Desa Medan Estate mengadakan pelatihan budidaya bertanam hidroponik.
Pelatihan ini dilakukan agar masyarakat mengetahui bagaimana cara bercocok tanam dengan media hidroponik.
Demikian dikatakan Kades Medan EstateAsdat Lubis saat membuka acara pelatihan tersebut di aula kantor Desa Medan Estatepada ( 29/01 ).
Kegiatan pelatihan tersebut bersumber dari dana desa ( DD ) Ta 2024 dengan menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, ujar Kades.
M. Alqamari, S. P.M.P sudah pakarnya, jadi diminta kepada peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini yang selanjutnya diterapkan di kelompok masing masing serta ilmunya ditularkan kepada masyarakatdesa Medan Estate, pinta Asdat Lubis.
Kepada kaum ibu yang telah terbentuk kelompok di setiap dusun bercocok tanam hidroponik, sampai saat ini telah terbentuk 41 kelompol tani, ungkap Kades.
Bertanam secara hidroponik merupakan program nasional yakni untuk ketahanan pangan ( ketapang ), untuk itu mari secara bersama sama berdayakan bertanam hidroponik, ajak Kades.
Sementara narasumber M. alqamari, S. P. M.P mengawali kegiatan pelatihan, bertanya kepada peserta apa itu hidroponik.
Peserta menjawab kompak, belum paham tentang hidroponik.
Sapaan pertama dan jawaban peserta membuat semangat narasumber memberikan ilmu.
Kenapa hidroponik, karena keterbatasan lahan, sedangkan sayur mayur kebutuhan sehari hari, Alqamari.
Usai kegiatan salah seorang anggota kelompok tani yang tak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan mengatakan program ini sangat bagus untuk kegiatan kita di lingkungan kita ditengah lahan yang sempit.
Lalu disarankan narasumber agar tiap tahun membuat program kerajinan tangan di setiap Dusun, sebutnya.
Membuat kerajinan tangan pun program pemerintah juga bahkan pemerintah memberikan bantuan permodalan, dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Diduga Ta 2023 Camat se Kabupaten Deli Serdang berjamaah kangkangi dua peraturan.
Peraturan dimaksud peraturan pengadaan barang /jasa pemerintah dan undang undang Keterbukaan Informasi Publik.
Hal ini sesuai penjelasan resmi Camat Percut Sei Tuan kepada wartawan yang tergabung dalam grup beritamedia online Deli Serdang.
Dengan tegas dikatakan Camat Percut Sei Tuan semua Kec Di Deli Serdang Ta 2023 belanja jasa tenaga kebersihan, BBM tak ada diumumkan di i RUP, ini benar benar mencengangkan
Tidak sesederhana yang dibayangkan Camat Percut Sei Tuan sebab di pasal1 ayat 19 RUP itu adalah daftar rencana pengadaan barang / jasa yang akan dilaksanakan Kementerian / Lembaga / Perangkat Daerah.
Dan di pasal 9 ayat 1 huruf a. PA menetapkan dan mengumumkan RUP.
Lantas apa dasarnya seluruh Camat merealisasikan belanja jasa tenaga kebersihan dan belanja BBM yang tidak ditampung dalam RUP.
Bila mengacu kepada undang undang No 14 tahun 2008 pasal 52 Badan Publik yang dengan sengaja tidak menyediakan, tidak memberikan, dan/atau tidak menerbitkan Informasi Publik berupa Informasi Publik secara berkala,
Informasi Publik yang wajib diumumkan secara serta-merta, Informasi Publik yang wajib tersedia setiap saat, dan/atau Informasi Publik yang harus diberikan atas dasar permintaan sesuai dengan Undang-Undang ini, dan mengakibatkan kerugian bagi Orang lain dikenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000,00 ( lima juta rupiah).
Terkait hal tersebut menyita perhatian Ketua Ikatan Wartawan Online ( IWO ) Deli SerdangSugianto Marpaung, SH pada dua poin.
