Percut Sei Tuan,
mediatribunsumut.com
Beberapa media yang tergabung di Tim investigasi menuju ke desa Tanjung Rejo kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang mendatangi Ketua Kelompok. ( Tani maju jaya ) yang mana salah satunya penerima penerima bantuan hibah hewan Lembu dari Dinas Peternakan provinsi tahun. 2013 silam.
Dimana Tim invetigasi yang di pimpin langsung oleh Rahmadani mengkonfirmasi tekait bantuan hewan Lembu pada Ketua kelompok penerima bantuan H. Parmin berlokasi di desa Tanjung Rejo.
Manakala pada saat itu digunakan buat tempata kandang hewan Lembu sebayak 20 ekor pada tahun 2013 sewaktu pengusulan bantuan tetapi kandang Lembu itu saat ini
terlihat sudah dialih fungsikan menjadi rumah tempat tinggal warga masyarakat.
Bergegas saat itu juga Tim investigasi langsung mengkonfirmasi ke H, Parmin beliau sendiri sebagai Ketua kelompok Tani Maju Jaya pada media ini bahwa sewaktu masa penerimavbantuan hibah hewan Lembu itu pada tahun 2013 lalu.
Ketua kelompok mengatakan hewan Lembu hibah yang diberikan dari Dinas Provinsi 20 ekor pada waktu itu saat saya terima dengan pengurus KSB Tani Maju Jaya.
Yang sudah tersusun di dalam ke pengurusan. ( Ketua saya sediri H, Parmin sekretaris Suparmin bedahara Miswat juga ada bebera anggota.
Dikelompok Tani Maju Jaya ini semuanya menerima bantuan hewan Lembu itu.
Masing masing ( 3. ) ekor karena menurut kami sebagai KSB kalau diurus disatu kandang sangat berat untuk mengasih makanya maka kami lakukan musyawarah dengan kepengurusan. Kelompok lalu.
Dilakukan keputusan bersama pengurus dan anggota sepakat, dilakukan pembagian.
Masing masing ( 3 ) ekor dibawa pulang dipelihara di rumah masing masing.
Lalu yang saya tau anggota dan pengurus semua menjual dan ganti guling dengan alasan Lembu kurang sehat.
Lembu mati, maka sudah tidak kondusip didalam kelompok Tani Maju Jaya ini.
H ,Parmin mengatakan saya sebagai Ketua kelompok apa seperti Ketua baik karena menjual baik Lembu saja.
Maka pada saat itu juga saya menjual Lembunya ( 2 ) ekor, Lalu tinggal satu ekor lagi yang kurang sehat pun saya jual ada juga anggota yang tak sanggup lagi meneruskan memeliaharanya maka di alihkan.
Pada saya Lembu itu saat ini pun Lembunya sudah saya ganti gulingkan sama orang lain saya mohon jangan saya saja di libatkan yang lain juga harus bertanggung jawab masalah bantuan Hibah Lembu ini.
Coba abang datangi Bendahara Miswat, dia juga ikut menjual Lembu bantuan hibah dari Dinas Peternakan provinsi dengan petunjuk Ketua H , Parmin lalu kami tim investigasi bergerak menuju ke rumah.
Senin juga anggota kelompok menerima hibah sesampai di lokasi kediaman Senin kami dipersilakan masuk.
Pada saat itu juga kami tim investigasi lalu mengkonfirmasi pada Senin terkait tentang bantuan Hibah Lembu dari Dinas Pertenakan provensi tahun 2013 yang lalu sebanya 20 ekor dimana saja barang buktinya Senin mengambut tentang pertanyaan kami beliau mengatakan.
Sejujurnya basannya sampai saat ini saya belum pernah menjual. Lembu bantuan hibah dari Dinas Perternakan ini bang yang jelas pembagian Lembu hibah sama saya tiga ( 3. ) ekor saya pelihara di rumah tidak beberapa tahun lamanya datang. bendahara kelompok. Miswat mengambil dari saya dua ( 2 ) ekor lembu.
Dengan alasan Miswat mengatakan dinas memerlukan 2 ekor Lembu itu pak Senin jangan takut nanti saya kembalikan berhubung Lembu ini mau untuk ombro la untuk biaya sekolah anak la dari saat itu saya kejar terus menangani terus sama Miswat tidak mengembikan 2 ekor Lembu yang ambil dari saya.
Bang jadi yang masih ada sama saya Lembunya tinggal saat melahiklrkan jadi menjadi dua ( ekor ) sama anaknya yang jelas sudah Lima ekor sama Miswat belum dari yang lain.
Lain lagi Lang saja abang tanyakan ke Miswat. Itu pengakuan Ketua H , Parmin sama anggota. Kelompok pak Senin
( Tim )













