    Tepat hari ini, Sabtu ( 09/09 ) dilaksanakan peringatan hari jadi pertama di kantor Sekretariat DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA di jalan Sukamulia. Desa Seanties Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dan seluruh pengurus dan anggota LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumatera Utara.

    Fhoto Edi Yansyah SE, saat potong nasi tumpang didampingi sekjen dan penasehat DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut

    Rangkaiannya diawali sambutan Sekretaris (Sekjen) DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut. Sudarto SE.

    Sementara Ketua DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumut Edi Yansyah, SE menghaturkan ribuan terima kasih kepada seluruh pengurus DPW, DPD, DPC dan seluruh undangan.

    Ucapan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada undangan dan seluruh yang hadir.

    “Semoga kegiatan ini terus berjalan disetiap tahun nya dan lebih meriah lagi, semoga LSM GEBRAKK SRIWIJAYA lebih hadir di tengah tengah masyarakat dan lebih menjurus tupoksi ya, “harap ketua DPD Sumut.

    Fhoto ketua LSM Gebrakk Sriwijaya Sumut Santuni Anak yatim Piatu

    Hal senada disampaikan Sekretaris DPW Sumut. Sudarto SE, atas terselenggaranya ulang tahun GEBRAKK SRIWIJAYA pertama dapat mendorong, menjadi motivasi seluruh pengurus dan anggota yang tergabung.

    “Mari kita bersatu padu untuk kedepan yang lebih baik,mari kita terus mengembangkan tugas tugas yang lebih baik demi masyarakat dan berbagsa bernegara, ” tutupnya.

    Salah satu tokoh masyarakat Alimsyahbana saat di konfirmasi media Tribun Sumut sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan seluruh pengurus DPW LSM GEBRAKK SRIWIJAYA Sumatera Utara

    “Harapan kami sebagai masyarakat semoga LSM atas kepemimpinan Ediyansyah di Sumatera Utara yang ada untuk lebih meningkatkan tugas tugas pokoknya.

    “terutama untuk membela masyarakat yang butuh pendampingan untuk melawan para mafia hukum, mafia tanah dan sebagainya yang merugikan masyarakat yg meresahkan masyarakat maka LSM ini harus ada diantara masyarakat yang teraniaya maupun terjolimi, ” ujar tokoh masyarakat.

    Untuk mengambil bsrkahnya acara ditutup Doa dipimpin M Riduan seorang tokoh masyarakat.

    Pantauan mediatribunsumut.com LSM GEBRAKK SRIWIJAYA juga menyantuni Anak Yatim Piatu.

    Acara ditutup dengan Poto bersama dan melantunkan lagu lagu merdu sebagai tanda kebahagian bersama.

    (Marpaung)

  • Ketua MKKS SMP Disdik Sergai Provinsi Sumut Terjaring OTT 

    Ketua MKKS SMP Disdik Sergai Provinsi Sumut Terjaring OTT 

    Sergai,mediatribunsumut.com

    Ketua  Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS  ) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Serdang Bedagai Berinisial RS
    yang juga sebagai Kepala Sekolah SMP N1 Kecamatan Bandar Khlifah terjaring operasi tangkap tangan ( OTT  ) kabarnya  diamankan Unit Tipikor Polres Sergai.

    Santer  beredar RS diamankan terkait dugaan pungutan liar tentang pencairan Dana Bos Tahun Anggaran 2022/2023.

    RS diamankan saat melakukan kegiatan bersama puluhan kepala Sekolah SMP di SMP Negeri 1 Sei Bamban, Rabu (12/07/2023) sekitar pukul 14:00 Wib kemarin.

    Kabid SMP Mariam saat diKonfirmasi melalui sambungan selulernya membenarkan ada kegiatan  (MKKS) di Sekolah SMP Negeri 1 Sei Bamban.

    Namun Mariam mengaku tidak menghadiri kegiatan tersebut dikarenakan sedang Bimtek di Pekan Baru.

    Disinggung soal MKKS SMP berinisial RS diamankan, Mariam menyebut terkait penangkapan RS dirinya mengaku baru mendapat informasi kemarin sore tepatnya lebih kurang 17:00 Wib.

    “Baru mendapat informasi kemarin sore tepatnya lebih kurang pukul 17.00 WIB,” terangnya, Kamis (13/07/2023).

    Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sergai Suwanto,S.Pd saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya belum menjawab.
    ( D.Marbun )

  • Gembong Bandar Sabu Diamankan Sat Narkoba Polres Simalungun

    Gembong Bandar Sabu Diamankan Sat Narkoba Polres Simalungun

    Simalungun,mediatribunsumut.com

    Gembong bandar Sabu diamankan Sat Narkoba Simalungun di Perumnas Batu VI Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) pada ( 17/06 ).

    Tiga orang laki-laki dewasa berhasil diboyong bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 410 gram, 1 set bong/alat hisap, kaca pirek berisi bakaran sabu, dan beberapa barang lain yang berhubungan dengan narkotika.

