Kategori: Breking News

  • Dugaan Korupsi Kades Mananti Kab Paluta Resmi Dilaporkan LSM PAKAR DPC Tapsel

    Dugaan Korupsi Kades Mananti Kab Paluta Resmi Dilaporkan LSM PAKAR DPC Tapsel

    Paluta,

    mediatribunsumut.com

    Dugaan korupsi Kades Mananti Kec Padang Bolak Kab Padang Lawas Utara ( Paluta ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) resmi dilaporkan LSM PAKAR DPC Tapsel ke Polres.

    Indikasi korupsi DD Mananti terkuak, setelah Tim Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel melakukan investigasi terkait dugaan korupsi penggunaan DD Ta 2023 dan Ta 2024 pada ( 25/10 ) lalu.

    Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR ) DPC Tapsel Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com ( 24/12 ) usai menyampaikan laporannya.

    Yang dilaporkan adalah indikasi proyek jalan desa Ta 2023 fiktif yang menelan biaya Rp 130 juta lebih dan proyek peningkatan/ rehabilitasi/ pengerasan jalan yang berbiaya Rp 230 juta lebih, ujarnya

    Masih beberapa kegiatan lainnya yang diduga dikorupsi, semuanya sudah disampaikan dalam laporan, terangnya.

    Diminta kepada Kapolres Tapsel segera memproses laporan dugaan korupsi DD desa Mananti, sejalan dengan harapan warga, sebab pengelolaan DD tidak terbuka dan transparan, tutupnya

    ( Tim ).

  • Bukit Teletubbies Terbakar Lagi, Penyebabnya Masih Misteri 

    Bukit Teletubbies Terbakar Lagi, Penyebabnya Masih Misteri 

    Padangsidimpuan,

    mediatribunsumut.com

    Bukit Teletubbies di Kel Batunadua Jare terbakar lagi, penyebabnya masih misteri.

    Pemicu terbakarnya Bukit Teletubbies beberapa lalu semakin menyisakan tanda tanya, pasalnya penjelasan Lurah Batunadua Jae sulit diterima akal sehat.

    Kepada mediatribunsumut.com saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada ( 28/05 ) penyebab terbakarnya Bukit Teletubbies  karena lahannya gambut dan suhu panas kemarau.

    Penampakan Gunung Teletubbies pasca terbakar

    Jadi pemicu yang  lain tidak ada di lokasi, jelas Lurah Batunadua Jae Ferdi  menjawab pertanyaan mediatribunsimut.com, apakah kemungkinan ada orang yang  buang puntung rokok.

    Bukankah penjelasan Lurah Batunadua Jae janggal, gegara suhu panas lantas Gunung Teletabis terbakar, seolah ada yang ditutupi.

    Terkait hal tersebut mediatribunsumut.com pun telah konfirmasi Polmas Reki Susanto melalui WhatsApp, namun hingga berita ini dikirim ke redaksi belum ada tanggapan.

    Sementara issu beredar, ada seseorang saat itu tengah membakar lahan untuk dijadikan perkebunan di sekitar Gunung Teletubbies, kabarnya dari situlah asal api hingga merembet dan meluas hingga diturunkan pihak BPBD dan mobil Damkar untuk memadamkan kobaran api yang siap menghanguskan gunung tersebut.

    Untuk itu diminta kepada Lurah, BPBD dan aparat dapat menusuri kebenaran informasi tersebut,jika memang benar asal api tersebut diharapkan ada tindakan tegas, untuk mencegah kejadian serupa, sebab hampir setiap tahun Gunung Teletubbies tersebut terbakar.

    ( Tim ).

  • Camat Biru Biru, Inspektorat Deli Serdang Diminta Tidak Tutupi Dugaan Korupsi Kades Selamat 

    Camat Biru Biru, Inspektorat Deli Serdang Diminta Tidak Tutupi Dugaan Korupsi Kades Selamat 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Camat Biru Biru dan Inspektorat Deli Serdang diminta tidak menutupi dugaan korupsi Kades Selamat.

    Pasalnya masyarakat desa Biru Biru makin resah dengan tingkah Kades yang disinyalir makin korup.

    Indikasi itu terkuak dari sejumlah kegiatan dana desa yang bermasalah, diantaranya pembangunan drainase yang tidak selesai tepat waktu bahkan sudah rusak, bantuan bibit ikan Lele yang jelas jelas menuai masalah dengan kelompok penerima.