Yakni Camat Percut Sei Tuan selaku pejabat publik yang difasilitasi pemerintah dinilai orogan, gegara dikonfirmasi malah memblokir nomor HP wartawan, ujarnya kepada awak media ini ( 27/01 ).
Lalu penjelasan Camat Percut Sei Tuan, bahwa di Ta 2023 seluruh Camat tidak mengumumkan belanja jasa tenaga kebersihan dan belanja BBM, bukankah ini bertentangan dengan Perpres pengadaan barang /jasa, ujar Ketua IWO Deli Serdang.
Untuk itu diminta kepada Bupati Deli SerdangHM Ali Yusuf Siregar dan Sekda H Timur Tumanggor, S. Sos, MAP tidak tinggal diam, publik menanti ketegasannya, tutup Sugianto Marpaung.
17 hari menuju hari H, 14 Pebruari mendatang tengah pengecekan dan pengepakan logistik pemilu dan tiga hari kedepan bimbingan teknis ( Bimtek ) untuk seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) pemilu 2024 di Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).
Mulai hari ini ( 27 s/d 29 ) dilaksanakan Bimtek untuk seluruh anggota KPPS dan masa kampanye masih berlangsung hingga ( 10/02 ).
Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Padangsidimpuan Tagor Dumora dengan divisi komisoner KPU diantaranya Fadlyka Himmah Syahputra Harahap,Syafri Muda Harahap dan Usman Rihamol Siskandar Siregar pada ( 27/01 ) pada kegiatan sosialisasi ” bincang santai ” seputar pemilu 2024 dengan thema membangun sinergitas antara KPU Kota Padangsidimpuan bersama insan pers dalam pensukseskan pemilu 2024 di Cafe Yasto Padangsidimpuan.
Tata kelola logistik sedang dilaksanakan dan sebelum didistribusikan logistik ke seluruh 702 TPS di Kota Padangsidimpuan ( 13/02 ) Di hari yang sama akan dilaksanakan pemusnahan surat suara bila ada sisa bersama pihak Gakkumdu, terangnya.
Sementara Divisi Perencanaan dan Data Usman Rihamol Siskandar Siregar mengatakan hingga tutup pengurusan DPTB ( 15/01 ) lalu tercatat 1.445 pemilih masuk ke Padangsidimpuan yang tersebar di 457 TPS.
Sedangkan untuk pemilih yang pindah tugas waktu masih diberikan hingga ( 07/02 ), sebutnya.
Sedangkan Divisi Hukum Syafri Muda Harahap menjelaskan seputar integritas penyelenggara pemilu karena saat ini mata tertuju ke pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.
Kalau gaung suara rakyat suara Tuhan menggema, kalau bisa suara media suara rakyat, katanya.
Fadlyka Himmah Syahputra Harahap mengulas bagaimana anggota KPPS benar benar menguasai dan memahami tugasnya di TPS.
Sebab pemilu ini arena konflik legal untuk merebut kekuasaan dan sarana untuk integrasi bangsa, ungkapnya.
Dini hari ( 27/01 ) Sabtu Komisioner KPU Padangsidimpuan inisial PH terjaring Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) di salah satu Cafe di Padangsidimpuan.
Kendati begitu, saya pastikan tahapan penyelenggaraan pemilu di Kota Padangsidimpuan tidak terganggu.
Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Padangsidimpuan Tagor Dumora didampingi komisioner lainnya Fadlyka Himmah Syahputra Harahap Syafri Muda Harahap dan Usman Rihamol Siskandar Siregar di Cafe Yasto ( 27/01.) usai kegiatan membangun sinergitas antara KPU Kota Padangsidimpuan bersama insan pers dalam mensukseskan pemilu tahun 2024.
Salah seorang teman kami sedang mendapat musibah dan kejadian ini kami ketahui pagi ini, namun begitu penyelenggaraan pemilu di Kota ini akan berjalan sesuai tahapan karena kami kolektif kolegial, ujar Tagor.