    Polres Simalungun melakukan penggerebekan setelah mendapat laporan dari masyarakat mengenai sebuah rumah di Perumnas Batu VI Kecamatan Siantar, yang dijadikan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan Narkoba.

    Lantas personil Sat Narkoba Polres Simalungun melakukan penggerebekan di lokasi tersebut, dan berhasil mengamankan tersangka Zainul Abidin Harahap, M Syukur dan Andre Irawan Nababan, serta sejumlah barang bukti sabu dan alat hisap (bong).

    Saat diinterogasi, Zainul mengaku bahwa barang bukti yang diamankan adalah miliknya sendiri, sedangkan M Syukur Harahap dan Andre Irwan Nababan datang bertamu ke rumah tersebut untuk mengkonsumsi sabu.

    M Zainul Harahap mengatakan bahwa Narkotika jenis Sabu tersebut ia terima dari seorang laki-laki di sekitar Jalan Supratman Kota Pematangsiantar.

    Hingga saat ini, para tersangka dan barang bukti masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut di Mako Polres Simalungun.

    Kepolisian Simalungun mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas perannya dalam pencegahan dan pemberantasan penggunaan narkoba di wilayah Kabupaten Simalungun.

    Polisi mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian demi menciptakan wilayah yang bersih dari Narkoba.

    Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, SH, SIK, MH menyampaikan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil dari operasi yang telah dilakukan selama beberapa waktu oleh tim Sat Narkoba Polres Simalungun.

    “Kami patut bersyukur karena hari ini berhasil mengamankan tiga tersangka beserta Narkotika yang menjadi target operasi kami,” ujarnya.

    AKBP Ronald menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba di wilayah Simalungun, dan meminta masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan informasi yang akurat dan berkredibilitas tentang kegiatan yang mencurigakan di sekitarnya.

    “Kami berharap masyarakat terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba, karena ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan wilayah yang aman dan bersih dari segala macam kejahatan,” ujar Kapolres.

    “Para tersangka yang ditangkap akan dijerat dengan pasal yang berkaitan dengan Narkotika, ancaman hukuman yang cukup berat.

    Sedangkan barang bukti yang berhasil disita akan diserahkan ke laboratorium forensik untuk diuji secara lebih lanjut,” tutup Kapolres.   ( Rdn / Red )

  • Lagi Asik Pesta Sabu, Istri B Oknum Polisi Melaporkan Ke Atasannya

    Lagi Asik Pesta Sabu, Istri B Oknum Polisi Melaporkan Ke Atasannya

    Batubara, mediatribunsumut.com

    Lagi asik pesta sabu, istri  ‘  B oknum Polisi ” melaporlkan  ke atasanya, nasibnya terancam diberhentikan tidak dengan hormat.

    Oknum Polisi berpangkat Briptu yang viral di tiktok berdinas di Propam Batubara, sedang asik konsumsi sabu dengan temannya ”  CH  ” di salah satu hotel di Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) akhirnya ditangkap rekanya sendiri pada ( 04/05 ).

    Petugas mengamankan alat hisab bong dan pil ekstasi.

    Akibat ulahnya sendiri, Briptu B terancam mendapat sanksi berat yakni pemberhentikan tidak dengan hormat alias dipecat.

    Istri melaporkan suami berprofesi Polisi yang sedang konsumsi Sabu patut diacungi jempol karena konsekwensinya berat, yakni pemberhentian tidak dengan hormat.

    Setidaknya ini dapat menjadi contoh kepada yang lainmay,  kendati konsekwensinya berat. ( Red  ).

  • Ayah Biadab, Pelaku Sodomi 3 Anak Kandung Terancam 20 Tahun Penjara dan Hukuman Kebiri

    Ayah Biadab, Pelaku Sodomi 3 Anak Kandung Terancam 20 Tahun Penjara dan Hukuman Kebiri

    HOT NEWS :
    Komisi Nasional Perlindungan Anak.

    BATAM | mediatribunsumut.com

    Ayah Biadab, Pelaku Sodomi 3 Anak Kandung Terancam 20 Tahun Penjara dan Hukuman Kebiri.

    Seorang ayah berinisial l IA (39) berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) warga kelurahan Kabil,

    Kecamatan Nongsa Batam Kepulauan Riau yang diduga melakukan kekerasan seksual dalam bentuk serangan SODOMI terhadap tiga putra kandungnya yang masih berusia (4), (6), (8).

    Kini pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) kepada sejumlah media di kantor Komnas Anak di Jakarta Rabu (29/03/2023).

    Arist merdeka Sirait saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media di jakarta

    Arist Merdeka juga mengingatkan bahwa serangan seksual yang dilakukan orangtua kandung korban,

    hukuman pelaku dapat ditambahkan sepertiga dari pidana pokoknya menjadi maksimal 20 tahun pudana penjara.

    “Selain itu, pelaku juga dapat dikenakan hukuman tambahan dengan tindakan kebiri dengan cara suntik kimia,” tambah Arist.