    Belakangan mencuat lagi persoalan kegiatan pelatihan pembuatan Sandal, tetapi beraroma korupsi, jadi indikasi korupsi Kades Selamat tergolong ” kronis”.

    Jadi sangat wajar bila warga resah, beredar kabar bahwa Kades memanfaatkan berita salah satu media terkait berita galian C yang menimbulkan debu, seperti Kades Selamat menghalalkan segala cara untuk mempertebal pundi pundi keuangannya.

    Ini benar benar celaka jika Camat Biru Biru, inspektorat dan aparat penegak hukum tidak bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku, sebab perbuatan dugaan korupsi bukan kali pertama, berulang sehingga patut dilakukan pemeriksaan dan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku di NKRI.

    ( Tim ).

  • Proyek Drainase Ta 2024 DD Desa Selamat Mulai Rusak Dan Belum Selesai 

    Proyek Drainase Ta 2024 DD Desa Selamat Mulai Rusak Dan Belum Selesai 

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Proyek drainase Ta 2024 bersumber dari dana desa ( DD ) di desa Selamat Kec Biru Biru Kab Deli Serdang provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) mulai rusak dan bahkan belum selesai.

    Tidak hanya itu, proyek tersebut malah mengintai mangsa, jika warga tidak berhati hati bisa terperosok ke celah besi penutup drainase yang sudah mulai rusak.

    Terpantau di sisi tengah penutup, besi pada bengkok, disinyalir material besi tersebut tidak sesuai rencana anggaran biaya ( RAB ) .

    Jadi wajar semudah itu rusak, makanya warga protes, dan masyarakat berharap kepada Inspektorat Deli Serdang dan aparat penegak hukum ( APH ) tidak tinggal diam.

    Bahkan menurut masyarakat indikasi korupsi tidak hanya pada proyek drainase tersebut, masih banyak lagi.

    Makanya warga berharap kepada Inspektorat dan APH menguak dugaan korupsi DD desa Selamat dan bila terbukti Kades dan lainnya korupsi tangkap dan penjarakan sebagai contoh buah aparat desa lainnya

    ( Tim ).

  • Lurah Batunadua Jae ” Bungkam”  Soal Dugaan Pungli PTSL 

    Lurah Batunadua Jae ” Bungkam”  Soal Dugaan Pungli PTSL 

    Padangsidimpuan, mediatribunsumut.com

    Lurah Batunadua Jae Kec Padangsidimpuan Batunadua ” bungkam ‘ soal dugaan pungutan liar ( pungli ) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) tahun 2024.

    Menyusul santernya indikasi pungli PTSL di Kel Batunadua Jae, medaitribunsumut.com telah mengkonfirmasi Lurah Batunadua Jae melalui WhatsApp pada ( 23/01 ).

    Sampai berita ini dikirim ke redaksi, Lurah Batunadua Jae sama sekali belum memberikan tanggapan, pada hal konfirmasi tersebut telah sampai.

    Mediatrbunsumut.com juga telah menelpon Lurah namun beliau tidak berkenan menerima, sebab panggilan telpon WhatsApp berdering.

    Patut dicurigai, Lurah Batunadua Jae sedang menutupi ” indikasi pungli” agar tidak tercium kepada Pj Walikota Padangsidimpuan, Badan Pertanahan selaku Satker pengelola PTSL serta aparat penegak hukum ( APH ).

    Disinyalir seluruh pemilik bidang tanah untuk PTSL 2024 dipungut ratusan ribu rupiah.

    Sekali lagi diminta kepada Lurah Batunadua Jae berkenan memberikan penjelasan.

    ( Tim ).

  • Sambut Natal Dan Tahun Baru 2025, PT Medan Bersama Sukses Berbagi 

    Sambut Natal Dan Tahun Baru 2025, PT Medan Bersama Sukses Berbagi 

    Medan, mediatribunsumut.com

    Dalam rangka menyambut Natal 2024 dan tahun baru 2025, PT Medan Bersama Sukses berbagi pada lansia.

    Sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta yang memberikan berkah, PT Medan Bersama Sukses membagikan ratusan kota kepada lanjut usia ( lansia ) yang telah berusia 60 tahun.

    Demikian tuturkan Direktur PT Medan Bersama Sukses Budiarto kepada MediaTribunSumut.com pada ( 23/12 ) disela sela kegiatan di jalan Sisingamangaraja XII.

    Acara dimulai sekira pukul 11.00 Wib, para lansia hanya cukup membawa KTP, panitia langsung melayaninya, ujar Budiarto.