Saat ini, kami sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Padangsidimpuan, sampai ini setahu kami yang bersangkutan sedang diperiksa di Polres Padangsidimpuan, sebutnya.
Apa motifnya, bagaimana kejadiannya belum diketahui, tentu terkait kejadian ini kami akan berkoorsinasi dengan KPU Provinsi dan Pusat, tutupnya.
Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi ( SDABMBK ) Deli Serdang tidak melindungi penyedia yang tak beres kerjanya.
Sebab sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari Kadis SDABMBK terkait proyek drainase SP Penara – Aras Kabu desa Aras Kabu Kec Beringin Ta 2023 yang belum selesai dikerjakan hingga awal Januari 2024.
Hingga tanggal 04/01/2024 masih seperti ini pekerjaan proyek drainase Ta 2023
Atau sebaliknya membenarkan penjelasan pengawas, bahwa gambar proyek sejak awal dibuat tanpa dilakukan pengukuran.
HPS dibuat binsalabim, lalu gayung bersambut dari penyedia tanpa melihat kondisi lapangan membuat penawaran dan dinyatakan pemenang.
Setelah pekerjaan berjalan berminggu minggu tiba tiba pembangunan drainase tidak memungkinkan dilanjutkan.
Pekerjaan berhenti lebih kurang dua bulan, lantaran gambar harus diganti total.
Terkait hal tersebut diminta kepada Kadis tidak melindungi penyedia dan PPK dan tidak keberatan memberikan penjelasan.
Bupati Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) diminta tidak melindungi pejabat korup di lingkungan PDAM Tirta Deli.
Sebagaimana penjelasan anggota DPRD Deli Serdang bahwa PDAM Tirta Deli selalu rugi dan rugi.
Sementara dana hibah digelontorkan tiap tahun sejak tahun 2016, angkanya tidak sedikit dan peuntukan dana hibah tersebut telah diatur dalam Perda.
Dalam perda tersebut dana penyertaan modal dari pemkab Deli Serdang hingga tahun 2025 puluhan miliar.
Sampai berita ini dikirim belum ada iktikat baik Direktur atau Pimpinan PDAM Tirta Deli untuk memberikan penjelasan.
Hanya janji dan janji akan diberikan penjelasan, diduga Direktur bisa mengandalkan Kabag Teknis Simon untuk berbohong dan berbohong.
Diduga Kabag Teknis rela pasang badan, agar indikasi korupsi di PDAM Tirta Deli tidak terkuak.
Kendati demikian diyakini anggota DPRD dan komisi yang membidangi atau yang bermitra dengan PDAM Tirta Deli akan angkat suara seirimg waktu berjalan.
Pelanggan PDAM Tirta Deli pada minggu lalu mengeluh lantaran airnya tidak jernih, ini salah satu bukti pelayanan masyarakat tak maksi
Terkait hal tersebut, BupatiDeli Serdang dimohon memberikan penjelasan seputar pengelolaan PDAM Tirta Deli, sebab laporan tentang pengelolaan Tirta Deli dilaporkan kepada BupatiDeli Serdang.
Camat Percut Sei Tuan meminta disurati lantaran informasinya berbeda di rencana umum pengadaan ( RUP ) dengan di sistim informasi pembangunan daerah ( SIPD ) soal pengelolaan jasa tenaga kebersihan.
Buat surat untuk pertanyaan tertulis ya, biar dijawab pak Camat, agar tidak salah informasinya, karena belanja jasa tenaga kebersihannya dilihat secara RUP. saya menjawabnya secara SIPD, jadi biar sinkron, perintah pak Camat secara tertulis agar dijawab pak Camat.
Demikian dijelaskan Kasi Kebersihan kantor Camat Percut Sei TuanKab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) melalui whatsApp kepada awak media ini pada ( 24/01 ).
