Tapsel,
mediatribunsumut.com
Proyek air bersih ke rumah hunian sementara ( Huntara ) dusun Aek Latong Desa Marsada Kec Sipirok Kab Tapanuli Selatan ( Tapsel ) provinsi Sumatera Utara ( Sumut ) berbau tak sedap, warga protes.
Proyek air bersih yang diperuntukkan warga korban banjir di Huntara tidak dapat digunakan, sebab sumber air bersih yang dialirkan tidak jelas sumbernya, air beraroma tak sedap dan tidak dapat digunakan.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat Ali Tohong Siregar kepada mediatribunsumut.com melalui WhatsApp pada ( 03/06 ).
Selain itu, proyek pemasangan pipa disinyalir tidak sesuai aturan yang berlaku, sebab pipa tersebut tidak ditanam, hanya diletakkan diatas permukaan, sebutnya.
Bahkan, penyedia berikut sumber dana, volume pekerjaan, besaran nilai proyek hingga kini masih ” misteri” , ujarnya.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut kesannya tertutup, publik yang akan melakukan fungsi kontrol sosialnya tidak dapat mengawasi maksimal, tandasnya.
Apa lagi satker yang bertanggung jawab tentang proyek tersebut, kabarnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Tapsel, namun sampai berita ini kirim ke redaksi, Kepala BPBD Tapsel belum memberikan penjelasan kendati telah dikonfirmasi beberapa hari lalu, tegasnya.
Terkait hal tersebut diminta kepada Bupati Tapsel berkenan memberikan penjelasan kepada publik, agar warga yang di Huntara mendapat kepastian, pintanya.
( SL ).