    Tentu dapat berbagi menjelang hari besar keagamaan tahun 2024 menjadi satu kehormatan tersendiri buat perusahaan, sebutnya.

    Keberkahan bukan milik kita saja, melalui PT Medan Bersama Sukses mengulurkan tangan buat saudara dan orang tua kita yang kurang mampu, sudah sepatutnya kita hadir ditengah kesulitannya, tutupnya.

    Alfian ).

  • Di Bangun Ta 2023, Megahnya Gedung Masjid Agung Al Abror P Sidimpuan Plafond Ambruk

    Di Bangun Ta 2023, Megahnya Gedung Masjid Agung Al Abror P Sidimpuan Plafond Ambruk

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    Di bangun Ta 2023 menghabiskan dana puluhan miliar, megahnya gedung Masjid Agung Al Abror P. Sidimpuan malah plafondnya ambruk di usia beberapa bulan.

    Bila dirunut ke belakang Pemko P. Sidimpuan mengucurkan dana untuk pembangunan Masjid kebangsaan masyarakat kota P. Sidimpuan dua tahun anggaran dimulai Ta 2022 Rp 14.067.620 dengan penyedia CV Putri Kencana dan Ta 2023 Rp 16.099.173.187,72 dengan penyedia PT PB.

    Dengan demikian total dana yang dihabiskan untuk pembangunan Masjid Agung Al Abror Rp 30.166.793.187,72.

    Dana yang tidak sedikit,namun hasil pekerjaannya tidak sesuai harapan,baru beberapa bulan usianya sudah ambruk.

    Tumpukkan plafond ambruk diatas karpet Masjid Agung Al Abror

    Masyarakat P. Sidimpuan banyak yang menyaksikan ambruknya plafond rumah ibadah muslim terbesar di P. Sidimpuan pada ( 06/03 ).

    Terkait hal tersebut awak media ini berupa konfirmasi Kadis PUTR P. Sidimpuan melalui WhatsApp namun hingga berita ini diterbitkan tak dapat dihubungi.

    “:Membisunya” Kadis PUTR suatu isyarat bahwa pelaksanaan pekerjaan yang di kerjakan PT PB sarat permainan.

    Diminta kepada Pj Walikota P. Sidimpuan memberikan penjelasan, publik menanti ketegasan pemerintah kota P. Sidimpuan.

      ( SL  )

  • 17 Hari Menuju Hari H, Pengepakan Logistik, Bimtek KPPS Pemilu 2024 Kota P. Sidimpuan

    17 Hari Menuju Hari H, Pengepakan Logistik, Bimtek KPPS Pemilu 2024 Kota P. Sidimpuan

    P. Sidimpuan, mediatribunsumut.com

    17 hari menuju hari H, 14 Pebruari mendatang tengah pengecekan dan pengepakan logistik pemilu dan tiga hari kedepan bimbingan teknis ( Bimtek ) untuk seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) pemilu 2024 di Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ).

    Mulai hari ini ( 27 s/d 29 ) dilaksanakan Bimtek untuk seluruh anggota KPPS dan masa kampanye masih berlangsung hingga ( 10/02 ).

    Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Padangsidimpuan Tagor Dumora dengan divisi komisoner KPU diantaranya Fadlyka Himmah Syahputra Harahap,Syafri Muda Harahap dan Usman Rihamol Siskandar Siregar pada ( 27/01 ) pada kegiatan sosialisasi ” bincang santai ” seputar pemilu 2024 dengan thema membangun sinergitas antara KPU Kota Padangsidimpuan bersama insan pers dalam pensukseskan pemilu 2024 di Cafe Yasto Padangsidimpuan.

    Tata kelola logistik sedang dilaksanakan dan sebelum didistribusikan logistik ke seluruh 702 TPS di Kota Padangsidimpuan ( 13/02 ) Di hari yang sama akan dilaksanakan pemusnahan surat suara bila ada sisa bersama pihak Gakkumdu, terangnya.

    Sementara Divisi Perencanaan dan Data Usman Rihamol Siskandar Siregar mengatakan hingga tutup pengurusan DPTB ( 15/01 ) lalu tercatat 1.445 pemilih masuk ke Padangsidimpuan yang tersebar di 457 TPS.

    Sedangkan untuk pemilih yang pindah tugas waktu masih diberikan hingga ( 07/02 ), sebutnya.

    Sedangkan Divisi Hukum Syafri Muda Harahap menjelaskan seputar integritas penyelenggara pemilu karena saat ini mata tertuju ke pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

    Kalau gaung suara rakyat suara Tuhan menggema, kalau bisa suara media suara rakyat, katanya.