    Mengutip laporan Kompas.com dan laporan Tim Litigasi dan Advokasi untuk Pemulihan Sosial Anak 21/03, Komnas Perlindungan anak.

    Terbongkarnya kasus kekerasan seksual ini bermula laporan dari istri pelaku kepada Polsek Nongsa.

    Pelaku dilaporkan istrinya setelah menemukan fakta ketika sang anak buang air besar mengeluarkan darah dari duburnya.

    Merasa aneh sang ibu kemudian bertanya kepada anaknya hingga akhirknya anaknya mengaku telah menjadi korban sodomi yang dikakukan ayahnya sendiri 21/03.

    Disaat itulah ibu korban melaporkan perbuatan suaminya kepada Polsek Nongsa.

    Berdasarkan laporan tersebut, tim unit reskrim Polsek Nongsa langsung menyelidiki dan menangkap pelaku.

    “pelaku kami tangkap usai mengantar anak-anaknya ke sekolah,” ungkap Kapolsek Nonga Kompol Fuan Agung Wibowo, jelas Arist.

    Lebih jauh Arist Merdeka Sirait menjelaskan dalam keterangan persnya hingga saat ini pelaku sodomi terhadap 3 putranya dimana satu diantara korban masih berusia balita sudah ditangkap dan ditahan untuk dimintai keterangannya.

    Dari hasil visum et repentum milik korban menunjukkan terdapat luka pada dubur.

    Selain itu barang bukti miiik korban juga berhasil diamankan Polisi dianyara celana dalam, baju lengan pendek dan satu helai celana pendek.

    Atas kasus ini Komnas PA  mendesak Dinas Sosial maupun stake holder PA untuk melakukan intervensi kritis guna menyelamatkan anak dengan cara memberika layanan medis dan psiko sosial terapi terhadap korban.

    Arist Merdeka mengingatkan bahwa kasus kekerasan seksual merupakan tindak pidana kejahatan seksual luar biasa, Komnas PA segera meminta Perwakilan Komnas PA di Batam untuk mengawal proses hukum atas kasus ini.

    Dan mendesak Polsek Nongsa untuk menjerat pelaku dengan ketentuan pasal 81, 82 dan 83 UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang penerapan Peraturan Pengganti undang-undang Nomor : 01 Tahun 2016

    tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto UU RI Nomor : 35 Tahun 2015 tentang perlindungan anak, tutup Arist.

    (Red)

  • Polres Sergai Tutup Galian C Ilegal di Bantaran Sungai Ular Perbaungan

    Polres Sergai Tutup Galian C Ilegal di Bantaran Sungai Ular Perbaungan

    Sergai | mediatribunsumut.com

     

    Kegiatan galian C yang berlangsung sudah berapa lama diduga tidak mengantongi izin sehingga Polres Sergai dari Unit Tipiter Sat Reskrim bersama dengan unsur Muspika Kecamatan Perbaungan, menutup lokasi galian C ilegal tersebut yang berada di Bantaran Sungai Ular Dusun II Desa Citaman Jernih, Kec. Perbaungan, Kab.Serdang Bedagai, Sumut Rabu (08/03/2023).

    “Kapolres Sergai AKBP. Dr. Ali Machfud SIK melalui Kasi Humas Iptu Junaidi Arman menjelaskan, “penutupan tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait ada aktivitas galian C ilegal berlokasi di Bantaran sungai Ular Dusun II Desa Citaman Jernih Perbaungan, yang telah meresahkan warga dan ekosistem,” jelas nya

    Berdasarkan laporan itu lanjut Kasi Humas, Kapolres Serdang Bedagai memerintahkan unit Tipiter Sat Reskrim bersama dengan Muspika Kecamatan Perbaungan untuk melakukan pengecekan terhadap aktivitas galian C illegal tersebut.

    Ternyata sambungnya, sesampai di lokasi tim tidak mendapati aktivitas dan kemudian tim melakukan penutupan lokasi dengan cara pemasangan garis polisi (police line) di lokasi galian C ilegal tersebut.

    “Kegiatan penutupan galian C ilegal tersebut kata Iptu Junaidi, dipimpin oleh Kapolsek Perbaungan bersama unsur Muspika Kecamatan Perbaungan dan unit Tipiter Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai, “paparnya.

    Turut hadir dan turun ke lokasi Camat Perbaungan, Muhammad Fahmi, SSTP, MAP, Kapolsek Perbaungan, AKP M. Pandiangan, SH, Danramil Perbaungan, Kapten Kav. Ishak Iskandar, Kanit IV Tipiter Sat Reskrim Polres Sergai, Iptu H. Sinaga, Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Ipda R. K. Haloho, SH, MH, Kanit Intelkam Polsek Perbaungan, Aiptu Titok Suprapto, Kades Citaman Jernih, Lian Lubis dan Personil gabungan Polsek Perbaungan, Koramil dan Kantor Camat Perbaungan. (DM)

  • PPK Perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana Perbaiki Jalan Amblas Jembatan Paluh Merbau

    PPK Perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana Perbaiki Jalan Amblas Jembatan Paluh Merbau

    DELI SERDANG | mediatribunsumut.com

     

     

    Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Paluh Merbau, Jhon Erikson Purba memerintahkan Penyedia Jasa Pelaksana untuk memperbaiki kedua sisi menuju jembatan Paluh Merbau, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

    Amblasnya kedua sisi jembatan yang sebenarnya sudah selesai dikerjakan itu, disebabkan tingginya curah hujan.

