Tapsel,
mediatribunaumut.com
Diduga Camat Angkola Timur Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) melindungi stafnya yang menjual beras jatah warga tak mampu.
Kalau tidak dilego pihak kecamatan Angkola Timur, tidak akan mungkin beras Bulog yang menjadi jatah keluarga kurang mampu sampai ke kilang padi.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 27/06 ).
Disinyalir jatah tujuh orang warga kurang mampu dijual ke kilang padi, karena kepala lingkungan tidak memberikan undangan kepada tujuh penerima bantuan, akibatnya mereka tidak mendapat jatah beras Bulog, sebut Tohong.

Penelusuran Tim LSM PAKAR ke kilang padi di desa Kilang Papan, kepada kami, pemilik kilang padi ” IP “sepertinya berkelip, beras Bulog yang ada di kilangnya, dijual sendiri oleh warga kepadanya.
Sulit diterima akal, beras itu dijual warga kepadanya, sementara ke tujuh warga tersebut belum mendapat beras Bulog, dikhawatirkan kilang padi ini menjadi penampung beras Bulog yang mungkin dilego pihak kecamatan Angkola Timur, tutupnya.
( SL )