    Fadlyka Himmah Syahputra Harahap mengulas bagaimana anggota KPPS benar benar menguasai dan memahami tugasnya di TPS.

    Sebab pemilu ini arena konflik legal untuk merebut kekuasaan dan sarana untuk integrasi bangsa, ungkapnya.

    ( Tim  )

  • Diduga Para ” Tikus ” Gerogoti Dana Hibah, PDAM Tirta Deli Diujung Tanduk

    Diduga Para ” Tikus ” Gerogoti Dana Hibah, PDAM Tirta Deli Diujung Tanduk

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Diduga para ” tikus ” menggerogoti dana hibah, PDAM Tirta Deli nasibnya diujung tanduk

    Saya selaku anggota Pansus Perda PDAM Tirta Deli kecewa karena pengelolaan PDAM Tirta Deli tidak sehat.

    Demikian dikatakan M Adami Sulaeman kepada awak media ini melalui whatsApp pada ( 20/01 ).

    Saya heran melihat manajemen PDAM Tirta Deli, kenapa harus selalu rugi kapan untungnya, ujarnya.

    Hutang dan hutang, saya melihat dalam manajemen keuangan PDAM Tirta Deli ada yang bocor karena banyaknya ” tikus tikus “, tandasnya.

    Jadi untuk menyehatkan PDAM Tirta Deli, saya pernah meminta dalam rekrutmen Direktur tidak hanya Bupati saja, tegasnya.

    Tetapi harus melibatkan DPRD dengan cara melakykan fit and proper test, ungkapnya.

    Terkait laporan keuangannya DPRD juga harus dilibatkan sebagai badan yang bertugas mengawasi, terangnya.

    Tidak hanya itu, DPRD ikut menentukan bugeting atau anggaran, maksudnya jika ini dilakukan diyakini PDAM Tirta Deli akan lebih baik ke depan, tutupnya.

    Sementara mediatribunsumut.com telah berupaya konfirmasi namun Direktur atau pimpinan PDAM Tirta Deli hingga kini bungkam.

    Diyakini pengelolaan miliaran dana hibah sedang tidak baik baik saja.

    Diminta kepada Bupati Deli Serdang angkat bicara dan tidak melindungi pejabat yang diduga terlibat korupsi.

    ( Tim  )

  • Sejumlah Gapoktan Tantang Pengembang Yang Akan Kuasai Lahan

    Sejumlah Gapoktan Tantang Pengembang Yang Akan Kuasai Lahan

    Deli Serdang, mediatribunsumut.com

    Sejumlah Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan ) di Kab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) menantang pengembang yang akan menguasai lahan tanah adat Melayu.

    Sampai kapan pun, kami akan berjuang memperjuangkan tanah perjuangan agar tidak dikuasai paksa pengembangan atau kapitalis.

    Demikian ditegaskan Ketua Tim Panitia TPKA dan Sekretaris Gapoktan Rizal pakpahan saat memimpin rapat rekonsoliasi di desa Sampali pada ( 17/09 ).

    Rangkaian acara diawali arahan dan bimbingan al ustazd Muhammad DAHRUL YUSUF, selaku i Ketua Gapoktan.

    Dasar perjuangan kita cukup jelas dan memiliki kekuatan hukum, dimana pada masa lalu masih di jaman Belanda.

    Bahwa tanah adat ini statusnyq sebagai pinjam pakai, jadi sejak dulu tanah ini adalah tanah adat Melayu, terangnya.

    Mari kita perjuangkan, jangan sampai jatuh ketangan pengembang, lagian sudah sepatutnya kita mendapatkannya, ungkapnya.

    Terkecuali pemerintah hendak menguasainya, apa boleh buat, tetapi diyakini negara hadir untuk memberikan ksesejahteraan kepada rakyatnya, maka sudah sepantasnya perjuangan kita ini mendapat dukungan dari pemerintah, tegasnya.

    Hal ini dikuatan Tengku Rio yang menyimpan bukti bukti surat tanah Ulayat atau tanah adat Melayu.

    Hak kita sudah sepantasnya kita perjuangkan dari tangan tangan yang hendak mengambil paksa dengan menggagalkan cara, ini tidak boleh terjadi.