    “Sudah kita perintahkan Penyedia Jasa Pelaksana untuk segera memperbaiki jalan yang amblas. Perlu diketahui bukan jembatan yang rusak. Saat ini proses perbaikan sedang berlangsung. Terimakasih kepada masyarakat dan media yang sudah ikut mengkawal proses pembangunan jembatan tersebut,” kata Jhon Erikson Purba saat dihubungi, Sabtu (4/3/2023) di Lubuk Pakam.

    Dijelaskannya, pekerjaan jembatan tidak ada yang rusak. Cuma tanah timbun yang sudah diaspal menuju jembatan yang amblas.

    Foto: Penyedia Jasa Pelaksana setelah diperintahkan pihak PPK memperbaiki jalan yang amblas menuju jembatan Paluh Merbau di Percut Sei tuan, Sabtu (4/3/2023).
    Foto: Penyedia Jasa Pelaksana setelah diperintahkan pihak PPK memperbaiki jalan yang amblas menuju jembatan Paluh Merbau di Percut Sei tuan, Sabtu (4/3/2023).

    “Bisa saja karena tanah ditimbun, akibat hujan deras maka tanah makin meresap ke bawah dan amblas. Sedang kita perbaiki saat ini dengan menggunakan material ke yang amblas kemudian akan diaspal. Amblas jalan tidak total, hanya berdiameter kurang 1 meter dengan kedalaman kurang lebih 50 sentimeter dan sedang diperbaiki,” katanya.

    Terkait anggaran untuk perbaikan, kata dia, dibebankan pada Penyedia Jasa Pelaksananya. Sebab pekerjaan itu masih tahap proses pemeliharaan dan belum dilakukan pembayaran.

    “Rekanan sudah di lokasi memperbaiki tanah yang amblas. Belum dilakukan pembayaran kepada kontraktor dari Dinas SDABMBK Deli Serdang,” terang Purba.

    Dia juga mengapresiasi perhatian media dan masyarakat untuk progres pengerjaan jembatan itu. Mulai dari awal sampai selesai.

    “Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian pekerjaan jembatan tersebut yang akan diyakini sangat meningkatkan perekonomian warga sekitar. Tanpa pengawalan masyarakat mungkin pekerjaan jembatan tersebut tidak dapat berjalan baik,” kata Jhon Erikson Purba menutup.

    (Red)

  • Diduga Anggaran Ketahanan Pangan Senilai Rp.150.818.500 Di Sunat

    Diduga Anggaran Ketahanan Pangan Senilai Rp.150.818.500 Di Sunat

    Tanjung Morawa | mediatribunsumut.com

     

     

    Diduga kuat terjadi penyelewengan dana Ketapang (Ketahanan Pangan) senilai Rp. 150.818.500 yang direalisasikan dalam bentuk ternak Kambing DIMARK UP dengan dana ratusan juta rupiah disunat.

    Sementara kita ketahui bahwa ketahanan pangan adalah salah satu program Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang bertujuan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat agar bangkit dari keterpurukan semasa Pandemi covid 19.

    Pemdes Desa Bangunsari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang merealisasikan anggaran ketapang senilai Rp. 150.818.500 juta untuk pembelian hewan (kambing) biri biri berkisar 60 ekor untuk 6 kelompok masyarakat. Selasa (28/02/23).

    Adapun kelompok yang menerima LPM, karang taruna,peternak kambing, dusun yang menerima penyerahan kambing yang bersumber program ketapang ialah:

    1. Dusun 9 gang darmo
    2. Dusun 12 mardisan
    3. Dusun 11 mardisan
    4. Dusun 2 gang benteng
    5. Dusun 3 gang rasmi
    6. Dusun 4 gang rohis.

    Diduga pengelola kebanyakan dari Tim sukses kades (TS),dan tentang besaran jumlah kelompoknya bervariasi dan penyerahan kambing di masing masing kelompok terlaksana pada hari selasa tanggal 17 januari 2023 di setiap dusun yang sudah ditetapkan oleh pemdes bangunsari kepada kelompok penerima kambing.

    Dari besaran anggaran RP 150.818.500 dipotong pajak 12% dan sisa anggaran berkisar RP 132 juta yang harus direalisasikan,dari anggaran tersebut harga per ekor kambing sudah ditetapkan dengan harga Rp. 1.500.000 per ekornya, dan masing masing kelompok menerima 10 ekor kambing.

    Sangat disayangkan fakta mengejutkan dengan penelusuran awak media di lapangan bertolak belakang.