Pada hal konfirmasi awak media ini kepada Kasi Kebersihan sesuai penjelasan terbuka Camat Percut Sei Tuan di grup Berita Online Deli Serdang, namun penjelasan Kasi dinilai tidak terbuka atau setengah hati.
Saat dikonfirmasi aturan penetapan gaji atau honor tenaga kebersihan malah dijelaskan tenaga kebersihan adalah buruh harian lepas ( BHL ).
Maksudnya walau BHL tentu ada standar upah yang ditetapkan pemkab Deli Serdang tentang besaran upah harian yang bekerja di lingkungan pemkab Deli Serdang atau tidak mungkin sesuka Camat atau KPA menetapkan besaran upah.
Jumlah tenaga kebersihan diatas 100orang sesuai daftar pelaksanaan anggaran ( DPA ) lantas ditanya apakah benar jumlah tenaga kebersihan malah Kasi tidak menanggapinya, tentu menyisakan tanya, jangan jangan jumlahnya digelembungkan.
Apalagi Kasi dengan tegas mengatakan media melihat dari RUP sedang aku menjelaskan berdasarkan SIPD, ujar Kasi.
Lantas mengapa volume di RUP dengan di SIPD berbeda, apakah ada dokumen ganda, informasi untuk publik lain dan untuk pemerintah lain, makin mencurigakan.
Termasuk tentang pendapatan asli daerah ( PAD ) dari sektor retribusi sampah, entah mengapa Kasi enggan menjelaskannya.
Inspektorat Kab Deli Serdang diminta buka dugaan korupsi Dana Desa ( DD ) Desa Selamat Kec Biru Biru Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).
Indikasi korupsi DD Desa Selamat sejak Ta 2021 hingga Ta 2023 menyeruak namun sampai saat ini belum ada rilis resmi Inspektorat Deli Serdang terkait dugaan korupsi berikut kerugian negara.
Masyarakat Desa Selamat telah lama menanti ketegasan Inspektorat Deli Serdang sebab dugaan korupsi DD Desa Selamat sempat meresahkan masyarakat, khususnya pihak penerima bantuan seperti hand tractor, mesin pemotong pakan ternak dan di Ta 2023 terkait pembangunan drainase yang mendatangkan musibah atau petaka kepada pemilik lahan pembangunan draimase.
Beberapa waktu lalu awak media ini telah konfirmasi kepada Kades Biru Biru namun tak ada tanggapan disinyalir Kades sedang menutup nutupi dugaan permainan korupsinya.
Sebab para Kaur yang membidangi dikonfirmasi tidak tau, malah yang bisa menjelaskan menurutnya pimpinan mereka.
Artinya diduga kuat para Kaur hanya sebatas formalitas atau simbol saja, tidak diberdayakan sesuai bidang masing masing.
Untuk itu diminta kepada Inspektorat Deli Serdang buka dugaan korupsi DDDesa Selamat seterang teramgnya sebab aparat penegak hukum ( APH ) menanti rilis resmi Inspektorat Deli Serdang.
Diduga sarat permainan belanja jasa tenaga kebersihan di kantor Camat Percut Sei Tuan.
Sampai saat ini ( 22/01 ) Camat Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) ” membisu ” tanpa alasan pasti.
Berdasarkan pengumaman resmi pemerintah Kab Deli Serdang sejak tahun 2019 belanja jasa tenaga kebersihan setiap tahun bertambah.
Termasuk anggaran belanja bahan bakar minyak ( BBM ), dengan meningkatnya pagu anggaran setiap tahun hingga Ta 2022 dijaman kepemimpinan A Fitryan Syukri, S. STP, MSi, sedianya aktifitas pengelolaan sampah semakin terkendali di 18 desa dan 2 kelurahan di Kec Percut Sei Tuan.
Sementara di Ta 2023 belanja jasa tenaga kebersihan menghilang seperti ditelan bumi, bukankah ini mencurikan, apa yang terjadi dengan pengalokasian belanja jasa kebersihan di Kec Percut Sei Tuan.