    Kuncinya mari kita bersatu untuk melawan kezaliman ini, kalau bukan kita siapa lagi, tutupnya. ( Marpaung  )

  • Bawaslu Tapsel Gelar Sidang Perdana Dugaan Pelanggaran Pemilu

    Bawaslu Tapsel Gelar Sidang Perdana Dugaan Pelanggaran Pemilu

    Tapsel,mediatribunsumut.com

    Badan Pengawas Pemilu Tapanuli Selatan ( Bawaslu Tapsel ) menggelar sidang perdana dugaan pelanggaran administrasi pemilu pada ( 07/09 ) di lantai 3 kantor Bawaslu Tapsel Sipirok.

    Sidang perdana pelapor membacakan laporan dihadapan Majelis Pemeriksa dan dihadiri dua ( 2 ) orang terlapor yakni komioner KPU Tapsel Kemri Nasution dan Efendi Rambe.

    Sebelum sidang dimulai Majelis Pemeriksa memperkenalkan diri Taufik Hidayat selaku Ketua Bawaslu memimpin sidang dan Vernando Maruli Aruan sedangkan Panataran Simanjuntak tidak hadir tanpa diketahui alasannya karena Majelis pemeriksa tidak memberutahukannya.

    Sementara pimpinan Majelis Pemeriksa meminta dan memeriksa identitas, legalitas serta surat tugas terlapor berikut surat alasan ketidak hadiran komisioner KPU lainnya.

    Termasuk kami sendiri pelapor dari Partai Bulan Bintang ( PBB ) diminta identitas .

    Demikian dikatakan Ketua Partai Bulan Bintang ( PBB ) Tapsel Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) Muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini pada ( 07/09 ) usai bersidang.

    Sepengetahuan saya untuk sidang perdana sedianya tiga ( 3 ) komisioner Bawaslu Tapsel selaku Majelis Pemeriksa harus hadir namun tidak hadir tanpa alasan pasti, ujar Hadi.

    Menariknya lagi, jawaban Kemri Nasution tidak bisa memberikan jawaban karena untuk memberikan jawaban komisioner KPU harus kolektif kolegial, sebut Hadi.

    Lalu jawab Kemri Nasution berikutnya yang lebih paham adalah Syawaluddin Lubis karena yang bersangkutan yang membidanginya, tutur Hadi menirukan bahasa Kemri Nasution.

    Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana KPU memberikan jawaban harus kolektif kolegial karena kita tau saat ini baru empat orang komisioner KPU, ungkap Hadi.

    Namun dibalik itu, yang menjadi catatan penting bahwa Bawaslu Tapsel hanya memiliki 14 hari masa sidang sejak laporan diregistrasi, akankah amanah tersebut dapat ditunaikan Bawaslu Tapsel, tanya Hadi.

    Mengingat sidang ke dua ( 11/09 ) mendatang agendanya jawaban terlapor, pembuktian dan kesimpulan, tutup Hadi ( Tim  )

  • Diduga Dana BOS SD Dan SMP Di Madina Ajang Korupsi Berjamaah

    Diduga Dana BOS SD Dan SMP Di Madina Ajang Korupsi Berjamaah

    Medan, mediatribunsumut.com

    Diduga dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) SD dan SMP di Kab Mandailing Natal ( Madina ) ajang korupsi berjamaah.

    Indikasi korupsi berjamaah tersebut terkuak berdasarkan keterangan resmi sejumlah Kepala Sekolah membeberkan soal pembayaran Tes IQ yang dipaksakan Dinas Pendidikan Madina.

    Demikian ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pemerhati dan Pengawas Korupsi Indonesia ( P3KI ) Gurdiman Sakti Harahap didampingi Tim Investigator Arnes Arisoca kepada awak media ini.

    Pengakuan sejumlah Kepala Sekolah tidak tau bagaimana mempertanggung jawabkan dana BOS khusus untuk pembayaran pelaksanaan Tes IQ, beber Sakti menirukan bahasa Kepala Sekolah.

    Pada RKAS penggunaan dana BOS tidak tercantum kegiatan Tes IQ, tiba tiba Dinas Pendidikan datang dan melaksanakan Tes IQ, ungkapnya

    Dengan demikian disinyalir Kadis Pendidikan Madina dengan berencana untuk mengkorup dana BOS, ujar Sakti.

    Ini tidak bisa dibiarkan, Kadis Pendidikan sepertinya mempertontonkan bahwa dia kebal hukum, sebut Sakti.