    Dimana ditemukan dan dilihat bahwa kambing tersebut per ekornya diduga harganya dibawah Rp 1 jutaan dan kambingnya ada yang kurapan, tua dan sudah tidak layak untuk berkembang biak bahkan masih dere.

    Salah satu peternak kambing yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa ini kambing kok jelek jelek dan minim untuk berkembang ini, kalau kita pelihara bisa tapi akan lama berkembangnya kan kita capek pelihara tapi lama mendapatkan hasilnya,

    “dan ini kambing harganya pun berkisar 1 jutaan dan saya kalau dikasi uangnya dengan nilai kambing perekor 1,5 juta pasti nya akan saya beli kambing yang bagus dan berkelas, sebari menunjukan kambing yang ada dikandang nya,seperti ini kambing senilai 1,5 juta yang saya beli”ujarnya sambil tersenyum.

    Miris nya penyaluran anggaran ketapang ini kesannya sembunyi-sembunyi, sedangkan kadus yang tidak tau masuknya kambing tersebut ke dusun-dusun yang mana sudah ditetapkan tempat peternaknya, sama halnya seperti kadus 9 dan kadus 3,bahkan kadus 9 sempat bingung serta tidak tau dimana letak kandang kambingnya, bahkan realisasi ketapang yang besar anggarannya 150.818.500 terkesan tertutup.

    Dari anggaran yang terealisasi dari salah satu sumber anggota BPD, mengatakan bahwa ada juga anggaran di sisikan buat vitamin kambing, dan kepala desa juga akan membuat pelatihan bagi peternak kambing, tapi sampai sekarang realisasi pelatihan itu belum juga terlaksana oleh pemdes, bahkan musrembang desa udah selesai kapan lagi mau buat pelatihan, “ujar nya, saat di konfirmasi kepala desa tentang pelatihan,kades mengakui tidak adanya pelatihan.

    Lanjut kadus 4, saya juga awalnya tidak mengerti tentang kambing yang masuk ke dusun 4 karna saya mendapat informasi dari orang lain dan bukan dari kelompok peternak atau pun dari pemilik kandang.

    setahu saya ketua lpm jumiran memang ada jumpai peternak kambing disitu dan saya juga disitu (warung) tapi gak ada bicara apa pun dan saya tau kalau jumiran itu masuk kelompok kambing, anggota bpd yang menyampaikannya tentang siapa saja kelompok yang dimasukan ke dusun 4 saya hanya mengetahui tiga nama warga itupun sebelum serah terima kambing kepada peternak dengan pihak pemdes, suliono, suhartono, zulpan dan ketiga nya itu adalah warga dusun 4 desa bangunsari selebih nya saya tidak tau,memang kades pada tanggal 17/1/2023 memang ada mau serah terima kambing ke peternak yang di dusun 4 secara simbolis padahal kambing itu sudah masuk beberapa hari yang lalu sebelum serah terima kepada peternak, tapi saya tidak menghadiri nya dan saya izin dengan pak kades karena saya lagi ada aktifitas.

    Lanjutnya bahkan saya mendapatkan tudingan dari masyarakat bahwa saya tidak bermasyarakat karna dalam mendapatkan kambing bantuan dari desa seperti diam diam dan tidak dimusyawarahkan dan mengundang beberapa tokoh masyarakat, kadus 4 yang tidak mau menyebutkan siapa yang mengatakan hal seperti itu,pada hal saya sendiri kepala dusunnya tidak tau juga kapan realisasinya dan pihak pemdes juga tidak melibatkan kepala dusun dari beberapa dusun yang mendapatkan bantuan kambing tersebut” ucap kadus 4.

    Edi pramana ( kaur pemerintahan) saya memang yang bertanggung jawab di bidang ketapang itu, tapi saya tidak tau menahu tentang jumlah uangnya, realisasinya apa dusun mana aja yang mendapatkannya siapa nama kelompoknya jenis kambingnya apa berapa harga per ekornya belinya dimana, bahkan saya tidak diberitahu dan tidak diikutsertakan dalam hal ketapang itu oleh pak kades,saya kecewa tapi ya sudahlah nanti diwaktu penandatanganan LPJ saya akan pertanyakan semua dan yang saya tau bahwa yang belanja kambing itu muliadi kaur kesra” tegas nya.

    Diwaktu dan tempat yang berbeda jhon faber lumban gaol (kadus 1), saya kecewa dengan program ketapang yang anggaran nya cukup besar dan saya kadus yang non muslim tidak ada diikut sertakan, secara pribadi saya iri kenapa tidak dirapatkan realisasinya secara bersama sama dan kami juga kan bisa memberikan pendapat atau setidaknya kami yang non muslim bisa mengusulkan ternak juga,desa bangunsari adalah desa besar serta bukan hanya diperuntukkan buat kelompok yang dipilih pak kades saja.” ujar kadus 1 saat dikonfirmasi handphone.