Diminta kepada Camat Percut Sei Tuan tidak keberatan memberikan penjelasan,sebab sejak dikonfirmasi melalui whatsApp ( 17/01 ) kali belum memberikan penjelasan, pada hal informasi yang dimohonkan bukanlah informasi yang dikecualikan.
Diduga para ” tikus ” menggerogoti dana hibah, PDAM Tirta Deli nasibnya diujung tanduk
Saya selaku anggota Pansus Perda PDAM Tirta Deli kecewa karena pengelolaan PDAM Tirta Deli tidak sehat.
Demikian dikatakan M Adami Sulaeman kepada awak media ini melalui whatsApp pada ( 20/01 ).
Saya heran melihat manajemen PDAM Tirta Deli, kenapa harus selalu rugi kapan untungnya, ujarnya.
Hutang dan hutang, saya melihat dalam manajemen keuangan PDAM Tirta Deli ada yang bocor karena banyaknya ” tikus tikus “, tandasnya.
Jadi untuk menyehatkan PDAM Tirta Deli, saya pernah meminta dalam rekrutmen Direktur tidak hanya Bupati saja, tegasnya.
Tetapi harus melibatkan DPRD dengan cara melakykan fit and proper test, ungkapnya.
Terkait laporan keuangannya DPRD juga harus dilibatkan sebagai badan yang bertugas mengawasi, terangnya.
Tidak hanya itu, DPRD ikut menentukan bugeting atau anggaran, maksudnya jika ini dilakukan diyakini PDAM Tirta Deli akan lebih baik ke depan, tutupnya.
Sementara mediatribunsumut.com telah berupaya konfirmasi namun Direktur atau pimpinan PDAM Tirta Deli hingga kini bungkam.
Diyakini pengelolaan miliaran dana hibah sedang tidak baik baik saja.
Diminta kepada Bupati Deli Serdang angkat bicara dan tidak melindungi pejabat yang diduga terlibat korupsi.
MEDIA TRIBUN SUMUT, MEDAN –Tim Nasional Indonesia memiliki dua skenario untuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2024. Skenario pertama, Indonesia harus mengalahkan Jepang di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D. Skenario kedua, Indonesia bisa lolos sebagai peringkat 3 terbaik.
Pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D, Indonesia akan menghadapi Jepang di Stadion Internasional Khalifa, Lusail, Qatar, pada Rabu (24/1/2024) pukul 18.30 WIB.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat ketiga Grup D dengan perolehan tiga poin. Indonesia sama poin dengan Jepang, tetapi kalah selisih gol.
Jika Indonesia mengalahkan Jepang, maka Indonesia akan menempati peringkat kedua Grup D. Indonesia akan lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.
Namun, jika Indonesia kalah dari Jepang, Indonesia masih bisa lolos ke babak 16 besar sebagai peringkat 3 terbaik.
Untuk lolos sebagai peringkat 3 terbaik, Indonesia harus memenuhi dua syarat. Pertama, Indonesia harus kalah dari Jepang dengan selisih gol tidak lebih dari dua gol. Kedua, salah satu dari dua tim di Grup B atau Grup E harus kalah dengan selisih gol tidak lebih dari dua gol.
Saat ini, dua tim di Grup B yang berpeluang lolos ke babak 16 besar adalah Arab Saudi dan Yordania. Arab Saudi menempati peringkat pertama Grup B dengan perolehan enam poin, sedangkan Yordania menempati peringkat kedua Grup B dengan perolehan lima poin.
Sementara itu, dua tim di Grup E yang berpeluang lolos ke babak 16 besar adalah Iran dan Korea Selatan. Iran menempati peringkat pertama Grup E dengan perolehan enam poin, sedangkan Korea Selatan menempati peringkat kedua Grup E dengan perolehan lima poin.