    Ini keterlaluan, jabatan dan kuasa yang diamanahkan justru dipergunakan untuk menambah pundi pundi rupiah walau dengan cara cara kotor, APH diminta ambil tindakan tegas, tutupnya. (  Tim  )

  • AMPUH Akan Laporkan Kabag Umum Dan Bendahara Setda Kota P. Sidimpuan Ke KejatiSu

    AMPUH Akan Laporkan Kabag Umum Dan Bendahara Setda Kota P. Sidimpuan Ke KejatiSu

    Medan, mediatribunsumut.com

    Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) akan laporkan Kabag Umum dan Bendahara setda kota P. Sidimpuan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( KejatiSu).

    Sebagaimana data yang dimiliki AMPUH terkait sejumlah kegiatan yang dikelola Kabag Umum dan Bendahara pada beberapa Ta terakhir ditemukan sejumlah kejanggalan.

    Demikian dikatakan Ketua AMPUH muhammad Hadi Susandra Lubis kepada awak media ini ( 29/07 ) melalui whatsApp.

    Setelah melakukan penelusuran, Tim AMPUH mensinyalir banyak penggunaan anggaran yang sulit diterima akal sehat, ujar Hadi.

    Memang untuk membuktikan hal tersebut harus ke ranah hukum, makanya AMPUH tengah mempersiapkannya, sebut Hadi. ( Tim  )

  • Rentan Korupsi Anggaran Di Dinas Pertanian Tapsel, AMPUH Sumut Akan Sikapi.!

    Rentan Korupsi Anggaran Di Dinas Pertanian Tapsel, AMPUH Sumut Akan Sikapi.!

    Medan, mediatribunsumut.com

    Rentan korupsi anggaran di Dinas Pertanian Tapanuli Selatan ( Tapsel ), AMPUH Sumut akan sikapi dalam waktu dekat.

    Sebagaimana data yang dimiliki Aliansi Masyarakat Peduli Hukum ( AMPUH ) terkait sejumlah anggaran di Dinas Pertanian Tapsel dinilai tak pantas dibiarkan.

    Demikian dikatakan Ketua AMPUH Sumut Suprianto kepada awak media ini ( 29/07 ) melalui whatsApp.

    Angkanya tidak sedikit sementara realisasi di lapangan hampir tidak ditemukan, tegasnya.

    Pada hal kita ketahui kegiatan dan program di Dinas Pertanian tersebut bila disalurkan sesuai aturan akan dapat dinikmati masyarakat petani, sebutnya.

    Tapi apa yang terjadi akhirnya petani dijadikan objek dan yang menikmati hanya segelintir orang atau pihak tertentu, terangnya.

    Kalau sampai saat ini petani di Tapsel tak peribahan kesejahteraannya wajar karena para petani lagi lagi dijadikan objek, ungkapnya.

    Maka sesuai data yang dimiliki AMPUH, dalam waktu dekat akan diantarkan ke Kejati Sumut, dengan harapan pihak APH dapat bertindak sesuai hukum yang berlaku di negeri ini, tutupnya. (  Tim  )

  • Benar,  Ketua MKKS Disdik Sergai Berikut Uang Puluhan Juta

    Benar, Ketua MKKS Disdik Sergai Berikut Uang Puluhan Juta

    Sergai,mediatribunsumut.com

    Benar,  Ketua Musyawarah Kerja kepala Sekolah (MKKS) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai berinisial RS berikut uang puluhan juta rupiah  diamankan Tim Polres Sergai.

    RS diamankan di salah satu ruangan di  SMP Negeri 1 Sei Bamban, pada Rabu (12/0 7/2023) sekitar pukul 14:00 WIB. 

    Kapolres  Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K saat dikonfirmasi Wartawan via WhatsAppnya, kamis (13/07/2023) membenarkannya.

    Benar ada penangkapan secara OTT terhadap oknum Ketua MKKS berinisial RS yang juga sebagai Kepala Sekolah bersama uang tunai lebih  kurang  Rp.24 juta,” tulisnya.

    “Dijelaskannya, penangkapan itu berdasarkan atas laporan dari masyarakat sehingga Tim Satreskrim Polres Sergai menindaklanjuti dengan penyelidikan dan OTT.

    Saat ini Tim sedang melakukan pendalaman dan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti-bukti untuk memenuhi unsur pidana bahwa adanya kutipan ilegal yang dilakukan pada saat MKKS tersebut,” terang Kapolres.

    “Namun terkait pengutipan itu, pihaknya belum tahu berkedok apa karena masih tahap pemeriksaan, tentunya nanti keterangan beserta bukti-buktinya kita pastikan dulu, “pungkasnya. (D.Marbun)