    Ketua BPD desa bangunsari diah novita sari. Sp.d mengatakan,saya memang ada menerima nama nama kelompok peternak kambing itu tapi yang diberikan hanya nama nama ketuanya saja.

    1. Jumiran ketua LPM kelompok dusun 4
    2. Alvian dusun 2
    3. Harry utama dusun 3
    4. Koko ketua karang taruna
    5. Susanto dusun 11
    6. Mujiono dusun 9.

    Saya belum mau teken karna muliadi kaur kesra tidak lengkap memberikan data itu seharusnya nama-nama anggota kelompok juga turut dilampirkan menjadi satu berkas, kemudian awak media menanyakan kembali apakah ibu tau kalau kambing itu dianggarkan Per Ekornya 1.500.000 ? Ya saya tau dari pak kades yang mengatakan itu”tutup ketua BPD.

    (Red/Team)

  • Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Berhasil Amankan Terpidana Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar

    Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Berhasil Amankan Terpidana Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar

    Medan | Mediatribunsumut.com

     

     

    Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera utara berhasil amankan terpidana SYAMSURI Terkait Kasus Penggelapan Uang Senilai Rp 3 Miliar, Selasa 21 Februari 2023 pukul 11:23 WIB bertempat di sebuah bengkel ban Jalan Thamrin Medan, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Terpidana SYAMSURI (68 tahun).

    SYAMSURI merupakan TERPIDANA dalam tindak pidana penggelapan uang senilai Rp3 Miliar dan melanggar Pasal 372 KUHP. Akibat perbuatannya, Terpidana dituntut pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Medan, Terpidana SYAMSURI divonis bebas, dan atas putusan tersebut JPU mengajukan kasasi. Selanjutnya, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1255 K/Pid/2021 tanggal 23 Desember 2021, Terpidana SYAMSURI terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dan oleh karenanya dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun.
    Dalam proses pengamanan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar. Setelah berhasil diamankan, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Medan untuk proses administrasi dan menjalani hukuman sesuai Putusan Mahkamah Agung RI.

    Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

    (Rdn)

  • Asean Economic Index 2023: Sejarah, Tujuan dan Manfaat Ekuisisi ASEAN

    Asean Economic Index 2023: Sejarah, Tujuan dan Manfaat Ekuisisi ASEAN

    Tribun Ekonomi – ASEAN telah mengalami beberapa perkembangan ekonomi yang positif sejak tahun 2000. Namun, tidak ada jaminan bahwa kinerja ASEAN akan terus berlanjut pada masa depan.

    Apa itu Ekuisisi ASEAN?

    Ekuisisi ASEAN adalah proses penggabungan atau akuisisi perusahaan oleh perusahaan lain dalam kawasan ASEAN. Ini merupakan salah satu mekanisme yang memungkinkan perusahaan untuk berkembang di kawasan dengan pasar yang lebih luas.

    Proses ekuisisi ASEAN juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mendiversifikasi portofolio bisnisnya, sehingga dapat meningkatkan daya saingnya.

    Sejarah Ekuisisi ASEAN

    Asean adalah sebuah organisasi yang mengkhususkan diri dalam ekonomi dan berdiri pada tahun 1967. ASEAN mendapatkan anggotanya dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Viet Nam, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Pada bulan Februari 2016, ASEAN dan China telah menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) untuk kerjasama ekonomi dengan tujuan untuk mewujudkan pasar tunggal ASEAN-China serta untuk memastikan kesinambungan integrasi ASEAN.

    Ekuisisi ASEAN dimulai ketika salah satu anggota ASEAN, Indonesia, melakukan aksi korporasi pada tahun 1998 dengan membeli 9% saham PT Astra International Tbk yang kemudian diikuti oleh Malaysia dan Filipina. Pada tahun 2004, Singapura ikut serta dalam aksi korporasi ini dengan membeli saham Thai Airways. Ekuisisi selanjutnya yang terjadi adalah pada tahun 2006 dimana Brunei, Vietnam, Laos, Kamboja dan Myanmar ikut serta dalam ekuisisi ini.

    Ekuisisi ASEAN telah menjadi bagian penting untuk memulihkan ekonomi Asia Tenggara dan mendukung integrasi pasar. Hal ini telah memperluas jaringan investasi di rantau ASEAN dan meningkatkan nilai tambah investasi di kawasan. Ini juga merupakan langkah penting menuju berbagai proyek kerjasama yang lebih luas antara negara-negara anggota ASEAN dalam berbagai bidang seperti perdagangan, nirlaba, teknologi dan transportasi.

    Tujuan Ekuisisi ASEAN

    Selama bertahun-tahun, ASEAN telah dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk berinvestasi. Wilayah ini menawarkan ekosistem yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, serta kerjasama yang lancar antar negara anggotanya. Dengan demikian, tujuan ekuisisi ASEAN adalah untuk memaksimalkan nilai investasi di wilayah ini dengan memberikan insentif kepada para investor asing.