Jika salah satu dari Arab Saudi atau Yordania kalah dengan selisih gol tidak lebih dari dua gol, maka Indonesia akan lolos ke babak 16 besar sebagai peringkat 3 terbaik.
Peluang Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar cukup terbuka. Indonesia memiliki tim yang solid dan memiliki semangat juang yang tinggi.
Peluang Lolos 16 Besar Piala Asia 2024
Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup D Piala Asia 2024, pada Rabu (24/1/2024) pukul 18.30 WIB. Jika kalah, Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke babak 16 besar, tetapi dengan syarat.
Kekalahan dengan Selisih Maksimal 2 Gol
Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos jika kalah dengan selisih maksimal 2 gol dari Jepang. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia akan tetap memiliki 3 poin dari dua pertandingan, sama dengan poin yang dimiliki Bahrain di posisi pertama klasemen peringkat 3 terbaik.
Menjaga Selisih Gol
Selain hasil pertandingan, Timnas Indonesia juga harus menjaga selisih golnya. Saat ini, Timnas Indonesia memiliki selisih gol minus 1. Jika ingin lolos, Timnas Indonesia harus memastikan bahwa selisih golnya tidak lebih buruk dari selisih gol tim peringkat 3 terbaik lainnya.
Kemenangan Tim Lain
Timnas Indonesia juga harus berharap bahwa tim-tim lain yang juga bersaing di peringkat 3 terbaik meraih hasil imbang atau kalah di laga terakhir mereka. Jika hal ini terjadi, Timnas Indonesia akan lolos ke babak 16 besar tanpa memperdulikan hasil pertandingannya melawan Jepang.
Laga Krusial Bahrain
Salah satu laga yang paling krusial bagi Timnas Indonesia adalah pertandingan antara Bahrain melawan Jordania. Jika Bahrain kalah, maka Timnas Indonesia akan memiliki peluang yang lebih besar untuk lolos.
Laga Lain yang Berpengaruh
Selain pertandingan Bahrain melawan Jordania, Timnas Indonesia juga harus memperhatikan hasil pertandingan antara Suriah melawan India, Tajikistan melawan Lebanon, Palestina melawan Hong Kong, dan Oman melawan Kyrgyzstan. Jika salah satu dari pertandingan ini berakhir dengan hasil imbang, maka peluang Timnas Indonesia untuk lolos juga akan meningkat.
Timnas Indonesia akan berjuang keras untuk meraih hasil yang terbaik di laga terakhirnya melawan Jepang. Jika Timnas Indonesia mampu meraih hasil imbang atau bahkan menang, maka mereka akan memastikan satu tiket ke babak 16 besar Piala Asia 2024.(Alm)
Indonesia menanti pemimpin negawaran di pilpres 2024.
Indonesia yang membatang luas dari Sabang sampai Merauke, ribuan pulau, suku, budaya.
Merupakan limpahan kurnia Sang Pencipta sumber daya alam ( SDA ) melimpah yang membutuhkan tangan tangan terampil untuk mengelola nikmat Tuhan untuk rakyat Indonesia.
Demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( Ketum PWRI ) Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Knkepada awak media ini ( 21/01 ).
Sosok pemimpin negarawan dan seluruh rakyak Indonesia sudah semestimya bertanggung jawab untuk menjaga dan mengelolanya demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur, sebutnya.
Karunia yang berlimpah itu merupakan suatu tantangan yang besar, karena dibutuhkan sosok pemimpin negarawan, sebagai penggerak roda bangsa ini, ujarnya.
Tentu sosok negarawan diharapkan bukan hanya sekedar sebutan, tetapi sosok yang mampu membawa bangsa Indonesia yang tegak lurus sesuai rumusan dan pedoman bernegara yang dituangkan dalam bentuk Undang-Undang Dasar.
Ketum PWRI bersama Ketua OKK DPD PWRI Sumut Sugianto Marpaung, SH
Pemimpin dengan figur yang mampu menolak dan tidak menjual idealisme demi materi atau embel embel lainnya, yang memberi kesenangan dunia dan individual semata, kata Ketum PWRI.
Sebagai seorang pemimpin, sepatutnya menyadari kewajiban dan tanggungjawab untuk berkontribusi maksimal bagi bangsa dan negara bahkan tak sedikit diantara mereka justru rela mengorbankan jiwa raga demi kepentingan seluruh rakyat.
Mereka berada di garda terdepan, yang demikianlah hakikat pemimpin dan negarawan yang sesungguhnya, tuturnya.
Karakter negarawan memiliki pemikiran yang bijaksana dalam melihat kondisi bangsa dan negara.
Berpandangan jauh ke depan dengan merumuskan pedoman bernegara tanpa memikirkan kepentingan golongan.
Indonesia negara yang besar masih dalam kabut gelap mencari sosok pemimpin negarawan.
Hiruk pikuk menghadapi pemilu 2024 muncul jargon-jargon dan slogan-slogan para calon pemimpin yang akan dipilih seluruh lapisan pada pemilu pada 14 Februari 2024, baik di tatanan pileg dan pilpres.
Pemilu merupakan wujud demokrasi yang hidup di negeri ini, terlepas dari berbagai dinamika yang mewarnai iklim politik akhir-akhir ini, tujuannya adalah memilih seorang wakil rakyat, baik dalam ruang lingkup kabupaten/ kota, provinsi, Presiden dan Wakil Presiden.
Namun, setiap pelaksanaan dan pasca pesta demokrasi, masih menyimpan persoalan substansi yang jarang mengemuka.
Persoalannya adalah apakah pesta demokrasi yang menghabiskan dana sangat besar mampu memilih dan menempatkan tokoh negarawan atau politikus yang akan memimpin negeri ini.
Suatu pertanyaan yang urgen untuk dijawab sebab, pertanyaan ini akan mengantarkan pada suatu jawaban yang berkorelasi secara signifikan terhadap hasil kepemimpinan yang diamanahkan.
Kita bersama harus bijak menentukan pilihan terhadap calon para pemimpin masa depan bangsa Indonesia, rakyat jangan lagi berkutak pada pola pikir tidak tau siapa yang negarawan dan siapa yang hanya berpura-pura jadi negarawan.
Seorang Pemimpin yang negarawan baik dia sebagai kepala negara, lembaga dan daerah juga legislatif harus memiliki keahlian dan pemahaman tentang ketatanegaraan, juga ahli dalam tata kelola pemerintahan, arif dan bijaksana dalam merumuskan program-program yang berkenaan dengan tata kelola pemerintahan, loyal kepada tuannya yaitu ” Rakyat” dan Negaranya.
Tidak ada kegagalan dalam menjalankan program – program pembangunan, pertanian, pendidikan, pertahanan dan kemakmuran rakyatnya.
Pemimpin yang negarawan juga dapat menjalankan ketaatan asas dalam menyusun kebijakan negara, taat asas dalam menjalankan politik negara dan dapat mengelola masalah negara dengan kebijaksanaan.
Tidak mengatur atur arah demokrasi, tidak membangun dinasti, tidak memperkaya diri, tidak membangun politik identitas, tidak melakukan money politik dan dapat membangun kesejukan di semua lapisan rakyatnya.
Inilah gambaran sosok pemimpin yang harus kita pilih di 2024, baik Presiden dan Wakilnya juga para wakil rakyat di parlemen juga perwakilan daerah.
Mari kita berfikir jernih, untuk memilih sosok pemimpin negarawan di pesta demokrasi yang hanya tinggal menghitung hari.
Soal belanja tenaga kebersihan, Camat Percut Sei Tuan enggan angkat suara.
Patut dipertanyakan, mengapa belanja tersebut turun sangat derastis bahkan sangat mencurigakan.
Atau beberapa tahun anggaran sebelum tahun anggaran 2023 sengaja dikondisikan belanja jasa tenaga kebersihan miliaran.