    Dalam rangka mewujudkan tujuan ini, ASEAN akan melakukan sejumlah reformasi struktural dan regulasi, serta meningkatkan kerjasama dengan mitra internasional. Selain itu, ASEAN juga akan terus berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonominya.

    Manfaat Ekuisisi ASEAN

    Ekuisisi ASEAN akan memberikan manfaat ganda bagi negara-negara anggotanya. Pertama, ekuisisi akan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan dengan memfasilitasi arus modal dan investasi. Kedua, ekuisisi akan meningkatkan daya saing kawasan dengan menciptakan pasar tunggal yang lebih besar dan lebih kompetitif. Terakhir, ekuisisi juga akan meningkatkan kohesi sosial dan politik di kawasan, sehingga dapat mengurangi ketegangan dan konflik.

    Ekuisisi ASEAN juga akan meningkatkan standar kehidupan di kawasan dengan mentransfer teknologi, pengetahuan dan keterampilan antar negara-negara anggotanya. Hal ini akan memungkinkan perusahaan-perusahaan berskala kecil dari negara berkembang untuk mengakses sumber daya yang lebih baik serta membentuk aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan besar dari negara maju.

    Diharapkan ekuisisi akan menciptakan lapangan kerja dan pendapatan lebih tinggi di kawasan.

    Kekurangan Ekuisisi ASEAN

    Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dengan melakukan ekuisisi. Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum melakukan ekuisisi.

    • Pertama, Indonesia harus mempertimbangkan biaya untuk melakukan ekuisisi.
    • Kedua, Indonesia harus meninjau ulang regulasi perbankan dan kebijakan investasi untuk mendorong ekspansi bisnis bank di ASEAN.
    • Ketiga, Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya harus bekerja sama dalam meningkatkan daya saing kawasan dengan memberikan insentif fiskal dan nonfiskal kepada perusahaan yang berinvestasi di kawasan.
    • Keempat, Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya harus mempersiapkan kebijakan untuk menjamin stabilitas sektor keuangan di kawasan dengan meningkatkan peraturan dan pengawasan sektor keuangan.
    • Kelima, Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya harus bekerja sama dalam membangun jaringan pasar yang efisien dengan melakukan standarisasi produk, layanan, prosedur, dan teknologi.

    ASEAN member states melakukan ekspansi ekonomi yang luas selama beberapa tahun terakhir. Salah satu faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah pertumbuhan pasar uang domestik dan internasional. Untuk memenuhi kebutuhan akan modal, banyak perusahaan ASEAN melakukan ekuisisi aset di luar negeri.

    Ekuisisi aset di luar negeri oleh perusahaan ASEAN dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti membeli perusahaan atau aktiva dari negara lain, atau dengan mengajukan pinjaman ke bank internasional. Namun, metode ekuisisi aset yang paling umum digunakan adalah penawaran umum saham (IPO). Penawaran umum saham adalah proses penjualan saham perusahaan kepada publik, yang biasanya dilakukan oleh perusahaan besar untuk mendapatkan dana untuk operasi dan pertumbuhannya.

    Dalam beberapa kasus, perusahaan ASEAN dapat melakukan ekuisisi aset di luar negeri dengan membeli saham perusahaan di luar negeri. Ini adalah proses yang disebut ‘penggabungan’, di mana satu atau lebih perusahaan bergabung untuk menciptakan sebuah organisasi baru. Dengan cara ini, investor asing dapat memiliki saham dalam perusahaan ASEAN dan berinvestasi di pasar lokal.

    Selain metode penggabungan, ekuisisi aset juga dapat dilakukan melalui pendaftaran produk di bursa efek. Perusahaan ASEAN dapat mendaftarkan produknya secara daring atau tidak langsung ke bursa efek dan menjual saham mereka ke pasar umum. Dengan cara ini, investor asing mendapatkan akses

    Akhir-akhir ini, sejumlah besar perusahaan di ASEAN telah melakukan ekspansi dengan mengakuisisi perusahaan lain. Ini telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi ASEAN dan memberikan harapan untuk tahun 2023. Satu indeks yang akan dipantau dengan saksama adalah Indeks Pertumbuhan Ekonomi ASEAN (Asean Economic Growth Index – AEGI).

  • Sejuta Pluit Untuk Mencegah Penculikan Anak

    Sejuta Pluit Untuk Mencegah Penculikan Anak

    Jakarta | Mediatribunsumut.com

     

    Penculikan anak untuk eksploitasi ekonomi, dipekerjakan sebagai pemulung, anak jalanan, peminta-minta dan menjadi pengamen terus meningkat.

    Perdagangan anak dalam bentuk penculikan untuk tujuan eksploitasi seksual dan perbudakan seks di berbagai apartemen dan rumah-rumah bordir di Indonesia jumlahnya juga terus bertambah.

    Anak diculik untuk tujuan adopsi ilegal dan minta tebusan angkanya juga terus bertambah dan sulit dideteksi.

    Penculikan anak selain untuk tujuan perbudakan seksual komersial yang telah menakutkan masyarakat.