Tetapi tujuannya dan kegunaannya apa, kalau pun ada kebijakan tentu publik berhak mengetahuinya, sebab menyangkut kepentingan banyak pihak.
Lalu di tahun anggaran 2023 angkanya sangat tidak masuk, atau petugas kebersihan ditiadakan.
Awak media ini telah konfirmasi Camat Percut Sei Tuan melalui whatsApp beberapa hari lalu hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapannya.
Sesulit itukah Camat Percut Sei Tuan memberikan penjelasan atau ada yang ditutup tutupi, melalui media ini diminta kepada Camat Percut Sei Tuan tidak keberatan memberikan penjelasan sebab informasi yang dibutuhkan bukanlah informasi yang dikecualikan sesuai dengan UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ). ( Tim ).
Dikhawatirkan dana hibah dari Pemkab Deli Serdang kepada PDAM Tirta Deli menjadi ajang korupsi.
Hal ini terungkap sejumlah pelanggan PDAM Tirta Deli kecewa lantaran bertahun air tak mengalir, tidak diketahui penyebabnya.
Pada hal miliaran tiap tahun diglontorkan ke PDAM Tirta Deli, tetapi hasilnya hingga kini belum jelas.
Pada hal sudah jelas aturan penggunaan dana tersebut, tertuang dalam produk hukum daerah.
Di pasal 6 ayat 2 penyertaan modal dipergunakan untuk optimalisasi sistim produksi baik instalasi pengolahan air minum maupun sumur sumur bor yang ada serta pengembangan jaringan distribusi di sejumlah kecamatan termasuk penggantian meter meter pelanggan yang mengalami kerusakan dan kadaluasrsa serta melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan.
Sangat disayangkan Pimpinan PDAM Tirta Deli selaku pejabat publik hingga berita ini diterbitkan masih bungkam.
Pihak PDAM Tirta Deli sepertinya cuma mampu berjanji memberikan penjelasan sebagai jawaban konfirmasi awak media ini.
Diminta kepada Bupati Deli Serdang dan DPRD tidak tinggal diam, demi pengelolaan BUMD yang sehat yang dapat membuka lapangan pekerjaan buat putra daerah sesuai keahlian dibidang masing masing. ( Tim )
Sejumlah proyek Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Konstruksi ( SDABMBK ) Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) tuai masalah, diduga PPK ” dipusaran ” kepentingan.
Tudingan terpaksa dialamatkan ke pengelola kegiatan, pasalnya sesuai aturan pengadaan barang/ jasa pemerintah pada pasal 11 PPK diberikan tugas menyusun perencanaan, menetapkan KAK, menetapkan rancangan kontrak dan menetapkan HPS.
Sementara proyek drainase di Aras Kabu telah dikerjakan penyedia berminggu minggu, belakangan gambar proyek katanya di – adendum atas dorongan pihak tertentu.
Lalu terjadilah perubahan gambar namun tidak terjadi perubahan pada nilai liberal, tetapi diduga terjadi perubahan pada volume pekerjaan.
Sayangnya informasi tersebut tertutup dan diduga mengangkangi pasal 22 ayat 5 pengumuman RUP dilakukan kembali dalam hal terdapat perubahan / revisi pengadaan atau isian DIPA /DPA.
Maksudnya jika terjadi perubahan gambar bukankah terjadi perubahan pada volume.
Ini bertolak belakang, sebab hingga Ta 2023 berakhir proyek belum selesai pada hal penyedia yang telah teken kontrak kerja bertanggungjawab melaksanakan kontrak, kualitas barang /jasa, ketepatan perhitungan jumlah dan volume, ketepatan waktu penyerahan dan ketepatan tempat penyerahan.
Lalu apakah PPK menyampaikan kondisi riil pelaksanaan proyek kepada KPA atau PA.
Terkait dimaksud diminta kepada Kadis SDABMBK Deli Serdang tidak keberatan memberikan penjelasan. ( Tim )