    Percobaan penculikan dan perdagangan anak untuk tujuan penjualan tubuh juga telah membuat masyarakat marah dan takut, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dalam diskusi terbatas menyikapi maraknya penculikan anak di Indonesia, di Jakarta. Senin 20/02/2023.

    “Tengok saja Kasus mutilasi dan rencana penjualan organ tubuh seorang anak laki-laki usia 12 Tahun melalui internet yang dilakukan dua anak remaja di Makasar,” tambah Arist.

    Lebih jauh Arist menerangkan, dari berbagai kasus penculikan anak di Indonesia, Komisi Nasional Perlindungan Anak menghimbau agar masyarakat waspada dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.

    Ajarkan kepada anak untuk berani mengatakan tidak terhadap ajakan orang tak dikenal, berani teriak bila terjadi keadaan bahaya.

    Ajarkan juga kepada anak berani menolak bujuk rayu dan menolak pemberian orang lain.

    “Ajarkan kepada anak untuk berteriak sekencang-kencang dengan cara meronta dan menggigit pelaku,” Pinta Arist.

    Selain itu, kata Arist Merdeka, ajarkan setiap hari kepada anak untuk waspada sekitarnya dan minta anak berangkat dan pulang sekolah bersama teman dan tanamkan kepada anak untuk bermain sendiri, baik dilingkungan rumah dan sekolah.

    “Bagi para orang tua, jangan menitipkan anak kepada tetangga yang tidak dikenal baik dan jangan pula percaya kepada saudara secara penuh.” Himbau Arist.

    Bekali pula anak dengan pluit dan ajar anak meniup pluit jika dalam keadaan bahaya, demikian juga lengkapi anak dengan parfum serta ajar anak menggunakannya menyemprot parfum ke mata pelaku jika terjadi bahaya.

    Lingkungan sekolah sudah waktunya menyiapkan zona aman bagi penjemput dan menyiapkan sejuta pluit bagi semua peserta didik dan aktif untuk melakukan simulasi bahaya dan memberi tanda tanda bahaya di tas atau ditempat yang muda dilihat masyarakat.

    “Bagi anggota masyarakat jangan main hakim sendiri jika mencurigai adanya dugaan pelaku penculikan di lingkungannya. Jika ditemukan rasa curiga serahkan kepada kepala desa dan aparatur penegak hukum, Babinkamtibnas.” pinta Arist.

    (Red)

  • Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Kegiatan Program Penguatan ASN , P3K Disdik Kabupaten Deli Serdang Sukses Diadakan Di Hotel Berastagi

    Deli Serdang | Mediatribunsumut.com

     

     

    Disdik Kabupaten Deli Serdang mengadakan program penguatan kompetensi guru guru ASN P3K, bertempat di Berastagi Hotel, Selasa (14/2/2023) lalu.

    Kegiatan berlangsung selama 2 hari dan dihadiri langsung Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan SE, MM, Kabid GTK dr Jumakir MPd, dan Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Korwilcam Tanjung Morawa, Yusdahniar MPd, menyampaikan bahwa program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru, agar guru ASN P3K memahami tupoksi dan posisi kerja di sekolah masing masing.“Para guru P3K perlu dibekali keilmuan agar mapan melaksanakan tugas sebagai pendidik yang handal dan profesional” ujar Yusdahniar, kepada Tribun Sumut Jumat (17/2/2023).

    Sebagi pembicara di acara pertemuan penguatan guru guru ASN P3K itu ,dr Jumakir MPd .pada sesi pertama, dan di sesi kedua, Kabid Kurikulum Samsuar Sinaga MPd.

    Acara penguatan tersebut di bagi menjadi 2 gelombang, pada gelombang yang pertama di ikuti oleh kec Tanjung Morawa dan Labuhan Deli dan di ikuti sebanyak 205 peserta ASN P3K.

    Peserta guru guru ASN P3K ini sangat merespon dengan baik dan senang terkait program ini, “Kami sangat senang dengan adanya program ini bang,dan kami semua guru guru bisa lebih kompak semua dengan adanya kebersamaan seperti ini,” ujar Tiurma Hutagaol SPd seorang guru di SDN 105335 Kebun Sayur Tanjung Morawa.

    Hal senada juga di sampaikan oleh dr Jumakir MPd, yang juga sebagai pembicara di acara tersebut, program itu dinilai sangat positif mengingat di Tanjung Morawa dan Labuhan Deli merupakan wilayah yang majemuk yang perlu kita lakukan penguatan dan peningkatan kompetensi para guru guru ASN P3K.

    Menyikapi hal ini kepala Korwilcam Labuhan Deli ,Salima Pama MPd, merasa waktunya terlalu singkat “kalo bisa di perpanjang lagi satu hari lagi mengingat keakraban dan kebersamaan kita disini sangat erat” ujar Salima Pama.

    Dan di akhir acara penutupan diadakan autbon oleh Muklis, ketua diklat Pramuka Kabupaten Deli Serdang.

    (Rdn)